Data inflasi Inggris mendukung Poundsterling, dolar AS menguat sebelum pidato the Fed, 8 jam lalu, #Forex Fundamental   |   GBP/JPY menarik beberapa pembeli di atas level 192.00 setelah data IHK Inggris, 8 jam lalu, #Forex Teknikal   |   EUR/USD: Level rintangan utama terlihat di area 1.0600-1.0605, 10 jam lalu, #Forex Teknikal   |   Harga emas tetap menguat karena ketegangan Geopolitik masih berlanjut, 10 jam lalu, #Emas Fundamental   |   Dow Jones Industrial Average naik 0.17% menjadi 37,798, S&P 500 kehilangan 0.21% menjadi 5,051, dan Nasdaq Composite kehilangan 0.12% menjadi 15,86, 14 jam lalu, #Saham Indonesia   |   Menilik laporan keuangan tahun buku 2023, PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) memperoleh pendapatan usaha sebesar Rp8.54 triliun, terkoreksi 15.70% secara tahunan dari Rp10.14 triliun. , 14 jam lalu, #Saham Indonesia   |   Saham-saham top gainers LQ45: PT Charoen Pokphand Tbk (CPIN) +3.48%, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) +2.41%, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) +2.34%, 14 jam lalu, #Saham Indonesia   |   IHSG rebound pada perdagangan Rabu (17/April), naik 0.82% ke level 7,223, 14 jam lalu, #Saham Indonesia

10 Tips Sukses Menjadi Pengusaha Muda

Nandini 30 Mar 2021
Dibaca Normal 16 Menit
bisnis >   #tips
Menyandang status sebagai pengusaha muda memang menawarkan keistimewaan ala sultan yang banyak diimpikan siapa saja. Jika Anda ingin menjadi salah satunya, 10 tips sukses pengusaha muda berikut ini patut untuk dibaca.

DI

Siapa sih yang tidak ingin menjadi pengusaha muda nan sukses? Seorang pegawai hingga karyawan yang karirnya sudah terjamin pun masih ingin menjadi pengusaha. Apakah Anda juga bercita-cita menjadi seorang pengusaha?

Mendengar kata "pengusaha muda", di pikiran Anda pasti terbayang hidup serba berkecukupan, punya rumah dan kendaraan pribadi, materi melimpah, serta keistimewaan-keistimewaan ala "sultan" lainnya. Untuk mewujudkan itu, pastinya Anda butuh usaha keras sebab kesuksesan bukanlah hal yang mudah untuk dicapai.

Meraih hidup sukses di usia muda itu suatu prestasi yang membanggakan, baik bagi diri sendiri, orang tua, bahkan keluarga. Namun, Anda harus siap gagal dulu sebelum sukses; itulah kuncinya. Dengan kegagalan, Anda bisa belajar bagaimana cara lain untuk berjuang menaiki tangga kesuksesan.

 

Pengusaha Muda Indonesia yang Sukses Berbisnis Dari Nol

Saat ini, sudah banyak anak muda Indonesia yang berbondong-bondong memulai bisnis. Mereka nampaknya sadar bahwa hidup ini "keras", pun kebutuhan hidup makin lama makin banyak dan serba mahal.

Faktanya, ada banyak pengusaha muda di Indonesia yang memulai bisnis mulai dari nol. Tekad yang kuat, komitmen, keberanian dan kerja keraslah yang membuat mereka berhasil menyandang gelar pengusaha muda sukses. Bak kata pepatah, siapa bersungguh-sungguh pasti akan mendapatkan hasil.

Adapun bisnis yang mereka geluti ada bermacam-macam; kuliner, digital marketing, fashion, dan lain sebagainya. Berikut beberapa pengusaha muda Indonesia yang telah sukses yang bisa menjadi inspirasi bagi Anda.

 

1. Ali Muharam

Mendengar nama Ali Muharam, Anda pasti bingung karena terdengar sangat asing. Namun, bagaimana jika Anda mendengar nama camilan "Makaroni Ngehe"? Bagi Anda yang doyan ngemil, nama kuliner satu ini sudah tidak asing di telinga bukan? Nah, Ali Muharam inilah pencetus nama merek snack ini.

Ali merupakan pemuda yang berasal dari Tasikmalaya. Ia dulunya seorang Office Boy (OB) dan sempat bekerja di kantin sebuah bank dengan upah pas-pasan. Ali kemudian mulai merintis karirnya sebagai pengusaha.

Ali Muharram, Pengusaha Makaroni Ngehe

Saat mencoba berbisnis "Makaroni Ngehe" ini, kehidupannya sangatlah sulit. Ali berjuang cukup keras untuk menjualnya sendiri. Ia pun nekat meminjam uang temannya sebesar 20 juta untuk mengembangkan bisnisnya itu. Padahal, ia juga belum tahu kapan akan mengembalikan pinjamannya tersebut.

Dengan modal pinjaman tersebut, ia menjual makaroni pedasnya di daerah Jakarta Barat dengan gerobak. Selama delapan bulan menabung, ia pun berhasil mengembangkan bisnisnya. Bahkan, sekarang cabang "Makaroni Ngehe" ini sudah ada di mana-dimana. Dari usahanya ini, Ali bisa merasakan omzet hingga Rp3 miliar per bulan.

 

2. James Prananto

Sekarang ini, ada banyak sekali muda-mudi yang suka nongkrong sambil menyeruput kopi-kopi kekinian, sebut saja Kopi Kenangan. Pernahkah Anda mencoba salah satu varian best-seller nya?

Rupa-rupanya, kedai kopi ini adalah milik salah satu pengusaha muda Indonesia bernama James Prananto. James dan dua temannya, Edward dan Cynthia, pertama kali membuka usaha kopi ini di tahun 2017 yang berlokasi di Menara Standard Chartered, Jakarta Selatan.

James Prananto

Kopi Kenangan mulai dikenal dan digemari banyak orang karena cita rasa perpaduan kopi dan susu yang nikmat dan menyegarkan. Hingga saat ini, kedai Kopi Kenangan sudah sukses dengan 83 gerai di beberapa wilayah Indonesia.

Menariknya lagi, kedai ini berhasil mendapatkan suntikan dana dari beberapa investor besar. Salah satunya adalah Arrive, sebuah platform pencairan dana yang dikelola oleh perusahaan milik Jay Z, Rock Nation.

 

3. William Tanuwijaya

Nama William Tanuwijaya pastinya tidak asing dengan Tokopedia. Tokopedia adalah salah satu platform penjualan online besar di Indonesia yang didirikan pada tahun 2007.

Kisah suksesnya ini tidak diraih dengan jalan yang mulus dan waktu singkat. Awal karirnya dimulai saat terjadi krisis moneter, di mana saat itu ia nekat datang ke Jakarta ketika banyak orang yang justru menghindari Jakarta. Kala itu, ia menempuh bangku kuliah di Universitas Binus. Sayangnya, ayahnya jatuh sakit ketika masa kuliahnya baru menginjak semester 2.

Pilihannya hanya dua: berhenti kuliah dan pulang, atau melanjutkan kuliah dengan mencari nafkah sendiri. Dengan tekad untuk meraih kehidupan yang lebih baik, William tetap bertahan di Jakarta.

William Tanuwidaja, CEO Tokopedia

Pada saat itu, ia masih minim pengalaman bekerja, hingga akhirnya ia melamar menjadi operator atau penjaga warnet. Ia bekerja dari pukul 9 malam hingga pukul 9 pagi, yang kemudian membuatnya jatuh cinta kepada internet. Dengan memanfaatan internet gratis sebagai operator warnet, ia mulai belajar banyak hal secara otodidak dari sana.

Setelah lulus kuliah, William ingin bekerja di Google, tetapi saat itu Google belum memiliki kantor di Jakarta. Lalu ia pun memiliki ide untuk membangun Tokopedia. Di awal berdirinya, Tokopedia sulit sekali berkembang karena kurangnya suntikan dana. Hingga akhirnya di tahun 2009, William mendapatkan bantuan dana untuk mengembangkan Tokopedia kembali. Hingga saat ini, perusahaan startup tersebut berkembang pesat dengan nilai valuasi mencapai US$7 miliar.

 

4. Dea Valencia

Batik adalah salah satu warisan budaya Indonesia. Saking cintanya terhadap batik, Dea Valencia pun kini menjadi pengusaha muda yang sukses besar. Dara manis ini memulai bisnis fashion-nya di daerah Semarang dengan membuat usaha Batik Kultur. Kala itu, usianya baru menginjak 19 tahun. Dengan ide-ide unik dan kreatifnya, ia bisa men-design batik yang ternyata banyak disukai orang.

Dea Valencia, Pengusaha Batik

Di usianya yang masih tergolong muda, Dea sudah menghasilkan omzet lebih dari 3.5 miliar per tahun atau sekitar lebih dari 300 juta per bulan. Yang lebih istimewanya lagi, Dea mengajak para penyandang disabilitas seperti tuna rungu, tuna wicara, dan tuna daksa untuk mengembangkan bisnisnya.

 

5. Hendy Setiono

Kisah pengusaha sukses lainnya datang dari Hendy Setiono. Pengusaha asal Surabaya ini merupakan pencetus kuliner Kebab Turki Baba Rafi. Usahanya ini pertama kali dirintis tahun 2003 di Surabaya.

Nama bisnisnya pun terbilang unik, karena nama Rafi diambil dari nama anak pertamanya, sementara untuk kata Baba diambil dari bahasa Arab yakni Bapak. Hendy memulai usahanya ini dengan modal pinjaman sekitar 4 juta dari adiknya sendiri. Ia pun memulai usahanya dengan gerobak.

Hendy Setiono, owner Baba Rafi

Perjalanan bisnisnya ini tidak mudah. Hendy mengaku pernah kehilangan uang hasil penjualan karena dibawa kabur oleh salah satu karyawannya. Namun berkat kerja kerasnya, Hendy tidak butuh waktu yang lama untuk mengembangkan bisnis kebab ini.

Ia mengembangkan bisnis dengan sistem franchise atau waralaba, di mana ia memberikan kesempatan kepada msyarakat untuk menjadi mitra bisnis. Di tahun 2008 saja, bisnis franchise kebabnya berjumlah 325 outlet yang tersebar di 50 kota. Bahkan, kebab yang identik dengan container berwarna merah-kuning ini juga tersebar di Malaysia, China, Filipina, dan Sri Lanka.

 

Persiapkan 3 Hal Ini Jika Ingin Jadi Pengusaha

Membaca kisah-kisah pengusaha muda Indonesia yang sukses, pastinya Anda juga ingin menjadi seperti mereka, 'kan? Untuk menjadi pengusaha sukses, Anda harus siap bekerja keras dan memiliki mental yang kuat. Ke depannya pasti akan ditemui banyak tantangan dan saingan-saingan bisnis Anda.

Jika benar-benar ingin menjadi pengusaha, Anda harus mulai mempersiapkan diri mulai dari sekarang. Ada 3 hal yang mesti dipersiapkan:

 

1. Perlu Modal dan Biaya Tidak Sedikit

Dalam membangun sebuah bisnis/usaha, Anda pasti membutuhkan modal. Modal yang diperlukan bisa sangat banyak dan besar tergantung jenis usaha/bisnis yang akan Anda jalankan. Banyak orang menganggap usaha yang membutuhkan modal banyak itu seperti penginapan, perumahan, cuci mobil atau motor, dan sejenisnya. Padahal faktanya, usaha sekecil apapun akan tetap membutuhkan modal dan biaya yang tidak sedikit.

Usaha dengan modal kecil(Baca Juga: Rekomendasi Usaha Dengan Modal Mulai 10 Juta)

Dalam membangun sebuah bisnis/usaha, Anda sebenarnya membutuhkan tiga macam modal, di antaranya:

  • Modal investasi awal, berupa tempat atau ruangan yang akan Anda gunakan untuk mendirikan usaha. Misalnya ketika Anda membuka usaha kedai kopi, tentu Anda membutuhkan ruangan yang cukup besar untuk menampung banyak konsumen. Selain itu, Anda juga membutuhkan meja bar, kasir, meja dan kursi untuk pengunjung, peralatan dan perlengkapan pembuatan kopi, dan perlengkapan lainnya. Modal jenis ini tentunya akan membutuhkan dana cukup besar. Akan tetapi Anda tidak perlu khawatir, karena modal awal ini akan menjadi investasi jangka panjang.
  • Modal kerja, yakni barang atau bahan yang akan Anda jual. Misalnya untuk bisnis toko sepatu, Anda pastinya butuh sepatu yang akan dijual. Sepatu-sepatu tersebut bisa Anda beli dari distributor dengan harga murah, lalu Anda akan jual kembali dengan harga sesuai pasaran. Modal barang ini akan selalu dibutuhkan sesuai dengan kebutuhan konsumen.
  • Modal operasional, biasanya berupa biaya listrik, air, gaji karyawan dan biaya sewa tempat yang akan dikeluarkan setiap bulannya.

Jika dihitung secara keseluruhan, modal yang dibutuhkan untuk membangun bisnis tetaplah banyak. Di awal berbisnis, Anda mungkin bisa memulainya dengan memanfaatkan dana pribadi atau tabungan. Akan tetapi, tabungan bisa habis. Sekalipun Anda bisa mengumpulkannya, tentu perlu waktu yang lama. Solusinya mudah; Anda bisa mengambil pinjaman bank. Namun, jangan lupa untuk selalu membayar cicilan tepat waktu agar bunganya tidak bertambah.

Aplikasi Kredit di Bank(Baca Juga: Syarat Kelayakan Untuk Mendapatkan Kredit Bank)

Opsi lain untuk menambah modal selain meminjam bank adalah meminta bantuan keluarga/teman. Opsi ini akan menghindarkan Anda dari membayar bunga bank. Sayangnya, meminjam dana kepada mereka belum tentu bisa mendapat dana besar.

Alternatif lainnya, Anda bisa mengajak mereka untuk membuka usaha bersama dan melakukan patungan agar modal yang Anda butuhkan terpenuhi. Bukankah berat sama dipikul, ringan sama dijinjing?

Membangun usaha memang butuh modal yang tidak sedikit. Justru di sinilah peran Anda untuk aktif mencari investor, sehingga bisnis Anda bisa berkembang. Apalagi untuk membangun perusahaan start-up, Anda sebagai founder tentu dituntut lebih getol lagi mencari sumber dana dan investor agar mau membantu.

 

2. Memiliki Fondasi Finansial Kokoh

Seperti halnya rumah yang kuat berdiri, usaha yang berjalan baik dan sukses pun memiliki fondasi kokoh. Fondasi yang dimaksud di sini adalah fondasi finansial yang berperan penting dalam proses pengembangan usaha.

Fondasi ini bisa diperkuat dengan mengatur alur pemasukan dan pengeluaran. Pastikan Anda selalu memperhitungkan modal dan biaya yang dikeluarkan agar tetap seimbang dengan pemasukan. Selain itu, usahakan untuk tidak mencampur modal dengan dana pribadi agar tidak terjadi kerancuan dalam penghitungannya. Sebaiknya, buatlah dalam sebuah laporan keuangan.

Fondasi Keuangan yang Kokoh(Baca Juga: Keuangan Anda Sudah Kokoh? Cek Dulu Daftar Berikut Ini)

Selain laporan keuangan, Anda juga perlu mempersiapkan dana darurat untuk digunakan manakala terjadi suatu hal yang tidak diinginkan, misalnya ada barang yang tidak sesuai harapan konsumen atau perlengkapan yang mendadak rusak.

Jika dirasa pengadaan dana darurat belum cukup, Anda juga bisa mengadakan asuransi. Asuransi bisa digunakan ketika terjadi kebakaran atau kerusuhan yang merusak tempat usaha. Dengan asuransi, usaha Anda menjadi lebih terjamin dan terlindung dari risiko kerugian finansial.

 

3. Belajar Memanfaatkan Media Digital

Sekarang ini, hampir semua hal sudah serba digital, termasuk bisnis. Dengan kemajuan teknologi ini, Anda bisa memanfaatkannya untuk memperoleh banyak informasi tentang pengembangan usaha yang Anda lakukan. Informasi-informasi ini akan membantu Anda mempelajari hal-hal baru dalam berbisnis, misalnya untuk menciptakan inovasi yang fresh dan unik. Bahkan saat menghadapi kesulitan, Anda bisa memanfaatkannya untuk mencari solusi demi menghindari risiko bisnis yang mungkin muncul.

Strategi Digital Marketing untuk Pemula(Baca Juga: Strategi Digital Marketing Untuk UKM Pemula)

Melihat pentingnya peran media digital dalam dunia bisnis, saat ini pemerintah pun ikut menaruh perhatian besar pada sektor perdangan digital. Hal ini tentunya menjadi peluang besar bagi Anda untuk bisa membangun usaha secara online. Dengan demikian, Anda bisa memantau trend pasar sebelum membangun bisnis.

Selain memantau tren, memanfaatkan media digital mempermudah Anda untuk promosi produk ke banyak orang dengan mudah dan cepat. Ditambah lagi, Anda bisa memperluas jaringan bisnis dan menggaet relasi baru untuk mengembangkan usaha.

 

Tips Sukses Menjadi Pengusaha Muda

Menjadi pengusaha muda yang sukses merupakan goal akhir yang ingin dicapai oleh para pebisnis muda. Selain mempersiapkan hal-hal yang menunjang keberhasilan, Anda harus tahu tips sukses apa saja yang bisa diterapkan sebelum memulai bisnis.

Jika Anda memang serius untuk menjadi pengusaha muda, jangan ditunda lagi. Berikut tips yang bisa Anda terapkan untuk menunjang kesuksesan dan kelancaran dalam bisnis Anda:

 

1. Niat Kerja Keras Dan Tekun

Menjalankan bisnis bukanlah hal yang mudah. Meskipun sudah terbantu dengan kemudahan yang ditawarkan oleh media digital, Anda tidak bisa menjalankan bisnis setengah-setengah.

Banyak pengusaha muda yang masih kurang memahami pentingnya kerja keras dan ketekunan. Kebanyakan dari mereka hanya semangat dan gencar promosi saat usahanya lancar. Sebaliknya, mereka begitu gampang menyerah dan berhenti promosi saat bisnisnya lesu. Belum lagi banyaknya bisnis baru yang bermunculan dan dianggap lebih sukses; mereka akan tergoda membuka bisnis baru yang sama, sehingga konsentrasinya terpecah.

Kerja Keras dan Tekun

Padahal, ketekunan dan kerja keras itu penting untuk mencapai tujuan utama berbisnis. Berusahalah untuk mengolah dan mengembangkan satu jenis bisnis/usaha menjadi lebih baik, agar minat beli konsumen semakin meningkat. Anda pun juga harus ingat bahwa bisnis itu ada masanya sendiri. Dengan gencar promosi, orang-orang akan makin kenal dengan produk yang Anda tawarkan dan mungkin saja mereka membutuhkannya.

 

2. Berani Menantang Diri Sendiri

Kelemahan pengusaha muda pemula adalah kurang ada keinginan mengembangkan bisnis. Kebanyakan dari mereka hanya melakukan apa yang biasanya dilakukan dengan monoton. Mereka terlalu terpaku dengan apa yang mereka percaya, tidak mau belajar dari kesuksesan orang lain, dan lebih memilih cara aman walaupun hasilnya stagnan. Padahal, orang yang berani menantang diri sendiri adalah orang yang mau bergerak maju.

Tak sedikit juga yang takut mengambil langkah dan terobosan baru yang menurutnya terlalu berisiko dan profit yang dihasilkan belum tentu ada. Mereka takut gagal karena perubahan. Padahal, melakukan terobosan baru yang berisiko akan membantu mengembangkan usaha/bisnis.

Meskipun gagal, setidaknya mereka pernah mencoba dan menjadi pelajaran untuk ke depannya. Kegagalan bisa dijadikan pertimbangan untuk mengetahui kelebihan dan kelemahan bisnis yang dijalankan.

Faktor Kesuksesan Bisnis(Baca Juga: Ketahui Faktor Yang Menentukan Bisnis Anda Laris)

 

3. Lakukan Karena Passion

Seringnya, orang-orang membangun bisnis hanya karena trend dan ikut-ikutan. Padahal, Anda bisa lho membangun bisnis sesuai dengan passion Anda sendiri. Bisnis yang sesuai passion akan lebih mudah dikelola, modal yang dibutuhkan hanya sedikit, dan selalu berjalan lancar.

Bisnis yang dibangun dengan passion biasanya lebih bertahan lama, karena komitmen lebih mudah tercipta dan tidak ada paksaan untuk mengelolanya. Selebihnya, mereka akan menikmati proses dan banyak memunculkan ide-ide kreatif. Sebaliknya jika tanpa passion, pebisnis seringkali merasa bosan, sehingga bisnis akan terbengkalai begitu saja.

10 Hobi jadi Bisnis(Baca Juga: 10 Hobi Yang Bisa Jadi Peluang Bisnis Online)

 

4. Seorang Risk Taker

Seorang pebisnis haruslah mereka yang berani mengambil risiko. Dengan begitu, bisnis yang dijalankan akan terus berkembang dan maju. Dengan adanya risiko yang sering dihadapi, pengusaha akan terbiasa menyelesaikan masalah dengan sudut pandang yang berbeda. Bahkan, ia akan lebih sering menemukan ide-ide baru untuk bisnisnya tersebut.

Namun, jangan terlalu gegabah dan menyepelekan risiko. Sebagai pebisnis sejati, Anda harus mempertimbangkan semuanya dengan baik. Pastikan risiko yang dihadapi masih berada dalam kontrol Anda.

 

5. Punya Rasa Percaya Diri Tinggi

Percaya diri berarti yakin terhadap kemampuan diri sendiri. Pengusaha yang punya ke-PD-an tinggi akan mengandalkan diri sendiri dan bertanggung jawab penuh atas usahanya. Bagi orang yang percaya diri, ada tidaknya pengalaman tidak akan mempengaruhi kesuksesan berbisnis.

Tidak sedikit orang yang menganggap kesuksesan hanya diraih oleh orang berpengalaman. Justru orang-orang dengan kepercayaan dan keyakinan diri tinggilah yang akan terus maju mengembangkan bisnis. Itu karena mereka akan berani mengambil langkah dan keputusan. Percuma saja banyak pengalaman kalau tidak percaya diri dan berani bergerak maju, bukan begitu?

 

6. Visualisasikan Keinginan Diri

Kenapa memvisualisasikan keinginan diri itu penting? Memvisualisasikan keinginan ini penting karena bisa memotivasi diri untuk mencapai tujuan. Dengan berimajinasi yang baik, Anda akan menjadi lebih optimis untuk menghadapi masa depan.

Visualisasi Keinginan Diri

Seperti halnya berbisnis, jika Anda memvisualisasikan kesuksesan bisnis Anda, perlahan tetapi pasti Anda akan terdorong untuk merealisasikannya di kehidupan nyata. Anda adalah pengontrol pikiran Anda sendiri; jangan sampai terhanyut dan berpikiran negatif. Banyak orang menyebut kegiatan ini sebagai "law of attraction", di mana teknik ini akan membantu Anda fokus untuk mendapatkan apa yang dicita-citakan.

 

7. Miliki Rekan Bisnis

Sebagai makhluk sosial, Anda pastinya hidup berdampingan dan butuh bantuan orang lain, bukan? Dalam bisnis, Anda pun butuh rekan untuk membantu mengelola dan mengembangkan bisnis. Namun demikian, pilihlah rekan kerja yang solid dan bisa diajak bertukar pikiran agar bisnis semakin berkembang pesat.

 

8. Memiliki Kemampuan Manajerial Waktu

Jika Anda ingin menjadi pengusaha muda sukses, Anda dituntut untuk bisa mengelola waktu dengan baik. Pentingnya manajemen waktu ini adalah agar semua kewajiban terpenuhi dan target dapat selesai sesuai dengan tenggang waktu yang ditentukan.

Jangan pernah menganggap waktu sebagai hal yang sepele! Bisa saja Anda terjatuh karena salah membagi waktu.

Misalnya saja dalam satu hari Anda punya beberapa kegiatan, termasuk untuk bertemu klien. Jika Anda tidak membuat perencanaan dari hari sebelumnya, Anda bisa gagal bertemu klien karena asyik melakukan hal yang lain. Akibatnya, pekerjaan tidak rampung dan klien pun terlewat. Oleh karena itu, Anda harus pandai mengatur waktu.

 

9. Cepat Tanggap Terhadap Keluhan Pelanggan

Kualitas yang baik adalah kunci agar bisnis tetap eksis. Seorang pengusaha pastinya sudah berusaha maksimal agar produk dan pelayanan yang diberikan tetap baik. Akan tetapi, setiap konsumen pasti memiliki penilaian berbeda.

Nah, jika ada konsumen yang mengeluhkan sesuatu, Anda harus cepat menanggapinya agar mereka tidak kecewa. Jika pelanggan sampai kecewa, itu akan berdampak buruk bagi citra bisnis Anda. Dengan penilaian yang buruk itulah, mereka tidak akan merekomendasikan produk/jasa Anda ke orang lain. Hingga pada akhirnya, bisnis Anda bisa mati.

Satu hal yang harus selalu Anda ingat sebagai pebisnis adalah slogan "Pembeli Adalah Raja". Jadi, perlakukan mereka dengan sebaik-baiknya.

Kegagalan Bisnis Online(Baca Juga: Penyebab Kegagalan Dalam Bisnis Online)

 

10. Jangan Berhenti Belajar

Salah satu kunci sukses adalah belajar. Sebagai seorang pengusaha apalagi pengusaha muda, Anda tidak boleh berhenti belajar. Belajar itu tidak serta merta dari buku, tetapi juga pengalaman. Jadikan pengalaman Anda dan orang lain sebagai acuan menuju kesuksesan; ambil poin positifnya, buang poin negatifnya.

 

Kesimpulan

Nah, itulah sepuluh tips yang bisa Anda lakukan agar menjadi pengusaha muda sukses. Meski Anda masih merasa mustahil untuk menerapkannya, setidaknya cobalah dari sekarang. Jangan pernah berpikir Anda tidak bisa, karena sukses adalah milik siapa saja yang mau berusaha dan tekun meraihnya.

Ingatlah kata petuah bijak, "Kalau orang lain bisa, kenapa Anda tidak?"

 

infografis tips menjadi pengusaha muda

Terkait Lainnya
 
Data inflasi Inggris mendukung Poundsterling, dolar AS menguat sebelum pidato the Fed, 8 jam lalu, #Forex Fundamental

GBP/JPY menarik beberapa pembeli di atas level 192.00 setelah data IHK Inggris, 8 jam lalu, #Forex Teknikal

EUR/USD: Level rintangan utama terlihat di area 1.0600-1.0605, 10 jam lalu, #Forex Teknikal

Harga emas tetap menguat karena ketegangan Geopolitik masih berlanjut, 10 jam lalu, #Emas Fundamental

Dow Jones Industrial Average naik 0.17% menjadi 37,798, S&P 500 kehilangan 0.21% menjadi 5,051, dan Nasdaq Composite kehilangan 0.12% menjadi 15,86, 14 jam lalu, #Saham Indonesia

Menilik laporan keuangan tahun buku 2023, PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) memperoleh pendapatan usaha sebesar Rp8.54 triliun, terkoreksi 15.70% secara tahunan dari Rp10.14 triliun. , 14 jam lalu, #Saham Indonesia

Saham-saham top gainers LQ45: PT Charoen Pokphand Tbk (CPIN) +3.48%, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) +2.41%, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) +2.34%, 14 jam lalu, #Saham Indonesia

IHSG rebound pada perdagangan Rabu (17/April), naik 0.82% ke level 7,223, 14 jam lalu, #Saham Indonesia


Komentar @inbizia

gue bantu jawab dngan list ya : Minimal deposit di GKInvest tergantung dari akun yang bakal dipilih dan bervariasi mulai dari $200 hingga $10.000. Leverage yang ditawarkan jga dimulai dari 1:100 Jenis akun yang bisa dibuka terdapat 6 jenis dimana masing2 ada sepsifikasi masing. Jenis tersebut diantaranya Standard Fix, Gold Fix, Elite Fix, Standard Variable, Platinum Variable, dan Zero ECN. Kisaran spread di GKinvest cukup rendah, yakni dimulai dari 0.0 untuk Zero ECN hingga 0.8 pips untuk standard fix (spread tetap) Dikarenakan spread yang cukup rendah, bsa dibilang untuk melakuan scalping sangat direkomendasikan di broker GKinvest. Untuk lebih jelas mengenai spesifikasi secara detail di tiap akun, bsa membaca di artikel berikut : Tips Memilih Akun di GKInvest
 Zayyan |  20 Sep 2023
Halaman: Kiat Memilih Broker Finex Atau Gkinvest Untuk Day Trading
Halo selamat malam para senior trader, walaupun masih sebatas membaca artikel tentang dunia trading, saya sangat bersemangat apabila mendengar dan membaca hal yang berkaitan dengan informasi trading dan petunjuk lainnya yang bikin saya menjadi trader yang sukses. Saya tertarik dengan artikel yang disampaikan penulis ini, sangat bermanfaat, lugas dan pemilihan katanya ,mudah dipahami oleh pembaca trader walaupun yang membaca itu pemula like me.
Sebenarnya dari sekian banyak broker trading yang saya ketahui, hanya Monex yang sering muncul di benak saya, namun tidak ada salahnya sih mengathui broker lainnya, seperti DIDIMAX. Seperti yang dijelaskan, Setiap broker yang sering saya baca selalu menyuguhkan kalo mereka tuh aman terpercaya dan sudah teregulasi dari BAPPEBTI. Apasih ya untungnya broker itu diregulasi Bappebti ini, apa kah dana kita akan aman dan terhindar dari penipuan? mengapa selalu ditonjolkan, memangnya kalo tidak diregulasi Bappebti ini, kita nggk bisa memilih trading di situ gitu? karena kadang saya sering liat broker yang tidak diregulasi Bappebti itu justru menawarkan platform dan layanan trading yang menjanjikan bagi penggunanya. Mohon baantuannya ya kakak kakak yang sudah pro.
 Whalen |  24 Sep 2023
Halaman: Monex Vs Didimax Mana Yang Terbaik Untuk Scalping
Halo selamat sore guys, pertanyaan lo sama kayak pertanyaan gw dulu waktu pertama kali mengenal dunia trading. pertanya yang sederhana, namun cukup masuk akal untuk ditanyakan, bener nggk sih? Ya sebegai seorang trader, menghinadari broker yang menawarkan layanan trading penipuan itu WAJIB. Namun mancari broker yang menawarkan platform dan layanan yang bagus, serata biaya yang murah itu PERLU untuk meminimalisir biaya dan memperlancar proses trading menjadi sebuah keuntungan. Okey gw akan bantu menjelaskan. Broker yang bagus itu mungkin saja mempunyai izin dari Belize, BVI (The British Virgin Islands), Cayman Island, Seychelles, Rusia, Vanuatu atau negara lainnya. Namun, Jika terjadi masalah dalam transaksi yang tidak menguntungkan untuk lo, misalnya dana tidak masuk ke rekening bank, maka akan sangat sulit untuk mengurus administrasi dan memperoleh perlindungan hukum.
Apalagi jika ternyata Broker tersebut misalnya pailit atau ditutup karena melanggar aturan-aturan yang berlaku di negara asalnya, maka hukum yang berlaku di negara tersebut tidak bisa melindungi nasabah asal Indonesia. Broker resmi memiliki izin dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) sebagai regulator dan pengawas di bawah Kementerian Perdagangan Indonesia. Biasanya juga menjadi anggota dari salah satu bursa berjangka yang ada di Indonesia, seperti Jakarta Future Exchange (JFX) dan Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX). Selain itu, Broker resmi juga terdaftar sebagai anggota dari Lembaga kliring berjangka di Indonesia seperti Kliring Berjangka Indonesia (KBI), dan Indonesia Clearing House (ICH). Lembaga kliring berjangka tersebut akan menjamin transaksi anda terlaksana. Hal ini dikarenakan mereka tidak memenuhi standarisasi yg diatur dalam peraturan perundang-undangan industri berjangka di Indonesia, yang sebenarnya mengatur banyak hal terkait Industri ini. Mulai dari permodalan, pemasaran, penjualan, perpajakan, risk management hingga perlindungan terhadap perusahaan dan nasabah.
Okey pertanyaan apakah Broker yang lo sukai itu sudah legal di Indonesia? INGAT LO harus jeli dalam memilih Broker demi keamanan transaksi, dana yang ditempatkan, dan mendapatkan perlindungan hukum. GW punya saya lo harus baca 4 Jenis Broker Forex Yang Perlu Diwaspadai itung itung sebegai bekal lo milih mana yang broker yang baik dan aman VS broker yang hanya pencitraan publik doang.
 Bernard |  26 Sep 2023
Halaman: Monex Vs Didimax Mana Yang Terbaik Untuk Scalping
Mooon Maap nihh, kbtulan aq sndiri br mengenal dunia trading dn membaca pernyataan dri artikel yg udah dismpekan terhadap penyebab ekskuksi trading plan yg gagal, it ada bbrapa faktor yg dismpekan cukup jlas. Jujur stlh ngebaca artikl ini, aq jd agak minder utk memulai trading krna aq rasa faktor penyebab ekskusi trading plan yg selalu gagal ini ckup ssh utk dihindari, apalagi dngn aq yg bru mgnenal dunia trading. Misalkan kyk emosi, it jujur aq agak ssh ngehindarin hal tsb. Spa ga emosi cba, harga dh naik, pasang bid ehhh mlh harga turun trus dn ngebuat aq jd rugi. Trus jga istilah kyk risk management sprtinya jga agak ssh diterapin nihhh. So,, aq ingin bertnya, dn kbtulan ya kliatannya cukup bnyk yg partisipasi di kolom komentar di aertikel ini. Kira2 aq yg pemula ini klu udah siap trading itu apakah wajib memiliki ekskusi trading plan yg baik? Ada ga tips utk ngetest trading plan kita baik apa gak? Sblmnya aq ucpkn trima ksh yaa
 Celine |  17 Oct 2023
Halaman: Penyebab Eksekusi Trading Plan Gagal Menurut Mifx
Mengingat USD itu makin hri makin naik, ada ga tips buat trader yg lagi ngumpulin modal utk trading? Klu gue ngeliat artikel ini terbitnya kan tgl 12 januari 2023 which is wktu itu dollar msh di harga 15 rb bahkan cenderung 14 rbuan gitu. Skrng mah dah gila2 an, dah nyentuh 15 rbuan. Sedangkan utk trading itu sndiri digunakan dlm mata uang USD. Jd, utk yg misalkan hrsnya 1,5 juta rupiah dah bisa traidng, skrng hrs nyiapin 1.6 jutaan utk trading. Sedangkan utk yg pro, misalkan siapin 70 jjuta malah bsa ampe 80 jutaan utk trading Nah klu tips dari suhu2 sndiri, ada ga tips dlm nngumpulin modal? ato sbaiknya ngurungin diri utk trading dan tggu smpe dollar stabil dlu?? Makasihhhh!! Ditggu jawaban pra suhu2 Inbizia!
 Reynald |  18 Oct 2023
Halaman: Akun Terbaik Untuk Trader Pro Platinum Mrg Atau Premium Hfx
Dari ketiga tips dlm memilih akun trading, yg sy ingin tnyakan adalah jmlah modal. Apakah modal makin gede di trading, maka makin enak buat trading? Soalnya kbtulan sy pernah berkecimpung di dunia saham dan nyadar bangt bahwa klu emang mw dapatin keuntungan signifikan dri saham, maka lot yg kita beli jga harus besar alias modal yg diperlukan jg makkin besar. Nah, bgaimana dngn dunia Forex? Soalnya terlepas dri jumlah minimal deposit yg diperlukan di akun2 trading, perlu diperhatiin klo kita ga ada maksimal deposit, yg ada minimal deposit. Apakah dlm trading Forex itu sndiri, modal makin besar, apakah memiliki chance utk nikmatin keuntungan yg signifikan jg? Moga ada jwban yg memuaskan ya... sblmnya sy ucapkan trima ksh
 Brandon |  19 Oct 2023
Halaman: Tips Memilih Akun Trading Terbaik Di Gkinvest

Komentar[2]    
  Mahmud Md   |   21 Mar 2022

kendala dari bisnis rata2 karena modal

  Dzikri Akbar   |   21 Mar 2022

saya juga setuju, niat dan kerja keras wajib, namun modal juga dibutuhkan walaupun jumlah dari modal itu sendiri akan bervariasi jumlahnya sesuai kebutuhan usahanya