3 Cara Industri Kripto Melawan Coronavirus

Febrian Surya 16 May 2020 519
Dibaca Normal 4 Menit

Coronavirus yang semakin hari semakin meningkat telah membuat banyak pihak berkontribusi untuk memerangi penyebarannya, tak tekecuali industri kripto dengan teknologi Blockchain di baliknya.



Pandemi Coronavirus (Covid-19) telah membuat ribuan pekerja di seluruh dunia harus bekerja dari rumah. Hal ini sepatutnya dimaklumi sebagai imbauan bagi setiap orang untuk menjaga jarak agar mengurangi risiko penyebaran Covid-19 yang terjadi di masyarakat.

3 Cara Industri Kripto Melawan Coronavirus

Akibat pandemi Covid-19, sektor-sektor seperti perhotelan, pariwisata, keuangan, manufaktur, dan perdagangan mengalami kemerosotan yang mengkhawatirkan. Saat ini, setidaknya ada 200 negara di dunia yang telah mencatatkan kasus konfirmasi positif Covid-19. Di mana, industri kripto ternyata memiliki andil yang cukup besar untuk membantu tim medis melawan Covid-19 dengan bantuan teknologi. Bahkan, sejumlah perusahaan cryptocurrency telah terlibat dalam beberapa proyek kemanusiaan untuk membantu rumah sakit dan pasien Covid-19 di seluruh dunia. Berikut 3 cara industri kripto melawan Covid-19:

 

Memberikan Dukungan Teknologi

Kecepatan dan ketepatan adalah hal yang menjadi kunci untuk melawan serangan Covid-19. Salah satu hal penting yang dibutuhkan oleh tim medis adalah akses informasi dan pengolahan data terkait Coronavirus dengan kapasitas terbaik. Hal inilah yang diberikan oleh perusahaan kripto, yaitu meminjamkan prosesor dengan daya komputasi yang cepat dan besar untuk memproses suatu data.

Sebut saja CoreWeave, perusahaan penambangan Ethereum terbesar di Amerika Serikat. CoreWeave telah meminjamkan prosesor (VGA) miliknya kepada tim peneliti Covid-19, Folding @ Home dari Stanford University. Prosesor tersebut memiliki daya 6,000 GPU dan akan digunakan oleh tim peneliti untuk membuat jaringan komputer dalam upaya mencari pengobatan Covid-19 melalui simulasi protein virus.

 

Memudahkan Transaksi Tanpa Harus Bertatap Muka

Dalam dunia bisnis, kita membutuhkan keseimbangan antara permintaan dan penawaran. Berkat adanya marketplace berbasis Blockchain saat ini, baik pembeli maupun penjual sama-sama bisa saling diuntungkan. Contohnya saja, ketika tingkat permintaan seperti masker dan peralatan medis semakin meningkat selama pandemi Covid-19, teknologi IBM mempermudah pelacakan dan pemanfaatan suplai bahan baku untuk proses manufaktur alat-alat kesehatan.

Memudahkan Tranksaksi Tanpa Harus Bertatap Muka

Proyek berlabel "IBM's Rapid Supplier Connect Network" ini merupakan sebuah platform yang mempertemukan pihak pembeli dan pemasok. Ketika pihak pembeli (perusahaan manufaktur medis) membutuhkan bahan baku untuk membuat produk medis, mereka dapat melihat melalui platform tersebut untuk mendapatkan informasi sedetail mungkin mengenai pihak perusahaan yang menyediakan bahan bakunya, termasuk untuk harga dan ketersedian barangnya.



Jadi, adanya IBM's Rappid Supplier Connect Network memudahkan pihak pembeli saat ingin mencari pemasok yang sudah teruji kredibilitasnya selama pandemi Covid-19 berlangsung. Tentu saja, hal ini akan menciptakan transparansi bisnis dan tercukupinya permintaan bahan baku peralatan medis lainnya, agar kegiatan distribusi peralatan medis ke rumah sakit juga tidak terganggu.

Terlepas dari manfaat teknologi Blockchain untuk kelancaran suplai dan distribusi, jaringan kripto yang dewasa ini semakin banyak dimanfaatkan dalam sistem pembayaran dengan mata uang digital juga mendukung transaksi online secara global. Para pembeli maupun penjual bisa memilih alternatif pembayaran melalui mata uang kripto untuk transaksi yang lebih cepat, bebas biaya, dan transparan.

 

Melakukan Penggalangan Dana

Perlu diketahui, platform Blockchain saat ini merupakan salah satu jaringan yang paling banyak digunakan oleh perusahaan untuk membantu kegiatan amal. Contohnya, Palang Merah Italia telah menggunakan penggalangan dana berbasis Bitcoin untuk membantu menyediakan pusat pengobatan bagi pasien Covid-19 di Italia.

Selain itu, penggalangan dana berbasis Bitcoin untuk ke depannya akan diproyeksikan untuk hal-hal yang lebih besar lagi seperti memberikan bantuan untuk melakukan scanning paru-paru bagi para pasien yang kemungkinan terjangkit Covid-19. Kegiatan penggalangan dana melalui industri kripto memang sangat membantu sekali bagi siapa saja yang ingin menyalurkan bantuannya dalam bentuk Bitcoin ke Palang Merah Italia. Sebab, Italia termasuk ke dalam salah satu negara dengan jumlah pasien Covid-19 meninggal dunia terbanyak di Eropa.

Melalui penggalangan dana berbasis cryptocurrency, donatur juga bisa mengetahui arus penggunaan dana tersebut secara transparan; sudah disalurkan untuk apa dan ke siapa. Keunggulan ini adalah ciri khas teknologi Blockchain yang membuatnya cukup digemari untuk mendukung berbagai kegiatan penggalangan dana.

 

Manfaat kripto tak hanya berhenti pada transparansi dan dukungannya untuk kelancaran pembayaran online maupun distribusi suplai. Bagi para investor dan trader milenial, kripto juga bisa menjadi aset yang cukup menarik. Seperti apa peluangnya? Dapatkan informasi lengkapnya di "Alasan Nabung Kripto Cocok Bagi Milenial".



Forum

Cahaya Trader (20 Feb 2018)

Selamat siang para suhu di seputar forex. Saya ingin bertanya, bagaimana kita bisa tahu sebuah candle momentum itu valid atau tidak? apalagi jika arahnya berlawanan dengan trend. Terima kasih

Selengkapnya...

BANK KPR Ritel
Bank Amar Indonesia 13.00% 11.00%
Bank Artha Graha Internasional 10.90% 10.40%
Bank Artos Indonesia 30.23% 30.23%
Bank Bisnis Internasional 8.78% 12.35%
Bank Bukopin 9.31% 9.20%
Bank Bumi Arta 9.98% 10.55%
Bank Capital Indonesia 13.30% 13.30%
Bank China Construction Bank Indonesia 9.89% 9.89%
Bank Cimb Niaga 9.55% 10.10%
Bank Commonwealth 10.75% 10.75%

Kirim Komentar/Reply Baru


Apakah Keuntungan Bitcoin Kena Pajak Di Indonesia?
Cara Membedakan Reversal dan Pembalikan Trend

master, kapan sih market mulai reversal? terus bedain antara hanya sekedar reversal dengan pembalikan trend bagaimana?

Andre 22 Mar 2012

Reply:

Basir (22 Mar 2012 13:21)

agak sulit sebetulnya untuk apakah harga reseval, Koreksi atau terus melanjutkan arah. karena kita tida mengtahui seberapa besar kekuatan Buyer dan Seller. karena Buyer dan sellerlah yang menggerakan harga.

Namun demikian hal ini bisa kita analisa dengan menggunakan indikato tertentu. silahkan disimak. ini mengugunakan Bolingerband 50, 2

/

atau anda bisa mempelajari dengan pola ini klik

M Singgih (26 Jun 2019 01:50)

@ Andre:

Untuk mengetahui pergerakan reversal, bisa diamati dari price action, yang dikonfirmasi oleh indikator teknikal. Price action bisa berupa single candle seperti pin bar, atau beberapa candle yang membentuk pola tertentu.

Meski demikian, sinyal dari price action yang terkonfirmasi hanya menunjukkan kemungkinan pergerakan reversal. Pergerakan reversal itu bisa koreksi atau pembalikan arah trend.

Untuk itu Anda harus memperhatikan pergerakan harga terhadap level Fibonacci retracement. Jika retracement telah melampaui level 50% hingga 61.8% Fibo rtracement (untuk uptrend), atau level 50% hingga 38.2% Fibo rtracement (untuk downtrend), maka kemungkinan akan terjadi pembalikan arah trend (trend reversal).

Sebagai contoh pada XAU/USD berikut ini:



Perbandingan Bunga P2P Lending
Perbandingan Bunga P2P Lending
Sistem   9 Apr 2021   107  
Ngabuburit Bersama Finex Lewat Live Webinar
Ngabuburit Bersama Finex Lewat Live Webinar
Melati   9 Apr 2021   61  
Strategi Scalping Dengan Candlestick 1 Menit
Strategi Scalping Dengan Candlestick 1 Menit
Linlindua   31 Mar 2021   466  
Peluang Bisnis Untuk Gamer Yang Terbukti Cuan
Peluang Bisnis Untuk Gamer Yang Terbukti Cuan
Wahyudi   31 Mar 2021   139  
Panduan Lengkap Cara Membaca Candlestick Cryptocurrency
Cara Membaca Stochastic Saham Untuk Pemula
Cara Membaca Stochastic Saham Untuk Pemula
Linlindua   30 Mar 2021   214  
10 Tips Sukses Menjadi Pengusaha Muda
10 Tips Sukses Menjadi Pengusaha Muda
Nandini   30 Mar 2021   122