Penjualan Alat Berat Komatsu PT United Tractors Tbk (UNTR) mengalami penurunan 8.4% secara year-on-year (yoy). , 2 jam lalu, #Saham Indonesia   |   IHSG turun di awal perdagangan hari ini sebesar 0.24% ke 7,263, 2 jam lalu, #Saham Indonesia   |   PT Carsurin Tbk. (CRSN) dan National Battery Research Institute (NBRI) mengumumkan penandatanganan Strategic Alliance Agreement (SAA) untuk pendirian dan operasional fasilitas pengujian baterai kendaraan listrik (EV) di Indonesia, 2 jam lalu, #Saham Indonesia   |   Bursa Efek Indonesia (BEI) menyetop perdagangan emiten kelapa sawit PT Pulau Subur Tbk. (PTSP) pada perdagangan hari ini, usai harga sahamnya melonjak hingga ratusan persen, 2 jam lalu, #Saham Indonesia
Selengkapnya

3 Cara Menentukan Take Profit yang Perlu Diketahui Trader

Evan 3 Mar 2022
Dibaca Normal 8 Menit
forex > strategi >   #take-profit   #trader-pemula
Mulai dari Chart Pattern hingga Ongoing Price Action, berikut cara menentukan take profit yang bisa menjadi solusi ampuh untuk keuntungan optimal.

DI

Salah satu teknik yang paling sering dilupakan oleh trader adalah cara menentukan take profit. Hal ini sering terjadi karena 3 pola pikir seperti ini:

  1. Berpikir bahwa posisi masuk trading adalah segalanya.
  2. Ketika terjadi margin call karena mengabaikan stop loss, akhirnya membuat trader hanya fokus pada stop loss.
  3. Perasaan frustasi ketika melihat floating loss membuat trader buru-buru menutup posisi dalam keadaan rugi.

Cara Menentukan Take Profit

Tanpa pengetahuan bagaimana cara menentukan take profit, seorang trader tidak akan pernah bisa untung. Ini adalah topik yang sangat penting dalam trading. Berikut cara-cara teknikal untuk take profit yang terbagi dalam 3 kategori.

 

1. Menentukan Target dengan Limit Order

Cara paling cepat untuk menentukan take profit adalah langsung menentukan target harga dengan limit order. Lalu bagaimana kita bisa menentukan target harga agar bisa untung maksimal? Ada 5 cara teknikal yang bisa digunakan untuk menentukan take profit.

 

Chart Pattern Target Projection

Teknik ini menggunakan chart pattern klasik sebagai dasar. Dua jenis chart pattern target projection dalam trading yaitu pola penerusan dan pola pembalikan. Meskipun gambar setiap chart pattern berbeda, namun metode penentuan target harga untuk take profit hampir sama.

Chart Pattern Target Projection

Gambar di atas adalah contoh langkah menentukan take profit menggunakan pola triangle. Pastikan seberapa tinggi pola terbentuk dalam chart, lalu gunakan tinggi tersebut untuk mengukur target harga dari poin breakout.

 

Fibonacci Extension

Teknik ini juga disebut dengan istilah golden ratio atau sering dianggap sebagai rasio angka Tuhan. Maka, tak heran bila banyak trader menggunakan metode ini untuk menentukan take profit. Apalagi, sekarang penggunaan Fibonacci Extension telah dipermudah dengan adanya software menggambar otomatis di aplikasi-aplikasi trading.

Fibonacci Extension

Ada 2 langkah menggunakan metode ini, yaitu:

  1. Identifikasi pergerakan tren yang signifikan. Pada contoh gambar di atas, terlihat bahwa terjadi pergerakan tren bullish.
  2. Menentukan target harga menggunakan rasio 0.382 dan 0.618 sebagai take profit 1 dan 2.

Untuk penggunaan metode ini, identifikasi pergerakan tren sangatlah penting. Jadi, tentukanlah pergerakan harga yang paling jelas terlihat dalam chart.

 

Past Swing Pivots

Teknik ini menggunakan tren di masa lalu untuk menentukan target harga take profit dari pembalikan tren yang sedang terjadi. Dengan ini, trader dapat menentukan area support dan resisten secara efektif. Secara umum, penentuan target harga bearish menggunakan swing low dan target harga bullish dengan swing high.

Past Swing Pivots

Di atas merupakan contoh untuk target bearish. Dengan menggunakan swing low, area support yang telah terlihat sebelumnya bisa digunakan sebagai target take profit potensial. Namun sayangnya, area support dan resisten terdekat cenderung dijadikan target harga take profit paling aman.

 

Price Channel Projection

Metode price channel terdiri dari 2 garis sejajar. Penentuan price channel berdasarkan terbentuknya garis sejajar tersebut.

  1. Bila garis membentuk arah tren ke atas, disebut bull price channel.
  2. Namun, jika garis membentuk arah tren ke bawah, disebut bear price channel.
  3. Sedangkan bila garis membentuk arah horizontal, maka disebut trading range.

Price Channel Projection

Penggunaan price channel untuk menentukan take profit bisa dilihat seperti contoh chart di atas.

  1. Gambarlah garis tren ke atas dengan acuan 2 swing low.
  2. Kemudian buatlah garis sejajar dari swing high yang terbentuk.

Perlu diingat bahwa sesuai dengan berjalannya market, maka garis channel bisa semakin naik atau turun sesuai dengan tren. Hal ini membuat target take profit bisa berubah-ubah. Dalam hal ini, take profit bisa ditentukan dari posisi harga ketika menyentuh garis price channel.

 

Time Target

Ini adalah cara menentukan take profit yang paling berbeda. Meskipun berbeda, menentukan take profit menggunakan waktu sangat krusial bagi trader harian.

Day trader biasanya butuh kemampuan mengukur prospek keuntungan dengan risiko kerugian karena keterbatasan waktu. Biasanya, penurunan nilai harga semakin cepat ketika mendekati batas waktu tertentu. Jadi sebelum mendekati akhir sesi trading, day trader biasanya akan menutup posisi-posisi yang masih terbuka

Baca juga: 4 Waktu Trading Yang Paling Tidak Tepat Untuk Bermain Forex

 

2. Trailing Stop Loss

Ada beberapa trader lebih suka melihat floating mereka selalu bergerak profit. Biasanya, mereka akan tetap mengamankan floating profit mereka dengan cara trailing stop loss. Fungsi dari cara ini adalah mengunci profit dengan stop loss dan membiarkan floating profit bergerak terus hingga harga menyentuh stop loss.

Trailing Stop Loss

Namun, penggunaan trailing stop loss cukup rumit. Jika meletakkan trailing stop loss terlalu dekat dengan posisi entry, maka akan berisiko sering loss. Begitu juga bila terlalu jauh, maka akan berisiko kehilangan sebagian besar profit potensial. Inilah beberapa cara teknikal terbaik yang bisa digunakan untuk penggunaan trailing stop loss dalam menentukan take profit.

 

Parabolic SAR

Nama J. Welles Wilder sudah cukup terkenal dengan indikator ADX dan RSI yang ia ciptakan. Karena ADX untuk mengetahui tren dan RSI mengklarifikasi momentum, maka cukup mengejutkan bila ia juga menciptakan indikator untuk penggunaan trailing stop loss.

Dari nama indikator Parabolic SAR (Stop and Reverse), sudah jelas bahwa Wilder menggunakan ini juga untuk berganti posisi trading (dari buy ke sell atau sebaliknya) ketika harga telah bergerak menyentuh trailing stop. Bagaimanapun, fokus penggunaan trailing stop adalah mengunci keuntungan dari floating profit.

Parabolic SAR

Pada gambar di atas, indikator ini akan menunjukkan titik-titik di bawah candlestick untuk tren bullish dan di atas candlestick untuk tren bearish. Ketika pembalikan akan terjadi, maka titik-titik pada indikator tersebut akan semakin mendekati harga market.

Baca juga: 7 Indikator Ampuh Untuk Trading

 

Chandelier Stop

Mengingat bahwa sebagian instrumen trading memiliki volalitas harga yang berbeda-beda, penggunaan trailing stop perlu jarak yang cukup untuk mengantisipasi pullback atau koreksi harga yang kecil. Chandelier Stop menggunakan konsep dasar dari indikator Average True Range (ATR), salah satu indikator ciptaan dari Wilder juga untuk alasan ini.

Chandelier Stop

Secara garis besar, indikator ini mengukur volalitas harga menggunakan jarak rata-rata tiap candlestick dan menyesuaikan celah yang ada. Gambar di atas dapat menjelaskan penggunaan sederhana dari indikator tersebut.

 

New Trading Signal

Ide dasar dari trailing stop dengan metode teknikal ini tergantung dari candlestick yang terbentuk untuk penentuan arah tren. Lihat contoh gambar di bawah ini. Perlu diingat bila bentuk candlestick masih menunjukkan kemungkinan arah tren lanjutan, maka candlestick tersebut dapat digunakan sebagai penempatan trailing stop selanjutnya.

New Trading Signal

 

3. Ongoing Price Action

Menempatkan stop loss untuk mengunci profit sembari menunggu harga menuju target bisa membuat trader merasa aman bila sewaktu-waktu harga market berubah arah.

 

Reversal Signal

Ini adalah salah satu cara menentukan take profit paling sering digunakan.

  1. Ambil posisi buy saat terbentuk candlestick bullish, take profit ketika muncul candlestick bearish.
  2. Ambil posisi sell saat terbentuk candlestick bearish, take profit ketika muncul candlestick bullish.

Baca juga: Pola 3 Candle Terbaik Penanda Reversal

Teknik ini membutuhkan kegesitan dan kecepatan dalam mengambil keputusan. Seringkali, metode ini menyebabkan para trader keluar dari market terlalu cepat hingga membatasi profit terlalu kecil. Ini terjadi karena market kerap membentuk pola candlestick palsu, sehingga para trader tertipu untuk take profit dini.

Reversal Signal

Pada contoh di atas, terjadi candlestick bearish engulfing untuk posisi sell. Kemudian, take profit ketika terjadi candlestick bullish engulfing.

 

Climatic Move

Strategi ini merupakan pola pembalikan sebagai isyarat menentukan take profit. Ada 3 hal yang perlu diperhatikan dalam penggunakan teknik ini, yaitu:

  1. Panjang rentang candlestick.
  2. Kecepatan pergerakan harga.
  3. Penambahan ekstrem volume.

Climatic Move

Gambar di atas menunjukkan contoh bagaimana menentukan take profit dengan menggunakan teknik ini:

  1. Buka posisi sell ketika terbentuk candlestick bearish reversal.
  2. Harga jatuh drastis.
  3. Penambahan volume tiba-tiba.
  4. Lakukan take profit.

 

Manakah Cara Take Profit Terbaik?

Dari berbagai cara menentukan take profit di atas, manakah yang terbaik? Jawabannya tergantung dari beberapa faktor pengaruh untuk menentukan itu.

 

1. Gaya Trading (Tren atau Range)

Tentukan lebih dulu gaya trading yang ingin dikuasai. Bila hendak menggunakan gaya trading berdasarkan tren dan membiarkan floating profit terus berjalan, gunakan metode trailing stop loss. Untuk gaya trading range scalping, tentukan take profit dengan target, karena trailing stop loss pada gaya ini dapat menyebabkan potensi profit tidak konsisten.

 

2. Batasan Waktu Trading

Menentukan batasan waktu trading juga dapat mempengaruhi kunci kesuksesan trading. Target take profit ini akan menguntungkan bagi day trader, karena jarak antar waktu tiap sesi dapat dijadikan acuan untuk menentukan potensi profit. Namun bila untuk trader yang tidak terbatas oleh waktu, maka penggunaan trailing stop loss lebih disarankan.

 

3. Tidak Ada Take Profit Sempurna

Mencoba mencari cara menentukan take profit paling sempurna justru akan membahayakan trader. Perlu disadari bahwa kesempurnaan buka posisi dan take profit di market itu tidak ada. Trading tidak butuh kesempurnaan, tapi butuh konsistensi profit.

Terkait Lainnya
 
Penjualan Alat Berat Komatsu PT United Tractors Tbk (UNTR) mengalami penurunan 8.4% secara year-on-year (yoy). , 2 jam lalu, #Saham Indonesia

IHSG turun di awal perdagangan hari ini sebesar 0.24% ke 7,263, 2 jam lalu, #Saham Indonesia

PT Carsurin Tbk. (CRSN) dan National Battery Research Institute (NBRI) mengumumkan penandatanganan Strategic Alliance Agreement (SAA) untuk pendirian dan operasional fasilitas pengujian baterai kendaraan listrik (EV) di Indonesia, 2 jam lalu, #Saham Indonesia

Bursa Efek Indonesia (BEI) menyetop perdagangan emiten kelapa sawit PT Pulau Subur Tbk. (PTSP) pada perdagangan hari ini, usai harga sahamnya melonjak hingga ratusan persen, 2 jam lalu, #Saham Indonesia

Menurut analis ING, GBP/USD berpotensi menguji level terendah 14 Februari di kisaran harga 1.2530, 20 jam lalu, #Forex Teknikal

Harga emas turun dari Level tertinggi lebih dari dua pekan di tengah kenaikan dolar AS, 21 jam lalu, #Emas Teknikal

EUR/GBP menguat mendekati level 0.8540 menjelang pidato ECB Lagarde, 21 jam lalu, #Forex Teknikal

USD/CAD mencoba memantul dari level 1.3500 karena penguatan dolar As dan penurunan harga minyak, 21 jam lalu, #Forex Teknikal

Setelah ditutup di bawah harga pembukaan minggu lalu, Indeks Dolar membentuk Pin Bar bullish, 1 hari, #Forex Teknikal

Momentum bullish Dolar masih bertahan dalam jangka pendek karena turunnya ekspektasi pasar terhadap prospek pemotongan suku bunga The Fed, 1 hari, #Forex Fundamental

Resistance AUD/USD berada di sekitar 0.6590. Penolakan dari level tersebut akan memicu pergerakan bearish, 1 hari, #Forex Teknikal

USD/JPY membentuk support di harga 149.70, dan berpotensi menguat lagi karena Yen masih relatif melemah, 1 hari, #Forex Teknikal

Sejumlah rilis data penting AS yang akan mempengaruhi EUR/USD akan dirilis pada hari Selasa-Kamis pekan ini, 1 hari, #Forex Fundamental

Laporan Consumer Confidence dijadwalkan terbit pada hari Selasa, GDP AS pada hari Rabu, dan Inflasi PCE pada hari Kamis, 1 hari, #Forex Fundamental

Para pelaku pasar meyakini jika koreksi bearish EUR/USD tidak akan melampaui level 1.08000, 1 hari, #Forex Teknikal

Reli Bitcoin tertahan dalam kisaran sideways setelah menembus level kunci $50,000, 1 hari, #Kripto Teknikal

BTC/USD masih berusaha menembus resistance $52,000 untuk mengkonfirmasi kenaikan lebih lanjut, 1 hari, #Kripto Teknikal

Kapitalisasi pasar Bitcoin kembali melesat di atas $1 triliun, namun dominasinya terhadap Altcoin turun ke 48.6%, 1 hari, #Kripto Fundamental

Ethereum sukses menembus $3000, level yang terakhir kali tercapai pada April 2022 lalu, 1 hari, #Kripto Teknikal

Solana menjadi salah satu Altcoin yang berbias positif setelah berhasil mempertahankan posisi di atas $100, 1 hari, #Kripto Teknikal

Saham emiten produsen beras, PT Wahana Inti Makmur Tbk. (NASI) dan PT Buyung Poetra Sembada Tbk. (HOKI) terpantau tengah melejit seiring dengan kenaikan harga beras, 1 hari, #Saham Indonesia

Top losers LQ45 terdiri dari: PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) -3.23%, PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) -2.27%, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) -1.86%, 1 hari, #Saham Indonesia

IHSG turun di awal perdagangan hari ini, sebesar 0,47% ke 7,261, 1 hari, #Saham Indonesia

Industri semen tanah air mencatat kinerja positif di awal tahun 2024. Volume penjualan semen nasional sepanjang Januari 2024 mencapai 5.06 juta ton, 1 hari, #Saham Indonesia


Forum Terkait

 Mr. Bingung |  10 Feb 2012

Bagus yg mana sih laverage 1:1000 dengan laverage 1:200? katanya klo pemula bagus pakai 1:200, apa betul sih

Lihat Reply [61]

Leverage yang dipilih ada kaitannya dengan Jumlah Margin yang nanti Broker Kunci saat anda Open trade. bagaimana penghitungannya ? hal ini tergantung dengan jenis akun apa yang anda buka dari broker tersebut.

Leverage adalah pinjaman dari broker yang diberikan kepada trader, sehingga dana trader memiliki daya beli yang lebih besar. Leverage dinotifikasikan sebagai rasio perbandingan, misal 1:1, 1:100, 1:500, dan sebagainya. Artinya, kalau ada dana $100 di leverage 1:100 maka $100 tersebut memiliki kekuatan setara $10.000. Jika leverage 1:500, maka dana $100 tadi memiliki kemampuan untuk melakukan transaksi setara $50.000 atau 500x lipat lebih besar dari nominal dana itu sendiri.

Margin merupakan jaminan yang diberikan kepada broker setiap kali membuka posisi. Besar kecilnya margin dipengaruhi oleh leverage dan besarnya volume trading (lot) yang dibuka oleh trader. Rumus perhitungan margin adalah : Leverage x Volume (Lot) x Contract Size. Jika kita tidak memperhatikan margin, bisa-bisa akun trading kita terkena margin call

===================================
- leverage 1:100 artinya (1/100)x100% = 1%
- leverage 1:200 artinya (1/200)x100% = 0.5%
- leverage 1:500 artinya (1/500)x100% = 0.2%
- leverage 1:600 artinya (1/600)x100% = ?
- leverage 1:1000 artinya (1/1000) x 100% = ?
===================================

Cara menghitung margin (jaminan) yang dipakai untuk bertransaksi Pada umumnya
1 lot = quantity contract size $100,000
0.1 lot = quantity contract size $10,000
0.01 lot = quantity contract size $1000

Margin yang di kunci

Margin = Jumlah Lot x 100000 x %margin

anda bisa mensesuaikan dengan modal / balance yang anda miliki.

Basir   10 Feb 2012
rekomendasi leverage buat pemula berapa bos?
Atin   2 Aug 2017

Untuk Atin..

Anda bisa memulai dengan leverage 1 : 200  - 1 : 500 .  Margin anda kurang lebih senilai 30 - 75 pips dikali satuan lot yang anda buka saat trading.

Thanks.

Basir   3 Aug 2017

Menurut panduan2 dari para profesional trader, semakin besar leverage maka semakin beresiko , karena dengan leverage yang semakin besar maka berarti pinjaman anda kepada pihak broker semakin besar, sehingga jika terjadi loss atau margin call di leverage yang tinggi tersebut maka sisa dana margin yang dikembalikan kepada anda akan lebih sedikit daripada leverage yang lebih rendah.

Jadi misalkan modal $1000 mungkin hanya bisa kembali $10 saja jika trade full lot menggunakan leverage yang tinggi dan terkena margin call

leverage 1:1000 beresiko lebih tinggi daripada leverage 1:200.

dalam memilih leverage lebih aman menggunakan leverage 1:100 atau 1:200.
Biasanya leverage 1:1000 atau keatas disediakan oleh broker yang berjenis bandar.

Stella   4 Aug 2017

Wa alaikum salam...
Untuk Madao..

Trading forex adalah trading margin (jaminan). Dimana seorang trader memberikan jaminan  sekian persen dari balance/modal atas transaksi BUY/SELL yang dilakukannya. Dan saat seorang trade melakukan BUY/SELL, maka sebenaranya ia menggunakan uang pinjaman dari broker. Sementara margin/jaminan akan diminta/dikunci oleh broker tergantung leverage
(daya ungkit)  yang dipilih saat pembukaan akun.

Leverage adalah daya ungkit, sebuah fasilitas yang dibroker terhadap para nasabahnya. Biasanya leverage yang ditawarkan oleh broker adalah :
1 : 1
1 : 100
1 : 200
Dan seterusnya. Semakin besar leverage yang digunakan (di checklist) saat pembukaan account, semakin kecil jaminan yang di minta/dikunci oleh broker. 

Jika anda menyimpan dana sebesar $100 (asumsikan 1 juta Rupiah = $100), dan memilih leverage dengan nilai 1 : 500, maka dana anda secara virtual adalah sebesar 500x lipat dari balance/simpanan  ( 100 x 500 = $ 50.000). Jika anda trade dengan  menggunakan account standar dengan nilai 1 lot = 100.000, maka saat anda trade dengan 1 lot tersebut maka perhitungan marginnya adalah :

Kontak Size * Leverage* Jumlah lot*Harga Beli/Jual kurs mata uang

Contoh Harga EUR/USD  = 1.4000

Maka jika trade dengan :
1 lot, marginnya kurang lebih sebesar  (100.000*1:500*1*1.4000)= $ 280
0.10 lot, marginnya kurang lebih  (100.000*1:500*0.10*1.4000) = $ 28
0.01 lot, marginnya kurang lebih (100.000*1:500*0.01*1.4000) = $ 2.8

Satuan lot sebesar  100.000, adalah ketentuan broker. Ada juga satuan lotnya 10.000, 1.000 Bahkan ada  broker yang menentukan satu lot sebesar 1.000.000

Maka jika demikian  :

1 lot = 1.000,000
0.1 lot = 100.000
0.01 lot =10.0000

Ada istilah akun cent, akun mini, akun micro, akun standar tergantung satuan lotnya. Ini hanya jenis layanan dari broker saja.

Yang mana dengan jaminan kecil, seorang trader bisa open BUY/SELL senilai  100, 1.000, 10.000, dan seterusnya. Jika trading denga lot 0,02, 0.03 tinggal dikalikan saja.

Uraian diatas adalah jaminan berdasarkan perhitungan harga yang dibeli atau dijual. Ad apula jaminan yang sudah ditentukan oleh broker. Misal :

1 lot GBP/USD  Margin sebesar $ 50 dan yang lainnya.
Dalam hal ini hati-hati dengan penggunaan leverage yang sangat besar, karena hal ini bisa membahayakan account.

Sementara perhitungan Margin Call / stop out tiap broker berbeda-beda. Ada yang 100 % total balance setelah dikali leverage, ada yang 50% ada yang 70% dan seterusnya.

Ada pula margin call dihitung berdasarkan margin. Jika margin trading sebesar $ 5, dan order terjadi minus sebesar $-5, maka akan ditutup paksa oleh sistem broker dan balance anda berkurang.

Besarnya margin pun bisa dijadikan ukuran untuk menentukan stop loss, jika margin $5 trade dengan lot 0.01 (1.000) maka minimal stop loss adalah kurang lebih 50 pips.

Saat anda BUY GBP/USD ini bisa diartikan, anda BUY GBP dan SELL EUR
Saat anda SELL EUR/USD ini bisa diartikan, anda SELL EUR dan BUY USD

Thanks

Basir   20 Sep 2016

Izin bertanya coach inbizia yang saya hormati, saya terlalu sibuk mempelajari metode trading sampai lupa konsep dasarnya.

Yg dimaksud dengan margin call itu jika ekuitas sama dengan margin bukan? lalu berapa persen margin level seseorang dalam posisi floating yang dpt menyebabkan margin call tersebut? jika ketentuan kontrak broker saya 1 lot= 100.000$ maka jika leveragenya 1:1000, saya hanya harus membayarkan 100$ untuk transaksi senilai 100.000$?

apakah setiap mata uang nilai perpips nya sama? yaitu perkalian dari jumlah lot dengan selisih dari titik entry? bagaimana dengan emas dan perak? apakah berbeda? terimakasih sebelumnya coach?

Muhammad Yusuf   11 Mar 2018

@ Muhammad Yusuf:

- Kalau margin level = 100%, ketika equity = margin total, maka Anda akan terkena margin call. Kalau margin level = 50%, ketika equity = 50% dari margin total, maka Anda akan terkena margin call.
- Leverage 1:1000 artinya 0.1% dari nilai kontrak. Jadi jika Anda memilih leverage 1:1000 maka margin = USD 100,000 x 0.1% = USD 100.

- Nilai per pip tergantung dari ukuran lot (volume), dan untuk setiap kelompok pasangan mata uang berbeda.
Untuk kelompok XXX/USD (EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD dan NZD/USD), dengan ukuran lot yang sama, nilai per pip-nya berbeda dengan kelompok USD/XXX (USD/JPY, USD/CAD dan USD/CHF).

Untuk kelompok mata uang cross:
Kelompok XXX/JPY (EUR/JPY, GBP/JPY, AUD/JPY, NZD/JPY, CHF/JPY dan CAD/JPY) berbeda dengan kelompok XXX/CHF (EUR/CHF, GBP/CHF, AUD/CHF, NZD/CHF dan CAD/CHF), juga berbeda dengan kelompok XXX/CAD (EUR/CAD, GBP/CAD, AUD/CAD dan NZD/CAD), dan berbeda juga dengan EUR/GBP, EUR/AUD, EUR/NZD, GBP/AUD, GBP/NZD dan AUD/NZD.


- Nilai per pip untuk XAU/USD dan XAG/USD berbeda dengan pasangan mata uang (forex). Nilai kontraknya berbeda., untuk XAU/USD dalam troy ounce.
- Nilai per pip untuk WTI/USD (US Oil) berbeda dengan XAU/USD, XAG/USD dan juga forex. Nilai kontrak WTI dalam barrel.
- Nilai per pip untuk indeks saham (Dow 30, NQ100, HK33, Nikkei225 dan Kospi) berbeda dengan forex, XAU/USD dan XAG/USD, dan juga WTI/USD. Nilai kontraknya tergantung ketentuan broker.

Tanpa mengetahui nilai per pip dan margin Anda tidak bisa menentukan ketahanan modal ketika trading.

Terima kasih

M Singgih   13 Mar 2018

Yang dimaksud jenis akun Standar, Mini dan Micro itu apa? terus adakah pengaruh terhadap poin yang kita hasilkan pada setiap trading?

Contohnya kita trading di akun Standar dengan lot 0,01 itu berapa $ hasil per pipsnya? begitupun di akun Mini dan Micro? Sama saya baca-baca di atas juga kayaknya ada hubungannya sama leverage. Mohon pencerahan

Roni   4 Aug 2018

@ Roni:

Akun standard, mini atau micro dibedakan oleh ukuran kontrak (contract size).
Dalam akun standard, ukuran kontrak 1 lot adalah 100,000 unit,
akun mini ukuran kontrak adalah 10,000 unit, sehingga Anda trading dengan 0.1 lot,
akun micro ukuran kontrak adalah 1,000 unit, sehingga Anda trading dengan 0.01 lot.

- …terus adakah pengaruh terhadap poin yang kita hasilkan pada setiap trading?

Ya, ada, Semakin tinggi nilai kontrak maka semakin besar juga nilai per pip-nya, atau pip value-nya. Sehingga jika Anda profit dengan besarnya pip yang sama pada akun standard dan akun micro, jelas profit di akun standard lebih besar (100 kalinya).
Dalam akun standard 1 lot, untuk pair XXX/USD (EUR/USD. GBP/USD, AUD/USD dan NZD/USD) 1 pip nilainya = USD 10,-. Untuk akun mini 0.1 lot, nilai 1 pip = USD 1,-, sementara untuk akun micro 0.01 lot nilai 1 pip = USD 0.1.

- …Contohnya kita trading di akun Standar dengan lot 0,01 itu berapa $ hasil per pipsnya? begitupun di akun Mini dan Micro?
0.01 lot adalah akun micro, bukan akun standard.

- …. Sama saya baca-baca di atas juga kayaknya ada hubungannya sama leverage

Leverage menentukan besarnya margin atau jaminan untuk posisi yang Anda buka. Leverage tidak mempengaruhi nilai per pip.
Untuk pair XXX/USD, perhitungan margin:
Margin = (USD 100,000)  x (jumlah lot atau volume) x (persentase margin) x harga pasar saat itu

Misal: Anda trading di akun standard dengan leverage 1:200, Anda buy 2 lot EUR/USD pada harga 1.1600, maka margin =  (USD 100.000)  x 2 x 0.5% x 1.1600 = USD 1,160.

Untuk mengetahui apa itu leverage dan margin, silahkan baca ini.

M Singgih   7 Aug 2018

Pak, sy menggunakan broker E*n*ss .. rules menyatakan jika pd saat tjd market weekend maupun rilis berita2 penting maka  akun dgn leverage berapapun akan dirubah sendiri secara otomatis by system mjd leverage 1:200. pertanyaan sy: apakah hal tsb akan berdampak thd equity mjd berkurang drastis gara2 termakan oleh nilai margin yg membesar tiba2 , btw saat ini sy memakai leverage 1:2000. dan udah kontak CS dan ybs hanya menyarankan utk mengikuti pemberitauan mailbox saja agar equity tetap aman. Permasalahannya.. kalau op sy SEDANG floating khan tidak siap utk cut loss demi mengantisipasi pemberitauan mailbox yg datangnya tiba2 tsb. jd, apakah sebaiknya utk amannya mengganti leverage ke 1:200 aja spy tidak perlu dipusingin dg semua reminder tsb? makasih

Dhani   23 Nov 2020

@ Dhani:

- …. pertanyaan sy: apakah hal tsb akan berdampak thd equity mjd berkurang drastis gara2 termakan oleh nilai margin yg membesar tiba2…

Benar.
Balance : jumlah dana dalam akun Anda. Equity = Balance + Floating Profit / Loss
Floating profit adalah posisi terbuka yang sedang profit dan floating loss adalah posisi terbuka yang sedang loss.

Margin berhubungan dengan Leverage. Jika Anda memilih leverage 1:100 maka dana jaminan Anda adalah 1% dari nilai kontrak, jika leverage 1:200 maka dana jaminannya adalah 0.5% dari nilai kontrak, dan jika leverage 1:2000 maka dana jaminannya adalah 0.05% dari nilai kontrak

Nilai kontrak untuk 1 lot adalah USD 100,000. Jika Anda trading XXX/USD (EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD, NZD/USD), maka Margin = (USD 100,000) x (jumlah lot atau volume) x (persentase leverage) x harga pasar saat itu.

Misal: Anda menggunakan leverage 1:2000, buy atau sell 1 lot EUR/USD pada harga 1.1800, maka margin =  (USD 100,000)  x 1 x 0.05% x 1.1800 = USD 59. Dana sebesar USD 59 ini akan ditahan selama posisi Anda masih open (belum di-closed). Jika balance (misalnya) = USD 5,000, maka saat membuka posisi Equity = USD 5,000 - USD 59 = USD 4,941.

Jika Anda menggunakan leverage 1:200, buy atau sell 1 lot EUR/USD pada harga 1.1800, maka margin =  (USD 100,000)  x 1 x 0.5% x 1.1800 = USD 590. Jika balance = USD 5,000, maka saat membuka posisi Equity = USD 5,000 - USD 590 = USD 4,410. Jadi dengan leverage yang lebih besar, maka equity juga akan lebih besar, karena margin lebih kecil.

- ….. apakah sebaiknya utk amannya mengganti leverage ke 1:200 aja spy tidak perlu dipusingin dg semua reminder tsb?

Menurut kami sebaiknya begitu (ganti leverage).

M Singgih   25 Nov 2020

Kalo dana saya USD 25, leverage yang cocok berapa?

Petra   4 Mar 2021

@ Petra:

Menurut kami, dengan dana USD 25 Anda bisa trading di akun Cent. Pilihlah leverage yang besar agar marginnya kecil, sehingga ketahanan dana bisa besar.

M Singgih   7 Mar 2021

Misal saya depo $10 leverage 1:100 order 1 posisi dgn lot 0.01 dan saya profit / loss $1.02 itu gimana hitungan yg diperoleh ??

Arif   6 May 2021

@ Arif:

Trading di pair apa?
Jika trading pada pair XXX/USD (EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD, NZD/USD) dan Anda buy atau sell 0.01 lot, maka nilai per pip-nya adalah USD 0.1. Profit / loss = +USD 1.02, berarti Anda profit.
Besarnya profit Anda dalam satuan pip adalah = (USD 1.02) / (USD 0.1) = 10.2 pip (dalam hal ini broker menggunakan harga 5 digit).

Jika trading pada pair XAU/USD dan Anda buy atau sell 0.01 lot, maka nilai per pip-nya adalah USD 0.01. Profit / loss = +USD 1.02, berarti Anda profit sebesar = (USD 1.02) / (USD 0.01) = 102 pip.

 

M Singgih   9 May 2021

Jika saya ingin masuk depo $50 atau $100. Lebih cocok pakai Leverage berapa ?

Apakah Leverage ini mempengaruhi besaran Spread ?

Fernando   12 Aug 2021

@ Fernando:

Bisa menggunakan leverage yang besar agar marginnya kecil, misal 1:500 atau 1:1000.
Leverage tidak mempengaruhi besarnya spread. Besarnya spread ditentukan oleh broker.

 

M Singgih   14 Aug 2021

Modal 300$ enaknya pake leverage brp? titik traman klo kena margin call?

LiaMensen   29 Sep 2021

@ Liamensen:

Bisa menggunakan leverage yang besar agar margin atau jaminannya kecil. Dalam hal ini bisa menggunakan leverage 1:500 atau 1:1000.

Mengenai bisa cepat kena Margin Call (MC) atau tidak, tidak tergantung dari leverage yang digunakan, tetapi tergantung dari besarnya lot trading yang disesuaikan dengan ketahanan yang Anda inginkan. Jika ketahanan modalnya kecil maka bisa cepat kena MC kalau salah posisi.

Besarnya lot yang disesuaikan dengan ketahanan bisa dihitung menggunakan prinsip money management, yaitu tentukan risiko dulu kemudian hitung besarnya lot dengan cara position sizing.
Mengenai hal ini, silahkan baca: Cara Bermain Forex Aman Dengan Money Management

M Singgih   30 Sep 2021

Kalau modal $18 

Info Leverage yang baik berapa? Terima kasih

MOHAMAD YANDI   22 Jan 2022

Jika deposit 100 USD cocoknya pakai Levarege berapa ya? 

Iqbal Maulana   4 Feb 2022

@ Iqbal Maulana:

Untuk modal sebesar USD 100 bisa menggunakan akun micro dan trading dengan minimal 0.01 lot. Pilih leverage yang tinggi supaya margin atau jaminannya kecil. Anda bisa menggunakan leverage 1:1000 atau yang lebih besar.

Jika Anda trading pada pair XXX/USD (EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD, NZD/USD), maka dengan 0.01 lot ketahanan modal adalah sekitar: USD 100 / USD 0.1 = 1000 pip (Keterangan: USD 0.1 adalah nilai per pip untuk 0.01 lot pair XXX/USD).

Jika Anda trading pada pair XAU/USD, maka dengan 0.01 lot ketahanan modal adalah sekitar: USD 100 / USD 0.01 = 10000 pip (Keterangan: USD 0.01 adalah nilai per pip untuk 0.01 lot pair XAU/USD).

Mengenai hubungan antara leverage dan margin, silahkan baca:
Leverage Dan Margin Dalam Trading Forex

 

M Singgih   9 Feb 2022

@ Mohamad Yandi:

Untuk modal sebesar USD 18 sebaiknya menggunakan akun Cent dan trading dengan Cent lot. Pilih leverage yang tinggi supaya margin atau jaminannya kecil. Anda bisa menggunakan leverage 1:1000 atau yang lebih besar.

Mengenai hubungan antara leverage dan margin, silahkan baca:

M Singgih   9 Feb 2022

Kalau saya invest $100 dg pilihan laverage 1:200 dg 1:500 berapa pip ketahanan dana saya??

Trimakasih

Johan Dwi Putra   12 Feb 2022

Klo dana saya $4.200 berapa ratio leverage yg aman untuk di gunkan? Maaf sy pemula

YYJC   13 Feb 2022

@ Johan Dwi Putra:

Semakin besar leverage yang digunakan maka akan semakin kecil margin atau jaminan yang diperlukan untuk membuka posisi. Semakin kecil margin atau jaminan, maka akan semakin besar ketahanan modal Anda.
Untuk penjelasan mengenai hubungan antara leverage dan margin silahkan baca:
Leverage Dan Margin Dalam Trading Forex

Modal: USD 100.
Diasumsikan Anda trading EUR/USD sebesar 0.01 lot.

Dengan leverage 1:200 atau 0.5% dari nilai kontrak :

Jika Anda buy atau sell 0.01 lot EUR/USD pada harga 1.1300, maka margin yang diperlukan = (USD 100,000)  x 0.01 x 0.5% x 1.1300 = USD 5.65. (Keterangan: USD 100,000 adalah nilai kontrak dalam forex).

Ketahanan modal Anda = (USD 100 - USD 5.65) / USD 0.1 = 943 pip (Keterangan: USD 0.1 adalah nilai per pip untuk 0.01 lot EUR/USD).

Dengan leverage 1:500 atau 0.2% dari nilai kontrak :
Jika Anda buy atau sell 0.01 lot EUR/USD pada harga 1.1300, maka margin yang diperlukan = (USD 100,000)  x 0.01 x 0.2% x 1.1300 = USD 2.26.

Ketahanan modal Anda = (USD 100 - USD 2.26) / USD 0.1 = 977 pip.

 

M Singgih   15 Feb 2022

@ Yyjc:

Anda bisa menggunakan leverage 1:500 atau 1:1000. Semakin besar leverage yang digunakan maka akan semakin kecil margin atau jaminan yang diperlukan untuk membuka posisi.

Untuk penjelasan mengenai hubungan antara leverage dan margin silahkan baca: Leverage Dan Margin Dalam Trading Forex

M Singgih   15 Feb 2022

@Yuhandri Pane: Pilih leverage 1:500. Jangan lupa selalu menggunakan money management dalam setiap transaksi.

Kiki R   14 Apr 2022
Assalamualaikum,
mau nanya, saya pemula, terus waktu buat akun pertama kali, ada kolom leverage
yang mau saya tanya, bgaimana cara memilih skala leverage yang di sesuaikan dengan jumlah modal, semisal ; untuk modal kecil (1jtan) dengan kualitas trader adalah newbie, kira skala berap yang bagus di gunakan?
Trimakasih sebelumnya
Madao   19 Sep 2016

Dengan modal 300 USD, baiknya memilih leverage berapa ya pak?

Yuhandri Pane   14 Apr 2022

Berapa modal minimal kalau saya pakai leverage 1:400 dan order lot 0,10 di broker F*DD?

Thanks

Jaha   13 Jun 2022

@Jaha: Saya asumsikan akunnya standar, maka:

Volume = 0.1 lot

pergerakan harga per pips senilai $1.

Minimal modal $1000 agar dengan SL 20-50 pips masih masuk hitungan MM 1-3% ($10-$30).

Kiki R   13 Jun 2022

Bisa diinfokan kah, kalau trading di broker Indonesia rata-rata besarnya berapa dan modal awalnya berapa? 

Dedy Maryono   12 Jul 2022

Jika yang ditanyakan besar leverage, maka batasan leverage di Indonesia sekitar 1:100 hingga 1:200.

Ada broker yang menyediakan leverage hingga 1:500 seperti Octa Investama Berjangka, namun hal ini sepertinya kondisi khusus dan belum bisa ditemui di broker lain. 

Untuk modal awalnya, Anda bisa trading forex mulai dari modal 100 USD. Silakan cek di sini: 5 Broker Forex Lokal Indonesia dengan Syarat Deposit Rendah 

Ananta   25 Jul 2022

Salam. Maaf, Saya mau tanya. Minta tolong, kalau misal kita punya modal $1000, asumsi kita punya resiko 1% / $10 per open posisi. Kita bingung mau pakai leverage berapa 1:100 atau 1:500? Misal risk reward kita 1:2, berapa pips sama lots perbandingan buat masing2 leverage? perhitungan profit loss nya bagaimana? Terimakasih banyak sebelumnya.

Marwan   28 Oct 2022

Salam pak Marwan.

Pertama saya akan jawab mengenai leverage.

Leverage tidak berpengaruh terhadap besaran nilai per pipsnya, melainkan ke besaran margin yang digunakan.

Semakin besar leverage, semakin kecil margin yang Anda gunakan untuk membuka posisi.

Namun, pada contoh kasusnya bapak, tidak perlu khawatir mengenai leverage. Bapak bisa gunakan leverage 1:100 atau 1:500. Kenapa?

Karena bapak menggunakan risk per trade 1%.

Trader yang khawatir menggunakan leverage terlalu kecil biasanya adalah trader yang mengandalkan ketahanan dana dan tidak menggunakan stoploss (SL) atau dengan kata lain tidak ada aturan jelas berapa risiko per transaksi.

Yang perlu bapak perhatikan adalah jenis akun yang bapak gunakan. Jenis akun akan menentukan berapa minimal besaran $ per pips.

Saya coba jelaskan sedikit mengenai hal ini.

Ada 3 jenis akun dengan besaran $ per pips yang berbeda.

  • Akun standar, minimal lot 1
    1 lot = $10 per pips
  • Akun mini, minimal lot 0.1
    0.1 lot = $1 per pips
  • Akun mikro, minimal lot 0.01
    0.01 lot = $0.1 per pips

Dalam kasus bapak, risiko per transaksi 1$ atau $10.

  • Menggunakan akun standar tentu tidak mungkin. Karena itu artinya stoploss bapak hanya 1 pips.
  • Menggunakan akun mini juga masih berbahaya. Risiko $10 menggunakan lot 0.01 artinya SL hanya bisa 10 pips. Ini sangat kecil untuk ukuran range harian di pari forex.
  • Menggunakan akun mikro adalah pilihan terbaik. Dengan menggunakan lot 0.01 dan risiko $10, Anda bisa punya SL sampai 100 pips. Semakin kecil SLnya, artinya lotnya bisa dinaikkan namun dengan risiko yang sama (1%).

Pertanyaan yang kedua mengenai lot sudah terjawab.

Terakhir, perhitungan profit dan lossnya.

Anggaplah SL yang Anda gunakan 50 pips dan TP 100 pips, risk reward 1:2.

Dengan risk 1% ($10), lot yang Anda gunakan adalah 0.02, Jika harga mencapai TP 100 pips, maka profit yang Anda dapatkan sebesar $20.

Namun jika mencapai SL, besaran loss hanya $10.

Kiki R   29 Oct 2022

Salam Pak, mengenai leverage, apakah besaran leverage yang akan digunakan tergantung akun yang akan digunakan (standar, micro, seperti yang bapak jelaskan diatas) dan juga modal yang disiapkan?

Wajarkah pak kalau ada broker yang offer leverage sampai beribu-ribu? Karena saya perhatikan dan search di website ini rata-rata broker lokal itu leverage sampai 1:500 sedangkan broker luar negeri yang banyak kali iklannya bisa sampai 1:2000. Dan apakah bisa terjadi perbedaaan besaran margin yang cukup banyak pak antara 1:500 dengan 1:2000?

Terima kasih

Yona   14 Dec 2022

1. Ya, bergantung jenis akun dan modalnya. Tujuan memilih leverage yang tepat cuma 1, yaitu agar risikonya kecil.

Modal kecil tentu butuh leverage besar agar risikonya kecil (margin yang digunakan kecil).

2. Untuk menjawab hal ini saya jelaskan sedikit mengenai bisnis broker saat ini.

Broker saat ini sama halnya pedagang perang harga.

Trader mau minimal deposit paling kecil (kalau bisa 0), leverage paling besar, banyak bonus, spread paling kecil, tidak ada komisi.

Ingat, mereka yang mencari leverage sangat tinggi ini adalah trade dengan modal kecil. Dipikirnya leverage yang sangat besar maka jumlah entry posisi makin besar.

Sebagian besar dari mereka tidak pakai money management, tapi ketahanan dana.

Jadi, masalah leverage ini bukan lagi wajar atau tidak wajar (logika), tapi lebih ke persaingan bisnis antar broker.

Kalau bapak punya modal besar, justru saya sarankan leverage kecil saja, karena dengan leverage kecil bapak sudah bisa menerapkan money management.

2. Perbedaan margin cukup besar tapi intinya bukan itu. Tujuannya itu risiko transaksi yang tidak lebih dari 1-3%.

Kalau leverage 1:1000 bisa mengakomodir hal itu, tidak perlu leverage sampai 1:2000.

Terakhir, saya kasi contoh lagi mengenai "ketidaklogisan" penawaran ini.

Tentu bapak pernah dengar yang namanya bonus deposit (welcome bonus). Dulu bonus deposit paling besar 30%, sekarang bonus deposit sampai 100%.

Kenapa bonus deposit jadi lebih besar? Karena trader retail menginginkan hal tersebut.

Sebagian besar dari mereka tidak menggunakan money management dan mengandalkan ketahanan dana.

Jadi, dengan bonus deposit lebih besar = ketahanan dana lebih besar.

Kiki R   15 Dec 2022

Baru saja mau saya tanyakan tentang leverage gede ternyata udah ada yang jawab dulu. Kalau dari paparan pak Kiki, sepertinya broker-broker yang tawarin sampe sekian ribu leverage itu broker luar negeri ya.

Masuk akal banget sih kalau sampai demi persaingan antar broker satu dengan yang lain. Berarti broker luar negeri ini bisa dikatakan lebih mementingkan profit yang akan mereka dapat meski ga salah sih.

Pantesan juga regulated broker Indonesia cuma tawarin maksimal leverage juga sampe 500 aja. Dan saya rasa iklan broker dalam negeri bukannya ga kencang ya, tapi kayaknya iklannya ditujukan ke calon trader yang mungkin udah ada sedikit pengetahuan tentang Forex.

Dari pemaparan pak Kiki juga sepertinya leverage ini berbahay banget buat yang benar-benar ga tau apa-apa.

Sulaeman   15 Dec 2022

Izin bertanya min.. jika kita menggunakan leverage besar ( 1:1000) atau leverage kecil (1:200), manakah yang berpotensi loss lebih besar?

asumsi entry di 0,01 lot dan dana $30, XAUUSD?

karena di beberapa notifikasi bandar, leverage besar lebih beresiko dari leverage kecil. sementara kita trader dengan modal kecil lebih suka menggunakan leverage besar karena margin per entry lebih kecil sehingga ketahanan dana lebih besar.. mohon pencerahannya

Naufal   26 Feb 2023

@ Naufal:

- … .. jika kita menggunakan leverage besar ( 1:1000) atau leverage kecil (1:200), manakah yang berpotensi loss lebih besar?

Potensi profit atau loss tidak ada hubungannya dengan besar kecilnya leverage, tetapi tergantung dari profitabilitas atau win rate dari sistem trading yang Anda gunakan.


- … asumsi entry di 0,01 lot dan dana $30, XAUUSD?

Untuk modal sebesar USD 30, sebaiknya menggunakan leverage yang besar seperti 1:1000 agar margin atau jaminan untuk membuka posisi kecil.

M Singgih   1 Mar 2023

Naufal:

Leverage tidak pernah dan tidak akan pernah menentukan profit/loss siapapun. Yang menentukan profit/loss adalah keampuhan strategi trading, money management, & psikologis trader sendiri. Ini berlaku untuk modal berapapun, pair apapun, lot berapapun.

Lantas, mengapa broker memeringatkan bahwa leverage besar lebih berisiko daripada leverage kecil?

Pertama, semua badan regulator dunia mewajibkan broker forex & CFD untuk memberikan peringatan seperti itu kepada semua klien mereka.

Kedua, beberapa badan regulator dunia yang paling ketat seperti regulator Eropa, AS, dll, membatasi jumlah leverage yang boleh diberikan oleh broker kepada klien mereka.

Ketiga, leverage itu sendiri dapat memperbesar risiko yang harus ditanggung trader, karena leverage lebih tinggi akan membutuhkan wawasan dan money management lebih tinggi pula untuk mengelolanya dengan tepat.

Coba bayangkan ilustrasi ini:

Si A hanya punya uang Rp30 ribu di kantong, lalu mendadak dapat pinjaman Rp300 ribu. Dia diberitahu bahwa pinjaman itu cuma untuk sebulan, dan harus dikembalikan pada awal bulan berikutnya.

Apa yang dilakukan Si A? Dia mungkin akan berhati-hati menggunakan uang pinjaman yang diperolehnya. Mungkin akan dipakai untuk modal jualan kecil-kecilan, sehingga bisa dapat laba cepat tiap hari. Pada awal bulan berikutnya, si A siap mengembalikan Rp300 ribu sesuai perjanjian awal.

Si B juga hanya punya uang Rp30 ribu di kantong. Lalu Si B ini mendadak dapat pinjaman Rp30 juta untuk dikembalikan bulan depan.

Apa yang dilakukan si B? Kalau Si B ini bijak, dia akan menggunakannya dengan hati-hati seperti si A. Tapi karakter manusia kalau dapat rejeki nomplok sebesar ini biasanya lalu jadi serakah. Dia mungkin bermimpi punya bisnis gede, sehingga uang Rp30 juta digunakan untuk modal ini-itu...yang pada akhirnya belum bisa balik modal saat uangnya harus dikembalikan.

Si A itu contoh trader yang pakai leverage 1:10. Sedangkan si B itu contoh trader yang pakai leverage 1:1000.

Kalau seorang trader merasa mampu menggunakan leverage 1:1000 secara bijak, maka silakan saja menggunakannya. Tapi berdasarkan riset ilmiah, leverage yang lebih rendah itu justru mengurangi risiko trader.

Salah satunya, paper berjudul "Should retail investors’ leverage be limited?" memaparkan bahwa UU pembatasan leverage 2010 di AS telah mengurangi kerugian para trader sampai 40%. Dengan kata lain, para trader itu sukar bersikap bijak dan akan menghadapi risiko lebih besar jika mereka menggunakan leverage lebih tinggi.

Aisha   6 Mar 2023

Yuhandri Pane: di Indonesia sendiri rata-rata broker menawarkan leverage 1:100 hingga 1:200. Ada beberapa broker yang menawarkan leverage hingga 1:500, bahkan ada yang besar sampai 1:1000, tapi hal itu tidak disarankan untuk pemula.

Besarnya modal sebenarnya tidak bisa jadi acuan besar leverage ya, karena menentukan leverage ini erat kaitannya dengan risk management. Jadi leverage standar 1:200 sampai 1:500 sudah cukup.  

Ananta   14 Mar 2023

Jawaban untuk Dedy Maryono:

Saat ini, broker lokal indonesia rata-rata menawarkan leverage 1:400- 1:500.

Modal awalnya bervariasi tapi sudah dibawah 5 jutaan. Contohnya MIFX yang bisa trading dengan modal awal 250ribu dan beberapa broker lokal yang mempunyai minimum deposit 100USD dan 200USD.

Kiki R   19 Mar 2023

klu diperhatikan dngn baik2, biasanya broker sering memberikan leverage yang "agak" tinggi ke trader yg memiliki modal kecil. Contoh misalkan klu deposit $100 maka dapat leverage 1:500 di akun ini, terus utk akun standard misalnya perlu deposit $1000 tetapi leverage yg didapat cuma 1:200 dan akun premium deposit $10,000 tapi leveragenya cuma 1:10 .

Pertanyaan sy mengapa malah deposit rendah bsa dapatin leverage lbh tinggi dibandingkan akun dengan deposit tinggi?

Hans   28 Mar 2023

Pak misal saya pakai akun cent deposit $100 berarti menjadi $10.000 di mt4. Kebetulan saya lagi buat coding (EA) pak, bertransaksi dengan trading martiangle. Pertanyaanya..lot yg yg cocok brp? Dan leverage yang dipakai berapa? Supaya bisa target percaya $40-$100...FYI saya lg buat sistem komponen 1,5 dan 5x kompon. mohon masukannya pak..Kebetulan saya lg lakukan back test..mohon masukkan jawabannya. Salam trader

Al Syarif   31 Mar 2023

Hans:

Sebenarnya, asumsi itu tidak sepenuhnya benar.

Memang ada broker yang memberikan leverage lebih rendah untuk trader bermodal lebih besar. Tapi, ada juga broker yang memberikan leverage lebih tinggi untuk trader bermodal lebih tinggi.

Kenapa begitu? Karena pertimbangan mereka berbeda-beda.

Ada banyak faktor yang mempengaruhi keputusan broker menyediakan leverage, antara lain:

Pertama, aturan regulator.

Aturan regulator forex dunia itu berbeda-beda, tetapi regulator yang bagus biasanya hanya memperbolehkan leverage kecil untuk yang bermodal kecil.

Contohnya ESMA (regulator Zona Euro) hanya memperbolehkan leverage sampai maksimal 1:30 untuk trader ritel. Tapi trader profesional dengan nilai portofolio lebih dari 500 ribu Euro akan bisa menggunakan leverage maksimal sampai 1:500.

Jadilah, broker yang patuh ESMA hanya boleh menawarkan leverage rendah untuk trader bermodal cekak.

Kedua, target pasar broker.

Broker yang fokus ke negara berkembang seperti Indonesia harus menawarkan leverage besar untuk menarik perhatian. Nggak ada trader yang mau gabung kalau mereka beri leverage cuma 1:30, sehingga berlomba-lomba pasang iklan leverage sebesar-besarnya. Padahal mayoritas klien mereka cuma pemula punya modal kecil.

Di saat yang sama, Trader yang berani main modal besar di wilayah seperti ini biasanya sudah berpengalaman. Dan trader berpengalaman umumnya nggak suka leverage yang besar. 

Jadilah, broker di wilayah-wilayah seperti ini menyediakan leverage lebih besar untuk trader bermodal cekak.

Aisha   3 Apr 2023

@ Al Syarif :

- … Pertanyaanya..lot yg yg cocok brp? Dan leverage yang dipakai berapa? Supaya bisa target percaya $40-$100.

Mengenai besarnya lot yang ditradingkan, bisa ditentukan dengan menggunakan position sizing. Tentukan besarnya risiko atau stop loss (SL) dalam satuan uang, kemudian sesuaikan dengan besarnya SL dalam satuan pip sehingga bisa diketahui nilai per pip dari pair yang ditradingkan, dan bisa ditentukan ukuran lot-nya.

Mengenai leverage, untuk modal USD 100 dengan akun Cent, pilih leverage yang besar misal 1:1000.
Untuk target profit (TP) biasanya ditentukan berdasarkan besarnya SL, dengan risk/reward ratio yang lebih besar dari 1:1, misal 1:1.5 atau 1:2, agar dalam jangka panjang hasil trading Anda profitable.

Keterangan:

Kalau menggunakan strategi martingale, sebenarnya tidak perlu menentukan risiko. Ukuran lot sedang saja, tidak terlalu kecil atau terlalu besar karena dengan strategi martingale secara teori pasti akan profit, hanya saja Anda tidak akan tahu kapan profitnya, tergantung dari kapan harga akan berbalik arah sesuai dengan yang Anda harapkan.

Untuk martingale Anda butuh dana yang relatif cukup besar karena untuk open posisi berikutnya selalu 2 kali lebih besar dari sebelumnya. Semakin besar modal semakin lama bisa bertahan. Kalau pada awalnya Anda loss, maka untuk bisa profit biasanya tergantung dari kapan trend atau pergerakan harga akan berbalik arah sesuai dengan yang diharapkan. Kalau dalam waktu yang lama harga tidak berbalik arah sesuai dengan posisi Anda maka Anda mau tidak mau akan terkena Margin Call (MC). 

M Singgih   4 Apr 2023

Hans:

karena guna leverage memang untuk meningkatkan kekuatan modal yang dimiliki dan bisa membuka posisi lebih banyak.
Bayangkan saja kalau trader bermodal kecil diberi leverage 1:10, dia cuma bisa masuk pasar 1 kali atau bahkan tidak sanggup pasang posisi, tentu akan memilih tidak jadi trading.

Padahal kalau untuk trader, contohnya seperti di Indonesia yang untuk mengumpulkan 300 USD saja harus kerja dengan gaji hampir UMR Surabaya, broker dengan leverage besar jelas dibutuhkan.

Tapi harus diingat juga bahwa leverage yang besar ini berpotensi membuat keputusan trading jadi kurang bijak kalau tidak bisa dimanfaatkan dengan baik. Kalau di luar negeri, justru ada broker-broker yang hanya memberikan leverage besar pada trader profesional dengan portofolio jelas.

Ananta   10 Apr 2023

Hans: Menurut saya sendiri, broker memberikan leverage yang lebih tinggi pada akun dengan deposit rendah karena mereka ingin menarik minat trader pemula yang mungkin memiliki keterbatasan modal untuk trading. Dengan memberikan leverage yang lebih tinggi, trader pemula dapat membuka posisi trading dengan modal yang lebih kecil, sehingga meningkatkan potensi keuntungan mereka. Namun, perlu diingat bahwa leverage yang tinggi juga meningkatkan risiko kerugian. Akun dengan deposit tinggi biasanya diberikan leverage yang lebih rendah karena trader dianggap memiliki pengalaman yang lebih baik dalam manajemen risiko dan sudah memahami potensi risiko dari leverage yang tinggi. CMIIW

Wahyu   29 Apr 2023

Yyjc:

Saran ya, kalau pemula mendingan latihan demo dulu, coba pakai leverage & lot yang beda-beda.

Kalau maksa mau real langsung, baiknya pakai leverage 1:100, trus entry 1 lot mikro aja per trade.

Ntar kalau sudah paham teknisnya trading gimana, sudah bisa ngitung sendiri leverage & lot yang pas, baru ganti leverage & lot.

Handayani   3 May 2023

Hans: Jadi begini, kadang-kadang broker nyatanya lebih suka kasih leverage tinggi ke trader yang depositnya rendah. Kenapa? Menurut saya sendiri, yang pertama adalah memberikan trader dngn deposit lebih kecil utk trading. Sbeagaimana leverage ngepush modal yang ada berarti memberikan ksmpatan trader utk memulai dngn modal kecil.

Yang kedua adlaah resiko, dmana leverage tinggi dengan modal kecil sudah beresiko besar, aplagi leverag tinggi dngn modal tinggi, maka resiko yang dihasilkan semakin besar untuk trader. So ini lebih ke langkah preventif bagi broker jga dengan kebijakan seperti itu. Tetapi sekali lagi, ga semua broker menyediakan leverage rendah untuk modal tinggi begitu jga sebaliknya, karena tergantung dari regulator dan kebijakan broker itu sndiri

Vincent   6 May 2023

M Singgih: semakin besar ketahanan modal berarti keuntungan dan resiko juga banyak pak ya?

Dedana   8 Jun 2023

@ Dedana:

Kalau modal Anda gunakan untuk sekali trade, maka semakin besar ketahanannya maka bisa menghandle risiko yang semakin besar juga. Untuk keuntungan tentunya tergantung dari besarnya risk/reward ratio. Semakin tinggi risk/reward ratio yang digunakan maka akan semakin besar keuntungannya.

M Singgih   10 Jun 2023

Naufal: Leverage besar (1:1000) itu maksudnya kita bisa "pinjam" banyak uang dari broker untuk kontrol posisi besar, jadi dana kita bisa lebih banyak dipakai buat trading. Tapi risikonya lebih tinggi juga. Sedangkan, Leverage kecil (1:200) artinya kita pinjam lebih sedikit uang dari broker buat kontrol posisi, jadi kita perlu lebih banyak dana sendiri. Risikonya lebih rendah dibanding leverage besar.

Jadi, potensi loss lebih besar atau lebih kecil itu tergantung seberapa besar dana yang kita risikokan per trade bukan dari jumlah leverage. Misalnya, kalo kita risiko $10 per pip (perubahan harga), dan Stop Loss 50 pips, potensi loss maksimumnya $500.

Leverage gak langsung pengaruhin potensi loss, tapi bisa bikin kita tergoda buat buka posisi lebih besar dari yang kita mampu tanggung risikonya.

Agar trading sukses, manajemen risiko itu kuncinya. Jadi, gak peduli pake leverage besar atau kecil, pastiin risiko per trade gak terlalu besar supaya dana kita tetap aman.

Kalo mau pake leverage tinggi, harus ekstra hati-hati dan pake manajemen risiko yang bener supaya gak kena "margin call" dan dana kita gak habis.

CMIIW

Alex   30 Jul 2023

Ijin bertanya...jika kita mendapat profit dari contract leverage trading apakah akan dikenakan pajak profit?

Yeye   22 Aug 2023

Jawaban untuk Mr. Bingung: Untuk pemula, memang disarankan untuk menggunakan leverage yang tidak terlalu besar. Namun leverage yang tidak terlalu besar ini mempunyai kekurangan yaitu modal yang dikeluarkan untuk membuka posisi juga lebih besar.

Saya pribadi mengarahkan Anda agar lebih fokus ke jenis akunnya daripada leverage. Karena Anda masih pemula dan modal yang Anda gunakan dalam trading juga masih kecil, sebaiknya gunakan jenis akun yang berjenis cent atau akun micro.

Kedua jenis akun ini lebih cocok bagi pemula karena pemula bisa belajar dan latihan tanpa harus kehilangan modal yang besar. Untuk leverage-nya sendiri Anda bisa gunakan 1:1000.

Setelah Anda sudah mulai mahir dalam trading dan mulai mengembangkan sistem trading anda sendiri, Anda bisa memperbesar modal dan mulai memperkecil leverage.

Kiki R   5 Sep 2023

Jawaban untuk Yeye: Tidak. Profit yang Anda dapatkan utuh tanpa pajak.

Kiki R   9 Sep 2023

@ Jaha:  

Dalam hal ini tergantung dari ketahanan modal dalam pip yang Anda inginkan.

Jika Anda trading pada pair XXX/USD (EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD, NZD/USD) dengan ketahanan 1000 pip, yang mana nilai per pip untuk 0.1 lot pair XXX/USD adalah USD 1, maka modal minimal Anda adalah USD 1 x 1000 = USD 1,000, belum termasuk margin. Dalam hal ini margin dengan leverage 1:400 termasuk kecil.

Jika Anda trading pada pair XAU/USD dengan ketahanan 10000 pip, yang mana nilai per pip untuk 0.1 lot pair XAU/USD adalah USD 0.1, modal minimal Anda adalah USD 0.1 x 10000 = USD 1,000, belum termasuk margin.

M Singgih   10 Sep 2023

Yeye:

Leverage Trading itu sendiri bukanlah objek pajak. Objek pajak adalah hal-hal seperti laba usaha, dividen saham, hadiah, warisan, royalti, dll yang bersumber dari instrumen tertentu.

Jadi, untuk menjawab pertanyaanmu, perlu diperjelas dulu, leverage trading-nya dalam instrumen apa? Karena jawabannya bisa berbeda tergantung pada instrumen yang dibahas. Berikut ini dua contohnya:

  • Saham

Indonesia sudah menerapkan pajak final atas transaksi saham. Oleh karena itu, semua transaksi saham akan langsung dipotong pajak. Penghasilan yang kita dapat dari transaksi saham sudah netto, tak peduli apakah trading sahamnya menggunakan leverage ataupun tidak.

  • Kontrak Berjangka (Futures) dan Forex

Untuk saat ini, Indonesia belum menerapkan pajak final atas transaksi kontrak berjangka secara langsung. Oleh karena itu, penghasilan yang kita dapatkan belum netto. 

Para investor dan trader kontrak berjangka harus membayar pajak atas keuntungan yang diperolehnya dengan melaporkannya sebagai bagian dari penghasilan kena pajak dalam pelaporan SPT Tahunan.

Sudah lama ada wacana agar transaksi kontrak berjangka dikenai pajak secara langsung seperti transaksi saham, agar tak usah membayar lagi pada SPT Tahunan. Namun, peraturannya belum ada sampai sekarang. Mungkin akan ada perubahan di masa mendatang.

Aisha   23 Sep 2023

@ Yuhandri Pane:

Untuk modal sebesar USD 300 (relatif kecil), gunakan leverage yang besar seperti 1:500 atau 1:1000, agar besarnya margin atau jaminan ketika membuka posisi kecil. Silahkan baca: Leverage Dan Margin Dalam Trading Forex

 

M Singgih   19 Oct 2023
 Mudassir |  27 Jun 2012

Bagaimana cara pasang stop loss dan take profit yang benar saat trading?

Lihat Reply [50]

Untuk Aswin..

Arahkan mouse ke harga yang akan di close. Klik kanan, akan ada tampilan menu seperti dibawah ini. Klik Close.

Atau anda bisa klik tanda x di pojok atas dari trade yang floating profit.

Atau anda bisa menggunakan close profit dengan menggunakan script. Biasanya script ini dipakai untuk banyaknya posisi profit yang akan di close dalam 1 kali close. Anda bisa pilih Close All Profit di Mq4 - 5.


Thanks

Basir   21 Jun 2016

@ Salim:

- jam brp WIB pergantian candlestick dimulai pada TF H1, H4, dan D?

Tergantung dari selisih waktu jam server broker Anda dengan WIB. Kalau Anda menggunakan platform Metatrader, bisa Anda lihat pada kolom Time di Market Watch.

Pergantian untuk H1 adalah setiap 1 jam terhitung dari dimulainya candle sebelumnya. Untuk H4 setiap 4 jam terhitung dari dimulainya candle sebelumnya, dan untuk daily terhitung dari dimulainya jam buka dari candle sebelumnya.

- ….. Lalu teknik pending order sprt buy stop sell stop, berapa pips kah yg ideal dipasang sbg TP dan SL untuk semua TF tersebut?

Mengenai besaran pip TP dan SL, itu tergantung dari analisa Anda. Biasanya mengacu pada jarak posisi yang dibuka terhadap level resistance atau support terdekat. Selain itu, Anda bisa menentukan SL dan TP berdasarkan price action.

M Singgih   26 Aug 2019

kalau order sudah masuk pasar maka arahkan mouse ke orderan klik kanan.  disana ada Modif  isi dengan SL / TP

width=619



jika order baru Klik NEW ODER

width=546


demikian pun jika melakukan order pending. KLIK TIPE

Thanks

Basir   27 Jun 2012

@ Mudassir:

Stop loss (SL) dan take profit (TP) biasanya ditentukan dengan mengacu pada level-level support dan resistance terdekat. Jika support dan resistance tidak jelas, bisa digunakan Fibonacci retracement atau expansion. SL dan TP juga bisa ditentukan berdasarkan price action.

M Singgih   21 May 2019

Stoploss memang diset Untung membatasi Kerugian. Setingan SL bisa dibuat berdasarkan Margin.

Contoh .

Lot 0,01 = $ 0,01 Margin $ 0,30 ( leverage 1;500 )

maka minimal stoploss adalah 30 pips ( lihat margin di MT4 anda ketika BUY atau sell )

stoploss Bisa dipasang juga berdasarkan Indikator yang dipakai misal menggunakan Pivot Point.

BUY di S1 Stoploss di S2 Atau bisa berdasarkan Pola candle Pin Bar


untuk TP / Take Profit bisa :

1:1  > SL 30 TP 30
1:2  > SL 30 TP 60
1:3  > SL 30 TP 90

SL bisa berubah menjadi Profit + dengan menggunakan trailing Stop. atau menggeser SL

misal

BUY di 1.3500 SL 1.3470 TP 1.3590

Harga Naik ke 1.3574

Maka SL rubah menjadi 1.3550

BUY di 1.3500 SL 1.3550  TP 1.3590

ketika harga jatuh, maka kena SL namun profit +50

Thanks

TP = take profit
SL = stop loss

Basir   26 Feb 2013

@Albert Welieta: Penggunaan Stoploss (SL) dan Take profit (TP) diambil berdasarkan sistem trading yang kita punya. Dampak dari penggunaan SL dan TP adalah nilai reward/risk (RR). Penggunaan SL dan TP tidak akan ada yang sempurna karena market bersifat dinamis. Namun, pendekatan berdasarkan statistik data akan lebih baik untuk melihat berapa RR yang pas untuk sistem trading kita.

- Jika anda menggunakan SL terlalu dekat, maka SL akan sering kena namun potensi reward/risk akan semakin besar

- Jika anda menggunakan SL terlalu jauh, maka SL tidak gampang kena namun potensi reward/risk menjadi kecil

Oleh karena itu, Anda harus menguji sistem trading dengan trial and error, sehingga ketemu berapa perbandingan yang pas untuk sistem yang Anda gunakan.

Terima Kasih

Kiki R   27 Oct 2019

Arti Stop Loss itu Membatasi Kerugian.

Contoh BUY EUR/USD 1,2820 Stop Loss 1,2730

width=534

width=526

Anda bisa BUY / SELL dulu lalu anda bisa pasang Stop loss.
Arahkan mouse ke harga yang sudah masuk
Klik Kanan, pilih modify or Delete Order
lalu isi

/


Thanks

Basir   10 Jul 2013

@azri: Cara menggunakan stoploss order pada metatrader 4 (atau 5) adalah dengan mengisi kolom stoploss pada saat melakukan entry posisi. Langkah-langkahnya sebagai berikut:

1. Klik new order (bisa dengan klik kanan pada grafik lalu klik trading, lalu klik new order). Atau bisa dengan cara menekan F9 pada keyboard.

2. Setelah panel order telah muncul, masukkan nilai pada kolom stoploss yang telah disediakan.

3. Klik "sell" atau "buy"

Terima Kasih

Kiki R   31 Oct 2019

Stop loss menurut arti katanya adalah menghentikan kerugian. Dalam forex trading, istilah stop loss adalah menutup posisi yang sedang rugi pada level tertentu dikarenakan kita memprediksi bahwa jika posisi tidak di tutup maka kerugian akan bertambah besar.

Thanks.

Basir   2 Sep 2014

@ Bambang Priyono:
- Jika Anda membuka posisi buy, maka level take profit lebih tinggi dari level stop loss, sebaliknya jika membuka posisi sell, maka level stop loss lebih tinggi dari level take profit.
- Nilai selisihnya (dalam pip) tergantung dari pergerakan harga pasar itu sendiri. Biasanya level stop loss dan take profit ditentukan berdasarkan level-level support atau resistance. Bisa juga stop loss ditentukan berdasarkan level-level support yang terdekat (untuk posisi sell) atau resistance terdekat (untuk posisi buy), sedang level take profit ditentukan berdasarkan risk/reward ratio yang telah Anda rencanakan.
- Ada beberapa cara menentukan level stop loss.
Semoga bisa membantu.

M Singgih   4 Apr 2015

Dalam kondisi yang sedang anda hadapi, saran kami anda bisa menentukan stop loss senilai margin yang di kunci oleh broker. Misal margin yang kunci sebesar 6, maka anda bisa menentukan stop loss sebesar itu. Saat harga melambung atau turun drastis, dan position anda tampak profit, anda bisa menggeser stop loss menjadi nol atau senilai dari order anda. Saat harga menyentuh stop loss maka nilai profit/loss anda adalah nol

Disisi lain anda bisa menjadikan stop loss menjadi sebuah keuntungan. Saat harga menyentuh stop loss anda mendapat keuntungan.

Contoh, anda BUY EUR/USD 1.3450 SL 1.3410 TP  1.3550

Harga naik menuju 1.3539, anda menggeser stop loss menjadi 1.3470, ternyata harga turun dan menyentuh stop loss maka anda akan tetap profit sebesar 20 pips.

Thanks

Basir   17 Oct 2014

Tidak ada aturan tentang hal ini. Hanya saja sebaiknya nilai Stop Loss sesuai dengan margin yang dikunci oleh broker.

Thanks.

Basir   27 Oct 2014

iya, ane juga sering baca rekomendasi untuk menempatkan sl juga perlu memperhatikan volatilitas jg.. knp ya?

Icha Ang   6 Dec 2014

@ Ella, @| icha ang :
Ya, benar. Volatilitas tinggi berarti range pada periode tersebut tinggi, jadi kalau stop loss Anda terlalu dekat kemungkinan besar akan kena. Sebaliknya kalau volatilitas sedang rendah berarti harga bergerak dalam range yang sempit, dan jika stop loss Anda terlalu jauh maka akan mubasir atau tidak efisien (terutama jika Anda trader harian).
Jadi untuk mengetahui berapa kira-kira stop loss yang pas sebaiknya memang mengetahui range trading pada saat itu, dan indikator untuk mengetahui range adalah ATR (Average True Range).

M Singgih   9 Feb 2015

@ Tony:
Tergantung dari kekuatan pergerakan trend saat itu. Kalau Anda sudah profit dan trend sedang kuat maka level stop loss (SL) bisa digeser ke breakeven dan perbesar level target profit (TP). Tetapi kalau pergerakan trend tidak cukup kuat biarkan SL dan TP sampai salah satunya tereksekusi.

Jika Anda menggeser SL ke level breakeven berarti Anda menggunakan trailing stop secara manual. Anda juga bisa menggunakan fasilitas trailing stop pada software platform trading dimana SL akan tergeser secara otomatis ke level breakeven jika sudah profit.
Anda juga bisa memperbesar potensi keuntungan ketika pergerakan trend sedang kuat dengan membuka posisi lagi dan menggeser SL ke level breakeven. Dalam hal ini Anda menggunakan strategi pyramiding.

M Singgih   14 Jul 2016

Untuk ferdian..

Saat anda set stoploss, perhatikan jarak atau aturan dari broker yang anda gunakan. Seperti contohnya di bawah ini.

stop loss

Ini berarti jaraknya minimal 3 pips dari harga BUY atau SELL.
Saat BUY di 1.5003, maka Stop lossnya minimal di 1.5000. Ini untuk broker 4 digit. Kalau anda menggunakan broker 5 digit bearti 30 pips.

Terima kasih.

Basir   13 Jan 2017

@ Vandesa Perdana Sisminto:

- .… jika saya pasang order buy di pair eurUSD di 1.4505.0 spread 2.0 pips maka order saya pasti yang kena harga di atasnya harga 1.4505.0 + 2.0,…

Jawaban:
Order buy pada harga 1.4505.0 (format untuk 5 digit)
Spread 2.0 pip
Kalau spread tidak melebar (pasar dalam kondisi normal) maka Anda akan mendapatkan order tersebut ketika pergerakan harga di broker Anda telah menunjukkan:
harga Bid: 1.45030 (5 digit) dan Ask: 1.45050.
Harga untuk order buy adalah pada harga Ask, jadi Anda akan mendapatkan harga 1.45050 seperti yang Anda order.

- …. jika saya pasang SL 50.0 pips maka yang kesentuh SL 50.0 pips itu harga bid apa harga ask??

Jawaban: Jika SL Anda tereksekusi, maka yang tersentuh adalah pada harga Bid. Karena order Anda buy (pada harga Ask) jadi akan ditutup pada harga sell-nya (Bid).

-…. Dan sebaliknya untuk SL.

Jawaban: Mungkin maksud Anda untuk TP. Untuk SL sudah Anda tanyakan.
Untuk TP sama saja, akan ditutup pada harga sell-nya (Bid).

M Singgih   3 Mar 2017

@ Riki:

Bisa, dan seharusnya memang ditentukan secara bersamaan pada saat entry di new order.
Semua platform trading ada fasilitas penentuan stop loss dan take profit pada new order. Kalau Anda menggunakan Metatrader 4, di New Order akan muncul box sbb:



Anda bisa langsung menentukan harga stop (Stop Loss) dan harga target (Take Profit) secara bersamaan sebelum mengeksekusi odernya.

Kami sarankan agar selalu menentukan stop loss dan take profit setiap kali entry, dengan risk/reward ratio minimal 1:1. Stop loss ditentukan berdasarkan besarnya resiko yang Anda inginkan untuk setiap kali entry.

M Singgih   29 Sep 2017

@ Puji Rahayu:

- Apa bisa kita menentukan take profit dan stop loss berdasarkan harga tertinggi dan terendah saat itu.

Bisa, dan sering dilakukan trader. Dalam hal ini Anda menggunakan acuan level support (harga terendah) untuk target profit posisi sell dan stop loss posisi buy, dan level resistance (harga tertinggi) untuk target profit posisi buy dan stop loss posisi sell.

- …… Apa kita harus mengetahui rata2 pergerakan pips pair mata uang untuk menentukan take profit dan stop loss

Itu kalau Anda ingin menentukan take profit dan stop loss berdasarkan level support atau resistance dinamis, yaitu berdasarkan kurva moving average (bisa SMA atau EMA). Tetapi Anda harus menentukan periode rata-ratanya, misal 50 hari untuk SMA 50 atau EMA 50 pada time frame daily, dsb. Dan itu tidak ada acuannya.
Setahu kami cara ini jarang digunakan, lebih banyak yang menggunakan acuan level support dan resistance garis horisontal.

M Singgih   11 May 2019

@ Kadesie:

Sejak adanya bisnis trading, mungkin sekitar abad ke 18.
Perlu Anda ketahui bahwa stop loss dan target profit adalah strategi baku dalam trading, yang mendasari teori position sizing dan risk/reward ratio. Sedangkan position sizing dan risk/reward ratio sudah dikenal sejak lama.

M Singgih   24 Jun 2019

@ Susila:

Besar kecilnya range stop loss (SL) ditentukan berdasarkan keadaan riil di pasar. Ketika pasar sedang trending dan volatilitas sedang tinggi maka stop loss relatif lebih besar (lebar) dibandingkan ketika pasar sedang sideways. Acuan untuk menentukan batas-batas level stop loss bisa dari level support atau resistance, level Fibonacci retracement atau expansion, kurva dari indikator Bollinger Bands atau level tertinggi atau terendah sebuah bar candlestick (price action).

Target profit (TP) juga ditentukan berdasarkan keadaan riil di pasar. Acuan batas-batas level TP juga bisa dari level support atau resistance, level Fibonacci retracement atau expansion, kurva dari indikator Bollinger Bands atau dari price action. Menentukan Target Profit Yang Sederhana Dan Efektif.
Selain itu Anda juga harus mempertimbangkan risk/reward ratio, yaitu SL dibanding dengan TP. Biasanya minimal perbandingannya 1:1, atau minimal SL=TP. Kalau bisa usahakan TP lebih besar dari SL.

M Singgih   18 Sep 2019

@ Andriana:

Biasanya stop loss (SL) ditentukan berdasarkan level support atau resistance terdekat. Kalau level support atau resistance tidak tampak jelas, bisa mengacu pada price action, atau level-level Fibonacci retracement atau expansion.


Untuk target profit (TP), agar dalam jangka panjang bisa menghasilkan profit yang konsisten, sebaiknya ditentukan berdasarkan risk/reward ratio. Dalam hal ini risk/reward ratio minimal adalah 1:1.

M Singgih   3 Dec 2019

gk nyambung. Ditanya apa, dijawab apa hahaha

Dodol   29 Jun 2020

Kalau scalping set SL nya gimana pak? Kadang kan membuka posisi banyak banget tuh, kemudian posisinya juga gampang ke close. Cara efektif biar bisa masang SL cepet untuk scalper gimana ya pak?

Rony S   11 Nov 2020

@ Rony S:

Setahu saya untuk scalping tidak harus menentukan SL dan TP. Scalper biasanya langsung entry ketika ada sinyal dari price action atau dari indikator teknikal, dan cepat exit.
Dalam hal ini cepat di-cut loss jika ternyata salah posisi, atau kalau sudah profit sedikit langsung keluar (closed). Kemudian tunggu atau cari sinyal lagi, baik pada pair yang sekarang ditradingkan atau pair-pair lainnya.

M Singgih   12 Nov 2020

Coment apa?😊

Terimakasih mohon ijin untuk mempelajari nya

Yoas   13 Apr 2021

Bukannya kalo scalping itu buka posisi sampai 50 posisi ya pak? Soalnya saya pernah lihat temen saya begitu. Dan dia katanya juga tidak pakai robot. Saya juga bingung itu, gimana setting SL nya kalo posisi ordernya begitu banyak yang kebuka.

William   6 Jul 2021

@ William:

Mengenai membuka banyak posisi, itu tergantung dari strategi trader. Mungkin saja trader tsb membuka banyak posisi pada banyak pair. Jika trader tsb adalah scalper, ketika membuka banyak posisi sebaiknya memasang SL dan TP pada setiap posisi yang dibuka, karena akan sulit memantau kapan harus closing jika tanpa SL dan TP.

SL dan TP bisa langsung ditentukan pada setiap kali membuka posisi.

 

M Singgih   7 Jul 2021

@Reza Fadillah:

Untuk kasus seperti ini ada banyak sekali solusinya pak dan bergantung pada jenis strategi apa yang digunakan. Contohnya jika bapak menggunakan asas Pivot Point sebagai acuan maka bapak bisa meletakkan Stop Loss pada level Resistance ataupun Support yang ada pada Pivot Point.

Dalam kasus penggunaan level Support dan Resistance dalam trading, maka bapak juga bisa menempatkan Stop Loss pada level SnR selanjutnya.

Jika dalam kasus penggunaan indikator trend seperti Moving Average ataupun Bollinger Bands sendiri penempatan Stop Loss ini akan menjadi cukup sulit. Terlebih lagi jika Breakout yang dihasilkan membentuk Candlestick Momentum kuat tanpa diiringi Tail ataupun Shadow. Jika menggunakan strategi jenis ini, ada baiknya bapak menunggu terbentuknya Candlestick berlawanan sebelum Entry baru kemudian menempatkan Stop Loss pada nilai High/Low Candlestick Breakout (perhatikan contoh gambar)

sl-counter

Dengan menunggu konfirmasi berupa Candlestick berlawanan tersebut, presentasi winrate yang dihasilkan posisi akan meningkat drastis. Selain itu akan lebih mudah dalam menempatkan Stop Lossnya. Namun, jika memang ingin membuka posisi sesaat setelah Breakout terjadi tanpa perlu konfirmasi, bapak bisa menetapkan jarak Stop Loss manual sesuai keingingan atau dengan menggunakan metode penentuan nilai Stop Loss dengan ATR.

Demikian sedikit dari saya, semoga bisa sedikit membantu.

Nur Salim   12 May 2022

Saya punya masalah dgn Stop Loss dan Take Profit ini karena saya tidak mau rugi besar dgn trading saya di forex tsb...gimana caranya saya pakai stop loss dan take profit ini ya? Terima kasih.

Albert Welieta   26 Feb 2013

saya pemula. Untuk membuat stop loss dan take profit yang saya inginkan nggak pernah bisa, mohon bantuannya, terima kasih.

Susila   17 Sep 2019

Mau tanya pak, perhitungan stop loss & take profit yg benar itu bgmn? Untuk setiap order sell/buy itu saya masih bingung apakah sl atau tp yg lebih tinggi. Dan kira-kira berapa nilai yg sesuai yg bisa diajukan dr selisih harga order kalau ttp ingin mendapat profit yg diinginkan meskipun pake stop loss?

Bambang Priyono   2 Sep 2014

Apa bisa kita menentukan take profit dan stop loss berdasarkan harga tertinggi dan terendah saat itu. Apa kita harus mengetahui rata2 pergerakan pips pair mata uang untuk menentukan take profit dan stop loss

Puji Rahayu   10 May 2019

Saya ingin tahu sejarah asal usul stop loss dan take profit. Kira kira sejak tahun berapa dtop loss dan take profit mulai diperkenalkan. Terima kasih

Kadesie   23 Jun 2019
apakah stop loss dan take profit bisa di lakukan secara bersamaan pada new order?
Riki   27 Sep 2017

Master,bagaimana cara menggunakan Stop Loss dlm trader

Azri   10 Jul 2013

mana cara yang paling tepat untuk menentukan stop loss di antara position sizing, pola market, dan volatilitas pasar?

Eka Doank   17 Oct 2014

Kenapa Stop loss harus ditentukan lebih jauh ketika volatilitas tinggi dan lebih dekat saat volatilitas rendah?

Ella   27 Oct 2014

jam brp WIB pergantian candlestick dimulai pada TF H1, H4, dan D?

Lalu teknik pending order sprt buy stop sell stop, berapa pips kah yg ideal dipasang sbg TP dan SL untuk semua TF tersebut?

Terima kasih.

Salim   22 Aug 2019
Bagaimana ya caranya supaya berhasil set stop loss? Sy coba2 terus tapi gagal...
Ferdian   13 Jan 2017
Setelah profit sebaiknya stoploss dibiarkan saja atau digeser ke breakeven?
Tony   12 Jul 2016
Saya mau tanya jika saya pasang order buy di pair eurUSD di 1.4505.0 spread 2.0 pips maka order saya pasti yang kena harga di atasnya harga 1.4505.0 + 2.0, pertanyaan saya jika saya pasang SL 50.0 pips maka yang kesentuh SL 50.0 pips itu harga bid apa harga ask?? Dan sebaliknya untuk SL. mohon bantuannya
Vandesa Perdana Sisminto   28 Feb 2017

Selamat siang, kalau kita masuk melawan trend saat sedang breakout, dimana sebaiknya kita menempatkan Stop Loss mengingat harga saat itu sedang berada di titik tertinggi atau terendahnya?

Reza Fadillah   12 May 2022

Pak bgmn cara mmsang SLTP yg bnar? Bolehkah pasangnya cm asal selisih brpa pip dg entry?

Andriana   30 Nov 2019
Saya baru belajar di Akun Demo. Sudah beljar trading. Tapi bingung waktu mau mengeksekusi
nya waktu dapat profit. Apa bisa tolong diperlihatkan screenshotnya bagaimana bentuknya dan bagaimana cara bukanya.
Terima kasih banyak master..
Aswin   20 Jun 2016

Saya kurang paham dengan MIFX, kenapa harus di atur SL? kebayang kalo ada pembalikan. Kasian trader pemula dan modal kecil. Saya sempet coba dan ternyata bener. 

Boy Pangarep   24 Feb 2023

Boy Pangarep: sebenarnya manfaat dari mengatur SL itu sendiri justru untuk melindungi dana agar tidak sampai habis (Margin Call). Jadi kalau memang terjadi pembalikan, itu adalah salah satu risiko trading. Karena itu, sebelum membuka posisi kita harus memperhitungkan risk and rewardnya.

Tidak hanya di MIFX, semua broker juga menyediakan fitur memasang SL. Untuk lebih memahami soal manfaat SL dan perhitungan risk reward, bisa membaca artikel berikut: 

Ananta   27 Feb 2023

Boy Pangarep:

Lho, emangnya MIFX ngatur-ngatur SL kita? beneran nih? di akun apa?

Sofiyan   1 Mar 2023

Boy Pangarep:

Mohon dijelaskan lebih detail tentang masalahnya pak. Saya jujur kurang bisa menangkap maksudnya. Apakah MIFX secara sengaja mengatur dan mengeset SL atau bagaimana?

Nur Salim   7 Mar 2023

Reza Fadillah:

Saran bung Nur Salim itu bagus. 

Selain itu, bisa juga pasang stop loss sesuai rasio risk reward. Misalnya risk reward 1:2, jadi target 100 pips, SL 50 pips. Jadinya emang kadang nggak match sama situasi market, tapi paling simpel sih  

Sofiyan   13 Mar 2023
 Nenden Kusumawati |  2 Dec 2021

Selamat Siang...

Min...saya belajar trading otodidak berawal dr kekecewaan yg dilakukan oleh broker berjangka. Akhirnya saya cari tahu apa itu trading, dan langsung ketemu artikel inbizia. Mulai dari cara baca candlestick, dan arti dr setiap pola candlestick. Klo utk seusia saya 48th (emak2). Cara yg tepat utk melakukan entry bagaimana ya? yang sdh saya coba ketika Doji, morning star atau evening star. Adakah cara yg lebih tepat utk entry selain itu? Saya suka dg cara scalping M15 dan M30. Makasih...   

Lihat Reply [35]

@ Nenden Kusumawati:

- … Klo utk seusia saya 48th (emak2). Cara yg tepat utk melakukan entry bagaimana ya?

Cara entry tidak ditentukan oleh usia, tetapi pengetahuan dalam membaca arah trend dan price action.
Untuk penjelasan mengenai price action, silahkan baca: Trading Dengan Metode Price Action


- …. Adakah cara yg lebih tepat utk entry selain itu?

Secara umum, untuk entry amati arah trend, lihat apakah ada sinyal dari price action, dan konfirmasikan dengan indikator trend seperti moving average, parabolic SAR, ADX, MACD, Bollinger Bands.
Kalau sedang uptrend (bullish) maka entry buy, dan kalau sedang downtrend (bearish) maka entry sell, setelah ada sinyal dari price action.

M Singgih   3 Dec 2021

@Hestiana: Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengontrol emosi saat trading.

1. Membuat checklist atau daftar isi proses trading Anda.
Salah satu yang membuat kebingungan dan emosi pada saat trading disebabkan karena tidak adanya kejelasan (clarity) mengenai apa yang seharusnya Anda lakukan di market.

Oleh karena itu, checklist akan menjadi sarana Anda untuk menanyakan diri Anda kembali saat kebingungan di market.
Buatlah checklist parameter-parameter penting dalam trading Anda dan selalu ulangi setiap Anda entry.

Dengan cara ini, Anda bisa lebih jelas dan logis dalam trading.

2. Set-and-Forget. Setelah pasang pending order entry posisi, pasang SL dan TP lalu biarkan sampai salah satu terkena atau biarkan beberapa waktu. 

Atur waktu Anda agar jangan terlalu sering membuka chart.

Kiki R   8 Mar 2022

@Bibil Sidiq: Untuk entry sebaiknya dilakukan pada saat market sedang ramai yaitu di sesi London (Eropa) dan New York (Amerika).

Sesi London dan New York harga akan lebih volatil sedangkan pada sesi Tokyo (Asia) biasanya volatilitas tidak terlalu tinggi.

Jadi, untuk volatilitas tinggi Anda masuk di sesi London dan New York sedangkan untuk volatilitas rendah masuk di sesi Tokyo.

Kiki R   6 May 2022

@Pontjo_pontjo: Ini khusus untuk market kripto saja, karena forex tidak trading di weeked (sabtu/minggu).

Jawabannya ada, dilihat volumenya. Pada akhir pekan, harga biasanya volume mengecil namun harga bergerak cukup kuat.

Kiki R   29 Mar 2022

@Ardi Yanto: 

1. Cek apakah memenuhi syarat kriteria entry (sesuai trading plan)

2. Cek lot apakah sudah sesuai dengan risiko (sesuai MM)

3. Cek apakah ada berita/news besar yang akan terjadi sebentar lagi.

Poin 1 menekankan pada kedisiplinan sistem trading.
Poin 2 menekankan pada kedisiplinan menggunakan money management.
Poin 3 untuk pengendalian trade, biasanya kalau ada berita yang sangat kuat seperti suku bunga atau kebijakan bank sental, tidak disarankan entry karena sering terjadi spike (shadow panjang).

Kiki R   18 Apr 2022

@Tri Yoga W: Tipsnya buat jurnal setiap trading Anda dan setelah exit/close posisi, evaluasi hasil trading Anda.

Hanya dengan cara inilah Anda bisa dengan detail menentukan entry dan exit yang tepat.

Timing (waktu) inilah komponen yang paling sulit dari trading.

Kiki R   27 Apr 2022

kalau telat entry itu gimana masta, apa yang harus dilakukan?

Alga Santoso   28 Apr 2022

@Rizka Rahmah:

Selamat malam bu, sebelumnya saya luruskan terlebih dahulu seperti apa timing yang ibu maksud di sini. Soalnya ada timing yang juga berhubung langsung dengan level atau tempat terjadinya Entry. Ada juga timing yang berarti waktu untuk masuk trading setelah sinyal muncul. Keduanya ini berbeda berdasarkan jenis strategi yang digunakan.

Jika pertanyaannya mengacu pada timing yang berkaitan dengan level contohnya seperti terbentuknya Pin Bar pada Moving Average atau garis SnR sebagai penanda reversal ataupun penerusan. Maka timing perannya akan sangat penting di sini. Karena fatal akibatnya jika masuk terlalu cepat (Candle belum resmi ditutup) ataupun terlambat masuk meskipun hanya 1-3 candlestick saja. Saya sarankan lebih baik tidak usah dikejar entry-nya kalau seperti ini dan tinggalkan saja.

pin-bar-entry

Ada juga strategi-strategi jangka panjang yang tidak terlalu terpengaruh pada tempat terjadinya sinyal. Contohnya misalkan strategi trend following yang memanfaatkan Cross Over 2 buah Moving Average. Saat Cross Over ini terjadi, harga bisa saja berada di atas/bawah Moving Average ataupun berada di sekitaran Moving Average. Dalam hal ini tidak akan terlalu berdampak asalkan harga belum jauh dari posisi saat sinyal terbentuk.

ema-cross

Terima kasih, semoga dapat membantu.

Nur Salim   29 Apr 2022

@Alga Santoso: Telat entry adalah salah satu kesalahan yang sering trader lakukan.

Telat entry >> No entry (tidak ada entry)

Kenapa? Karena peluang akan selalu ada, besok, minggu depan, tahun depan market selalu ada.

Market forex sudah ada berpuluh-puluh tahun dan tetap eksis.

Telat entry 5 pips saja tentu akan berpengaruh terhadap rasio risk/reward Anda.

Misalnya yang seharusnya Anda masuk dengan risk/reward 1/2 (20 pips SL/40 pips TP), namun karena telat entry 5 pips, jadi risk reward menjadi 1/1.4 (25 pips/35 pips).

Poin pentingnya adalah pada diri Anda. Atur waktu Anda dan trading Anda agar kejadian telat entry tidak terulang.

Kiki R   29 Apr 2022

@Hafizal Fikrie: Untuk mengetahui waktu yang pas untuk entry dan exit makan Anda harus riset menggunakan jurnal trading.

Sebelum berbicara entry market, Anda harus membaca struktur market terlebih dahulu.

Marketnya sedang kondisi apa sekarang? Trending atau sideways? Lalu kalau sedang trend, trendnnya kuat atau lemah?

Setelah strutkur marketnya jelas, baru Anda menentukan level harga yang bagus untuk entry posisi.

Terakhir, apabila harga memberikan signal positif atau signal valid pada level harga tersebut, baru Anda masuk market.

Jadi prosesnya: Struktur market >> Level >> Signal

Itu untuk proses entry.

Untuk exit, Anda harus meriset juga. Ada trial-and-error (percobaan) untuk melihat seperti apa yang bisa Anda gunakan untuk mendapatkan exit yang optimal.

Entry dan exit ini sangat bervariasi setiap trader sehingga Anda harus menggunakan jurnal sebagai patokan riset Anda.

Tanpa jurnal maka evaluasi proses trading Anda menjadi sangat sulit karena tidak ada data yang konkrit yang dianalisa.

Kiki R   11 May 2022

Cara mengetahui kapan waktu yang pas untuk entry dan exit?

Hafizal Fikrie   11 May 2022

Min, mohon info waktu yang pas untuk entry ketika volatilitas tinggi dan volatilitas rendah?

Bibil Sidiq   4 May 2022

seberapa penting sebenarnya timing yang baik dibutuhkan saat Entry pak? kadang karena tidak memantau market setiap saat sinyal jadi sering terlewat yang akhirnya bikin tidak bisa masuk atau malah masuk asal-asalan.

Rizka Rahmah   29 Apr 2022

Hal-hal apa yang perlu di perhatikan sebelum melakukan entry?

Ardi Yanto   14 Apr 2022

Tips menentukan waktu yg pas untuk entry dan exit?

Tri Yoga W   25 Apr 2022

Apakah ada perbedaan trading di akhir pekan dibandingkan di hari2 biasa dari segi marketnya?

Pontjo_pontjo   28 Mar 2022

Min, mohon info tips atau cara yang benar untuk mengontrol emosi saat trading forex? Trims

Hestiana   8 Mar 2022

Cara entry yang paling bagus untuk pemula apa ya?

Joni   17 Jun 2022

@Joni: Tidak ada satu jawaban pasti mengenai hal ini karena setiap orang punya cara yang berbeda-beda.

Sebagai contoh, sekelompok trader menjawab dengan price action dan kelompok lain menjawab dengan BBMA. Dua-duanya benar selama profitable.

Oleh karena itu, jawabannya adalah kembali kepada apa yang Anda gunakan sekarang.

Saya pribadi menggunakan price action, maka jawaban saya adalah price action. Lalu bagaimana cara entry menggunakan price action:

3 hal: Struktur, Level, Signal

1. Tentukan struktur harga yang sedang terjadi

2. Tentukan level harga mana sebagai area entry

3. Tentukan parameter apa sebagai signal untuk entry market

3 hal inilah yang menjadi poin penting dalam setiap keputusan entry menggunakan metode price action.

Kiki R   21 Jun 2022

Ini ada yg share di grup, maksut dari 50% entry pada chart ini bagaimana ya kak?

entry posisi

Baskhara   29 Aug 2022

@Baskhara: Maksud dari 50% entry itu adalah posisi entry dengan menunggu harga pullback 50% (menggunakan fibo retracement) dari panjang pin bar.

Pada chart di atas, terlihat kalau harga tidak pullback sehingga 50% entry tidak terkena.

Menggunakan 50% entry seperti itu mempunyai kelebihan dan kekurangan.

Kekurangannya, seperti chart di atas, arah harga sudah benar namun karena tidak ada pullback jadi Anda tidak entry.

Namun, kelebihannya rasio risk/reward yang Anda dapatkan lebih besar daripada entry konvensional.

Kiki R   30 Aug 2022

Kiki R: Kbtulan saya lgi baca2 mengenai cara entry untuk trader pemula trus melihat foto yang dishare di grup ini. Mngkn agak telat buat nanya, tpi smoga ada yang ngejawab ya. Dari Foto yang dibagikan @Baskhara, itu klu diperhatikan untuk SL dan TP nya kok ga ngepas di candlesticknya ya? Tapi malahan agak jauhin badan candlesticknya. Apakah itu cara memasang SL dan TP Yang benar? Terima kasih!

Bambang   20 Mar 2023

@ Baskhara:

Itu maksudnya entry pada level dimana harga telah mencapai 50% dari panjang bearish pin bar tersebut. Jadi bearish pin bar-nya terbentuk dulu, tunggu sampai harga mencapai sekitar 50% dari (level high - level low) pin bar tsb, baru entry. Tapi kalau diamati dari pergerakan harga pada bar berikutnya, setelah bearish pin bar terbentuk harga tidak pernah mencapai 50% dari pin bar tsb. Jadi kapan entrynya?

Saran kami, dari gambar tsb yang realistis adalah entry (sell) pada 2 bar setelah pin bar, yang mana level terendah pin bar telah ditembus.

M Singgih   22 Mar 2023

Joni:

Cara Entry yang paling bagus untuk pemula sendiri menurut saya adalah yang paling simple dan mudah untuk diikuti serta dijalankan oleh trader tersebut. Misalnya menggunakan Breakout harga dengan 1 buah MA. Dari kemudahan ini trader tersebut akan belajar dasar-dasar dan basis transaksi pada forex terlebih dahulu seperti pemasangan order, penempatan stop loss dan take profit, penutupan order, dll. Dari strategi simple ini juga trader tersebut dapat belajar untuk disiplin dan konsisten dalam menjalankan strategi trading yang telah ditetapkan.

Nur Salim   23 Mar 2023

Pontjo_pontjo:

Jika yang dimaksudkan akhir pekan adalah hari Sabtu dan Minggu maka perbedaannya ada pada kondisi market forex dan saham yang sedang tutup pak. Sedangkan jika yang dimaksud hari Jumat, maka biasanya harga akan sedikit agak Volatile mendekati waktu penutupan di hari Jumat jika dibandingkan dengan hari biasa.

Nur Salim   26 Mar 2023

@ Hestiana:

Agar tidak melibatkan emosi saat trading, maka Anda harus menggunakan sistem trading yang telah diuji dan terbukti profitable. Ketika entry pasang stop loss (SL) dan juga target profit (TP) sehingga Anda tidak harus selalu memantau pergerakan harga dan tidak harus intervensi level SL maupun TP. Sistem trading terdiri dari metode entry dan exit, strategi entry dan money management.

M Singgih   26 Mar 2023

Jawaban untuk Bambang:

Ini cara yang benar. SL (posisi sell) diletakkan beberapa pips di atas shadow pin bar karena memperhitungkan spread, begitu juga dengan TP yang lebih tinggi daripada support.

Kiki R   27 Mar 2023

@ Hafizal Fikrie:

Untuk entry, amati sinyal dari price action. Jika sudah ada sinyal dari price action, maka konfirmasikan dengan indikator teknikal terutama indikator trend seperti moving average, parabolic SAR, ADX dan juga MACD. Jika terkonfirmasi maka bisa entry dan sekaligus tentukan exit point yaitu level stop loss (SL) dan juga level target profit (TP).

M Singgih   28 Mar 2023

@ Rizka Rahmah:

Saat untuk entry adalah ketika ada sinyal baik itu dari price action ataupun dari penunjukan indikator teknikal. Tanpa memantau pergerakan harga tidak akan tahu adanya sinyal. Jadi trader seharusnya memonitor pergerakan harga dari waktu ke waktu jika ingin serius trading.

Jika Anda entry asal-asalan berarti tidak serius trading atau trading hanya untuk main-main saja .….

 

M Singgih   31 Mar 2023

Ardi Yanto:

Stuju bang Kiki.

Yg paling penting, udah punya TRADING PLAN dulu. Plan jg mestinya udah teruji, udah dicoba di demo sampai profit tumpah-tumpah.

Sofiyan   3 Apr 2023

Bibil Sidiq:

Salah satu cara paling ampuh untuk lihat volatilitas dalam trading adalah lewat indikator ATR. Average True Range. 

Nilai ATR = Volatilitas.

ATR tinggi, volatilitas tinggi. ATR rendah, volatilitas rendah. Kalau nilai ATR naik, berarti volatilitas naik. Kalau ATR turun, berarti volatilitas turun.

Indikatornya bisa dipasang langsung di chart, sehingga bisa lebih gampang dalam memutuskan untuk entry atau enggak tergantung volatilitasnya. Seperti ini penampakannya di Tradingview:

Indikator ATR 

Aisha   3 Apr 2023

@ Tri Yoga W :

Untuk menentukan waktu entry yang tepat, Anda harus selalu mengamati pergerakan harga dan menunggu sinyal dari price action. Setelah muncul sinyal dari price action yang mengisyaratkan pergerakan bullish atau bearish, konfirmasikan dengan indikator trend seperti moving average, parabolic SAR, ADX atau MACD.

Jika terkonfirmasi, berarti sinyal tersebut valid dan Anda bisa entry. Jika tidak terkonfirmasi atau penunjukkan indikator teknikal berbeda dari isyarat sinyal, maka jangan entry dulu, tunggu sinyal berikutnya.

 

M Singgih   4 Apr 2023

Kiki R: sebenarnya dalam membuat jurnal seperti itu, lebih bagus tulisan manual atau tabel excel ya pak? Kalau di tabel excel begitu kirakira apa saja yang harus dimasukkan? Mungkin ada contohnya, terimakasih.

Dominic   16 May 2023

Dominic: Izin nanggapin ya. Klu saya lebih prefer keduanya. Pertama mencatat dlu secara manual kemudian dipindahkan ke Excel. Hal2 hal yang mungkin bsa dicatat baik manual maupun excel adalah : 

  • Tanggal dan waktu: Catat tanggal dan waktu setiap transaksi atau kegiatan trading dilakukan.

  • Instrumen: Tuliskan nama atau simbol instrumen yang diperdagangkan, misalnya pasangan mata uang (EUR/USD), saham, atau komoditas.

  • Jenis transaksi: Jelaskan apakah itu buy (beli) atau sell (jual) dan ukuran posisi (lot atau volume).

  • Harga: Catat harga masuk (entry) dan harga keluar (exit) dari setiap transaksi.

  • Stop Loss dan Take Profit: Jika Anda menggunakan level stop loss (batasan kerugian) dan take profit (target keuntungan), tuliskan juga level yang digunakan.

  • Hasil trading: Hitung hasil atau perubahan saldo akun setelah menutup transaksi, baik dalam bentuk pips, persentase, atau nominal uang.

  • Analisis dan catatan: Sediakan kolom untuk mencatat analisis, strategi, faktor penggerak pasar, atau faktor lain yang relevan untuk setiap transaksi.

  • Statistik dan evaluasi: Gunakan kolom tambahan untuk menghitung statistik trading seperti rasio kemenangan, rasio risiko-untung, drawdown (penurunan saldo), dan lain-lain.

Semoga membantu!

Gordon   17 May 2023

Jawaban untuk Dominic:

Saya pribadi punya 2 tipe jurnal, 1 jurnal proses dan 1 jurnal hasil.

Untuk jurnal hasil, saya bisa langsung hubungkan ke Fxblue untuk mendapatkan statistik secara detail tentang hasil trading saya seperti winrate, profit factor, max drawdown, hari paling profit, dst.

Jurnal ini tidak terlalu penting karena hanya berupa hasil, tidak ada catatan mengenai proses trading sama sekali.

Jurnal yang paling penting adalah jurnal proses. Jurnal inilah yang menampung seluruh rangkaian proses trading saya dari mulai pilih pair, penentuan tren, penentuan level sampai entry.

Dari jurnal proses ini saya mengetahui apakah proses trading saya bisa diperbaiki lagi atau apakah saya disiplin dengan trading plan saya.

Isi dalam jurnal ini bukanlah statistik, melainkan proses dari langkah awal saya memilih pair sampai entry. Setiap langkah ini dilengkapi gambar yang jelas dan penjelasan singkat.

Saya merekomendasikan Anda menggunakan jurnal proses karena inilah yang paling penting untuk mengembangkan kemampuan trading Anda sebagai trader.

Tulis setiap langkah-langkah dari sistem trading Anda mulai dari awal sampai akhir lalu evaluasi setiap entry Anda. 

Kiki R   23 May 2023
 Sindu Aji |  15 Mar 2020

Mohon info Perbedaan MT4 vs MT5, manakah yang cocok untuk pemula?

Lihat Reply [36]

Tidak perlu. ada tinggal login dengan ID dan pasword yang di berikan oleh broker tersebut.

/


/
Klik File dan Masukan Id dan Paswordnya

Thanks

Basir   29 Apr 2021

@ dody:

Tidak harus download dan instal MT4 lagi. Kalau Anda sudah daftar akun real dan mendapatkan login number dan password, maka MT4 yang untuk demo dari broker yang sama bisa digunakan.
Dalam hal ini Anda harus deposit dana dahulu agar MT4-nya aktif atau bisa ditradingkan.

M Singgih   9 May 2021

Waktu yang ada pada platform MT4 untuk setiap broker kadang-kadang memang berbeda. Ini disebabkan oleh letak server dari broker yang bisa berbeda-beda.

 

M Singgih   15 Mar 2021

Apakah waktu servernya mengikuti jam Indonesia? Daerah saya menggunakan waktu WITA...apa perlu setting manual pak?

Randu   19 Mar 2021

@ Randu:

- Apakah waktu servernya mengikuti jam Indonesia?

Tidak, tetapi mengikuti zona waktu server broker.

- Daerah saya menggunakan waktu WITA...apa perlu setting manual pak?

Kalau platform Metatrader tidak bisa diubah setting waktunya. Jadi kita harus tahu selisihnya dengan waktu di lokasi kita.

M Singgih   21 Mar 2021

@Sindu Aji: Dua2nya cocok untuk pemula. MT4 dan MT5 hampir mirip cara menggunakannya.

MT4 banyak digunakan oleh para trader yang menggunakan robot/EA.

Kalau Anda trading manual (tanpa EA/robot), saran saya lebih baik Anda gunakan MT5.

Kiki R   16 Mar 2020

@Budi_anto: Berikut kelebihan MT5 dibandingkan MT4:

  • MT5 lebih cepat dari pendahulunya.
  • MT5 bisa digunakan untuk trading saham.
  • MT5 lebih user friendly dengan ikon yang lebih besar
  • Programming MQL di MT5 lebih canggih dan cepat, parameternya mirip dengan C++.
  • Sistem order di MT5 berbeda jauh dengan MT4. Sudah menerapkan prinsip FIFO.
Kiki R   22 Mar 2022

@Alexis Koen: Perbedaan utamanya dari bahasa program keduanya. Ctrader didukung bahasa program C# sedangkan MT4 didukung bahasa program MQL4.

Selain itu, masih banyak perbedaan lainnya contohnya dari segi interface pengguna, kedalaman pasar dan tingkat kostumisasinya.

Kiki R   22 Mar 2022

Apakah semua boker sudah menawarkan cTrader master?
dan menurut master sendiri, lebih baik mana antara cTrader vs MT4 untuk trader indonesia? Mohon info master. Trims

Alexis Koen   24 Mar 2022

secara penggunaan lebih mudah mana ya master antara MT4 vs MT5?
Terima kasih

Budi_anto   24 Mar 2022

@Budi_anto: Dua-duanya mudah digunakan dan kalau Anda bisa di MT4, pasti akan bisa di MT5 (begitupun sebaliknya) karena icon dan penempatan tools-nya hampir sama persis.

Saya sarankan pakai MT5, fitur-fiturnya sudah ditingkatkan.

Kiki R   24 Mar 2022

@Alexis Koen: Belum semua, hanya beberapa broker yang menyediakan platform cTrader.

Dua-duanya unggul dari sisi yang berbeda.

  • MT4 unggul dari sisi kesederhaan penggunaan, fleksibilitas, tools bawaan dan EA.
  • Ctrader unggul dari tampilan muka, fungsi kedalaman market, indikator dan time frame yang lebih kompleks dan eksekusi order yang lebih baik.

Saya pribadi sudah terbiasa dengan metatrader, karena waktu awal kena trading (2012) cTrader belum populer dan metatrader jadi pilihan utama.

Untuk trader Indonesia, saya sarankan metatrader karena hampir semua broker menyediakannya sedangkan ctrader tidak.

Jika Anda baru memulai, saya sarankan mencoba keduanya dan membandingkannya secara langsung.

Kiki R   24 Mar 2022

@Kartika Tiara:

Selamat malam juga bu. Kalau memang untuk keperluan membuat robot sendiri atau sekedar menguji sistem trading yang sedang dirancang, maka ada banyak Platform bahkan program Third Party yang lebih unggul dari MT4 dan MT5. Salah satu yang terkenal karena kemudahannya serta fitur yang lengkap adalah TradeStation. Hanya saja memang agak sulit untuk bisa mengakses Platform tersebut karena regulasi yang ditetapkan untuk mendaftar akun cukup rumit. Untuk program yang terkenal dan banyak digunakan saat ini terutama di Indonesia memang ada pada MT4 dan MT5.

Mengenai mana yang lebih baik dari MT4 dan MT5 sendiri menurut saya dua-duanya punya kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Kelebihan MT4:

- Sumber informasi dan pembelajaran sangat lengkap serta telah banyak beredar di Internet baik itu gratis ataupun berbayar.

- Proses pemrograman sendiri tergolong mudah untuk dipelajari baik untuk pemula ataupun yang sudah mahir. 

- Disupport oleh banyak komunitas sehingga memudahkan jika ada kesalahan atau kebingungan yang tidak bisa dipecahkan sendiri.

- Dukungan dari broker sangat luas mengingat Platform ini sangat terkenal.

Kelebihan MT5:

- Tampilan data hasil pengujian jauh lebih lengkap dari MT4

- Fitur dasar yang digunakan untuk kepentingan pembuatan EA lebih lengkap dari MT4

- Proses pengolahan data lebih baik dibandingkan MT4

- Instrument yang dipilih lebih banyak

Untuk kekurangannya sendiri bisa disimpulkan sendiri berdasarkan kelebihan dari masing-masing Platform seperti pada MT4 penyajian data hanya terbatas pada Equity Curve dan beberapa parameter pengukuran saja, instrumen yang dapat digunakan terbatas. Dan untuk MT5 seperti proses pembelajaran yang sulit karena kurangnya informasi dan dukungan komunitas, bahasa pemrograman baik dari syntax cenderung lebih rumit dari MT4, dll

Kesimpulan saya sih, jika masih dalam tahap awal pembelajaran membuat robot trading sendiri saya sarankan untuk memulai dengan MT4. Di sini nanti ibu bisa belajar dasar pemrograman dan struktur serta bagaimana sebuah robot itu berjalan. Jika sudah mampu atau mahir, baru bisa pindah ke MT5 untuk proses pembuatan yang lebih kompleks namun lebih mudah untuk menganalisa hasil yang didapatkan. Sebagai perbandingan dari salah satu poin yang saya jelaskan berikut gambaran hasil dari backtest robot yang dilakukan di MT4 dan MT5:

MT4:

ea-mt4

MT5:

ea-mt5

Nur Salim   31 Mar 2020

Selamat malam, saya ingin belajar untuk membuat robot sendiri dan kemudian dijalankan sendiri. Platform yang baik untuk memulai yang mana ya? MT4 atau Mt5?

Kartika Tiara   30 Mar 2020

Waktu pada MT4 broker satu berbeda 1 jam dengan yang lain. Apakah memang demikian? Apakah watu pada mt4 setiap broker sama?

Zulhelmi   12 Mar 2021

mas sy sudah punya mt4 untuk demo dan sekarang sy ingin buka yg real apa sy harus download mt4 lg. makacih

Dody   29 Apr 2021

Apa perbedaan utama dari cTrader vs MT4?

Alexis Koen   22 Mar 2022

Apa kelebihan trading dengan menggunakan MT5 dibandingkan MT4?

Budi_anto   22 Mar 2022

Saya baru mau coba-coba trading oil pakai akun demo di metatrader, tapi kok quotes di metatrader-nya cuma ada forex ya? Apakah metatrader bisa buat trading oil juga, atau cuma forex? Kalau metatrader bisa buat oil, trus nama quotes oil itu apa? Makasih

Andi   9 Jul 2022

@Andi: Apakah metatrader bisa buat trading oil juga, atau cuma forex?

Bisa, metatrader bisa juga buat trading oil.

Kalau metatrader bisa buat oil, trus nama quotes oil itu apa?

Oil yang ditawarkan di platform metatrader biasanya adalah futures.

Quotes futures oil di metatrader adalah Brent/UKOil dan WTI/Oil.

Kiki R   11 Jul 2022

Permisi mau nanya. Apakah windows 11 udah ga dukung buat Metatrader 4? soalnya gw udah mencoba download via website metatrader. Memang di PC saya yang windows 7 dengan link yang sama memang ke download metatrader 4. Sedangkan dilaptop gw (kebetulan PC gw masuk bengkel, jadi make laptop buat trading) belum ada metatrader. Jadi dengan link yang sama gw download dan hasilnya kedapat metatrader 5. Gw udah coba ulang lagi, juga ke download metatrader 5. Apakah ada solusi atau website lain buat download metatrader 4? Makasih

Julianto   27 Jan 2023

Julianto: bisa diinfokan bapak download di mana? Jika melalui link broker, bisa jadi brokernya memang sudah tidak menyediakan platform Metatrader 4 (contohnya GKInvest yang sudah full memakai mt5).

Saat saya cek di forum trader luar negeri, ada informasi sebagai berikut:

MetaTrader 4 dilaporkan kompatibel dengan Windows 11. Sebaiknya periksa persyaratan sistem untuk memastikan perangkat Anda mendukung MetaTrader 4. Jika, karena alasan tertentu, Anda tidak dapat menginstal MetaTrader 4 di Windows 11, Anda dapat mencoba MetaTrader 4 untuk web.

Semoga membantu. 

Ananta   6 Feb 2023

@ Budi_anto:

Platform Metatrader mudah digunakan, baik yang versi 4 atau versi 5. Yang versi 5 lebih banyak fiturnya. Mengenai kenyamanan dalam menggunakan tentu saja tergantung dari kebiasaan. Kalau sudah biasa tentu akan nyaman. Saya pribadi menggunakan Metatrader 4.

M Singgih   7 Feb 2023

Andi:

Apakah bapak sudah mencoba menambahkan secara manual Quotes yang diinginkan? secara Default memang biasanya hanya akan ditampilkan instrumen-instrumen forex yang ramai dan banyak ditradingkan saja. Selain itu perlu diperhatikan pula apakah broker tersebut menyediakan instrumen Oil pada akun demonya. Ketentuan dan spesifikasi tiap broker dan tiap akun berbeda-beda, jadi tolong dipastikan terlebih dahulu. Untuk nama Quotes Oil sendiri biasanya adalah WTI, Brent, dll.

Nur Salim   8 Feb 2023

Bang, apakah MetaTrader 5 bisa dibuat trading dengan EA atau Copy Trading?

Sensei   8 Feb 2023

@ Sensei:

Bisa, tetapi EA-nya harus diprogram dengan MQL5 atau bahasa pemograman Metatrader 5, kalau diprogram dengan MQL 4 tidak bisa. Untuk copy trading tergantung dari brokernya, apakah menawarkan copy trading atau tidak.

M Singgih   9 Feb 2023

Jawaban untuk Julianto:

Bukan windows 11 yang tidak didukung tapi pengembang metatrader yaitu MetaQuotes sudah menghapus download metatrader 4. Yang mereka sediakan hanya download metatrader 5.

Cara untuk mendapatkan metatrader 4 adalah melalui broker-broker yang menggunakan metatrader 4. Hampir semua broker saat ini masih menawarkan metatrader 4.

Kiki R   9 Feb 2023

M Singgih: Untuk mengetahui EA diprogram dalam MQL4 dan MQL 5 itu gimana caranya kak?

Sensei   9 Feb 2023

@ Sensei:

Dari format EA-nya. Kalau ditulis dalam MQL4 maka formatnya adalah .mq4, kalau ditulis dalam MQL5 maka formatnya adalah .mq5. Misal ada EA yang namanya ABC dan diprogram dengan MQL4, maka format EA tsb (format softwarenya) adalah: ABC.mq4. Jika ada EA katakan namanya XYZ dan diprogram dengan MQL5, maka format EA tsb adalah: XYZ.mq5.

Untuk menjalankan EA tsb di MT4 atau MT5, maka harus dijadikan format .ex4 untuk .mq4 atau .ex5 untuk .mq5, dengan cara dikompilasikan (di-compile) pada Metaeditor, agar bisa dijalankan di Metatrader 4. Setelah di-compile dan jadi ABC.ex4, maka:

1. Buka folder Metatrader 4 Anda, dan masuk ke folder MQL4 - Expert Advisors.

2. Copy/paste EA yang sudah dalam bentuk .ex4 (ABC.ex4) ke folder Expert Advisors tersebut.

3. Restart Metatrader 4 Anda.

4. Untuk menjalankan EA tersebut masuk ke View - Navigator, cari ABC di folder Expert Advisors, dan drag and drop ke chart di platform Metatrader 4 Anda.

Cara yang sama bisa diterapkan untuk XYZ.ex5 di Metatrader 5.

M Singgih   10 Feb 2023

Jawaban untuk Sensei:

Ya, MetaTrader 5 memungkinkan penggunanya untuk menggunakan Expert Advisors (EA) atau Copy Trading.

Kiki R   11 Feb 2023

Alexis Koen: setahu saya masih sedikit broker Indonesia yang menyediakan cTrader, rata-rata menggunakan MT4 atau proprietary trading platform buatan pengembang broker sendiri. Soal mana yang lebih baik antara cTrader dan MT4, bisa disesuaikan dengan kebutuhan trader.

Kalau butuh trading dengan banyak instrument dan eksperimen dengan robot trading, MetaTrader (MT4, mt5) bakal lebih disukai. Sementara itu, cTrader bakal lebih cocok untuk yang membutuhkan in-depth market.

Ananta   25 Feb 2023

Kiki R: selamat malam kakak kakak, terima ksih atas jawabannya. Ini sy baru sempat buka forum disini, aduhh ternyata Metaquote sndiri udah ngehapus tohh ini MetaTrader 5 dan bisa di download via broker. Jujur, saya sangat kesulitan dngn MetaTrader 5, entah karena tampilannya yang agak hitam hijau atau hal lainnya.

okelahh saya paham skrang, brrti seluruh OS windows jga ga bakal menemukan MetaTrader 4 lgi bila download langsung di halaman website MetaQuotes ya, atau hanya OS tertentu aja kak? Dan mohon maaf klu banyak tanya, apakah "aman" dan "orisinil" kalau download MetaTrader 4 via broker?

Terima kasih!!

Julianto   10 Mar 2023

Julianto: Malam pak, izin bntu jawab. Klu dari Metaquotes sndiri sperti yang dikatakan kak Kiki itu udah ga tersedia lagi. Coba deh kunjungin situs webnya trus liat di menu download. Itu smua udah MetaTrader 5. Jdi jalan satu satunya adlh via broker. Dan mengenai keamanan, bila broker yg bapak pakai itu legal, harusnya ga masalah. Ibarat kayak beli emas di toko emas lain. intinya aman, legal, dan asli klu download MetaTrader 4 di broker yang terregulasi ya, klau ga teregulasi takutnya MT4 nya trnyata hasil modifikasi. Semoga membantu ya, dan bila ada tanggapan atau kslahan dri tanggapan saya, saya minta maaf

Mimi   10 Mar 2023

Jawaban untuk Julianto:

Seluruh OS baik windows dan OS selain windows tidak bisa mendownload metatrader 4 jika langsung ke halaman website metaquotes.

Dan untuk aman dan orisinil download metatrader 4 dari broker sejauh ini aman dan bagus kok.

Saya pernah menggunakan metatrader 4 lebih dari 10 broker dan tidak ada masalah, sama saja dengan metatrader 4 yang saya dapatkan dulu dari Metaquotes langsung.

Kiki R   15 Mar 2023

Budi_anto:

Berikut adalah beberapa kelebihan MetaTrader 5 dibandingkan dengan MetaTrader 4:

1. Lebih Fleksibel karena MT5 dimaksimalkan untuk melakukan trading pada berbagai instrumen keuangan seperti saham, futures, dan options, sementara MetaTrader 4 awalnya cuma digunakan untuk trading pada forex dan CFD.

2. Kodingannya sudah upgrade. Bahasa pemrograman MetaQuotes Language (MQL) yang digunakan pada MetaTrader 5 lebih disempurnakan dibandingkan dengan MetaTrader 4. Jadi untuk trader yang suka memakai EA, bisa lebih memaksimalkan potensi robotnya.

3. Tools analisa lebih lengkap: di settingan standar, MetaTrader 5 punya tools analisis sebanyak 38 indikator teknis, 44 jenis chart, dan kalender ekonomi terintegrasi.

4. Lebih enak untuk Back-Testing: kemampuan untuk melakukan pengujian pada beberapa instrumen dan periode waktu secara bersamaan di MT5 lebih efektif dibandingkan MT4.

Soal lebih bagus mana, sebenarnya mt4 sudah lebih dari cukup jika hanya sekadar ingin trading forex sebagai awalan. 

Ananta   10 Apr 2023

Julianto: Metatrader 4 masih bisa digunakan dan diinstall pada Windows 11, namun mungkin ada beberapa kendala teknis yang dapat membuat proses instalasi tidak berjalan lancar. Anda dapat mengunduh Metatrader 4 dari situs web broker forex yang Anda gunakan sebagai alternatif. Meskipun MetaQuotes masih menyediakan layanan download Metatrader 4, mereka lebih mendorong pengguna untuk beralih ke platform Metatrader 5 yang lebih baru dan lebih canggih. Ini dikarenakan Metatrader 5 menawarkan fitur dan kemampuan baru yang tidak tersedia di Metatrader 4 dan MetaQuotes juga ingin pengguna menggunakan platform terbaru mereka untuk memudahkan pembaruan dan pengembangan platform di masa depan. Meskipun demikian, masih banyak broker forex yang menawarkan Metatrader 4 sebagai pilihan bagi para trader. Bila memang tidak ada dan tidak bisa menginstall Metatrader 4, maka tidak masalah jika menggunakan Metatrader 5 mengingat Metatrader 5 lebih canggih dan fitur juga lebih banyak

Yudha   23 Apr 2023
 Ine Agustina |  28 Mar 2019

Platform trading apa yang paling cocok digunakan untuk trader pemula?

Lihat Reply [18]

@ Bobi Syah:

Yang paling penting periksa regulasi dari broker tsb. Demi keamanan trading dan dana Anda, kami sarankan untuk memilih broker yang sudah diregulasi oleh badan regulator yang kredibel secara internasional, yaitu: : CFTC, NFA, FCA, FSA, FINMA, MiFID, ASIC dan FMA.

Badan regulator yang kredibel adalah yang telah teruji dan diakui dunia, dan memberikan sanksi dengan tegas kepada broker jika ternyata melanggar ketentuan yang telah disepakati. Badan regulator tersebut juga bertanggung jawab terhadap keamanan dana klien.

Setelah regulasi, bandingkan spesifikasi yang ditawarkan seperti minimal deposit, kemudahan deposit dan withdrawal, platform yang digunakan dan spread yang ditawarkan.

M Singgih   10 Dec 2021

@Ine Agustina: Platform metatrader. Bisa gunakan metatrader 4 atau metatrader 5.

Platformnya populer, interfacenya bagus, mudah dioperasikan dan hampir semua broker menyediakan platform ini.

Alternatif lainnya adalah cTrader.

Kiki R   31 Mar 2019

Menjawab pertanyaan cTrader, MIFX tidak menyediakan platform trading cTrader. Informasi lengkap terkait platform trading yang disediakan MIFX dapat dilihat di halaman ini

MIFX Support   9 May 2022

Saya pengguna platform cTrader, dan saya ingin trading di broker Monex. Apakah tersedia?

Teguh S   15 Nov 2021

Ketika mendaftar ke broker, fitur trading apa yang paling perlu diperhatikan dan paling penting untuk trader forex?

Bobi Syah   9 Dec 2021

Pada saat memilih platform trading, bagaimana spesifikasi akun untuk trader scalping?

Irawan   2 Sep 2022

@Irawan: Spesifikasi akun scalping cukup sederhana. Utamakan spread yang tipis dan minim slippage.

Untuk yang lain-lain seperti leverage cukup gunakan 1:1000. 

Kiki R   3 Sep 2022

Halo kak. Untuk platform cTrader, itu gimana ya cara import indicatornya? Makasih

Zainal Abidin   22 Nov 2022

Untuk memasukkan indikator ke grafik harga, tinggal klik icon "f" pada bagian atas, lalu akan muncul jendela indikator.

Sedangkan jika Anda ingin mengimport indikator custom ke platform cTrader, Anda bisa copy file Algo indikatornya lalu paste (tempel) ke folder (cAlgo >> Sources) dalam folder cTradernya. 

Kiki R   22 Nov 2022

Kudengar-dengar katanya kalau mau scalping mendingan pake MT4, MT5, yang udah terkenal terkenal. jangan pake platform trading bikinan broker sendiri, soalnya ntar gampang diapa-apain sama bandar. yaa itu qudengar dengar ja. ntah bener gaknya

Fajri   21 Dec 2022

@ Irawan:

Jika ingin trading dengan cara scalping, pilihlah broker yang memperbolehkan scalping, menawarkan spread yang paling rendah dan eksekusi order yang cepat.

Mengenai trading dengan cara scalping, silahkan baca juga: Tutorial Forex Scalping Untuk Trader Pemula

M Singgih   22 Dec 2022

Ketika mendaftar ke broker forex, ada beberapa fitur yang perlu diperhatikan dan penting bagi trader forex, termasuk:

1. Spreads: Spread yang lebih rendah dapat menguntungkan trader, karena akan mengurangi biaya trading.

2. Leverage: Semakin tinggi leveragenya, potensi keuntungan lebih besar, tetapi juga dapat meningkatkan risiko kerugian.

3. Platform trading: Platform yang intuitif dan mudah digunakan akan memudahkan trader dalam mengelola dan mengeksekusi perdagangan.

4. Layanan pelanggan: CS yang tersedia 24/7 akan membantu trader dalam menangani masalah yang mungkin terjadi selama trading.

5. Jenis akun: Pilihan akun yang ditawarkan oleh broker, termasuk akun standar, akun mini, dan akun mikro. Pilihlah akun yang sesuai dengan kebutuhan dan tingkat kemampuan trading Anda.

6. Keamanan dana: Keamanan dana yang ditawarkan oleh broker, termasuk apakah dana disimpan dalam rekening terpisah atau tidak. Pilihlah broker yang memiliki reputasi yang baik dalam hal keamanan dana.

Kondisi trading: Syarat dan ketentuan yang ditetapkan oleh broker untuk trading, termasuk margin yang diperlukan, ukuran lot minimum, dan biaya tambahan yang mungkin dikenakan.

Intinya, pilih broker yang sesuai kebutuhan, aman, dan kondisi tradingnya cocok dengan modal awal anda masing2. 

Ananta   28 Dec 2022

Fajri: Mengenai platform bikinan broker sihh ane ga tau benar ato ga klu gampang diapa-apain ama bandar. Cuma emang stuju aja sihh klu scalping make MT4 dan MT5, yaa cuma krna emang enak aja dan emang platform MT4 dan MT5 itu ringan dan eksekusi disana jga cepat. Ini sih pendapat pribadi ane yaa, soalnya ane jga belajar demo di platform MT4 juga dan emang lbh enak aja dibanding platform broker.

Suryanto   4 Mar 2023

Halo...apakah di sini ada yang menggunakan platform cTrader? Bagaimana reviewnya? Kalau dibandingkan dengan MT4 atau MT5 lebih enak mana? Makasih

Amirudin   9 Mar 2023

Amirudin: keunggulan cTrader terletak pada fitur DoM (Depth of Market) yang dimiliki. DoM ini tampilannya berbeda dengan Metatrader yang cenderung lebih simpel. Seperti ini wujudnya: ctrader dom

Yang perlu diperhatikan, pembanding di cTrader memakai pips, sedangkan MetaTrader dalam satuan poin. Cara bacanya, jika Anda mengukur 50 pips pada cTrader, Anda akan melihat angka 50. Sedangkan pada MT4, yang akan terlihat adalah angka 500.

Kalau soal lebih enak yang mana, kembali ke kebutuhan trader sendiri. cTrader pada umumnya digunakan untuk mereka yang membutuhkan trading dengan broker ECN, spreadnya lebih tipis dan tidak lewat pihak ketiga. Tapi modal awal yang diminta relatif tinggi.

Sementara itu, broker-broker di Indonesia rata-rata masih menggunakan Metatrader, karena bisa mengakomodasi banyak instrument trading dan lebih dikenal. 

Ananta   20 Mar 2023

Amirudin:

Secara umum mengentai fitur-fitur dasar dalam bertransaksi, cTrader jauh lebih mudah digunakan jika dibandingkan dengan MT4 dan MT5. Kurangnya sendiri sih agak susah buat nyari indi custom dan robot-robot trading kalau pakai cTrader. Berbeda dengan MT4/MT5 yang punya market place khusus  untuk sharing indikator dan robot secara gratis atau berbayar. Setahu saya cTrader tidak memiliki market place khusus seperti ini.

Nur Salim   23 Mar 2023

Amirudin: Menurut gue, salah satu keuntungan cTrader adalah di tampilannya ya gimana ya, lbh terasa modern dan lbh cleanlahh dibandingkan MT4 dan MT5. Kmudian platform ini juga menawarkan lebih banyak fitur grafik dan analisis teknis, termasuk lebih dari 70 indikator teknis yang berbeda dan kemampuan untuk membuat grafik yang lumayan terperinci. Overall, lbh canggih aja gitu. N gue setuju, tampilan DoM di cTrader benar2 simple dibanding MT4 dan MT5

Kekurangan dari cTrader itu adalah ga bnyk yg tau, maklum hal ini karena cTrader relatif baru, belum sebanyak MT4 atau MT5 yang telah digunakan dan diadopsi oleh banyak broker dan trader. Oleh krena itulah cTrader ada di broker2 tertentu, dan blm tentu broker luar sana menyediakan cTrader.

Dion   6 May 2023

Jawaban untuk Zainal Abidin:

Untuk platform cTrader, Anda dapat mengimpor indikator dengan langkah-langkah berikut:
1. Pastikan Anda telah memiliki file indikator yang ingin diimpor dalam format yang sesuai. Format yang umum digunakan adalah file dengan ekstensi ".algo" atau ".cti".
2. Buka platform cTrader dan masuk ke akun trading Anda.
3. Di bagian kiri platform, di bawah tab "Watchlists" dan "Accounts", Anda akan menemukan tab "Indicators". Klik tab tersebut untuk membuka panel indikator.
4. Di panel indikator, Anda akan melihat daftar indikator yang tersedia. Klik ikon "Import" di pojok kanan atas panel (ikon dengan gambar panah menghadap ke atas).
5. Setelah mengklik ikon "Import", akan muncul jendela dialog "Import Indicator". Pilih file indikator yang ingin diimpor dari lokasi di komputer Anda dengan menavigasi melalui jendela dialog.
6. Setelah memilih file indikator, klik tombol "Open" atau "Import" untuk memulai proses impor.
7. Setelah berhasil diimpor, indikator akan muncul dalam daftar indikator di panel cTrader. Anda dapat mencarinya berdasarkan nama atau kategori indikator.
8. Untuk menggunakan indikator yang telah diimpor, cukup seret dan lepaskan indikator tersebut ke grafik yang sedang Anda analisis atau gunakan menu konteks (klik kanan pada grafik) untuk mengakses indikator yang diimpor.

Kiki R   29 May 2023
 

Komentar @inbizia

Dibuat simplee sih, intinya pending order itu memiliki cara kerja kyk Stop Loss dan Take Profit. Dmana kita nyetting harga di level tertentu, bgitu tersentuh, order langsung keeksusi. Manfaat dri pending order itu sendiri adalah kita bsa ngehindari requote ya, dan ini sangat2 bermanfaat ketika pasar lagi fluktuasi tinggi selain kita trading lebih santai yaa. Dan apakah pending order itu bsa utk pemula. Klu saya sndiri menyaranjkan utk trading seperti biasa saja. Mengapa? Krna utk menyetting pending order itu dibutuhkan analisis yg bagus, agar menghindari seperti yg terjadi pada kasus stop loss dan take profit. Utk pemula yg analisis agak kurang, lebih baik tidak perlu pake pending order.
 Toky |  16 Jul 2023
Halaman: Keuntungan Trading Saham Cfd Di Gkinvest
Erika: mau nambah saran utk kakak mdh2n berkenan.. Jd gini kak emang bnr sih volatilitas bs manmbah profit atau keuntungan pr investor terutama saat volatilitas tinggi, krna hrg akan bergerak jauh dr penutupan hrg sblmnya. Tapi kakak juga hrs ingat jika hal itu juga bs meningkatkan risiko kakak, krn tidak ada org yg bs memprediksi atau menahan pergerakan pasar, soalnya fluktuasi pasar emang satu hal yg tdk bs dikendalikan oleh siapapun. utk mngurangi risiko itu sbnrnya kakak bs mnggunakan cara stop loss, kakak bs mnempatkan posisi stop loss yg lbh kecil dibandingkan dg level target provit yg ingin kakak capai. Selain itu kakak juga hrs paham, ketika volatilitas lg tinggi2nya lbh baik kakak jg mempertimbangkan besaran lot utk bs menentukan take profit. Dua hal itu sngat penting kakak ketahui dan pahami agar nantinya kakak bs mndapatkan provit yg tinggi pd saat volatilitas pasar tinggi. Mgkin itu aja saran dr sy kak, mdh2an bermanfaat. Baca Juga: Apa Yang Dimaksud Volatilitas Harga Valas Daftar Indikator Volatilitas yang Wajib Diketahui Trader
 Desi |  25 Aug 2023
Halaman: Tips Simpel Menggunakan Sentiment Analysis Dari Mifx
Sonny: Setuju, bro! Jadi, dasar-dasar trading ini tuh dasarnya penting banget, kayak dasar-dasar dalam hidup. Gak cuma satu aja yang penting, tapi semuanya saling berkaitan dan ngaruh ke kesuksesan trading kamu. Misalnya, analisis teknikal dan fundamental tuh kayak alat yang kamu gunain buat liat arah pergerakan harga dan ngertiin apa yang bikin harga naik turun. Tapi, kalau kamu gak tau cara atur risiko, bisa-bisa duitmu bisa abis karena terlalu banyak rugi. Terus, soal psikologi trading itu juga gak bisa dianggep enteng. Kalo kamu gak bisa kendaliin emosi pas trading, bisa-bisa keputusan kamu jadi terganggu. Nggak kalah pentingnya, tahu jenis order dan gimana cara pakenya juga perlu. Ini kayak tau cara ngatur permainan di lapangan. Tanpa itu, bisa aja tradingan kamu kacau. Buku-buku yang direkomendasiin Finex emang pada dasarnya nge-cover dasar-dasar ini. Tapi, nggak masalah kalo kamu ngerasa overwhelmed, karena gak harus semua dikuasai sekaligus. Kamu bisa fokus dulu di satu aspek, misalnya gimana caranya mengelola risiko, sebelum ke analisis teknikal yang lebih rumit. Intinya, trading itu emang nggak gampang dan banyak aspek yang harus dipelajari. Tapi, terus belajar dan ngembangin pengetahuanmu itu penting banget, bro! Baca Juga: 15 Buku Psikologi Trading Terbaik Untuk Trader Pemula 10 Buku Terbaik untuk Belajar Money Management Trading 10 Buku Price Action Terbaik Untuk Trader Pemula
 Nadeo |  29 Aug 2023
Halaman: Rekomendasi Buku Trading Terbaik Versi Finex
Terbalik rek, resistance diatas dan support dibawah. Kayak yang artikel yang ditulis diatas kalau resistance terjadi ketika buyer melakukan close sehingga harga tertahan di level tersebut dan sebaliknya bila seller merasa harga sudah turun cukup maka mereka close posisi mereka sehingga terbentuk support. Kalau gw blngnya support resistance ini menjaga harga pasar agar tidak terlalu tinggi maupun terlalu rendah dalam periode waktu tertentu. Kayak penulis sampaikan kalau sewaktu waktu bisa aja harganya bakal melebihi resistance ataupun support (breakout) menjadi salah satu referensi kita untuk open posisi agar bisa take profit. Baca Juga: 5 Hal Yang Wajib Diketahui Tentang Level Support-Resistance @Kaka makin banyak tersentuh level support atau resistance berarti semakin teruji dan harganya stabil disitu-situ. Level tersebut bisa dijadikan acuan untuk asumsi masa depan. Kalau gw ngeliatnya mungkin beberapa waktu kedepan harga pasar bisa aja balik ke level support dan resistance yang kuat itu apabila pasar yang sekarang dalam kondisi breakout. Gw jadiin sebagai acuan history seperti itu. Jujur, support resistance ini penting banget. Coba dalamin lagi deh artikel ini. Thanks!
 Yanto |  14 Aug 2023
Halaman: Cara Mencari Peluang Entry Dengan Moving Average Versi Mifx
Halo gan ane mau tanya, terkait Support dan Resistance, support diatas dan resistance dibawah ya? apakah semakin banyak tersentuh maka semakin valid ya? tolong dijelaskan ya, nggak mudeng ane tuh... Terbalik rek, resistance diatas dan support dibawah. Kayak yang artikel yang ditulis diatas kalau resistance terjadi ketika buyer melakukan close sehingga harga tertahan di level tersebut dan sebaliknya bila seller merasa harga sudah turun cukup maka mereka close posisi mereka sehingga terbentuk support. Kalau gw blngnya support resistance ini menjaga harga pasar agar tidak terlalu tinggi maupun terlalu rendah dalam periode waktu tertentu. Kayak penulis sampaikan kalau sewaktu waktu bisa aja harganya bakal melebihi resistance ataupun support (breakout) menjadi salah satu referensi kita untuk open posisi agar bisa take profit.
 Adam |  17 Sep 2023
Halaman: Kiat Sukses Memahami Breakout Ala Broker Finex
Larangan hedging diberlakukan oleh broker-broker AS dengan regulasi CFTC dan NFA. Peraturan tersebut diberlakukan pada pertengahan Mei 2009. Hedging pada pair yang sama dilarang, tetapi pada pair yang berlainan diperbolehkan, misalnya buy EUR/USD dan sell GBP/USD atau buy EUR/USD dan buy USD/CHF.
Hedging pada akun yang berlainan juga diperbolehkan, misal pada akun 1 buy EUR/USD dan pada akun 2 sell EUR/USD. Alasan larangan tersebut tidak dijelaskan, menurut info karena hedging pada pair yang sama dalam satu akun akan cenderung mengakibatkan kerugian, karena pada dasarnya hedging pada pair yang sama adalah sebuah kerugian (posisi tersebut sudah minus), hanya saja trader belum mau menerima kerugian itu. Kalaupun Anda berusaha membuka hedging (locking) tersebut sama saja dengan membuka posisi baru, dan kalau salah posisi locking-nya bisa tambah lebar atau kerugiannya tambah besar dan kebanyakan trader yang membuka locking mengalami kerugian. Jadi larangan tersebut sebenarnya mencegah trader agar tidak menderita kerugian yang lebih besar. Kalau Anda sebagai seorang trader memahami risiko dalam forex dan melakukan analisa dengan baik sebelum entry, maka pilihan untuk melakukan hedging sebenarnya bukanlah pilihan yang baik. Trading plan yang baik selalu jelas dan sederhana, mulai dari entry, stoploss, take profit, dan bagaimana trade management-nya.
 Yanto |  27 Sep 2023
Halaman: Teknik Mengatur Risiko Trading Ala Broker Finex

Komentar[1]    
  Angga   |   27 Oct 2022

Thank you banget udah jelasin cara dan teknik stop profit soalnya emang sih kebanyakan orang tu bahasnya cara prediksi tren dengan benar trus ya stop loss gitu gitu tapi untuk take profit jarang banget. Dengan adanya artikel ini paling nggak gw bisa take profit lebih jelas dan maksimal tanpa ngerasa take profit terlalu cepat malah untung tipis kalau kelamaan takutnya malah rugi.