3 Cara Trading Bitcoin Untuk Meraup Profit

Linlindua 29 Apr 2021 159
Dibaca Normal 8 Menit

Tahukah Anda jika trading Bitcoin tidak hanya bisa dilakukan dengan jual beli Bitcoin biasa? Seperti apa 2 cara trading Bitcoin lainnya?



Pembahasan mengenai cryptocurrency telah berlangsung selama bertahun-tahun di kalangan para investor seluruh dunia. Sejak Bitcoin pertama kali meluncur pada tahun 2009, beragam koin alternatif koin lainnya (altcoin) terus bermunculan dan semakin meramaikan khazanah pasar kripto. Ethereum, Litecoin, dan Ripple hanyalah sedikit contoh dari altcoin yang ada.

Menurut Coinmarketcap, setidaknya ada 4,000 cryptocurrency yang saat ini bertebaran di pasar. Melihat pertumbuhan industri cryptocurrency yang cukup pesat, wajar jika banyak investor yang terpikat untuk meraih keuntungan dari pasar ini.

3 Cara Trading Bitcoin

Pada dasarnya, ada beberapa cara menghasilkan uang dari cryptocurrency. Meskipun terkadang sangat rumit, namun trading dengan mata uang kripto bisa mendatangkan keuntungan secara signifikan, bahkan dengan biaya yang relatif murah jika dilakukan dengan strategi yang tepat. Para trader profesional yang sebelumnya menggeluti aset konvensional kini juga mulai terjun ke pasar cryptocurrency. 

Trading dengan mata uang kripto besar seperti Bitcoin bahkan sudah bisa dilakukan dengan beragam cara. Apa sajakah itu?

 

1. Trading Bitcoin Di Platform Exchange

Jika Anda sudah memutuskan untuk trading dengan mata uang kripto seperti Bitcoin, maka Anda bisa mulai bertransaksi di exchange kripto. Anda perlu membuka akun exchange terlebih dulu dan menyimpan mata uang kripto ke dalam e-wallet atau dompet digital. Ingat, setiap bursa kripto memiliki peraturannya masing-masing, sehingga perhatikan baik-baik kebijakan yang bisa mempengaruhi kondisi trading Anda.

Baca Juga: Waktu Yang Tepat Untuk Trading Bitcoin

Ada banyak platform exchange yang bisa Anda pilih saat ini. Dalam menentukan yang paling ideal, ada baiknya untuk mempertimbangkan beberapa faktor berikut:

  • Keamanan

Pasti, keamanan adalah faktor utama yang paling dicari saat trading mata uang kripto. Maka, carilah platform yang benar-benar mengutamakan aspek keamanan. Pastikan bahwa platform tersebut telah terdaftar secara legal dan mendapatkan izin BAPPEBTI. Selain itu, pilihlah exchange yang menerapkan protokol keamanan dua arah dan memiliki rekam jejak positif dalam melindungi data pengguna.



Baca Juga: Ini Dia Exchange Kripto Terdaftar Bappebti yang Terpercaya

  • Biaya Transaksi

Selain keamanan, biaya transaksi juga perlu dipertimbangkan saat memilih platform. Hal ini karena setiap exchange memiliki biaya yang berbeda-beda. Biasanya, biaya transaksi sebesar 0.1% sudah cukup tinggi untuk trader jangka pendek.

  • Lokasi

Walaupun penawaran exchange bisa datang dari mancanegara, sebaiknya pilihlah bursa lokal untuk mempermudah proses deposit dan penyelesaian masalah.

  • Volume Trading dan Likuiditas

Beberapa exchange mata uang kripto memiliki likuiditas yang lebih baik dari exchange lainnya. Semakin tinggi likuiditas yang ditawarkan, maka semakin lancar pula eksekusi trading-nya. Sebagai trader, tentu Anda tak ingin keuntungan jadi tertunda karena transaksi yang macet, bukan?

  • Proses Deposit dan Penarikan

Dalam dunia trading mata uang kripto, kondisi pasar seringkali bergejolak sehingga aspek kecepatan menjadi sangat penting. Jika proses deposit dan penarikan dana dalam akun memerlukan waktu yang lama, maka hal ini tentu dapat mempengaruhi kelancaran trading Bitcoin Anda. Untuk itu, sebaiknya pastikan platform exchange yang Anda pilih mampu memfasilitasi proses deposit dan penarikan secara instan.

  • Layanan Klien

Kualitas suatu perusahaan dapat diketahui melalui caranya merespon klien. Sehingga, temukan platform exchange yang mampu merespon pertanyaan dan keluhan klien dengan baik. Akan lebih baik lagi untuk membaca review trader lain terkait platform cryptocurrency exchange yang Anda pilih.

  • Metode Pembayaran

Beberapa exchange hanya menerima metode pembayaran melalui PayPal. Padahal, akan lebih fleksibel jika platform exchange juga menawarkan opsi lain seperti kartu kredit, transfer bank, dan lain-lain. Meskipun Anda telah menemukan platform dengan metode pembayaran yang dibutuhkan, sebaiknya pertimbangkan lagi untuk memilih bursa yang menyediakan beberapa metode pembayaran sekaligus.

  • E-wallet yang Kompatibel

Jika Anda sudah memiliki dompet kripto sebelum membuka akun di platform exchange, periksa kembali apakah bursa tersebut mendukung dompet digital Anda. Hal ini penting karena proses membeli dan menjual mata uang kripto tertentu seperti Bitcoin memerlukan waktu yang tidak sebentar. Apabila e-wallet Anda kompatibel dengan sistem exchange, maka waktu transaksi akan semakin singkat dan keamanan bisa lebih terjamin.



Baca juga: 5 Bursa Kripto Terbaik Yang Harus Anda Tahu

 

2. Membeli Bitcoin Secara Langsung

Terlepas dari cara trading Bitcoin di atas, Anda juga bisa membeli Bitcoin dari merchant lokal tertentu. Biasanya, Anda harus memberikan informasi data diri terlebih dulu, seperti nama, tempat tinggal, dan alamat dompet kripto Bitcoin untuk menerima pembelian Bitcoin.

Beli Bitcoin

Proses pembelian biasanya berlangsung sangat cepat, sekitar 10 menit atau bahkan kurang. Transaksi seperti ini tidak hanya mempertahankan anonimitas, tapi juga bisa lebih menghemat waktu. Namun sebelum membeli, pastikan jika dompet digital Anda kompatibel dengan merchant lokal yang dipilih.

Namun jika dibandingkan dengan transaksi di exchange kripto, membeli Bitcoin secara langsung melalui merchant tidak bisa dilakukan dalam jumlah besar. Selain itu, biaya layanan juga relatif lebih tinggi. Anda juga perlu menghindari transaksi yang bersifat rahasia atau sembunyi-sembunyi untuk menghindari penipuan dan pencurian.

Baca Juga:Cara Beli Bitcoin Praktis Dan Mudah Untuk Pemula

 

3. Trading Bitcoin Sebagai CFD

Apakah Anda sedang ingin trading intraday dengan likuiditas yang sudah pasti lancar? Jika iya, maka fitur CFD yang ditawarkan oleh sejumlah broker bisa menjadi pilihan bagus daripada trading melalui exchange ataupun jual beli Bitcoin melalui merchant.



Contract for Difference (CFD) merupakan turunan dari suatu aset yang memungkinkan trader untuk trading dan berinvestasi tanpa harus memiliki aset terkait. Dalam trading CFD Bitcoin, Anda dapat mentransaksikan Bitcoin versus Dolar AS ataupun mata uang lainnya dengan dukungan platform broker CFD yang biasanya lebih dapat diandalkan.

trading bitcoin

Tidak semua trader mengetahui tentang perdagangan CFD, sehingga mereka lebih memilih untuk membeli Bitcoin di platform exchange dan mengesampingkan kelemahan-kelemahannya. Apalagi, waktu proses transaksi di platform exchange relatif lebih lama dan regulasinya masih seumur jagung jika dibandingkan dengan broker CFD.

Anda bisa dengan mudah menghindari kekurangan exchange dengan trading mata uang kripto melalui CFD. Metode ini memugkinkan Anda untuk trading dengan waktu transaksi instan, sesuatu yang sangat dibutuhkan mengingat tingginya pergerakan harga di pasar kripto.

Secara umum, cara trading Bitcoin melalui CFD menawarkan banyak keuntungan seperti:

  • Eksekusi order secara instan yang bisa meminimalisir gap antara harga order dan eksekusi.
  • Trader dapat melakukan pembelian dengan uang fiat, tidak seperti platform exchange yang beberapa diantaranya mengharuskan Anda untuk memiliki mata uang kripto terlebih dahulu agar bisa memperoleh mata uang kripto lainnya.
  • Trader tidak diharuskan memiliki dompet digital yang kompatibel.
  • Platform trading CFD bisa dilakukan di platform MetaTrader 4 yang umum digunakan oleh trader pemula.
  • Trader bebas membuka posisi beli atau jual dengan leverage yang lebih tinggi.

 

Kiat Sukses Trading Bitcoin

Pada dasarnya, trading Bitcoin hanyalah mengandalkan aktivitas jual dan beli, seperti kegiatan jual beli barang pada umumnya untuk mencari keuntungan. Hanya saja, kegiatan trading Bitcoin dilakukan secara virtual dengan lawan trader dari berbagai negara. Selama trading Bitcoin, perhatikan beberapa tips berikut untuk mendapatkan profit maksimal dan meminimalisir kerugian:

  • Trading forex dan Bitcoin tidaklah sama, jadi jangan dianalisa dengan strategi yang sama.
  • Memegang Bitcoin (mata uang kripto) berarti Anda sedang memegang barang yang harus dijual.
  • Jangan serakah saat menentukan target harga untuk menjual Bitcoin. Ketika sudah profit, maka Anda harus membiasakan diri untuk puas. Jangan mengekspektasikan kenaikan harga di level yang tidak masuk akal, kecuali Anda sudah benar-benar memiliki kemampuan analisa yang mendalam baik secara teknikal maupun fundamental.
  • Beranikan sell di harga murah saat harga turun untuk menghentikan kerugian.
  • Harga Bitcoin di Indonesia (dengan kurs Rupiah) biasanya selalu tertinggal jika dibandingkan dengan patokan harga di pasar internasional.

 



Jebakan Trading Bitcoin Paling Berbahaya

Trading cryptocurrency bukan hal yang pasti. Oleh karena itu, Anda mungkin bisa mempertimbangkan untuk belajar pedoman trading cryptocurrency dari pakarnya. Waspadai pula berbagai jebakan selama trading mata uang kripto, terutama bagi pemula seperti:

  • Tidak mempelajari pasar kripto.
  • Tidak memahami Blockchain.
  • Melibatkan emosi saat membuat keputusan trading.
  • Gegabah saat membeli koin karena murah, bahkan belum terverifikasi.
  • Fear of missing out atau merasa takut ketinggalan momen kenaikan harga.
  • Terlalu terikat pada satu koin dan menginvestasikan semua uang yang dimiliki pada koin tersebut,
  • Melakukan transaksi jual beli Bitcoin tanpa analisis menyeluruh.

trading bitcoin loss

Secara keseluruhan, cryptocurrency bukanlah pasar trading yang diperuntukkan bagi high-tech traders saja, melainkan bisa dijangkau oleh semua orang. Hal ini tentu saja menawarkan peluang besar untuk menghasilkan profit dan meningkatkan keterampilan trading Anda. Apalagi, pasar kripto memiliki fluktuasi yang tinggi dan pertumbuhan yang menjanjikan dari waktu ke waktu.

Baca Juga: Cara Trading Bitcoin Dengan Modal Kecil

Dengan mempelajari tiga cara trading Bitcoin di atas dan beragam tips maupun kesalahan yang sebaiknya dihindari, Anda bisa memiliki bekal yang cukup untuk trading Bitcoin. Namun demikian, selalu ingat bahwa trading kripto berisiko sama dengan perdagangan di aset lain. Oleh karena itu, persiapkan strategi yang matang sebelum memasuki pasar dan terapkan manajemen risiko untuk menghindari kerugian di luar batas kewajaran.

Forum

Erik (15 Aug 2016)

bagaimana cara menentukan support dan resisten yang tepat untuk mata uang?

Selengkapnya...

BANKKPRRitel
Bank Amar Indonesia 13.00% 11.00%
Bank Artha Graha Internasional 10.90% 10.40%
Bank Artos Indonesia 30.23% 30.23%
Bank Bisnis Internasional 8.78% 12.35%
Bank Bukopin 9.31% 9.20%
Bank Bumi Arta 9.98% 10.55%
Bank Capital Indonesia 13.30% 13.30%
Bank China Construction Bank Indonesia 9.89% 9.89%
Bank Cimb Niaga 9.55% 10.10%
Bank Commonwealth 10.75% 10.75%

Kirim Komentar/Reply Baru


Cara Aman Trading Bitcoin Untuk Pemula
Cara Aman Trading Bitcoin Untuk Pemula
Linlindua   5 May 2021   166  
Exit pasar untuk MACD saat sudah profit dan setting untuk TF1 TF4
Malam master , 1. saya pengangum indikator MACD tapi untuk exit pasar di saat sdh propit saya masih kurang paham saat tepatnya , tolong penjelasannya master. 2 . Di indikator MACD gmn settingannya untuk TF1,TF4. trims master.

Aminos 28 Jul 2015

Reply:

Basir (29 Jul 2015 21:43)

MACD masih dalam keluarga yang sama seperti RSI, CCI, dan Stochastics. Perbedaannya adalah indikator ini dapat digunakan untuk membantu trader mencari momentum pasar, arah, dan entri dengan memahami garis MACD, garis sinyal, garis nol, dan histogram.

Thanks.

M Singgih (31 Jul 2015 03:56)

@ Aminos:
1. Berikut ini contoh pada EUR/USD H1 (1 jam):



- Selain indikator utama MACD, sebaiknya gunakan juga indikator OSMA yang biasanya satu paket dengan MACD.
- Sebaiknya gunakan juga indikator lain sebagai konfirmator, biasanya indikator trend seperti moving average atau ADX.
- Selain MACD dan OSMA, pada contoh diatas digunakan juga ema 50 dan 100, Bollinger Bands, dan ADX (14).
- Entry buy ketika kurva indikator MACD memotong kurva sinyal dari bawah, dan garis histogram OSMA bergerak diatas level 0.00 (A). Pada saat itu garis histogram ADX juga dominan bullish (berwarna hijau).
- Exit ketika kurva indikator MACD memotong kurva sinyal dari atas, dan garis histogram OSMA bergerak dibawah level 0.00 (B). Pada saat itu garis histogram ADX dominan bearish (berwarna merah) yang menunjukkan kemungkinan berakhirnya pergerakan bullish. Bisa juga exit setelah harga bergerak dibawah kurva middle band indikator Bollinger Bands.

2. Setting indikator yang direkomendasikan oleh pembuatnya (Gerald Appel) dan yang biasa digunakan adalah 12,26 dan 9, yaitu ema 12, ema 26 dan sma 9 untuk kurva sinyal. Setting ini berlaku untuk semua time frame, dari 1 menit (M1) hingga monthly (bulanan).
Sebagai bahan bacaan bisa menyimak:
Trading Dengan Indikator MACD


Semoga bisa membantu.

Putranto (14 Jan 2016 08:52)

Lalu untuk penentuan SL bgmn p.m singgih? Jika sya brencana menutup posisi saya ketika sinyal berbalik arah

M Singgih (17 Jan 2016 13:48)

@ Putranto:
Ada beberapa cara menentukan stop loss, salah satu yang populer adalah berdasarkan level support atau resistance yang terdekat, disamping level Fibonacci retracement atau expansion. Dalam konteks contoh EUR/USD H1 diatas (posisi buy), Anda bisa menentukan stop loss pada level support terdekat, yaitu 1.0925 (Anda bisa lihat di artikel: Analisa Teknikal 27 Juli - 1 Agustus 2015  pada EUR/USD).
Untuk keterangan tambahan bisa baca:
Beberapa Cara Menentukan Stop Loss

Bitcoin Vs Ethereum, Mana Yang Lebih Menguntungkan?
Bitcoin Vs Ethereum, Mana Yang Lebih Menguntungkan?
Wahyudi   30 Apr 2021   183  
Cara Beli Bitcoin Praktis Dan Mudah Untuk Pemula
Cara Beli Bitcoin Praktis Dan Mudah Untuk Pemula
Linlindua   27 Apr 2021   162  
10 Chart Gratis Terbaik Untuk Analisa Kripto
10 Chart Gratis Terbaik Untuk Analisa Kripto
Nandini   21 Apr 2021   370  
5 Bursa Kripto Terbaik Yang Harus Anda Tahu
5 Bursa Kripto Terbaik Yang Harus Anda Tahu
Wahyudi   31 Dec 2019   816  
5 Kasus Penyalahgunaan Kripto Yang Menggegerkan Dunia
5 Kasus Penyalahgunaan Kripto Yang Menggegerkan Dunia
Jujun Kurniawan   26 Dec 2019   632  
Apa Itu Mata Uang Kripto?
Apa Itu Mata Uang Kripto?
Anna   19 Feb 2019   953  
Bagaimana Cara Menyimpan Bitcoin Di Paypal?
Bagaimana Cara Menyimpan Bitcoin Di Paypal?
SAM   13 Aug 2018   7051  
7 Aplikasi Bitcoin Terbaik Di Android
7 Aplikasi Bitcoin Terbaik Di Android
SAM   20 Jul 2018   7500