3 Pola Chart Terbaik untuk Day Trading

Damar Putra 23 Oct 2021
Dibaca Normal 7 Menit
forex > strategi >   #intraday   #chart   #day-trading
Tak ingin gagal Day Trading gara-gara tak punya strategi matang? Teknik trading dengan tiga pola chart terbaik ini mungkin bisa jadi solusi.
DI

Salah satu metode trading paling umum digunakan trader untuk mencari keuntungan di pasar forex adalah Day Trading. Metode trading ini hanya memfokuskan trading dalam kurun waktu singkat, yaitu kurang dari satu hari. Hal inilah yang mendorong banyak orang mulai mempelajari teknik ini.

Pola Chart Terbaik

Dalam strategi ini, trader memiliki fleksibilitas atau kebebasan penuh dalam merancang sebuah teknik entry. Trader bisa menggunakan indikator teknikal dan memanfaatkan teknik price action untuk mengamati pola chart sebagai acuan membuka posisi.

 

Apa Itu Pola Chart Dalam Trading Forex?

Sebelum lebih lanjut ke inti pembahasan, tentu trader perlu mengetahui definisi dari apa itu pola chart. Pada dasarnya, pola chart atau Chart Pattern adalah suatu pola grafik harga yang terjadi secara berulang. Sehingga dalam hal ini, pola chart digunakan trader sebagai acuan untuk memprediksi ke mana harga akan bergerak selanjutnya.

Selain itu, Chart Pattern merupakan cerminan dari apa yang sedang terjadi di pasar. Chart Pattern bisa diklasifikasikan menjadi dua macam yaitu:

1. Continuation Patterns: Sesuai namanya, pola ini mengindikasikan penerusan trend harga. Ciri-ciri umumnya, pola jenis ini akan menunjukkan jeda sementara dari tren yang ada, kemudian beberapa saat kemudian harga akan melanjutkan tren awal ke level-level yang lebih tinggi atau rendah.

2. Reversal Patterns: Pola pembalikan tren atau perubahan arah pasar, ditandai dengan pengujian pada level-level penting seperti Support dan Resistance maupun level psikologis. Pola ini akan valid jika harga gagal menembus level penting dan berbalik arah dari tren sebelumnya.

Baca Juga: Cara Jitu Analisa Trend Dengan Pola Candlestick

Dilansir dari Blackwellglobal, ternyata ada beberapa pola chart terbaik untuk pengguna strategi Day Trading. Apa saja itu?

 

1. Pola Chart Flag

Urutan pertama pola chart terbaik untuk Day Trading adalah Flag Pattern (pola bendera). Pola ini merupakan pola yang terbentuk ketika kondisi tren sedang kuat, dan mengisyaratkan akan terjadi penerusan arah tren. Pola Flag biasanya muncul dengan bentuk yang mirip dengan pola Rectangle. Pembentukan pola ini diawali dengan adanya sebuah pergerakan harga kuat kemudian dihentikan oleh koreksi harga yang membentuk Channel dengan dua buah garis Trendline paralel. Pergerakan harga yang kuat disebut sebagai Flag Pole, sedangkan koreksi harga disebut dengan Channel Flag.

Dua garis Trendline yang menandai koreksi akan menjadi area Support dan Resistance. Harga akan terus berada dalam Trendline hingga terjadi breakout pada salah satu sisinya. Lazimnya, channel yang terbentuk pada pola Flag harus berlawanan dengan arah tren.

Dari arahnya sendiri, pola Flag dibagi menjadi Bullish Flag dan Bearish Flag. Lebih jelasnya silahkan lihat gambar di bawah ini.

Bullish Bearish Flag Pattern

 

Aturan Day Trading Menggunakan Pola Flag

Trading dengan pola ini tentu perlu mengikuti beberapa aturan tertentu agar trader bisa mendapatkan tingkat profitabilitas lebih tinggi. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Entry Posisi: Trader perlu menunggu hingga terjadinya breakout pada Channel Flag. Kemudian, entry dapat dilakukan dengan cara memasang Pending Order maupun menunggu pullback yang terjadi pasca breakout.
  • Stop Loss: Level low/high Channel yang terbentuk merupakan tempat untuk memasang Stop Loss. Saat Uptrend, SL diletakkan di low Channel; sedangkan saat Downtrend, SL diletakkan di high Channel.
  • Take Profit: Nilai TP bisa ditempatkan sama dengan panjang Pole atau disesuaikan dengan toleransi risiko masing-masing.

Lebih jelasnya silahkan lihat contoh berikut:

Flag Pattern Buy


Tips Meningkatkan Akurasi Trading Menggunakan Pola Flag

  • Amati volume pada Pole Dan Channel Flag.
  • Tunggu hingga Channel Flag terbentuk sempurna.
  • Gunakan Fibo sebagai bantuan tambahan.

 

2. Pola Candlestick Hammer

Pola chart terbaik berikutnya adalah Hammer Pattern (pola candlestick palu) yang merupakan indikasi akan terjadinya reversal atau pembalikan sebuah tren. Candlesitick Hammer adalah pertanda akan adanya sinyal pembalikan ke arah naik (bullish reversal) dan terbentuk dalam sebuah trend turun. Dengan kata lain, candlestick ini menunjukkan tren bearish akan segera berakhir.

Hammer Candlestick

Secara anatomi, pola ini berbentuk seperti palu dengan ukuran body yang sangat kecil dan memiliki ekor yang panjangnya melebihi body-nya. Pada dasarnya, body candle menunjukkan perbedaan antara harga pembukaan dan penutupan yang amat tipis, sedangkan panjang ekor mencerminkan sentimen yang terjadi; semakin panjang ekor, maka sinyal bullish yang dihasilkan semakin valid.

Baca Juga: Cara Deteksi Reversal Dengan Pola Hammer Dan Hanging Man


Cara Menggunakan Candlestick Hammer Untuk Day Trading

Sinyal dari candlestick hammer tentu tidak menjamin seratus persen akan terjadi reversal, bahkan terkadang juga bisa menghasilkan false signal. Untuk meminimalisir hal tersebut, lazimnya trader tidak akan menggunakan candlestick hammer sendirian sebagai acuan entry.

Trader bisa mengkombinasikan pola hammer dengan analisa support dan resistance, indikator teknikal seperti garis Fibonacci, pivot point, atau level psikologis. Tujuannya adalah untuk mendapatkan sinyal reversal yang lebih valid.

Misalnya, jika ekor candlestick hammer mampu menembus level support namun body-nya ditutup di atas batas tersebut, trader bisa membuka posisi BUY dan menggunakan level paling bawah hammer (di ujung ekor) untuk meletakkan Stop Loss.

Bullish Hammer Signal

Ketika candle hammer menguji support dan ditutup di atas level tersebut, tren bearish sudah mencapai titik jenuh dan tidak memiliki kekuatan lagi untuk melanjutkan penurunan. Di lain sisi, sentimen bullish baru akan dimulai sehingga hal tersebut akan mendorong harga mengalami bullish reversal.

 

3. Ascending Triangle

Pola chart terbaik untuk Day Trading berikutnya adalah Ascending Triangle. Pola ini merupakan jenis chart pattern untuk mengindikasi penerusan tren atau Continuation Pattern yang biasanya muncul pada saat uptrend. Kemunculan pola ini mencerminkan bahwa meskipun pasar sedang tertekan oleh aksi Seller, kekuatan Buyer masih dominan sehingga tren Bullish sangat berpotensi akan terus berlanjut.

Ascending Triangle terbentuk ketika harga melemah sementara dan bergerak pada range terbatas dengan higher low yang semakin menyempit ke arah atas. Kemudian, pola akan terkonfirmasi ketika harga menembus batas atas dan diikuti oleh pergerakan bullish.

Baca Juga: Teknik Trading Forex Sesuai Arah Trend

Biasanya, trader akan menganggap pola ini valid ketika pola tersebut memiliki setidaknya empat reversal point sebelum akhirnya terjadi penembusan.

 

Cara Identfikasi Pola Ascending Triangle

  • Urend: Kondisi market sedang mengalami uptrend atau tren naik.
  • Terjadi Konsolidasi: Meskipun sedang dalam kondisi uptred, ciri-ciri munculnya pola ini ditandai dengan adanya konsolidasi.
  • Higher Low: Level-level low akan terus mengalami kenaikan ke level yang lebih tinggi daripada sebelumnya.
  • Higher High datar: Sebaliknya, level-level high bergerak mendatar selama terjadi konsolidasi.
  • Break ke arah atas: Setelah beberapa saat mengalami konsolidasi, harga akan menembus batas atas dan membentuk high yang lebih tinggi.

identifikasi ascending triangle

 

Cara Trading Dengan Ascending Triangle

  • Entry: Open posisi dapat dilakukan dengan memasang pending order Buy atau entry Buy secara langsung setelah terjadi breakout.
  • Stop Loss: dapat diletakkan di level Higher Low.
  • Target Profit: Tidak ada batasan tertentu untuk area TP. Trader bisa mengkondisikan sesuai Risk/Reward Ratio masing-masing.

Sinyal Entry

 

Mengamati pola chart adalah salah satu cara trading yang dianggap cukup akurat untuk mencari peluang entry. Selain itu, teknik Day Trading dengan kombinasi Inside Bar bisa jadi alternatif lain yang bisa trader coba.

Terkait Lainnya
 

Forum Terkait

 Jack |  17 Apr 2012

saya mau bertanya, bagaimana cara membaca pergerakan chart apakah mau turun apa terus naik juga sebaliknya....trus indikator apa saja yg dapat membantu dalam mengambil keputusan untuk masuk ke pasar....sehingga menghasilkan profit yg memuaskan......!!!

Lihat Reply [14]

Anda bisa mempelajari pola pola pergerakan candle. dan anda harus memahami bahwa hukum permintaan dan penawaranya berlaku juga dalam trading forex ini.

thanks

Basir   17 Apr 2012

@ Jack:

Dalam hal ini pertanyaan Anda berkaitan dengan pergerakan reversal (berbalik arah) dan pergerakan continuation (penerusan arah trend). Dalam hal ini bisa diamati dari price action, yang dikonfirmasi oleh indikator teknikal. Price action bisa berupa single candle seperti pin bar, atau beberapa candle yang membentuk pola tertentu. Jika tidak ada sinyal reversal, berarti pergerakan akan meneruskan arah trend. Ini bisa dikonfirmasi dengan indikator ADX juga.

Mengenai pergerakan reversal, itu bisa koreksi atau pembalikan arah trend. Untuk itu Anda harus memperhatikan pergerakan harga terhadap level Fibonacci retracement. Jika retracement telah melampaui level 50% hingga 61.8% Fibo rtracement (untuk uptrend), atau level 50% hingga 38.2% Fibo rtracement (untuk downtrend), maka kemungkinan akan terjadi pembalikan arah trend (trend reversal).

Sebagai contoh pada XAU/USD berikut ini:

M Singgih   6 Jul 2019

@ Ari Latukau:

- Volume trading itu sama dengan besaran lot ?

Ya, benar. Volume adalah besarnya lot yang Anda order.


- Harga entry itu, harga yang sedang di candle saat pasar itu dibuka ?

Bukan. Harga entry adalah harga yang Anda dapatkan pada saat order, baik dengan cara instant execution maupun pending order.

M Singgih   19 Mar 2020

Siang gan. Ane punya modal sekitar 1.5jt, mau dicoba bwt trading aja. Dg modal segitu, ane sebaiknya pakai leverage dan lot brpa? Apa ada pengaruh jumlah entry per hari sm ketahanan modal? Mks.

Pradana   13 Oct 2020

@ Pradana:

Dengan modal sekitar Rp. 1.5 juta, atau sekitar USD 100, Anda bisa trading di akun micro, dengan minimal 0.01 lot. Ketahanan modal Anda belum termasuk margin adalah sekitar  (USD 100) / (USD 0.1) = 1000 pip (Keterangan: USD 0.1 adalah nilai per pip untuk 0.01 lot pair XXX/USD seperti misalnya EUR/USD, GBP/USD, dll).

Mengenai leverage, pilihlah leverage yang sebesar mungkin seperti 1:500 atau 1:1000, agar margin atau jaminannya kecil.

 

- … Apa ada pengaruh jumlah entry per hari sm ketahanan modal?

Semakin banyak posisi yang Anda buka, maka margin total akan semakin besar juga, dan ketahanan modal akan semakin kecil.

M Singgih   13 Oct 2020

Volume trading itu sama dengan besaran lot ?
Harga entry itu, harga yang sedang di candle saat pasar itu dibuka ?
Mohon bantuannya.
Terimakasih

Ari Latukau   17 Mar 2020

selamat malam pak, saya penasaran. apakah bisa menjadi seorang trader yg sukses jika saya hanya mengandalkan moving average saja? Saya sudah latihan selama kurleb 1 bulan di akun demo dan hasilnya cukup menguntungkan. tp saya masih merasa ragu terutama jika melihat analis2 yg menggunakan teknik trading yg rumit untuk menganalisa harga.

Bianca Vera   14 Aug 2022

@Bianca Vera: apakah bisa menjadi seorang trader yg sukses jika saya hanya mengandalkan moving average saja?

Saya meragukan kalau ada trader sukses yang hanya menggunakan moving average.

Yang paling penting bukanlah masalah pakai indikator apa atau metode apa. Tapi apakah paham cara menggunakan indikator atau metode tersebut.

Tiga orang trader menggunakan 1 buah indikator moving average penafsiran terhadap harga saat ini di time frame yang sama bisa berbeda-beda.

Kalau Anda benar-benar menguasai indikator moving average tersebut dan memahami market melalui indikator ini, maka Anda tentunya bisa berhasil.

Mengenai performa trading Anda selama 1 bulan di akun demo sebaiknya teruskan sampai minimal 6 bulanan.

Banyak trader yang bisa profitable selama 1-3 bulan namun sebelum 6 bulan sudah bangkrut.

Ingat, tujuan awal Anda sebagai seorang trader bukan menghasilkan uang sebesar-besarnya dalam waktu cepat.

Tujuan awal ini adalah belajar untuk profit konsisten. Setelah tujuan ini tercapai, baru Anda berfikir untuk membesarkan modal agar profit dengan nominal lebih besar.

Kiki R   16 Aug 2022

Berapa persen candlestick mengalami kenaikan bisa dikatakan sebagai sinyal pembalik tren?

Sanjaya   27 Sep 2022

Jika menggunakan teori dow maka acuan pembalikan tren bukan dilihat dari persentase kenaikan/penurunan harga tapi berpatokan pada harga tertinggi/terendah yang terakhir.

Sebagai contoh, pada tren naik, harga membentuk harga tertinggi baru (higher high) dan harga terendah yang lebih tinggi (higher low).

Nah, saat harga tidak mampu membentuk harga tertinggi baru dan malah jatuh menembus low sebelumnya, ini bisa menjadi tanda pembalikan arah.

Kiki R   28 Sep 2022

Terima kasih banyak atas masukannya pak. Ini saya sudah teruskan sampai saat ini sudah masuk bulan ketiga. Izin bertanya pak, satu bulan terakhir ini sering sekali posisi saya terkena stop loss hingga jumlah akun saya tergerus meski masih tetap untung overallnya. apakah ini wajar dalam trading pak?

Bianca Vera   8 Nov 2022

Hal ini wajar.

Moving average adalah indikator berjenis trending dan memiliki peluang berhasil yang tinggi saat market dalam keadaan trending.

Sepertinya kejadian Anda profit selama 1 bulan tersebut adalah disaat market sedang dalam keadaan trending dan sinyal yang diberikan oleh indikator MA mempunyai akurasi yang besar.

Namun, saat market memasuki kondisi sideways, maka performa indikator MA mulai memburuk. Itulah alasan kenapa pengujian performa tidak bisa hanya dalam 1 bulan saja.

Kiki R   9 Nov 2022

Adakah strategi yang win ratenya bisa diatas 80% dalam menebak pergerakan harga pak?

Puji Tri   14 Nov 2022

Mungkin ada, tapi saya pribadi tidak pernah menjumpai yang seperti itu.

Iklan-iklan EA, signal forex, pengelolaan dana di medsos (FB, IG, Telegram) yang menyebutkan winrate diatas 80%, dll hanyalah kebohongan.

Saya pernah masuk ke beberapa grup yang klaim winrate 90%, 85% tapi ternyata sistemnya averaging dan martingale.

Sekali loss, bisa MC akunnya.

Faktanya, Anda tidak butuh winrate di atas 80% untuk profitable. Bahkan dengan winrate 50% Anda tetap bisa profitable jika rasio risk/reward lebih dari 1/2.

Kiki R   15 Nov 2022
 Mustakim |  17 Jun 2012

Lagi lagi saya ngerepoti master.Gini master saya mau menannyakan tentang Strategi overlay chart(profit tanpa mikir)karena sifatnya adalah hedging korelasi,maka HARUS open 2 posisi (apabila korelasi positive order 1 buy 1 sell,apabila korelasi negative order 1 buy 1 buy) .yang saya tanyakan untuk korelasi positive itu yang dibuy atau yang disell itu yang yang lebih dekat atau yang lebih jauh dari posisi open ?

Lihat Reply [2]

Sepertinya ini sistem  basket Trading dengan Trade menggunakan beberapa mata uang

Intinya dari simple trading method / Basket trading , tidak menggunakan indicator, hanya menggunakan demo account yang ditrade di awal minggu waktu broker baru buka sebagai pengganti indicator. Trade dilakukan dengan membuka 7 pair SELL (AUDUSD, NZDJPY, GBPCHF, EURUSD, EURCHF, CHFJPY, USDJPY) dan 7 pair BUY (USDCHF, EURGBP, NZDUSD, GBPUSD, EURJPY, AUDJPY. GBPJPY).

Kemudian, sort kolom profit (pada MT4) setelah account demo dibiarkan selama 1-2 hari. Account Demo / Demo Indicator akan menunjukkan 7 pair bagian atas yang positif dan 7 pair bagian bawah yang hasilnya negatif. Hal ini tidak menjadi masalah walaupun total profitnya negatif, karena hanya merupakan demo account.

Pair yang menempati posisi paling atas (nomor 1) dan pair yang menempati posisi paling bawah adalah pair yang bagus untuk di trade. Jika SELL pair ada di slot nomor 1, maka trade SELL pair tersebut, dan sebaliknya.
Jika SELL pair menempati slot nomor 14, maka trade BUY pair tersebut, dan sebaliknya.

Begitu juga dengan pair yang lompat dari posisi 7 teratas ke bagian posisi 7 terbawah. Jika pair SELL lompat dari atas ke bawah, maka trade BUY pair tersebut, dan berlaku sebaliknya. Jika pair SELL lompat dari bawah ke atas maka trade SELL pair tersebut, dan sebaliknya.

Untuk mempelajari Simple Trading Method cukup hanya menggunakan 2 demo account. Satu untuk dijadikan demo indicator (DI), satu lagi untuk membuka trade sesuai dengan sinyal dari DI. Sampai anda sudah mendapatkan hasil yang konstan dalam 3 bulan, dimana pengertian konstan adalah 7 dari 10 trade anda profit. Jika sudah bisa mendapatkan hasil yang konstan, anda dapat mengaplikasikannya ke live account. Hati-hati dan jangan terburu-buru untuk apply ke live account. Simple dapat profit, simple juga kehilangan uang jika terburu-buru dan ceroboh. Tapi tetap berharga untuk dipelajari.

Dengan money management yang dianjurkan, maka SL adalah 40 untuk setiap pair. Sehingga jika anda trade 14 pair, maka SL total kurang lebih 40x14=560 pip.

Konon banyak trader yang sering putus di metoda ini, termasuk saya pada awalnya, karena overtrading, pasang lot terlalu besar dibandingkan dengan equity yang dimiliki. But practice makes perfect. Gpp. Karena cuma demo account, bisa buka lagi yang baru.

Jadi berapa lot yang dianjurkan dibuka ? Dengan risk 5%, equity $300, maka $300 x 5% = $15. $15 adalah angka SL nya. Cara menghitung lot nya : SL $15 / 560 pip = 0.026 Lot. Kalau pecahan biasanya dibulatkan ke bawah, jadi 0.02. Dan adjust kembali SL nya menjadi 0.02 x 560 = $11.2 saja. Lebih aman.

Asumsi dengan risk 5% anda perlu mengalami mengenai SL sebanyak 20 x baru equitynya habis (tentu harus memperhitungkan margin nantinya).

reward nya tidak sebanding, dalam arti yang positif. Kalau SL nya 560 pip, sedangkan profitnya bisa mulai dari 200 pip sampai dengan 4.000 pip. Begitu maksudnya. Nggak sebanding kan ?

Kalau statistik nya rugi 3 x dan profit 7 kali, itu sudah bagus sekali performanya. Namanya trading, sekali-sekali wajar kalau rugi.
Mari kita lihat :
Trade 1 : -560 pip
Trade 2 : +1000 pip
Trade 3 : +2000 pip
Trade 4 : -560 pip
Trade 5 : +100 pip
Trade 6 : +1000 pip
Trade 7 : -560 pip
Trade 8 : +200 pip
Trade 9 : +500 pip
Trade 10 : +500 pip
Total ===== 3.600 pip

Meskipun rugi 6 x dan profit 4 kali, mungkin masih profit, atau BE (break event). O ya, kita coba selalu gunakan ukuran pip aja ya, karena kalau nominal $ nya tinggal tergantung lot yang dibuka, risk level yang dipakai, dan equity yang dimiliki.

strategi kedua,

yaitu basket 14 pair, setelah DI dibuka dengan 7 pair SELL dan 7 pair BUY, menurut Trader101, seperti memisahkan minyak dan air, dimana minyak akan berada dilapisan atas dan air akan berada dilapisan bawah. Dalam hal ini semua pair SELL akan berada diatas (posisi 1-7) dan semua pair BUY akan berada di dibawah (posisi 8-14). Jika posisi ideal ini tercapai, maka anda dapat membuka trade 14 pair SELL semua. Untuk awalnya target adalah 1.000 pip secara total. Tidak ada salahnya untuk membuka account demo ke 3, dengan mengambil posisi yang sama, tapi biarkan trade pada account demo ke 3 sampai hari Jumat, untuk mempelajari pergerakan dan korelasi antar 14 pair diatas.


System ini dapat menggunakan broker apa saja, selama mereka memiliki pasangan pair yang diperlukan. Walaupun platformnya bukan MT4, tidak menjadi masalah. DI dan account trading (baik demo maupun live, bahkan account demo ke 3) sebaiknya dari broker yang sama.

thanks

Basir   17 Jun 2012

@ Mustakim:

- yang saya tanyakan untuk korelasi positive itu yang dibuy atau yang disell itu yang yang lebih dekat atau yang lebih jauh dari posisi open ?

Maksudnya lebih dekat atau jauh dari posisi open? Bisa diberi contoh?

Untuk strategi seperti yang Anda maksud, order untuk kedua pair yang di-hedging tsb harus pada saat yang hampir bersamaan, berapapun harga pada saat itu. Misal pada saat yang hampir bersamaan Anda bisa buy EUR/USD dan sell GBP/USD. Tetapi cara ini tidak selalu profit, dan kalau tanpa analisa sama sekali, bisa dikatakan bersifat untung-untungan.

M Singgih   2 Oct 2019
 Dadank Batinggelaga ... |  11 Aug 2012

Master dari penjelasan berita Pair GBP?USD kemarin bahwa : Intraday 1.5680 – 1.5730 -1.5825 dan
Support Intraday 1.56 – 1.5580 Yang saya tanyakan kenapa RESISTEN 1.5625 at 38,2% tidak di jadikan resisten juga melainkan langsung menyebutkan ke 1.5680 at 23.6% dan merupakan titik tertinggi minggu saat itu. mhon penjelasannya master.thanks b4

Lihat Reply [10]

satu hal hal yang perlu dikaetahui, analis memang kadang mengambil cara dalam penentukan support / resistance. ada yang berdasarkan Pivot harian seperti H+L+C/3. ada yang berdasarkan. ada yang menggunakan ada yang berdasarkan H atau L tanpa pembagian. ada yang berdasarkan caramilla, termasuk fibo. dalam fibo pun cara penarikan nya kadang berbeda beda. ada yang menggunakan H1, H4 atau D1. Demikian

Thanks

Basir   11 Aug 2012

@Dadank BatingGelaga Anarki:

Alasannya adalah karena dalam pengambilan titik support dan resisten tidak semua angka fibonacci retracement bisa digunakan. Angka fibo yang paling bagus peluang pembalikannya/reversal adalah yang sejajar dengan support/resisten pada harga yang telah terjadi sebelumnya. Dengan demikian resisten pada 1.5680 (FR 23.6%) lebih valid daripada FR 38.2% sebagai resisten intraday.

Selain itu perlu dipahami bahwa harga tidak pasti akan selalu memantul/reversal pada suatu titik tertentu. Yang bisa kita lakukan adalah melihat tanda-tanda pelemahan di area tersebut untuk bisa mengambil kesimpulan bahwa resisten/support tersebut valid.

Terima Kasih

Kiki R   16 Oct 2019

@ agung:
Tergantung dari time frame trading yang Anda gunakan. Kalau Anda trading di chart daily dan ada sinyal untuk sell maka Anda bisa entry sell, tidak harus terpengaruh oleh chart weekly. Time frame yang lebih tinggi biasanya digunakan untuk konfirmasi arah trend.

M Singgih   17 Apr 2016

@ edwin widianto:

Supaya akurat, dimulai dari time frame yang lebih tinggi.

M Singgih   13 May 2019

bagaimana cara menentukan suprt dan resistance yang benar dalam timeframe D1?

Edwin Widianto   11 May 2019

Ketika harga di resistance chart daily dan ada sinyal pembalikan tapi masih berada di bawah resistance weekly apakah kita sudah bisa open sell?

Agung   14 Apr 2016

Apakah level S/R harian lebih mudah ditentukan dibanding S/R yang menggunakan time frama kecil?

Dan apakah para scalper juga menggunkan analisa dengan SnR? Makasih

Imam   11 Aug 2022

@Imam: Apakah level S/R harian lebih mudah ditentukan dibanding S/R yang menggunakan time frama kecil?

Benar, karena time frame yang lebih kecil seperti S/R di M15 atau M5 terlalu banyak support resisten yang terbentuk sehingga rawan noise.

Semakin tinggi time frame yang digunakan, maka S/R lebih sedikit karena waktu yang dibutuhkan untuk membentuk S/R tersebut lebih lama.

Dengan demikian, biasanya para trader harian akan menggunakan S/R di time frame Daily, H4 atau H1.

Dan apakah para scalper juga menggunkan analisa dengan SnR?

Iya, namun tidak semua. Para scalper bermain pada kondisi yang spesifik sehingga tidak sembarangan masuk ke market hanya karena S/R saja.

Biasanya trader scalper akan menunggu momentum market yang tepat. Kesalahan memilih kondisi market akan berakibat fatal pada seringnya terkena SL.

Kiki R   12 Aug 2022

Pak ijin bertanya. untuk trading intraday, lebih baik pakai SnR dengan tarik garis atau perhitungan dengan pivot ya kak? saya selama ini lebih suka menggunakan breakout level snr pivot karena tidak repot lagi. tapi beberapa bulan belakangan banyak sinyal palsu jadi saya berpikir untuk mengganti

Anita Shalehah   12 Sep 2022

Baik SnR garis maupun SnR pivot sama-sama populer di kalangan ritel. Itu berarti, keduanya sama-sama baik untuk trading intraday. Hanya saja, memang ada keunggulan/kelemahan masing-masing yang mungkin membuatnya lebih cocok untuk kondisi pasar berbeda.

Kita mendapatkan SnR pivot berdasarkan range (rentang) pergerakan harga yang sudah terbentuk dalam hari-hari perdagangan sebelumnya. Oleh karena itu, SnR tipe ini lebih cocok untuk kondisi pasar yang volatilitasnya wajar dan tidak terlalu besar.

Kenapa beberapa bulan belakangan ini "banyak sinyal palsu"? Karena pasar forex belakangan ini punya volatilitas yang sangat tinggi, banyak breakout, dan pergerakan cenderung trending dengan range yang tidak menentu. Akibatnya, pivot jadi kurang andal.

Apakah lebih baik ganti model SnR? Ya, boleh-boleh saja. Tapi, kembali lagi, yang terpenting adalah menyesuaikan dengan kondisi pasar.

Aisha   21 Sep 2022
 Ronny |  6 Oct 2015

Sya mncobakan demo trading dgn mnggunakan fasilitas sinyal autochartis.com. Selama sya demo tsb, kndala yg mau sya tanyakan:

1. Bgaimana dgn entry pointnya? Krna sinyal yg dberikan d sini tdk mncantunkan entry point yg spesifik. Apakah kita hrus tunggu closed di candle periode tertentu dan OP di candle baru brikutnya atau OP lgsung saat sinyal diberikan? Sya masih bingung untuk entry pointnya

2. Apakah kebanyakan sinyal yg dberikan dr sana adlah untuk trading jngka panjang? Bgmn memfilter sinyal yg dhasilkan agar bisa dipakai daytrader sprti saya?

3. Penentuan SL? Penentuan SL yg wajar dan tdk terlalu besar bgmn jika risk ratio saya 1:2 ?

Trima kasih banyak atas penjelasan bpk.

Lihat Reply [16]

@ Ronny:
1. Setahu saya Autochartist menampilkan sinyal trading berdasarkan kombinasi pola chart dan Fibonacci retracement, jadi hanya petunjuk arah pergerakan harga saja, untuk entry point-nya bisa menggunakan bantuan indikator teknikal yang biasa Anda gunakan, dalam hal ini untuk menentukan momentum entry yang tepat.
2. Itu bergantung pada time frame yang Anda gunakan dimana sinyal tersebut muncul. Kalau Anda day trader gunakan time frame 1 jam (H1), dan ketika sinyal trading muncul maka sinyal itu adalah untuk jangka pendek. Tetapi untuk time frame trading yang semakin rendah biasanya akurasi sinyalnya juga rendah karena banyaknya noise pada time frame rendah.
3. Stop loss bisa ditentukan dengan level support atau resistant terdekat, atau dari upper band atau lower band indikator Bollinger Bands, atau dari formasi price actionnya.
Anda tentukan SL dulu baru target atau take profit (TP). TP juga ditentukan dari level support atau resistant terdekat, atau dari level-level Fibonacci retracement, dan risk/reward ratio sebaiknya memang lebih besar dari 1:1. Untuk  kondisi pasar yang trending risk/reward ratio bisa 1:2 atau 1:3.
Untuk keterangan lebih lanjut bisa baca:
Beberapa Teknik dalam Menentukan Stop Loss

M Singgih   8 Oct 2015

@Master
seberapa sering master pakai autochartist ini?

Raz’if Anaqi   5 Apr 2020

@ Raz’if Anaqi:

Kalau saya pribadi tidak menggunakan Autochartist, tetapi langsung dari pengamatan.

M Singgih   20 Apr 2020

@ Jamaludin:

Autochartist adalah sebuah software untuk alat bantu dalam trading. Biasanya software auochartist disediakan oleh broker yang telah bekerjasama dengan Autochartist sebagai fasilitas untuk trading.

Dengan alat bantu software Autochartist, maka trader bisa mengetahui secara realtime pola-pola chart yag sedang ataupun yang telah terbentuk, level-level Fibonacci, dan juga analisa volatilitas. Dengan demikian bisa membantu trader untuk mendapatkan sinyal untuk entry.

M Singgih   15 Dec 2021

Apakah sinyal dari Autochartis akurat?

Rindaman   2 Feb 2022

@ Rindaman:

Setahu saya tidak ada sinyal yang seratus persen benar atau akurasinya mutlak. Sinyal yang dihasilkan dari indikator teknikal maupun price action menunjukkan kemungkinan atau probabilitas.

M Singgih   3 Feb 2022

Kadang di broker ada fitur yang namanya autochartist, itu untuk apa ya?

Jamaludin   15 Dec 2021

Broker mana yang menyediakan sinyal Autochartist?

Jamil   22 Jun 2022

Untuk dapat layanan yang teregulasi Bappebti, Anda bisa mengakses layanan Autochartist melalui broker-broker berikut:

1. Monex

Dilengkapi dengan fitur MXTT Autochartist yang bisa mengidentifikasi peluang profit berdasarkan pola harga real time. Selain itu ada juga tools Monex Trading Analytics dan  Monex Economic Calendar Impact. 

 

2. GKInvest

Broker yang berdiri lebih dari 15 tahun ini punya fitur Kalender Ekonomi, Autochartist, analisa harian dari Trading Central, dan update berita pasar terkini.

 

3. Valbury

Aplikasi Autochartist di broker Valbury dapat digunakan pada forex, saham, indeks, Futures, Equity Metal, minyak, serta komoditas. Cara memakainya tinggal download di App Store atau Google Play.

Ananta   29 Jun 2022

Berapa lama main akun demo min? Apa ada batasan waktunya klo akun demo itu? Misal setahun pakai akun demo yg sama gitu?

Zulkan   29 Jun 2022

@Zulkan: Main akun demo tidak ada batasan waktu. Tujuan akun demo adalah untuk menguji performa dari sistem trading yang Anda gunakan apakah profitable dalam jangka panjang atau tidak.

Kalau selama setahun Anda menggunakan akun demo performa trading Anda belum profitable, jangan terburu-buru masuk ke akun real.

Sebaliknya, meskipun baru 3 bulan di akun demo namun performa tradingnya sudah bagus, Anda bisa mencobanya di akun real.

Jadi, kembali ke tujuan awal akun demo itu sendiri.

Kiki R   30 Jun 2022

Untuk apa sih kegunaan software autochartist? terima kasih…

Yusuf   20 Jul 2022

@Yusuf: Autochartis adalah aplikasi yang melakukan scanning ke grafik dan memberikan sinyal sell, buy dan take profit berdasarkan parameter tertentu.

Parameter ini seperti pola grafik, pola fibonacci, Key Levels serta volatilitas.

Kiki R   21 Jul 2022

Apakah Autochartis ini gratis untuk selamanya kak?

Denjaka   22 Aug 2022

@Denjaka: Untuk broker yang menyediakan autochartist, maka layanan autochartis gratis untuk selamanya.

Namun, tidak semua broker menyediakan layanan autochartist. Oleh karena itu, perhatikan terlebih dahulu apakah broker yang Anda gunakan menyediakan layanan autochartist.

Kiki R   23 Aug 2022

Autochartist bisa dipakai untuk aset apa saja ya? Apakah cuma forex? Saya saat ini sedang tertarik untuk trading kripto, tapi belum tahu cara pakainya di Autochartist. Siapa tahu memang bisa, mohon panduannya, terima kasih. 

Achmadijaya   25 Nov 2022
 Arga |  16 Dec 2015

Baru belajar tentang pola chart, ternyata ada banyak sekali macamnya. Masing - masing nampaknya bisa dijadikan sinyal baik untuk penerusan atau pembalikan. Karena banyaknya ini, jadi penasaran pola mana yang paling konsisten muncul dan bisa diandalkan untuk entry? Trims

Lihat Reply [19]

Ada tiga jenis pola chart yang digunakan atau terdapat dalam Mt4 / Platform trading yaitu :
1. Chart Bar
2. Candlestick
3. Chart Garis.

Diantara ke tiga pola chart, yang saya perhatikan banyak di gunakan adalak jenis Candlestick. Pola candle ada ribuan bentuknya. Namun ternyata ada pola yang sering muncul dan sekaligus paling menguntungkan atau efek noise signalnya kecil.

Candlestick merupakan metode charting kuno dari Jepang yang telah terbukti akurasinya hingga berabad-abad sampai sekarang. Meskipun telah digunakan begitu lama, namun kepopulerannya telah menjadi bagian dari analisa teknikal populer yang digunakan oleh berbagai kalangan trader.

Dan anda bisa membaca ulasan mengenai candlestick dan penjelasannya ini.

Thanks.

Basir   17 Dec 2015

Meluruskan, mungkin memang yang dimaksud adalah pola Chart atau pola candlestick. Bukan jenis harganya pak. Jadi mungkin gw tanya ulang aja ya.

1. Pola candlestick apa yang sering muncul pada chart?

2. Pola harga apa yang sering muncul dalam chart?

Rani   2 Aug 2018

@Rani

1. Pola Candlestick yang sering muncul

Jika pertanyaannya mengenai pola candlestick yang paling sering muncul, jawabannya tergantung pada time frame berapa dulu. Misalkan nih perhatikan contoh di bawah ini:

Candlestick pattern pada tf Daily selama 2 bulan terakhir:

candlestick pattern

 

Berikut candlestick pattern yang terjadi di tf M15 selama 1 hari terakhir:

candlestick pattern 2

Pada TF daily kemunculan candlestick pattern memang sangat jarang, namun tingkat validitasnya sangat tinggi. Berbeda dengan M15, banyak candlestick pattern yang muncul namun tingkat validitasnya rendah sehingga kurang bisa diandalkan.

Kalau berbicara secara Overall, pola-pola 1 candle seperti Pin Bar, Doji, Marubozu yang sering muncul.

2. Pola harga yang sering muncul.

Mengenai pola harga sendiri juga sebenarnya sama dengan pola candle. Semakin kecil time framenya, maka akan semakin sering muncul, namun kurang bisa diandalkan. Semakin tinggi time frame-nya, maka semakin jarang muncul, namun bisa diandalkan. 

Mengenai pola yang sering muncul adalah pola-pola seperti Rectangle, Flag, Wedge, serta HnS/Inverse HnS.

Admin   3 Aug 2018

Terima kasih pak atas infonya.

Bolehkah saya tau, bapak dapat indikator candle seperti itu darimana? Saya cari-cari digoogle tidak ketemu sampai sekarang pak. 

Rani   4 Aug 2018

Untuk platform Metatrader 4 sendiri saya juga belum pernah menemukan bu indikator dengan keterangan pola candle seperti ini.

Untuk SS di atas, saya menggunakan platform Tradingview. Platform ini adalah semacam media sosial untuk trader yang ingin berbagi analisanya. Kumpulan indikator yang dimiliki pun sangat beragam. Anda tidak perlu mendownload dan install lagi seperti yang ada di MT4.

Admin   9 Aug 2018

@Faqih Chandra:

Betul sekali pak, Quasimodo memang merupakan salah satu bagian trading Supply And Demand saat ini dan termasuk dalam kategori Manipulation. Teknik ini masuk ke dalam bagian SnD sebenarnya karena Entry yang dilakukan seringnya akan muncul pada zona-zona SnD yang terbentuk saat itu. Untuk contoh bisa dilihat pada gambar di bawah ini:

qm-snd

Pada gambar dapat dilihat bahwa setelah berhasil membentuk Lower Low pasca adanya Higher High, proses penurunan harga tersebut diawali dengan adanya zona Supply Fresh yang terbentuk di sana yang juga sejajar dengan level QM yang terbentuk. Hal ini tentu saja tidak akan selalu terjadi dengan indah seperti gambar di atas. Akan ada banyak QM level yang berada lebih rendah ataupun lebih tinggi dari zona yang terbentuk. Namun saat keduanya berada pada tempat yang sama seperti contoh, maka tingkat akurasinya juga sangat tinggi jika dibandingkan dengan QM yang lain.

Mengenai Chart Pattern sendiri, menurut hemat saya hampir seluruh strategi teknikal yang ada di market ini akan selalu masuk kategori Chart Pattern, termasuk Quasimodo ini. Mengapa demikian? Karena disetiap analisa teknikal kita akan selalu melihat pola-pola berulang yang terjadi pada market dan dapat diukur tingkat akurasinya untuk menghasilkan keuntungan. Pola atau bentuk yang terjadi berulang-ulang tersebut inilah yang kita kenal dengan Chart Pattern.

Demikian penjelasan dari saya, semoga bisa sedikit mencerahkan.

Nur Salim   30 Apr 2022

Apakah analisa formasi candlestick bisa mempengaruhi hasil trading secara signifikan?

Fajar   12 Aug 2022

ijin bertanya pak, sebagai seorang pemula, mana yang lebih dulu seharusnya saya pelajari, pola chart pattern seperti head and sholder atau belajar memahami indikator terlebih dahulu?

Mayang Afianti   14 Aug 2022

@Fajar: Belum tentu, hasil tradingnya bergantung bagaimana Anda menggunakannya.

Formasi candlestick hanya berfungsi sebagai trigger/sinyal entry market. Sebelum ke trigger entry, Anda harus menguasai 2 hal yaitu arah market dan level area entry.

Kalau pola/formasi candlestick digunakan di sembarang kondisi dan tidak melihat level harga yang penting, yang ada bukan tambah bagus tradingnya, malah tambah hancur.

Kiki R   15 Aug 2022

Idealnya, pemula mempelajari cara membaca candlestick dulu. Kemudian mengenal level-level support dan resistance.

Baik indikator maupun chart pattern tidak bisa dipahami tanpa kedua hal itu. Sedangkan kalau sudah paham candlestick dan support-resistance, maka terserah mau mempelajari chart pattern, indikator, fibonacci, atau lainnya.

Aisha   15 Aug 2022

terima kasih banyak masukan dan jawabannya kak. Untuk yang candlestick ini apakah termasuk belajar pola-pola candlestick juga atau untuk awalan cukup belajar seperti artikel yg kakak berikan? Oh iya satu lagi kak. apakah pengetahuan2 dasar ini bisa lgsg dipakai untuk analisa open posisi kak? sekali lagi terima kasih buat pencerahannya

Mayang Afianti   29 Aug 2022

@Mayang Afianti: "Untuk yang candlestick ini apakah termasuk belajar pola-pola candlestick juga atau untuk awalan cukup belajar seperti artikel yg kakak berikan?"

Untuk awalan belajar agar dapat lebih mudah mempelajari indikator dan pola chart pattern.

"apakah pengetahuan2 dasar ini bisa lgsg dipakai untuk analisa open posisi kak?"

Bisa, namun harus dirangkai. Jangan entry hanya karena ada pola candlestick pin bar di time frame H1 atau pola candlestick lainnya.

Cara yang benar adalah analisa top-down.

1. Menentukan arah di TF yang besar, misalnya Daily.

2. Menentukan level di TF tengah/besar, misalnya di TF Daily/H4.

3. Menentukan trigger entry di TF kecil, misalnya di H1. Pola candlestick dapat digunakan sebagai trigger di TF kecil ini.

Analisa top-down ini lebih bagus karena pada dasarnya kita mengikuti arah market pada TF besar dan masuk pada TF kecil.

Kiki R   31 Aug 2022

kenapa quasimodo seringnya masuk ke dalam materi untuk trading dengan menggunakan supply dan demand pak? Kenapa tidak masuk ke dalam bagian chart pattern mengingat kita harus melihat bentukan harganya terlebih dahulu?

Faqih Chandra   30 Apr 2022

Untuk candle jenis renko atau heiken ashi apakah ada pola atau pattern yang sering muncul seperti di candlestick?

Moh Ahsin   14 Nov 2022

Memangnya candle jenis renko atau heiken ashi itu yang seperti apa kak?

Mbak Keke   14 Nov 2022

Pola candlestick pada jenis grafik renko dan heikin ashi kurang disarankan karena susunan grafiknya kurang cocok.

Untuk pola grafik, ada beberapa yang sering muncul, seperti double bottom/top dan head and shoulders/inverted head and shoulders.

Strategi breakout trendline lebih cocok digunakan daripada pola candlestick.

Kiki R   15 Nov 2022

Apakah trading menggunakan price action perlu mempelajari analisa fundamental? Soalnya saymasih sangat kesulitan dengan analisa fundamental.

Rafli   15 Nov 2022

Anda bisa melihat perbandingan antara jenis grafik candlestick, renko dan heiken ashi pada gambar di bawah ini.

Candle v Renko v Heiken Ashi

Setiap grafik menggunakan pair yang sama (GBPUSD) dan time frame yang sama (Daily).

Kiki R   15 Nov 2022

Tidak. Anda bisa trading menggunakan price action tanpa ada analisa fundamental.

Kiki R   15 Nov 2022
 

Komentar @inbizia

Sekedar info:trading menggunakan teknik ini cocok digunakan untuk tf rendah 1 hour untuk trader intraday dengan target 30 - 60 point atau s n r terdekat dipadukan dengan fundamental karena saya banyak mendapat pelajaran dari masta Buge satrio dan Bang Martin. Trims.
 Enias |  27 Apr 2018
Halaman: Trading Dengan Strategi Inside Bar
Sama satu lagi. Kalau day trading, sebaiknya banyak-banyak baca berita karena bisa sangat berpengaruh pada pergerakan harga dalam satu hari.
 Hariana |  19 Feb 2021
Halaman: Kiat Sukses Menerapkan Strategi Day Trading Dalam Forex
Mmmm, gimana ya. Karena sainganmu biasanya adalah day trader profesional jadi mereka punya koneksi dan teknologi canggih. Biasanya mereka pasti berujung profit. Kalau kamu cuma ikut2an day trading, biasanya justru jadi makanan mereka hehe.
 Jati |  19 Feb 2021
Halaman: Kiat Sukses Menerapkan Strategi Day Trading Dalam Forex
Ichimoku bisa digunakan untuk intra day trading di pasar forex dengan menyesuaikan interval waktu menjadi 30 menit, 60 menit bahkan 15 menit. Ichimoku sangat bermanfaat (oke banget) untuk swing trading di saham bluechips di Bursa Efek Indonesia. Saya sejak 1998 sudah gunakan Ichimoku untuk trading forex, index future, emas, dan sejak tahun 2006 sampai sekarang tahun 2021 untuk swing trading di saham di Bursa Efek Indonesia.
 Surya Wirawan |  5 Oct 2021
Halaman: Mengenal Indikator Ichimoku Kinko Hyo
@Obed: Bukan susah karena akunnya tapi dari segi psikologinya. 1. Kebanyakan retail trading menganggap trading forex itu cara cepat kaya. Untuk cepat kaya, maka entry harus sering dan setiap hari. Oleh karena itu, mereka akan lebih pilih trading scalping dan intraday daripada swing trading yang nunggunya lama. 2. Mereka maunya hasil cepat (tidak mau nunggu lama) Sejalan dengan poin 1 di atas, karena mau hasil cepat, time frame yang digunakan juga yang kecil. Ada yang menggunakan M1 dan M5 saja, dan ada juga yang di M15 dan M5. Karena 2 alasan di atas, maka secara psikologis swing trading susah diterapkan oleh sebagian besar retail trader.
 Kiki R |  4 Jun 2022
Halaman: Swing Trading Strategi Forex Ideal Untuk Profit Maksimal
Beda pola chart; Chart Pattern, Key Level, Analisa Volatilitas, sama Fibonacci Retracement ini apa kak? Nah, terus membedakannya gimana? Lalu, apa broker lokal ini kasih informasi gimana cara membaca pola-pola yang ada? Kedua, valbury kan katanya broker andalan di Indonesia. Apa yang membuat dia jadi broker andalan? apa biayanya murah? atau servisnya bagus, atau prediksinya yang selalu tepat?
 Devi |  21 Oct 2022
Halaman: Broker Lokal Yang Menyediakan Sinyal Autochartist

Kamus Forex

Day Trading

Strategi yang dilakukan trader dengan membuka dan menutup posisi trading dalam hari yang sama, sehingga kepastian Loss/Profit dapat diketahui segera.

Chart

Grafik yang menunjukkan pergerakan harga suatu aset finansial, bisa berupa Bar, Line, atau Candlestick. Chart pada forex merepresentasikan harga pembukaan (Open), tertinggi (High), terendah (Low), dan penutupan (Close).


Kirim Komentar Baru