4 Investasi Yang Cocok Buat Milenial

Wahyudi 16 Mar 2020 331

Banyak yang beranggapan bahwa generasi milenial merupakan generasi yang tidak bisa menggunakan uang dengan bijak. Jangankan untuk investasi, bahkan menabung pun dirasa cukup sulit bagi generasi ini. Tak heran, banyak orang yang bilang generasi milenial masih belum memilki strategi investasi. Padahal, hal tersebut sangat penting untuk masa depan.

Banyak faktor yang menyebabkan anak-anak muda di bawah usia 35 tahun belum melirik investasi. Salah satunya ialah kurangnya informasi mengenai apa itu investasi dan bagaimana caranya menginvestasikan sebagian penghasilannya. Tak hanya itu, generasi milenial cenderung masih ragu untuk berinvestasi karena ketidakpercayaan pada lembaga investasi saat ini. Padahal, instrumen investasi itu banyak. Tetapi, apa sih instrumen investasi yang cocok bagi generasi milenial?  Berikut ini ulasannya. 

investasi untuk millenial

 

Ragam Investasi Untuk milenial Yang Patut Dicoba

1. Reksadana

Reksadana ialah salah satu sarana investasi yang paling terjangkau dan terdiversifikasi. Di zaman digital ini, investasi di reksadana semakin mudah dan murah, lho. Sekarang ini, berbagai perusahaan teknologi finansial (fintech), sudah banyak yang menjual reksadana melalui aplikasi di gadget kalian. Selain itu, reksa dana juga bisa didapatkan secara mudah di beberapa aplikasi dan situs jual beli dan e-commerce online. Dengan bermodal uang Rp 10.000 pun bisa diinvestasikan melalui reksadana. Selain itu, keuntungan dari berinvestasi dengan reksadana bisa dicairkan kapan saja. Ini sangat cocok bagi karakter milenial yang umumnya memilli tujuan keuangan jangka pendek.

 

2. Investasi Emas

Kalian tahu kan harga emas–khususnya emas batangan–harganya kian mengkilap. Tak ada salahnya mencoba berinvestasi dengan emas. Sama seperti reksa dana, berinvestasi melalui emas bisa dilakukan dengan cara yang mudah dan murah. Di tambah, di era digital kini, sudah banyak platform e-commerce yang menyediakan fasilitas cicil emas. Dengan duit receh pun kalian sudah bisa memulai berinvestasi melalui emas. Hasilnya pun bisa kalian cairkan sesuai kehendak kalian.

investasi emas milenial(Baca Juga: 7 Cara Investasi Emas, Terbukti Aman Dan Menguntungkan)

 

3. Saham

Saham adalah salah satu instrumen investasi paling populer di dunia, termasuk Indonesia. Saham begitu menarik karena menjanjikan keuntungan yang besar, tapi risikonya juga. High risk, high return ialah prinsip dasar bila anda bergabung dalam bursa saham. Selain itu, Anda bisa menjual saham tersebut dalam beberapa hari setelah membelinya. Tidak hanya hari, Anda bahkan bisa menjualnya dalam hitungan jam apabila dinilai sudah menguntungkan. Hal ini yang dinamakan trading saham.

Alat investasi ini sebenarnya cocok untuk investasi jangka panjang dan jangkap pendek, tergantung orientasi Anda dalam perencanaan keuangan dan target investasi. Untuk investasi jangka pendek bisa rajin melakukan trading saham. Sedangkan untuk jangka panjang, bisa memilih menjadi pemegang saham dengan pembagian deviden tahunannya. Mantap bukan.

investasi saham millenial

(Baca Juga: Trik Jitu Membeli Saham Yang Baru Melantai)

 

4. Forex

Walaupun banyak pihak menganggap forex sebagai aset trading dan bukan investasi, menanamkan modal di pasar ini pada dasarnya memiliki prinsip yang serupa dengan investasi; yaitu untuk menumbuhkan nilai modal awal dengan membeli suatu aset di harga rendah dan menjualnya di harga tinggi. Bedanya, forex memungkinkan Anda untuk melakukan transaksi dua arah dengan mudah, sehingga keuntungan bisa tetap diperoleh sekalipun harga sedang turun. Anda juga bisa mendapatkan waktu investasi yang lebih fleksibel karena pasar forex selalu aktif 24/5. Bisa dikatakan, jenis investasi ini cocok untuk milenial yang aktif bertransaksi. Kiat lebih lengkap untuk menjadi trader forex bisa dipelajari di Panduan Trading Forex Untuk Pemula.

 

5. Peer to Peer Lending (P2P Lending)

Peer to peer lending sangat asing di telinga generasi milenial dan masih terbilang jauh lebih muda dibandingkan dengan berbagai instrumen investasi sebelumnya. Tetapi keberadaanya mulai populer seiring dengan banyaknya masyarakat yang kesulitan akses pinjaman dan pihak masyarakat lain yang ingin menjadi pemodal. Dengan investasi peer to peer lending, anda berkesempatan untuk berinvestasi pada kebutuhan peminjam, kepada peminjam manapun yang anda pilih. Ada beragam platform yang tersedia di Indonesia. Nominal investasi dan keuntungan yang ditawarkan pun berbeda-beda.

Dengan investasi peer to peer lending pun memungkinkan anda untuk memiliki jenis investasi jangka pendek yang bisa dicoba mulai dari sekarang. Namun, anda masih bisa mendapatkan keuntungan yang berlipat ganda bila menerapkan efek compounding, di mana bunga dari imbalan hasil investasi yang anda dapatkan terus-menerus diinvestasikan kembali.

 

Memilih investasi yang cocok untuk milenial sebenarnya adalah hal yang mudah. Yang terpenting, Anda harus punya dulu dana yang bisa diinvestasikan. Masih bingung bagaimana cara mengelola gaji yang diperoleh? Bahkan... merasa tidak ada celah untuk menyisakan uang agar bisa disimpan? Gunakan strategi keuangan 50-30-20 agar Anda bisa lebih mudah mengelolanya. 

Kirim Komentar/Reply Baru
money management di akun demo

saya masih baru dan mau Tanya .. klo saya deposit $1000 dgn leverage 1:100 maksimal berapa lot saya bisa transaksi untuk 1 posisi open? apa bisa sampai lebih dari 1 lot? karena saya coba diakun demo sampai lebih dr 10 lot dan apakah diakun demo jg ada margin call?
di akun demo saya depositnya diberi 100.000 (apakah ini sama dgn $1000 dgn leverage 1:100) terima kasih mohon saya diberi jawabannya

Krisnata 8 Nov 2014

Reply:

Basir (08 Nov 2014 01:14)

Ukuran dan nilai satuan lot dari tiap broker berbeda-beda. Anda bisa menghubungi Cs broker yang dimaksud. Untuk akun demo bisa saja terjadi margin call, demikian juga dengan akun real. Saran kami tradinglah dengan satuan lot terkecil dulu, semisal 0,01 dan perhatikan nilai serta marginnya.

Thanks.

Krisnata (16 Nov 2014 03:02)

saya mau Tanya master,

1.klo saya tradingnya disaudi Arabia saat membuat account real dan mengisi kolom Negara lebih baik diisi Negara tempat saya tinggal atau tetap disi Indonesia?

2.apakah bermasalah untuk deposit dan withdrwal klo saya menggunakan account bank Indonesia tapi saya tradingnya disaudi Arabia?

3.untuk memilih broker lebih baik yg mana antara alpari dan ava trade? terimakasih

Basir (30 Jan 2015 08:04)

1. Untuk membuka akun sebaiknya menggunakan data tempat tinggal anda di indonesia, karena saat verifikasi anda harus melampirkan data asli anda. KTP atau statemen bank indonesia

2. WD / Deposit bisa dilakukan dimana saja yang penting atas nama anda.

3. Alpari atau Avatrade bisa di gunakan, hanya saja untuk Alpari UK tengah mengalami kerugian/gulung tikar.

Saran kami, Anda bisa membuka akun dengan menyuruh keluarga anda yang tinggal di Indonesia. Kemudian suruh untuk mengisi data data anda saat verifikasi, demikian pun saat melakukan deposit/wd, hal ini untuk menghindari perbedaan IP dari negara Saudi dan Indonesia. Sementara anda bisa trading dimana saja. Hal ini dilakukan jika memang suatu saat anda pulang ke indonesia atau tidak lagi berkerja di saudi anda masih bisa trading, anda bisa menikmati hasil usaha anda ini. Tanpa pertanyaan  yang bertele-tele dari pihak broker, karena perbedaan IP saat daftar dan WD ( saat anda sudah di Indoneisa)

Dan untuk verifikasi data sebaiknya jangan menggunakan pasport, tapi KTP dan Statemen bank Indonesia saja (BRI/MANDIRI atau yang lainnya) atas nama anda.

Thanks.

Fadl Darmawan (16 Apr 2020 04:26)

Saya mendapatkan uang 14.jt di akun demo tapi di akun real saya kosong, apakah akun demo itu bisa cair? 
Sistem 200
Tools  
Jujun Kurniawan 168
Kredit