5 Cara Trading Bitcoin Dengan MACD


Cahyaning 30 Jul 2021 279Dibaca Normal 7 Menit

Trading Bitcoin dengan MACD bisa menjadi opsi menarik untuk pemula. Apalagi, MACD memiliki beragam keahlian untuk menemukan peluang trading terbaik. Bagaimana caranya?



Dalam dunia cryptocurrency, indikator sering digunakan untuk membantu trader menentukan posisi jual dan beli. Trading Bitcoin dengan MACD bisa menjadi opsi menarik untuk mereka yang baru terjun di dunia cyrptocurrency.

Penggunaan MACD yang mudah dan sederhana, cocok untuk membantu Anda yang masih baru belajar trading Bitcoin. Indikator ini juga bisa menunjukkan trend pasar, momentum, hingga posisi entry dan exit. Inilah yang membuat MACD cocok digunakan di pasar kripto yang penuh volatilitas.

 

Mengenal MACD

Sebelum memulai trading Bitcoin dengan MACD, ada baiknya mengenal kembali seluk beluknya. MACD merupakan singkatan dari Moving Average Convergence Divergence. Indikator MACD pertama kali diperkenalkan oleh Gerald Appeal pada tahun 1979. Karena sifatnya yang sederhana dan fleksibel, indikator ini langsung mendapatkan respon yang baik di berbagai kalangan. MACD sering kali digunakan untuk memahami kapan harga suatu aset akan menjadi bullish atau bearish dengan petunjuk sederhana.

Cara membaca indikator MACD sebetulnya cukup mudah. Namun Anda perlu mengetahui arti beberapa komponen yang muncul pada grafik. Jika menggunakan chart TradingView, Anda akan melihat ada garis berwarna biru dan oranye yang saling bersilangan. Garis biru ini mewakili Exponential Moving Average (EMA) dengan jangka 12 hari atau fast length. Sedangkan garis oranye adalah EMA dengan periode 26 hari atau slow length.

Selain kedua garis di atas, Anda juga akan melihat grafik batang yang berjajar-jajar membentuk lembah dan puncak. Grafik batang ini merupakan indikator yang berfungsi menunjukkan volume jarak antara garis biru dan garis oranye.

Berikut ini tampilan grafik MACD:

Penanda MACD

 

Komponen MACD

Pada chart MACD biasanya terlihat bahwa garis EMA fast length memberi gambaran yang lebih detail dari pada garis slow length karena periodenya lebih kecil. Ruang yang terbentuk dari dua garis EMA tersebut menunjukkan besarnya volume pada histogram. Semakin lebar jarak yang tercipta, semakin besar volume yang muncul pada histogram, begitupun sebaliknya. Hal ini bisa disingkat dalam rumus di bawah ini.



MACD = EMA 12 hari - EMA 26 hari

Dalam analisis teknikal menggunakan MACD, dikenal istilah crossover dan divergence. Pengertian crossover adalah saat trader melihat trend garis MACD dibandingkan garis sinyalnya. Sebuah aset akan dikatakan bearish saat garis MACD berada di bawah garis sinyal atau di bawah level nol. Sebaliknya, jika garis MACD berada di atas level nol, berarti sinyal bullish sedang terbentuk.

Sedangkan Divergence adalah kondisi saat titik-titik puncak (high) MACD bergerak di arah yang berlawanan dengan titik-titik puncak (high) pada harga aset. Skenario yang sama juga berlaku apabila yang diamati adalah titik-titik dasar (low) MACD dan harga aset.

 

Cara Menggunakan MACD

Pasar kripto merupakan pasar yang bergerak dengan sangat cepat. Oleh karena itu, penting bagi trader untuk mengetahui kapan harus buy atau sell. Ada beberapa cara untuk menerapkan strategi trading Bitcoin dengan MACD. Berikut ini beberapa cara yang bisa Anda ikuti. 

Baca juga: Strategi Trading Bitcoin dari Perintis Indodax

 

1. Menemukan Divergence

Sesuai dengan namanya, MACD bisa digunakan untuk menemukan Divergence. Cara penggunaannya tak jauh berbeda dengan indikator momentum lain seperti stochastic, RSI atau CCI. Bedanya, saat menggunakan MACD, yang perlu Anda perhatikan adalah puncak dan lembah pada garis-garis MACD. Simak contohnya pada grafik BTC/USD di bawah ini.

Sinyal Divergence di MACD

Dari gambar di atas bisa dilihat pembentukan lembah dan puncak pada garis-garis MACD. Bullish divergence ditunjukkan dengan pembentukan lembah sinyal yang makin tinggi, tetapi harga Bitcoin justru membentuk low yang semakin rendah.

 

2. Mengukur Momentum

Strategi trading Bitcoin dengan MACD juga dapat digunakan untuk mengetahui momentum di pasar. Hal ini bisa dilihat melalui bentukan batang-batang yang ada pada histogram. Pada saat trend terbentuk pada pasar kripto, batang MACD pada histogram akan menunjukkan bentuk batang yang pendek namun semakin lama semakin memanjang. Puncak trend ditunjukkan oleh batang histogram yang paling panjang. 

Baca juga: Tips Pintar Menggunakan Indikator Momentum

Penanda momentum pasar mulai melemah ditunjukkan dengan bentuk batang memanjang yang semakin lama semakin memendek pada histogram. Ketika pasar kripto hendak beralih posisi, MACD akan terlihat melandai dan tampak semakin mengecil hingga akhirnya siklus histrogram yang sama akan terulang di area yang berlawanan. Contohnya dapat di lihat pada grafik di bawah ini.

Melihat Momentum dengan MACD

 

3. Menunjukkan Arah Trend

Sangat penting untuk mengetahui arah trend ketika trading Bitcoin. Untungnya, MACD bisa melihat arah pergerakan trend untuk membantu Anda. Contohnya dapat dilihat pada grafik di bawah ini. Di saat trend harga sedang naik atau uptrend, area MACD akan berada di atas level nol. Ketika harga turun, yang terjadi adalah sebaliknya, area MACD berada di bawah level nol. 

MACD untuk menunjukkan arah trend

Baca juga: 3 Teknik Paling Ampuh Untuk Mengukur Kekuatan Trend

 

4. Penunjuk Entry

Karena pergerakan harga Bitcoin dan pasar kripto begitu cepat, trader pemula cenderung bingung menentukan kapan harus entry atau exit. MACD bisa digunakan untuk menentukan posisi buy dan sell. Biasanya, trader menggunakan crossover garis-garis MACD mendapatkan sinyal konfirmasi yang lebih baik. Contohnya dapat dilihat pada grafik di bawah ini. 

Petunjuk Buy dan Sell MACD

Untuk menentukan posisi buy, kedua garis biru harus memotong garis oranye dari bawah ke atas. Jika ingin mencari posisi sell, maka tunggu ketika garis biru memotong garis oranye dari atas ke bawah. 

Baca juga: 3 Cara Menghindari Kesalahan Entry Trading

 

5. Mengenali Overbought dan Oversold

Strategi trading Bitcoin dengan MACD juga bisa digunakan untuk menentukan overbought dan oversold. Dengan memperhatikan histogram, trader dapat dengan mudah mengenali kondisi tersebut. Overbought ditunjukkan dengan puncak histogram yang berada di atas level nol. Sedangkan Oversold ditunjukkan dengan puncak lembah yang berada di bawah level nol. Lebih jelasnya dapat dilihat dengan grafik di bawah ini.

Overbought dan Oversold

 

Keuntungan dan Kekurangan Trading Bitcoin Dengan MACD

Sama seperti indikator yang lain, trading Bitcoin dengan MACD juga memiliki keuntungan dan kekurangan sendiri. Meskipun memiliki kekurangan, bukan berarti indikator ini tidak layak Anda gunakan sebagai acuan saat trading Bitcoin.

 

Keuntungan

Kesederhanaan indikator MACD membuatnya menjadi pilihan banyak trader. Apalagi MACD bisa menentukan sinyal trend dengan mudah. Indikator ini juga bisa menentukan momentum, serta mencari kapan waktu untuk buy atau sell. Sinyal yang diisyaratkan MACD cukup objektif. Semua trader yang menggunakan indikator MACD dengan time frame yang sama bisa mengatakan hal serupa. Misalnya, ketika pasar sedang uptrend, kebanyakan trader yang menggunakan MACD pasti akan setuju.

 

Kerugian

Meskipun penggunaannya cukup mudah, namun trader yang menggunakan indikator ini harus berhati-hati. MACD bisa memberikan fake signal atau sinyal palsu. Fake signal ini biasanya muncul saat pasar sedang sideways. Cara mengatasinya adalah dengan memadukan MACD bersama analisis teknikal lainnya, contohnya market structure, chart pattern, dan masih banyak lagi. 

Baca juga: Belajar Analisa Chart Pattern

 

Apakah MACD Indikator Terbaik Untuk Trading Bitcoin?

Pada akhirnya, jawaban pertanyaan ini tergantung pada cara Anda melakukan trading. Jika Anda merasa kesulitan menggunakan indikator yang rumit, maka MACD bisa jadi jawaban yang tepat. Akan tetapi, Anda harus ingat bahwa MACD juga memiliki kelemahan sendiri. Sebaiknya Anda jangan percaya pada satu indikator saja, sehingga gunakan juga indikator lain seperti RSI untuk konfirmasi sinyal yang lebih tepat.

 

Selain MACD, ada beberapa indikator lain yang dapat digunakan untuk memudahkan trading Bitcoin. Informasi selengkapnya dapat di baca di 5 Indikator Bitcoin Terbaik Versi Para Pakar.

Advertisement


Forum

Firman (19 Feb 2019)

Maksudnya spike pada harga itu gmn ya pak?

Selengkapnya...

Advertisement

Trading bukanlah hanya soal melindungi modal dari kerugian, melainkan juga melindungi diri dari diri sendiri.

Kim Krompass

Saya akan selalu mengurangi posisi ketika loss. Dengan begitu, saya hanya akan memiliki posisi kecil saat trading berakhir buruk.

Paul Tudor Jones

Kehancuran emosional hampir sama buruknya dengan kehancuran finansial.

Kim Krompass

Saya hanya kaya karena saya tahu kapan saya salah. Pada dasarnya saya bisa bertahan dengan mengakui kesalahan-kesalahan saya.

George Soros

Pada dasarnya, forex dan saham tidak jauh berbeda. Yang membedakan adalah risikonya.

Ellen May

Ketika mendapat profit, kita jadi lebih berhati-hati. Sedangkan ketika mengalami kerugian, kita justru mulai mengambil risiko lebih banyak dan rugi lebih banyak lagi.... Jadi, trader perlu memutuskan apakah mereka bisa menanggung risiko dan apakah mereka bisa mengambil keputusan dengan cepat sebelum trading.

Paul Rotter

Trader yang benar-benar (ingin) sukses haruslah berkomitmen untuk mendalami dunia trading, dan menganggap uang sebagai bonus sampingan.

Bill Lipschutz

Saya selalu percaya bahwa passion yang diikuti kerja keras dan doa akan membuahkan hasil yang baik di segala bidang, termasuk forex.

Buge Satrio

Trader cerdas akan selalu paham dan mengikuti latar fundamental dari instrumen tradingnya, namun untuk mengenali level entry dan exit, ia akan menggunakan analisa teknikal

Kathy Lien

Saat Anda mengalami kerugian beruntun, segala keraguan dan ketidakpastian akan menyeruak dan membuat Anda sangat ragu untuk menarik pelatuk (entry). Rasanya tak ada satupun yang berjalan dengan benar. Itu adalah sesuatu yang harus Anda kontrol.

Bill Lipschutz

Yang penting bukan masalah benar atau salah, tapi seberapa besar profit Anda ketika benar, dan seberapa banyak loss Anda ketika salah.

George Soros

Orang yang tradingnya maksa seringkali berujung pada kegagalan. Disyukuri saja profit yang sudah didapat hari itu. Jangan kemaruk.

Desmond Wira

Tekunilah proses dari setiap proses, kerjakan, rencanakan, investasikan waktu Anda dengan bijak, jadilah produktif, dan jangan buang-buang waktu.

Chris Lori

Ketika Anda benar-benar percaya bahwa trading hanyalah sebuah permainan probabilitas yang sederhana, konsep seperti benar dan salah atau menang dan kalah tidak lagi memiliki makna yang sama.

Michael Covel

Untuk menjadi sukses, trading-lah seperti Anda memulai usaha, jangan perlakukan trading sebagai hobi atau pekerjaan rutin. Kalau cuma hobi, tak ada komitmen belajar, dan akhirnya Anda cuma buang-buang uang. Sedangkan kalau diperlakukan sebagai pekerjaan, trading bisa membuat Anda frustasi karena di sini tidak ada gaji bulanan.

Jean Folger

Charting itu agak mirip dengan berselancar. Anda tak perlu banyak tahu tentang fisik gelombang untuk menangkap sebuah ombak yang bagus. Anda hanya perlu mampu merasakannya ketika (ombak) itu terjadi dan memiliki keberanian untuk beraksi di saat yang tepat.

Ed Seykota

Saya tahu kemana saya akan keluar bahkan sebelum saya masuk (pasar).

Bruce Kovner

Saya tak banyak melihat korelasi antara trading yang bagus dan kecerdasan. Beberapa trader terkemuka cukup cerdas, tetapi beberapa diantaranya tidak.

William Eckhardt

Untuk pemula disarankan lebih baik trading saham dahulu, kalau sudah profit konsisten baru mencoba forex, emas, atau lainnya. Kalau dari awal sudah nekat trading forex, emas, apalagi indeks tanpa bekal ilmu yang cukup, boleh jadi sebentar saja uangnya langsung amblas,

Desmond Wira

Anda bisa memperkirakan apa yang terjadi. Tapi bila Anda tidak punya parameter trading, maka sebaiknya jangan masuk hanya karena peluangnya terlihat oke, atau karena seseorang mengatakannya.

Carolyn Boroden

Cara membangun return jangka panjang adalah dengan melindungi modal dan memaksimalkan profit.

Stanley Druckenmiller

Dalam berinvestasi Anda harus tahu betul apa-apa yang tidak Anda ketahui, dan berpeganglah hanya pada apa yang Anda ketahui.

Warren Buffett

Memilih time frame rendah untuk kemudian mengolah cara trading jangka pendek bukanlah tindakan memalukan apalagi sebuah dosa.

Barbara Rockefeller

Tak ada satupun aturan trading yang bisa 100% profit sepanjang waktu.

Jesse Livermore

Masuklah pasar hanya saat pasar trending; jika bullish Anda harus buy, jika bearish masuk posisi sell. Cuma cara itu yang bisa menghasilkan keuntungan sebenarnya.

Jesse Livermore
Kirim Komentar/Reply Baru
5 Indikator Scalping Terbaik untuk Pemula
5 Indikator Scalping Terbaik untuk Pemula
Nandini   16 Nov 2021   67  
Bagaimana Cara Scalping Dengan Parabolic SAR?
Bagaimana Cara Scalping Dengan Parabolic SAR?
Cahyaning   30 Sep 2021   232  
3 Cara Trading Dengan CCI Yang Wajib Anda Tahu
3 Cara Trading Dengan CCI Yang Wajib Anda Tahu
Cahyaning   5 Aug 2021   486  
Cara Melihat Peluang Pasar dengan MACD dan RSI
Cara Melihat Peluang Pasar dengan MACD dan RSI
Cahyaning   19 Jul 2021   502  
Tips Pintar Menggunakan Indikator Momentum
Tips Pintar Menggunakan Indikator Momentum
Nandini   30 Jun 2021   625  
3 Tips Trading Dengan Indikator RSI
3 Tips Trading Dengan Indikator RSI
SAM   3 Jun 2020   23946  
Indikator Yang Sering Digunakan Trader
Indikator Yang Sering Digunakan Trader
SAM   3 Jun 2020   16028