5 Indikator Scalping Terbaik untuk Pemula


Nandini 16 Nov 2021 67Dibaca Normal 5 Menit

Ingin belajar scalping? 5 indikator scalping terbaik ini bisa digunakan dengan strategi yang sederhana dan cocok untuk pemula.



Saat masuk ke dunia trading, Anda akan disuguhi berbagai strategi yang bisa dicoba, salah satunya adalah scalping. Teknik scalping adalah gaya trading yang biasanya dilakukan dalam waktu singkat; bisa dalam hitungan jam, menit, atau bahkan detik.

Sekilas, scalping memang mirip dengan day trading. Namun, scalping biasanya hanya dilakukan di waktu tertentu, sementara day trading biasa dilakukan setiap hari. Para scalper biasanya hanya memanfaatkan momen-momen tertentu untuk menganalisis pergerakan.

Gaya trading scalping tidak begitu cocok untuk pemula, karena dibutuhkan keterampilan analisa dan pengaturan strategi. Akan tetapi, bukan berarti teknik ini tidak bisa dipelajari. 

Jika Anda masih tergolong pemula namun ingin mencoba teknik ini, bisa memanfaatkan indikator untuk membantu menyusun strategi agar bisa profit. Lantas, apa sih indikator scalping yang terbaik untuk pemula? Simak penjelasannya berikut ini.

 

1. Moving Average Untuk Scalping 

Siapa yang tidak tahu indikator Moving Average (MA)? Indikator yang satu ini dianggap sebagai favorit di kalangan trader. Indikator MA didesain simpel atau sederhana sehingga para pemula pun tidak akan kesulitan dalam mengaplikasikannya.

Untuk menggunakan MA, pilih dulu timeframe yang sesuai. Master Trader Alan Farley contohnya, mengkombinasikan SMA 5-8-13 pada chart 3 menit untuk mengidentifikasi tren.

scalping untuk pemula dengan MA

Garis SMA tersebut nantinya akan bergerak naik dan turun sesuai dengan chart yang terjadi. Apabila garis masih mendekati SMA 5 atau 8, tandanya tren masih kuat, namun jika mulai memasuki SMA 13, bersiaplah terjadi reversal.



Selalu ingat rumus klasik MA: jika MA yang rendah melintas ke yang MA tinggi atau bergerak ke atas, lakukan open buy; namun jika sebaliknya, lakukan open sell.

Di atas hanyalah contoh satu kombinasi Moving Average. Masih banyak contoh kombinasi lainnya seperti SMA-60 dengan Parabolic SAR, trio EMA-12, EMA-26, dan SMA-55, dan lain sebagainya.

Perlu diingat, indikator MA tidak selalu membawa profit karena rawan akan fake signal. Oleh karena itu, Anda harus selalu bersiap-siap jika harga tidak bergerak ke arah yang dikehendaki.

 

2. Scalping Dengan Bollinger Bands

Indikator populer lainnya untuk pemula adalah Bollinger Bands. Anda bisa menerapkan setting default dengan time frame 5 menit. Jika harga menyentuh lower band, lakukan buy, sementara jika harga mencapai upper band, maka lakukan sell. Di sini, Anda juga diminta untuk memasang nilai Stop Loss dan TP yang tipis, yakni 10:5 pip.

scalping bollinger band

Berbeda dengan indikator MA, indikator BB cocok diaplikasikan di pasar yang ranging/sideaways, dan justru akan merugikan jika dipakai pada pasar yang sedang trending.

 

3. Stochastic

Penggunaan indikator yang satu ini sangat berbeda dengan kedua indikator sebelumnya. Stochastic seringkali digunakan untuk pelengkap indikator lainnya, seperti Moving Average atau Bollinger Bands.

stochastic untuk scalping

Gambar di atas merupakan contoh pengaplikasian Stochastic dengan SMA-200. Kenapa menggunakan SMA-200? Alasannya, garis tersebut dianggap sebagai pembatas pasar bullish dan pasar bearish. Pengaturan indikatornya bisa diatur pada SMA-200 dengan time frame 5 menit dan Stochastic default (5, 3, 3).

Lalu bagaimana cara kita trading dengan kombinasi indikator di atas?

Jika pasar sedang bullish, lakukan buka posisi saat ada sinyal buy dari crossover Stochastic. Sebaliknya, jika pasar dirasa bearish, incarlah sinyal sell. Namun, Anda juga perlu memilih pair mata uang yang menguntungkan dan bergerak aktif untuk teknik scalping dengan indikator ini.

Simak Juga: Cara Membaca Indikator Stochastic Menurut 3 Macam Fungsinya

 

4. ADX

Indikator scalping terbaik lainnya yang bisa dicoba yaitu ADX. Sama seperti Stochastic, ADX ini bisa dikombinasikan dengan indikator lain, misalnya saja Moving Average.

ADX (Average Directional Index) merupakan indikator untuk mengukur kekuatan suatu tren. Anda bisa menggunakan ADX dikombinasikan dengan MA untuk analisa yang lebih efektif.

Untuk strateginya, pasang EMA-7 dan EMA-21 di time frame 15 menit, dan ADX DI+ serta ADX DI-. Hindari pasar sideways dan lebih baik trading dengan pair mayor.

Contoh penerapan strategi ADX dan Moving Average:

adx scalping

Anda bisa melakukan posisi buy jika EMA-7 naik ke EMA-21 dan ADX DI+ melintasi ADX DI- ke arah atas. Lakukan Exit buy jika dirasa sinyal sudah berbalik arah. Sebaliknya untuk melakukan sell, EMA-7 perlu menyeberangi EMA-21 dari atas dan ADX DI- juga melakukan pergerakan serupa terhadap ADX DI+.

Strategi di atas cukup simpel, bukan? Jika Anda mengetahui pasti fungsi indikator ADX dan MA, bukan tidak mungkin trading yang dimainkan akan profitable dan peluang Entry-nya menjadi lebih teruji.

 

5. MACD

Indikator MACD ini juga seringnya dikombinasikan dengan Moving Average oleh para scalper. MACD banyak digunakan karena bisa berjalan di semua time frame.

Untuk strategi scalping ini, ada dua time frame yang digunakan:

  • Acuan melakukan entry: time frame lebih rendah, bisa 1-jam, 30-menit, atau 15-menit;
  • Acuan arah trend: bisa 1-jam, 4-jam, atau harian.

Lalu bagaimana cara tradingnya? Pertama, kita ikuti panduannya terlebih dahulu, yakni dengan mencari arah trennya. Untuk mendeteksi tren, aturannya dijelaskan sebagai berikut.

  • Saat kurva bergerak naik di atas indikator EMA-55, artinya harga bergerak dalam uptrend dan trader bisa mencari peluang buy.
  • Saat kurva bergerak turun di bawah kurva EMA-55, artinya harga sedang downtrend dan trader perlu mencari peluang sell.

Langkah kedua, kita mesti menentukan momentum Entry. Time frame yang digunakan dalam penentuan ini tidak ada aturannya, semua tergantung pada kenyamanan trader.  Entry buy dilakukan saat kurva MACD memotong garis sinyal dari bawah ke atas dan histogram bergerak di atas level 0.00. Bisa disimpulkan bahwa uptrend kuat.

Scalping dengan MACD

Kemudian lakukan exit saat kurva MACD memotong garis sinyal dari atas ke bawah dan OsMA bergerak di bawah level 0.00. Saat itu, momentum tren sudah melemah dan kemungkinan harga bisa berbalik arah.

 

Tahukah Anda? ada juga juga scalper yang tidak memakai indikator sama sekali untuk meraup keuntungan di pasar forex, karena mereka bisa mengamati price action dan pola candlestick-nya. Bagaimana tips sukses trading scalping tanpa indikator? Simak di 3 Strategi Naked Trading Simpel Untuk Pemula.

Advertisement


Forum

Nebukadz (20 Apr 2018)

Kapan dan bagaimana cara pemakaian dan penentuan nilai S/L dan T/P?

Selengkapnya...

Advertisement

Saya tahu kemana saya akan keluar bahkan sebelum saya masuk (pasar).

Bruce Kovner

Saat Anda mengalami kerugian beruntun, segala keraguan dan ketidakpastian akan menyeruak dan membuat Anda sangat ragu untuk menarik pelatuk (entry). Rasanya tak ada satupun yang berjalan dengan benar. Itu adalah sesuatu yang harus Anda kontrol.

Bill Lipschutz

Saya akan selalu mengurangi posisi ketika loss. Dengan begitu, saya hanya akan memiliki posisi kecil saat trading berakhir buruk.

Paul Tudor Jones

Anda bisa memperkirakan apa yang terjadi. Tapi bila Anda tidak punya parameter trading, maka sebaiknya jangan masuk hanya karena peluangnya terlihat oke, atau karena seseorang mengatakannya.

Carolyn Boroden

Saya selalu percaya bahwa passion yang diikuti kerja keras dan doa akan membuahkan hasil yang baik di segala bidang, termasuk forex.

Buge Satrio

Cara membangun return jangka panjang adalah dengan melindungi modal dan memaksimalkan profit.

Stanley Druckenmiller

Kehancuran emosional hampir sama buruknya dengan kehancuran finansial.

Kim Krompass

Ketika mendapat profit, kita jadi lebih berhati-hati. Sedangkan ketika mengalami kerugian, kita justru mulai mengambil risiko lebih banyak dan rugi lebih banyak lagi.... Jadi, trader perlu memutuskan apakah mereka bisa menanggung risiko dan apakah mereka bisa mengambil keputusan dengan cepat sebelum trading.

Paul Rotter

Saya hanya kaya karena saya tahu kapan saya salah. Pada dasarnya saya bisa bertahan dengan mengakui kesalahan-kesalahan saya.

George Soros

Untuk menjadi sukses, trading-lah seperti Anda memulai usaha, jangan perlakukan trading sebagai hobi atau pekerjaan rutin. Kalau cuma hobi, tak ada komitmen belajar, dan akhirnya Anda cuma buang-buang uang. Sedangkan kalau diperlakukan sebagai pekerjaan, trading bisa membuat Anda frustasi karena di sini tidak ada gaji bulanan.

Jean Folger

Trader cerdas akan selalu paham dan mengikuti latar fundamental dari instrumen tradingnya, namun untuk mengenali level entry dan exit, ia akan menggunakan analisa teknikal

Kathy Lien

Pada dasarnya, forex dan saham tidak jauh berbeda. Yang membedakan adalah risikonya.

Ellen May

Saya tak banyak melihat korelasi antara trading yang bagus dan kecerdasan. Beberapa trader terkemuka cukup cerdas, tetapi beberapa diantaranya tidak.

William Eckhardt

Trader yang benar-benar (ingin) sukses haruslah berkomitmen untuk mendalami dunia trading, dan menganggap uang sebagai bonus sampingan.

Bill Lipschutz

Masuklah pasar hanya saat pasar trending; jika bullish Anda harus buy, jika bearish masuk posisi sell. Cuma cara itu yang bisa menghasilkan keuntungan sebenarnya.

Jesse Livermore

Untuk pemula disarankan lebih baik trading saham dahulu, kalau sudah profit konsisten baru mencoba forex, emas, atau lainnya. Kalau dari awal sudah nekat trading forex, emas, apalagi indeks tanpa bekal ilmu yang cukup, boleh jadi sebentar saja uangnya langsung amblas,

Desmond Wira

Yang penting bukan masalah benar atau salah, tapi seberapa besar profit Anda ketika benar, dan seberapa banyak loss Anda ketika salah.

George Soros

Dalam berinvestasi Anda harus tahu betul apa-apa yang tidak Anda ketahui, dan berpeganglah hanya pada apa yang Anda ketahui.

Warren Buffett

Tekunilah proses dari setiap proses, kerjakan, rencanakan, investasikan waktu Anda dengan bijak, jadilah produktif, dan jangan buang-buang waktu.

Chris Lori

Tak ada satupun aturan trading yang bisa 100% profit sepanjang waktu.

Jesse Livermore

Trading bukanlah hanya soal melindungi modal dari kerugian, melainkan juga melindungi diri dari diri sendiri.

Kim Krompass

Orang yang tradingnya maksa seringkali berujung pada kegagalan. Disyukuri saja profit yang sudah didapat hari itu. Jangan kemaruk.

Desmond Wira

Memilih time frame rendah untuk kemudian mengolah cara trading jangka pendek bukanlah tindakan memalukan apalagi sebuah dosa.

Barbara Rockefeller

Charting itu agak mirip dengan berselancar. Anda tak perlu banyak tahu tentang fisik gelombang untuk menangkap sebuah ombak yang bagus. Anda hanya perlu mampu merasakannya ketika (ombak) itu terjadi dan memiliki keberanian untuk beraksi di saat yang tepat.

Ed Seykota

Ketika Anda benar-benar percaya bahwa trading hanyalah sebuah permainan probabilitas yang sederhana, konsep seperti benar dan salah atau menang dan kalah tidak lagi memiliki makna yang sama.

Michael Covel
Kirim Komentar/Reply Baru
Bagaimana Cara Scalping Dengan Parabolic SAR?
Bagaimana Cara Scalping Dengan Parabolic SAR?
Cahyaning   30 Sep 2021   232  
3 Cara Trading Dengan CCI Yang Wajib Anda Tahu
3 Cara Trading Dengan CCI Yang Wajib Anda Tahu
Cahyaning   5 Aug 2021   486  
5 Cara Trading Bitcoin Dengan MACD
5 Cara Trading Bitcoin Dengan MACD
Cahyaning   30 Jul 2021   279  
Cara Melihat Peluang Pasar dengan MACD dan RSI
Cara Melihat Peluang Pasar dengan MACD dan RSI
Cahyaning   19 Jul 2021   502  
Tips Pintar Menggunakan Indikator Momentum
Tips Pintar Menggunakan Indikator Momentum
Nandini   30 Jun 2021   625  
3 Tips Trading Dengan Indikator RSI
3 Tips Trading Dengan Indikator RSI
SAM   3 Jun 2020   23948  
Indikator Yang Sering Digunakan Trader
Indikator Yang Sering Digunakan Trader
SAM   3 Jun 2020   16028