5 Kesalahan Umum Trader Kripto Pemula


Jujun Kurniawan 16 Jan 2020 905Dibaca Normal 3 Menit

Trader pemula seringkali melakukan kesalahan yang membuat kerugian. Apa saja?



Ketika memulai untuk melakukan trading kripto, pastinya Anda akan berusaha semaksimal mungkin agar mendapatkan kesuksesan yang diinginkan. Tetapi dalam prosesnya, banyak para trader pemula melakukan kesalahan yang sering kali tidak disadarinya dan hal tersebut membuat trader rugi.

trading kripto

Saat Anda mengambil keputusan untuk terjun dalam trading kripto, Anda pastinya akan menghadapi sebuah risiko yang nyata dan kesalahan dalam trading tidak bisa dianggap remeh. Sebab, sekecil apapun kesalahan yang Anda perbuat di dalam trading kripto, hal tersebut pasti akan merugikan anda.

Berikut 5 kesalahan umun yang sering dilakukan oleh trader pemula:

 

1. Menggunakan Modal Atau Uang Asli

Ketika Anda melakukan trading untuk yang pertama kalinya dalam hidup, Anda sebaiknya menggunakan akun demo terlebih dulu. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir kerugian nyata yang akan Anda alami, saat melakukan trading menggunakan akun sungguhan.

Selain itu, ketika Anda melakukan trading menggunakan akun demo, Anda akan belajar banyak tentang bagaimana sistem itu bekerja. Sehingga Anda dapat meminimalisir kesalahan-kesalahan di masa depan saat Anda melakukan trading di akun real atau menggunakan uang atau modal asli.

 

2. Melakukan Perdagangan Tanpa Menggunakan Stop Loss

Stop Loss adalah nilai batasan harga terendah yang ditentukan untuk membatasi kerugian. Penggunaan Stop Loss sangat penting dalam trading kripto. Karena hal ini akan meminimalisir habisnya seluruh modal anda dengan waktu cepat.

kripto pemula

Trader pemula cenderung trading berdasarkan emosional dan psikologis yang masih rentan, sehingga ketika mereka mengalami kerugian dalam tradingnya, mereka akan langsung panik. Seorang trader harus mampu menerima kerugian dan beralih pada perdagangan berikutnya.



 

3. Memasang Risiko Trading Yang Melebihi Batas

Dalam trading kripto, pada umumnya trader pemula tertarik pada gagasan di mana dapat mendapatkan uang atau kekayaan dengan cara cepat dan mudah. Bagaimana tidak? Hanya dengan memilih Buy atau Sell, Anda memang berpeluang mendapatkan uang puluhan bahkan ratusan dolar. Hal tersebut membuat para trader dalam melakukan perdagangannya tidak didasari pada pertimbangan dan analisis yang matang. Sehingga, hasilnya malah membuat trader pemula rugi.

 

4. Tidak Memiliki Indikator Dan Sistem Trading Yang Baik

Trader pemula biasanya masih kebingungan dalam menggunakan indikator yang tepat untuk digunakan dalam analisis grafik harga. Karena itu, trader seringkali menggunakan indikator yang mereka dapat mengerti saja. Ada juga yang hanya sekedar ikut-ikutan saja tanpa menyesuaikan dengan kebutuhan. Sehingga, trader tidak mengetahui seberapa besar persentase keberhasilan dari indikator tersebut. Selain itu, trader pemula juga belum memiliki sistem trading yang baik.

 

5. Menggunakan Leverage

Leverage adalah pedang bermata dua. Mengapa dapat disebut seperti itu? Karena dapat meningkatkan profit saat perdagangan Anda menguntungkan, namun leverage juga mampu memperburuk kerugian Anda, saat perdagangan Anda dalam keadaan rugi. Leverage hanya dianjurkan digunakan oleh trader yang sudah berpengalaman dan telah mendapatkan keuntungan secara konsisten selama bertahun-tahun.

kripto pemula

Maka dari itu penggunaan leverage tidak dianjurkan bagi trader pemula.

 

 

Mempersiapkan Diri Dengan Baik Agar Terhindar Kerugian

Bagi Anda yang baru terjun pada trading kripto dan tidak ingin mengalami kerugian-kerugian, maka hindari kesalahan-kesalahan di atas. Sebaiknya, Anda mempelajari dan memahami terlebih dahulu mengenai trading kripto, sebelum Anda benar-benar memutuskan untuk trading kripto. Karena ini berhubungan dengan modal Anda.

Jika Anda tidak mempersiapkannya dengan baik, maka modal Anda akan habis. Sebaliknya, jika Anda mampu mempersiapkannya dengan baik, maka modal Anda akan berkembang dan membuat hidup Anda lebih baik.

BANKKPRRitel
Bank Amar Indonesia 13.00% 11.00%
Bank Artha Graha Internasional 10.90% 10.40%
Bank Artos Indonesia 30.23% 30.23%
Bank Bisnis Internasional 8.78% 12.35%
Bank Bukopin 9.31% 9.20%
Bank Bumi Arta 9.98% 10.55%
Bank Capital Indonesia 13.30% 13.30%
Bank China Construction Bank Indonesia 9.89% 9.89%
Bank Cimb Niaga 9.55% 10.10%
Bank Commonwealth 10.75% 10.75%

Kirim Komentar/Reply Baru
Apa Itu FUD di Pasar Kripto dan Contoh Kasusnya
Apa Itu FUD di Pasar Kripto dan Contoh Kasusnya
Linlindua   31 Jul 2021   8  
Cara Trading CFD Kripto
Cara Trading CFD Kripto
Nandini   30 Jul 2021   10  
5 Kasus Penipuan Kripto Terbesar
5 Kasus Penipuan Kripto Terbesar
Nandini   27 Jul 2021   14  
7 Tips Ampuh Hindari FOMO untuk Trader Kripto
7 Tips Ampuh Hindari FOMO untuk Trader Kripto
Linlindua   26 Jul 2021   19  
Mengenal Stablecoin dan Perannya di Pasar Kripto
Mengenal Stablecoin dan Perannya di Pasar Kripto
Nandini   25 Jul 2021   8  
5 Cara Investasi Ethereum (ETH) Di Tahun 2021
5 Cara Investasi Ethereum (ETH) Di Tahun 2021
Nandini   23 Jul 2021   15  
Cara Staking Coin Untuk Pemula
Cara Staking Coin Untuk Pemula
Cahyaning   16 Jul 2021   25  
Teknik Trading Kripto dengan Price Action
Teknik Trading Kripto dengan Price Action
Nandini   28 Jun 2021   47