6 Akad Yang Perlu Diketahui Saat Investasi Syariah

Wahyudi 10 Dec 2019 1617
Dibaca Normal 3 Menit

Calon investor seharusnya memahami akad apa yang akan digunakan dalam investasi syariah. Ketahui 6 akad syariah berikut agar tidak salah langkah.



Ada satu pernyataan menarik dari pakar keuangan syariah yang mengungkap bahwa “sharia is just doing the same thing with different way”. Artinya transaksi syariah adalah melakukan hal yang sama dengan cara yang berbeda. Salah satu yang membedakan transaksi syariah dengan konvensional adalah akad.

Dalam transaksi muamalah (hubungan manusia dengan yang lainnya), akad adalah menentukan halal atau haramnya transaksi dalam konteks syariah. Akad yang berbeda akan memberikan konsekuensi hukum yang berbeda, dalam koridor ilmu syariah.

Tak terkecuali dalam melakukan investasi secara syariah. Calon investor seharusnya memahami akad apa yang akan digunakan dalam investasi tersebut, agar sisi syariahnya dapat, imbal balik investasinya juga dapat.

Akad saat investasi syariah

Untuk memudahkan membayangkan akad yang digunakan, ambil saja salah satu contoh investasi dalam bentuk P2P Lending Syariah. Peer-to-peer (P2P) lending adalah pinjam atau memberikan pinjaman secara online kepada individu/bisnis. Dapat dibilang peer-to-peer lending adalah sarana untuk menjembatani pihak yang membutuhkan dana dengan pihak yang memiliki dana berlebih. Agar sesuai dengan syariah, pahami 6 akad yang perlu diketahui saat investasi syariah berikut ini:

1. Akad Al Qardh

Akad Al Qardh banyak digunakan dalam kasus pinjam meminjam, tak terkecuali dalam skema investasi syariah. Dalam akad ini, beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Orang yang menerima dana harus mengembalikannya pada waktu tertentu sesuai dengan kesepakatan.
  • Pengembalian dana (transaksi) bisa diberikan kepada Lembaga Keuangan Syariah (LKS) atau investor/pemberi pinjaman lainnya
  • Akad ini memungkinkan transaksi utang/pinjam terjadi sesuai dengan kesepakatan, baik nominal maupun jadwal pengembaliannya

 

2. Akad Wakalah Bil Ujrah

Karena kondisi jarak, waktu dan sebagainya, syariah memberikan solusi masalah transaksi ini dalam bentuk akad wakalah bil ujrah. Akad ini menjadikan seseorang bisa memberikan kuasa kepada pihak lain untuk melakukan tindakan atas nama pemberi kuasa atau wakalah di mana pihak penerima kuasa mendapatkan imbalan atau dikenal dengan nama ujrah.

Akad investasi syariah

3. Akad Mudharabah Muqayyadah

Dalam konteks investasi, ada pihak pemilik modal dan ada juga pihak pengelola. Kedua pihak ini bisa melakukan kerja sama investasi dengan menggunakan akad mudharabah muqayyah. Ketentuan dalam akad ini adalah:



  • Adanya kesepakatan awal mengenai persentase pembagian keuntungan yang akan diperoleh dari usaha antara pihak pemilik dengan pengelola.
  • Kerugian menjadi tanggung jawab pihak penyetor modal, kecuali jika terjadi kesengajaan pengelola yang melanggar kesepakatan awal investasi.

 

4. Akad Musyarakah

Akad musyarakah bisa jadi alternatif lain dalam melakukan kerjasama investasi syariah antara pemilik modal dan pengelola. Berikut ini ketentuannya:

  • Masing-masing pihak yang melakukan kerjasama akan memberikan modal guna menjalankan aktivitas ekonomi bersama.
  • Keuntungan dan kerugian dari kerjasama yang dilakukan ini akan ditanggung bersama sesuai dengan kesepakatan.
  • Pengelola bisa pemilik modal atau menunjuk orang/pihak lain sesuai kesepakatan.

Investasi syariah

5. Akad Ijarah

Akad ijarah umum dilakukan dalam transaksi bisnis untuk jual beli manfaat. Manfaat disini bisa saja dalam bentuk paket layanan, misalnya saja paket umroh. Secara prinsip dalam akad ijarah ini:

  • Terjadi pemindahan hak guna untuk suatu barang tertentu selama waktu yang ditentukan.
  • Tidak ada pergantian kepemilikan barang.
  • Penyewa atau pengguna jasa layanan akan membayar sewa terhadap pemanfaatan dari apa yang ada dalam kesepakatan.

 

6. Akad Istishna Bil Wakalah

Akad ini digunakan untuk memesan sebuah produk yang akan dijadikan investasi syariah, namun pemilik modal menggunakan pihak lain sebagai wakil/perantara. Sebagai konsekuensinya, pihak yang dijadikan wakil oleh pemilik modal akan mendapatkan pembagian keuntungan sesuai dengan kesepakatan awal.

 



Forum

Husain (30 Apr 2012)

Salam Master, apa yg di maksud dgn pola divergence? dan kapan pola tsb terjadinya dan karena apa? Terima Kasih ats jwbannya Master!!!

Selengkapnya...

BANK1 Bulan
BANK DBS INDONESIA4.25
BANK MAYBANK INDONESIA4.25
BANK MEGA2.50
BANK CENTRAL ASIA 2.85
BANK TABUNGAN NEGARA3.25
BANK MANDIRI2.00
BANK PERMATA 4.00
BANK RAKYAT INDONESIA2.85
STANDARD CHARTERED BANK4.00
BANK ANZ INDONESIA2.75

Kirim Komentar/Reply Baru


Tips Investasi Untuk Siapkan Dana Pernikahan
Tips Investasi Untuk Siapkan Dana Pernikahan
Nandini   11 May 2021   75  
Range Harian & Cara Mengukurnya

master, apa yg dimaksud dg range harian? apakah diukur dari kenaikan kemudian turun lagi atau diukur dari titik tertinggi sampai terendah?

Yuri Wijayanto 8 Mar 2012

Reply:

Basir (08 Mar 2012 07:56)

range bisa disebuat rata rata pergerakan harga. range trading bisa di ukur dengan menggunakan pivot point. Cara paling mudah untuk menggunakan level pivot point adalah menggunakan mereka seperti Support dan resistance biasa.Sama seperti support dan resistance, harga akan menguji level tersebut berulang kali.

Sebuah contoh.
Berikut adalah chart 15-menit dari GBP / USD.

width=610

 

Dalam tabel di atas, Anda melihat harga menguji tingkat dukungan S1.Jika Anda berpikir harga akan memantul, yang dapat Anda lakukan adalah buy dan kemudian menempatkan stop loss pada tingkat support berikutnya.

Jika Anda konservatif, Anda dapat menempatkan stop loss tepat di bawah S2.Jika harga mencapai S2, kemungkinan tidak akan balik kembali, baik S1 dan S2 bisa menjadi resistance level.

Jika Anda sedikit lebih agresif dan yakin bahwa support di S1 ??akan tembus, Anda dapat menempatkan stop loss Anda tepat di bawah S1.

Adapun untuk menempatkan take profit, Anda dapat menempatkan TP pada  PP atau R1, yang juga dapat memberikan semacam resistance.Mari kita lihat apa yang terjadi jika Anda tadi melakukan buy.

width=626


Sepertinya S1 memang sebagai support!Apa lagi, jika Anda telah memasang TP pada PP!

Tentu saja, tidak selalu sederhana seperti itu.Sebaiknya Anda tidak mengandalkan hanya pada tingkat titik pivot.

Anda juga dapat menggabungkan analisis Candle dan jenis-jenis indikator untuk membantu memberikan konfirmasi sebelum memasuki pasar.

Misalnya, jika Anda melihat bahwa doji sudah terbentuk diatas S1, atau bahwa stokastik mengindikasikan kondisi oversold, maka kemungkinan  S1 akan menjadi support.

Terakhir, Anda juga harus sangat memahami bahwa kadang-kadang, harga hanya akan menembus semua tingkat seperti bagaimana Roger Federer melakukan kompetisi di Wimbledon.

Erik T (19 Jun 2019 00:52)

Untuk Yuri Wijayanto,

Range harian adalah skala yang mengukur seberapa besar pergerakan pair mata uang dalam satu hari perdagangan. Range harian diambil dari data high dan low pada sesi perdagangan sebelumnya.

Semoga bisa membantu.

Cara Aman Trading Bitcoin Untuk Pemula
Cara Aman Trading Bitcoin Untuk Pemula
Linlindua   5 May 2021   166  
Live Trading NFP Bareng Finex
Live Trading NFP Bareng Finex
Melati   4 May 2021   235  
Untung Rugi Bisnis Peer to Peer (P2P) Lending
Untung Rugi Bisnis Peer to Peer (P2P) Lending
Wahyudi   30 Apr 2021   149  
Bitcoin Vs Ethereum, Mana Yang Lebih Menguntungkan?
Bitcoin Vs Ethereum, Mana Yang Lebih Menguntungkan?
Wahyudi   30 Apr 2021   183  
7 P2P Lending Syariah Terbaik di Indonesia
7 P2P Lending Syariah Terbaik di Indonesia
Linlindua   29 Apr 2021   141  
3 Cara Trading Bitcoin Untuk Meraup Profit
3 Cara Trading Bitcoin Untuk Meraup Profit
Linlindua   29 Apr 2021   159  
10 Ide Bisnis Online Terbaik Dengan Modal 1 Juta
10 Ide Bisnis Online Terbaik Dengan Modal 1 Juta
Linlindua   28 Apr 2021   133