7 Manfaat Kerja Dari Rumah Selama Krisis Covid-19

Febrian Surya 25 May 2020 130

Adanya krisis Corona (Covid-19) membuat para pekerja di seluruh dunia harus bekerja dari rumah, tak terkecuali mereka yang beraktivitas di Indonesia. Walaupun banyak yang menganggap bahwa penerapan work from home (WFH) membatasi aktivitas sehari-hari, tapi ternyata ada beberapa keuntungan yang bisa kamu peroleh saat bekerja dari rumah dan mungkin tidak akan kamu peroleh saat bekerja secara langsung di kantor. Berikut 7 manfaat kerja dari rumah yang mungkin bisa meningkatkan semangat kamu:

Menjadi Pribadi Yang Independen(Baca juga: 5 Keuntungan Work From Home Dibanding Kerja Di Kantor)

 

1. Pekerjaan Dan Kehidupan Pribadi Lebih Seimbang

Saat kamu bekerja dari rumah, kamu bisa mendapatkan keseimbangan dalam hidup. Sebab, kamu tidak perlu harus selalu berkutat dengan kemacetan saat berangkat maupun pulang dari tempat bekerja. Selain membuang waktu dan tenaga yang kamu miliki, menghadapi kemacetan juga bisa meningkatkan stres yang berdampak negatif pada performa kerja.

Bila kamu bekerja dari rumah, kamu bisa menghemat waktu dan tenaga karena tidak harus datang setiap harinya ke kantor. Hal ini akan memberikan kamu waktu yang lebih banyak untuk bisa berkumpul bersama keluarga dan bekerja sambil mengerjakan pekerjaan sehari-hari di rumah, seperti mencuci piring, memasak, dll.

 

2. Meningkatkan Produktivitas

Dengan bekerja dari rumah saat Covid-19, hal ini bisa berimbas terhadap produktivitasmu. Sebab, kamu bisa bekerja sesuai dengan gayamu, seperti mengatur jadwal kerja sendiri dan bagaimana cara kerjamu.

7 Manfaat Kerja Dari Rumah Di Tengah Penyebaran Covid-19

Untuk semakin mengoptimalkan kegiatan work from home, kamu bisa membuat ruang kerja nyaman sendiri sesuai keinginanmu. Ketika jeda istirahat, kamu juga bisa melakukan apa yang tidak bisa dilakukan saat kerja di kantor, seperti bermain musik maupun bermain dengan hewan kesayanganmu di rumah yang bisa kembali menyegarkan pikiran.

 

3. Meningkatkan Kepuasan Dalam Bekerja

Ketika kamu diperbolehkan untuk bekerja sesuai dengan keinginanmu, kamu akan merasa senang dan bahagia. Sehingga, kamu sangat termotivasi untuk memberikan hasil terbaik di setiap pekerjaan. Sudah menjadi rahasia umum bila setiap pekerjaan yang kamu kerjakan dengan sungguh-sungguh pasti akan menciptakan kepuasan kerja tersendiri bagi siapa saja yang mengerjakannya dengan sepenuh hati.

 

4. Menjaga Kesehatan

Karyawan adalah aset yang paling berharga di sebuah perusahaan. Sehingga, masalah kesehatan memang perlu sangat diperhatikan oleh sebuah perusahaan saat Covid-19. Demi mencegah penularan Covid-19 yang terjadi di kantor dan dapat membahayakan jiwa karyawan, maka bekerja dari rumah menjadi solusi wajib yang ampuh diterapkan.

 

5. Beradaptasi Dengan Penggunaan Teknologi Baru

Work from home (WFH) merupakan salah satu tren yang memang sudah ada bahkan sebelum adanya Covid-19. Namun, sistem kerja dari rumah ini hanya populer di perusahaan-perusahaan berbasis teknologi saja, seperti Facebook, Google, dll.

Beradaptasi dengan Penggunaan Teknologi Baru

Tetapi, tren work from home di kalangan pebisnis diyakini menjadi budaya kerja yang semakin digemari oleh karyawan milenial. Jadi, selain mencegah penularan Covid-19, bekerja dari rumah selama pandemi Covid-19 juga bisa membuat kamu beradaptasi dengan lingkungan kerja yang memanfaatkan teknologi terkini, seperti aplikasi meeting online yang banyak digunakan oleh perusahaan di tengah pandemi.

Tak hanya berkaitan dengan aplikasi-aplikasi yang digunakan untuk keperluan rapat virtual, pemanfaatan teknologi selama kerja di rumah juga membuka kesempatan untuk meraih penghasilan dari sektor lain, misalnya trading forex yang bisa dilakukan sebagai pekerjaan sampingan. Pasalnya, teknologi yang digunakan dalam trading forex sangat mendukung aktivitas kerja di rumah karena hanya membutuhkan PC/Laptop/Smartphone, koneksi internet, dan aplikasi platform trading.

 

6. Menghemat Uang

Salah satu hal yang paling sering dikeluhkan oleh sebagian karyawan yang bekerja di kantor adalah mahalnya biaya transportasi yang harus dikeluarkan untuk pulang-pergi ke kantor setiap harinya. Belum lagi, uang makan untuk konsumsi selama jam istirahat juga bisa menjadi sumber pengeluaran, terutama bagi mereka yang tidak membawa bekal dari rumah.

Nah, ketika kamu bekerja dari rumah, kamu tidak perlu mengeluarkan biaya transportasi untuk memesan ojek online ataupun menyisihkan sebagian pendapatan untuk digunakan sebagai uang makan atau uang jajan selama di kantor. Hal ini akan semakin bermanfaat jika kantormu berada di tempat yang strategis, dimana makanan biasanya dibandrol dengan harga yang mahal.

 

7. Menjadi Pribadi Yang Independen

Ketika kamu tidak bisa bertemu dengan rekan kerjamu secara langsung untuk saling bertatap muka, kamu akan menjadi orang yang lebih pro-aktif untuk mencari jalan keluar terkait bagaimana cara menyelesaikan tugas yang diberikan oleh perusahaan. Sehingga, kamu bisa menjadi pribadi yang benar-benar kreatif dan memiliki inisiatif dalam menyelesaikan setiap tugas yang diberikan kepada dirimu. Pada akhirnya, ini bisa membangun kebiasaan yang independen dan meningkatkan kualitas kerjamu bagi perusahaan.

 

Selain aktivitas bekerja, pandemi Corona juga mengakibatkan perubahan dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk bagaimana menyiasati pengelolaan gaji untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Agar tak salah langkah, ada baiknya kamu menyimak tips yang kami sajikan secara khusus di "Tips Mengelola Gaji Di Tengah Wabah Corona".

Kirim Komentar/Reply Baru

Reply Pembaca : 1

Echantique 11 JUN 2020
Waduh WFH g seenak itu kali, WFH g sprt yg org umum bayangin, msh bnyk kerugian akibat WFH. Mulai dr motivasi kerja yg mnurun, bengkakx tagihan listrik & internet, komunikasi antar tmn jg brkurang bahkan g jarang kary yg justru tambah stress klo WFH
reply
Bagaimana Cara Melihat Candlestick?

Saya pemula nih . Apakah melihat 1 buah candlestick naik atau turun itu diliat dari harga open atau close? Atau diliat dari sumbu?

Kelvin 16 Jan 2019

Reply:

M Singgih (17 Jan 2019 05:32)

@ Kelvin:

Dilihat dari harga open dan close. Candle yang bullish (harganya naik) jika harga close lebih tinggi dari harga open, dan candle yang bearish (harganya turun) jika harga open lebih tinggi dari harga close.

Panjang sumbu menunjukkan range pergerakan candlestick tersebut. Semakin panjang sumbu artinya semakin besar range harga pada periode waktu tersebut.

Ujung-ujung sumbu menunjukkan harga tertinggi (high) dan harga terendah (low).





Untuk keterangan yang lebih lengkap, silahkan baca:
Tips Membaca Candlestick Simpel Dan Akurat, Tak Perlu Hafalan

Febrian Surya 220
Bisnis  
Febrian Surya 155