7 Tips Ampuh Hindari FOMO untuk Trader Kripto

Linlindua 26 Jul 2021
Dibaca Normal 9 Menit
kripto >   #fomo   #trading-kripto
Fear of Missing Out adalah fenomena yang ramai menjangkiti trader. Bagaimana cara menghindari penyakit ini?
DI

Fenomena FOMO (Fear of Missing Out) semakin terasa pada berbagai bidang belakangan ini. Salah satunya di pasar kripto. Banyak orang nekat membeli mata uang kripto seperti BTC dan ETH saat harga melambung tinggi tanpa memahami apa itu cryptocurrency. Mereka berharap bisa kaya mendadak seperti orang lain yang lebih dulu membelinya. Inilah fenomena takut ketinggalan yang disebut sebagai FOMO.

Apakah Anda termasuk trader FOMO? Jika iya, sebaiknya hentikan ketakutan tidak kebagian tersebut karena sangat berbahaya.

 

Pengertian FOMO

Istilah Fear Of Missing Out semakin populer semenjak adanya media sosial. Apalagi di tengah situasi pandemi seperti saat ini yang menuntut setiap orang untuk stay tune dan memantau setiap perkembangan berita di luar sana.

Mulanya, FOMO menjadi label bagi seseorang yang kecanduan media sosial lantaran takut akan ketinggalan berita, informasi, maupun gosip lainnya. Hal inilah yang memaksa orang tersebut untuk online terus menerus.

 

FOMO dalam Trading dan Investasi

Tidak hanya di dunia media sosial, fenomena FOMO juga merebak di sektor pasar saham, forex, hingga cryptocurrency. FOMO dalam dunia trading dan investasi merujuk pada trader maupun investor yang takut ketinggalan membeli aset saat harganya naik. Mereka memaksakan diri untuk membeli pada harga yang sangat tinggi karena khawatir ketinggalan momen. Sering kita temui, banyak orang membeli cryptocurrency seperti Bitcoin karena ikut-ikutan tanpa tahu apa itu Bitcoin. 

Baca juga: 5 Cara Mendapatkan Bitcoin Gratis Dengan Mudah

Fenomena FOMO ini pada intinya sama, yaitu takut ketinggalan kesempatan untuk menjadi kaya seperti orang lain yang lebih dulu mendapatkannya.

 

Penyebab FOMO

Sebenarnya, apa penyebab FOMO itu terjadi? Kenapa banyak orang tergiur untuk membeli Bitcoin pada harga yang sangat tinggi? Mari kita tinjau dari segi psikologis.

FOMO (Fear of Missing Out) sangat berkaitan erat dengan Psikologi Trading, tepatnya Recency Bias. Istilah Recency Bias berarti kondisi di mana pengalaman terkini sangat mempengaruhi cara berpikir seseorang. 

Baca juga: Belajar Mempersiapkan Mental Sebelum Trading

Seperti yang kita ketahui dari pemberitaan di portal media online, harga Bitcoin terus melambung dari waktu ke waktu. Pernyataan ini menjadi dasar pemikiran bahwa harga Bitcoin cenderung naik terus di masa depan.

Padahal, faktanya belum tentu begitu. Harga yang terus naik, tidak menjamin bahwa harga akan terus menguat di masa depan. Bisa saja, ada situasi tertentu yang menyebabkan harga anjlok.

Media menjadi salah satu penyebab meluasnya dampak FOMO terhadap dunia trading dan investasi, terutama media sosial. Pasalnya, berbagai informasi terkait saham, forex, dan Bitcoin yang terus naik menjadi topik perbincangan menarik di grup, forum, maupun komunitas online. Apalagi, semua hal tersebut begitu mudah diakses oleh setiap orang.

Rasa takut akan kehilangan momen biasanya menguatkan tekad seseorang untuk terus update informasi terkini. Apabila ada yang posting sedang profit, maka saat itulah seseorang yang sedang mengalami FOMO akan merasa harus melakukan sesuatu! Yaitu dengan ikut terjun dan tidak mau kehilangan kesempatan.

Dari ilustrasi di atas, dapat kita simpulkan bahwa FOMO terjadi karena dipicu oleh beberapa emosi yang merugikan, diantaranya:

  1. Keserakahan: Emosi ini memicu seseorang untuk mendapatkan profit yang besar dalam waktu singkat.
  2. Ketakutan: Rasa ketakutan akan ketinggalan tidak mendapatkan profit.
  3. Iri: Timbulnya rasa iri pada orang-orang yang sudah mendapatkan profit lebih dulu.

Ketiga emosi tersebut memberikan pengaruh yang sangat besar kepada seseorang untuk nekat membeli di harga yang terlalu tinggi.

Cara menghindari FOMO

 

Bahaya FOMO terhadap Trading

Melihat tiga faktor emosi yang memicu FOMO saja sudah menunjukkan hal yang buruk. Apalagi, bahaya yang ditimbulkan oleh FOMO pada aktivitas trading.

FOMO menimbulkan konsekuensi yang benar-benar serius bagi trader karena mengurangi kemampuan mereka untuk mengambil keputusan secara objektif selama trading. Mengejar keuntungan yang seperti itu justru menyebabkan trader mengambil resiko lebih besar. Jika harga tiba-tiba anjlok, maka mereka yang akan rugi besar.

Ingat, tidak ada pesta yang tidak usai. Harga memang terus naik, namun pada suatu saat akan turun secara cepat atau lambat.

 

Cara Menghindari FOMO Kripto

Inilah hal yang terpenting dan harus kita pelajari. Jangan sampai FOMO mempengaruhi analisa trading Anda. Untuk itu, terapkan cara menghindari FOMO kripto berikut ini.

 

1. Jangan Sering Membuka Internet dan Market

FOMO memang menjadi faktor naik turunnya harga sebuah aset kripto. Namun, Anda bisa menghindarinya dengan cara termudah yaitu membatasi diri untuk tidak berselancar di dunia maya, tidak sering-sering membuka media sosial, dan tidak memantau market secara terus-menerus.

Bukankah diskusi forum tentang prediksi harga untuk meraih keuntungan adalah hal penting? Benar, asalkan Anda bisa mengikuti beberapa orang saja untuk berdiskusi, terutama orang yang telah berpengalaman. Bisa saja pengalaman berharga Anda dalam memprediksi luntur karena pengaruh dari teknik orang lain. Bagaimanapun juga, memiliki prinsip berdasar pada pengalaman pribadi akan membantu Anda terhindar dari kebimbangan dan sikap FOMO.

Baca juga: Teknik Trading Kripto Apa Saja yang Menguntungkan?

Begitu pula kebiasaan update grafik chart selama 24 jam non stop tidak akan berarti penting, karena kenaikan beberapa jam saja tidak akan mempengaruhi pergerakan aset secara garis besar. Jadi, keuntungan yang akan Anda peroleh tidak akan seberapa, kecuali modalnya besar.

Terlalu lama memperhatikan grafik justru akan merugikan diri sendiri karena menimbulkan kepanikan saat terjadi penurunan atau kenaikan harga.

Nah, untuk mengalihkan fokus Anda, lakukan hal lain seperti olahraga, membaca buku, menonton film, dan sebagainya. Mengalihkan fokus seperti ini bisa membuat emosi dan rasa cemas Anda mereda dari kepanikan dan ketinggalan sesuatu.

 

2. Tidak Selamanya Anda akan Untung

Perlu Anda ingat bahwa dalam investasi apapun itu, pasti ada yang namanya untung dan rugi. Tidak mungkin Anda akan untung terus atau sebaliknya. Oleh karena itu, bersikaplah realistis dan menerima kerugian apabila Anda memang salah dalam melakukan entry market dengan volatilitas tinggi.

Lakukan berbagai cara untuk menghindari kerugian dan tetap tenang selama trading dengan membuat strategi. Ketika Anda sudah memiliki sistem trading, maka akan ada panduan dalam setiap pengambilan keputusan trading, baik ketika masuk pasar maupun tidak.

Libatkan pula psikologis saat Anda hendak masuk pasar, sesulit apapun itu. Sebagai contoh, tanyakan diri Anda sendiri, "Mengapa saya harus masuk di harga ini?", "Apakah keputusan ini sudah sesuai dengan rencana trading yang sudah saya buat?", "Apa risiko dari keputusan saya ini?", dan sebagainya.

Dengan berhenti sejenak untuk bertanya pada diri sendiri sebelum masuk pasar, maka Anda akan terbiasa berpikir logis dan membuat keputusan dengan lebih objektif.

Baca juga: 3 Cara Menghindari Kesalahan Entry Trading

 

3. Lihat Statistik untuk Mendapatkan Gambaran Nyata

Siapa yang tidak tergiur oleh profit besar apalagi yang bisa diperoleh dalam waktu singkat? Namun, iming-iming tersebut tidak akan berarti jika Anda belum paham teknik trading dan dunia kripto.

Ambil saja contoh kisah BTC dan ETH yang membangkitkan imajinasi banyak trader dan investor tidak berpengalaman. Kisah tersebut membuat setiap koin yang memasarkan dirinya sebagai "New Bitcoin" tampak sebagai peluang unik untuk menciptakan kekayaan. Padahal, kebanyakan klaim seperti itu tidaklah sesuai kenyataan.

Untuk menghilangkan FOMO oleh iming-iming "New Bitcoin" ini, sebaiknya Anda lihat beberapa statistik untuk menyadari bahwa diantara BTC atau ETH, ada ratusan shitcoin yang hanya berpura-pura menjadi revolusioner atau inovasi guna menarik investor. Jadi, jangan gegabah investasi pada "New Bitcoin" ya!

Lihat juga: Daftar Koin Kripto Terbaik

 

4. Jangan Berpatokan pada Intuisi

Faktanya, banyak orang lebih memilih mendengarkan nyali dan intuisi daripada logika untuk menghasilkan uang. Apabila Anda memiliki "feeling" tentang koin-koin tertentu, sebaiknya tahan keinginan untuk segera membelinya. Terkadang, alam bawah sadar yang bermaksud baik tidak melulu mendukung Anda membuat keputusan yang baik.

 

5. Baca tentang Penipuan Berbasis FOMO

Skema pump and dump adalah salah satu jenis penipuan terkenal yang dimainkan di FOMO. Singkatnya, kelompok dibalik skema ini membuat harga beberapa shitcoin naik tajam sehingga menarik banyak trader untuk percaya bahwa mereka telah melihat "trend besar berikutnya". Ketika harga sudah mencapai level tertentu, oknum yang menyebarkan klaim akan menjual koin mereka dan mendapat banyak profit dengan mengorbankan pemain lain. Untuk menghindari dampak FOMO ini, lebih realistislah dan pelajari lagi statistik suatu koin baru.

Ingat, penipu selalu memiliki banyak trik untuk mengelabui banyak orang demi mendapatkan uang. Banyak kasus menunjukkan, penipu mengeksploitasi FOMO untuk mencapai hal ini.

Baca juga: 5 Kasus Penyalahgunaan Kripto Yang Menggegerkan Dunia

 

6. Analisis Kesalahan yang Dibuat karena FOMO

Tidak dipungkiri, setiap trader kripto memiliki riwayat kegagalan akibat FOMO. Oleh karena itu, ada baiknya untuk selalu mengevaluasi setiap kesalahan karena FOMO.

Silahkan lihat beberapa dana yang sudah Anda hilangkan, lalu tindakan apa yang akan Anda lakukan menghadapi kerugian tersebut. Tindakan apa pula yang Anda lakukan untuk menghindari FOMO di waktu mendatang? Evaluasi menjadi upaya terpenting untuk memperbaiki emosi dan logika dalam menghadapi FOMO yang akhir-akhir ini kerap terjadi.

 

7. Buat Target Profit

Trading kripto merupakan momentum. Tanpa adanya target profit, maka Anda akan kelelahan dan mudah terkena FOMO. Contoh target profit adalah 3%, 5%, atau 10%.

Apabila suatu koin secara fundamental bagus pada suatu momen, maka Anda bisa targetkan 10%. Namun, jika fundamental sedikit meragukan, sebaiknya targetkan 3% saja.

Bagaimana dengan model long-term? Saat memutuskan hal ini, maka Anda harus memperhatikan fundamentalnya terlebih dulu, apakah aset tersebut memiliki projek jangka panjang yang bagus atau tidak.

Baca juga: Cara Staking Coin Untuk Pemula

Tidak hanya hold long-term, short-term juga harus mempertimbangkan fundamental dari trust market aset kripto. Apabila suatu aset sudah berada di bawah ranking 50 coinmarketcap, lebih baik lakukan short trade.

Waspadai FOMO dalam trading kripto

Itulah 7 cara menghindari FOMO kripto bagi trader supaya tidak merugi. Jangan terburu-buru membeli suatu koin kripto hanya karena provokasi dari orang lain. Percayalah pada fundamental atau analisa diri Anda sendiri. Jangan lupa untuk terus belajar dan percaya pada data valid, trend market, maupun media terpercaya untuk analisa fundamental ya.

 

Setelah mengetahui bahaya FOMO trading, ada lagi risiko kripto yang perlu diwaspadai jika Anda masih pemula. Salah satunya adalah potensi penipuan ICO. Kenapa hal ini patut diperhatikan? Simak ulasannya di Mengapa Sebagian Besar ICO Gagal.

Terkait Lainnya
 

Forum Terkait

 Nia Fitriani |  25 Jan 2021

mas, untuk trading dan bisa profit di kripto apakah jg bisa pake indikator seperti di valas? indikator apa yang bagus? thx b4

Lihat Reply [19]

@ Alexis:

Semua pergerakan harga yang direpresentasikan dalam chart, baik dalam bentuk bar ataupun candlestick bisa menerapkan teori Fibonacci.

Level-level Fibonacci, baik yang retracement ataupun yang expansion adalah alat bantu untuk menentukan level-level support dan resistance, jadi berlaku untuk semua pair dalam pasar keuangan termasuk mata uang kripto.

M Singgih   30 Nov 2021

Ada rekomendasi indikatroe terbaik untuk trading kripto pak?

Veliza   14 Jan 2022

@ Veliza:

Indikator teknikal yang digunakan untuk pair kripto, forex, komoditi, futures dll sama saja. Biasanya trader menggunakan kombinasi indikator trend dan indikator momentum. Indikator trend digunakan untuk mengetahui arah pergerakan harga yaitu sedang bullish atau sedang bearish. Sementara indikator momentum digunakan untuk mengetahui waktu yang tepat untuk entry (buy atau sell).

Indikator trend yang sering digunakan adalah moving average (MA), MACD, parabolic SAR, ADX dan juga Bollinger Bands. Untuk indikator momentum biasanya menggunakan oscillator yaitu RSI, stochastic atau CCI.

M Singgih   17 Jan 2022

@M. Sidiq:

Dua-duanya bisa digunakan baik sendiri-sendiri maupun bersamaan kok pak untuk trading di kripto. Tapi penggunaannya mohon di sesuaikan dengan kondisi pasarnya. Terlebih lagi kalau tujuannya untuk mendapatkan untung dengan jual/beli aset kriptonya secara langsung. Jadi sebenarnya agak susah prakteknya karena susah sekali untuk membeli/menjual di harga yang diinginkan.

Sepengetahuan saya sendiri untuk trading kripto dengan Price Action, metode yang paling sering digunakan adalah pola Candlestick. Dalam penggunaannya, pola Candlestick pada aset kripto ini biasanya digabungkan dengan level Support And Resistance, Trend Channel ataupun Chart Pattern.

Indikator yang bisa digunakan dalam trading kripto sendiri ada banyak sekali. Beberapa di antaranya ada Moving Average, MACD, RSI, dsb. Berikut contoh pengaplikasian MACD pada BTC/USD:

macd-btc

Atau bapak juga bisa coba mengaplikasikan kedua unsur di atas menjadi satu kesatuan. Metode yang paling sering digunakan biasanya menggunakan Moving Average dengan pola Candlestick Pinbar dalam trading kripto. Pola ini biasanya digunakan sebagai konfirmasi jika terjadi Rejection pada Moving Average.

pin-barPenjelasan lebih lengkap mengenai metode ini bisa bapak baca pada jawaban saya di pertanyaan mengenai validitas Pin Bar di kripto.

Nur Salim   28 Jan 2022

@Nia:

Tentu saja bisa bu. Sama seperti market lain seperti Stock, Forex, indikator juga bisa digunakan pada kripto. Hanya saja untuk kripto saya rasa lebih baik jika indikator tersebut tidak digunakan sendiri. Baiknya indikator tersebut dipadukan dengan suatu konfirmasi atau validasi sinyal seperti pola candlestick yang sudah teruji.

Mengenai indikatornya, hampir semua indikator yang tersedia tentu bisa digunakan. Berikut beberapa contoh penerapan perpaduan antara indikator dan pola candlestick:

Berikut ada pula beberapa referensi dari pertanyaan lain yang juga menanyakan cara trading di kripto:

Konfirmasi ini juga tidak harus menggunakan pola Candlestick seperti beberapa contoh di atas. Ibu juga bisa menggunakan indikator lain sebagai salah satu bentuk konfirmasi. Contohnya dengan menggunakan Bollinger Bands dan salah satu indikator Oscillator seperti Stochastics. Bollinger Bands akan berfungsi sebagai indikator utama sinyal, dan Stochastics sebagai konfirmasinya. Contoh grafiknya sebagai berikut:

1

Banyak pula perpaduan lain seperti Double/Triple Moving Average, Moving Average dan Bollinger Bands, Bollinger Bands dan Adx, dan lain sebagainya.

Terima kasih, semoga membantu.

Nur Salim   26 Feb 2021

@Franky Chandra:

Sebelumnya SnR dan RSI-nya penerapannya bagaimana pak? Kalau dipakai untuk mendeteksi sinyal reversal memang agak sulit setahu saya kalau menggunakan time frame m5. Selain karena level SnR-nya tidak sekuat time frame yang lebih besar, range pergerakan kripto per-Candle biasanya cukup ekstrim sehingga level SnR sering tertembus serta banyak Fake Out yang terjadi.

fakeout

Sebenarnya bapak juga bisa menambahkan pola Candlestick Reversal dengan perpaduan RSI sebagai tambahan konfirmasi. Hanya saja seperti yang saya katakan sebelumnya, karena Candlestick yang dihasilkan biasanya cukup lebar, sehingga sinyal valid sekalipun tidak akan mampu mendatangkan Risk:Reward Ratio yang baik.

Strategi trading dengan RSI dan Rejection di level SnR ini sebenarnya sangat baik dan memang banyak digunakan sebagai salah satu metode untuk mendapatkan keuntungan singkat atau Scalping pada time frame kecil. Solusi utama saya sebenarnya bapak bisa mencoba pindah ke Instrumen lain yang range pergerakannya tidak seekstrim kripto seperti EUR/USD, AUD/USD, NZD/USD bahkan intrumen minor seperti AUD/NZD di forex. Atau jika bapak masih ingin tetap melanjutkan di BTC/USD, maka sebaiknya coba pindah ke time frame yang lebih besar seperti M15 atau M30.

Nur Salim   28 Feb 2022

@Nur Binti:

Selamat malam, untuk trading kripto sendiri saat ini terbagi menjadi 2 jenis yaitu Spot trading yang bisa dilakukan langsung pada Exchange Kripto (jangan lupa untuk selalu bertransaksi hanya pada Exchange yang telah teregulasi), serta margin trading melalui broker-broker umum penyedia trading Forex. Perbedaan beserta panduan antara keduanya bisa di baca pada artikel Berapa Investasi Minimal Untuk Trading Bitcoin berikut.

Jika sudah menentukan dimana trading akan dilakukan, langkah selanjutnya adalah mempelajar dan mencoba mengenal terlebih dahulu mata uang kripto yang terkenal dan aktif diperdagangkan saat ini. Kalau sudah mengenal barang apa saja yang bisa diperjual belikan, bapak bisa mulai mencoba masuk sedikit lebih dalam dan belajar mengapa sebuah koin bisa naik dan turun nilainya.

Setelah itu baru bapak bisa mencoba belajar lebih dalam tentang hal-hal yang berhubungan dengan teknik trading kripto. Ada banyak sekali teknik ataupun indikator yang bisa bapak gunakan, namun untuk awal atau permulaaan saya sarankan belajar tentang cara membaca Candlestick pada mata uang kripto. Baru kemudian bisa dilanjutkan dengan belajar indikator-indikator trading lain yang juga bisa menambah akurasi hasil analisa.

Tidak lupa yang terakhir, jangan lupa juga perhatikan faktor-faktor penting lain seperti Money Management dan psikologis yang digunakan dalam trading.

Semoga bermanfaat dan terima kasih atas pertanyaannya.

Nur Salim   6 Apr 2022

@Hikmal Malik:

Pendekatan yang paling baik sebagai langkah antisipasi sebenarnya bisa dilakukan bukan dari sisi keamanan akunnya pak, tapi aset yang kita miliki di dalamnya. Cara yang terkenal paling aman saat ini adalah penggunaan Cold Wallet/Storage atau dengan tidak menyimpan seluruh aset secara bersamaan pada satu akun/Wallet. Soalnya tidak peduli seberapa aman akun tersebut, biasanya Hacker selalu akan memiliki jalan untuk menembusnya.

Upaya pengamanan akun sendiri hanya merupakan tindakan tambahan yang dapat berfungsi setidaknya untuk mengurangi atau menghambat upaya Hacker tersebut. Beberapa cara yang bisa bapak lakukan adalah:

1. Gunakan fitur Multi-Signature sebagai validasi transaksi.

2. Terapkan keamanan ganda 2FA atau Two Factor Authentication selain Password sebagai kunci akun.

3. Gunakan kombinasi password yang sulit (gabungan huruf kapital, angka, dll).

4. Selalu update secara rutin Software yang digunakan.

5. Pilih dompet digital yang sudah terbukti aman dan terpercaya. Lebih lengkapnya, bapak bisa baca pada Panduan Pemilihan Dompet Digital kami.

Demikian sedikit dari saya, semoga bisa sedikit mencerahkan.

Nur Salim   12 May 2022

saat ini dunia digital rawan sekali peretasan, mohon info tips untuk pengamanan akun kripto? terima kasih

Hikmal Malik   11 May 2022

@Dedy Ananta: Indikator yang sering digunakan oleh trader kripto ada 4:

  • Moving average (indikator berjenis trend). Indikator ini berfungsi untuk menunjukkan kondisi trend yang sedang terjadi di market.
  • MACD. Indikator ini berfungsi menunjukkan trend dan timing entry market berdasarkan persilangan garis signal dan garis MACD.
  • RSI. Indikator ini berfungsi menunjukkan momentum harga yang mendekati jenuh beli (overbought) dan jenuh jual (oversold).
  • Bollinger Bands. Indikator ini berfungsi mengukur volatilitas kripto menggunakan 2 garis batas (bands).
Kiki R   13 May 2022

Apakah bisa mengkombinasikan bberapa indikator?

Annisya Syahrani   20 May 2022

fitur Multi-Signature itu yang seperti apa ya pak? Mohon penjelasannya. trims

Firdha Fauziah   20 May 2022

biar bisa profit di kripto, pakai indikator atau cukup price action saja bos? Mohon bantuannya

M. Sidiq   27 Jan 2022

Mohon info indikator yang sering digunakan untuk trading kripto?

Dedy Ananta   12 May 2022

Halo min, apakah indikator Fibonacci bisa digunakan untuk trading di pair kripto seperti BTC/ETH, LTC/USDT, ETH/DOGE, dll?

Alexis   29 Nov 2021

Mohon info panduan trading kripto untuk pemula. trm ksh

Nur Binti   6 Apr 2022

Cara yang paling baik trading ditf kecil btc gimana ya pak? saya gunakan paduan RSI dan SnR tapi ruginya saya hitung-hitung lebih banyak daripada untungnya. mohon bantuannya

Franky Candra   25 Feb 2022

Ijin bertanya, bagaimana cara memasukkan indikator custom yg ada di mt4 agar bisa digunakan pada kripto seperti btc? saya baru beli indikator kemarin senilai 10 jt, dan saya rasa harusnya cocok dan akan dpt profit besar jika bisa digunakan untuk btc. Trims

Septiawan RT 05   15 Aug 2022

@Septiawan Rt 05: Caranya cukup sederhana. Berikut langkah-langkahnya.

1. Copy indikator custom yang sudah Anda beli.

2. Masuk ke platform MT4 yang Anda gunakan, klik "File" pada pojok atas, lalu klik "Open Data Folder".

Indikator Terbaik Untuk Trading Kripto

3. Setelah muncul, klik folder MQL4.

Indikator Terbaik Untuk Trading Kripto

4. Klik lagi folder Indicators.

Indikator Terbaik Untuk Trading Kripto

5. Paste (atau bisa juga gunakan shortcut Ctrl + V) indikator yang sudah Anda copy (di nomor 1) ke folder ini.

Indikator Terbaik Untuk Trading Kripto

6. Close tab saat ini lalu buka kembali platform metatrader 4.

7. Klik menu "insert", klik "indicators" lalu pilih "custom".

8. Klik indikator yang Anda inginkan.

Kiki R   16 Aug 2022
 Idha Kusbiyanto |  11 Apr 2022

Apakah strategi di trading forex bisa digunakan untuk trading kripto?

Lihat Reply [9]

@Idha Kusbiyanto:

Selamat pagi bu, untuk jawaban dari pertanyaan ibu sebenarnya bergantung pada jenis strategi trading forex yang digunakan. Jika menggunakan Fundamental analisis atau gabungan antara Fundamental dan Teknikal analisis, maka besar kemungkinan strategi tersebut tidak akan dapat digunakan pada kripto karena memang dasar fundamentalnya yang hanya memiliki sedikit kesamaan. Namun jika strategi yang digunakan murni menggunakan teknikal, maka besar kemungkinan bahwa strategi tersebut dapat digunakan juga pada pasar kripto. Contoh yang paling sederhana adalah dengan menggunakan indikator MACD pada trading forex. Indikator teknikal ini juga dapat digunakan dengan sangat baik pada mata uang kripto seperti BTC/USD.

btc-macd

Hanya saja perlu diingat, biasanya diperlukan sedikit optimasi atau penyesuaian agar strategi tersebut dapat berjalan dengan baik pada kripto. Selalu ingat untuk melakukan Backtest dan Forward Test terlebih dahulu sebelum menjalankannya dengan uang sungguhan.

Terima kasih, semoga membantu.

Nur Salim   13 Apr 2022

Selamat malam, Money Management untuk trading kripto sendiri sebenarnya hampir sama dengan Money Management lainnya. Prinsipnya adalah segitiga risiko yang terdiri dari batas toleransi kerugian yang ditetapkan, besaran Stop Loss yang digunakan, serta Lot/Share/Jumlah koin yang akan digunakan. Contohnya sebagai berikut:

mm-kripto

Harga yang naik pasca terbentuknya pola Candlestick Bullish Engulfing, kembali turun ke sekitaran pola tersebut. Karena pola ini juga berfungsi sebagai batas zona Support pada harga, maka besaran Entry dilakukan saat proses Retest tersebut dengan ketentuan sebagai berikut:

Modal = 100,000 USD.

Risiko yang siap ditanggung = 10%.

Stop Loss = 35,000 point.

maka Lot yang yang akan digunakan adalah = (10/100 * 100,000) / 35,000 = 0.28 Lot.

Sehingga jika harga turun dan mengenai Stop Loss sebesar 35,000 point, maka total kerugian yang akan ditanggung hanya sebesar 10% dari modal atau 10,000 USD.

Selain membatasi jumlah kerugian per transaksi seperti di atas, masih banyak cara lain yang dapat digunakan. Namun sebelum itu mohon di sadari, tujuan dari Money/Risk Management sebenarnya adalah untuk membatasi tingkat risiko saat trading kripto. Keuntungan yang lebih itu hanyalah sebuah bonus.

Terima kasih, semoga membantu.

Nur Salim   15 Apr 2022

@Amelia Nuryanti:

Secara garis besar baik itu di kripto, saham ataupun instrumen lain semua cara yang digunakan untuk menentukan trend juga bisa digunakan kok bu. Ibu bisa menggunakan indikator Moving Average untuk menentukan trend.

ma-trend

Atau ibu juga bisa menarik trend line pada harga atau juga menentukan titik-titik Higher High, Lower Low, Higher Low, Lower High agar bisa menerapkan Dow Theory untuk menentukan trend juga bisa dilakukan.

trend-dow-kripto

Selain itu banyak juga cara lain ataupun indikator lain yang bisa ibu gunakan sebagai alat untuk membantu menentukan trend dalam kripto seperti Bollinger Bands, Trend Channel, Parabolic Sar, Dll. Semuanya bisa dan memiliki caranya masing-masing dalam menentukan trend. Tidak ada cara yang benar dan salah dalam penentuannya karena biasanya menentukan trend itu hanyalah langkah awal untuk menganalisa pergerakan market.

Terima kasih, semoga bisa sedikit membantu.

Nur Salim   28 Apr 2022

Bagaimana cara menentukan trend pada mata uang kripto pak? apakah caranya sama seperti di forex? thanks

Amelia Nuryanti   28 Apr 2022

mohon bantuannya, bagaimana manajemen modal yang baik untuk memaksimalkan hasil trading kripto?

Yuni Aulia   15 Apr 2022

Bagaimana cara mengenalisa candlestick kripto dan forex? Apakah ada perbedaan mendasar?

Suwandi   15 Sep 2022

Tidak ada perbedaan secara candlestick.

Yang berbeda adalah karakter pergerakan harga antara kripto dan forex.

1. Kripto jauh lebih volatil dibandingkan dengan forex.

2. Kripto lebih trending daripada forex karena dapat dijadikan sebagai investasi sedangkan forex tidak.

Oleh karena itu, karakter pergerakan pair forex cenderung lebih banyak sideways karena tujuannya diperdagangkan, bukan untuk investasi.

Kiki R   15 Sep 2022

Kalau trading kripto di broker forex, ya strateginya bisa sama saja lah ya dengan trading forex. Tapi, bagaimana kalau kita mau trading kripto di broker lokal seperti Ajaib dan Pluang? Nggak ada metatrader-nya, nggak bisa langsung sell tanpa buy juga... Adakah strategi trading yang sudah terbukti ampuh?

Indah   29 Sep 2022

@indah:

Pada dasarnya kakak tetap bisa mengamati pergerakan harga dan indikator pada Platform Third Party seperti TradingView yang menyediakan layanan lengkap.Jadi analisa dilakukan pada Platform tersebut, dan sinyal dieksekusi pada platform trading yang digunakan. Hanya saja jika memang sulit, kakak mungkin bisa menerapkan strategi seperti pola Candlestick ataupun Chart Pattern.

Pada pola Candlestick misalkan pola Morning Star, tidak diperlukan bantuan indikator apapun kecuali bentuk Candlestick itu sendiri untuk menganalisa. Contoh:

morning-star

Nur Salim   4 Oct 2022
 Samsul Muafi |  9 May 2022

Mana yang lebih bagus antara Luno, Zipmex, dan Bitocto?

Lihat Reply [15]

Soal mana yang lebih bagus antara Luno,Zipmex, dan Bitocto, kembali ke kebutuhan Anda. Apakah ingin menabung? Investasi multi aset? Atau sekalian jualan NFT?

Saya jabarkan sedikit di sini ya...

Luno: dikenal dengan keamanannya yang berlapis, biaya awal trading kripto yang sangat terjangkau (mulai dari 15 ribu), serta fasilitas Luno Savings yang memudahkan Anda untuk menabung.

Zipmex: memiliki fitur investasi sekaligus (saham dan kripto), menyediakan 2 jenis wallet, serta tawaran menarik untuk join di proyek token yang dirilis oleh Zlauch.

Bitocto: Dipercaya bisa membantu penguatan nilai IDR pada USD, dilengkapi sistem Cold Storage Encrypted, menyediakan akses jual NFT di Opensea.

Ananta   17 May 2022

mohon info tentang tokocrypto dan PINTU kak? dari kemudahan pendaftaran dan penggunaannya? Trims

Arief Ansori   23 May 2022

ZIPMEX, Bitocto dll ini merupakan exchange kripto ya kak, exchange kripto yang bagus menurut kakak apa saja ya? mohon infonya. Terima kasih

Yama Kaliki   23 May 2022

kalau untuk tujuan menabung yang bagus apa ya kak?

Gupita Byanis   23 May 2022

Dari segi pendaftaran, baik tokocrypto maupun Pintu Tokocrypto memiliki mekanisme yang sama.Mengisi identitas, nomor handphone, lalu menunggu verifikasi. Selain itu, ada proses KYC yang meminta Anda untuk mengirimkan foto KTP dan selfie.

Dari segi penggunaan, Tokocrypto menawarkan keamanan dan pelayanan yang cukup terpercaya dengan membawa nama besar Binance. Fitur-fitur untuk tradingnya juga lengkap mulai dari chart, Stop Limit, Limit Order, hingga jual beli NFT. Kekurangannya ada pada opsi deposit yang belum bisa memakai kartu kredit dan angka minimal withdrawal cukup tinggi. Untuk info lebih lengkap bisa cek di halaman review TokoCrypto. 

 

Sementara itu, Pintu memiliki keterbatasan dalam hal asetnya masih kurang variatif dibanding exchanger lokal sepantarannya. Tapi yang menarik, transaksi tradingnya tidak dikenakan biaya tambahan alias gratis. Minimal transaksinya juga dipatok terjangkau, mulai IDR 11,000. Untuk withdrawalnya bisa mulai IDR 50,000. Kalau tidak membutuhkan fitur-fitur terlalu banyak dan masih pemula, Pintu ini newbie friendly. Anda bisa cek juga review Pintu di sini.

Ananta   25 May 2022

Saat ini di Indonesia sudah sangat banyak exchanger kripto lokal. Untuk mencari exchanger kripto yang bagus, pastikan exchangernya memenuhi kualifikasi berikut:
1. Terdaftar di Bappebti 

2. Menerima deposit dan withdrawal dengan rupiah

3. Customer servicenya fast response dan mudah dihubungi (bisa lewat media sosial, live chat, atau hotline whatsapp dan sebagainya)

4. Memiliki keamanan berlapis dan sistemnya transparan

Selanjutnya, Anda bisa cari yang sesuai dengan kebutuhan. Ada beberapa exchanger yang fitur untuk tradingnya canggih seperti Indodax dan TokoCrypto, ada juga yang lebih nyaman digunakan untuk menabung seperti Luno dan Pintu.

Jika Anda mencari exchanger kripto yang biayanya cukup ramah kantong, bisa cek ke artikel "Exchange Kripto Termurah yang Diregulasi Bappebti" 

Ananta   25 May 2022

Untuk menabung kripto akan lebih bagus jika memilih exchanger-exchanger yang menyediakan fitur crypto savings. Contohnya: Crypto.com, Gemini, Coinbase, YouHodler, Linus
dan BlockFi. Di Indonesia sendiri juga sudah mulai banyak exchanger dengan akun tabungan kripto. Contohnya:

Luno: Dompet tabungan kriptonya (Luno Savings) tersedia dalam Bitcoin, Ethereum, dan USDC. Bunganya hingga 7.6% per tahun.

Pintu: Dengan fitur Nabung Rutin, Anda bisa membuat simulasi menabung mata uang kripto tertentu beserta perkiraan keuntungan yang akan diperoleh dalam jangka waktu tertentu.

Selain menabung dengan cara biasa, Anda juga bisa menabung kripto dengan metode staking yang juga bisa menghasilkan keuntungan ekstra. Selamat mencoba!

 

Ananta   25 May 2022

Platform atau exchange lokal mana yang menyediakan fitur staking? Mohon infonya kak.

Septian Fikri   22 Jun 2022

Untuk exchanger lokal, yang menyediakan fitur Staking antara lain Triv, Tokocrypto, dan Zipmex.

Anda bisa membaca detail mengenai staking pada platform-platform tersebut di sini:

Ketika staking, jangan lupa perhatikan masa penawaran dan masa lockingnya. Exchanger Indodax juga sempat memberikan penawaran DEP Airdrop pada bulan Februari 2022 silam, dengan masa locking 1 bulan.

Jadi, tidak menutup kemungkinan di masa depan bakal ada momen staking lagi di exchanger ini dan exchanger-exchanger lain. 

Ananta   29 Jun 2022

Di Indonesia, aplikasi trading kripto mana yang menyediakan pair trading kripto paling lengkap? 

Marshall   8 Aug 2022

@Marshall:

Untuk saat ini setahu saya hanya Indodax dan Tokocrypto yang memiliki jumlah Supported Crypto terbanyak dari pada Exchange lainnya. Indodax dengan 68 Supported Crypto sedangkan Tokocrypto dengan 53 Supported Crypto. Namun, dalam hal jumlah market dan fitur yang lebih lengkap, Tokocrypto jauh lebih unggul dengan banyaknya pilihan-pilihan mata uang Fiat yang tergabung karena koneksinya dengan Binance. Sementara Indodax lebih unggul dengan BIDR-nya. 

Nur Salim   9 Aug 2022

Aplikasi trading kripto dan metatrader apakah sama?

Yendri   8 Sep 2022

Metatrader adalah platform untuk trading secara CFD (Contract for Difference). Jadi, kalau kamu mau trading kripto secara CFD, maka kamu bisa pakai Metatrader.

CFD yang dimaksud di sini adalah transaksi buy/sell pada platform dengan leverage (margin) yang tidak melibatkan aset fisik. Pembeli dan penjual hanya memperdagangkan kontrak yang tercatat secara elektronik untuk memperoleh keuntungan dari naik-turun harga.

Tapi kalau kamu ingin jual-beli kripto secara fisik atau kontrak non-CFD lain, maka kamu harus pakai platform trading yang disediakan oleh bursa kripto kamu (crypto exchange). Metatrader tidak memfasilitasi jual beli kripto secara fisik atau non-CFD. Berikut ini artikel tentang beberapa platform trading kripto yang sah di Indonesia.

Aisha   9 Sep 2022

Apakah di Indonesia ini ada aplikasi trading kripto yang tanpa persyaratan KYC? Saya khawatir dengan keamanan data pribadi kalau harus kirim id card dan selfie seperti itu. Mohon infonya. 

Syahrul C   30 Sep 2022

Semua penyedia layanan jasa keuangan dan perdagangan berjangka di Indonesia harus melaksanakan prosedur KYC. Oleh karena itu, semua aplikasi berizin di Indonesia tentu memberlakukan ketentuan tersebut.

Kalau kamu tidak mau memenuhi syarat KYC, kamu dapat bergabung dengan aplikasi mancanegara atau aplikasi lokal yang tidak teregulasi.

Aisha   1 Oct 2022
 

Komentar @inbizia

"forex tidak cocok untuk semua orang", ini adalah harsh truth, tapi banyak yang tidak mau terima. Orang-orang pada fomo dan gelap mata kalau liat temen ato kenalannya sukses di forex, pengen ikut makmur juga. Tapi kalo udah mbahas soal manajemen emosi dan modal, suruh belajar pake akun dana kecil2, pada gak sabaran. Ntar pas rugi koar-koar forex itu penipuan.... kisah lamanya sih gt.
 Jimmy Belompro |  13 Apr 2022
Halaman: Halhal Yang Cenderung Disembunyikan Tentang Forex Trading
Sejauh ini TokoCrypto yang mampu memberikan layanan trading kripto terbaik di Indonesia, dibndingkan dengan exchange sebelah, saya rasa TokoCrypto mampu menghadirkan fitur-fitur menarik. Selain itu, exchange ini juga memiliki Tokennya sendiri yaitu TKO yang bisa jadi pilihan investasi. Saya sendiri saat ini sudah hold beberapa token TKO. Harapannya nanti bisa mencapai new ATH...good job TokoCrypto
 Aliandra |  10 May 2022
Halaman: Review Exchange Kripto Tokocrypto
Fear and Greed itu mungkin lebih pada indikator untuk tahu kondisi pasar secara global kayak gimana. Sedangkan FOMO, ya itu lebih pada kondisi psikologis trader atau investor secara individu.
 Abang |  22 Jun 2022
Halaman: Pengertian Fear And Greed Index Serta Cara Membacanya
Jika dilihat dari informasi websitenya, Luno merupakan perusahaan global yang hadir dengan wajah lokal. Cabang mereka sudah tersebar di UK, Singapura, Afrika Selatan, Malaysia, Indonesia, Nigeri, Australia, dan USA. Nama perusahaan pusatnya Digital Currency Group. Di Indonesia sendiri, mereka sudah mengantongi regulasi dari Bappebti. Jadi Luno termasuk exchanger lokal karena sudah diakui oleh hukum Indonesia dan transaksinya bisa lewat bank lokal. Cek di sini: Ulasan Luno, Platform Trading Kripto Anti Peretasan
 Oriza Sativa |  2 Aug 2022
Halaman: Cara Mudah Nabung Kripto Di Luno
Luno Indonesia tidak ada minimal deposit kak, jadi memang ramah buat pemula yang mau belajar trading kripto. Biasanya juga ada bonus Cashback kalau bulan promo. Ane dulu dapet info dari inbizia juga, terus follow FBnya Luno banyak info. Oiya, supaya lebih cuan lagi bisa coba pake metode Staking, minimal depositnya mulai dari 50 ribu rupiah. Lalu kalau mau dapat tambahan pemasukan lagi, bisa jadi affiliate tuh bagi2 link terus ngajak teman yang lain buat daftar di Luno.
 Bebi Mardela |  13 Sep 2022
Halaman: Cara Mudah Nabung Kripto Di Luno
Bantu jawab, lebih baik dipikirkan ulang lagi gan soalnya resiko trading crypto juga lumayan gede. Pertimbangin dulu uangnya apakah uang lebih yang ga kepakai atau justru mau dipakai. Kalau agan trading dengan uang yang bakal dipakai atau uang panas istilahnya tu bisa aja terjadi beberapa poin di artikel tadi seperti FOMO yang dah dijelasin. Soalnya agan bakalan beban dan yang dipikirkan harus untung terus dengan emosi dan perasaan yang pasti terburu-buru karena gw rasa pengaruh di nilai minus yang ditunjukkan gitu. Belum lagi kalau floating loss dan tiba tiba agan mau kepakai uangnya..mau ga mau langsung cut position jadinya ya rugi. Gw rasa pikirkan lagi deh matang-matang, artikel ini cukip bagus lho buat gambaran syarat tidak wajib yang harus agan penuhi agar bisa trading dengan kepala dingin.
 Rendy |  31 Oct 2022
Halaman: Ketahui Hal Ini Sebelum Membeli Kripto

Kirim Komentar Baru