7 Tips Ampuh Hindari FOMO untuk Trader Kripto


Linlindua 26 Jul 2021 61Dibaca Normal 9 Menit

Fear of Missing Out adalah fenomena yang ramai menjangkiti trader. Bagaimana cara menghindari penyakit ini?



Fenomena FOMO (Fear of Missing Out) semakin terasa pada berbagai bidang belakangan ini. Salah satunya di pasar kripto. Banyak orang nekat membeli mata uang kripto seperti BTC dan ETH saat harga melambung tinggi tanpa memahami apa itu cryptocurrency. Mereka berharap bisa kaya mendadak seperti orang lain yang lebih dulu membelinya. Inilah fenomena takut ketinggalan yang disebut sebagai FOMO.

Apakah Anda termasuk trader FOMO? Jika iya, sebaiknya hentikan ketakutan tidak kebagian tersebut karena sangat berbahaya.

 

Pengertian FOMO

Istilah Fear Of Missing Out semakin populer semenjak adanya media sosial. Apalagi di tengah situasi pandemi seperti saat ini yang menuntut setiap orang untuk stay tune dan memantau setiap perkembangan berita di luar sana.

Mulanya, FOMO menjadi label bagi seseorang yang kecanduan media sosial lantaran takut akan ketinggalan berita, informasi, maupun gosip lainnya. Hal inilah yang memaksa orang tersebut untuk online terus menerus.

 

FOMO dalam Trading dan Investasi

Tidak hanya di dunia media sosial, fenomena FOMO juga merebak di sektor pasar saham, forex, hingga cryptocurrency. FOMO dalam dunia trading dan investasi merujuk pada trader maupun investor yang takut ketinggalan membeli aset saat harganya naik. Mereka memaksakan diri untuk membeli pada harga yang sangat tinggi karena khawatir ketinggalan momen. Sering kita temui, banyak orang membeli cryptocurrency seperti Bitcoin karena ikut-ikutan tanpa tahu apa itu Bitcoin. 

Baca juga: 5 Cara Mendapatkan Bitcoin Gratis Dengan Mudah

Fenomena FOMO ini pada intinya sama, yaitu takut ketinggalan kesempatan untuk menjadi kaya seperti orang lain yang lebih dulu mendapatkannya.

 



Penyebab FOMO

Sebenarnya, apa penyebab FOMO itu terjadi? Kenapa banyak orang tergiur untuk membeli Bitcoin pada harga yang sangat tinggi? Mari kita tinjau dari segi psikologis.

FOMO (Fear of Missing Out) sangat berkaitan erat dengan Psikologi Trading, tepatnya Recency Bias. Istilah Recency Bias berarti kondisi di mana pengalaman terkini sangat mempengaruhi cara berpikir seseorang. 

Baca juga: Belajar Mempersiapkan Mental Sebelum Trading

Seperti yang kita ketahui dari pemberitaan di portal media online, harga Bitcoin terus melambung dari waktu ke waktu. Pernyataan ini menjadi dasar pemikiran bahwa harga Bitcoin cenderung naik terus di masa depan.

Padahal, faktanya belum tentu begitu. Harga yang terus naik, tidak menjamin bahwa harga akan terus menguat di masa depan. Bisa saja, ada situasi tertentu yang menyebabkan harga anjlok.

Media menjadi salah satu penyebab meluasnya dampak FOMO terhadap dunia trading dan investasi, terutama media sosial. Pasalnya, berbagai informasi terkait saham, forex, dan Bitcoin yang terus naik menjadi topik perbincangan menarik di grup, forum, maupun komunitas online. Apalagi, semua hal tersebut begitu mudah diakses oleh setiap orang.

Rasa takut akan kehilangan momen biasanya menguatkan tekad seseorang untuk terus update informasi terkini. Apabila ada yang posting sedang profit, maka saat itulah seseorang yang sedang mengalami FOMO akan merasa harus melakukan sesuatu! Yaitu dengan ikut terjun dan tidak mau kehilangan kesempatan.

Dari ilustrasi di atas, dapat kita simpulkan bahwa FOMO terjadi karena dipicu oleh beberapa emosi yang merugikan, diantaranya:

  1. Keserakahan: Emosi ini memicu seseorang untuk mendapatkan profit yang besar dalam waktu singkat.
  2. Ketakutan: Rasa ketakutan akan ketinggalan tidak mendapatkan profit.
  3. Iri: Timbulnya rasa iri pada orang-orang yang sudah mendapatkan profit lebih dulu.

Ketiga emosi tersebut memberikan pengaruh yang sangat besar kepada seseorang untuk nekat membeli di harga yang terlalu tinggi.

Cara menghindari FOMO

 

Bahaya FOMO terhadap Trading

Melihat tiga faktor emosi yang memicu FOMO saja sudah menunjukkan hal yang buruk. Apalagi, bahaya yang ditimbulkan oleh FOMO pada aktivitas trading.

FOMO menimbulkan konsekuensi yang benar-benar serius bagi trader karena mengurangi kemampuan mereka untuk mengambil keputusan secara objektif selama trading. Mengejar keuntungan yang seperti itu justru menyebabkan trader mengambil resiko lebih besar. Jika harga tiba-tiba anjlok, maka mereka yang akan rugi besar.

Ingat, tidak ada pesta yang tidak usai. Harga memang terus naik, namun pada suatu saat akan turun secara cepat atau lambat.

 

Cara Menghindari FOMO Kripto

Inilah hal yang terpenting dan harus kita pelajari. Jangan sampai FOMO mempengaruhi analisa trading Anda. Untuk itu, terapkan cara menghindari FOMO kripto berikut ini.

 

1. Jangan Sering Membuka Internet dan Market

FOMO memang menjadi faktor naik turunnya harga sebuah aset kripto. Namun, Anda bisa menghindarinya dengan cara termudah yaitu membatasi diri untuk tidak berselancar di dunia maya, tidak sering-sering membuka media sosial, dan tidak memantau market secara terus-menerus.

Bukankah diskusi forum tentang prediksi harga untuk meraih keuntungan adalah hal penting? Benar, asalkan Anda bisa mengikuti beberapa orang saja untuk berdiskusi, terutama orang yang telah berpengalaman. Bisa saja pengalaman berharga Anda dalam memprediksi luntur karena pengaruh dari teknik orang lain. Bagaimanapun juga, memiliki prinsip berdasar pada pengalaman pribadi akan membantu Anda terhindar dari kebimbangan dan sikap FOMO.

Baca juga: Teknik Trading Kripto Apa Saja yang Menguntungkan?

Begitu pula kebiasaan update grafik chart selama 24 jam non stop tidak akan berarti penting, karena kenaikan beberapa jam saja tidak akan mempengaruhi pergerakan aset secara garis besar. Jadi, keuntungan yang akan Anda peroleh tidak akan seberapa, kecuali modalnya besar.

Terlalu lama memperhatikan grafik justru akan merugikan diri sendiri karena menimbulkan kepanikan saat terjadi penurunan atau kenaikan harga.

Nah, untuk mengalihkan fokus Anda, lakukan hal lain seperti olahraga, membaca buku, menonton film, dan sebagainya. Mengalihkan fokus seperti ini bisa membuat emosi dan rasa cemas Anda mereda dari kepanikan dan ketinggalan sesuatu.

 

2. Tidak Selamanya Anda akan Untung

Perlu Anda ingat bahwa dalam investasi apapun itu, pasti ada yang namanya untung dan rugi. Tidak mungkin Anda akan untung terus atau sebaliknya. Oleh karena itu, bersikaplah realistis dan menerima kerugian apabila Anda memang salah dalam melakukan entry market dengan volatilitas tinggi.

Lakukan berbagai cara untuk menghindari kerugian dan tetap tenang selama trading dengan membuat strategi. Ketika Anda sudah memiliki sistem trading, maka akan ada panduan dalam setiap pengambilan keputusan trading, baik ketika masuk pasar maupun tidak.

Libatkan pula psikologis saat Anda hendak masuk pasar, sesulit apapun itu. Sebagai contoh, tanyakan diri Anda sendiri, "Mengapa saya harus masuk di harga ini?", "Apakah keputusan ini sudah sesuai dengan rencana trading yang sudah saya buat?", "Apa risiko dari keputusan saya ini?", dan sebagainya.

Dengan berhenti sejenak untuk bertanya pada diri sendiri sebelum masuk pasar, maka Anda akan terbiasa berpikir logis dan membuat keputusan dengan lebih objektif.

Baca juga: 3 Cara Menghindari Kesalahan Entry Trading

 

3. Lihat Statistik untuk Mendapatkan Gambaran Nyata

Siapa yang tidak tergiur oleh profit besar apalagi yang bisa diperoleh dalam waktu singkat? Namun, iming-iming tersebut tidak akan berarti jika Anda belum paham teknik trading dan dunia kripto.

Ambil saja contoh kisah BTC dan ETH yang membangkitkan imajinasi banyak trader dan investor tidak berpengalaman. Kisah tersebut membuat setiap koin yang memasarkan dirinya sebagai "New Bitcoin" tampak sebagai peluang unik untuk menciptakan kekayaan. Padahal, kebanyakan klaim seperti itu tidaklah sesuai kenyataan.

Untuk menghilangkan FOMO oleh iming-iming "New Bitcoin" ini, sebaiknya Anda lihat beberapa statistik untuk menyadari bahwa diantara BTC atau ETH, ada ratusan shitcoin yang hanya berpura-pura menjadi revolusioner atau inovasi guna menarik investor. Jadi, jangan gegabah investasi pada "New Bitcoin" ya!

Lihat juga: Daftar Koin Kripto Terbaik

 

4. Jangan Berpatokan pada Intuisi

Faktanya, banyak orang lebih memilih mendengarkan nyali dan intuisi daripada logika untuk menghasilkan uang. Apabila Anda memiliki "feeling" tentang koin-koin tertentu, sebaiknya tahan keinginan untuk segera membelinya. Terkadang, alam bawah sadar yang bermaksud baik tidak melulu mendukung Anda membuat keputusan yang baik.

 

5. Baca tentang Penipuan Berbasis FOMO

Skema pump and dump adalah salah satu jenis penipuan terkenal yang dimainkan di FOMO. Singkatnya, kelompok dibalik skema ini membuat harga beberapa shitcoin naik tajam sehingga menarik banyak trader untuk percaya bahwa mereka telah melihat "trend besar berikutnya". Ketika harga sudah mencapai level tertentu, oknum yang menyebarkan klaim akan menjual koin mereka dan mendapat banyak profit dengan mengorbankan pemain lain. Untuk menghindari dampak FOMO ini, lebih realistislah dan pelajari lagi statistik suatu koin baru.

Ingat, penipu selalu memiliki banyak trik untuk mengelabui banyak orang demi mendapatkan uang. Banyak kasus menunjukkan, penipu mengeksploitasi FOMO untuk mencapai hal ini.

Baca juga: 5 Kasus Penyalahgunaan Kripto Yang Menggegerkan Dunia

 

6. Analisis Kesalahan yang Dibuat karena FOMO

Tidak dipungkiri, setiap trader kripto memiliki riwayat kegagalan akibat FOMO. Oleh karena itu, ada baiknya untuk selalu mengevaluasi setiap kesalahan karena FOMO.

Silahkan lihat beberapa dana yang sudah Anda hilangkan, lalu tindakan apa yang akan Anda lakukan menghadapi kerugian tersebut. Tindakan apa pula yang Anda lakukan untuk menghindari FOMO di waktu mendatang? Evaluasi menjadi upaya terpenting untuk memperbaiki emosi dan logika dalam menghadapi FOMO yang akhir-akhir ini kerap terjadi.

 

7. Buat Target Profit

Trading kripto merupakan momentum. Tanpa adanya target profit, maka Anda akan kelelahan dan mudah terkena FOMO. Contoh target profit adalah 3%, 5%, atau 10%.

Apabila suatu koin secara fundamental bagus pada suatu momen, maka Anda bisa targetkan 10%. Namun, jika fundamental sedikit meragukan, sebaiknya targetkan 3% saja.

Bagaimana dengan model long-term? Saat memutuskan hal ini, maka Anda harus memperhatikan fundamentalnya terlebih dulu, apakah aset tersebut memiliki projek jangka panjang yang bagus atau tidak.

Baca juga: Cara Staking Coin Untuk Pemula

Tidak hanya hold long-term, short-term juga harus mempertimbangkan fundamental dari trust market aset kripto. Apabila suatu aset sudah berada di bawah ranking 50 coinmarketcap, lebih baik lakukan short trade.

Waspadai FOMO dalam trading kripto

Itulah 7 cara menghindari FOMO kripto bagi trader supaya tidak merugi. Jangan terburu-buru membeli suatu koin kripto hanya karena provokasi dari orang lain. Percayalah pada fundamental atau analisa diri Anda sendiri. Jangan lupa untuk terus belajar dan percaya pada data valid, trend market, maupun media terpercaya untuk analisa fundamental ya.

 

Setelah mengetahui bahaya FOMO trading, ada lagi risiko kripto yang perlu diwaspadai jika Anda masih pemula. Salah satunya adalah potensi penipuan ICO. Kenapa hal ini patut diperhatikan? Simak ulasannya di Mengapa Sebagian Besar ICO Gagal.

BANKKPRRitel
Bank Amar Indonesia 13.00% 11.00%
Bank Artha Graha Internasional 10.90% 10.40%
Bank Artos Indonesia 30.23% 30.23%
Bank Bisnis Internasional 8.78% 12.35%
Bank Bukopin 9.31% 9.20%
Bank Bumi Arta 9.98% 10.55%
Bank Capital Indonesia 13.30% 13.30%
Bank China Construction Bank Indonesia 9.89% 9.89%
Bank Cimb Niaga 9.55% 10.10%
Bank Commonwealth 10.75% 10.75%

Tekunilah proses dari setiap proses, kerjakan, rencanakan, investasikan waktu Anda dengan bijak, jadilah produktif, dan jangan buang-buang waktu.

Chris Lori

Ketika mendapat profit, kita jadi lebih berhati-hati. Sedangkan ketika mengalami kerugian, kita justru mulai mengambil risiko lebih banyak dan rugi lebih banyak lagi.... Jadi, trader perlu memutuskan apakah mereka bisa menanggung risiko dan apakah mereka bisa mengambil keputusan dengan cepat sebelum trading.

Paul Rotter

Dalam berinvestasi Anda harus tahu betul apa-apa yang tidak Anda ketahui, dan berpeganglah hanya pada apa yang Anda ketahui.

Warren Buffett

Trader yang benar-benar (ingin) sukses haruslah berkomitmen untuk mendalami dunia trading, dan menganggap uang sebagai bonus sampingan.

Bill Lipschutz

Anda bisa memperkirakan apa yang terjadi. Tapi bila Anda tidak punya parameter trading, maka sebaiknya jangan masuk hanya karena peluangnya terlihat oke, atau karena seseorang mengatakannya.

Carolyn Boroden

Trading bukanlah hanya soal melindungi modal dari kerugian, melainkan juga melindungi diri dari diri sendiri.

Kim Krompass

Saya hanya kaya karena saya tahu kapan saya salah. Pada dasarnya saya bisa bertahan dengan mengakui kesalahan-kesalahan saya.

George Soros

Saya akan selalu mengurangi posisi ketika loss. Dengan begitu, saya hanya akan memiliki posisi kecil saat trading berakhir buruk.

Paul Tudor Jones

Yang penting bukan masalah benar atau salah, tapi seberapa besar profit Anda ketika benar, dan seberapa banyak loss Anda ketika salah.

George Soros

Saya tak banyak melihat korelasi antara trading yang bagus dan kecerdasan. Beberapa trader terkemuka cukup cerdas, tetapi beberapa diantaranya tidak.

William Eckhardt

Tak ada satupun aturan trading yang bisa 100% profit sepanjang waktu.

Jesse Livermore

Memilih time frame rendah untuk kemudian mengolah cara trading jangka pendek bukanlah tindakan memalukan apalagi sebuah dosa.

Barbara Rockefeller

Kehancuran emosional hampir sama buruknya dengan kehancuran finansial.

Kim Krompass

Untuk pemula disarankan lebih baik trading saham dahulu, kalau sudah profit konsisten baru mencoba forex, emas, atau lainnya. Kalau dari awal sudah nekat trading forex, emas, apalagi indeks tanpa bekal ilmu yang cukup, boleh jadi sebentar saja uangnya langsung amblas,

Desmond Wira

Ketika Anda benar-benar percaya bahwa trading hanyalah sebuah permainan probabilitas yang sederhana, konsep seperti benar dan salah atau menang dan kalah tidak lagi memiliki makna yang sama.

Michael Covel

Saya tahu kemana saya akan keluar bahkan sebelum saya masuk (pasar).

Bruce Kovner

Charting itu agak mirip dengan berselancar. Anda tak perlu banyak tahu tentang fisik gelombang untuk menangkap sebuah ombak yang bagus. Anda hanya perlu mampu merasakannya ketika (ombak) itu terjadi dan memiliki keberanian untuk beraksi di saat yang tepat.

Ed Seykota

Masuklah pasar hanya saat pasar trending; jika bullish Anda harus buy, jika bearish masuk posisi sell. Cuma cara itu yang bisa menghasilkan keuntungan sebenarnya.

Jesse Livermore

Saya selalu percaya bahwa passion yang diikuti kerja keras dan doa akan membuahkan hasil yang baik di segala bidang, termasuk forex.

Buge Satrio

Trader cerdas akan selalu paham dan mengikuti latar fundamental dari instrumen tradingnya, namun untuk mengenali level entry dan exit, ia akan menggunakan analisa teknikal

Kathy Lien

Pada dasarnya, forex dan saham tidak jauh berbeda. Yang membedakan adalah risikonya.

Ellen May

Untuk menjadi sukses, trading-lah seperti Anda memulai usaha, jangan perlakukan trading sebagai hobi atau pekerjaan rutin. Kalau cuma hobi, tak ada komitmen belajar, dan akhirnya Anda cuma buang-buang uang. Sedangkan kalau diperlakukan sebagai pekerjaan, trading bisa membuat Anda frustasi karena di sini tidak ada gaji bulanan.

Jean Folger

Cara membangun return jangka panjang adalah dengan melindungi modal dan memaksimalkan profit.

Stanley Druckenmiller

Saat Anda mengalami kerugian beruntun, segala keraguan dan ketidakpastian akan menyeruak dan membuat Anda sangat ragu untuk menarik pelatuk (entry). Rasanya tak ada satupun yang berjalan dengan benar. Itu adalah sesuatu yang harus Anda kontrol.

Bill Lipschutz

Orang yang tradingnya maksa seringkali berujung pada kegagalan. Disyukuri saja profit yang sudah didapat hari itu. Jangan kemaruk.

Desmond Wira
Kirim Komentar/Reply Baru
Bagaimana Cara Mengatasi Risiko Trading Kripto?
Bagaimana Cara Mengatasi Risiko Trading Kripto?
Linlindua   15 Sep 2021   6  
5 Negara Penambang Kripto Terbesar di Dunia
5 Negara Penambang Kripto Terbesar di Dunia
Cahyaning   14 Sep 2021   7  
Apa Itu Double Spending dalam Transaksi Kripto?
Apa Itu Double Spending dalam Transaksi Kripto?
Nandini   9 Sep 2021   13  
Awas, Ini 5 Cara Hacker Mencuri Uang Kripto
Awas, Ini 5 Cara Hacker Mencuri Uang Kripto
Linlindua   8 Sep 2021   22  
Trading Bitcoin Dengan EMA dalam 3 Langkah Singkat
Trading Bitcoin Dengan EMA dalam 3 Langkah Singkat
Cahyaning   5 Sep 2021   28  
5 Cara Mencegah Modus Pencurian Bitcoin
5 Cara Mencegah Modus Pencurian Bitcoin
Cahyaning   31 Aug 2021   12  
Panduan Airdrop Kripto Untuk Pemula
Panduan Airdrop Kripto Untuk Pemula
Nandini   29 Aug 2021   21  
Rahasia Trading Bitcoin dengan Pin Bar
Rahasia Trading Bitcoin dengan Pin Bar
Cahyaning   27 Aug 2021   50