PT Chitose Internasional Tbk (CINT) mengejar penjualan sebesar Rp 50 miliar dengan membidik net profit before tax senilai Rp13 miliar, 18 menit lalu, #Saham Indonesia   |   PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk (BDKR) menganggarkan belanja modal alias capital expenditure (capex) sebesar Rp110 miliar di tahun 2024, 19 menit lalu, #Saham Indonesia   |   Top gainers LQ45 pagi ini adalah: PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) 4.31%, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) 3.39%, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) 3.12%, 19 menit lalu, #Saham Indonesia   |   IHSG dibuka menguat pada pagi ini setelah melemah di awal pekan, naik 0.57% ke 7,117, 20 menit lalu, #Saham Indonesia

7 Tips Ampuh Hindari FOMO untuk Trader Kripto

Linlindua 26 Jul 2021
Dibaca Normal 9 Menit
kripto >   #fomo   #trading-kripto
Fear of Missing Out adalah fenomena yang ramai menjangkiti trader. Bagaimana cara menghindari penyakit ini?

DI

Fenomena FOMO (Fear of Missing Out) semakin terasa pada berbagai bidang belakangan ini. Salah satunya di pasar kripto. Banyak orang nekat membeli mata uang kripto seperti BTC dan ETH saat harga melambung tinggi tanpa memahami apa itu cryptocurrency. Mereka berharap bisa kaya mendadak seperti orang lain yang lebih dulu membelinya. Inilah fenomena takut ketinggalan yang disebut sebagai FOMO.

Apakah Anda termasuk trader FOMO? Jika iya, sebaiknya hentikan ketakutan tidak kebagian tersebut karena sangat berbahaya.

 

Pengertian FOMO

Istilah Fear Of Missing Out semakin populer semenjak adanya media sosial. Apalagi di tengah situasi pandemi seperti saat ini yang menuntut setiap orang untuk stay tune dan memantau setiap perkembangan berita di luar sana.

Mulanya, FOMO menjadi label bagi seseorang yang kecanduan media sosial lantaran takut akan ketinggalan berita, informasi, maupun gosip lainnya. Hal inilah yang memaksa orang tersebut untuk online terus menerus.

 

FOMO dalam Trading dan Investasi

Tidak hanya di dunia media sosial, fenomena FOMO juga merebak di sektor pasar saham, forex, hingga cryptocurrency. FOMO dalam dunia trading dan investasi merujuk pada trader maupun investor yang takut ketinggalan membeli aset saat harganya naik. Mereka memaksakan diri untuk membeli pada harga yang sangat tinggi karena khawatir ketinggalan momen. Sering kita temui, banyak orang membeli cryptocurrency seperti Bitcoin karena ikut-ikutan tanpa tahu apa itu Bitcoin. 

Baca juga: 5 Cara Mendapatkan Bitcoin Gratis Dengan Mudah

Fenomena FOMO ini pada intinya sama, yaitu takut ketinggalan kesempatan untuk menjadi kaya seperti orang lain yang lebih dulu mendapatkannya.

 

Penyebab FOMO

Sebenarnya, apa penyebab FOMO itu terjadi? Kenapa banyak orang tergiur untuk membeli Bitcoin pada harga yang sangat tinggi? Mari kita tinjau dari segi psikologis.

FOMO (Fear of Missing Out) sangat berkaitan erat dengan Psikologi Trading, tepatnya Recency Bias. Istilah Recency Bias berarti kondisi di mana pengalaman terkini sangat mempengaruhi cara berpikir seseorang. 

Baca juga: Belajar Mempersiapkan Mental Sebelum Trading

Seperti yang kita ketahui dari pemberitaan di portal media online, harga Bitcoin terus melambung dari waktu ke waktu. Pernyataan ini menjadi dasar pemikiran bahwa harga Bitcoin cenderung naik terus di masa depan.

Padahal, faktanya belum tentu begitu. Harga yang terus naik, tidak menjamin bahwa harga akan terus menguat di masa depan. Bisa saja, ada situasi tertentu yang menyebabkan harga anjlok.

Media menjadi salah satu penyebab meluasnya dampak FOMO terhadap dunia trading dan investasi, terutama media sosial. Pasalnya, berbagai informasi terkait saham, forex, dan Bitcoin yang terus naik menjadi topik perbincangan menarik di grup, forum, maupun komunitas online. Apalagi, semua hal tersebut begitu mudah diakses oleh setiap orang.

Rasa takut akan kehilangan momen biasanya menguatkan tekad seseorang untuk terus update informasi terkini. Apabila ada yang posting sedang profit, maka saat itulah seseorang yang sedang mengalami FOMO akan merasa harus melakukan sesuatu! Yaitu dengan ikut terjun dan tidak mau kehilangan kesempatan.

Dari ilustrasi di atas, dapat kita simpulkan bahwa FOMO terjadi karena dipicu oleh beberapa emosi yang merugikan, diantaranya:

  1. Keserakahan: Emosi ini memicu seseorang untuk mendapatkan profit yang besar dalam waktu singkat.
  2. Ketakutan: Rasa ketakutan akan ketinggalan tidak mendapatkan profit.
  3. Iri: Timbulnya rasa iri pada orang-orang yang sudah mendapatkan profit lebih dulu.

Ketiga emosi tersebut memberikan pengaruh yang sangat besar kepada seseorang untuk nekat membeli di harga yang terlalu tinggi.

Cara menghindari FOMO

 

Bahaya FOMO terhadap Trading

Melihat tiga faktor emosi yang memicu FOMO saja sudah menunjukkan hal yang buruk. Apalagi, bahaya yang ditimbulkan oleh FOMO pada aktivitas trading.

FOMO menimbulkan konsekuensi yang benar-benar serius bagi trader karena mengurangi kemampuan mereka untuk mengambil keputusan secara objektif selama trading. Mengejar keuntungan yang seperti itu justru menyebabkan trader mengambil resiko lebih besar. Jika harga tiba-tiba anjlok, maka mereka yang akan rugi besar.

Ingat, tidak ada pesta yang tidak usai. Harga memang terus naik, namun pada suatu saat akan turun secara cepat atau lambat.

 

Cara Menghindari FOMO Kripto

Inilah hal yang terpenting dan harus kita pelajari. Jangan sampai FOMO mempengaruhi analisa trading Anda. Untuk itu, terapkan cara menghindari FOMO kripto berikut ini.

 

1. Jangan Sering Membuka Internet dan Market

FOMO memang menjadi faktor naik turunnya harga sebuah aset kripto. Namun, Anda bisa menghindarinya dengan cara termudah yaitu membatasi diri untuk tidak berselancar di dunia maya, tidak sering-sering membuka media sosial, dan tidak memantau market secara terus-menerus.

Bukankah diskusi forum tentang prediksi harga untuk meraih keuntungan adalah hal penting? Benar, asalkan Anda bisa mengikuti beberapa orang saja untuk berdiskusi, terutama orang yang telah berpengalaman. Bisa saja pengalaman berharga Anda dalam memprediksi luntur karena pengaruh dari teknik orang lain. Bagaimanapun juga, memiliki prinsip berdasar pada pengalaman pribadi akan membantu Anda terhindar dari kebimbangan dan sikap FOMO.

Baca juga: Teknik Trading Kripto Apa Saja yang Menguntungkan?

Begitu pula kebiasaan update grafik chart selama 24 jam non stop tidak akan berarti penting, karena kenaikan beberapa jam saja tidak akan mempengaruhi pergerakan aset secara garis besar. Jadi, keuntungan yang akan Anda peroleh tidak akan seberapa, kecuali modalnya besar.

Terlalu lama memperhatikan grafik justru akan merugikan diri sendiri karena menimbulkan kepanikan saat terjadi penurunan atau kenaikan harga.

Nah, untuk mengalihkan fokus Anda, lakukan hal lain seperti olahraga, membaca buku, menonton film, dan sebagainya. Mengalihkan fokus seperti ini bisa membuat emosi dan rasa cemas Anda mereda dari kepanikan dan ketinggalan sesuatu.

 

2. Tidak Selamanya Anda akan Untung

Perlu Anda ingat bahwa dalam investasi apapun itu, pasti ada yang namanya untung dan rugi. Tidak mungkin Anda akan untung terus atau sebaliknya. Oleh karena itu, bersikaplah realistis dan menerima kerugian apabila Anda memang salah dalam melakukan entry market dengan volatilitas tinggi.

Lakukan berbagai cara untuk menghindari kerugian dan tetap tenang selama trading dengan membuat strategi. Ketika Anda sudah memiliki sistem trading, maka akan ada panduan dalam setiap pengambilan keputusan trading, baik ketika masuk pasar maupun tidak.

Libatkan pula psikologis saat Anda hendak masuk pasar, sesulit apapun itu. Sebagai contoh, tanyakan diri Anda sendiri, "Mengapa saya harus masuk di harga ini?", "Apakah keputusan ini sudah sesuai dengan rencana trading yang sudah saya buat?", "Apa risiko dari keputusan saya ini?", dan sebagainya.

Dengan berhenti sejenak untuk bertanya pada diri sendiri sebelum masuk pasar, maka Anda akan terbiasa berpikir logis dan membuat keputusan dengan lebih objektif.

Baca juga: 3 Cara Menghindari Kesalahan Entry Trading

 

3. Lihat Statistik untuk Mendapatkan Gambaran Nyata

Siapa yang tidak tergiur oleh profit besar apalagi yang bisa diperoleh dalam waktu singkat? Namun, iming-iming tersebut tidak akan berarti jika Anda belum paham teknik trading dan dunia kripto.

Ambil saja contoh kisah BTC dan ETH yang membangkitkan imajinasi banyak trader dan investor tidak berpengalaman. Kisah tersebut membuat setiap koin yang memasarkan dirinya sebagai "New Bitcoin" tampak sebagai peluang unik untuk menciptakan kekayaan. Padahal, kebanyakan klaim seperti itu tidaklah sesuai kenyataan.

Untuk menghilangkan FOMO oleh iming-iming "New Bitcoin" ini, sebaiknya Anda lihat beberapa statistik untuk menyadari bahwa diantara BTC atau ETH, ada ratusan shitcoin yang hanya berpura-pura menjadi revolusioner atau inovasi guna menarik investor. Jadi, jangan gegabah investasi pada "New Bitcoin" ya!

Lihat juga: Daftar Koin Kripto Terbaik

 

4. Jangan Berpatokan pada Intuisi

Faktanya, banyak orang lebih memilih mendengarkan nyali dan intuisi daripada logika untuk menghasilkan uang. Apabila Anda memiliki "feeling" tentang koin-koin tertentu, sebaiknya tahan keinginan untuk segera membelinya. Terkadang, alam bawah sadar yang bermaksud baik tidak melulu mendukung Anda membuat keputusan yang baik.

 

5. Baca tentang Penipuan Berbasis FOMO

Skema pump and dump adalah salah satu jenis penipuan terkenal yang dimainkan di FOMO. Singkatnya, kelompok dibalik skema ini membuat harga beberapa shitcoin naik tajam sehingga menarik banyak trader untuk percaya bahwa mereka telah melihat "trend besar berikutnya". Ketika harga sudah mencapai level tertentu, oknum yang menyebarkan klaim akan menjual koin mereka dan mendapat banyak profit dengan mengorbankan pemain lain. Untuk menghindari dampak FOMO ini, lebih realistislah dan pelajari lagi statistik suatu koin baru.

Ingat, penipu selalu memiliki banyak trik untuk mengelabui banyak orang demi mendapatkan uang. Banyak kasus menunjukkan, penipu mengeksploitasi FOMO untuk mencapai hal ini.

Baca juga: 5 Kasus Penyalahgunaan Kripto Yang Menggegerkan Dunia

 

6. Analisis Kesalahan yang Dibuat karena FOMO

Tidak dipungkiri, setiap trader kripto memiliki riwayat kegagalan akibat FOMO. Oleh karena itu, ada baiknya untuk selalu mengevaluasi setiap kesalahan karena FOMO.

Silahkan lihat beberapa dana yang sudah Anda hilangkan, lalu tindakan apa yang akan Anda lakukan menghadapi kerugian tersebut. Tindakan apa pula yang Anda lakukan untuk menghindari FOMO di waktu mendatang? Evaluasi menjadi upaya terpenting untuk memperbaiki emosi dan logika dalam menghadapi FOMO yang akhir-akhir ini kerap terjadi.

 

7. Buat Target Profit

Trading kripto merupakan momentum. Tanpa adanya target profit, maka Anda akan kelelahan dan mudah terkena FOMO. Contoh target profit adalah 3%, 5%, atau 10%.

Apabila suatu koin secara fundamental bagus pada suatu momen, maka Anda bisa targetkan 10%. Namun, jika fundamental sedikit meragukan, sebaiknya targetkan 3% saja.

Bagaimana dengan model long-term? Saat memutuskan hal ini, maka Anda harus memperhatikan fundamentalnya terlebih dulu, apakah aset tersebut memiliki projek jangka panjang yang bagus atau tidak.

Baca juga: Cara Staking Coin Untuk Pemula

Tidak hanya hold long-term, short-term juga harus mempertimbangkan fundamental dari trust market aset kripto. Apabila suatu aset sudah berada di bawah ranking 50 coinmarketcap, lebih baik lakukan short trade.

Waspadai FOMO dalam trading kripto

Itulah 7 cara menghindari FOMO kripto bagi trader supaya tidak merugi. Jangan terburu-buru membeli suatu koin kripto hanya karena provokasi dari orang lain. Percayalah pada fundamental atau analisa diri Anda sendiri. Jangan lupa untuk terus belajar dan percaya pada data valid, trend market, maupun media terpercaya untuk analisa fundamental ya.

 

Setelah mengetahui bahaya FOMO trading, ada lagi risiko kripto yang perlu diwaspadai jika Anda masih pemula. Salah satunya adalah potensi penipuan ICO. Kenapa hal ini patut diperhatikan? Simak ulasannya di Mengapa Sebagian Besar ICO Gagal.

Terkait Lainnya
 
PT Chitose Internasional Tbk (CINT) mengejar penjualan sebesar Rp 50 miliar dengan membidik net profit before tax senilai Rp13 miliar, 18 menit lalu, #Saham Indonesia

PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk (BDKR) menganggarkan belanja modal alias capital expenditure (capex) sebesar Rp110 miliar di tahun 2024, 19 menit lalu, #Saham Indonesia

Top gainers LQ45 pagi ini adalah: PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) 4.31%, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) 3.39%, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) 3.12%, 19 menit lalu, #Saham Indonesia

IHSG dibuka menguat pada pagi ini setelah melemah di awal pekan, naik 0.57% ke 7,117, 20 menit lalu, #Saham Indonesia

EUR/USD bergerak stabil di dekat level 1.0650, hanya pidato Lagarde yang menjadi katalis, 19 jam lalu, #Forex Teknikal

Dolar Australia menguat di tengah sentimen risk-on dan dolar AS yang lemah, 19 jam lalu, #Forex Fundamental

XAU/USD kembali ke zona merah setelah kembali gagal di atas level $2,400, 19 jam lalu, #Emas Teknikal

Sebagian besar price action Dolar berada di atas support baru di 104.68 dalam sepekan terakhir, 1 hari, #Forex Teknikal

Candle bearish Indeks Dolar sudah tercetak minggu lalu pada harga tertinggi 5 bulan, 1 hari, #Forex Teknikal

Harga emas berakhir dengan penutupan mingguan tertinggi sepanjang masa setelah terus menanjak selama sepekan, 1 hari, #Emas Teknikal

Candle mingguan harga emas mengisyaratkan Bullish Inside Bar di tengah reli Dolar AS, 1 hari, #Emas Teknikal

Penutupan harian di atas 2400 bisa menjadi peluang beli harga emas selanjutnya, 1 hari, #Emas Teknikal

USD/CAD berpotensi membentuk support di level 1.3726, 1 hari, #Forex Teknikal

USD/JPY terus menguat setelah breakout bullish di atas level 152, 1 hari, #Forex Teknikal

Setelah ditutup pada level tertinggi 34 tahun terhadap Yen, waspadai potensi penolakan Dolar dari resistance 155, 1 hari, #Forex Teknikal

Trend penurunan EUR/USD mendorong pengujian ke level support 1.06900, 1 hari, #Forex Teknikal

Pasar khawatir jika Bank Sentral Eropa akan memangkas suku bunga sebelum Federal Reserve, 1 hari, #Forex Fundamental

Setelah diantisipasi sejak awal tahun, Halving Bitcoin berlangsung sesuai rencana pada 20 April lalu, 1 hari, #Kripto Fundamental

Reward penambangan blok Bitcoin kini berkurang dari 6.25 BTC menjadi 3.125 BTC, 1 hari, #Kripto Fundamental

Momentum Halving mengakibatkan fee harian Bitcoin melompat ke $128 lalu crash ke kisaran $8-$10, 1 hari, #Kripto Fundamental

Bitcoin sempat menyentuh 65,000, namun saat ini kembali stabil di bawah level kunci tersebut, 1 hari, #Kripto Teknikal

Secara umum, BTC/USD belum keluar dari range konsolidasi yang terbentuk sejak awal Maret lalu, 1 hari, #Kripto Teknikal

Analis Crypto Potato mencermati bahwa performa Altcoin justru berhasil mengungguli Bitcoin pada akhir pekan lalu. Salah satunya karena SHIB melesat hingga 18% di atas 0.000027, 1 hari, #Kripto Teknikal

PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) menyiapkan sejumlah strategi untuk mengembangkan bisnisnya tahun ini. Meliputi bisnis pertambangan & perdagangan batubara, penyediaan tenaga listrik & uap, perdagangan pupuk & bahan kimia, serta bisnis teknologi, 1 hari, #Saham Indonesia

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mencatat kenaikan pendapatan konsolidasi sebesar 3.7% year on year (YoY) atau senilai Rp37.4 triliun. , 1 hari, #Saham Indonesia

Top gainers LQ45 pagi ini adalah: PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) 5.08%, PT XL Axiata Tbk (EXCL) 3.65%, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) 3.29%, 1 hari, #Saham Indonesia

IHSG menguat di awal perdagangan hari ini, naik 0.26% ke 7,105, 1 hari, #Saham Indonesia


Forum Terkait

 Nia Fitriani |  25 Jan 2021

mas, untuk trading dan bisa profit di kripto apakah jg bisa pake indikator seperti di valas? indikator apa yang bagus? thx b4

Lihat Reply [19]

@ Alexis:

Semua pergerakan harga yang direpresentasikan dalam chart, baik dalam bentuk bar ataupun candlestick bisa menerapkan teori Fibonacci.

Level-level Fibonacci, baik yang retracement ataupun yang expansion adalah alat bantu untuk menentukan level-level support dan resistance, jadi berlaku untuk semua pair dalam pasar keuangan termasuk mata uang kripto.

M Singgih   30 Nov 2021

Ada rekomendasi indikatroe terbaik untuk trading kripto pak?

Veliza   14 Jan 2022

@ Veliza:

Indikator teknikal yang digunakan untuk pair kripto, forex, komoditi, futures dll sama saja. Biasanya trader menggunakan kombinasi indikator trend dan indikator momentum. Indikator trend digunakan untuk mengetahui arah pergerakan harga yaitu sedang bullish atau sedang bearish. Sementara indikator momentum digunakan untuk mengetahui waktu yang tepat untuk entry (buy atau sell).

Indikator trend yang sering digunakan adalah moving average (MA), MACD, parabolic SAR, ADX dan juga Bollinger Bands. Untuk indikator momentum biasanya menggunakan oscillator yaitu RSI, stochastic atau CCI.

M Singgih   17 Jan 2022

@M. Sidiq:

Dua-duanya bisa digunakan baik sendiri-sendiri maupun bersamaan kok pak untuk trading di kripto. Tapi penggunaannya mohon di sesuaikan dengan kondisi pasarnya. Terlebih lagi kalau tujuannya untuk mendapatkan untung dengan jual/beli aset kriptonya secara langsung. Jadi sebenarnya agak susah prakteknya karena susah sekali untuk membeli/menjual di harga yang diinginkan.

Sepengetahuan saya sendiri untuk trading kripto dengan Price Action, metode yang paling sering digunakan adalah pola Candlestick. Dalam penggunaannya, pola Candlestick pada aset kripto ini biasanya digabungkan dengan level Support And Resistance, Trend Channel ataupun Chart Pattern.

Indikator yang bisa digunakan dalam trading kripto sendiri ada banyak sekali. Beberapa di antaranya ada Moving Average, MACD, RSI, dsb. Berikut contoh pengaplikasian MACD pada BTC/USD:

macd-btc

Atau bapak juga bisa coba mengaplikasikan kedua unsur di atas menjadi satu kesatuan. Metode yang paling sering digunakan biasanya menggunakan Moving Average dengan pola Candlestick Pinbar dalam trading kripto. Pola ini biasanya digunakan sebagai konfirmasi jika terjadi Rejection pada Moving Average.

pin-barPenjelasan lebih lengkap mengenai metode ini bisa bapak baca pada jawaban saya di pertanyaan mengenai validitas Pin Bar di kripto.

Nur Salim   28 Jan 2022

@Nia:

Tentu saja bisa bu. Sama seperti market lain seperti Stock, Forex, indikator juga bisa digunakan pada kripto. Hanya saja untuk kripto saya rasa lebih baik jika indikator tersebut tidak digunakan sendiri. Baiknya indikator tersebut dipadukan dengan suatu konfirmasi atau validasi sinyal seperti pola candlestick yang sudah teruji.

Mengenai indikatornya, hampir semua indikator yang tersedia tentu bisa digunakan. Berikut beberapa contoh penerapan perpaduan antara indikator dan pola candlestick:

Berikut ada pula beberapa referensi dari pertanyaan lain yang juga menanyakan cara trading di kripto:

Konfirmasi ini juga tidak harus menggunakan pola Candlestick seperti beberapa contoh di atas. Ibu juga bisa menggunakan indikator lain sebagai salah satu bentuk konfirmasi. Contohnya dengan menggunakan Bollinger Bands dan salah satu indikator Oscillator seperti Stochastics. Bollinger Bands akan berfungsi sebagai indikator utama sinyal, dan Stochastics sebagai konfirmasinya. Contoh grafiknya sebagai berikut:

1

Banyak pula perpaduan lain seperti Double/Triple Moving Average, Moving Average dan Bollinger Bands, Bollinger Bands dan Adx, dan lain sebagainya.

Terima kasih, semoga membantu.

Nur Salim   26 Feb 2021

@Franky Chandra:

Sebelumnya SnR dan RSI-nya penerapannya bagaimana pak? Kalau dipakai untuk mendeteksi sinyal reversal memang agak sulit setahu saya kalau menggunakan time frame m5. Selain karena level SnR-nya tidak sekuat time frame yang lebih besar, range pergerakan kripto per-Candle biasanya cukup ekstrim sehingga level SnR sering tertembus serta banyak Fake Out yang terjadi.

fakeout

Sebenarnya bapak juga bisa menambahkan pola Candlestick Reversal dengan perpaduan RSI sebagai tambahan konfirmasi. Hanya saja seperti yang saya katakan sebelumnya, karena Candlestick yang dihasilkan biasanya cukup lebar, sehingga sinyal valid sekalipun tidak akan mampu mendatangkan Risk:Reward Ratio yang baik.

Strategi trading dengan RSI dan Rejection di level SnR ini sebenarnya sangat baik dan memang banyak digunakan sebagai salah satu metode untuk mendapatkan keuntungan singkat atau Scalping pada time frame kecil. Solusi utama saya sebenarnya bapak bisa mencoba pindah ke Instrumen lain yang range pergerakannya tidak seekstrim kripto seperti EUR/USD, AUD/USD, NZD/USD bahkan intrumen minor seperti AUD/NZD di forex. Atau jika bapak masih ingin tetap melanjutkan di BTC/USD, maka sebaiknya coba pindah ke time frame yang lebih besar seperti M15 atau M30.

Nur Salim   28 Feb 2022

@Nur Binti:

Selamat malam, untuk trading kripto sendiri saat ini terbagi menjadi 2 jenis yaitu Spot trading yang bisa dilakukan langsung pada Exchange Kripto (jangan lupa untuk selalu bertransaksi hanya pada Exchange yang telah teregulasi), serta margin trading melalui broker-broker umum penyedia trading Forex. Perbedaan beserta panduan antara keduanya bisa di baca pada artikel Berapa Investasi Minimal Untuk Trading Bitcoin berikut.

Jika sudah menentukan dimana trading akan dilakukan, langkah selanjutnya adalah mempelajar dan mencoba mengenal terlebih dahulu mata uang kripto yang terkenal dan aktif diperdagangkan saat ini. Kalau sudah mengenal barang apa saja yang bisa diperjual belikan, bapak bisa mulai mencoba masuk sedikit lebih dalam dan belajar mengapa sebuah koin bisa naik dan turun nilainya.

Setelah itu baru bapak bisa mencoba belajar lebih dalam tentang hal-hal yang berhubungan dengan teknik trading kripto. Ada banyak sekali teknik ataupun indikator yang bisa bapak gunakan, namun untuk awal atau permulaaan saya sarankan belajar tentang cara membaca Candlestick pada mata uang kripto. Baru kemudian bisa dilanjutkan dengan belajar indikator-indikator trading lain yang juga bisa menambah akurasi hasil analisa.

Tidak lupa yang terakhir, jangan lupa juga perhatikan faktor-faktor penting lain seperti Money Management dan psikologis yang digunakan dalam trading.

Semoga bermanfaat dan terima kasih atas pertanyaannya.

Nur Salim   6 Apr 2022

@Hikmal Malik:

Pendekatan yang paling baik sebagai langkah antisipasi sebenarnya bisa dilakukan bukan dari sisi keamanan akunnya pak, tapi aset yang kita miliki di dalamnya. Cara yang terkenal paling aman saat ini adalah penggunaan Cold Wallet/Storage atau dengan tidak menyimpan seluruh aset secara bersamaan pada satu akun/Wallet. Soalnya tidak peduli seberapa aman akun tersebut, biasanya Hacker selalu akan memiliki jalan untuk menembusnya.

Upaya pengamanan akun sendiri hanya merupakan tindakan tambahan yang dapat berfungsi setidaknya untuk mengurangi atau menghambat upaya Hacker tersebut. Beberapa cara yang bisa bapak lakukan adalah:

1. Gunakan fitur Multi-Signature sebagai validasi transaksi.

2. Terapkan keamanan ganda 2FA atau Two Factor Authentication selain Password sebagai kunci akun.

3. Gunakan kombinasi password yang sulit (gabungan huruf kapital, angka, dll).

4. Selalu update secara rutin Software yang digunakan.

5. Pilih dompet digital yang sudah terbukti aman dan terpercaya. Lebih lengkapnya, bapak bisa baca pada Panduan Pemilihan Dompet Digital kami.

Demikian sedikit dari saya, semoga bisa sedikit mencerahkan.

Nur Salim   12 May 2022

saat ini dunia digital rawan sekali peretasan, mohon info tips untuk pengamanan akun kripto? terima kasih

Hikmal Malik   11 May 2022

@Dedy Ananta: Indikator yang sering digunakan oleh trader kripto ada 4:

  • Moving average (indikator berjenis trend). Indikator ini berfungsi untuk menunjukkan kondisi trend yang sedang terjadi di market.
  • MACD. Indikator ini berfungsi menunjukkan trend dan timing entry market berdasarkan persilangan garis signal dan garis MACD.
  • RSI. Indikator ini berfungsi menunjukkan momentum harga yang mendekati jenuh beli (overbought) dan jenuh jual (oversold).
  • Bollinger Bands. Indikator ini berfungsi mengukur volatilitas kripto menggunakan 2 garis batas (bands).
Kiki R   13 May 2022

Apakah bisa mengkombinasikan bberapa indikator?

Annisya Syahrani   20 May 2022

fitur Multi-Signature itu yang seperti apa ya pak? Mohon penjelasannya. trims

Firdha Fauziah   20 May 2022

biar bisa profit di kripto, pakai indikator atau cukup price action saja bos? Mohon bantuannya

M. Sidiq   27 Jan 2022

Mohon info indikator yang sering digunakan untuk trading kripto?

Dedy Ananta   12 May 2022

Halo min, apakah indikator Fibonacci bisa digunakan untuk trading di pair kripto seperti BTC/ETH, LTC/USDT, ETH/DOGE, dll?

Alexis   29 Nov 2021

Mohon info panduan trading kripto untuk pemula. trm ksh

Nur Binti   6 Apr 2022

Cara yang paling baik trading ditf kecil btc gimana ya pak? saya gunakan paduan RSI dan SnR tapi ruginya saya hitung-hitung lebih banyak daripada untungnya. mohon bantuannya

Franky Candra   25 Feb 2022

Ijin bertanya, bagaimana cara memasukkan indikator custom yg ada di mt4 agar bisa digunakan pada kripto seperti btc? saya baru beli indikator kemarin senilai 10 jt, dan saya rasa harusnya cocok dan akan dpt profit besar jika bisa digunakan untuk btc. Trims

Septiawan RT 05   15 Aug 2022

@Septiawan Rt 05: Caranya cukup sederhana. Berikut langkah-langkahnya.

1. Copy indikator custom yang sudah Anda beli.

2. Masuk ke platform MT4 yang Anda gunakan, klik "File" pada pojok atas, lalu klik "Open Data Folder".

Indikator Terbaik Untuk Trading Kripto

3. Setelah muncul, klik folder MQL4.

Indikator Terbaik Untuk Trading Kripto

4. Klik lagi folder Indicators.

Indikator Terbaik Untuk Trading Kripto

5. Paste (atau bisa juga gunakan shortcut Ctrl + V) indikator yang sudah Anda copy (di nomor 1) ke folder ini.

Indikator Terbaik Untuk Trading Kripto

6. Close tab saat ini lalu buka kembali platform metatrader 4.

7. Klik menu "insert", klik "indicators" lalu pilih "custom".

8. Klik indikator yang Anda inginkan.

Kiki R   16 Aug 2022
 Idha Kusbiyanto |  11 Apr 2022

Apakah strategi di trading forex bisa digunakan untuk trading kripto?

Lihat Reply [11]

@Idha Kusbiyanto:

Selamat pagi bu, untuk jawaban dari pertanyaan ibu sebenarnya bergantung pada jenis strategi trading forex yang digunakan. Jika menggunakan Fundamental analisis atau gabungan antara Fundamental dan Teknikal analisis, maka besar kemungkinan strategi tersebut tidak akan dapat digunakan pada kripto karena memang dasar fundamentalnya yang hanya memiliki sedikit kesamaan. Namun jika strategi yang digunakan murni menggunakan teknikal, maka besar kemungkinan bahwa strategi tersebut dapat digunakan juga pada pasar kripto. Contoh yang paling sederhana adalah dengan menggunakan indikator MACD pada trading forex. Indikator teknikal ini juga dapat digunakan dengan sangat baik pada mata uang kripto seperti BTC/USD.

btc-macd

Hanya saja perlu diingat, biasanya diperlukan sedikit optimasi atau penyesuaian agar strategi tersebut dapat berjalan dengan baik pada kripto. Selalu ingat untuk melakukan Backtest dan Forward Test terlebih dahulu sebelum menjalankannya dengan uang sungguhan.

Terima kasih, semoga membantu.

Nur Salim   13 Apr 2022

Selamat malam, Money Management untuk trading kripto sendiri sebenarnya hampir sama dengan Money Management lainnya. Prinsipnya adalah segitiga risiko yang terdiri dari batas toleransi kerugian yang ditetapkan, besaran Stop Loss yang digunakan, serta Lot/Share/Jumlah koin yang akan digunakan. Contohnya sebagai berikut:

mm-kripto

Harga yang naik pasca terbentuknya pola Candlestick Bullish Engulfing, kembali turun ke sekitaran pola tersebut. Karena pola ini juga berfungsi sebagai batas zona Support pada harga, maka besaran Entry dilakukan saat proses Retest tersebut dengan ketentuan sebagai berikut:

Modal = 100,000 USD.

Risiko yang siap ditanggung = 10%.

Stop Loss = 35,000 point.

maka Lot yang yang akan digunakan adalah = (10/100 * 100,000) / 35,000 = 0.28 Lot.

Sehingga jika harga turun dan mengenai Stop Loss sebesar 35,000 point, maka total kerugian yang akan ditanggung hanya sebesar 10% dari modal atau 10,000 USD.

Selain membatasi jumlah kerugian per transaksi seperti di atas, masih banyak cara lain yang dapat digunakan. Namun sebelum itu mohon di sadari, tujuan dari Money/Risk Management sebenarnya adalah untuk membatasi tingkat risiko saat trading kripto. Keuntungan yang lebih itu hanyalah sebuah bonus.

Terima kasih, semoga membantu.

Nur Salim   15 Apr 2022

@Amelia Nuryanti:

Secara garis besar baik itu di kripto, saham ataupun instrumen lain semua cara yang digunakan untuk menentukan trend juga bisa digunakan kok bu. Ibu bisa menggunakan indikator Moving Average untuk menentukan trend.

ma-trend

Atau ibu juga bisa menarik trend line pada harga atau juga menentukan titik-titik Higher High, Lower Low, Higher Low, Lower High agar bisa menerapkan Dow Theory untuk menentukan trend juga bisa dilakukan.

trend-dow-kripto

Selain itu banyak juga cara lain ataupun indikator lain yang bisa ibu gunakan sebagai alat untuk membantu menentukan trend dalam kripto seperti Bollinger Bands, Trend Channel, Parabolic Sar, Dll. Semuanya bisa dan memiliki caranya masing-masing dalam menentukan trend. Tidak ada cara yang benar dan salah dalam penentuannya karena biasanya menentukan trend itu hanyalah langkah awal untuk menganalisa pergerakan market.

Terima kasih, semoga bisa sedikit membantu.

Nur Salim   28 Apr 2022

Bagaimana cara menentukan trend pada mata uang kripto pak? apakah caranya sama seperti di forex? thanks

Amelia Nuryanti   28 Apr 2022

mohon bantuannya, bagaimana manajemen modal yang baik untuk memaksimalkan hasil trading kripto?

Yuni Aulia   15 Apr 2022

Bagaimana cara mengenalisa candlestick kripto dan forex? Apakah ada perbedaan mendasar?

Suwandi   15 Sep 2022

Tidak ada perbedaan secara candlestick.

Yang berbeda adalah karakter pergerakan harga antara kripto dan forex.

1. Kripto jauh lebih volatil dibandingkan dengan forex.

2. Kripto lebih trending daripada forex karena dapat dijadikan sebagai investasi sedangkan forex tidak.

Oleh karena itu, karakter pergerakan pair forex cenderung lebih banyak sideways karena tujuannya diperdagangkan, bukan untuk investasi.

Kiki R   15 Sep 2022

Kalau trading kripto di broker forex, ya strateginya bisa sama saja lah ya dengan trading forex. Tapi, bagaimana kalau kita mau trading kripto di broker lokal seperti Ajaib dan Pluang? Nggak ada metatrader-nya, nggak bisa langsung sell tanpa buy juga... Adakah strategi trading yang sudah terbukti ampuh?

Indah   29 Sep 2022

@indah:

Pada dasarnya kakak tetap bisa mengamati pergerakan harga dan indikator pada Platform Third Party seperti TradingView yang menyediakan layanan lengkap.Jadi analisa dilakukan pada Platform tersebut, dan sinyal dieksekusi pada platform trading yang digunakan. Hanya saja jika memang sulit, kakak mungkin bisa menerapkan strategi seperti pola Candlestick ataupun Chart Pattern.

Pada pola Candlestick misalkan pola Morning Star, tidak diperlukan bantuan indikator apapun kecuali bentuk Candlestick itu sendiri untuk menganalisa. Contoh:

morning-star

Nur Salim   4 Oct 2022

@ Amelia Nuryanti:

Cara mengamati arah trend pada semua instrumen trading sama saja, termasuk mata uang kripto. Kalau pada chart terjadi level-level higher high dan higher low, berarti harga sedang bergerak uptrend. Kalau pada chart terjadi level-level lower high dan lower low, berarti harga sedang bergerak downtrend.

 

M Singgih   24 Aug 2023

@ Suwandi:

Analisa pergerakan harga secara teknikal sama saja untuk semua instrumen trading, baik itu forex, komoditi, futures maupun crypto currency. Semua instrumen trading yang pergerakan harganya direpresentasikan dalam bentuk candlestick cara analisanya sama. Yang lazim adalah dengan pengamatan price action dan indikator teknikal.

 

M Singgih   29 Aug 2023
 Samsul Muafi |  9 May 2022

Mana yang lebih bagus antara Luno, Zipmex, dan Bitocto?

Lihat Reply [31]

Soal mana yang lebih bagus antara Luno,Zipmex, dan Bitocto, kembali ke kebutuhan Anda. Apakah ingin menabung? Investasi multi aset? Atau sekalian jualan NFT?

Saya jabarkan sedikit di sini ya...

Luno: dikenal dengan keamanannya yang berlapis, biaya awal trading kripto yang sangat terjangkau (mulai dari 15 ribu), serta fasilitas Luno Savings yang memudahkan Anda untuk menabung.

Zipmex: memiliki fitur investasi sekaligus (saham dan kripto), menyediakan 2 jenis wallet, serta tawaran menarik untuk join di proyek token yang dirilis oleh Zlauch.

Bitocto: Dipercaya bisa membantu penguatan nilai IDR pada USD, dilengkapi sistem Cold Storage Encrypted, menyediakan akses jual NFT di Opensea.

Ananta   17 May 2022

mohon info tentang tokocrypto dan PINTU kak? dari kemudahan pendaftaran dan penggunaannya? Trims

Arief Ansori   23 May 2022

ZIPMEX, Bitocto dll ini merupakan exchange kripto ya kak, exchange kripto yang bagus menurut kakak apa saja ya? mohon infonya. Terima kasih

Yama Kaliki   23 May 2022

kalau untuk tujuan menabung yang bagus apa ya kak?

Gupita Byanis   23 May 2022

Dari segi pendaftaran, baik tokocrypto maupun Pintu Tokocrypto memiliki mekanisme yang sama.Mengisi identitas, nomor handphone, lalu menunggu verifikasi. Selain itu, ada proses KYC yang meminta Anda untuk mengirimkan foto KTP dan selfie.

Dari segi penggunaan, Tokocrypto menawarkan keamanan dan pelayanan yang cukup terpercaya dengan membawa nama besar Binance. Fitur-fitur untuk tradingnya juga lengkap mulai dari chart, Stop Limit, Limit Order, hingga jual beli NFT. Kekurangannya ada pada opsi deposit yang belum bisa memakai kartu kredit dan angka minimal withdrawal cukup tinggi. Untuk info lebih lengkap bisa cek di halaman review TokoCrypto. 

 

Sementara itu, Pintu memiliki keterbatasan dalam hal asetnya masih kurang variatif dibanding exchanger lokal sepantarannya. Tapi yang menarik, transaksi tradingnya tidak dikenakan biaya tambahan alias gratis. Minimal transaksinya juga dipatok terjangkau, mulai IDR 11,000. Untuk withdrawalnya bisa mulai IDR 50,000. Kalau tidak membutuhkan fitur-fitur terlalu banyak dan masih pemula, Pintu ini newbie friendly. Anda bisa cek juga review Pintu di sini.

Ananta   25 May 2022

Saat ini di Indonesia sudah sangat banyak exchanger kripto lokal. Untuk mencari exchanger kripto yang bagus, pastikan exchangernya memenuhi kualifikasi berikut:
1. Terdaftar di Bappebti 

2. Menerima deposit dan withdrawal dengan rupiah

3. Customer servicenya fast response dan mudah dihubungi (bisa lewat media sosial, live chat, atau hotline whatsapp dan sebagainya)

4. Memiliki keamanan berlapis dan sistemnya transparan

Selanjutnya, Anda bisa cari yang sesuai dengan kebutuhan. Ada beberapa exchanger yang fitur untuk tradingnya canggih seperti Indodax dan TokoCrypto, ada juga yang lebih nyaman digunakan untuk menabung seperti Luno dan Pintu.

Jika Anda mencari exchanger kripto yang biayanya cukup ramah kantong, bisa cek ke artikel "Exchange Kripto Termurah yang Diregulasi Bappebti" 

Ananta   25 May 2022

Untuk menabung kripto akan lebih bagus jika memilih exchanger-exchanger yang menyediakan fitur crypto savings. Contohnya: Crypto.com, Gemini, Coinbase, YouHodler, Linus
dan BlockFi. Di Indonesia sendiri juga sudah mulai banyak exchanger dengan akun tabungan kripto. Contohnya:

Luno: Dompet tabungan kriptonya (Luno Savings) tersedia dalam Bitcoin, Ethereum, dan USDC. Bunganya hingga 7.6% per tahun.

Pintu: Dengan fitur Nabung Rutin, Anda bisa membuat simulasi menabung mata uang kripto tertentu beserta perkiraan keuntungan yang akan diperoleh dalam jangka waktu tertentu.

Selain menabung dengan cara biasa, Anda juga bisa menabung kripto dengan metode staking yang juga bisa menghasilkan keuntungan ekstra. Selamat mencoba!

 

Ananta   25 May 2022

Platform atau exchange lokal mana yang menyediakan fitur staking? Mohon infonya kak.

Septian Fikri   22 Jun 2022

Untuk exchanger lokal, yang menyediakan fitur Staking antara lain Triv, Tokocrypto, dan Zipmex.

Anda bisa membaca detail mengenai staking pada platform-platform tersebut di sini:

Ketika staking, jangan lupa perhatikan masa penawaran dan masa lockingnya. Exchanger Indodax juga sempat memberikan penawaran DEP Airdrop pada bulan Februari 2022 silam, dengan masa locking 1 bulan.

Jadi, tidak menutup kemungkinan di masa depan bakal ada momen staking lagi di exchanger ini dan exchanger-exchanger lain. 

Ananta   29 Jun 2022

Di Indonesia, aplikasi trading kripto mana yang menyediakan pair trading kripto paling lengkap? 

Marshall   8 Aug 2022

@Marshall:

Untuk saat ini setahu saya hanya Indodax dan Tokocrypto yang memiliki jumlah Supported Crypto terbanyak dari pada Exchange lainnya. Indodax dengan 68 Supported Crypto sedangkan Tokocrypto dengan 53 Supported Crypto. Namun, dalam hal jumlah market dan fitur yang lebih lengkap, Tokocrypto jauh lebih unggul dengan banyaknya pilihan-pilihan mata uang Fiat yang tergabung karena koneksinya dengan Binance. Sementara Indodax lebih unggul dengan BIDR-nya. 

Nur Salim   9 Aug 2022

Aplikasi trading kripto dan metatrader apakah sama?

Yendri   8 Sep 2022

Metatrader adalah platform untuk trading secara CFD (Contract for Difference). Jadi, kalau kamu mau trading kripto secara CFD, maka kamu bisa pakai Metatrader.

CFD yang dimaksud di sini adalah transaksi buy/sell pada platform dengan leverage (margin) yang tidak melibatkan aset fisik. Pembeli dan penjual hanya memperdagangkan kontrak yang tercatat secara elektronik untuk memperoleh keuntungan dari naik-turun harga.

Tapi kalau kamu ingin jual-beli kripto secara fisik atau kontrak non-CFD lain, maka kamu harus pakai platform trading yang disediakan oleh bursa kripto kamu (crypto exchange). Metatrader tidak memfasilitasi jual beli kripto secara fisik atau non-CFD. Berikut ini artikel tentang beberapa platform trading kripto yang sah di Indonesia.

Aisha   9 Sep 2022

Apakah di Indonesia ini ada aplikasi trading kripto yang tanpa persyaratan KYC? Saya khawatir dengan keamanan data pribadi kalau harus kirim id card dan selfie seperti itu. Mohon infonya. 

Syahrul C   30 Sep 2022

Semua penyedia layanan jasa keuangan dan perdagangan berjangka di Indonesia harus melaksanakan prosedur KYC. Oleh karena itu, semua aplikasi berizin di Indonesia tentu memberlakukan ketentuan tersebut.

Kalau kamu tidak mau memenuhi syarat KYC, kamu dapat bergabung dengan aplikasi mancanegara atau aplikasi lokal yang tidak teregulasi.

Aisha   1 Oct 2022

Exchanger lokal PINTU juga bisa staking. Nggak ada jatuh tempo staking, jadi bisa unstake sewaktu-waktu. Nggak ada syarat minimalnya juga, pokoknya asal udah punya token PTU di PINTU

Andian   19 Dec 2022

Apakah Metatrader 4/5 bisa digunakan untuk trading BTC ataupun kripto lainnya? Dan apa perbedaannya dengan trading di platform seperti Tokocrypto, Indodax, dll?

Teguh Pras   10 Jan 2023

@Teguh Pras:

Jika broker yang bapak gunakan menyediakan layanan instrumen kripto, maka ya. Trading kripto bisa dilakukan dengan menggunakan Metatrader. Hanya saja berbeda dari dengan trading di Exchange. Jika menggunakan broker forex pada umumnya trading akan dilakukan dengan menggunakan dana yang telah ditopang dengan Leverage. Dengan Leverage, modal kecil Anda dapat digunakan untuk melakukan transaksi yang jauh lebih besar. Hal ini berbeda dengan Exchange kripto, dimana tidak penopang Leverage yang dapat digunakan.

Nur Salim   13 Jan 2023

Kak kalau exchange kripto bukannya teregulasi di OJK ya? Mohon pencerahannya....

Bagas Alam   13 Jan 2023

@ bagas alam, Aset kripto ditangani oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) karena dianggap sebagai komoditas berjangka.

Sedangkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) adalah lembaga pemerintah yang bertanggung jawab untuk mengatur lembaga keuangan dan jasa keuangan di Indonesia, seperti bank, asuransi, dan perusahaan efek.

BAPPEBTI mengatur perdagangan aset kripto sebagai komoditas berjangka, sedangkan OJK yang mengatur lembaga keuangan yang menawarkan layanan perdagangan aset kripto.

Beberapa exchanger bisa jadi memiliki 2 regulasi tersebut, tergantung layanan apa saja yang diberikan. Tapi menurut berita per Desember 2022 kemarin, akan ada update lagi:

Ananta   14 Jan 2023

@Syahrul C:

Saya rasa hingga saat ini tidak ada Exchange seperti itu dan mungkin tidak akan pernah ada. Beberapa Exchange tidak mengharuskan untuk menggunakan Selfie hanya saja untuk ID Card pasti selalu diperlukan untuk keperluan konfirmasi. Hal ini sebenarnya juga merupakan bentuk keamanan yang diperlukan oleh Exchange terhadap Anda. Bukan hanya Anda yang khawatir, tapi pihak Exchange juga tentu saja khawatir jika ada klien yang menipu atau berbuat curang.

Nur Salim   16 Jan 2023

@Teguh Pras:

Metatrader 4/5 bisa digunakan untuk trading BTC dan kripto lain. Tapi, kondisinya berbeda dengan trading langsung di crypto exchange seperti Indodax dkk.

Apa bedanya?

Trading kripto yang tersedia via MT4/MT5 adalah berbasis kontrak CFD. Jadi kita hanya trading untuk memperkirakan harga naik/turun saja, tetapi tidak benar-benar memiliki aset kriptonya. Kita bisa untung/rugi tergantung pada akurasi prediksi kita, tetapi tidak ada pembeli/penjual lain yang menghadapi order kita.

Sedangkan ketika trading kripto via exchange, kita benar-benar memiliki aset kriptonya. Order beli/jual yang masuk ke platform akan benar-benar dipertemukan dengan pembeli/penjual lain atau dihadapi oleh pihak exchange itu sendiri.

Aisha   17 Jan 2023

Syahrul C: Mengenai data pribadi apakah aman di broker, tentu aman kak! Broker itu punya tanggung jawab untuk menjaga privasi data pribadi kita saat kita melakukan proses KYC. Mereka akan meminta dokumen-dokumen seperti paspor dan bukti alamat untuk memastikan bahwa kita adalah orang yang sah dan untuk mencegah aktivitas penipuan dan ilegal di pasar keuangan.

Nah, sekali lagi, dokumen-dokumen itu akan disimpan dengan aman dan rahasia oleh broker, dan hanya digunakan untuk verifikasi dan pengecekan KYC. Proses KYC sndiri adalah aturan dari regulator sehingga mau tidak mau, broker juga harus mematuhi peraturan dan undang-undang berlaku. Dan perlu diketahui jga broker juga harus mengikuti aturan yang berkaitan dengan privasi dan perlindungan data pribadi, jadi kamu bisa tenang aja bahwa data pribadi kamu akan dijaga dengan baik.

Tapi, kamu juga harus memilih broker yang terpercaya dan diatur dengan baik, supaya kamu bisa yakin bahwa data pribadi kamu tetap aman dan tidak disalahgunakan. Jadi, pastikan kamu melakukan penelitian sebelum memilih broker untuk trading ya!

Cindys   19 Mar 2023

Yendri:

Secara umum aplikasi trading kripto dan Metatrader berbeda pak. Seperti yang telah dijelaskan kak Aisha di atas secara lengkap, Metatrader umumnya beroperasi di area CFD dan memungkinkan untuk trading beberapa jenis aset CFD sekaligus. Metatrader ini sendiri biasanya banyak digunakan sebagai alat transaksi broker-broker forex.

Nur Salim   23 Mar 2023

Halo saya tertarik dengan investasi kripto karena kabarnya sangat menguntungkan tetapi katanya ada resiko  yang mengintai juga. Pada awalnya saya agak susah menemukan aplikasi platform apa yg bisa digunakan sbagai sarana untuk ngakses kriptonya sehingga lama kealmaan menghindari kripto krna hal tsb dan sekarng malah menjamur dimana2 sehingga rasa ketertarikan saya muncul lagi. Untuk memulai kripto, saya mau tanyakan beberapa hal yakni :

Dari segi modal apakah lebih baik berinvestasi di kripto dengan CFD atau dengan memiliki aset? dan perbandingan resiko antara modal dan resiko, untuk pemula yang baru berinvestasi sebaiknya memilih trading CFD kripto atau exchange? Terima kasih

Budi   23 Mar 2023

Budi:

Pemula sebaiknya menjajal kripto exchange, bukan CFD. Coba dulu pada aplikasi kripto lokal, seperti Pluang atau Pintu.

Modal juga relatif murah, jauh lebih murah daripada trading CFD kripto. Bisa beli kripto mulai dari Rp 5ribu di Pluang, atau 50ribu di Pintu. Aplikasi kripto lokal lainnya juga murah meriah.

Kalau sudah bisa dan untung di lokal, baru coba-coba yang lain-lain.

Aisha   23 Mar 2023

Budi:

Kalau niatnya untuk investasi maka pilihan terbaik tentu saja ada dengan memiliki asetnya secara langsung dengan membeli dan menjual pada Exchange langsung dan tidak melalui CFD. Jika tujuannya untuk mencari keuntungan dalam jangka pendek atau trading, bapak bisa langsung dengan CFD. Seperti yang disampaikan kak Aisha di atas, di Exchange lokal sudah bisa bertransaksi dengan minimal modal 5 ribu saja. Sementara jika ingin mencoba CFD mungkin saran saya bisa mencoba dengan akun demo terlebih dahulu untuk merasakan perbedaannya.

Nur Salim   28 Mar 2023

Septian Fikri:

Sepengalaman saya pribadi baru TokoCrypto yang menyediakan. Itupun hanya di beberapa coin tertentu saja. Namun mengingat banyaknya Exchange baru yang saat ini muncul, seharusnya sudah ada Exchange lain yang menyediakan.

Nur Salim   7 Apr 2023

Marshall:

Kalau soal jumlah, sepertinya masih Indodax dan Tokocrypto juaranya. Di Indodax ada 246 coin, di Tokocrypto juga ada 200+ koin. Dari segi fitur juga keduanya bersaing. 

Untuk pertimbangan, bisa membaca artikel berikut:

Indodax VS Tokocrypto 

Ananta   7 May 2023

Aplikasi crypto yg memiliki leverage tertinggi apa ya?

Bhio   11 Jun 2023

Bhio:

Untuk aplikasi yang secara khusus menangani kripto dan terdaftar sebagai aplikasi trading kripto, PrimeXBT masih tercatat sebagai platform yang menyediakan margin terbersar dengan Leverage hingga 1:1000. Tapi mohon maaf saya sendiri belum pernah mencoba trading di sana jadi tidak bisa memberikan Review bagaimana kinerja serta pelayanannya.

Saran saya sendiri jika memang ingin fokus pada margin trading dengan mencari Leverage yang besar, bapak mungkin bisa mendaftar pada platform-platform forex yang juga menyediakan aset kripto. Banyak broker forex yang memiliki margin tinggi dengan leverage 1:500 hingga 1:3000.

Nur Salim   13 Jun 2023
 

Komentar @inbizia

Seperti yang sudah disebutkan dalam artikel di atas, bahwa pasar kripto sangat unik karena bisa mengalami perubahan harga yang sangat cepat atau bahkan bisa sangat lambat. Ada kalanya perubahan harga naik sangat cepat dan harga turun sangat lambat.

Atau bisa juga sebaliknya harga turun sangat cepat dan harga naik sangat lambat. Hal itu bisa sangat berpengaruh dalam investasi krypto. Karena bisa jadi Anda mengalami kerugian yang sangat besar, atau sebaliknya, Anda bisa mendapatkan keuntungan besar dalam waktu yang sangat singkat.

Bagi para investor pemula sering mengalami rasa takut dalam melakukan tindakan ketika mengetahui kondisi pasar kripto terbaru. Ada yang merasa takut terlambat dalam menjual atau membeli.

Karena saat terlambat, para investor bisa kehilangan kesempatan mendapatkan keuntungan atau takut mengalami kerugian. Kondisi ketakutan itulah yang disebut dengan fenomena FOMO.

FOMO merupakan singkatan dari Fear of Missing Out. Dengan kata lain rasa takut ketinggalan momen dalam mengikuti kondisi pasar kripto.

Bagi para pemula yang mengalami kondisi tersebut, biasanya tidak berpikir panjang dalam melakukan tindakan. Mereka cenderung mengikuti investor-investor “pemain lama”, dan tidak melakukan analisis lebih dulu.

Nah hal inilah yang yang harus dihindari para pemula. Jangan mengikuti orang lain walaupun lebih berpengalaman, tapi sebaiknya sebelum melakukan tindakan sebisa mungkin berusaha menganalisis terlebih dahulu.

 Mumu Chan |  17 Jan 2023
Halaman: Siklus Pasar Kripto Yang Perlu Anda Tahu

nah, di JavaFX udah memakai MetaTrader 5 nih. And kbtulan kmren ane coba download MetaTrader 4 di websitenya MetaQuotes n trnyata dah ga bsa didownload soalnya ga ditawarin lgi ama pengembangnya. Asli kelabakan ane, mw ga mw ane berencna nnya di Forum Inbiza, ehh trnyata ada yg nnya jga. N trnyata skrng MetaTrader 4 hnya bs didownload di Broker.

Prtanyaannya, ini MT4 (ane singkat aje), msh relevan bngt buat trading Forex, cma utk trading kripto msalnya, dngr2 lbh bagusan di MT5. Klu ngesampingkan trading kripto itu, lebih baik ane milih broker dngn MT4 (HFX) ato broker MT5 (JavaFX) ?

 Galuh |  13 Mar 2023
Halaman: Perbandingan Spread Broker Hfx Dan Javafx

Kasmari: Hai kak,

Menurut beberapa ahli, investasi kripto memang memiliki potensi yang menjanjikan dalam jangka pendek. Namun, investasi kripto juga memiliki risiko yang cukup tinggi.

Apakah Finex menyediakan layanan trading kripto? Saat ini, Finex tidak menyediakan layanan trading kripto, tetapi hanya menyediakan layanan trading saham, forex, dan komoditas berjangka. Jika Anda tertarik untuk trading kripto, Anda dapat mencari broker yang menyediakan layanan tersebut atau menggunakan broker luar negeri seperti yang Anda gunakan sebelumnya. Namun, perlu diingat bahwa trading kripto memiliki risiko yang cukup tinggi dan memerlukan pengetahuan dan pengalaman yang memadai sebelum Anda memutuskan untuk melakukan investasi.

 Inbizia Support |  20 Mar 2023
Halaman: Investasi Jangka Pendek Terbaik Menurut Broker Finex

Bantu jelasin ya:

Cara menggunakan MT4 dan MT5 pada dasarnya sama, tetapi terdapat beberapa perbedaan antara keduanya. Sebagai contoh, antarmuka pengguna MT5 sedikit lebih kompleks dan memiliki lebih banyak fitur daripada MT4. Namun, jika emang sudah terbiasa menggunakan MT4, maka beralih ke MT5 seharusnya tidak terlalu sulit.

Saat ini baik dari BAPPEBTI maupun ICDX dan JFX yang memfasilitasi broker untuk melakukan trading dengan aset belum menyediakan trading kripto. Sebagai catatan, BAPPEBTI memfasilitasi Forex, ICDX dan JFX memfasilitasi trading saham CFD, Indeks Saham CFD dan jga komiditi dan logam mulia seperti emas, perak, dan minyak dunia. SEmua aset yg ditradingkan harus disaring dilembaga tersebut dan kripto blm ada utk smntara

 Jordan |  24 Mar 2023
Halaman: Perbandingan Biaya Trading Gkinvest Vs Javafx

Izin nanggapin gan. Klu emang takut ninggalin chart berrti antara analisis yg kurang tepat, ga percaya diri, ato elo takut. BIla takut brrti emosi elo blm terlatih. Lebih baik elo jalanin tips yg dah di berikan krna bila dibiarin ntar elo pasti bakaln antra ngamuk ato FOMO. Dan artikel ini sih dah jelas bngt ya bahas Overtrading dan menjurus ke emosi trader ujung2nya.

Dan ga ada trader yg bsa langsung sukses di trading. ada yg bahkan trading di akun demo bertahun2 sblm mulai masuk ke trading riil. So, langkah pling tepat adalah buka akun demo trus coba trading disana. Klu udah matang bru trading riil

 Heru |  9 Apr 2023
Halaman: Cara Jitu Menghindari Overtrading Ala Broker Monex

Saya sering FOMO jadinya banyak entry yang seharusnya tidak masuk malahan jadi loss banyak. Gimana ya caranya mengatur emosi saat trading agar tidak FOMO dan overtrading?

 Genos |  30 May 2023
Halaman: Cara Deteksi Peluang Trading Dengan Trendline Ala Mifx

Kirim Komentar Baru