Akankah CBDC Mengancam Eksistensi Uang Kripto?

Evan 22 Jun 2022 Dibaca Normal 7 Menit
bisnis > keuangan >   #cbdc   #kripto
Hancurnya pasar kripto tak membuat bank sentral kehilangan minat untuk tetap melanjutkan pengembangan mata uang digitalnya atau sering disebut CBDC. Seperti apa CBDC itu?
DI

Seperti yang kita ketahui, salah satu perkembangan utama di bidang ekonomi adalah blockchain dan cryptocurrency. Tingginya minat investor besar dunia terhadap kedua teknologi tersebut membuat berbagai pihak otoritas dunia, terutama bank sentral, mencoba ikut serta dalam pengembangan mata uang digital mereka masing-masing, seperti yang terjadi pada Bank Indonesia dengan Rupiah Digital-nya.

Daripada hanya meningkatkan metode pembayaran saat ini, pengembangan mata uang digital bank sentral atau Central Bank Digital Currencies (CBDC) dirasa jauh lebih efektif dan efisien, terlebih jika CBDC tersebut menggunakan teknologi blockchain, sama seperti cryptocurrency.

Dengan menggunakan teknologi blockchain, CBDC juga diharapkan dapat membendung atau bahkan mengontrol penggunaan mata uang kripto yang selama ini menjadi "musuh" bagi sebagian bank sentral dan pemerintah dunia karena sifat terdesentralisasi maupun anonimitasnya.

Apa Itu CBDC?

Bagaimana konsep dasar dari CBDC ini? Lalu, seperti apa pengimplementasian teknologi blockchain yang diharapkan oleh bank sentral dan pemerintah di dunia? Artikel ini mencoba menjelaskan pertanyaan tersebut secara singkat, padat, dan jelas.

 

Apa Itu CBDC?

Seperti yang sudah dituliskan di atas, CBDC adalah singkatan dari Central Bank Digital Curriencies (Mata Uang Digital Bank Sentral). Sebagai mata uang yang dikeluarkan oleh bank sentral, CBDC tentu dikembangkan untuk menjadi alat pembayaran sah dalam suatu negara.

Hal ini diprediksi akan menggantikan peranan mata uang kartal secara pelan-pelan. Selain itu, CBDC juga diklaim memiliki berbagai manfaat, di antaranya memungkinkan proses transaksi menjadi lebih cepat, fleksibel, dan berbiaya rendah, serta memudahkan sistem pengiriman uang di dalam atau antar negara.

Terlepas dari berbagai spekulasi manfaat tersebut, konsep kerja dasar CBDC ini sebenarnya belum bisa dipastikan secara jelas dan umum. Pemicu utamanya adalah banyak perbedaan informasi yang jelas dari berbagai bank sentral mengenai CBDC.

Katakanlah seperti e-Yuan, pemerintah Cina mengklaim bahwa CBDC yang saat sedang mereka uji coba menggunakan teknologi blockchain dan akan menggantikan peranan mata uang fisik Yuan sendiri.

Sementara pada kasus Euro Digital, sebagian pakar ekonomi Eropa masih meragukan penggunaan teknologi blockchain tersebut karena statemen mengambang para pejabat ECB (European Central Bank). Bahkan dalam situs ECB, dikatakan bahwa kehadiran Euro Digital hanya akan menjadi pelengkap mata uang Euro sebagai alat pembayaran.

European Central Bank

Namun, bagaimana bila pada akhirnya seluruh bank sentral dunia sepakat untuk mengembangkan CBDC mereka menggunakan teknologi blockchain yang sama? Seperti apa pengimplementasian blockchain yang mereka inginkan? Beberapa sumber mengatakan, penggunaan teknologi blockchain akan tetap menjadi kemungkinan utama dalam pengembangan CBDC.

Hal ini disebabkan oleh potensi fitur pengembangan blockchain yang masih banyak bisa diekplor dan dioptimalkan. Jadi, jika memang nantinya CBDC menggunakan blockchain sebagai dasar pembuatan, maka kemungkinan mata uang digital ini akan menggunakan blockchain tipe hybrid dengan fitur-fitur yang menguntungkan, seperti berikut ini:

 

1. Ditributed Ledger Technology (DLT)

Distributed Ledger Technology (DLT) merupakan sebuah protokol yang memungkinkan keamanan basis data digital terdesentralisasi. Jaringan terdistribusi ini, menghilangkan kebutuhan pengawasan dari otoritas pusat agar tidak terjadi manipulasi. Dengan menggunakan teknologi kriptografi, DLT dimungkinkan menyimpan semua informasi secara aman dan akurat.

Hal yang sama dapat diakses dengan menggunakan "kunci" dan pengaman dari kriptografi. Setelah informasi tersebut tersimpan, ia menjadi database yang tidak dapat diubah dan diatur oleh jaringan luar. Dengan kata lain, Distributed Ledger Technology sebenarnya merupakan gagasan jaringan "terdesentralisasi" melawan mekanisme "terpusat" yang konvensional.

Loh, kalau DLT biasa dipakai untuk melawan mekanisme terpusat seperti bank sentral, lalu kenapa justru mau dipakai oleh pihak otoritas tersebut? Jangan lupa bahwa blockchain memiliki berbagai tipe, salah satunya adalah hybrid yang merupakan gabungan dari private blockchain dan public blockchain.

Hybrid blockchain merupakan jaringan semi-private yang dikelola oleh satu organisasi atau pengembang, maka blockchain tipe ini bersifat terpusat seperti private blockchain namun juga transparan pada para pengguna layaknya public blockchain. Dengan fitur itu, pihak otoritas dapat mengatur data apa saja yang dapat diakses dan dirahasiakan dari pengguna.

DLT

Selain itu, karena DLT merupakan sistem umum yang ada pada teknologi blockchain, maka penggunaan DLT tersebut disinyalir sebagai upaya pengaturan dan pelacakan transaksi para pengguna CBDC oleh bank sentral secara efisien dan efektif. Selama ini, bank perlu menyimpan dan mengelola catatan keuangan dalam satu database pusat secara manual untuk dapat melacak uang.

Namun dengan DLT, seluruh catatan keuangan akan tercatat dan tersimpan secara otomatis, sekaligus tidak dapat dimanipulasi. Hal tersebut akan membuat tugas bank sentral atau pihak otoritas yang lain semakin mudah, hanya tinggal membaca catatan dalam blockchain bila mencurigai suatu transaksi.

 

2. Kendali Suplai

Seperti yang telah dijabarkan di poin sebelumnya, bila CBDC menggunakan hybrid blockchain maka bank sentral masih akan memiliki kendali penuh pada total jumlah suplai mata uang digital mereka. Bitcoin memiliki batasan 21 juta koin yang telah ditentukan dari awal smart contract-nya, hal ini membuat pihak manapun mustahil untuk mengubahnya. Namun dengan sistem terpusat dari hybrid blockchain, pihak otoritas akan tetap memiliki kendali pada waktu dan jumlah uang yang dikeluarkan ataupun ditambahkan ke persediaan.

 

3. Biaya Rendah dan Efisiensi Tinggi

Bayangkan jika seluruh pihak bank sentral telah mengembangkan CBDC pada jaringan yang sama, maka biaya dan proses transfer uang akan semakin murah dan cepat. Selain itu, CBDC juga bisa meminimalkan biaya pencetakan, pengangkutan, penyimpanan, dan pembuangan uang kertas yang cukup tinggi.

 

Ragam Jenis CBDC

Berdasarkan beberapa sumber, CBDC terbagi menjadi dua jenis berdasarkan tujuan penggunaannya, yakni CBDC grosir atau wholesale dan CBDC ritel.

Lembaga keuangan biasanya menggunakan CBDC grosir, di mana konsepnya mirip seperti simpanan dana cadangan di bank sentral. Jadi, bank sentral akan memberikan sebuah rekening kepada lembaga keuangan tersebut untuk menyimpan dana cadangan mereka, kemudian digunakan sebagai penyelesaian transfer uang antar bank.

Sementara untuk CBDC ritel, jenis ini digunakan oleh konsumen dan bisnis, layaknya mata uang kartal. Bedanya, CBDC ritel bisa menghilangkan risiko perantara, bahwa penerbit mata uang digital swasta bisa bangkrut dan kehilangan aset pelanggannya. 

Berawal dari hal tersebut, CBDC ritel kemudian terbagi lagi menjadi dua jenis lagi, di mana ada yang bisa dikembangkan dan digunakan secara bersama-sama dalam sistem perekonomian. Jenis tersebut CBDC berbasis token dan berbasis akun.

Untuk CBDC berbasis token bisa diakses dengan 'kunci’ yang dimiliki baik pihak pribadi ataupun publik. Jenis ini memungkinkan penggunanya untuk bertransaksi secara anonim. Sementara CBDC berbasis akun tidak memungkinkan penggunanya untuk bertransaksi secara anonim, sebab ada kewajiban identifikasi digital untuk mengakses akun milik pengguna.

 

Tantangan CBDC di Masa Depan

Sebagai pengembangan keuangan yang relatif baru, CBDC masih perlu usaha lebih untuk mempertahankan reputasi dan keamanan bebas risiko dari serangan siber. Untuk mengatasi masalah ini, sistem AML (Anti Money Laundering), CTF (Capture The Flag), dan KYC (Know Your Customer) pada CBDC harus diperketat semaksimal mungkin. Namun dengan demikian, CBDC juga dapat dianggap berpotensi membuat masalah privasi dalam transaksi ritel.

Tidak seperti beberapa mata uang kripto seperti koin privat, mata uang digital ini tidak dapat memberikan anonimitas karena semua transaksi dapat dilacak. Selain itu, masih banyak pihak yang juga mempertanyakan apakah pemerintah akan membocorkan data pengguna ke pihak lain, atau justru malah mengeksploitasi data untuk target iklan politik.

Sementara itu, dampak langsung terhadap kebijakan moneter masih belum jelas dan masih diperdebatkan. Sebagian besar perdebatan tersebut sebenarnya terletak pada kecenderungan non-bank yang memiliki CBDC. 

Penggunaan CBDC berpotensi menyebabkan substitusi simpanan bank, jika non-bank menganggap CBDC lebih unggul dari simpanan bank. Hal ini akan menyebabkan penurunan basis simpanan bank, dan dapat mengurangi kapasitas bank untuk mendanai operasi kredit.

 

CBDC adalah tentang modernisasi uang bank sentral dan infrastruktur pasar keuangan inti sekaligus memastikan tugas bank sentral dapat terus berjalan di tengah meningkatnya digitalisasi pembayaran.

Terkait Lainnya
 

Forum Terkait

 Nia Fitriani |  25 Jan 2021

mas, untuk trading dan bisa profit di kripto apakah jg bisa pake indikator seperti di valas? indikator apa yang bagus? thx b4

Lihat Reply [17]

@ Alexis:

Semua pergerakan harga yang direpresentasikan dalam chart, baik dalam bentuk bar ataupun candlestick bisa menerapkan teori Fibonacci.

Level-level Fibonacci, baik yang retracement ataupun yang expansion adalah alat bantu untuk menentukan level-level support dan resistance, jadi berlaku untuk semua pair dalam pasar keuangan termasuk mata uang kripto.

 

M Singgih   30 Nov 2021

Ada rekomendasi indikatroe terbaik untuk trading kripto pak?

Veliza   14 Jan 2022

@ Veliza:

Indikator teknikal yang digunakan untuk pair kripto, forex, komoditi, futures dll sama saja. Biasanya trader menggunakan kombinasi indikator trend dan indikator momentum. Indikator trend digunakan untuk mengetahui arah pergerakan harga yaitu sedang bullish atau sedang bearish. Sementara indikator momentum digunakan untuk mengetahui waktu yang tepat untuk entry (buy atau sell).

Indikator trend yang sering digunakan adalah moving average (MA), MACD, parabolic SAR, ADX dan juga Bollinger Bands. Untuk indikator momentum biasanya menggunakan oscillator yaitu RSI, stochastic atau CCI.

 

M Singgih   17 Jan 2022

@M. Sidiq:

Dua-duanya bisa digunakan baik sendiri-sendiri maupun bersamaan kok pak untuk trading di kripto. Tapi penggunaannya mohon di sesuaikan dengan kondisi pasarnya. Terlebih lagi kalau tujuannya untuk mendapatkan untung dengan jual/beli aset kriptonya secara langsung. Jadi sebenarnya agak susah prakteknya karena susah sekali untuk membeli/menjual di harga yang diinginkan.

Sepengetahuan saya sendiri untuk trading kripto dengan Price Action, metode yang paling sering digunakan adalah pola Candlestick. Dalam penggunaannya, pola Candlestick pada aset kripto ini biasanya digabungkan dengan level Support And Resistance, Trend Channel ataupun Chart Pattern.

Indikator yang bisa digunakan dalam trading kripto sendiri ada banyak sekali. Beberapa di antaranya ada Moving Average, MACD, RSI, dsb. Berikut contoh pengaplikasian MACD pada BTC/USD:

macd-btc

Atau bapak juga bisa coba mengaplikasikan kedua unsur di atas menjadi satu kesatuan. Metode yang paling sering digunakan biasanya menggunakan Moving Average dengan pola Candlestick Pinbar dalam trading kripto. Pola ini biasanya digunakan sebagai konfirmasi jika terjadi Rejection pada Moving Average.

pin-barPenjelasan lebih lengkap mengenai metode ini bisa bapak baca pada jawaban saya di pertanyaan mengenai validitas Pin Bar di kripto.

Nur Salim   28 Jan 2022

@Nia:

Tentu saja bisa bu. Sama seperti market lain seperti Stock, Forex, indikator juga bisa digunakan pada kripto. Hanya saja untuk kripto saya rasa lebih baik jika indikator tersebut tidak digunakan sendiri. Baiknya indikator tersebut dipadukan dengan suatu konfirmasi atau validasi sinyal seperti pola candlestick yang sudah teruji.

Mengenai indikatornya, hampir semua indikator yang tersedia tentu bisa digunakan. Berikut beberapa contoh penerapan perpaduan antara indikator dan pola candlestick:

Berikut ada pula beberapa referensi dari pertanyaan lain yang juga menanyakan cara trading di kripto:

Konfirmasi ini juga tidak harus menggunakan pola Candlestick seperti beberapa contoh di atas. Ibu juga bisa menggunakan indikator lain sebagai salah satu bentuk konfirmasi. Contohnya dengan menggunakan Bollinger Bands dan salah satu indikator Oscillator seperti Stochastics. Bollinger Bands akan berfungsi sebagai indikator utama sinyal, dan Stochastics sebagai konfirmasinya. Contoh grafiknya sebagai berikut:

1

Banyak pula perpaduan lain seperti Double/Triple Moving Average, Moving Average dan Bollinger Bands, Bollinger Bands dan Adx, dan lain sebagainya.

Terima kasih, semoga membantu.

Nur Salim   26 Feb 2021

@Franky Chandra:

Sebelumnya SnR dan RSI-nya penerapannya bagaimana pak? Kalau dipakai untuk mendeteksi sinyal reversal memang agak sulit setahu saya kalau menggunakan time frame m5. Selain karena level SnR-nya tidak sekuat time frame yang lebih besar, range pergerakan kripto per-Candle biasanya cukup ekstrim sehingga level SnR sering tertembus serta banyak Fake Out yang terjadi.

fakeout

Sebenarnya bapak juga bisa menambahkan pola Candlestick Reversal dengan perpaduan RSI sebagai tambahan konfirmasi. Hanya saja seperti yang saya katakan sebelumnya, karena Candlestick yang dihasilkan biasanya cukup lebar, sehingga sinyal valid sekalipun tidak akan mampu mendatangkan Risk:Reward Ratio yang baik.

Strategi trading dengan RSI dan Rejection di level SnR ini sebenarnya sangat baik dan memang banyak digunakan sebagai salah satu metode untuk mendapatkan keuntungan singkat atau Scalping pada time frame kecil. Solusi utama saya sebenarnya bapak bisa mencoba pindah ke Instrumen lain yang range pergerakannya tidak seekstrim kripto seperti EUR/USD, AUD/USD, NZD/USD bahkan intrumen minor seperti AUD/NZD di forex. Atau jika bapak masih ingin tetap melanjutkan di BTC/USD, maka sebaiknya coba pindah ke time frame yang lebih besar seperti M15 atau M30.

Nur Salim   28 Feb 2022

@Nur Binti:

Selamat malam, untuk trading kripto sendiri saat ini terbagi menjadi 2 jenis yaitu Spot trading yang bisa dilakukan langsung pada Exchange Kripto (jangan lupa untuk selalu bertransaksi hanya pada Exchange yang telah teregulasi), serta margin trading melalui broker-broker umum penyedia trading Forex. Perbedaan beserta panduan antara keduanya bisa di baca pada artikel Berapa Investasi Minimal Untuk Trading Bitcoin berikut.

Jika sudah menentukan dimana trading akan dilakukan, langkah selanjutnya adalah mempelajar dan mencoba mengenal terlebih dahulu mata uang kripto yang terkenal dan aktif diperdagangkan saat ini. Kalau sudah mengenal barang apa saja yang bisa diperjual belikan, bapak bisa mulai mencoba masuk sedikit lebih dalam dan belajar mengapa sebuah koin bisa naik dan turun nilainya.

Setelah itu baru bapak bisa mencoba belajar lebih dalam tentang hal-hal yang berhubungan dengan teknik trading kripto. Ada banyak sekali teknik ataupun indikator yang bisa bapak gunakan, namun untuk awal atau permulaaan saya sarankan belajar tentang cara membaca Candlestick pada mata uang kripto. Baru kemudian bisa dilanjutkan dengan belajar indikator-indikator trading lain yang juga bisa menambah akurasi hasil analisa.

Tidak lupa yang terakhir, jangan lupa juga perhatikan faktor-faktor penting lain seperti Money Management dan psikologis yang digunakan dalam trading.

Semoga bermanfaat dan terima kasih atas pertanyaannya.

Nur Salim   6 Apr 2022

@Hikmal Malik:

Pendekatan yang paling baik sebagai langkah antisipasi sebenarnya bisa dilakukan bukan dari sisi keamanan akunnya pak, tapi aset yang kita miliki di dalamnya. Cara yang terkenal paling aman saat ini adalah penggunaan Cold Wallet/Storage atau dengan tidak menyimpan seluruh aset secara bersamaan pada satu akun/Wallet. Soalnya tidak peduli seberapa aman akun tersebut, biasanya Hacker selalu akan memiliki jalan untuk menembusnya.

Upaya pengamanan akun sendiri hanya merupakan tindakan tambahan yang dapat berfungsi setidaknya untuk mengurangi atau menghambat upaya Hacker tersebut. Beberapa cara yang bisa bapak lakukan adalah:

1. Gunakan fitur Multi-Signature sebagai validasi transaksi.

2. Terapkan keamanan ganda 2FA atau Two Factor Authentication selain Password sebagai kunci akun.

3. Gunakan kombinasi password yang sulit (gabungan huruf kapital, angka, dll).

4. Selalu update secara rutin Software yang digunakan.

5. Pilih dompet digital yang sudah terbukti aman dan terpercaya. Lebih lengkapnya, bapak bisa baca pada Panduan Pemilihan Dompet Digital kami.

Demikian sedikit dari saya, semoga bisa sedikit mencerahkan.

Nur Salim   12 May 2022

saat ini dunia digital rawan sekali peretasan, mohon info tips untuk pengamanan akun kripto? terima kasih

Hikmal Malik   11 May 2022

@Dedy Ananta: Indikator yang sering digunakan oleh trader kripto ada 4:

  • Moving average (indikator berjenis trend). Indikator ini berfungsi untuk menunjukkan kondisi trend yang sedang terjadi di market.
  • MACD. Indikator ini berfungsi menunjukkan trend dan timing entry market berdasarkan persilangan garis signal dan garis MACD.
  • RSI. Indikator ini berfungsi menunjukkan momentum harga yang mendekati jenuh beli (overbought) dan jenuh jual (oversold).
  • Bollinger Bands. Indikator ini berfungsi mengukur volatilitas kripto menggunakan 2 garis batas (bands).
Kiki R   13 May 2022

apakah bisa mengkombinasikan bberapa indikator?

Annisya Syahrani   20 May 2022

fitur Multi-Signature itu yang seperti apa ya pak? Mohon penjelasannya. trims

Firdha Fauziah   20 May 2022

biar bisa profit di kripto, pakai indikator atau cukup price action saja bos? Mohon bantuannya

M. Sidiq   27 Jan 2022

mohon info indikator yang sering digunakan untuk trading kripto?

Dedy Ananta   12 May 2022

Halo min, apakah indikator Fibonacci bisa digunakan untuk trading di pair kripto seperti BTC/ETH, LTC/USDT, ETH/DOGE, dll?

Alexis   29 Nov 2021

Mohon info panduan trading kripto untuk pemula. trm ksh

Nur Binti   6 Apr 2022

cara yang paling baik trading ditf kecil btc gimana ya pak? saya gunakan paduan RSI dan SnR tapi ruginya saya hitung-hitung lebih banyak daripada untungnya. mohon bantuannya

Franky Candra   25 Feb 2022
 Idha Kusbiyanto |  11 Apr 2022

Apakah strategi di trading forex bisa digunakan untuk trading kripto?

Lihat Reply [5]

@Idha Kusbiyanto:

Selamat pagi bu, untuk jawaban dari pertanyaan ibu sebenarnya bergantung pada jenis strategi trading forex yang digunakan. Jika menggunakan Fundamental analisis atau gabungan antara Fundamental dan Teknikal analisis, maka besar kemungkinan strategi tersebut tidak akan dapat digunakan pada kripto karena memang dasar fundamentalnya yang hanya memiliki sedikit kesamaan. Namun jika strategi yang digunakan murni menggunakan teknikal, maka besar kemungkinan bahwa strategi tersebut dapat digunakan juga pada pasar kripto. Contoh yang paling sederhana adalah dengan menggunakan indikator MACD pada trading forex. Indikator teknikal ini juga dapat digunakan dengan sangat baik pada mata uang kripto seperti BTC/USD.

btc-macd

Hanya saja perlu diingat, biasanya diperlukan sedikit optimasi atau penyesuaian agar strategi tersebut dapat berjalan dengan baik pada kripto. Selalu ingat untuk melakukan Backtest dan Forward Test terlebih dahulu sebelum menjalankannya dengan uang sungguhan.

Terima kasih, semoga membantu.

Nur Salim   13 Apr 2022

Selamat malam, Money Management untuk trading kripto sendiri sebenarnya hampir sama dengan Money Management lainnya. Prinsipnya adalah segitiga risiko yang terdiri dari batas toleransi kerugian yang ditetapkan, besaran Stop Loss yang digunakan, serta Lot/Share/Jumlah koin yang akan digunakan. Contohnya sebagai berikut:

mm-kripto

Harga yang naik pasca terbentuknya pola Candlestick Bullish Engulfing, kembali turun ke sekitaran pola tersebut. Karena pola ini juga berfungsi sebagai batas zona Support pada harga, maka besaran Entry dilakukan saat proses Retest tersebut dengan ketentuan sebagai berikut:

Modal = 100,000 USD.

Risiko yang siap ditanggung = 10%.

Stop Loss = 35,000 point.

maka Lot yang yang akan digunakan adalah = (10/100 * 100,000) / 35,000 = 0.28 Lot.

Sehingga jika harga turun dan mengenai Stop Loss sebesar 35,000 point, maka total kerugian yang akan ditanggung hanya sebesar 10% dari modal atau 10,000 USD.

Selain membatasi jumlah kerugian per transaksi seperti di atas, masih banyak cara lain yang dapat digunakan. Namun sebelum itu mohon di sadari, tujuan dari Money/Risk Management sebenarnya adalah untuk membatasi tingkat risiko saat trading kripto. Keuntungan yang lebih itu hanyalah sebuah bonus.

Terima kasih, semoga membantu.

Nur Salim   15 Apr 2022

@Amelia Nuryanti:

Secara garis besar baik itu di kripto, saham ataupun instrumen lain semua cara yang digunakan untuk menentukan trend juga bisa digunakan kok bu. Ibu bisa menggunakan indikator Moving Average untuk menentukan trend.

ma-trend

Atau ibu juga bisa menarik trend line pada harga atau juga menentukan titik-titik Higher High, Lower Low, Higher Low, Lower High agar bisa menerapkan Dow Theory untuk menentukan trend juga bisa dilakukan.

trend-dow-kripto

Selain itu banyak juga cara lain ataupun indikator lain yang bisa ibu gunakan sebagai alat untuk membantu menentukan trend dalam kripto seperti Bollinger Bands, Trend Channel, Parabolic Sar, Dll. Semuanya bisa dan memiliki caranya masing-masing dalam menentukan trend. Tidak ada cara yang benar dan salah dalam penentuannya karena biasanya menentukan trend itu hanyalah langkah awal untuk menganalisa pergerakan market.

Terima kasih, semoga bisa sedikit membantu.

Nur Salim   28 Apr 2022

bagaimana cara menentukan trend pada mata uang kripto pak? apakah caranya sama seperti di forex? thanks

Amelia Nuryanti   28 Apr 2022

mohon bantuannya, bagaimana manajemen modal yang baik untuk memaksimalkan hasil trading kripto?

Yuni Aulia   15 Apr 2022
 Anjar |  5 May 2021

Investasi kripto terbaik buat pemula itu token, bitcoin, NFT, atau apa ya? Semakin banyak aja pilihannya, saya jadi bingung. Mohon para sepuh yg udah pengalaman di dunia kripto bagi ide.

Lihat Reply [51]

Untuk Piyuu,

Hal tersebut dilakukan bertujuan untuk melindungi dan menjamin keamanan semua transaksi. Terlebih lagi jika anda menggunakan exchanger yang teregulasi, maka hal ini menjadi poin penting agar tercipta nuansa tertib dan aman ketika bertransaksi dengan menggunakan aset crypto.

Jika ingin benar-benar menjaga anonimitas, sebenarnya terdapat cara-cara yang bisa dilakukan. Namun metode ini juga ada risikonya, sehingga perlu dipertimbangkan baik-baik dari segi keamanan dan biaya.

Semoga bisa membantu.

Argo Gold Spotter   28 Jul 2021

Whale adalah perorangan, lembaga, atau perusahaan yang memiliki token suatu mata uang kripto dalam jumlah sangat besar. Jumlah token dalam mata uang kripto itu terbatas, sehingga whale yang memegang dalam kuantitas besar tentunya dapat memengaruhi atau bahkan memanipulasi nilai kripto tersebut. 

Beberapa contoh whale yang memegang bitcoin:

  • Satoshi Nakamoto, sang pencipta bitcoin.
  • Digital Currency Group (pemilik bursa kripto Coindesk).
  • Winklevoss Twins (pemilik bursa kripto Gemini).

Singkatnya, istilah whale dalam kripto itu mirip dengan "Big Boys" dalam forex atau "Bandar" dalam saham.

Aisha   22 Feb 2022

Apakah membuak posisi searah dengan whale akan menguntungkan?

Randu A   23 Feb 2022

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan jika berminat membuka posisi searah dengan whale. Antara lain:

  • Aksi whale belum tentu diketahui publik tepat waktu. Kita bisa jadi baru akan mengetahuinya beberapa hari (atau lebih) setelah mereka beraksi. Jadi, menirunya pun tak membawa manfaat apa-apa karena sudah ada jeda waktu yang lama.
  • Para whale umumnya hold kripto dalam jangka panjang, dan mereka sudah beli sejak dahulu kala saat harganya masih murah. Kalau meniru mereka untuk hold mulai sekarang, kita hanya bisa dapat kripto pada tingkat harga lebih mahal.

Intinya, kita tidak bisa meniru posisi whale seperti copy trading atau sejenisnya.

Yang bisa kita lakukan hanyalah mewaspadai potensi dampak aksi whale. Misalnya, kita tahu Winklevoss Twins punya banyak bitcoin. Kalau muncul rumor bahwa mereka akan mengobral bitcoinnya secara besar-besaran, maka kita mungkin perlu berpikir dua kali kalau mau beli bitcoin pada saat itu.

Aisha   25 Feb 2022

Apakah wallstreetbets juga whale kripto? Beberapa waktu yang lalu dia membuat postingan tentang dogecoin, harganya langsung meroket.

Yanto   25 Feb 2022

Tidak. wallstreetbets bukan termasuk whale kripto. Daripada disebut whale, wallstreetbets lebih cocok disebut tukang pom-pom.

Wallstreetbets merupakan salah satu kanal diskusi trading di media sosial reddit. Banyak sekali trader ritel yang bergabung dalam kanal ini, sehingga aksi mereka secara berjamaah dapat memengaruhi pergerakan harga saham atau kripto. Namun, Wallstreetbets itu sendiri tidak memiliki kripto apa pun. Pengaruh mereka pada harga kripto berbasis pada tindakan sukarela para member kanal tersebut.

Aisha   1 Mar 2022

@ Aliando:

Setahu saya Elon Musk memang berinvestasi pada beberapa jenis mata uang kripto, dan sering memberikan prediksi pergerakan harga kripto. Karena nilai kripto yang dimiliki cukup besar dan digunakan untuk pembayaran di beberapa perusahaan miliknya, maka akan berpengaruh pada harga kripto. Elon Musk sangat jarang berkomentar mengenai pergerakan nilai tukar mata uang yang diperdagangkan di pasar forex.

 

M Singgih   7 Mar 2022

Satu hal yang perlu dipahami: Harga Bitcoin dan koin-koin kripto lain akan selalu naik-turun bak roller coaster. 

Hal ini menjadikan kripto tidak cocok untuk berinvestasi atau untuk siapa pun yang butuh rasa aman saat bertrading. Kripto hanya cocok untuk mereka yang risk-taker dan siap untuk menanggung rugi sampai modal ludes.

Jadi, apa yang sebaiknya kita lakukan saat harga Bitcoin dan kripto lain sedang turun sekarang? Jawabannya  tergantung pada bagaimana karakter kamu sebagai investor/trader.

Jika kamu tergolong risk-taker, ya anggaplah saat ini sebagai peluang beli.

Jika kamu tergolong safe-seeker, ya sudah jelas sekali bahwa fluktuasi kripto merupakan tanda bahaya.

Aisha   9 Mar 2022

Kripto sudah diterima sebagai instrumen investasi di Indonesia, bukan hanya "mulai". Buktinya, pemerintah sudah menentukan tarif pajak untuk keuntungan dari investasi kripto. Aset berupa kripto dan NFT juga harus dilaporkan dalam SPT Tahunan.

Aisha   10 Mar 2022

untuk di indonesia sendiri, kripto apa ya min yang perkiraan kedepannya menjanjikan?

Puput Farasha   10 Mar 2022

Kripto di Indonesia sejauh ini dibuat di atas blockchain yang sudah ada, bukan merupakan inovasi terobosan baru. Kripto di Indonesia juga seringkali hanya di-endorse oleh lingkungan terbatas dan memiliki prospek adopsi yang sempit. Hal ini membuat prospeknya kurang sustainable dibandingkan kripto berskala internasional seperti Bitcoin atau Ethereum.

Apabila berminat untuk berinvestasi pada kripto yang menjanjikan dalam jangka panjang, sebaiknya tetap berkiblat pada pasar kripto internasional. Beda halnya jika hanya ingin untung jangka pendek (spekulatif), maka kripto mana saja punya potensi meningkat sesuai analisis teknikal dan fundamentalnya.

Aisha   11 Mar 2022

Koin kripto terbaik saat ini masih tetap Bitcoin dan Ethereum, karena penggunaan dan adopsinya yang paling luas. Kedua koin kripto itu juga sudah punya rekam jejak yang panjang. Selain itu, ada pula Litecoin, Cardano, dan Dogecoin.

Litecoin itu koin "pengikut Bitcoin" yang paling awal, sehingga adopsinya juga cukup luas dan rekam jejaknya jelas.

Cardano berpeluang untuk bersaing dengan Ethereum sebagai platform blockchain, didukung riset dan tim yang lebih unggul. Saat ini masih dalam pengembangan, tetapi ada kemungkinan menjadi bagian dari sistem keuangan masa depan.

Dogecoin tidak punya keunggulan seperti keempat koin kripto lainnya karena cuma berkembang dari "meme". Tapi ada bekingan dari Elon Musk yang sangat berpengaruh, sehingga termasuk koin kripto terbaik (setidaknya, untuk sementara ini).

 

Aisha   16 Mar 2022

10 kripto terbaik untuk saat ini berdasarkan berbagai sumber, antara lain:

  • Bitcoin (BTC)
  • Ethereum (ETH)
  • Litecoin (LTC)
  • Bitcoin Cash (BCH)
  • Stellar Lumens (XLM)
  • Cardano (ADA) 
  • Solana (SOL)
  • Dogecoin (DOGE)
  • Tether (USDT)
  • Binance Coin (BNB)

Nah, itulah beberapa kripto terbaik saat ini. Namun, perlu diperhatikan bahwa nilai cryptocurrency sangat fluktuatif. Beberapa mata uang kripto juga tengah terlibat masalah hukum pada negara-negara tertentu, sehingga prospeknya sewaktu-waktu bisa merosot dengan cepat.

Aisha   24 Mar 2022

Keberadaan mata uang kripto telah mengubah dunia keuangan global. Mata uang kripto belum bisa menggantikan mata uang biasa yang kita gunakan sehari-hari, tetapi memang ada kelebihan dan kekurangan tersendiri.

Beberapa kelebihan mata uang kripto:

  • Pilihan investasi baru yang menarik.
  • Mempermudah dan mempercepat sistem pembayaran lintas batas (antar bank dan antar negara).
  • Transaksi mata uang kripto dapat berlangsung 24 jam nonstop, berbeda dengan transaksi perbankan yang terbatas dalam jam kerja saja.
  • Transaksi dapat dilaksanakan secara anonim, sehingga mencegah kebocoran data pribadi maupun pencurian identitas.

Sedangkan kekurangan mata uang kripto, antara lain:

  • Nilai tukar mata uang kripto sangat fluktuatif, bahkan naik-turunnya bisa berpuluh-puluh kali lipat dibandingkan mata uang biasa.
  • Transaksi kripto sangat rentan penipuan dan tindak kejahatan seperti money laundry (pencucian uang).
  • Masih sangat sedikit lembaga atau perorangan yang menerima pembayaran dalam bentuk mata uang kripto.

Perlu diperhatikan pula bahwa jika ingin ikut andil dalam dunia kripto, kita harus terlebih dahulu memiliki wawasan IT dan literasi keuangan yang mumpuni. Banyak orang awam buru-buru berinvestasi dalam kripto tanpa pemahaman yang memadai, sehingga hasilnya tergantung hoki dan seringkali merugi.

Aisha   28 Mar 2022

Uang kripto seperti bitcoin, ethereum, dkk tidak mungkin menjadi alat pembayaran yang sah berlaku di negara maju yang sudah memiliki mata uang kuat. Namun, mereka bisa menjadi alat pembayaran di negara-negara yang tak memiliki mata uang kuat.

Kita bisa lihat saat ini sudah ada negara yang telah mengesahkan penggunaan mata uang kripto, seperti El Salvador. Masyarakat di negara-negara yang kurs mata uangnya runtuh (seperti Venezuela dan Ukraina) juga mempergunakan uang kripto sebagai alternatif alat pembayaran.

Selain itu, sudah menjadi rahasia umum bahwa uang kripto merupakan alat pembayaran yang disukai di Dark Web dan pasar gelap.

Aisha   29 Mar 2022

tujuan diciptakan mata uang kripto sendiri apa ya kak? apakah untuk investasi atau untuk mempermudah transaksi saja?
Terima kasih

Anang Herman   30 Mar 2022

Kripto mulai berkembang sejak Bitcoin dibikin oleh "Satoshi Nakamoto". Masalahnya di sini, tidak ada seorang pun yang tahu siapa itu "Satoshi Nakamoto" dan apa tujuannya membuat bitcoin. Jadi, apa tujuan asal diciptakannya mata uang kripto? Entah. Tidak ada yang tahu, kecuali si Satoshi Nakamoto" yang entah siapa itu.

Kalau kita berbicara lebih fokus pada mata uang kripto tertentu (bukan kripto secara umum), maka barulah kita bisa menjawab tujuan penciptaan itu (asalkan kita tahu siapa penciptanya). Di sisi lain, tiap kripto tentu punya pencipta berbeda dan tujuan berbeda.

Umpamanya, tujuan penciptaan Ethereum (ETH) adalah sebagai platform untuk pembuatan smart contracts dan aplikasi yang terdesentralisasi. Jadi, tujuan penciptaan Ethereum bukan untuk investasi, melainkan untuk mempermudah transaksi.

Contoh yang lain, kripto Tether (USDT) diciptakan untuk menjaga stabilitas nilai mata uang kripto. Jadi, ada tujuan ganda untuk mempermudah transaksi sekaligus untuk investasi.

Aisha   30 Mar 2022

Kegunaan mata uang kripto sama saja dengan mata uang pada umumnya, yakni:

  • alat pembayaran (alat tukar)
  • komoditas (instrumen investasi)

 

Aisha   6 Apr 2022

apakah uang kripto merupakan alat pembayaran yang sah ya bu? mohon penjelasannya. terima kasih

Neriman   6 Apr 2022

Status hukum mata uang kripto berbeda-beda di setiap negara. Indonesia melarang penggunaan mata uang selain Rupiah sebagai alat pembayaran di dalam negeri, sehingga kripto bukan alat pembayaran yang sah di RI.

Aisha   8 Apr 2022

@ Rugaya Sahi:

Tidak. Investor saham belum tentu berinvestasi di mata uang kripto dan juga belum tentu trading mata uang kripto. Setahu saya banyak investor saham yang tidak trading di instrumen forex dan juga mata uang kripto. Sebaliknya para trader forex dan kripto kebanyakan tidak trading atau berinvestasi pada saham.

Investor saham biasanya kurang tertarik pada trading forex dan juga trading kripto yang menggunakan leverage, karena dianggap lebih berisiko.

 

M Singgih   13 Apr 2022

@Firdaus Husein:

Untuk resminya setahu saya tidak ada pak. Menurut sumbernya, Koin kripto adalah mata uang digital yang dirancang dengan kriptografis sebagai bentuk autentikasi dan upaya untuk menjaga keamanan transaksi. Karena bentuknya digital, jadi tidak diperlukan lagi bentuk fisik seperti yang kita gunakan sehari-hari pada mata uang fiat. Namun, kalau bapak mencari bentuk koin, saya rasa di pasaran banyak penjual Merchandise berupa tiruan bentuk koin-koin kripto. Tapi karena sifatnya yang hanya sovenir, jadi tidak akan bisa digunakan untuk transaksi.

Terima kasih atas pertanyaannya, semoga bisa sedikit membantu.

Nur Salim   15 Apr 2022

bagaimana dengan keamanan uang kripto untuk transaksi di indonesia pak?

Albi Alfaro   18 Apr 2022

@Albi Alfaro:

Kalau untuk keamanan saat ini setahu saya belum ada kasus penipuan atau penyalahgunaan dengan transaksi kripto di Indonesia. Sehingga tergolong cukup aman. Hanya saja perlu diperhatikan, transaksi ini biasanya ada hanya untuk keperluan penukaran kripto sebagai keperluan untuk investasi ataupun trading. Mata uang kripto sendiri saat ini belum mendapat izin resmi agar dapat digunakan sebagai alat pembayaran yang sah. Sehingga kedepannya jika terjadi kasus penyalahgunaan atau penipuan, kerugian yang diperoleh mungkin tidak dapat dilaporkan atau ditindak lanjuti oleh aparat.

Terima kasih, semoga bisa sedikit membantu.

Nur Salim   20 Apr 2022

@Zamil Daytona:

Selamat malam, alasan utama kripto tumbuh dengan pesat umumnya sih ada pada dasar atau teknologi yang digunakan pada kripto itu sendiri, yaitu Blockchain. Selain karena sifatnya yang ter-Desentralisasi, Blockchain menawarkan transparansi dan kecepatan transaksi dalam jumlah besar yang selama ini menjadi kekurangan utama mata uang Fiat. Terlebih lagi fungsi ini sudah berkembang dengan sangat luas, sehingga pengaplikasiannya tidak terbatas hanya pada sistem pertukaran/transaksi uang saja, bahkan telah menjalar menjadi basis ke arah industri lain seperti Start Up, Art, dll.

Tapi kalau menurut saya pribadi, perkembangan pesat awal adalah pasca Bull Market Bitcoin pasca Mining jadi populer sebagai Tools utama. Setelah itu banyak sekali koin kripto muncul yang juga menekankan cara mining untuk mendapatkannya. Perkembangan pesat kedua setahu saya saat di awal pandemi Covid dahulu. Tidak hanya kripto, banyak sekali orang yang mencoba peruntungannya saat itu pada berbagai macam hal yang bisa menghasilkan uang termasuk saham, forex, dll. 

Nur Salim   26 Apr 2022

@Arjuna Sinurat:

Selamat malam, saya kurang tahu perihal mata uang kripto yang sedang trend saat ini. Namun yang saya tahu, sebagian besar mata uang kripto sedang berada berusaha untuk membentuk trend naiknya kembali pasca dilanda penurunan yang cukup panjang beberapa bulan terakhir. Untuk berita-berita terupdate tentang kripto, bisa bapak baca di halaman berita kripto .

Terima kasih, semoga bisa membantu.

Nur Salim   26 Apr 2022

Saat ini, mining bitcoin sudah tidak bisa dengan PC biasa karena ada nya mining besar2an.
selain bitcoin untuk koin kripto apa saja ya pak yang masih bisa mining di PC biasa? mohon info. Terima kasih

Muhammad Ikbal   27 Apr 2022

@Muhammad Ikbal:

Bukannya tidak bisa pak, hanya saja biaya yang dibutuhkan untuk kebutuhan perakitan Rig miningnya cukup besar, belum lagi disertai biaya konsumsi listrik yang dibutuhkan. Jadi tidak semua kalangan mampu melakukannya. Mengenai koin yang masih bisa dimining banyak kok pak. ETH, ETH Classic, bahkan Doge juga masih bisa dimining dengan kapasitas PC Mid-End sampai High-End. Kalau kapasitas PC-nya Low-End mungkin hanya koin-koin yang market Cap-nya masih tergolong menengah-rendah seperti Beam, Vertcoin, dll.

Terima kasih, semoga bisa sedikit membantu.

Nur Salim   27 Apr 2022

Popularitas trading kripto tidak akan menggeser trading forex dan saham.

Mengapa demikian? Pertama-tama, kamu perlu memahami mindset investor dan trader. Investor dan trader tidak akan mempercayakan modalnya pada satu jenis aset investasi saja, melainkan pada beberapa jenis aset investasi yang memiliki tingkat risiko berbeda-beda. Hal ini dikenal dengan istilah "diversifikasi".

Salah satu prinsip diversifikasi paling terkenal adalah "balanced portfolio" (portofolio berimbang). Sesuai prinsip ini, investor akan membagi modalnya menjadi dua bagian. Sebagian dialokasikan untuk saham, sebagian yang lain untuk aset fixed income (seperti obligasi dan reksa dana pendapatan tetap). 

Selain prinsip portofolio berimbang, masih banyak lagi strategi diversifikasi lain, termasuk yang membagi modalnya dengan 2:4:4 (20% trading forex/kripto, 40% saham, 40% obligasi), dll. Yang jelas, trader dan investor yang bijak tidak mungkin hanya menanamkan modal pada kripto saja dan sepenuhnya meninggalkan aset investasi lain.

Aisha   28 Apr 2022

apa sih kak yg menjadi kelebihan trading kripto, sehingga cepat sekali perkebangannya?

Robert Muktar   29 Apr 2022

Dalam dunia trading dan investasi, kita mengenal istilah "high risk, high return". Nah, trading kripto itu tergolong berisiko sangat tinggi, karena fluktuasi harga yang luar biasa drastis. Tapi bagi trader, fluktuasi yang sangat drastis itu berarti menunjukkan ada lebih banyak peluang trading kripto daripada forex atau aset lain yang fluktuasinya lebih kalem.

Selain itu, trading kripto dapat berlangsung 24 jam sehari, 7 hari seminggu nonstop. Ini berbeda dengan trading saham yang hanya dapat dilaksanakan selama jam kerja, juga berbeda dengan trading forex yang "cuma" 24 jam sehari selama 5 hari seminggu. Banyak orang yang sibuk pada hari kerja biasa menjadi lebih suka berinvestasi pada saham (tak perlu analisis rutin), lalu trading pada kripto pada waktu luangnya.

Aisha   29 Apr 2022

@Martina Dewi:

Selamat pagi, untuk pergerakan harga kripto sendiri kebanyakan sedang mengalami penurunan tajam terlebih lagi pasca lebaran kemarin. Penurunan ini sendiri hanyalah lanjutan dari Downtrend yang memang sedang terjadi di mata uang kripto beberapa bulan terakhir. Salah satu dari ang mengalami penurunan paling signifikan tentu saja pada raksasa kripto BTC/USD. Harga BTC yang sempat mengalami Sideways di sekitaran level 38,000-40,000 sebelum lebaran, turun drastis hingga ke level 31,000 saat ini. Disinyalir penurunan ini karena pasar kripto terkena imbas Sell Off besar-besaran dari Investor di pasar saham setelah kenaikan suku bunga minggu lalu.

harga-kripto

Nur Salim   10 May 2022

Halo pak,

Sama seperti investasi lainnya, selalu ada resiko yang mengikuti bersamaan dengan potensi keuntungannya. Salah satu hal perlu diwaspadai ketika investasi token kripto adalah Rug Pull.

 

Sebelum investasi di token kripto, Anda memang perlu mempertimbangkan beberapa hal.

Antara lain:

  • Teliti tim developernya, apakah mereka sudah cukup punya nama di ranah industri Blockchain?
  • periksa roadmapnya
  • Cek TVL (Total Value Locked)
  • Cek data dan informasinya di jaringan blockchain
  • Siapa token auditornya?

Selain itu, dari diri sendiri juga jangan fomo dan hindari promosi agresif. Kalau menemukan link promosi yang mencurigakan dan meminta data-data pribadi, harap berhati-hati.

Ananta   18 May 2022

Halo pak,

Sebelum investasi, ada baiknya Anda mengetahui definisi dari masing-masing istilah kripto yang sedang nge-tren ini.

  • Token kripto: Sebuah aset digital yang diterbitkan oleh suatu project sebagai alat pembayaran dalam lingkup project tersebut. Setiap token dikembangkan dalam sebuah blockchain dan untuk memvalidasinya, dibutuhkan koin kripto.
  • Bitcoin: Ini termasuk ke dalam kategori koin kripto. Nah, koin kripto ini berperan sebagai uang atau alat tukar, sehingga bisa ditransfer, disimpan, dan ditradingkan.
  • NFT: Aset digital yang mewakili objek dari dunia nyata, transaksi NFT dicatat dalam jaringan blockchain dan digunakan sebagai alat pembayaran.

Jika Anda memiliki modal yang terbatas, sebaiknya berinvestasi koin kripto. Harga Bitcoin saat ini sudah sangat tinggi, tapi Anda bisa investasi dalam jumlah kecil melalui aplikasi trading online yang sudah teregulasi.

Selain Bitcoin, masih banyak koq koin kripto yang potensial lainnya.


Cek di sini: 10 Jenis Mata Uang Kripto Paling Populer Selain Bitcoin

Ananta   18 May 2021

Hai, saya pemula di bidang kripto nich, baru belajar2 sedikit. Skrg ini banyak token-token kripto yang dishare lwt akun2 twitter, kita klik terus dapet tokennya gitu. Sebenarnya hal kayak gitu aman gak sich? Terima kasih, semoga ada yg merespon. 

Jimin   3 May 2022

mohon info harga kripto saat ini (setelah lebaran) vs menjelang lebaran?

Martina Dewi   9 May 2022

melihat pesatnya trading kripto saat ini, apakah akan menggeser trading forex dan saham?

Mahmudul Hasan   26 Apr 2022

apa yg menyebabkan pertumbuhan mata uang kripto begitu pesat?

Zamil Daytona   25 Apr 2022

mohon info mata uang kripto yang lagi trend saat ini apa saja ya? terima kasih

Arjuna Sinurat   25 Apr 2022

Mengapa untuk bertransaksi di exchanger kripto, pengguna perlu verifikasi kripto dulu? Bukannya tujuan dibuatnya kripto itu agar anonim ya? Mohon pencerahannya. 

Piyuu   19 Jul 2021

Di forum-forum kripto biasanya ada yang menyebutkan "Whale", siapa sebenarnya mereka ini? Dan apa peran dan dampak whale pada kripto?

Randu A   18 Feb 2022

Mengapa Tweet Elon Musk Hanya Berpengaruh Pada Pasar Kripto? Kenapa tidak di pasar forex?

Aliando   2 Mar 2022

Saat ini harga Bitcoin dan koin2 lainnya sedang turun, apakah ini saatnya beli/invest atau merupakan warning bahaya untuk menjauhi kripto?

Akbar Putra   7 Mar 2022

Apakah ada bentuk real dari koin kripto atau hanya sebatas transaksi digital saja?

Firdaus Husein   14 Apr 2022

Saat ini sedang ramai pasar kripto, apakah akan berdampak pada sepinya pasar saham, Reksadana dan pasar obligasi?

Rugaya Sahi   12 Apr 2022

Mata uang kripto bisa digunakan untuk apa saja?

Neriman   5 Apr 2022

Koin kripto terbaik saat ini, koin kripto apa saja ya?

Kiko_manang   15 Mar 2022

Perkembangan kripto saat ini sangatlah pesat, kripto terbaik untuk saat ini apa saja ya kak?

Mei Andhara   22 Mar 2022

Perkembangan kripto saat ini begitu pesat, akankah kripto akan menjadi mata uang yang sah?

Anbiya_ulya   25 Mar 2022

Kelebihan dan kekurangan dengan adanya mata uang kripto?

Anang Herman   25 Mar 2022

Perkembangan kripto begitu pesat. Terlebih lagi mulai banyak exchange kripto legal di Indonesia yang mempermudah dalam bertransaksi. Apakah ini sebagai pertanda bahwa kripto mulai diterima sebagai instrumen investasi di Indonesia? 

Gilang Ihya   8 Mar 2022
 Samsul Muafi |  9 May 2022

Mana yang lebih bagus antara Luno, Zipmex, dan Bitocto?

Lihat Reply [8]

Soal mana yang lebih bagus antara Luno,Zipmex, dan Bitocto, kembali ke kebutuhan Anda. Apakah ingin menabung? Investasi multi aset? Atau sekalian jualan NFT?

Saya jabarkan sedikit di sini ya...

Luno: dikenal dengan keamanannya yang berlapis, biaya awal trading kripto yang sangat terjangkau (mulai dari 15 ribu), serta fasilitas Luno Savings yang memudahkan Anda untuk menabung.

Zipmex: memiliki fitur investasi sekaligus (saham dan kripto), menyediakan 2 jenis wallet, serta tawaran menarik untuk join di proyek token yang dirilis oleh Zlauch.

Bitocto: Dipercaya bisa membantu penguatan nilai IDR pada USD, dilengkapi sistem Cold Storage Encrypted, menyediakan akses jual NFT di Opensea.

Ananta   17 May 2022

mohon info tentang tokocrypto dan PINTU kak? dari kemudahan pendaftaran dan penggunaannya? Trims

Arief Ansori   23 May 2022

ZIPMEX, Bitocto dll ini merupakan exchange kripto ya kak, exchange kripto yang bagus menurut kakak apa saja ya? mohon infonya. Terima kasih

Yama Kaliki   23 May 2022

kalau untuk tujuan menabung yang bagus apa ya kak?

Gupita Byanis   23 May 2022

Dari segi pendaftaran, baik tokocrypto maupun Pintu Tokocrypto memiliki mekanisme yang sama.Mengisi identitas, nomor handphone, lalu menunggu verifikasi. Selain itu, ada proses KYC yang meminta Anda untuk mengirimkan foto KTP dan selfie.

Dari segi penggunaan, Tokocrypto menawarkan keamanan dan pelayanan yang cukup terpercaya dengan membawa nama besar Binance. Fitur-fitur untuk tradingnya juga lengkap mulai dari chart, Stop Limit, Limit Order, hingga jual beli NFT. Kekurangannya ada pada opsi deposit yang belum bisa memakai kartu kredit dan angka minimal withdrawal cukup tinggi. Untuk info lebih lengkap bisa cek di halaman review TokoCrypto. 

 

Sementara itu, Pintu memiliki keterbatasan dalam hal asetnya masih kurang variatif dibanding exchanger lokal sepantarannya. Tapi yang menarik, transaksi tradingnya tidak dikenakan biaya tambahan alias gratis. Minimal transaksinya juga dipatok terjangkau, mulai IDR 11,000. Untuk withdrawalnya bisa mulai IDR 50,000. Kalau tidak membutuhkan fitur-fitur terlalu banyak dan masih pemula, Pintu ini newbie friendly. Anda bisa cek juga review Pintu di sini.

Ananta   25 May 2022

Saat ini di Indonesia sudah sangat banyak exchanger kripto lokal. Untuk mencari exchanger kripto yang bagus, pastikan exchangernya memenuhi kualifikasi berikut:
1. Terdaftar di Bappebti 

2. Menerima deposit dan withdrawal dengan rupiah

3. Customer servicenya fast response dan mudah dihubungi (bisa lewat media sosial, live chat, atau hotline whatsapp dan sebagainya)

4. Memiliki keamanan berlapis dan sistemnya transparan

Selanjutnya, Anda bisa cari yang sesuai dengan kebutuhan. Ada beberapa exchanger yang fitur untuk tradingnya canggih seperti Indodax dan TokoCrypto, ada juga yang lebih nyaman digunakan untuk menabung seperti Luno dan Pintu.

Jika Anda mencari exchanger kripto yang biayanya cukup ramah kantong, bisa cek ke artikel "Exchange Kripto Termurah yang Diregulasi Bappebti" 

Ananta   25 May 2022

Untuk menabung kripto akan lebih bagus jika memilih exchanger-exchanger yang menyediakan fitur crypto savings. Contohnya: Crypto.com, Gemini, Coinbase, YouHodler, Linus
dan BlockFi. Di Indonesia sendiri juga sudah mulai banyak exchanger dengan akun tabungan kripto. Contohnya:

Luno: Dompet tabungan kriptonya (Luno Savings) tersedia dalam Bitcoin, Ethereum, dan USDC. Bunganya hingga 7.6% per tahun.

Pintu: Dengan fitur Nabung Rutin, Anda bisa membuat simulasi menabung mata uang kripto tertentu beserta perkiraan keuntungan yang akan diperoleh dalam jangka waktu tertentu.

Selain menabung dengan cara biasa, Anda juga bisa menabung kripto dengan metode staking yang juga bisa menghasilkan keuntungan ekstra. Selamat mencoba!

 

Ananta   25 May 2022

Platform atau exchange lokal mana yang menyediakan fitur staking? Mohon infonya kak.

Septian Fikri   22 Jun 2022
 Cokro Raharjo |  7 Jan 2021

bagaimana cara membaca candlestick kripto untuk melihat signal entry?

Lihat Reply [26]

@ Rizqy Bagus:

Pergantian candle per hari akan tampak jika Anda mengamati pergerakan harga pada time frame daily. Pergantian candle per hari (pada time frame daily) terjadi setiap hari dari hari Senin hingga Jum’at setiap jam 00:00 waktu server. Untuk menyesuaikan dengan waktu WIB, Anda harus tahu perbedaan waktu antara WIB dan waktu server.

 

M Singgih   15 Apr 2021

kalau untuk hari sabtu kripto masih bisa trading ya pak? 

Abdul Malik   24 May 2021

@ Abdul Malik:

Ada beberapa broker yang server untuk mata uang kriptonya masih aktif pada hari Sabtu dan Minggu, seperti contohnya broker InstaForex. Jika menggunakan platform Metatrader, untuk mengetahui jam trading suatu pair, bisa klik kanan pada pair yang ada di Market Watch, kemudian klik “Specification”.

 

M Singgih   24 May 2021

Wah sama nih, saya juga bertanya-tanya mengenai ini. Akhirnya ketemu juga jawabannya.

Saya juga nitip tanya, kalo untuk spreadnya, di crypto exchange dan broker forex itu sama juga kah pak?

Gama   9 Jul 2021

@ Gama:

Untuk pair kripto, spread-nya jauh lebih besar dari pair forx. Silahkan lihat di paltform trading Anda.
Berikut ini perbandingan spread dari broker InstaForex untuk Bitcoin dan pair forex:

Pergantian Candle Pada Mata Uang Crypto

 

M Singgih   11 Jul 2021

@Supriadi

Pertama-tama seblum pembahasan saya lanjutkan lebih dalam, dalam time berapa sejatinya bapak menemukan Pin Bar dan melakukan transaksi Buy? Karena sejatinya, semakin kecil time frame yang digunakan sebagai dasar analisa Candlestick, maka semakin besar pula sinyal itu hanya muncul karena adanya Noise pergerakan harga. Selain itu, meskipun menggunakan time frame Daily sekaligus, tentu saja masih banyak faktor lain yang perlu diperhatikan dan tidak bisa sembarangan membuka posisi karena adanya Pin Bar.

Umumnya, Pola Candlestick biasanya digunakan sebagai salah satu konfirmasi untuk pembukaan posisi. Bukan berarti tidak bisa digunakan secara mandiri, hanya saja akurasi dari pola itu meningkat jika digabungkan dengan Technical Tools lain. Pin Bar yang baik sendiri, biasanya muncul sebagai konfirmasi pada level-level penting yang ada dalam pasar seperti Support dan Resistance, Supply dan Demand, bahkan sekedar Moving Average juga sudah cukup untuk menemani kemunculan Pin Bar. Contohnya sebagai berikut:

pin-bar-2

Pin bar bisa muncul di mana dan kapan saja dalam pasar. Bukan berarti sinyalnya bisa diikuti semua dan akan mendatangkan untung semua. Kalau tempatnya salah, ujung-ujungnya bukan Reversal yang muncul pak tapi Continuation. Inilah pentingnya menyaring Pin Bar yang muncul ini nanti. Bisa lewat Trend, yang berarti saat Trend sedang naik kita hanya akan mengincar Pin Bar Buy saja. Atau juga diikuti dengan Key Level seperti yang disebutkan di atas. Salah satu contohnya sebagai berikut:

pin-bar-1

Contoh kedua ini bahkan saya ambil dari Pin Bar yang muncul di tf H1 dengan patokan Pin Bar muncul sebagai Rejection MA. Saya tidak tandai semua, tapi bisa dilihat selain Pin Bar yang ditandai, banyak Pin Bar lain di sana yang tidak berada pada Key Level yang ditentukan.

Jadi bukan berati karena Pin Bar-nya tidak bekerja, pasar kripto disimpulkan penuh manipulasi. Pertama kita perbaiki dulu cara trading dengan Pin Bar-nya. Kalau cara tradingnya sudah benar, dan tidak bekerja, bisa jadi pasanya memang tidak cocok atau kemungkinan terburuk ada manipulasi seperti yang bapak bilang.

Jika ingin belajar lebih dalam lagi, mungkin coba bisa dipelajari artikel tentang Pin Bar pada kripto BTC. Terima kasih, semoga membantu.

Nur Salim   21 Jan 2022

@Surya Jatmiko

Betul pak, umumnya Candlestick bisa digunakan sebagai salah satu Technical Tools untuk memprediksi pergerakan harga ke depannya. Namun, jika tujuannya digunakan untuk mencari koin mana yang selanjutnya akan terbang saya rasa agak sulit. Kondisi suatu aset atau koin kripto yang terbang tinggi ini biasanya disebabkan oleh 2 hal pak.

1. Karena memang valuasi dari koin tersebut meningkat hasil dari transaksi jual beli yang normal berdasarkan asas Supply And Demand. Untuk Point nomor satu ini penggunaan analisa Technical seperti Candlestick tentu saja dapat digunakan dengan baik karena kondisi pasarnya yang normal. Contohnya pada kenaikan Doge di tahun 2019 berikut:

cs-1

Dari grafik dapat terlihat bahwa harga yang sedang dalam kondisi Sideway pasca penurunan membentuk pola Candlestick Morning Star dengan Candle ke-2 berupa Doji yang mengindikasi bahwa akan ada Reversal atau putar balik harga. Posisi bisa diambil setelah pola Candlestick terbentuk dengan resiko SL ditempatkan pada harga Low di pola yang terbentuk. 

2. Karena adanya manipulasi dari satu atau lebih pihak yang sengaja melakukan pembelian besar-besaran pada koin. Untuk point yang berikutnya ini yang saya rasa sulit mengaplikasikan Technical Tools, mengingat cuitan-cuitan bapak "Tesla" yang mengangkat harga to the moon muncul tanpa adanya peringatan terlebih dahulu alias random. Berikut contoh dari Chart koin Doge pada hari salah satu cuitan bapak "Tesla" muncul:

cs-2 Jika dilihat dari grafik, harga memang terlihat membentuk pola Candlestick Bullish Engulfing saat harga naik. Sayangnya, pola ini selesai saat harga telah sangat tinggi sehingga tingkat risiko yang diambil untuk masuk saat pola ini selesai juga tinggi. Berbeda lagi kalau tujuannya memang investasi di koin meme satu ini ya. Jatuhnya sah-sah saja untuk membeli walau harga sudah sangat tinggi.

Pendekatan yang mungkin berhasil itu adalah dengan menggunakan Chart Pattern. Terlihat pada Chart di atas, ada pola Flag yang terbentuk sebelum kenaikan harga yang drastis. Pola Flag ini merupakan salah satu pola Chart Pattern dengan yang cocok untuk Day trading.

Namun hal ini juga cukup dipaksakan mengingat harga penutupan yang terbentuk juga sudah jauh berada titik Breakout pola Flag itu.

Terima kasih, semoga membantu.

Nur Salim   23 Jan 2022

@Dyah Purnama:

Lihat pada Platform mana? Umumnya memang kalau di halaman Home atau awal tampilan atau pergerakan harga kripto hanya akan menampilkan Line Chart. Tujuannya tentu saja agar para user baru yang mengakses Platform lebih nyaman dan tidak ada tekanan karena harga Candlestick sekilas tampak lebih ribet. Selain itu, ada juga kepentingan orang-orang yang hanya perlu tahu posisi dan kondisi harga saat ini, dan tidak tertarik melihat pergerakannya secara detail.  Ini juga mengapa pada sebagian Platform bahkan harga hanya ditampilkan dalam bentuk bola yang berwarna hijau/merah yang menandakan kondisi ringkas market saat itu. Contohnya pada halaman harga kripto kami berikut:

btc-usd-1

Betul, Candlestick Chart memang lebih unggul daripada Line Chart secara umum. Hanya saja masing-masing tetap memiliki kelebihan dan kelemahannya masing-masing. Contohnya misal kita ingin mencari level SNR, dalam kasus ini akan lebih mudah melihatnya dengan Line Chart karena tidak komponen harga lain seperti Open, High, Low, yang bisa mengganggu objektifitas. Kalau ingin melihat struktur harga dengan detail, Candlestick menawarkan pola-pola yang jelas dan teruji untuk kepentingan analisa pergerakan harga ini. Contohnya dapat dilihat pada gambar grafik berikut BTC/USD yang memanfaatkan gabungan antara SMA 50 dan pola Candlestick Pin Bar:

pin-bar-1

Nur Salim   25 Jan 2022

@Aris Hakim:

Tentu saja bisa pak. Chart Pattern umumnya hanya sebuah kumpulan dari Candelstick atau Bar yang membentuk suatu pola tertentu. Jadi bisa digunakan secara mandiri atau dengan perpaduan konfirmasi dengan pola Candlestick seperti Engulfing, Morning/Evening Star ataupun Pin Bar dalam analisa BTC/USD.

Kalau mengenai jenis-jenis yang paling sering saya lihat sih biasanya ada Flag, Wedge, Channel, HnS, Rectangle, dll. Biasanya pola-pola ini cukup sering muncul kok di time frame Daily ke bawah. Sebagai contoh berikut Chart BTC/USD Time Frame H1 ketika jawaban ini dituliskan. Di sini cuma saya bisa melihat 3 pola, tapi seharusnya ada lebih dari itu.

chart-pattern

Sebagai pedoman, mungkin bisa coba dibaca-baca artikel 3 pola yang menguntungkan di Intraday. Pola ini juga bisa digunakan tidak hanya di BTC, tapi pada semua koin kripto pada umumnya, serta pasar lain seperti Forex, Stock, dll.

Nur Salim   3 Feb 2022

@Eki Safitri:

Untuk penentuan tempat dimana posisi harus ditutup saat sedang mendapatkan keuntungan sebenarnya ada berbagai macam cara kak. 

1. Menggunakan patokan garis Support dan Resistance:

Cara yang paling mudah adalah menutup posisi di garis Support dan Resistance terdekat dari posisi harga dibuka. Jika posisi yang dibuka Buy, maka posisi bisa ditutup pada garis Resistance-nya, begitu pula sebaliknya. Perlu diingat, garis patokannya adalah Support dan Resistance terdekat ya, bukan garis Support dan Resistance yang sifatnya major dan jaraknya berada jauh sekali dari posisi dibukanya harga.

Kelebihan menggunakan garis Support dan Resistance terdekat ini biasanya Winrate yang dicapai akan cukup tinggi karena utamanya harga pasti bergerak dari satu garis Support dan Resistance ke garis Support dan Resistance lainnya. Kekurangannya sendiri, kalau posisinya kurang baik, ratio antara Risk:Reward yang didapat biasanya tergolong kecil.

2. Menggunakan Risk:Reward Ratio

Metode menentukan target profit yang paling sering digunakan lainnya adalah menggunakan perbandingan Risk:Reward Ratio 1:2. Penggunaannya mudah, cukup tempatkan Take Profit sejauh 2x jarak Stop Loss yang digunakan. Misal Stop Loss-nya 40 pips, maka Take Profitnya harus 80 pips.

candle-rr

Kelebihan dari penggunaan metode ini sendiri ada pada letak kemudahan dalam menghitung parameter-parameter hasil performa trading seperti Expectancy, Average Net Profit, Average Loss, dll.

Kelemahannya sendiri pada tingkat Win Rate yang lebih kecil jika dibandingkan dengan metode pertama. Namun tidak perlu khawatir, meskipun Win Rate-nya kecil, keuntungan bisa tetap diraih dari besarnya Reward yang 2x lipat dari Risk yang dirisikokan.

3. Menunggu sinyal pembalikan dari pola Candlestick berlawanan:

Metode ketiga ini yang cukup sering dianjurkan dan dicontohkan pada buku-buku Classic Candlestick. Karena posisi dibuka berdasarkan hasil dari analisa menggunakan pola Candlestick, maka penutupan posisi pun lebih baik jika menggunakan Candlestick pula. Contohnya saat posisi Buy sedang mengalami keuntungan dan muncul pola Candle Reversal Shooting Star, maka posisi harus ditutup saat pola tersebut sudah valid terbentuk. Ini juga berlaku untuk segala jenis pola Candlestick yang mengindikasikan reversal.

candle-reversal

Kelebihan dari metode ini adalah kita sepenuhnya bersinkronisasi dengan market mengenai kapan dan dimana posisi harus dibuka dan ditutup.

Kelemahannya sendiri ada dua setahu saya. Pertama, sisi psikologis atau otak yang manusia yang menolak untuk menutup posisi yang sedang mengalami keuntungan meskipun sudah diberi tanda bahwa harga berpotensi berbalik arah. Kedua, sering terjadi kesalahpahaman antara pola Candlestick yang memberikan sinyal pembalikan arah dengan pola Candlestick yang memberikan sinyal pelemahan dari pergerakan harga. Hal ini bisa membuat posisi ditutup terlalu dini sehingga profit yang didapat kurang maksimal.

Mengenai mana yang paling baik, kakak bisa coba ujikan terlebih dahulu satu per satu. Atau silahkan dipilih yang konsepnya sesuai dengan pribadi kakak.

Terima kasih, semoga membantu. 

Nur Salim   7 Feb 2022

@Anthony W:

Betul pak, Three White Soldiers dan Three Black Crows memang merupakan beberapa pola Candle yang sering muncul di aset-aset kripto terutama kripto. Umumnya sih terjadi karena lonjakan dari para Buyer atau Seller yang masuk setelah mendapatkan konfirmasi. Makanya, biasanya pola tersebut muncul setelah diawali pola Candle reversal pada harga seperti Shooting Stars, Bullish/Bearish Engulfing, dll.

Untuk indikator sendiri sebenarnya tidak dibutuhkan lagi jika ingin trading dengan pola Candle ini. Pola ini sudah cukup powerful meskipun berjalan sendirian. Hanya saja jika ingin menambahkan indikator, saya sarankan untuk menambahkan indikator berbasis Trend yang memiliki banyak Key Level seperti Bollinger Bands, Donchian Channel, ataupun Double/Triple Moving Average bisa juga bapak tambahkan Pivot Point. Selain untuk melihat trend, fungsi utamanya indikator-indikator ini sebagai konfirmasi kalau pola Candle Three Black Crows ataupun White Soldiers-nya terbentuk setelah membentuk Momentum/Breakout pada Key Level tertentu. Bisa dilihat pada contoh di bawah ini:

tws-1

Pola Candle yang sukses membawa harga naik, biasanya juga diikuti dengan Breakout yang terjadi setelah penembusan level-level tertentu. Jika menggunakan Bollinger Bands seperti contoh di atas, maka Level-nya adalah Top BB, Mid BB dan Low BB. Selain pola Three White Soldiers dan Black Crows, Bollinger Bands juga bisa dimanfaatkan dengan metode Price Action lainnya. Jadi akan sangat berguna jika bapak tambahkan.

Mengenai kapan waktu yang bagus untuk masuk ke dalam pasar setelah pola terbentuk sendiri itu tergantung preferensi bapak. Semua ada kelebihan dan kekurangannya baik itu langsung masuk atau menunggu harga kembali ke sekitaran pola. Saran saya pribadi, lebih baik menunggu harga untuk kembali saja ke sekitaran Candlestick nomor 1 dan 2 pada pola White Soldiers dan Black Crows, lalu tambahkan pola-pola lain yang bisa dimanfaatkan seperti pola tersebut. Sehingga meskipun tidak bisa masuk pada pola yang diinginkan, masih banyak peluang-peluang lain yang bisa bapak manfaatkan.

Terima kasih, semoga membantu. GBU too.

Nur Salim   20 Feb 2022

@Paku Sudrajat:

Untuk di Exchange sendiri seperti di TKO atau sejenisnya saya kurang tahu. Tapi untuk Third Party atau dari pihak luar Exchange ada banyak sekali layanan gratis maupun berbayar yang bisa bapak manfaatkan. Untuk yang gratis sendiri rekomendasi dari saya adalah menggunakan indikator "All Candlestick Pattern" pada Web Platform TradingView. Indikator ini akan secara otomatis menampilkan Candlestick Pattern yang ada pada Chart yang dipilih termasuk kripto. Tampilannya sebagai berikut:

indi-cp-1

Selain pola di atas, bapak juga bisa mengatur beberapa pola lain pada Setting indikatornya. Ada cukup banyak jenis Candlestick Pattern yang bisa dideteksi dan akurasinya pendeteksiannya juga baik menurut saya.

indi-cp-2

Kami juga memiliki halaman pendeteksi otomatis Candlestick Pattern. Namun, untuk saat ini pendeteksian masih terbatas pada instrumen di Forex Major seperti EUR/USD, GBP/USD, XAU/USD, dll. Kedepannya mungkin fitur ini akan kami kembangkan hingga ke ranah kripto agar bisa dimanfaatkan lebih luas lagi oleh pengguna.

Saran saya pribadi, daripada memanfaatkan indikator untuk mendeteksi Candlestick Pattern. Ada baiknya bapak mempelajarinya secara lebih mandalam hingga bisa hapal diluar kepala. Faktanya sendiri, indikator-indikator yang dirancang atau digunakan biasanya diprogram berdasarkan Text Book Based Candlestick Pattern atau hanya sesuai dengan teori yang ada di buku. Tapi pada kondisi aktual di market, bentuk-bentuk ini kadang akan menyimpang dan tidak akan sama persis seperti yang tampak di buku. Sehingga akan cukup banyak pola yang mungkin akan terlewatkan ataupun tidak terdeteksi pada indikator. Bapak mungkin bisa mulai dengan membaca panduan lengkap Candlestick Pattern di Crypto serta tips cara membaca Candlestick Pattern tanpa hapalan berikut ini.

Terima kasih atas pertanyaannya, dan semoga jawaban kami bisa sedikit membantu. Terima kasih.

Nur Salim   20 Mar 2022

@Doaibu:

Mohon maaf, kalau menurut saya pribadi trading kripto kurang cocok dilakukan untuk pemula. Alasannya cukup banyak diantaranya pergerakan harga yang cenderung ekstrim, volatilitasnya tinggi, biaya komisi tinggi, terlalu banyak koin dan token yang beredar, dll. Terlebih lagi saat ini banyak kasus penipuan atau scam yang beredar jadi harus lebih ekstra hati-hati lagi jika ingin memulai untuk trading di kripto.

Namun tentu saja pemula tidak akan berkembang jika tidak pernah mencoba. Jadi saran saya, pelajarilah dulu dasar-dasar untuk memulai trading kripto baik dari sisi teknologi yang digunakan, proses pembelian atau penukaran di exchange, teknikal analisis, fundamental analisis, dll. Jika sudah merasa ilmu yang didapatkan cukup, ibu bisa coba untuk membuka akun di beberapa Exchange teregulasi di Indonesia. Selalu ingat untuk tidak menggunakan uang kebutuhan hidup sehari-hari atau tabungan masa depan untuk melakukan proses trading.

Terima kasih, semoga membantu.

Nur Salim   8 Apr 2022

@Adi Gunawan:

Sebelumnya saya harus meluruskan terlebih dahulu pola candlestick apa yang dimaksud di sini pak. Jika pola yang dimaksud adalah pola candlestick harga secara keseluruhan, maka ya kita bisa melihat dan menentukan trend yang sedang terjadi dari pola harga yang terbentuk saat itu. Hal ini bisa bapak lihat dari harga yang terus menerus membentuk Higher High dan Lower High pada trend naik, atau Lower Low dan Lower High pada trend turun.

Namun kalau yang bapak maksud pola candlestick secara khusus seperti Bullish Engulfing, Doji, Pin Bar, dll. Maka jawabannya tidak bisa. Mengapa tidak bisa? Umumnya pola candlestick baik itu Continuation ataupun Reversal hanya terdiri dari 1-3 buah Candlestick, ada beberapa pola yang memiliki penyusun lebih namun hal tersebut sangat jarang ditemukan. Karena hanya tersusun dari beberapa Candlestick saja, pola-pola tersebut tidak bisa digunakan sebagai patokan yang valid dalam menentukan trend. Seperti contohnya pada gambar di bawah ini:

be-trend

Harga terlihat menunjukkan Bullish Engulfing yang kuat. Hanya saja dapat diperhatikan bahwa struktur harga sebelumnya sedang turun dengan kuat. Jadi apakah 2 buah Candlestick Bullish Engulfing tersebut dapat dikatakan representasi trend saat itu jika dibandingkan puluhan bahkan ratusan Candlestick sebelumnya yang terus menerus membentuk penurunan yang lebih rendah? Tentu saja tidak bukan. Pola Candlestick Bullish Engulfing di sana hanya berfungsi sebagai pertanda, bahwa mungkin akan ada Reversal yang terjadi pada penurunan yang terjadi sebelumnya. Reversal ini kemudian yang akan berujung pada terbentuknya trend baru. Inilah mengapa pola Candlestick secara mandiri tidak dapat digunakan untuk menentukan trend yang terjadi saat itu.

Terima kasih, semoga bisa sedikit membantu,

 

Nur Salim   23 Apr 2022

@Cokro Raharjo:

Pembacaan pola Candlestick sendiri mengacu pada 4 komponen utama dari Candlestick tersebut, nilai Open, High, Low dan Close. Keempat nilai ini akan saling membentuk satu kesatuan yang akan mencari Candlestick dengan Body dan Wick-nya. Pola Candlestick nanti akan bekerja dengan mengamati susunan dari Body dan Wick yang terbentuk dalam 1-3 buah Candlestick.

Contohnya pada salah satu pola Candlestick yang terkenal Bullish Engulfing.

be

Bullish Engulfing terbentuk dari buah Candlestick dengan ketentuan Candlestick pertama merupakan Candlestick Bearish ( Close lebih rendah dari Open) dan Candlestick kedua merupakan Candlestick Bullish (Close lebih tinggi dari Open) yang menelan penuh Body Candlestick Bearish sebelumnya (perhatikan gambar). Hal ini menandakan terdapat pelemahan terhadap kekuatan Seller dan momentum market sedang berpindah ke arah Buyer. Mengetahui hal tersebut, Entry yang paling baik dilakukan setelah terbentuknya Candlestick Bullish Engulfing adalah Buy. Untuk contoh pada market bisa dilihat pada gambar di bawah ini:

bullish-engulfing-market

Untuk memperkuat dan meningkatkan Win Rate, bapak juga bisa menambahkan beberapa indikator yang berfungsi sebagai Key Level tempat pola Candlestick tersebut muncul. Faktanya, pola-pola ini bisa muncul dimana dan kapan saja dan dapat menjadi False Signal. Dengan membatasi tingkat kemunculannya hanya pada level-level penting saja, Win Rate yang dihasilkan juga akan meningkat jauh.

Terima kasih atas pertanyaannya, semoga bisa membantu.

Nur Salim   13 May 2021

permisi master, adakah indikator untuk mendeteksi pola candlestick di koin kripto seperti BTC, ETH, dll? thanks

Paku Sudrajat   20 Mar 2022

Selamat sore kak, saya dengar bahwa analisa dengan Candlestick bisa digunakan untuk menebak kemana harga bergerak selanjutnya? apa ini juga bisa digunakan untuk mencari koin-koin yang akan terbang juga? thx

Surya Jatmiko   23 Jan 2022

saya mencoba buy di akun demo btc setelah terbentuk pin bar buy, tapi kenapa harga justru semakin turun? apakah memang benar pasar kripto itu banyak manipulasi? mohon pencerahan

Supriadi   20 Jan 2022

apa saja pola chart terbaik untuk trading forex dan kripto?

Revki Fajar   28 Apr 2022

apakah kita bisa menentukan trend yang sedang berlangsung di kripto hanya dengan melihat pola candle yang terbentuk?

Adi Gunawan   23 Apr 2022

Minta pencerahan kak, baru belajar. Kan banyak yg bilang kalau candlestick jauh lebih baik dari line chart, tapi kenapa di platform-platform kripto lebih banyak yg pakai line chart? biasanya harus diganti dlu bahkan beberapa tidak bisa diganti. Mengapa demikian ya?

Dyah Purnama   25 Jan 2022

Apakah trading kripto cocok digunakan untuk pemula?

Doaibu   7 Apr 2022

malam, cara menentukan target profit dari hasil analisa pergerakan harga kalau di kripto bagaimana ya? analisa saya menggunakan pola candlestick seperti doji, pinbar dll.

Eki Safitri   7 Feb 2022

Selamat malam pak, saya barusan mengamati harga BTC/USD time frame H4 di tradingview, saya menemukan banyak sekali muncul pola Three White Soldiers dan Three Black Crows disitu n akurasinya jg cukup lumayan ketika saya lihat. Yang saya ingin tanyakan, adakah indikator yang bisa saya gabungkan dengan pola itu agar akurasinya meningkat? lalu  kalau saya langsung beli/jual setelah pola terbentuk, Stop Lossnya jadi sangat panjang, tapi kalau menunggu harga kembali saya lihat sering tidak dapat.

Terima ksih, GBU

Anthony W   20 Feb 2022

master, apakah kita bisa menggunakan chart pattern di bitcoin? lalu kira-kira chart pattern apa yang bisa kita manfaatkan untuk trading intraday di bitcoin

Aris Hakim   3 Feb 2022

Kapan dan jam berapa Candle pada cryptocurrency berganti per hari ?

Rizqy Bagus   15 Apr 2021
 

Komentar @inbizia

Tidak, karena Bank Indonesia telah sejak awal menegaskan bahwa kripto tidak bisa mengantikan posisi Rupiah sebagai mata uang resmi nasional.  Kripto tetaplah akan menjadi sebuah aset layaknya saham. Teknologi dibelakang kripto yaitu Blockchain inilah yang nantinya akan banyak diadopsi oleh bank sentral dalam menciptakan CBDC atau lebih dikenal Rupiah digital. Semoga membantu.
 Crypholic |  27 Apr 2022
Halaman: Indonesia Melejit Di Jajaran Negara Pengguna Kripto
Kalau MT4 ataupun MT5, gak ada. Harus manual. Tapi seingat saya, kalau di TradingView sudah ada yang bikin secara otomatis.
 Evan |  16 Jun 2022
Halaman: Apa Itu Teori Gelombang Elliott
Tapi kalau mau memperhitungkan juga jadi lebih bagus lagi sih. Nah agar lebih cuan lagi, bisa juga memilih bursa-bursa yang menerapkan bebas gas fee atau gas fee yang paling rendah. Untuk rekomendasi exchanger, bisa cek di halaman ini.
 Evan |  16 Jun 2022
Halaman: Apa Saja Yang Harus Dilakukan Saat Kripto Memasuki Bear Market
Selain Triv, ada Tokocrypto dan ZipMex. Jika staking di Tokocrypto, mekanisme stakingnya bisa dibaca di sini. Untuk Zipmex, fiturnya bernama ZipLock, dengan satuan unit ZMT. Mekanisme ZipLock adalah kalian harus mengunci aset ZMT selama 45 hari, dengan return 12% per tahun. Cek: Review exchanger Zipmex Jika di exchanger luar negeri, pilihannya sangat banyak. Ada Kraken, Binance, BitStamp, MyCointainer, Stake.Fish., Coinbase, Crypto.Com., eToro Staking dan lain sebagainya. Tapi untuk yang lokasi di Indonesia, tentu lebih nyaman pakai exchanger dalam negeri karena hitungannya langsung konversi ke rupiah.
 Wishnu |  16 Jun 2022
Halaman: Cara Dapat Passive Income Di Fitur Staking Triv
Menurutku ya. Jangka panjang itu ya cuma saham, nggak bisa kripto. Kalau saham itu ada dividennya, ada perusahaannya. Lah, kripto itu kalau harga amblas sampai nol ya udah habis ludes nggak bisa balik lagi modalnya. Nggak bener juga kalau dibilang nggak ada pihak yang bisa memanipulasi kripto. Coba lihat kasusnya LUNA tuh, bukti bahwa goreng-menggoreng itu juga ada dalam kripto dan konsekuensinya malah lebih tragis daripada saham gorengan.
 Ulin |  17 Jun 2022
Halaman: Investasi Saham Vs Kripto Untuk Jangka Panjang
Dalam dunia kripto, Rug Pull dapat diartikan sebagai aktivitas scam atau penipuan yang dilakukan oleh developer atau pengembang dengan membawa kabur dana investor.

Untuk lebih jelas cara menghindarinya, silahkan baca artikel Waspadai Skema Rug Pull Saat Investasi Kripto
 Evan |  17 Jun 2022
Halaman: Kasus Penyalahgunaan Kripto Yang Menggegerkan Dunia
Suku Bunga Deposito
STANDARD CHARTERED BANK BANK RAKYAT INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK RAKYAT INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK RAKYAT INDONESIABNI 46 BANK RAKYAT INDONESIABANK OCBC NISP BANK RAKYAT INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK RAKYAT INDONESIABANK MEGA BANK RAKYAT INDONESIABANK BTPN BANK RAKYAT INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK RAKYAT INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK RAKYAT INDONESIABANK MANDIRI BANK RAKYAT INDONESIABANK PANIN BANK RAKYAT INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BNI 46BANK CIMB NIAGA BNI 46BANK RAKYAT INDONESIA BNI 46BNI 46 BNI 46BANK OCBC NISP BNI 46BANK DANAMON INDONESIA BNI 46BANK MEGA BNI 46BANK BTPN BNI 46BANK CENTRAL ASIA BNI 46BANK HSBC INDONESIA BNI 46BANK MANDIRI BNI 46BANK PANIN BNI 46BNI 46 BNI 46BANK CIMB NIAGA BNI 46BANK MEGA BNI 46BANK CENTRAL ASIA BNI 46BANK BTPN BNI 46STANDARD CHARTERED BANK BNI 46BANK DANAMON INDONESIA BNI 46BANK RAKYAT INDONESIA BNI 46BANK HSBC INDONESIA BNI 46BANK MANDIRI BNI 46BANK PANIN BNI 46BANK OCBC NISP BNI 46BANK BTPN BNI 46BANK PANIN BNI 46BNI 46 BNI 46BANK RAKYAT INDONESIA BNI 46STANDARD CHARTERED BANK BNI 46BANK MEGA BNI 46BANK CENTRAL ASIA BNI 46BANK HSBC INDONESIA BNI 46BANK MANDIRI BNI 46BANK DANAMON INDONESIA BNI 46BANK OCBC NISP BNI 46BANK CIMB NIAGA BNI 46STANDARD CHARTERED BANK BNI 46BANK OCBC NISP BNI 46BANK BTPN BNI 46BANK MEGA BNI 46BANK DANAMON INDONESIA BNI 46BANK PANIN BNI 46BANK CENTRAL ASIA BNI 46BANK RAKYAT INDONESIA BNI 46BANK MANDIRI BNI 46BANK CIMB NIAGA BNI 46BANK HSBC INDONESIA BNI 46BNI 46 BNI 46BANK RAKYAT INDONESIA BNI 46STANDARD CHARTERED BANK BNI 46BANK HSBC INDONESIA BNI 46BANK CENTRAL ASIA BNI 46BANK CIMB NIAGA BNI 46BANK OCBC NISP BNI 46BANK MANDIRI BNI 46BNI 46 BNI 46BANK DANAMON INDONESIA BNI 46BANK MEGA BNI 46BANK PANIN BNI 46BANK BTPN BNI 46BNI 46 BNI 46BANK MEGA BNI 46BANK CENTRAL ASIA BNI 46STANDARD CHARTERED BANK BNI 46BANK RAKYAT INDONESIA BNI 46BANK BTPN BNI 46BANK PANIN BNI 46BANK DANAMON INDONESIA BNI 46BANK MANDIRI BNI 46BANK HSBC INDONESIA BNI 46BANK CIMB NIAGA BNI 46BANK OCBC NISP BNI 46STANDARD CHARTERED BANK BNI 46BANK MANDIRI BNI 46BANK BTPN BNI 46BANK DANAMON INDONESIA BNI 46BANK HSBC INDONESIA BNI 46BANK MEGA BNI 46BANK OCBC NISP BNI 46BANK CIMB NIAGA BNI 46BANK RAKYAT INDONESIA BNI 46BANK CENTRAL ASIA BNI 46BANK PANIN BNI 46BNI 46 BNI 46BNI 46 BNI 46BANK RAKYAT INDONESIA BNI 46BANK MEGA BNI 46BANK MANDIRI BNI 46BANK OCBC NISP BNI 46BANK BTPN BNI 46BANK HSBC INDONESIA BNI 46BANK CENTRAL ASIA BNI 46BANK PANIN BNI 46BANK CIMB NIAGA BNI 46STANDARD CHARTERED BANK BNI 46BANK DANAMON INDONESIA BNI 46BANK DANAMON INDONESIA BNI 46BANK BTPN BNI 46BANK OCBC NISP BNI 46BANK CIMB NIAGA BNI 46STANDARD CHARTERED BANK BANK CENTRAL ASIABANK CIMB NIAGA BANK CENTRAL ASIABANK RAKYAT INDONESIA BANK CENTRAL ASIABNI 46 BANK CENTRAL ASIABANK OCBC NISP BANK CENTRAL ASIABANK DANAMON INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK MEGA BANK CENTRAL ASIABANK BTPN BANK CENTRAL ASIABANK CENTRAL ASIA BANK CENTRAL ASIABANK HSBC INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK MANDIRI BANK CENTRAL ASIABANK PANIN BANK CENTRAL ASIABNI 46 BANK CENTRAL ASIABANK CIMB NIAGA BANK CENTRAL ASIABANK MEGA BANK CENTRAL ASIABANK CENTRAL ASIA BANK CENTRAL ASIABANK BTPN BANK CENTRAL ASIASTANDARD CHARTERED BANK BANK CENTRAL ASIABANK DANAMON INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK RAKYAT INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK HSBC INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK MANDIRI BANK CENTRAL ASIABANK PANIN BANK CENTRAL ASIABANK OCBC NISP BANK CENTRAL ASIABANK BTPN BANK CENTRAL ASIABANK PANIN BANK CENTRAL ASIABNI 46 BANK CENTRAL ASIABANK RAKYAT INDONESIA BANK CENTRAL ASIASTANDARD CHARTERED BANK BANK CENTRAL ASIABANK MEGA BANK CENTRAL ASIABANK CENTRAL ASIA BANK CENTRAL ASIABANK HSBC INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK MANDIRI BANK CENTRAL ASIABANK DANAMON INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK OCBC NISP BANK CENTRAL ASIABANK CIMB NIAGA BANK CENTRAL ASIASTANDARD CHARTERED BANK BANK CENTRAL ASIABANK OCBC NISP BANK CENTRAL ASIABANK BTPN BANK CENTRAL ASIABANK MEGA BANK CENTRAL ASIABANK DANAMON INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK PANIN BANK CENTRAL ASIABANK CENTRAL ASIA BANK CENTRAL ASIABANK RAKYAT INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK MANDIRI BANK CENTRAL ASIABANK CIMB NIAGA BANK CENTRAL ASIABANK HSBC INDONESIA BANK CENTRAL ASIABNI 46 BANK CENTRAL ASIABANK RAKYAT INDONESIA BANK CENTRAL ASIASTANDARD CHARTERED BANK BANK CENTRAL ASIABANK HSBC INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK CENTRAL ASIA BANK CENTRAL ASIABANK CIMB NIAGA BANK CENTRAL ASIABANK OCBC NISP BANK CENTRAL ASIABANK MANDIRI BANK CENTRAL ASIABNI 46 BANK CENTRAL ASIABANK DANAMON INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK MEGA BANK CENTRAL ASIABANK PANIN BANK CENTRAL ASIABANK BTPN BANK CENTRAL ASIABNI 46 BANK CENTRAL ASIABANK MEGA BANK CENTRAL ASIABANK CENTRAL ASIA BANK CENTRAL ASIASTANDARD CHARTERED BANK BANK CENTRAL ASIABANK RAKYAT INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK BTPN BANK CENTRAL ASIABANK PANIN BANK CENTRAL ASIABANK DANAMON INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK MANDIRI BANK CENTRAL ASIABANK HSBC INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK CIMB NIAGA BANK CENTRAL ASIABANK OCBC NISP BANK CENTRAL ASIASTANDARD CHARTERED BANK BANK CENTRAL ASIABANK MANDIRI BANK CENTRAL ASIABANK BTPN BANK CENTRAL ASIABANK DANAMON INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK HSBC INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK MEGA BANK CENTRAL ASIABANK OCBC NISP BANK CENTRAL ASIABANK CIMB NIAGA BANK CENTRAL ASIABANK RAKYAT INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK CENTRAL ASIA BANK CENTRAL ASIABANK PANIN BANK CENTRAL ASIABNI 46 BANK CENTRAL ASIABNI 46 BANK CENTRAL ASIABANK RAKYAT INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK MEGA BANK CENTRAL ASIABANK MANDIRI BANK CENTRAL ASIABANK OCBC NISP BANK CENTRAL ASIABANK BTPN BANK CENTRAL ASIABANK HSBC INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK CENTRAL ASIA BANK CENTRAL ASIABANK PANIN BANK CENTRAL ASIABANK CIMB NIAGA BANK CENTRAL ASIASTANDARD CHARTERED BANK BANK CENTRAL ASIABANK DANAMON INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK DANAMON INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK BTPN BANK CENTRAL ASIABANK OCBC NISP BANK CENTRAL ASIABANK CIMB NIAGA BANK CENTRAL ASIASTANDARD CHARTERED BANK BANK MANDIRIBANK CIMB NIAGA BANK MANDIRIBANK RAKYAT INDONESIA BANK MANDIRIBNI 46 BANK MANDIRIBANK OCBC NISP BANK MANDIRIBANK DANAMON INDONESIA BANK MANDIRIBANK MEGA BANK MANDIRIBANK BTPN BANK MANDIRIBANK CENTRAL ASIA BANK MANDIRIBANK HSBC INDONESIA BANK MANDIRIBANK MANDIRI BANK MANDIRIBANK PANIN BANK MANDIRIBNI 46 BANK MANDIRIBANK CIMB NIAGA BANK MANDIRIBANK MEGA BANK MANDIRIBANK CENTRAL ASIA BANK MANDIRIBANK BTPN BANK MANDIRISTANDARD CHARTERED BANK BANK MANDIRIBANK DANAMON INDONESIA BANK MANDIRIBANK RAKYAT INDONESIA BANK MANDIRIBANK HSBC INDONESIA BANK MANDIRIBANK MANDIRI BANK MANDIRIBANK PANIN BANK MANDIRIBANK OCBC NISP BANK MANDIRIBANK BTPN BANK MANDIRIBANK PANIN BANK MANDIRIBNI 46 BANK MANDIRIBANK RAKYAT INDONESIA BANK MANDIRISTANDARD CHARTERED BANK BANK MANDIRIBANK MEGA BANK MANDIRIBANK CENTRAL ASIA BANK MANDIRIBANK HSBC INDONESIA BANK MANDIRIBANK MANDIRI BANK MANDIRIBANK DANAMON INDONESIA BANK MANDIRIBANK OCBC NISP BANK MANDIRIBANK CIMB NIAGA BANK MANDIRISTANDARD CHARTERED BANK BANK MANDIRIBANK OCBC NISP BANK MANDIRIBANK BTPN BANK MANDIRIBANK MEGA BANK MANDIRIBANK DANAMON INDONESIA BANK MANDIRIBANK PANIN BANK MANDIRIBANK CENTRAL ASIA BANK MANDIRIBANK RAKYAT INDONESIA BANK MANDIRIBANK MANDIRI BANK MANDIRIBANK CIMB NIAGA BANK MANDIRIBANK HSBC INDONESIA BANK MANDIRIBNI 46 BANK MANDIRIBANK RAKYAT INDONESIA BANK MANDIRISTANDARD CHARTERED BANK BANK MANDIRIBANK HSBC INDONESIA BANK MANDIRIBANK CENTRAL ASIA BANK MANDIRIBANK CIMB NIAGA BANK MANDIRIBANK OCBC NISP BANK MANDIRIBANK MANDIRI BANK MANDIRIBNI 46 BANK MANDIRIBANK DANAMON INDONESIA BANK MANDIRIBANK MEGA BANK MANDIRIBANK PANIN BANK MANDIRIBANK BTPN BANK MANDIRIBNI 46 BANK MANDIRIBANK MEGA BANK MANDIRIBANK CENTRAL ASIA BANK MANDIRISTANDARD CHARTERED BANK BANK MANDIRIBANK RAKYAT INDONESIA BANK MANDIRIBANK BTPN BANK MANDIRIBANK PANIN BANK MANDIRIBANK DANAMON INDONESIA BANK MANDIRIBANK MANDIRI BANK MANDIRIBANK HSBC INDONESIA BANK MANDIRIBANK CIMB NIAGA BANK MANDIRIBANK OCBC NISP BANK MANDIRISTANDARD CHARTERED BANK BANK MANDIRIBANK MANDIRI BANK MANDIRIBANK BTPN BANK MANDIRIBANK DANAMON INDONESIA BANK MANDIRIBANK HSBC INDONESIA BANK MANDIRIBANK MEGA BANK MANDIRIBANK OCBC NISP BANK MANDIRIBANK CIMB NIAGA BANK MANDIRIBANK RAKYAT INDONESIA BANK MANDIRIBANK CENTRAL ASIA BANK MANDIRIBANK PANIN BANK MANDIRIBNI 46 BANK MANDIRIBNI 46 BANK MANDIRIBANK RAKYAT INDONESIA BANK MANDIRIBANK MEGA BANK MANDIRIBANK MANDIRI BANK MANDIRIBANK OCBC NISP BANK MANDIRIBANK BTPN BANK MANDIRIBANK HSBC INDONESIA BANK MANDIRIBANK CENTRAL ASIA BANK MANDIRIBANK PANIN BANK MANDIRIBANK CIMB NIAGA BANK MANDIRISTANDARD CHARTERED BANK BANK MANDIRIBANK DANAMON INDONESIA BANK MANDIRIBANK DANAMON INDONESIA BANK MANDIRIBANK BTPN BANK MANDIRIBANK OCBC NISP BANK MANDIRIBANK CIMB NIAGA BANK MANDIRISTANDARD CHARTERED BANK BANK TABUNGAN NEGARABANK CIMB NIAGA BANK TABUNGAN NEGARABANK RAKYAT INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABNI 46 BANK TABUNGAN NEGARABANK OCBC NISP BANK TABUNGAN NEGARABANK DANAMON INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK MEGA BANK TABUNGAN NEGARABANK BTPN BANK TABUNGAN NEGARABANK CENTRAL ASIA BANK TABUNGAN NEGARABANK HSBC INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK MANDIRI BANK TABUNGAN NEGARABANK PANIN BANK TABUNGAN NEGARABNI 46 BANK TABUNGAN NEGARABANK CIMB NIAGA BANK TABUNGAN NEGARABANK MEGA BANK TABUNGAN NEGARABANK CENTRAL ASIA BANK TABUNGAN NEGARABANK BTPN BANK TABUNGAN NEGARASTANDARD CHARTERED BANK BANK TABUNGAN NEGARABANK DANAMON INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK RAKYAT INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK HSBC INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK MANDIRI BANK TABUNGAN NEGARABANK PANIN BANK TABUNGAN NEGARABANK OCBC NISP BANK TABUNGAN NEGARABANK BTPN BANK TABUNGAN NEGARABANK PANIN BANK TABUNGAN NEGARABNI 46 BANK TABUNGAN NEGARABANK RAKYAT INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARASTANDARD CHARTERED BANK BANK TABUNGAN NEGARABANK MEGA BANK TABUNGAN NEGARABANK CENTRAL ASIA BANK TABUNGAN NEGARABANK HSBC INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK MANDIRI BANK TABUNGAN NEGARABANK DANAMON INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK OCBC NISP BANK TABUNGAN NEGARABANK CIMB NIAGA BANK TABUNGAN NEGARASTANDARD CHARTERED BANK BANK TABUNGAN NEGARABANK OCBC NISP BANK TABUNGAN NEGARABANK BTPN BANK TABUNGAN NEGARABANK MEGA BANK TABUNGAN NEGARABANK DANAMON INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK PANIN BANK TABUNGAN NEGARABANK CENTRAL ASIA BANK TABUNGAN NEGARABANK RAKYAT INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK MANDIRI BANK TABUNGAN NEGARABANK CIMB NIAGA BANK TABUNGAN NEGARABANK HSBC INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABNI 46 BANK TABUNGAN NEGARABANK RAKYAT INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARASTANDARD CHARTERED BANK BANK TABUNGAN NEGARABANK HSBC INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK CENTRAL ASIA BANK TABUNGAN NEGARABANK CIMB NIAGA BANK TABUNGAN NEGARABANK OCBC NISP BANK TABUNGAN NEGARABANK MANDIRI BANK TABUNGAN NEGARABNI 46 BANK TABUNGAN NEGARABANK DANAMON INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK MEGA BANK TABUNGAN NEGARABANK PANIN BANK TABUNGAN NEGARABANK BTPN BANK TABUNGAN NEGARABNI 46 BANK TABUNGAN NEGARABANK MEGA BANK TABUNGAN NEGARABANK CENTRAL ASIA BANK TABUNGAN NEGARASTANDARD CHARTERED BANK BANK TABUNGAN NEGARABANK RAKYAT INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK BTPN BANK TABUNGAN NEGARABANK PANIN BANK TABUNGAN NEGARABANK DANAMON INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK MANDIRI BANK TABUNGAN NEGARABANK HSBC INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK CIMB NIAGA BANK TABUNGAN NEGARABANK OCBC NISP BANK TABUNGAN NEGARASTANDARD CHARTERED BANK BANK TABUNGAN NEGARABANK MANDIRI BANK TABUNGAN NEGARABANK BTPN BANK TABUNGAN NEGARABANK DANAMON INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK HSBC INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK MEGA BANK TABUNGAN NEGARABANK OCBC NISP BANK TABUNGAN NEGARABANK CIMB NIAGA BANK TABUNGAN NEGARABANK RAKYAT INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK CENTRAL ASIA BANK TABUNGAN NEGARABANK PANIN BANK TABUNGAN NEGARABNI 46 BANK TABUNGAN NEGARABNI 46 BANK TABUNGAN NEGARABANK RAKYAT INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK MEGA BANK TABUNGAN NEGARABANK MANDIRI BANK TABUNGAN NEGARABANK OCBC NISP BANK TABUNGAN NEGARABANK BTPN BANK TABUNGAN NEGARABANK HSBC INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK CENTRAL ASIA BANK TABUNGAN NEGARABANK PANIN BANK TABUNGAN NEGARABANK CIMB NIAGA BANK TABUNGAN NEGARASTANDARD CHARTERED BANK BANK TABUNGAN NEGARABANK DANAMON INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK DANAMON INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK BTPN BANK TABUNGAN NEGARABANK OCBC NISP BANK TABUNGAN NEGARABANK CIMB NIAGA BANK TABUNGAN NEGARASTANDARD CHARTERED BANK BANK OCBC NISPBANK CIMB NIAGA BANK OCBC NISPBANK RAKYAT INDONESIA BANK OCBC NISPBNI 46 BANK OCBC NISPBANK OCBC NISP BANK OCBC NISPBANK DANAMON INDONESIA BANK OCBC NISPBANK MEGA BANK OCBC NISPBANK BTPN BANK OCBC NISPBANK CENTRAL ASIA BANK OCBC NISPBANK HSBC INDONESIA BANK OCBC NISPBANK MANDIRI BANK OCBC NISPBANK PANIN BANK OCBC NISPBNI 46 BANK OCBC NISPBANK CIMB NIAGA BANK OCBC NISPBANK MEGA BANK OCBC NISPBANK CENTRAL ASIA BANK OCBC NISPBANK BTPN BANK OCBC NISPSTANDARD CHARTERED BANK BANK OCBC NISPBANK DANAMON INDONESIA BANK OCBC NISPBANK RAKYAT INDONESIA BANK OCBC NISPBANK HSBC INDONESIA BANK OCBC NISPBANK MANDIRI BANK OCBC NISPBANK PANIN BANK OCBC NISPBANK OCBC NISP BANK OCBC NISPBANK BTPN BANK OCBC NISPBANK PANIN BANK OCBC NISPBNI 46 BANK OCBC NISPBANK RAKYAT INDONESIA BANK OCBC NISPSTANDARD CHARTERED BANK BANK OCBC NISPBANK MEGA BANK OCBC NISPBANK CENTRAL ASIA BANK OCBC NISPBANK HSBC INDONESIA BANK OCBC NISPBANK MANDIRI BANK OCBC NISPBANK DANAMON INDONESIA BANK OCBC NISPBANK OCBC NISP BANK OCBC NISPBANK CIMB NIAGA BANK OCBC NISPSTANDARD CHARTERED BANK BANK OCBC NISPBANK OCBC NISP BANK OCBC NISPBANK BTPN BANK OCBC NISPBANK MEGA BANK OCBC NISPBANK DANAMON INDONESIA BANK OCBC NISPBANK PANIN BANK OCBC NISPBANK CENTRAL ASIA BANK OCBC NISPBANK RAKYAT INDONESIA BANK OCBC NISPBANK MANDIRI BANK OCBC NISPBANK CIMB NIAGA BANK OCBC NISPBANK HSBC INDONESIA BANK OCBC NISPBNI 46 BANK OCBC NISPBANK RAKYAT INDONESIA BANK OCBC NISPSTANDARD CHARTERED BANK BANK OCBC NISPBANK HSBC INDONESIA BANK OCBC NISPBANK CENTRAL ASIA BANK OCBC NISPBANK CIMB NIAGA BANK OCBC NISPBANK OCBC NISP BANK OCBC NISPBANK MANDIRI BANK OCBC NISPBNI 46 BANK OCBC NISPBANK DANAMON INDONESIA BANK OCBC NISPBANK MEGA BANK OCBC NISPBANK PANIN BANK OCBC NISPBANK BTPN BANK OCBC NISPBNI 46 BANK OCBC NISPBANK MEGA BANK OCBC NISPBANK CENTRAL ASIA BANK OCBC NISPSTANDARD CHARTERED BANK BANK OCBC NISPBANK RAKYAT INDONESIA BANK OCBC NISPBANK BTPN BANK OCBC NISPBANK PANIN BANK OCBC NISPBANK DANAMON INDONESIA BANK OCBC NISPBANK MANDIRI BANK OCBC NISPBANK HSBC INDONESIA BANK OCBC NISPBANK CIMB NIAGA BANK OCBC NISPBANK OCBC NISP BANK OCBC NISPSTANDARD CHARTERED BANK BANK OCBC NISPBANK MANDIRI BANK OCBC NISPBANK BTPN BANK OCBC NISPBANK DANAMON INDONESIA BANK OCBC NISPBANK HSBC INDONESIA BANK OCBC NISPBANK MEGA BANK OCBC NISPBANK OCBC NISP BANK OCBC NISPBANK CIMB NIAGA BANK OCBC NISPBANK RAKYAT INDONESIA BANK OCBC NISPBANK CENTRAL ASIA BANK OCBC NISPBANK PANIN BANK OCBC NISPBNI 46 BANK OCBC NISPBNI 46 BANK OCBC NISPBANK RAKYAT INDONESIA BANK OCBC NISPBANK MEGA BANK OCBC NISPBANK MANDIRI BANK OCBC NISPBANK OCBC NISP BANK OCBC NISPBANK BTPN BANK OCBC NISPBANK HSBC INDONESIA BANK OCBC NISPBANK CENTRAL ASIA BANK OCBC NISPBANK PANIN BANK OCBC NISPBANK CIMB NIAGA BANK OCBC NISPSTANDARD CHARTERED BANK BANK OCBC NISPBANK DANAMON INDONESIA BANK OCBC NISPBANK DANAMON INDONESIA BANK OCBC NISPBANK BTPN BANK OCBC NISPBANK OCBC NISP BANK OCBC NISPBANK CIMB NIAGA BANK OCBC NISPSTANDARD CHARTERED BANK BANK BTPNBANK CIMB NIAGA BANK BTPNBANK RAKYAT INDONESIA BANK BTPNBNI 46 BANK BTPNBANK OCBC NISP BANK BTPNBANK DANAMON INDONESIA BANK BTPNBANK MEGA BANK BTPNBANK BTPN BANK BTPNBANK CENTRAL ASIA BANK BTPNBANK HSBC INDONESIA BANK BTPNBANK MANDIRI BANK BTPNBANK PANIN BANK BTPNBNI 46 BANK BTPNBANK CIMB NIAGA BANK BTPNBANK MEGA BANK BTPNBANK CENTRAL ASIA BANK BTPNBANK BTPN BANK BTPNSTANDARD CHARTERED BANK BANK BTPNBANK DANAMON INDONESIA BANK BTPNBANK RAKYAT INDONESIA BANK BTPNBANK HSBC INDONESIA BANK BTPNBANK MANDIRI BANK BTPNBANK PANIN BANK BTPNBANK OCBC NISP BANK BTPNBANK BTPN BANK BTPNBANK PANIN BANK BTPNBNI 46 BANK BTPNBANK RAKYAT INDONESIA BANK BTPNSTANDARD CHARTERED BANK BANK BTPNBANK MEGA BANK BTPNBANK CENTRAL ASIA BANK BTPNBANK HSBC INDONESIA BANK BTPNBANK MANDIRI BANK BTPNBANK DANAMON INDONESIA BANK BTPNBANK OCBC NISP BANK BTPNBANK CIMB NIAGA BANK BTPNSTANDARD CHARTERED BANK BANK BTPNBANK OCBC NISP BANK BTPNBANK BTPN BANK BTPNBANK MEGA BANK BTPNBANK DANAMON INDONESIA BANK BTPNBANK PANIN BANK BTPNBANK CENTRAL ASIA BANK BTPNBANK RAKYAT INDONESIA BANK BTPNBANK MANDIRI BANK BTPNBANK CIMB NIAGA BANK BTPNBANK HSBC INDONESIA BANK BTPNBNI 46 BANK BTPNBANK RAKYAT INDONESIA BANK BTPNSTANDARD CHARTERED BANK BANK BTPNBANK HSBC INDONESIA BANK BTPNBANK CENTRAL ASIA BANK BTPNBANK CIMB NIAGA BANK BTPNBANK OCBC NISP BANK BTPNBANK MANDIRI BANK BTPNBNI 46 BANK BTPNBANK DANAMON INDONESIA BANK BTPNBANK MEGA BANK BTPNBANK PANIN BANK BTPNBANK BTPN BANK BTPNBNI 46 BANK BTPNBANK MEGA BANK BTPNBANK CENTRAL ASIA BANK BTPNSTANDARD CHARTERED BANK BANK BTPNBANK RAKYAT INDONESIA BANK BTPNBANK BTPN BANK BTPNBANK PANIN BANK BTPNBANK DANAMON INDONESIA BANK BTPNBANK MANDIRI BANK BTPNBANK HSBC INDONESIA BANK BTPNBANK CIMB NIAGA BANK BTPNBANK OCBC NISP BANK BTPNSTANDARD CHARTERED BANK BANK BTPNBANK MANDIRI BANK BTPNBANK BTPN BANK BTPNBANK DANAMON INDONESIA BANK BTPNBANK HSBC INDONESIA BANK BTPNBANK MEGA BANK BTPNBANK OCBC NISP BANK BTPNBANK CIMB NIAGA BANK BTPNBANK RAKYAT INDONESIA BANK BTPNBANK CENTRAL ASIA BANK BTPNBANK PANIN BANK BTPNBNI 46 BANK BTPNBNI 46 BANK BTPNBANK RAKYAT INDONESIA BANK BTPNBANK MEGA BANK BTPNBANK MANDIRI BANK BTPNBANK OCBC NISP BANK BTPNBANK BTPN BANK BTPNBANK HSBC INDONESIA BANK BTPNBANK CENTRAL ASIA BANK BTPNBANK PANIN BANK BTPNBANK CIMB NIAGA BANK BTPNSTANDARD CHARTERED BANK BANK BTPNBANK DANAMON INDONESIA BANK BTPNBANK DANAMON INDONESIA BANK BTPNBANK BTPN BANK BTPNBANK OCBC NISP BANK BTPNBANK CIMB NIAGA BANK BTPNSTANDARD CHARTERED BANK BANK DANAMON INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK DANAMON INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABNI 46 BANK DANAMON INDONESIABANK OCBC NISP BANK DANAMON INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK MEGA BANK DANAMON INDONESIABANK BTPN BANK DANAMON INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK DANAMON INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK MANDIRI BANK DANAMON INDONESIABANK PANIN BANK DANAMON INDONESIABNI 46 BANK DANAMON INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK DANAMON INDONESIABANK MEGA BANK DANAMON INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK DANAMON INDONESIABANK BTPN BANK DANAMON INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK DANAMON INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK MANDIRI BANK DANAMON INDONESIABANK PANIN BANK DANAMON INDONESIABANK OCBC NISP BANK DANAMON INDONESIABANK BTPN BANK DANAMON INDONESIABANK PANIN BANK DANAMON INDONESIABNI 46 BANK DANAMON INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK DANAMON INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK DANAMON INDONESIABANK MEGA BANK DANAMON INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK DANAMON INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK MANDIRI BANK DANAMON INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK OCBC NISP BANK DANAMON INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK DANAMON INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK DANAMON INDONESIABANK OCBC NISP BANK DANAMON INDONESIABANK BTPN BANK DANAMON INDONESIABANK MEGA BANK DANAMON INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK PANIN BANK DANAMON INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK DANAMON INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK MANDIRI BANK DANAMON INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK DANAMON INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABNI 46 BANK DANAMON INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK DANAMON INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK DANAMON INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK DANAMON INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK DANAMON INDONESIABANK OCBC NISP BANK DANAMON INDONESIABANK MANDIRI BANK DANAMON INDONESIABNI 46 BANK DANAMON INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK MEGA BANK DANAMON INDONESIABANK PANIN BANK DANAMON INDONESIABANK BTPN BANK DANAMON INDONESIABNI 46 BANK DANAMON INDONESIABANK MEGA BANK DANAMON INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK DANAMON INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK DANAMON INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK BTPN BANK DANAMON INDONESIABANK PANIN BANK DANAMON INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK MANDIRI BANK DANAMON INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK DANAMON INDONESIABANK OCBC NISP BANK DANAMON INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK DANAMON INDONESIABANK MANDIRI BANK DANAMON INDONESIABANK BTPN BANK DANAMON INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK MEGA BANK DANAMON INDONESIABANK OCBC NISP BANK DANAMON INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK DANAMON INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK DANAMON INDONESIABANK PANIN BANK DANAMON INDONESIABNI 46 BANK DANAMON INDONESIABNI 46 BANK DANAMON INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK MEGA BANK DANAMON INDONESIABANK MANDIRI BANK DANAMON INDONESIABANK OCBC NISP BANK DANAMON INDONESIABANK BTPN BANK DANAMON INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK DANAMON INDONESIABANK PANIN BANK DANAMON INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK DANAMON INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK DANAMON INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK BTPN BANK DANAMON INDONESIABANK OCBC NISP BANK DANAMON INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK DANAMON INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK PANINBANK CIMB NIAGA BANK PANINBANK RAKYAT INDONESIA BANK PANINBNI 46 BANK PANINBANK OCBC NISP BANK PANINBANK DANAMON INDONESIA BANK PANINBANK MEGA BANK PANINBANK BTPN BANK PANINBANK CENTRAL ASIA BANK PANINBANK HSBC INDONESIA BANK PANINBANK MANDIRI BANK PANINBANK PANIN BANK PANINBNI 46 BANK PANINBANK CIMB NIAGA BANK PANINBANK MEGA BANK PANINBANK CENTRAL ASIA BANK PANINBANK BTPN BANK PANINSTANDARD CHARTERED BANK BANK PANINBANK DANAMON INDONESIA BANK PANINBANK RAKYAT INDONESIA BANK PANINBANK HSBC INDONESIA BANK PANINBANK MANDIRI BANK PANINBANK PANIN BANK PANINBANK OCBC NISP BANK PANINBANK BTPN BANK PANINBANK PANIN BANK PANINBNI 46 BANK PANINBANK RAKYAT INDONESIA BANK PANINSTANDARD CHARTERED BANK BANK PANINBANK MEGA BANK PANINBANK CENTRAL ASIA BANK PANINBANK HSBC INDONESIA BANK PANINBANK MANDIRI BANK PANINBANK DANAMON INDONESIA BANK PANINBANK OCBC NISP BANK PANINBANK CIMB NIAGA BANK PANINSTANDARD CHARTERED BANK BANK PANINBANK OCBC NISP BANK PANINBANK BTPN BANK PANINBANK MEGA BANK PANINBANK DANAMON INDONESIA BANK PANINBANK PANIN BANK PANINBANK CENTRAL ASIA BANK PANINBANK RAKYAT INDONESIA BANK PANINBANK MANDIRI BANK PANINBANK CIMB NIAGA BANK PANINBANK HSBC INDONESIA BANK PANINBNI 46 BANK PANINBANK RAKYAT INDONESIA BANK PANINSTANDARD CHARTERED BANK BANK PANINBANK HSBC INDONESIA BANK PANINBANK CENTRAL ASIA BANK PANINBANK CIMB NIAGA BANK PANINBANK OCBC NISP BANK PANINBANK MANDIRI BANK PANINBNI 46 BANK PANINBANK DANAMON INDONESIA BANK PANINBANK MEGA BANK PANINBANK PANIN BANK PANINBANK BTPN BANK PANINBNI 46 BANK PANINBANK MEGA BANK PANINBANK CENTRAL ASIA BANK PANINSTANDARD CHARTERED BANK BANK PANINBANK RAKYAT INDONESIA BANK PANINBANK BTPN BANK PANINBANK PANIN BANK PANINBANK DANAMON INDONESIA BANK PANINBANK MANDIRI BANK PANINBANK HSBC INDONESIA BANK PANINBANK CIMB NIAGA BANK PANINBANK OCBC NISP BANK PANINSTANDARD CHARTERED BANK BANK PANINBANK MANDIRI BANK PANINBANK BTPN BANK PANINBANK DANAMON INDONESIA BANK PANINBANK HSBC INDONESIA BANK PANINBANK MEGA BANK PANINBANK OCBC NISP BANK PANINBANK CIMB NIAGA BANK PANINBANK RAKYAT INDONESIA BANK PANINBANK CENTRAL ASIA BANK PANINBANK PANIN BANK PANINBNI 46 BANK PANINBNI 46 BANK PANINBANK RAKYAT INDONESIA BANK PANINBANK MEGA BANK PANINBANK MANDIRI BANK PANINBANK OCBC NISP BANK PANINBANK BTPN BANK PANINBANK HSBC INDONESIA BANK PANINBANK CENTRAL ASIA BANK PANINBANK PANIN BANK PANINBANK CIMB NIAGA BANK PANINSTANDARD CHARTERED BANK BANK PANINBANK DANAMON INDONESIA BANK PANINBANK DANAMON INDONESIA BANK PANINBANK BTPN BANK PANINBANK OCBC NISP BANK PANINBANK CIMB NIAGA BANK PANINSTANDARD CHARTERED BANK BANK HSBC INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK HSBC INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK HSBC INDONESIABNI 46 BANK HSBC INDONESIABANK OCBC NISP BANK HSBC INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK MEGA BANK HSBC INDONESIABANK BTPN BANK HSBC INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK HSBC INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK MANDIRI BANK HSBC INDONESIABANK PANIN BANK HSBC INDONESIABNI 46 BANK HSBC INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK HSBC INDONESIABANK MEGA BANK HSBC INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK HSBC INDONESIABANK BTPN BANK HSBC INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK HSBC INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK MANDIRI BANK HSBC INDONESIABANK PANIN BANK HSBC INDONESIABANK OCBC NISP BANK HSBC INDONESIABANK BTPN BANK HSBC INDONESIABANK PANIN BANK HSBC INDONESIABNI 46 BANK HSBC INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK HSBC INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK HSBC INDONESIABANK MEGA BANK HSBC INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK HSBC INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK MANDIRI BANK HSBC INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK OCBC NISP BANK HSBC INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK HSBC INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK HSBC INDONESIABANK OCBC NISP BANK HSBC INDONESIABANK BTPN BANK HSBC INDONESIABANK MEGA BANK HSBC INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK PANIN BANK HSBC INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK HSBC INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK MANDIRI BANK HSBC INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK HSBC INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK HSBC INDONESIABNI 46 BANK HSBC INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK HSBC INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK HSBC INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK HSBC INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK HSBC INDONESIABANK OCBC NISP BANK HSBC INDONESIABANK MANDIRI BANK HSBC INDONESIABNI 46 BANK HSBC INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK MEGA BANK HSBC INDONESIABANK PANIN BANK HSBC INDONESIABANK BTPN BANK HSBC INDONESIABNI 46 BANK HSBC INDONESIABANK MEGA BANK HSBC INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK HSBC INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK HSBC INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK BTPN BANK HSBC INDONESIABANK PANIN BANK HSBC INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK MANDIRI BANK HSBC INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK HSBC INDONESIABANK OCBC NISP BANK HSBC INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK HSBC INDONESIABANK MANDIRI BANK HSBC INDONESIABANK BTPN BANK HSBC INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK MEGA BANK HSBC INDONESIABANK OCBC NISP BANK HSBC INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK HSBC INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK HSBC INDONESIABANK PANIN BANK HSBC INDONESIABNI 46 BANK HSBC INDONESIABNI 46 BANK HSBC INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK MEGA BANK HSBC INDONESIABANK MANDIRI BANK HSBC INDONESIABANK OCBC NISP BANK HSBC INDONESIABANK BTPN BANK HSBC INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK HSBC INDONESIABANK PANIN BANK HSBC INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK HSBC INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK HSBC INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK BTPN BANK HSBC INDONESIABANK OCBC NISP BANK HSBC INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK HSBC INDONESIA
BANK 12 bulan 12 bulan
  Rupiah USD
BRI 2.30% 0.200%
BNI 46 2.25% 0.200%
BCA 1.90% 0.090%
MANDIRI 2.25% 0.300%
OCBC NISP 2.90% 0.250%
BTPN 4.00% 0.150%
DANAMON 3.15% 0.250%
PANIN 2.85% 0.250%
HSBC INDONESIA 3.50% 0.113%
Lihat Bank Lain
Suku Bunga Kredit
BANK Korporasi Ritel KPR
BRI 9.95% 9.90% 9.90%
BNI 9.95% 9.95% -
BCA 9.75% 9.90% -
Mandiri 9.95% 9.90% 10.20%
BTN 11.00% 11.25% 10.75%
OCBC NISP 10.50% 11.50% 10.20%
BTPN 7.31% 10.56% -
Danamon 10.00% 10.50% 17.00%
CIMB Niaga 9.40% 10.10% 9.55%
HSBC Indonesia 9.50% 10.25% 10.75%
Lihat Bank Lain
Komentar[2]    
  Linda   |   22 Jun 2022

Ih, ngeri ya kalo ternyata nanti pemerintahnya suka pake data warganya buat yang aneh-aneh. Semakin demokratis semakin merasa diawasi.

  Ciro   |   22 Jun 2022

lebay

Info Karir
Kontak Kami
Tentang Kami
Peraturan
Terms Of Use
Privacy Policy
Arsip