Alasan Nabung Kripto Cocok Bagi Milenial

Wahyudi 14 Nov 2019 638
Dibaca Normal 4 Menit

Di era digital ini, makin banyak milenial yang melek investasi karena kemudahan arus informasi. Simak ulasan mengenai nabung kripto pada tulisan berikut.



Untuk menghadapi tantangan perekonomian di masa depan, kesadaran untuk berinvestasi mulai bangkit pada kalangan millenial. Beberapa instrumen investasi yang diminati milenial di antaranya adalah reksa dana, saham, hingga obligasi. Nah, bagaimana dengan mata uang kripto? Cocokkah untuk milenial?

Sebuah survei pada 2017 yang dilakukan oleh Blockchain Capital menemukan bahwa 42 persen dari milenial setidaknya pernah mendengar tentang Bitcoin. Angka tersebut jauh lebih kecil di kalangan warga senior berusia 65 tahun ke atas, yakni kurang dari 15 persen. Survei sejenis juga menyimpulkan hampir sepertiga dari milenial di kelompok usia 18-34 lebih suka menginvestasikan $1,000 dalam Bitcoin daripada menginvestasikan jumlah yang sama di pasar saham atau obligasi pemerintah.

Nah ternyata, memang milenial lah yang lebih berminat pada kripto dibandingkan generasi-generasi yang lebih senior. Apa saja alasan dibaliknya?

investasi kripto

 

Milenial Akrab dengan Ketidakstabilan Ekonomi

Sejak awal 1980-an, ketika milenial pertama lahir, dunia sempat dilanda beberapa bentuk krisis keuangan. Milenial telah melalui masa fase kehancuran pasar saham 1987 yang dikenal sebagai Black Monday serta krisis keuangan 1997.

Pada 2007, generasi muda mengalami beban terbesar dari krisis keuangan global yang berawal dari krisis perumahan di Amerika Serikat. Akibat dari krisis global itu, milenial tumbuh dengan ditemani bersama resesi ekonomi yang sering menyertai krisis. Alhasil, mereka kurang percaya pada sistem perbankan terpusat yang mereka warisi dari generasi yang lebih tua. Ini adalah salah satu alasan utama mengapa banyak anak muda yang berinvestasi dalam mata uang kripto daripada obligasi pemerintah atau pasar tradisional lainnya.

 

Nyaman dengan Teknologi

Milenial adalah generasi pertama yang besar bersama komputer pribadi yang modern dan internet. Karena itulah mereka memiliki pandangan berbeda tentang dunia digital dibandingkan generasi yang lebih tua. Begitu pula saat menanamkan uangnya, mereka lebih memilih kanal digital seperti kripto. Alasan utama generasi yang lebih tua kurang nyaman dengan mata uang digital adalah karena mereka tumbuh di dunia yang sama sekali berbeda dari milennial. Hanya waktu yang akan membuktikan apakah investasi dalam Bitcoin dan kripto lainnya adalah pilihan terbaik untuk stabilitas ekonomi di masa depan atau tidak.

bitcoin investasi

(Baca Juga: Siapkan 5 Hal Ini Sebelum Investasi Pada Kripto)



 

Lebih Berani Mengambil Risiko

Salah satu alasan terpenting mengapa milenial mau berpartisipasi dalam perdagangan mata uang digital adalah fakta sederhana bahwa mereka masih muda. Konsep ini melampaui kesenjangan generasi, karena secara psikologi, perilaku kaum muda membuat mereka lebih bersedia mengambil risiko. Fenomena ini sebenarnya terjadi pada setiap generasi, yakni kesiapan untuk mengambil risiko berkurang seiring bertambahnya usia. Anak muda relatif menyadari bahwa pasar mata uang kripto memiliki risiko tinggi namun imbal baliknya juga berpotensi tinggi. Hal ini yang membuat mereka yakin bahwa nabung mata uang kripto adalah cara yang baik untuk menjadi kaya dengan lebih cepat, namun risiko juga harus dikontrol.

Ketika Anda sudah lebih tua dan punya lebih banyak tanggung jawab, seperti menjadi tulang punggung keluarga atau merencanakan masa pensiun, maka investasi berisiko rendah mungkin jauh lebih menarik daripada investasi high risk high return seperti kripto. Namun bagi milenial, untuk saat ini, masih banyak yang tertarik berinvestasi dalam mata uang kripto demi mengambil keuntungan di masa muda mereka. Mereka mengambil kesempatan di pasar yang terdesentralisasi yang mungkin suatu hari akan terbukti sebagai masa depan sistem keuangan dunia.

Demikianlah 3 alasan mengapa nabung kripto cocok untuk millenial. Jika Anda tertarik untuk mulai menabung kripto, tetapi masih ragu karena harga Bitcoin sudah tidak terjangkau, jangan khawatir. Karena ada 10 jenis mata uang kripto populer selain Bitcoin yang juga menarik untuk dipelajari.  

Forum

Ahmad Fauzi (10 Apr 2013)

tanya pak, yang di maksud dalam kamus pola candlestick itu pada TF berapa ya?sebab setiap ganti TF selalu barubah bentuk.trims

Selengkapnya...

BANKKPRRitel
Bank Amar Indonesia 13.00% 11.00%
Bank Artha Graha Internasional 10.90% 10.40%
Bank Artos Indonesia 30.23% 30.23%
Bank Bisnis Internasional 8.78% 12.35%
Bank Bukopin 9.31% 9.20%
Bank Bumi Arta 9.98% 10.55%
Bank Capital Indonesia 13.30% 13.30%
Bank China Construction Bank Indonesia 9.89% 9.89%
Bank Cimb Niaga 9.55% 10.10%
Bank Commonwealth 10.75% 10.75%

Kirim Komentar/Reply Baru


Cara Aman Trading Bitcoin Untuk Pemula
Cara Aman Trading Bitcoin Untuk Pemula
Linlindua   5 May 2021   166  
Perhitungan Stop Loss Dan Take Profit Yang Benar

Mau tanya pak, perhitungan stop loss & take profit yg benar itu bgmn? Untuk setiap order sell/buy itu saya masih bingung apakah sl atau tp yg lebih tinggi. Dan kira-kira berapa nilai yg sesuai yg bisa diajukan dr selisih harga order kalau ttp ingin mendapat profit yg diinginkan meskipun pake stop loss?

Bambang Priyono 2 Sep 2014

Reply:

Basir (02 Sep 2014 14:08)

Stop loss menurut arti katanya adalah menghentikan kerugian. Dalam forex trading, istilah stop loss adalah menutup posisi yang sedang rugi pada level tertentu dikarenakan kita memprediksi bahwa jika posisi tidak di tutup maka kerugian akan bertambah besar.

Thanks.

M Singgih (04 Apr 2015 15:48)

@ Bambang Priyono:
- Jika Anda membuka posisi buy, maka level take profit lebih tinggi dari level stop loss, sebaliknya jika membuka posisi sell, maka level stop loss lebih tinggi dari level take profit.
- Nilai selisihnya (dalam pip) tergantung dari pergerakan harga pasar itu sendiri. Biasanya level stop loss dan take profit ditentukan berdasarkan level-level support atau resistance. Bisa juga stop loss ditentukan berdasarkan level-level support yang terdekat (untuk posisi sell) atau resistance terdekat (untuk posisi buy), sedang level take profit ditentukan berdasarkan risk/reward ratio yang telah Anda rencanakan.
- Ada beberapa cara menentukan level stop loss. Anda bisa baca di:
Beberapa Cara Menentukan Stop Loss
Semoga bisa membantu.

Bitcoin Vs Ethereum, Mana Yang Lebih Menguntungkan?
Bitcoin Vs Ethereum, Mana Yang Lebih Menguntungkan?
Wahyudi   30 Apr 2021   182  
3 Cara Trading Bitcoin Untuk Meraup Profit
3 Cara Trading Bitcoin Untuk Meraup Profit
Linlindua   29 Apr 2021   159  
Cara Beli Bitcoin Praktis Dan Mudah Untuk Pemula
Cara Beli Bitcoin Praktis Dan Mudah Untuk Pemula
Linlindua   27 Apr 2021   162  
10 Chart Gratis Terbaik Untuk Analisa Kripto
10 Chart Gratis Terbaik Untuk Analisa Kripto
Nandini   21 Apr 2021   369  
Apakah Keuntungan Bitcoin Kena Pajak Di Indonesia?
Apakah Keuntungan Bitcoin Kena Pajak Di Indonesia?
Nandini   16 Apr 2021   217  
Panduan Lengkap Cara Membaca Candlestick Cryptocurrency
Panduan Lengkap Cara Membaca Candlestick Cryptocurrency
Linlindua   31 Mar 2021   1000  
Koin Rugi Hari Ini
Koin Rugi Hari Ini
Sistem   19 Mar 2021   330  
Koin Untung Hari Ini
Koin Untung Hari Ini
Sistem   19 Mar 2021   472