Analisa USD/IDR Di Tengah Upaya BI Mempertahankan Nilai Rupiah

Joe Poe 28 Sep 2018 433
Dibaca Normal 2 Menit

Sesuai perkiraan, BI merespon kenaikan suku bunga The Fed dengan meningkatkan B! 7-Day Reverse Repo Rate sebesar 25 bps. Bagaimana reaksi USD/IDR atas keputusan ini?



Indonesia kembali menaikan suku bunga pada Kamis kemarin (27 September), menyusul Federal Reserve AS yang memperketat kebijakan dengan menaikkan suku bunga untuk ketiga kalinya di tahun ini. Bank Indonesia (BI) menilai bahwa pengetatan ini sangat dipengaruhi oleh tekanan terhadap Rupiah yang berkelanjutan dan meluas.

Bank Indonesia memperkirakan inflasi masih sangat terkendali dan tetap berada di dalam kisaran yang ditargetkan, yaitu antara 2.5% hingga 4.5% pada 2018. Sementara itu, defisit neraca berjalan diperkirakan akan menyusut menjadi sekitar 2.5% persen dari PDB pada 2019. Hal ini diproyeksi bisa terjadi berkat langkah pemerintah dalam merangsang ekspor dan mengurangi impor, sehingga lebih memperkuat ketahanan eksternal Indonesia di tengah ketidakpastian global.

Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 26-27 September 2018 memutuskan untuk menaikkan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI 7DRR) sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5.75%. Di samping itu, BI juga merevisi kebijakan suku bunga Deposit Facility sebesar 25 bps menjadi 5.00%, dan suku bunga Lending Facility menjadi 6.50%.

Dengan merilis langkah kebijakan terbaru di bulan ini, bank sentral telah menaikkan suku bunga utama mereka secara kumulatif dengan besaran 125 bps sejak Januari 2018. Meski sudah berulang kali menaikkan suku bunga, BI masih berencana menerapkan kebijakan serupa untuk beberapa waktu mendatang, karena Rupiah diperkirakan masih tetap berada di bawah tekanan dalam beberapa bulan ke depan. Para ekonom juga mengharapkan dua kenaikan suku bunga lagi dari Bank Indonesia sebelum akhir tahun ini.

 

Outlook Teknikal USD/IDR

USD/IDR H1 - 28 September 2018

Seperti tampak pada chart di atas, USD/IDR cenderung tak menunjukkan banyak reaksi terhadap kebijakan Bank Indonesia. Rupiah masih aman selama USD/IDR bisa bertahan untuk selalu berada di bawah garis Resistance merah. Akan lebih baik lagi jika harga bergerak turun menembus garis Support biru, sehingga bisa menjauh dari angka keramat 15,000. Karena harga terlihat masih ranging di antara Resistance merah dan Support biru, pergerakan penentu kemungkinan baru akan terjadi setelah harga berhasil menembus salah satu batas tersebut.

Kurs Rupiah hari ini





Forum

Kurniawan Huda (22 Jan 2019)

Apakah bisa trading berdasarkan analisa candlestick saja? Kalau bisa gmn caranya?

Selengkapnya...


Kirim Komentar/Reply Baru
Terjun Dari S2, Dolar AS Kini Berpeluang Pulih
Terjun Dari S2, Dolar AS Kini Berpeluang Pulih
Jujun Kurniawan   27 Apr 2021   117  
Pergerakan Harga Saat Market Trending

Mungkinkah pergerakan harga sampai 2000 points - 3000 points saat market sedang trending? Apakah anda pernah melihat yang lebih besar suhu? Mohon info

Slamet Hari Santosa 26 Mar 2019

Reply:

Erik T (26 Mar 2019 19:26)

Untuk Slamet Hari Santosa,

Mungkin saja. Bukan hanya karena faktor teknikal (trending) saja, pergerakan massive seperti itu juga bisa terjadi disaat peristiwa penting terjadi. Contoh yang paling nyata adalah disaat peristiwa Bom SnB yang terjadi pada tahun 2015 silam. Peristiwa tersebut membuat pair USD/CHF telah bergerak sebanyak lebih dari 2000 pips hanya dalam satu hari perdagangan! Perhatikan chart berikut.

CHF SnBom

Contoh lain yang terkini datang dari mata uang JPY. Volatilitas perdagangan JPY mendadak meningkat disebabkan para spekulan disaat Jepang masih dalam suasana liburan awal tahun kemarin. Pergerakan tersebut telah menyebabkan JPY bergerak sekitar 500 pips hanya dalam satu jam perdagangan! Perhatikan chart berikut.

GBPJPY

USD/JPY Belum Keluar Dari Pusaran Bearish
USD/JPY Belum Keluar Dari Pusaran Bearish
Kazuki   26 Apr 2021   100  
Poundsterling Sinyalkan Sell Menuju S1
Poundsterling Sinyalkan Sell Menuju S1
Jujun Kurniawan   22 Apr 2021   107  
USD/CAD Bearish Di Area S1, Inikah Saatnya Sell?
USD/CAD Bearish Di Area S1, Inikah Saatnya Sell?
Kazuki   19 Apr 2021   118  
EUR/USD Berpotensi Melemah Setelah Rebound
EUR/USD Berpotensi Melemah Setelah Rebound
Jujun Kurniawan   8 Apr 2021   179  
GBP/USD Sinyalkan Sell Menuju S2
GBP/USD Sinyalkan Sell Menuju S2
Jujun Kurniawan   6 Apr 2021   147  
Sempat Terjun Menuju S2, AUD/USD Kini Berpeluang Buy
Sempat Terjun Menuju S2, AUD/USD Kini Berpeluang Buy
Jujun Kurniawan   26 Mar 2021   225  
EUR/USD Rebound Dan Berpeluang Buy
EUR/USD Rebound Dan Berpeluang Buy
Jujun Kurniawan   22 Mar 2021   199  
Melanjutkan Bullish, USD/CHF Sinyalkan Buy
Melanjutkan Bullish, USD/CHF Sinyalkan Buy
Jujun Kurniawan   18 Mar 2021   206