Analisa V3 Trader


Admin 3 Jul 2018 5073
Kirim Pertanyaan Baru
V3 Trader merupakan salah satu trader aktif pengguna indikator ZigZag dan pola data candle. Sebagai seorang trader dan ibu rumah tangga yang aktif, V3 Trader juga menulis di kolom Peluang Trading Seputarforex. Apabila Anda memiliki pertanyaan mendetail masalah teknikal atau ingin berdiskusi dengan V3 Trader, silahkan sampaikan pertanyaan Anda di sini.
Kirim Komentar/Reply Baru

Reply Pembaca : 27    

Achmad Danang
4 JUL 2018

Selamat siang bu, saya salah satu pemirsa SF, yang sudah mengikuti analisa ibu dari akhir tahun 2016. Saya penasaran bu, area warna biru pada chart di analisa ibu itu apa ya?

 

kolom-tanya-jawab-v3

 

Terima kasih atas analisanya selama ini bu.

V3trader
4 JUL 2018

warna biru itu adalah area eksekusi, karena kita kan g akan tau secara pasti 100% area mana yang benar2 menjadi pilihan market untuk bergerak, maka area tersebut menjadi sasaran kisaran untuk eksekusi

  terimakasih sudah melihat artikel2 saya, salam profit.. 
Zulkilfli Hasan
16 JUL 2018
selamat pagi bu v3, saya boleh minta saran atas posisi saya yg sedang floating minus bu?
Saya lg floating di pasangan gbp/cad pada level 1.73800. Bisa kah harga kembali ke daerah situ bu?
V3trader
16 JUL 2018

floating minus karena posisi sell kah pa?

jika floating minus keadaan nya dikarenakan sell, mungkin lebih mudahnya saya bantu analisa pergerakannya secara pola data candle ya pa..

 

analisa gbp-cad      Secara sederhananya ada 2 indikasi market GBP/CAD untuk bermain saat ini.
  • market berusaha membawa harga ke area 1.7489 atau 
  • pada akhirnya market kembali terdominasi seller untuk mengejar nilai 1.7329 atau bahkan 1.7344
  •   Dengan keadaan tersebut, tentunya area sell secara pola data yang efektif menurut saya adalah area 1.7443 atau 1.7464 dengan area SL 1.7489.   bagaimana jika sudah terlanjur sell di area 1.73800? kalau saya sih berstrateginya seperti ini, karena eksekusi tersebut bagi saya berada di tengah2 area sideway, maka beberapa pilihannya adalah
    • buat konsekwensi stop loss yang berkisar di antara garis biru yang sudah tertanda stop lost 1.7489, atau
    • cut loss dan siap untuk eksekusi di spot berikutnya, atau
    • jika tahanan balance saya masih sangat jauh memadai dan tidak suka dengan cutloss, tentunya saya akan tunggu harga naik lagi dan sell di area spot yang sudah saya analisa, atau
    • jika ternyata harga turun di bawah nilai 1.7382 maka saya segera cut loss profit walaupun sedikit.
    semoga bisa membantu ya pa.. terimakasih
    Zulkifli Hasan
    17 JUL 2018

    Iya bu, terima kasih. Sudah saya averaging minus dari level yang ibu sarankan kemarin dan saya tutup di 1.73800. Harga memang beneran turun ya bu pada level tersebut.

     

    Terima kasih banyak bu v3. Semoga dilancarkan selalu rejeki, kesehatan, dan hidupnya

    Taufiq
    19 JUL 2018
    Bu v3 saya mau nanya..dimana saya bisa mdapatkn pmbelajaran utk bisa mnganalisa grafik ato pun candel..mngkin ada link ato semacam nya. Saya ingin sekali bisa trading.Terima kasih
    V3trader
    19 JUL 2018
    Belajar banyak kok di web2, tp kalau mau cb bljr ala v3trader, Silahkan chat telegram sy @v3trader :-)
    Anton
    1 AUG 2018

    1. Apakah peluang trading dibuat satu hari sebelum melakukan trading.

    2. Apakah di MT4 bs diset utk mendapatkan 3 garis dengan layer warna biru dan bagaimana caranya?

    3. Bagaimana caranya mengeset zigzag 12,24 dan 120 di MT4, dan apakah kegunaannya?

    4. Apakah garis horisontal dan tanda panah ke atas dan ke bawah dengan angka muncul secara otomatis atau diset secara manual?

    Terima kasih, mgk nanti akan ada pertanyaan selanjutnya
    V3trader
    1 AUG 2018

     

    1. Apakah peluang trading dibuat satu hari sebelum melakukan trading.

    -saya buat peluang trading tergantung pada kesempatan saya untuk mengisi artikel di SF. artinya tidak terpatok harus satu hari sebelum, bisa juga pada beberapa jam sebelum kepada area yang akan saya pilih untuk peluang trading.

     

    2. Apakah di MT4 bs diset utk mendapatkan 3 garis dengan layer warna biru dan bagaimana caranya?

    -bisa, itu teknisnya bisa dipelajari banyak di web ataupun di youtube, 

     

    3. Bagaimana caranya mengeset zigzag 12,24 dan 120 di MT4, dan apakah kegunaannya?

    -coba saja anda ulik sendiri, pasti bisa asalkan mau mencobanya, karena itu semua sudah tersedia lengkap pada fasilitas mt4

     

    4. Apakah garis horisontal dan tanda panah ke atas dan ke bawah dengan angka muncul secara otomatis atau diset secara manual?

    -itulah analisa yang telah saya buat, disitulah tugas saya memberikan indikasi2 yang muncul untuk sebuah pergerakan. Bukan otomatis, kalau otomatis berarti saya tidak diperlukan dalam peluang trading ini. hehe.

     
    Agus
    8 AUG 2018
    maaf mau nanya bu.. apakah ada bedanya mt4 mt5 bu.. maaf masih baru bljr

    V3trader
    8 AUG 2018

    oh banyak di mbah google, bisa searching2 kok yah.. :-)

    di kami sendiri sebenarnya juga sudah ada info itu. bisa klik artikelnya:

    Susilawati
    8 AUG 2018
    selamat malam bu.?bu saya mau tanya...euraud menurut ibu malam ini sell apa buy ya.?trma ksih
    V3trader
    9 AUG 2018

    Saya sudah membuat peluang tradingnya mba.. silahkan cek di sini :-)

    Andi
    31 AUG 2018

    Pak/Bu. reques analisa usd/try bulan depan donk.. naek sampe berapa dan kalo misalnya ada koreksi sampe berapa...thanks

    Ajij
    1 SEP 2018
    Ka bleh minta signal emas/dolar untk hari Senin...
    Ilham Suroso
    3 SEP 2018

    Assalamualaikum bu v3 sebenarnya yang dikatakan news itu yang ada dikalender forex atau yang di newsnya.. ??Habis itu segitu banyaknya news saya gak tau bahasa inggris pulak..apabila news datang saya lihat chart.. Kok gak ada reaksi apa apa..?? Yang lucunya setiap malam sabtu sering saya lihat tiba tiba ada candel panjang.  Apa karena ada news?? Saya lihat news dan kalender forex biasa saja..jadi sebenarnya bagaimana cara memahami news inibu v3 ?? Mohon penjelasannya

    V3trader
    3 SEP 2018

     

    Pak/Bu. reques analisa usd/try bulan depan donk.. naek sampe berapa dan kalo misalnya ada koreksi sampe berapa...thanks

    Ok nanti jika saya sempat dan banyak peminatnya saya akan coba share ya pak.. :-)

    V3trader
    3 SEP 2018

     

    Ka bleh minta signal emas/dolar untk hari Senin...

    untuk Gold mohon maaf, saya ada langganan tersendiri, jadi analisa gold saya mohon maaf saat ini belum bisa terpublikasikan lagi di kami :-)
    V3trader
    3 SEP 2018

     

    Assalamualaikum bu v3 sebenarnya yang dikatakan news itu yang ada dikalender forex atau yang di newsnya.. ??Habis itu segitu banyaknya news saya gak tau bahasa inggris pulak..apabila news datang saya lihat chart.. Kok gak ada reaksi apa apa..?? Yang lucunya setiap malam sabtu sering saya lihat tiba tiba ada candel panjang.  Apa karena ada news?? Saya lihat news dan kalender forex biasa saja..jadi sebenarnya bagaimana cara memahami news inibu v3 ?? Mohon penjelasannya

    waalaikumsalam, intinya jawaban dari pertanyaan ini bagi saya begini, tidak ada yang tahu %100 harga akan bergerak kemana dan bagaimana, semua itu hanya prediksi. 
    Penjelasan lanjutannya adalah tetapi prediksi tersebut bagi saya dan pengalaman saya tersusun kedalam bagian analisa, psikologi, dan rasa (insting) yang sudah terasah melalui pengalaman. dengan 3 aspek tersebut maka secara perlahan trader akan terbiasa mengantisipasi hal2 diluar kendali mereka ketika eksekusi, artinya akan ada antisipasi2 ketika memang strategi awal mereka salah. intinya, mau Anda menjadi trader fundamental ataupun teknikal ataupun kedua-duanya perhatikan dan simpulkan untuk Anda pilihan mana yang tepat ketika eksekusi. ketika konsep ini sudah menerap dalam pikiran Anda, secara otomatis Anda akan memahami dan akan berstrategi bijak, langkah seperti apa yang harus Anda lakukan ketika pergerakan besar penyebab news itu, kemudian akan memilih mau menjadi trader fundamental ataupun teknikal ataupun kedua-duanya.   

    semoga jawaban tersebut bisa dipahami secara keseluruhan.. Terimakasih 

    Fajar
    5 SEP 2018

    tgl 50918 aud usd tepat pukul 8.11-8.30 WIB analisanya betul, berkah ini mah...ajarin dong bu, sbg ibu rumah tangga yg hebat dalam analisa,,siapa tau sy jd bpa rumah tangga aja 


    V3trader
    6 SEP 2018

    terimakasih pa.. belajar forex banyak kok pa di artikel2 yang ada di kami ini, artikel saya pun sudah ada seputar forex bisa di cari, kalau mau berkomunikasi telegram sy di @v3trader.. 

    tidak selamanya analisa saya benar jg kok pa.. tetapi dari pengalaman pribadi bagi yang ingin belajar trading, konsepnya sebenarnya hampir sama dengan kehidupan sehari-hari baik itu bekerja dikantor dan lain sebagainya. intinya mau tidak kita konsisten melakukan trading dengan
    1. psikologi yang sehat

    2. berstrategi sebelum eksekusi  3. menggunakan rasa ketika bertrading   rasa ini tidak bisa diajarkan, mesti dialami oleh pengalaman bertrading pribadi masing-masing.. 

    dengan sinkronnya ke 3hal tersebut, perlahan pengendalian diri ketika bertrading bisa lebih kondusif menurut pengalaman pribadi saya..  
    Stefanus
    4 OCT 2018

    Salam bu V3

     

    Saya menanti nanti untuk prediksi gbpusd dr bu V3 hingga saat ini blm ada lagi ya bu?

     

    Bisa saya request untuk prediksi Gbpusd untuk 1minggu kedepan?

    V3trader
    4 OCT 2018

    Mohon maaf, untuk saat ini mungkin belum bisa, karena untuk GBP/USD dan beberapa pair mayor lain khusus analisa saya beberapa bulan terakhir ini sudah dicharter sama yang berlangganan bulanan dengan saya.. mohon maaf ya pa.. :-)

    Awy
    26 NOV 2018

    selamat siang miss V3. Bolehkah saya bertanya perihal indikator yang miss gunakan? saya penasaran dengan garis pendek yang ada di candle itu miss. Terima kasih atas jawabannya.

    garis-pendek

    V3trader
    26 NOV 2018

    Itu indikator untuk menentukan market saja, dari mulai start opening Australia, Jepang, Eropa dan Amerika... 

    Lukman
    24 JAN 2019

    bagaimana cara menganalisa indikator zigzag, mohon bimbingannya sya pemalu.

    Admin
    29 JAN 2019

    @Lukman:

    Cara analisa dengan indikator ZigZag ala V3 Trader sudah pernah dikupas tuntas dalam artikel berikut:

    Mencari Kekuatan Seller Atau Buyer Dari Indikator ZigZag

    Silahkan diklik.

    Terima kasih

    Kirim Komentar/Reply Baru
    Udin FX 80 3 Balasan

    Saya terkadang membaca analisa atau postingan di forum ada istilah ini, apakah ke-duanya memiliki makna dan situasi yang sama?

    M Singgih 06 May 2021 03:29

    @ Udin FX:

    Maknanya sama, yaitu pembalikan arah trend. Jadi semula pergerakan harga bergerak uptrend atau bullish, kemudian berbalik menjadi bearish. Yang membedakan adalah dianggap reversal atau pergerakan akan berbalik menjadi downtrend jika harga telah menembus level 100% Fibo retracement. Sementara pergerakan masih dianggap retrace atau koreksi jika harga masih belum menembus level 50% Fibo retracement.

    Jika harga bergerak di antara level 50% hingga 100% Fibo retracement, maka amati sinyal dari price action dan juga penunjukan indikator teknikal. Jika ada sinyal bearish dari price action dan dikonfirmasi oleh indikator teknikal, maka kemungkinan untuk terjadi trend reversal tinggi. Jadi dalam hal ini Fibonacci retracement penting untuk digunakan.

    Mandala 19 May 2021 17:04

    kalau untuk non pengguna Fibonacci, apakah ada metode lain yang bisa bisa dilakukan untuk mengkonfirmasi terjadinya reversal? 

    M Singgih 20 May 2021 14:39

    @ Mandala:

    Untuk memperkirakan terjadinya reversal atau tidak memang berdasarkan sampai sejauh mana retracement atau koreksi terjadi. Kalau sudah melebihi setengah atau 50% dari range retrace-nya, maka bisa disumsikan akan terjadi pembalikan arah trend.

    Jika Anda tidak menerapkan analisa dengan Fibonacci retracement, maka bisa dengan menarik garis antara swing low an swing high, kemudian hitung level 50%-nya atau level tengah (median) dari jarak swing high ke swing low. Kemudian amati apakah harga bergeak di bawah level median tsb, atau masih di atas level tsb.

    Advertisement
    Sutaji 242 1 Balasan

    Bang Erik yang terhormat,

    Saya mau tanya,tolong dibalas lewat email saya. Apakah strategi breakout ini bisa saya terapkan setiap hari? Atau kah ada dasar khusus untuk penerapan nya? terimakasih bang Erik saya tunggu jawabannya di email saya..

    Erik T 30 Mar 2021 13:32

    Untuk Sutaji,


    Strategi breakout atau bounce dapat digunakan untuk bertrading setiap hari. Karena pada dasarnya, teknik ini mengandalkan level-level support/resisten atau zona supply/demand sebagai titik acuan entry/exit posisinya. Mengenai bagaimana dasar dan penggunaan teknik ini, sudah saya jelaskan secara detail pada halaman ini.


    Semoga bisa membantu.

    Ginanjar 172 5 Balasan

    Oversold atau Overbought, seharusnya open posisi apa? Soalnya ketika oversold kan harga jenuh >> kemungkinan akan naik lagi>>Jadi saya buka BUY. Tapi kok harganya semakin jatuh ya pak, ga kunjung balik? Dan sebaliknya untuk overbought juga sama harga semakin naik. Apakah saya yang salah setting RSI nya?

    M Singgih 03 Dec 2020 04:06

    @ Ginanjar:

    Sinyal overbought dan oversold yang ditunjukkan oleh indikator oscillator (RSI, stochastic dsb) digunakan untuk entry pada saat pergerakan harga sedang sideways atau ranging, yaitu bergerak dalam range yang terbatas. Sebagai referensi bacaan, silahkan simak 3 Tips Trading Dengan Indikator RSI berikut.

    Jika pergerakan harga sedang trending atau berubah dari sideways menjadi trending (baik uptrend atau downtrend), maka sinyal overbought dan oversold tidak berlaku. Untuk mengetahui pergerakan harga sedang sideways atau trending, bisa diamati dari indikator ADX. Jika ADX melebihi level 25, maka diasumsikan pergerakan harga sedang trending. 

    Ginanjar 04 Dec 2020 13:38

    Hemmm..berarti saya salah pakai indikator ini..soalnya benar, benar seperti yang Anda bilang, saya tradingnya trendnya kebetulan naik..

    Kalau pakai indikator ADX biasanya dipasangkan sama indikator apa gan? Apa cukup dengan indikator ADX aja?

    M Singgih 06 Dec 2020 01:05

    @ Ginanjar:

    Kombinasi indikator trend biasanya adalah moving average (SMA atau EMA), MACD, parabolic SAR dan ADX. Untuk melihat volatilitas pergerakan harga bisa digunakan indikator Bollinger Bands bersamaan dengan indikator trend.

     

    Robin 25 Feb 2021 17:11

    Pak ketika terjadi Overbought dan Oversold,..itu dianjurkan untuk buka posisi atau justru dilarang ya? Soalnya ada beberapa artikel yang menyarankan dan ada juga yang tidak menyarankan pembukaan posisi saat Overbought/Oversold.

    Kalau iya dianjurkan buka posisi. Gimana skemanya? pembukaan posisi dilakukan ketika sudah terjadi Overbought dan Oversold, atau candle hendak mengalami Overbought/Oversold (mem-break garis 80/30)? Makasih pak

    M Singgih 26 Feb 2021 14:21

    @ Robin:

    - Pak ketika terjadi Overbought dan Oversold,..itu dianjurkan untuk buka posisi atau justru dilarang ya?

    Jika pergerakan harga sedang sideways, maka keadaan overbought atau oversold adalah sinyal untuk membuka posisi. Saat overbought maka open sell, dan saat oversold open buy.


    - … pembukaan posisi dilakukan ketika sudah terjadi Overbought dan Oversold, atau candle hendak mengalami Overbought/Oversold (mem-break garis 80/30)?

    Pembukaan posisi dilakukan ketika kurva indikator oscillator (RSI, stochastic atau CCI) sudah berada pada area overbought atau oversold. Bukan candle-nya, tetapi kurva indikatornya. Candle tidak mengenali keadaan overbought atau oversold.

     

    Bayu 855 4 Balasan

    Mohon maaf master, mau tanya. Apakah semua TF mempunyai trend line? Kalau kita mau menggambar trendline di tf 5 menit apakah kita juga harus menghubungkan titik2 tertinggi dan terendah? Padahal klw d tf rendah kan banyak titik2 tsb. Titik2 mana yg harus kita hubungkan untuk membuat trendline? Apakah titik2 berdasarkan candle terakhir? Terima kasih master

    M Singgih 06 May 2020 00:50

    @ Bayu:

    Trendline atau garis trend bisa ditarik pada semua time frame. Hanya saja trendline pada time frame yang tinggi lebih akurat sebagai acuan support dan resistance, dibandingkan dengan time frame yang lebih rendah.

    Pranata Satya 07 Oct 2020 16:32

    Selamat sore Pak Martin, mhn bantu dijelaskan. Sy scalper, biasa melihat tren di time frame kecil yg sy gunakan, mentok M15. Dlm hal ini sy perlu jg kah utk menarik trendline di TF besar pak, misalnya H4, D, atau bahkan W? Terima kasih

    M Singgih 08 Oct 2020 20:45

    @ Pranata Satya:

    Untuk scalping pada time frame M15, menurut saya tidak perlu mengamati arah trend pada time frame yang lebih tinggi. Pada dasarnya trading dengan cara scalping (pada time frame rendah) adalah membuka posisi begitu ada sinyal dari price action yang dikonfirmasi oleh indikator teknikal, dan cepat keluar setelah profit. Jika ternyata salah posisi dan loss, cepat di-cut loss juga.

    Jadi untuk scalping tidak harus menyesuaikan arah trend, cukup memanfaatkan volatilitas dari arah pergerakan harga yang ditunjukkan oleh price action.

    Mursala Robbi 11 May 2020 12:13

    @Bayu
    Semua time frame punya trend sendiri. Misalnya ketika kamu gunakan time frame M5 trend naik, sedangkan ketika kamu lihat time frame H1 trend malah turun. Artinya chart pair itu jika dilihat di time frame H1 atau dalam waktu 14 hari akan terlihat turun, saya biasa melihat chart sampai 14 hari karena chartnya saya perkecil, perkecil aja chartnya supaya jangkauannya jauh kebelakang.

    Jika kamu gunakan M5 maka yg terlihat trend naik karena dalam 1 hari itu terjadi koreksi. Jika mau lihat arah trend misalnya di time frame H1 maka perkecil saja chartnya sampai yg terkecil, disitulah terlihat sebenarnya arah harga itu mau kemana. Jika kamu tidak perkecil maka yg terlihat hanya candle-candle.

    Untuk melihat trend gunakan indikator SMA periode 200. Sedangkan untuk melihat arah trend gunakan time frame tinggi H1 sedangkan untuk entry gunakan time frame M1 atau M5. Ikuti aja konsep arah trend di TF H1 sama dengan TF M5 dan TF M1. Sebenarnya harga itu punya trend yg bisa dibaca, dengan mengikuti arah trend itu pasti profit.

    Darman Noviandi 559 1 Balasan

    Apakah tampilan grafik sama yg kita lihat antara di timeframe M1, M5, M15?

    Kiki R 01 May 2020 12:50

    @Darman Noviandi: Tentunya ada perbedaan. Perbedaan tersebut karena setiap time frame adalah bagian dari time frame yang lain.

    Contohnya jika Anda melihat 1 candlestick di time frame M15, maka di grafik M5 Anda melihat 3 candlestick dan 15 candlestick di M1. Dengan demikian, 1-3 candlestick di M15 bisa saja membentuk pola tertentu di M1. Memahami dengan baik bagaimana multi time frame bekerja dalam grafik akan memberikan pengetahuan lebih tentang pergerakan harga secara detail.

    Pola Candlestick
    Three Outside Up
    Three Outside Up
    Indikasi : Bullish Reversal
    Akurasi :

    Terdiri dari 3 candlestick. Dua candlestick pertama adalah pola Bullish Engulfing, kemudian diikuti oleh pola candlestick ketiga yang mengkonfirmasi bullish reversal.
    Bayu 532 2 Balasan

    Maaf sebelumnya pak, saya baru belajar tentang forex ini. Banyak yg belum saya ketahui. Yang mau saya tanyakan
    1. apa maksud periode dalam trading?
    2. Berapa lama waktu yg dibutuhkan dalam 1 periode?
    3. Dalam indikator ADX ada yg membuat periode di angka 14. Dan anda membuat angka 50 di periode ADX. Maksudnya bagaimana ya pak?
    Terima kasih

    Kiki R 13 Apr 2020 15:51

    @Bayu:

    1. Periode dalam indikator adalah batasan candlestick/waktu yang digunakan untuk nilai indikator. Setiap indikator mempunyai rumus/hitungannya masing-masing, contohnya moving average (MA) dihitung berdasarkan nilai rata-rata setiap periodenya. Jika Anda memasukkan periode 5 dalam indikator MA pada time frame H1 (1 jam) artinya candlestick MA yang dihitung adalah 5 candlestick ke belakang (5 jam terakhir).

    Semakin besar periode maka semakin jauh perhitungannya. Sebagai contoh, jika Anda memasukkan periode 14 pada indikator MA di time frame H1 (1 jam) artinya nilai MA akan dihitung sebanyak 14 candlestick terakhir (14 jam terakhir, dihitung dari yang paling akhir).

    2. Periode 1 =  1 candlestick terakhir. Jika Anda memasukkan angka 10 pada periode maka perhitungan rumus indikatornya akan mencakup 10 candlestick terakhir.

    3. Periode 14 artinya perhitungan indikator ADX mencakup 14 candle terakhir pada time frame yang digunakan. Jika time frame yang digunakan H1 dengan periode 14 maka nilai ADX yang tercantum mencakup 14 candlestick terakhir atau 14 jam terkahir.

    Jika periode yang digunakan adalah 50 pada time frame H1 maka nilai ADX yang tercantum meliputi 50 candlestick terakhir atau 50 jam terakhir.

    Malik Fazal Gafi 16 Apr 2020 07:44

    @Bayu
    Seperti yg dijelaskan master Kiki diatas periode batasan candlestick/waktu. fungsi periode di indikator seperti yg dijelaskan master Kiki di atas Jika periode yang digunakan adalah 50 pada time frame H1 maka nilai ADX yang tercantum meliputi 50 candlestick terakhir atau 50 jam terakhir. Penggunaannya semakin kecil time frame yg digunakan maka settingan periode juga sebaiknya semakin kecil. contoh Time Frame M5, M15 cocok digunakan periode rendah 10,20,30 tapi time frame tinggi H4, W1 kurang cocok gunakan periode rendah karena terlalu kecil.

    Kenapa master Kiki buat periode 50? karena master Kiki trader jangka menengah dan panjang. jika trading hanya target 10-50 pips maka gunakan time frame rendah M5,M15 gunakan juga periode rendah 5,10,14 supaya lebih detail. sedangkan buat trader yg menahan posisi berhari-hari kadang berminggu-minggu maka gunakan time frame tinggi H4,W1 dengan periode tinggi juga 50,100,200,300. logika gampangnya kalau kita mau cari teman maka kita gak perlu tau masa lalu teman tersebut cukup baik saja terlihat ya sudah bagus, sedangkan kalau kita mau cari isteri pasangan maka kita harus tau seluk beluk masa lalunya dan mantan-mantannya karena pasangan hidup itu untuk jangka panjang.

    Periode itu juga seperti itu, kalau kita mau entry di time frame rendah hanya untuk ngejar beberapa pips cukup kita melihat chart beberapa jam sebelumnya, tapi kalau mau entry di time frame tinggi H4,W1 maka kita perlu melihat chart berhari-hari ataupun berminggu-minggu sebelumnya. coba tes aja di akun demo, pengaturan angka periode sesuaikan dengan gaya trading scalping, trader harian, trader menengah atau trader jangka panjang.

    Budi 625 1 Balasan

    Jika semua wave pola 5 - 3 sudah terbentuk sempurna lalu selanjutnya bagaimana ya? Apakah itu sudah indikasi pembalikan tren besar?

    M Singgih 09 Apr 2020 13:47

    @ Budi:

    Kalau memang trend-nya masih sama, selanjutnya akan mengulangi gelombang pertama, artinya penghitungan dimulai lagi dari pola gelombang 5-3 yang kedua.

    Tetapi kalau gelombang koreksi C telah menembus level terendah dari gelombang pertama (untuk kondisi uptrend), atau telah menembus level tertinggi dari gelombang pertama (untuk kondisi downtrend), maka diasumsikan telah terjadi pembalikan arah trend (trend reversal), dan penghitungan gelombang disesuaikan dengan trend yang baru.

    Joko 645 1 Balasan

    Selamat malam trader.
    Minta bantuan dan gambaran cara analisis support dan resistance bagaimana ya?

    Kiki R 07 Apr 2020 12:18

    @Joko: Sederhananya, analisa support dan resistance menggunakan aturan yaitu sell di resisten dan buy di support. Aturan ini sama seperti membeli pada saat murah (buy on low) dan jual pada saat mahal (sell on high).

    Cara menentukan support dan resistance bisa dilihat pada artikel di bawah ini:

    Misalnya Anda sudah bisa menentukan support dan resistance, di grafik Daily Anda menunjukkan adanya resisten di harga 1.1100. Maka cara analisa support dan resistennya adalah melihat bagaimana reaksi harga pada saat menguji harga 1.1100 tersebut. Perhatikan candlestick yang terbentuk apakah harga break (lanjut naik) atau malah reversal (berbalik turun). Jika harga break resisten 1.1100 Anda bisa mengambil posisi buy, sedangkan apabila harga reversal maka Anda mengambil posisi sell.

    Aldi Wakid 756 1 Balasan

    saya mau bertanya..
    bagaimana cara menggambar garis suply dan demand yg benar??
    Karena saya bingung sekali

    Kiki R 07 Apr 2020 12:07

    @aldi wakid: Cara menggambar area supply and demand ada 2. Pertama menggunakan OHLC candle saling berhimpitan hingga candle terlihat seperti sedang berbaris dengan sejajar dan rapi. Kedua, menggunakan candlestick seperti pin bar dan engulfing. Untuk lebih jelasnya silakan baca pada 2 artikel di bawah ini:

    Silakan baca baik-baik dan perbanyak latihan karena area supply and demand ini memang bersifat relatif bagi setiap trader, tergantung dari sisi pengamatan dan pengalaman yang dimiliki. Semakin tinggi jam terbang seorang trader, maka semakin bijak dirinya dalam menentukan area supply and demand tersebut.

    Parkel 555 1 Balasan

    Knp saat terjadi divergent harga naik tp indikator turun? yg mana sdh seharusnya terjd reversal tp harga msh ttp naik? Trima kasih

    Kiki R 03 Apr 2020 10:16

    @Parkel: Hal ini karena setiap metode apapun yang digunakan dalam trading termasuk divergen hasilnya bersifat kemungkinan/probability. Harga yang sedang terjadi divergen artinya sedang menunjukkan tanda-tanda akan berbalik, namun tidak pasti akan berbalik

    Untuk menilai bagus tidaknya metode divergen yang kita pakai, kita harus menggunakan teori peluang. Tidak bisa hanya dari berpatokan pada satu atau beberapa kejadian/sampel, lihatlah dalam populasi kejadian yang lebih banyak seperti 30 kali atau 100 kali. Dari sini kita akan mengetahui berapa peluang suksesnya (Win Rate) dan peluang gagalnya (Loss Rate)

    Mbah Pri 848 5 Balasan

    Saat tf besar naik trs di tf rendah trend turun itu yg sering kita jumpai. Klu gitu, kita hrs entry buy atau sell?

    M Singgih 31 Mar 2020 01:57

    @ Mbah Pri:

    Tergantung dari time frame mana yang telah memberikan sinyal untuk entry. Kalau di time frame tinggi sudah ada sinyal yang terkonfirmasi oleh indikator teknikal, sementara pada time frame rendah belum ada sinyal, maka Anda bisa masuk di time frame tinggi.

    Sebaliknya, kalau di time frame rendah sudah ada sinyal yang terkonfirmasi oleh indikator teknikal, sementara pada time frame tinggi belum ada sinyal, maka Anda bisa masuk di time frame rendah.

    Kejadian itu sering muncul karena pergerakan harga ketika sedang uptrend tidak selalu terus naik, tetapi ada koreksinya (turun dulu) sebelum berlanjut naik. Demikian juga ketika sedang downtrend tidak selalu terus turun, tetapi ada koreksinya (naik dulu) sebelum berlanjut turun.

    Jika baik di time frame tinggi maupun time frame rendah ada sinyal yang terkonfirmasi oleh indikator teknikal, maka Anda bisa pilih salah satunya. Tentu besarnya stop loss (SL) dan target profit (TP) untuk masing-masing time frame akan berbeda. SL pada time frame tinggi tentunya akan lebih besar dari time frame yang lebih rendah.

    Selain itu, waktu tunggu sampai SL atau TP tereksekusi juga berbeda. Pada time frame tinggi waktu tunggunya tentu akan lebih lama.

    Oleh karena itu, mengenai hal ini seharusnya Anda menyesuaikan dengan gaya tipe trading Anda, apakah ingin trading dengan cara scalping, trading secara harian, atau ingin trading jangka menengah panjang.
    Baca juga: Termasuk Tipe Trader Yang Manakah Anda?

    Aldo P 13 Oct 2020 11:56

    Master sy awalnya mau jd day trader, tp sering sekali kepincut lihat harga di time frame kecil. Bisa stay di time frame H4/D1 cm bbrpa minggu, bsoknya udah ke TF kecil jd kyk scalpingan..

    Apakah tindakan spti ini dibenarkan master? asal ganti2 strategi trading semau kita sndiri... Atau klau salah, mulai dr mana sy mmperbaiki x master? Makasih 

    M Singgih 13 Oct 2020 20:46

    @ Aldo P:

    Berganti-ganti time frame bisa saja dilakukan dalam trading, asalkan Anda menggunakan sistem trading yang mengandalkan sinyal untuk entry, dan pada time frame yang dimaksud memang ada sinyal valid yang terkonfirmasi oleh indikator teknikal.
    Tetapi perlu diketahui bahwa semakin rendah time frame maka akurasi sinyal yang dihasilkan juga semakin rendah, atau validitas sinyalnya lebih rendah dibandingkan dengan sinyal pada time frame yang lebih tinggi.

    Jika Anda trading menggunakan EA, atau dengan sistem trading tertentu yang sudah di-backtest, maka time frame yang digunakan sudah ditentukan. Tetrapi kalau sistem trading Anda tidak terikat pada time frame tertentu, maka bebas menggunakan time frame manapun.

    Majid 18 Dec 2020 16:35

    Terus kalau dalam konteks ini, analisa fundamentalnya penggunaannya seperti apa pak?

    M Singgih 20 Dec 2020 21:53

    @ Majid:

    Analisa fundamental tidak tergantung dari time frame yang digunakan. Analisa fundamental biasa digunakan untuk memprediksi pergerakan harga dalam jangka menengah panjang. Misal The Fed meluncurkan stimulus besar-besaran, maka dalam jangka menengah panjang diperkirakan US Dollar akan melemah karena peredaran USD semakin banyak.

    Tetapi jika Anda ingin trading berdasarkan berita hasil rilis data fundamental, Anda bisa menggunakan time frame berapa saja. Yang perlu diperhatikan ketika trade by news adalah:
    1. Perhatikan hasil actual versus forecast dan previous-nya.
    Misal data Non Farm Payrolls (NFP) AS. Data previous 200,000 job, forecast 150,000 job:
    - Jika hasil rilisnya (data actual) diatas data previous dan forecast (misal 250,000 job) maka kemungkinan besar USD akan menguat.
    - Jika hasil rilisnya (data actual) dibawah data previous dan forecast (misal 100,000 job) maka kemungkinan besar USD akan melemah.
    - Jika hasil rilisnya (data actual) diantara data previous dan forecast (misal 175,000 job) maka unpredictable, USD bisa menguat bisa melemah. Dalam hal ini sebaiknya tunggu arah sentimen pasar sebelum entry.

    2. Perhatikan revisi data. Revisi data yang telah dirilis sebelumnya akan mempunyai dampak pada pergerakan harga saat ini, tetapi biasanya dampaknya tidak sebesar hasil rilis data actual. Jika data sebelumnya direvisi menjadi lebih baik maka akan berdampak positif pada mata uang negara tersebut, dan sebaliknya.

    3. Hindari entry menjelang atau pada saat rilis data, untuk menghindari slippage (loncatan harga) yang mungkin terjadi akibat volatilitas yang tinggi. Entry sekitar 15-30 menit setelah rilis data, yang mana arah pergerakan harga sudah jelas.

    Muhammad Aang Bahagiana 598 1 Balasan

    Bapak/Ibu, jika harga telah break di area R3 dan S3 kemudian ada konfirmasi candle reversal, apakah harga tersebut akan selalu menyentuh garis pivot di TF min H4 dan D1???

    M Singgih 10 Mar 2020 00:46

    @ Muhammad Aang Bahagiana:

    - … jika harga telah break di area R3 dan S3 ….

    Mungkin maksudnya jika harga telah break di area R3atauS3..
    Tidak mungkin dalam waktu yang bersamaan harga break R3 dan S3.

    - …. apakah harga tersebut akan selalu menyentuh garis pivot di TF min H4 dan D1???

    Tidak selalu, tergantung dari panjangnya candle. Bisa sampai menyentuh pivot point bisa tidak. Kalaupun ada sinyal reversal, untuk konfirmasi sebaiknya dengan melihat penunjukan indikator trend.

    Seperti contoh berikut, candle sudah break S3, maka untuk konfirmasi bahwa pergerakan harga sedang bullish, bisa dilihat dari indikator parabolic SAR, Bollinger Bands, MACD, OSMA, dan ADX.

    Pada contoh di atas penunjukan semua indikator trend menunjukkan keadaan sedang bullish, jadi ketika candle telah break S3, bisa entry buy.

    Fadhal Ahmad 762 1 Balasan

    Saya sudah mempelajari SND di artikel Supply And Demand Untuk Pemula tapi saya masih belum paham dalam menggambar garis SND ini, apakah dalam menggambar garis SND memiliki patokan khusus ?

    Kiki R 26 Feb 2020 19:56

    @Fadhal Ahmad: Tidak ada patokan khusus atau aturan terperinci dalam menggambar area SnD. Menggambar zona SnD bersifat relatif bagi setiap trader, tergantung dari sisi pengamatan dan pengalaman yang dimiliki. Semakin tinggi jam terbang seorang trader, maka semakin bijak dirinya dalam menentukan zona SnD tersebut. Satu-satunya aturan yang perlu diingat dan ditanamkan dalam menggambar zona SnD adalah:

    Zona SnD adalah saat OHLC (open, high, low, close) saling berhimpitan hingga candle terlihat seperti sedang berbaris sejajar dan rapi.


    Sebagai referensi tambahan, silahkan baca di sini:

    Trading Dengan Zona Supply And Demand Ala Trader Pro

    David Susanto 623 1 Balasan

    Berapa ukuran setelan periode MA yang paling akurat untuk trending di time frame 30m?

    Kiki R 26 Feb 2020 19:48

    @David susanto: Pertanyaan ini hampir mirip dengan pertanyaan sebelumnya tenrang ukuran periode MA yang akurat di time frame 30 menit.

    Pada dasarnya indikator moving average (MA) adalah indikator tipe trending sehingga indikator ini lebih bagus digunakan saat harga dalam keadaan trending. Time frame M30 termasuk time frame rendah dan trading di time frame rendah membutuhkan respon yang cepat dari indikator MA.

    MA yang memberikan respon cepat adalah yang periode waktunya pendek (kecil), karena menampilkan nilai rata-rata dari periode waktu yang pendek. Semakin pendek periode waktu yang dihitung maka akan menghasilkan perhitungan yang aktual. Kalau Anda menggunakan time frame 30 menit (M30), tentu tidak harus menghitung nilai rata-rata untuk sebulan sebelumnya, melainkan cukup beberapa jam sebelumnya.

    Untuk time frame rendah (H1, M30, M15) disarankan menggunakan EMA (Exponential Moving Average), karena EMA responnya lebih cepat dari SMA (Simple Moving Average). Periode yang digunakan biasanya EMA 8, EMA 21, EMA 34 dan EMA 50 atau 55.

    Endry 444 1 Balasan

    Pagi pak erick
    Mohon pak erick utk buat analisa tentang JPY
    Terima kasih

    Erik T 24 Feb 2020 12:36

    @ Trader Endry,

    Saya pribadi masih sedang mengupayakan agar dapat memberikan ulasan analisa forex, khususnya pair forex mayor. Sehingga dalam hal ini, silakan Anda bookmark halaman analisa forex agar tidak ketinggalan update dari analisa teknikal atau peluang trading terbaru dari kami.

    KangEwok 603 1 Balasan

    Halo selamat sore mas Rizki, Saya baru dalam dunia trading, dan pengetahuan saya masih minim. Bila berkenan berbagi ilmu nya, pengukuran demand zone dan supply zone dari analisis apa ya? Terimakasih. Wassalam.

    Kiki R 21 Feb 2020 09:04

    @KangEwok: Sore kang Ewok, salam kenal. Pengukuran area supply and demand memakai analisis supply and demand mas. Materi supply and demand juga banyak referensinya di kami, saya buatkan daftarnya dibawah biar kang ewok lebih mudah bacanya.

    Konsep Supply Dan Demand

    Mengenal Supply dan Demand

    Cara Trading Supply And Demand Untuk Pemula

    Tips Identifikasi Supply Dan Demand Menggunakan Price Action

    Trading Dengan Zona Supply And Demand Ala Trader Pro

    Untuk tambahan, kami punya channel telegram khusus untuk belajar. Di dalam grup ini ada buku supply and demand dan metode lainnya. Kang ewok bisa masuk dengan klik link dibawah ini

    Belajar Sistem Trading

    Belajar Support Resistance

    Bowo 431 1 Balasan

    Bagaimana arah/ trend sinyal EURUSD, Senin 17 Februari 2020 atau minggu depan dan aksi posisi trader buy, sell,  atau hold

    Kiki R 21 Feb 2020 08:34

    @Bowo: Mohon maaf atas keterlambatan balasan pertanyaannya. Saya trader tipe swing dengan metode yang saya gunakan yaitu TLS (trend, level, signal) di time frame Weekly, Daily dan H4. Weekly untuk menentukan trend, Daily untuk level/area entry dan H4 untuk signal entry. Oleh karena itu, saya akan membahas EURUSD dari kacamata swing trading.

    Untuk EUR/USD sampai saat ini masih trend turun. Saya perhatikan di time frame Weekly belum ada tanda harga akan menguat kembali untuk sementara.

    Sekarang lihat time frame Dailynya, seller masih sangat kuat.

    Dari gambar di atas, saya merekomendasikan sell ketika harga pullback ke area supply.

    Dani 904 3 Balasan

    Analisa perpotongan kedua MA untuk menentukan arah trend yang valid itu harus seperti apa ? Dan kenapa kedua MA itu bisa saling berpotongan ? Mohon penjelasan nya. Terimakasih

    M Singgih 27 Dec 2019 01:34

    @ Dani:

    - Analisa perpotongan kedua MA untuk menentukan arah trend yang valid itu harus seperti apa ?

    Gunakan 2 moving average yang periodenya berlainan. Bisa SMA (simple moving average) atau EMA (exponential moving average), atau kombinasi keduanya.
    Periode yang umum digunakan adalah 8, 21, 34, 50, 55, 89, 100, 144 dan 200.

    Sebagai contoh, berikut kombinasi SMA 8 dan SMA 21 pada EUR/USD H4:


    Ketika SMA periode yang lebih kecil (SMA8) memotong SMA periode yang lebih besar (SMA21) dari arah atas ke bawah, maka pergerakan harga diasumsikan bergerak downtrend (turun), seperti pada titik-titik perpotongan A dan D.

    Sebaliknya, ketika SMA periode yang lebih kecil (SMA8) memotong SMA periode yang lebih besar (SMA21) dari arah bawah ke atas, maka pergerakan harga diasumsikan bergerak uptrend (naik), seperti pada titik-titik perpotongan B dan C.


    - Dan kenapa kedua MA itu bisa saling berpotongan ?

    Moving average (MA) adalah rata-rata harga dalam periode waktu tertentu. Kalau periode waktumnya berbeda, tentu nilai rata-rata harganya juga berbeda. Ketika harga bergerak naik, maka rata-rata harga pada periode yang lebih pendek nilainya akan lebih besar dibandingkan dengan rata-rata harga pada periode yang lebih panjang.

    Misal pada 15 menit terakhir harga bergerak naik. Nilai rata-rata pada 15 menit terakhir tentu lebih besar dibandingkan dengan nilai rata-rata 1 jam sebelumnya, yang mana harga masih belum naik.

    Jika nilai rata-rata tersebut dibuat grafik (seperti indikator MA), maka MA yang 15 menit tentu akan memotong MA 1 jam dari bawah ke atas, karena nilai MA 15 menit terjadi duluan atau lebih cepat terjadi dibandingkan MA 1 jam, yang mana pada saat kenaikan harga, nilai MA 15 menit yang terakhir terjadi akan lebih tinggi dari yang 1 jam.

    Supriyadi 07 Oct 2020 16:53

    Slmat sore min. Mw tanya. Apa ada hbungannya antara timeframe yg qt pakai dg periode MA? Thnks.

    M Singgih 08 Oct 2020 20:51

    @ Supriyadi:

    Pada time frame rendah, biasanya menggunakan moving average (MA) periode waktu yang kecil. Periode-periode waktu MA yang sering digunakan adalah 5, 8, 21, 34, 55, 89, 100, 144, dan 200.

    Untuk time frame M5 hingga H1, biasanya menggunakan MA periode 5, 8, 21, 34 atau 55. Untuk H4 dan daily bisa menggunakan semua periode, tetapi yang sering adalah 21, 34, 55, 89, 100, 144 dan 200 (bisa SMA 200 daily atau EMA 200).

    Hal ini karena trader pada time frame rendah tentu mengharapkan respon yang lebih cepat untuk menentukan posisi yang akan dibuka sehingga diperlukan periode yang lebih kecil, karena MA periode kecil akan menampilkan harga rata-rata dari candle sebelumnya yang lebih sedikit, dan dianggap bisa memprediksi arah pergerakan harga selanjutnya.

    1. Saya mau nanya bagaimana caranya atau analisa yang digunakan dalam menentukan posisi supply and demand pada saat trading?

    2. Apakah posisi supply and demand akan terus sama dari waktu ke waktu atau ada kemungkinan posisi tersebut berubah-ubah?

    Erik T 08 Sep 2019 22:08

    Untuk Hizkia,

    1. Silahkan baca :


    2. Zona supply atau demand akan tetap sama dari waktu ke waktu selama zona tersebut masih fresh atau masih belum pernah diuji/retest. Sebuah zona tentu akan berubah range-nya jika harga telah menguji zona tersebut. Dan sebuah zona akan menjadi tidak valid atau sudah tidak berlaku hanya jika harga mampu mempenetrasinya.

    Semoga bisa membantu.

    Muhamad Suhadi 1174 2 Balasan

    saya sudah melukis garis trendline. Ketika pindah TF garis tsb hilang. Setelah kembali ke TF semula sewaktu sya melukis trendline tsb dan garisnya pun ttep hilang. Itu gimana ya pak? Mohon pncerahannya. Trims

    Erik T 01 Sep 2019 21:55

    Untuk Muhamad Suhadi,

    Agar object yang sudah digambar dapat terlihat di semua timeframe, maka Anda dapat mengaktifkan opsi “Show on all timeframes”. Untuk mengaktifkan opsi tersebut, klik kanan pada object (dalam hal ini adalah trendline), lalu pilih Trendline Properties untuk merubah preferensi object tersebut.

    meta

    Pada tab Visualization, beri centang pada opsi “show on all timeframes”, lalu klik OK.

    meta

    Dengan begitu, object yang sudah Anda buat akan selalu terlihat meskipun Anda sudah berganti timeframe.

    Semoga bisa membantu.

    Hendro Tjahjono 15 Dec 2020 10:09

    garis tetap hilang