Apa Itu Reksadana Dan Bagaimana Cara Mendapatkannya?


Anna 8 Jan 2019 1498Dibaca Normal 5 Menit

Reksadana adalah produk investasi yang menghimpun dana dari masyarakat untuk dialokasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti obligasi, deposito, saham, dan lain sebagainya.



Reksadana adalah produk investasi yang menghimpun dana dari masyarakat untuk dialokasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti obligasi, deposito, saham, dan lain sebagainya. Setelah jangka waktu tertentu, investor reksadana akan mendapatkan imbal hasil sesuai dengan perolehan hasil pengelolaan manajer investasi dikurangi biaya penyertaan yang telah ditentukan.

Di Indonesia, produk reksadana diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Semua manajer investasi dan produk reksadana yang diterbitkannya harus diketahui dan memperoleh ijin dari OJK.

Reksadana

 

Cara Kerja Investasi Reksadana

Pada prakteknya, perusahaan penerbit reksadana (manajer investasi) akan menerbitkan prospektus reksadana yang memuat rincian mengenai perijinannya, kebijakan investasi (kriteria pemilihan instrumen investasi), rekam jejak manajer investasi, metode perhitungan Nilai Aktiva Bersih (NAB), biaya-biaya yang dikenakan, dan lain sebagainya. Apabila calon investor menyukai rincian yang dipaparkan dalam prospektus, maka ia dapat membeli unit penyertaan pada produk reksadana tersebut.

Selama masa penyertaan, manajer investasi akan memberikan laporan berkala mengenai kinerja historis (Fund Fact Sheet). Setelah beberapa waktu berlalu, investor dapat menjual kembali unit penyertaannya untuk mencairkan dana pokok dan keuntungan investasi setelah dikurangi biaya-biaya.

Biaya penyertaan reksadana mencakup Subscription Fee (biaya pembelian unit penyertaan), Redemption Fee (biaya penjualan unit penyertaan), dan Switching Fee (biaya pengalihan jika Anda ingin mengganti produk reksadana berbeda di bawah manajer investasi yang sama). Masing-masing berkisar antara 0 hingga 5 persen, dan seharusnya sudah dijelaskan dalam prospektus.

Cara Mendapatkan Reksadana

 

Keuntungan Dan Risiko Reksadana

Sebagai wahana investasi, reksadana memiliki potensi keuntungan dan risiko beragam, tergantung jenisnya:



  1. Reksadana Saham: minimal 80 persen dana yang terhimpun akan diinvestasikan pada saham. Biasanya, manajer investasi akan menjelaskan saham dengan kriteria apa saja yang dibeli; misalnya khusus hanya saham sektor Consumer saja, atau lainnya. Reksadana ini cenderung berisiko tinggi, tetapi memiliki potensi return paling tinggi. Berdasarkan data awal tahun 2018, return reksadana saham tertinggi mencapai 17-18 persen.
  2. Reksadana Pendapatan Tetap: minimal 80 persen dana yang terhimpun akan diinvestasikan pada obligasi yang diterbitkan pemerintah ataupun korporasi yang memberikan pendapatan tetap. Reksadana ini cenderung berisiko menengah, sehingga cocok bagi investor moderat.
  3. Reksadana Pasar Uang: seluruh dana investor akan dialokasikan pada instrumen yang memiliki jatuh tempo kurang dari satu tahun seperti deposito, obligasi, dan Sertifikat Bank Indonesia (SBI). Reksadana ini memiliki risiko paling rendah, tetapi potensi keuntungannya juga paling kecil ketimbang jenis reksadana lainnya. Berdasarkan data awal tahun 2018, return reksadana pasar uang tertinggi mencapai 2-3 persen.
  4. Reksadana Campuran: seluruh dana investor akan dialokasikan pada berbagai jenis instrumen investasi, baik itu saham, obligasi, maupun aset-aset bertenor kurang dari satu tahun. Tingkat risiko reksadana campuran cenderung menengah dengan return mirip dengan jenis reksadana pendapatan tetap.
  5. Reksadana Syariah: sesuai namanya, seluruh dana investor akan dialokasikan pada instrumen keuangan yang sudah berstempel syariah, misalnya saham-saham dalam daftar Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI), obligasi syariah, dan lain sebagainya. Tingkat risiko tergantung pada komposisi instrumen investasi yang dipilih oleh pengelola reksadana terkait.
  6. Reksadana Terproteksi: produk reksadana terproteksi mirip dengan deposito yang baru dapat dicairkan setelah jangka waktu tertentu. Karakteristik khasnya, waktu pembelian produk reksadana terproteksi telah ditentukan oleh manajer investasi, dan penjualannya kembali biasanya baru diperbolehkan setelah beberapa bulan atau beberapa tahun berlalu. Tingkat risiko reksadana terproteksi relatif rendah dan potensi return lebih tinggi, karena dana yang terhimpun akan dialokasikan pada instrumen kategori layak investasi (Investment Grade) saja. Namun, minimal penyertaan biasanya cukup tinggi (antara belasan hingga ratusan juta rupiah) dan jangka waktunya sangat lama (mulai dari satu hingga beberapa puluh tahun).

Selain keenam jenis reksadana tersebut, ada pula reksadana indeks dan dan Exchange Traded Fund (ETF). Namun, keduanya kurang populer dan tidak diperjualbelikan secara bebas di Indonesia.

 

Cara Mendapatkan Reksadana

Dahulu, reksadana hanya dapat dibeli langsung pada perusahaan manajer investasi yang umumnya memiliki nama dengan label "Asset Management" atau "Investment Management". Namun, kini banyak agen penjual reksadana yang memungkinkan akses lebih luas untuk pembelian unit penyertaan secara online maupun offline.

Beberapa manajer investasi populer di Indonesia antara lain Danareksa Investment Management, Kiwoom Investment Management, Schroder Investment Management, dan lain sebagainya. Sedangkan pembelian reksadana online dapat pula dilakukan melalui beberapa marketplace berikut ini dengan minimal investasi awal mulai dari Rp 10,000-100,000an:

  1. Bareksa
  2. Ipotfund
  3. Supermarket Reksadana
  4. BukaReksa
  5. Tokopedia

Caranya cukup sederhana:

  1. Buka situs perusahaan manajer investasi atau marketplace.
  2. Lakukan pendaftaran untuk membuka akun di situs tersebut.
  3. Setelah pendaftaran disetujui, Anda akan dapat mengakses pilihan produk reksadana dan prospektus yang tersedia.
  4. Setorkan dana sesuai dengan syarat minimum penyertaan.
  5. Beli produk reksadana yang cocok dengan tujuan investasi Anda.

Apabila membeli reksadana langsung pada manajer investasi terkait, maka Anda boleh jadi bisa membeli unit penyertaan dengan biaya-biaya lebih rendah. Anda juga akan mendapatkan penawaran produk reksadana terproteksi dari manajer investasi terkait. Namun, jenis produk reksadana yang tersedia akan terbatas pada produk-produk dari satu manajer investasi itu saja.

Di sisi lain, jika membeli reksadana melalui marketplace, maka Anda dapat memilih produk reksadana yang disusun oleh berbagai perusahaan manajer investasi. Dana investasi Anda pun bisa dibagi-bagi ke beberapa produk reksadana dari manajer investasi berbeda (diversifikasi).

Pilihan cara investasi reksadana manapun yang dipilih, pastikan Anda menyimak prospektusnya terlebih dahulu. Perhatikan histori kinerja, kebijakan investasi, dan besar biaya yang dikenakan oleh manajer investasi. Kalau perlu, selidiki reputasi manajer investasi terkait dan minta rekomendasi dari rekan-rekan Anda.

BANK1 Bulan
BANK MAYORA4.00
BANK RAKYAT INDONESIA2.50
BANK KB BUKOPIN3.50
BANK DANAMON INDONESIA3.40
BANK NATIONALNOBU3.25
BANK MAYBANK INDONESIA3.50
DEUTSCHE BANK AG2.36
BANK PANIN INDONESIA2.75
BANK IBK INDONESIA, 5.75
BANK CENTRAL ASIA 2.50

Charting itu agak mirip dengan berselancar. Anda tak perlu banyak tahu tentang fisik gelombang untuk menangkap sebuah ombak yang bagus. Anda hanya perlu mampu merasakannya ketika (ombak) itu terjadi dan memiliki keberanian untuk beraksi di saat yang tepat.

Ed Seykota

Trader cerdas akan selalu paham dan mengikuti latar fundamental dari instrumen tradingnya, namun untuk mengenali level entry dan exit, ia akan menggunakan analisa teknikal

Kathy Lien

Saya tahu kemana saya akan keluar bahkan sebelum saya masuk (pasar).

Bruce Kovner

Saya akan selalu mengurangi posisi ketika loss. Dengan begitu, saya hanya akan memiliki posisi kecil saat trading berakhir buruk.

Paul Tudor Jones

Untuk menjadi sukses, trading-lah seperti Anda memulai usaha, jangan perlakukan trading sebagai hobi atau pekerjaan rutin. Kalau cuma hobi, tak ada komitmen belajar, dan akhirnya Anda cuma buang-buang uang. Sedangkan kalau diperlakukan sebagai pekerjaan, trading bisa membuat Anda frustasi karena di sini tidak ada gaji bulanan.

Jean Folger

Ketika mendapat profit, kita jadi lebih berhati-hati. Sedangkan ketika mengalami kerugian, kita justru mulai mengambil risiko lebih banyak dan rugi lebih banyak lagi.... Jadi, trader perlu memutuskan apakah mereka bisa menanggung risiko dan apakah mereka bisa mengambil keputusan dengan cepat sebelum trading.

Paul Rotter

Cara membangun return jangka panjang adalah dengan melindungi modal dan memaksimalkan profit.

Stanley Druckenmiller

Kehancuran emosional hampir sama buruknya dengan kehancuran finansial.

Kim Krompass

Saya selalu percaya bahwa passion yang diikuti kerja keras dan doa akan membuahkan hasil yang baik di segala bidang, termasuk forex.

Buge Satrio

Dalam berinvestasi Anda harus tahu betul apa-apa yang tidak Anda ketahui, dan berpeganglah hanya pada apa yang Anda ketahui.

Warren Buffett

Trader yang benar-benar (ingin) sukses haruslah berkomitmen untuk mendalami dunia trading, dan menganggap uang sebagai bonus sampingan.

Bill Lipschutz

Untuk pemula disarankan lebih baik trading saham dahulu, kalau sudah profit konsisten baru mencoba forex, emas, atau lainnya. Kalau dari awal sudah nekat trading forex, emas, apalagi indeks tanpa bekal ilmu yang cukup, boleh jadi sebentar saja uangnya langsung amblas,

Desmond Wira

Saat Anda mengalami kerugian beruntun, segala keraguan dan ketidakpastian akan menyeruak dan membuat Anda sangat ragu untuk menarik pelatuk (entry). Rasanya tak ada satupun yang berjalan dengan benar. Itu adalah sesuatu yang harus Anda kontrol.

Bill Lipschutz

Ketika Anda benar-benar percaya bahwa trading hanyalah sebuah permainan probabilitas yang sederhana, konsep seperti benar dan salah atau menang dan kalah tidak lagi memiliki makna yang sama.

Michael Covel

Saya tak banyak melihat korelasi antara trading yang bagus dan kecerdasan. Beberapa trader terkemuka cukup cerdas, tetapi beberapa diantaranya tidak.

William Eckhardt

Trading bukanlah hanya soal melindungi modal dari kerugian, melainkan juga melindungi diri dari diri sendiri.

Kim Krompass

Masuklah pasar hanya saat pasar trending; jika bullish Anda harus buy, jika bearish masuk posisi sell. Cuma cara itu yang bisa menghasilkan keuntungan sebenarnya.

Jesse Livermore

Anda bisa memperkirakan apa yang terjadi. Tapi bila Anda tidak punya parameter trading, maka sebaiknya jangan masuk hanya karena peluangnya terlihat oke, atau karena seseorang mengatakannya.

Carolyn Boroden

Orang yang tradingnya maksa seringkali berujung pada kegagalan. Disyukuri saja profit yang sudah didapat hari itu. Jangan kemaruk.

Desmond Wira

Memilih time frame rendah untuk kemudian mengolah cara trading jangka pendek bukanlah tindakan memalukan apalagi sebuah dosa.

Barbara Rockefeller

Yang penting bukan masalah benar atau salah, tapi seberapa besar profit Anda ketika benar, dan seberapa banyak loss Anda ketika salah.

George Soros

Tak ada satupun aturan trading yang bisa 100% profit sepanjang waktu.

Jesse Livermore

Pada dasarnya, forex dan saham tidak jauh berbeda. Yang membedakan adalah risikonya.

Ellen May

Tekunilah proses dari setiap proses, kerjakan, rencanakan, investasikan waktu Anda dengan bijak, jadilah produktif, dan jangan buang-buang waktu.

Chris Lori

Saya hanya kaya karena saya tahu kapan saya salah. Pada dasarnya saya bisa bertahan dengan mengakui kesalahan-kesalahan saya.

George Soros
Kirim Komentar/Reply Baru
Jenis-Jenis Reksadana Berdasarkan Tingkat Risikonya
Jenis-Jenis Reksadana Berdasarkan Tingkat Risikonya
Nandini   22 Jan 2021   426  
Kapan Waktu Terbaik Investasi Reksadana?
Kapan Waktu Terbaik Investasi Reksadana?
Jujun Kurniawan   20 Jul 2020   683  
Cara Mudah Menghitung Return Reksadana
Cara Mudah Menghitung Return Reksadana
Febrian Surya   24 May 2020   2923  
Reksadana Turun? Ini Yang Wajib Dilakukan Investor
Reksadana Turun? Ini Yang Wajib Dilakukan Investor
Febrian Surya   20 May 2020   1041  
Cara Menghitung NAB Reksadana
Cara Menghitung NAB Reksadana
Wahyudi   12 May 2020   2495  
Panduan Reksadana Syariah, Investasi Online Mulai 100 Ribu
Panduan Reksadana Syariah, Investasi Online Mulai 100 Ribu
Febrian Surya   29 Apr 2020   699  
Sebelum Investasi Reksadana, Kenali Biayanya!
Sebelum Investasi Reksadana, Kenali Biayanya!
Wahyudi   29 Feb 2020   527  
Cara Menabung Umroh Lewat Reksadana
Cara Menabung Umroh Lewat Reksadana
Wahyudi   14 Jan 2020   842