Apa Kegunaan MT4 MulTiterminal Dalam Trading Forex?

Wiji Purnama 3 Apr 2017 7258
Dibaca Normal 5 Menit

MT4 MultiTerminal adalah salah satu teknologi MetaQuotes yang diluncurkan untuk melengkapi fungsi MetaTrader 4. Apakah kegunaannya bagi trader?

Sebagaimana diketahui dalam ulasan lengkap mengenai MT4, hampir semua trader saat ini masih mengandalkan platform trading tersebut. Itulah sebabnya, berbagai inovasi yang diluncurkan mengikuti popularitasnya hampir selalu mendapat animo tinggi dari kalangan trader maupun broker forex. Salah satu contohnya adalah MT4 MultiTerminal, yang merupakan salah satu teknologi MetaQuotes pendamping kehandalan MetaTrader 4.

Apa Itu MT4 MultiTerminal

MT4 MultiTerminal sebenarnya adalah fasilitas pelengkap MetaTrader 4 yang sudah lama ada, jauh sebelum MT4 WebTrader beredar. Meski tidak ditawarkan di semua broker forex, keberadaan platform ini cukup akrab di kalangan trader yang mendaftar di broker-broker kenamaan. Nah, seperti apa sebenarnya kegunaan MT4 Multiterminal ini?

 

Fungsi MT4 MultiTerminal Untuk Trader Forex

Seperti namanya, MT4 MultiTerminal mengusung konsep pengelolaan multi-account (banyak akun) dalam 1 platform. Singkat kata, MT4 MultiTerminal paling berperan untuk membantu kemudahan trader yang beroperasi dengan beberapa akun trading sekaligus.

Namun demikian, kegunaan utama MT4 MultiTerminal sebenarnya lebih bermanfaat bagi para account manager yang mengelola posisi trading beberapa trader sekaligus.

Fungsi MT4 MultiTerminal Untuk Account Manager

Jika Anda memahami konsep PAMM, maka tak akan sulit memahami apa itu account manager dan bagaimana perannya dalam mengelola akun para investor yang mempercayakan dana mereka padanya. Sistem tersebut memberi solusi bagi manager dan investor yang saling menguntungkan; manager akan mendapat penghasilan tambahan dari komisi para investor, dan investor tak perlu repot-repot mengelola akun tradingnya sendiri.

Sebagai platform yang memfasilitasi keperluan manager, MT4 MultiTerminal sering disebut sebagai MAM (Multi-Account Manager). Dengan interface yang mirip seperti MetaTrader 4, trader bisa dengan mudah mengoperasikan MT4 MultiTerminal. Selain itu, platform spesial ini memiliki beberapa keistimewaan lain seperti:

  • Bisa menampung lebih dari 100 akun trading.
  • Memfasilitasi eksekusi, monitor, dan modifikasi open posisi serta pending order dari beberapa akun sekaligus.
  • Menyediakan quote harga dan berita secara real time.
  • Saat mengirimkan permintaan order, posisi langsung terbuka di seluruh akun yang terhubung dengan satu MultiTerminal. Kemudahan ini memungkinkan transaksi manager dan investor untuk tereksekusi secara otomatis.
  • Ukuran trading di setiap akun bisa diatur secara terpisah, sesuai dengan kondisi ideal trader.
  • Terdapat rincian statistik dari setiap posisi trading dan trader memiliki kendali penuh atas transaksi di setiap akun yang terhubung ke MultiTerminal.

 

Sistem Alokasi Modal

Salah satu aspek yang menjadikan MT4 MultiTerminal sebagai platform account manager ideal adalah tersedianya sistem alokasi modal. Fasilitas ini ditambahkan untuk mengatur besar volume trading dari setiap akun. Dengan demikian, investor yang memiliki perhitungan risiko berbeda dengan manager tidak akan begitu saja ikut membuka trading dengan besar ukuran yang sama. Dalam hal ini, MT4 MultiTerminal memberikan 5 tipe alokasi modal, yaitu:

Sistem Alokasi Modal MT4 MultiTerminal

1. Predefined Volume (Volume yang ditentukan)

Opsi ini memperkenankan seorang manager untuk menentukan volume trading dari masing-masing akun secara manual. Jadi caranya, manager hanya perlu klik double di kolom "Volume", lalu mengisikan jumlah lot yang dikehendakinya. Lot tersebut akan diberlakukan saat manager menempatkan order.

 

2. Total Volume for Each Order (Total volume untuk setiap order)

Fitur ini secara otomatis menetapkan total volume yang digunakan untuk menetapkan setiap order. Sistemnya mirip seperti model investasi forex LAMM (Lot Alocation Management Module).

 

3. Equal Parts (Bagi rata)

Di sini, jumlah volume dialokasikan ke setiap order dengan pembagian yang sama rata.

 

4. On Equity Ratio (Berdasarkan rasio ekuitas)

Alokasi volume di setiap order ditentukan berdasarkan rasio total ekuitas masing-masing akun.

 

5. On Free Margin Ratio (Berdasarkan rasio margin bebas atau availabel margin)

Serupa tapi tak sama dengan model ke-4, sistem alokasi modal ini menentukan volume berdasarkan free margin tiap-tiap akun.

 

Dimana Bisa Mendapatkan MT4 MultiTerminal?

MT4 MultiTerminal biasanya ditawarkan di broker-broker yang juga menyuguhkan MetaTrader 4 sebagai platform trading utama. Namun demikian, tidak semua broker forex tersebut menyediakan akses ke MT4 MultiTerminal. Untuk memastikan layanan broker akan platform trading ini, Anda bisa cek di situs utama suatu broker forex dan lihat di menu "Platform".

 

Apakah MT4 MultiTerminal Mempunyai Kekurangan?

Meskipun memiliki banyak kelebihan, MT4 MultiTerminal tetaplah dibebani beberapa kelemahan. Dua kekurangan yang paling menonjol adalah tidak tersedianya chart harga dan tool analisa, serta konsepnya yang tidak mendukung pengelolaan akun-akun dari broker berbeda.

Kelemahan pertama disebabkan oleh fungsi MT4 MultiTerminal sebagai Multi-Account Manager yang hanya mengelola posisi trading dari beberapa akun secara simultan dan efisien. Jadi karena dimaksimalkan untuk hal itu, MetaQuotes hanya menampilkan quote harga dan mengesampingkan fitur-fitur pendukung analisa trading.

Kekurangan MT4 MultiTerminal

Sementara itu, kekurangan kedua dikarenakan oleh cara akses MT4 Multiterminal yang hanya bisa dilakukan dari broker forex tertentu. Jadi dalam hal ini, Anda perlu memilih broker yang menyediakan MT4 MultiTerminal dulu untuk bisa mencobanya.

Keterbatasan di atas membuat MT4 MultiTerminal menjadi platform trading yang cuma bisa dimaksimalkan oleh para account manager. Pada gilirannya, kegunaan itu bisa menjadi alternatif menarik bagi broker forex yang ingin menyediakan layanan managed account bagi para tradernya, tanpa harus membangun program PAMM sendiri.

Kirim Komentar/Reply Baru

Reply Pembaca : 5    

Tiara
26 JAN 2021

Multiterminal bisa untuk semua instrumen atau forex aja?

Salsabila
26 JAN 2021

bisa untuk forex, CFD, saham

Kayla
26 JAN 2021

Gratis?

Queensha
26 JAN 2021

Gratis tinggal unduh di situsnya aja

Kenzo
26 JAN 2021

Bisa dipakai di android ga?

Kirim Komentar/Reply Baru

Forum

Jajang (21 Nov 2018)

 1 real Saudi berapa ribu uang Indonesia

Selengkapnya

Pola Candlestick
Three Outside Down
Indikasi : Bearish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 3 candlestick. Dua candlestick pertama adalah pola Bearish Engulfing, kemudian diikuti oleh pola candlestick ketiga yang mengkonfirmasi bearish reversal.
Pasang SL Tapi Kena Slippage, Kenapa?
Tanya om, kenapa kita pas masang SL trus harga gap(slippage) maka SL kita tereksekusi bisa lbh tinggi atau rendah (tidak sesuai order). Tapi klo pasang TP meskipun harga gap seberapapun TP selalu tereksekusi dgn baik. Ini kenapa ya?? Apa semacam permainan broker ato gmn??

Jika alasannya krna tidak tersedianya harga yg diminta saat terjadi gap lalu mengapa ini tidak berlaku untuk TP?? Bukankah ini bisa menguntungkan trader jika TP nya meleset lbh dari yang diharapkan krna adanya gap??

Sekian om.. mohon penjelasannya

Ihsan Pangapora 18 May 2016

Reply:

Basir (20 May 2016 04:22)

Untuk Ihsan Pangapora...

Baik TP maupun SL bisa terjadi gap akan tereksekusi. masalah meleset atau tidaknya itu tergantung dari market itu sendiri. karena saat disalah satu nilai TP dan SL terdapat harga ASK dan BID yang salah satunya terjadi ketidaan harga.

Thanks.

M Singgih (22 May 2016 13:26)

@ ihsan pangapora:
Bukan permainan broker Pak, semua broker yang menggunakan platform Metatrader memang begitu, baik broker yang bonafide maupun broker yang dianggap bandar. Jika kita order berdasarkan market price, maka ketika terjadi slippage kita akan mendapatkan requote, sedang untuk pending order yang bersifat stop kalau terjadi slippage (loncatan harga) pasti akan kena (terseret dan merugikan), tetapi pending order yang bersifat limit tidak terpengaruh slippage.
Order yang bersifat stop adalah pending order buy stop, sell stop dan stop loss (SL), sedang yang bersifat limit adalah pending order buy limit, sell limit dan target profit (TP).

Saya pernah tanyakan hal ini ke beberapa broker karena saya juga pernah mengalami beberapa kali terseret ketika terjadi slippage, jawabannya memang ketika slippage harga yang kita inginkan tidak tersedia sehingga tidak bisa stop pada harga tertentu yang tidak ada, tetapi limit adalah membatasi, dalam hal ini software-nya yang membatasi pada harga yang kita inginkan. Jika kita menggunakan limit order dan ternyata harga yang tersedia lebih buruk maka order tidak akan dieksekusi dan akan kembali ke waiting mode.
Jika Anda menggunakan EA (Expert Advisor) biasanya ada settingan untuk membatasi slippage.

Saya sendiri belum pernah mengalami ada pending order buy limit atau sell limit ketika terjadi slippage, tetapi kalau TP memang pasti tereksekusi dengan tepat meski ada slippage.

Linlindua 130
Calvia 1448
Calvia 1175