Apa Yang Terjadi Jika Saham ARA?


Anna 30 Mar 2021 1116Dibaca Normal 4 Menit

Saham ARA (Auto Rejection Atas) artinya pergerakan harga saham itu telah mencapai batas maksimum kenaikan hariannya.



Pernahkah kamu mendengar orang bergembira karena sahamnya ARA, tapi kamu malah bingung apa maksudnya? Semua trader dan investor perlu tahu apa yang terjadi jika saham ARA atau sebaliknya, jika saham mengalami ARB. Situasi ARA dan ARB berhubungan dengan mekanisme Auto Rejection yang berlaku di Bursa Efek Indonesia. Kita akan membahasnya dalam artikel ini, lengkap dengan ilustrasi contoh saham ARA.

Apa yang Terjadi Jika Saham ARA

 

Apa itu Auto Rejection Atas?

Auto Rejection adalah batas maksimum kenaikan harga saham atau penurunan harga saham dalam satu hari perdagangan di bursa efek Indonesia. Apabila harga saham sudah naik atau turun hingga mencapai batas yang telah ditentukan, sistem BEI akan menolak order jual maupun beli yang masuk karena perdagangan saham tersebut dihentikan untuk sementara waktu.

Ada dua jenis Auto Rejection, yakni Auto Rejection Atas (ARA) dan Auto Rejection Bawah (ARB). Jika saham ARA, artinya pergerakan harga saham itu telah mencapai batas maksimum kenaikan hariannya. Sedangkan jika saham ARB, artinya pergerakan saham itu telah mencapai batas maksimum penurunan hariannya.

Batasan maksimum untuk ARA dan ARB berbeda-beda untuk setiap golongan harga. Tepatnya:

  1. Untuk kelompok harga saham Rp50-Rp200 per lembar, batas ARA di atas 35%. Batas ARB akan tercapai ketika harga saham merosot sampai 7 persen atau telah mencapai batas Rp50.
  2. Untuk kelompok harga saham Rp200-Rp5000 per lembar, batas ARA di atas 25% sedangkan batas ARB sampai dengan 7 persen.
  3. Untuk kelompok saham berharga lebih dari Rp5000 per lembar, batas ARA di atas 20% sedangkan batas ARB sampai dengan 7 persen.

Harga saham yang dijadikan acuan untuk ARA dan ARB merupakan harga saham pada penutupan perdagangan bursa di hari sebelumnya. Baca juga: Apa itu ARA dan ARB di Bursa Efek Indonesia?

 

Contoh Saham ARA

Ambil contoh misalnya saham ABC ditutup pada harga Rp2500 pada hari Rabu kemarin. Maka batas ARA untuk saham tersebut pada hari perdagangan berikutnya adalah Rp2500 + (Rp2500x25%) = Rp2500 + Rp625 = Rp3125. Saham ABC akan ARA jika naik sampai Rp3125 pada hari Kamis. Selama saham ABC tidak mencapai Rp3125 dalam sehari, saham itu tidak akan ARA.

Contoh Saham ARA

Setelah saham ARA, bursa akan menolak semua order yang sudah masuk maupun yang akan datang. Alhasil barisan offer (jual) pada order book saham tersebut akan kosong, meskipun masih banyak yang mengantri pada barisan bid (beli). Kalau kamu berupaya membuka order baru pada saham itu, sistem juga pasti akan menolaknya dengan menampilkan pemberitahuan khusus.



Jadi, apa yang terjadi saat saham ARA? Jawaban singkatnya adalah ordermu pada saham tersebut akan tertolak oleh sistem. Sepanjang sisa hari itu, kamu tidak akan bisa membeli maupun menjual saham tersebut.

Kamu baru bisa mulai membeli dan menjual saham itu lagi pada hari perdagangan berikutnya. Meski demikian, sebaiknya kamu mempertimbangkan baik-baik sebab mengapa saham ARA sebelum membelinya pada harga tinggi. Beli saham sebelum ARA ala para ARA Hunter itu sah-sah saja, tetapi beli saham setelah ARA mungkin justru berbahaya.

Saham ARA Berbahaya?

Saham ARA terjadi karena minat beli pasar yang sangat tinggi pada suatu saham. Peningkatan minat beli pasar tersebut mungkin terpacu oleh suatu pengumuman baru dari pemerintah, keterbukaan informasi tentang rencana aksi korporasi perusahaan, rumor, maupun manipulasi bandar. Dengan kata lain, saham ARA bisa terjadi lantaran katalis fundamental yang valid ataupun tidak valid.

Selain itu, pembelian saham yang baru saja ARA tidak direkomendasikan bagi investor yang berorientasi jangka panjang. Lebih baik kamu menunggu harga saham terkoreksi dulu untuk membelinya pada tingkat harga yang lebih murah, daripada "mengejar kereta yang sudah berangkat". Ingat, jangan sampai FOMO (Fear of Missing Out).

Forum

Bilqis (11 May 2021)

Apakah saham dengan reksadana saham memiliki cara kerja yang sama? Dan juga ada istilah trading saham, kalau di reksadana saham apakah juga ada trading reksadana saham?

Selengkapnya...


Ketika mendapat profit, kita jadi lebih berhati-hati. Sedangkan ketika mengalami kerugian, kita justru mulai mengambil risiko lebih banyak dan rugi lebih banyak lagi.... Jadi, trader perlu memutuskan apakah mereka bisa menanggung risiko dan apakah mereka bisa mengambil keputusan dengan cepat sebelum trading.

Paul Rotter

Orang yang tradingnya maksa seringkali berujung pada kegagalan. Disyukuri saja profit yang sudah didapat hari itu. Jangan kemaruk.

Desmond Wira

Saya tak banyak melihat korelasi antara trading yang bagus dan kecerdasan. Beberapa trader terkemuka cukup cerdas, tetapi beberapa diantaranya tidak.

William Eckhardt

Tekunilah proses dari setiap proses, kerjakan, rencanakan, investasikan waktu Anda dengan bijak, jadilah produktif, dan jangan buang-buang waktu.

Chris Lori

Saya hanya kaya karena saya tahu kapan saya salah. Pada dasarnya saya bisa bertahan dengan mengakui kesalahan-kesalahan saya.

George Soros

Pada dasarnya, forex dan saham tidak jauh berbeda. Yang membedakan adalah risikonya.

Ellen May

Masuklah pasar hanya saat pasar trending; jika bullish Anda harus buy, jika bearish masuk posisi sell. Cuma cara itu yang bisa menghasilkan keuntungan sebenarnya.

Jesse Livermore

Trading bukanlah hanya soal melindungi modal dari kerugian, melainkan juga melindungi diri dari diri sendiri.

Kim Krompass

Saya akan selalu mengurangi posisi ketika loss. Dengan begitu, saya hanya akan memiliki posisi kecil saat trading berakhir buruk.

Paul Tudor Jones

Trader yang benar-benar (ingin) sukses haruslah berkomitmen untuk mendalami dunia trading, dan menganggap uang sebagai bonus sampingan.

Bill Lipschutz

Tak ada satupun aturan trading yang bisa 100% profit sepanjang waktu.

Jesse Livermore

Untuk pemula disarankan lebih baik trading saham dahulu, kalau sudah profit konsisten baru mencoba forex, emas, atau lainnya. Kalau dari awal sudah nekat trading forex, emas, apalagi indeks tanpa bekal ilmu yang cukup, boleh jadi sebentar saja uangnya langsung amblas,

Desmond Wira

Dalam berinvestasi Anda harus tahu betul apa-apa yang tidak Anda ketahui, dan berpeganglah hanya pada apa yang Anda ketahui.

Warren Buffett

Saya tahu kemana saya akan keluar bahkan sebelum saya masuk (pasar).

Bruce Kovner

Untuk menjadi sukses, trading-lah seperti Anda memulai usaha, jangan perlakukan trading sebagai hobi atau pekerjaan rutin. Kalau cuma hobi, tak ada komitmen belajar, dan akhirnya Anda cuma buang-buang uang. Sedangkan kalau diperlakukan sebagai pekerjaan, trading bisa membuat Anda frustasi karena di sini tidak ada gaji bulanan.

Jean Folger

Yang penting bukan masalah benar atau salah, tapi seberapa besar profit Anda ketika benar, dan seberapa banyak loss Anda ketika salah.

George Soros

Saat Anda mengalami kerugian beruntun, segala keraguan dan ketidakpastian akan menyeruak dan membuat Anda sangat ragu untuk menarik pelatuk (entry). Rasanya tak ada satupun yang berjalan dengan benar. Itu adalah sesuatu yang harus Anda kontrol.

Bill Lipschutz

Anda bisa memperkirakan apa yang terjadi. Tapi bila Anda tidak punya parameter trading, maka sebaiknya jangan masuk hanya karena peluangnya terlihat oke, atau karena seseorang mengatakannya.

Carolyn Boroden

Ketika Anda benar-benar percaya bahwa trading hanyalah sebuah permainan probabilitas yang sederhana, konsep seperti benar dan salah atau menang dan kalah tidak lagi memiliki makna yang sama.

Michael Covel

Trader cerdas akan selalu paham dan mengikuti latar fundamental dari instrumen tradingnya, namun untuk mengenali level entry dan exit, ia akan menggunakan analisa teknikal

Kathy Lien

Saya selalu percaya bahwa passion yang diikuti kerja keras dan doa akan membuahkan hasil yang baik di segala bidang, termasuk forex.

Buge Satrio

Charting itu agak mirip dengan berselancar. Anda tak perlu banyak tahu tentang fisik gelombang untuk menangkap sebuah ombak yang bagus. Anda hanya perlu mampu merasakannya ketika (ombak) itu terjadi dan memiliki keberanian untuk beraksi di saat yang tepat.

Ed Seykota

Memilih time frame rendah untuk kemudian mengolah cara trading jangka pendek bukanlah tindakan memalukan apalagi sebuah dosa.

Barbara Rockefeller

Cara membangun return jangka panjang adalah dengan melindungi modal dan memaksimalkan profit.

Stanley Druckenmiller

Kehancuran emosional hampir sama buruknya dengan kehancuran finansial.

Kim Krompass
Kirim Komentar/Reply Baru
Cara Membaca Stochastic Saham Untuk Pemula
Cara Membaca Stochastic Saham Untuk Pemula
Linlindua   30 Mar 2021   780  
Apa itu ARA Hunter?
Apa itu ARA Hunter?
Linlindua   28 Feb 2021   838  
Kiat Sukses Day Trading Saham Untuk Pemula
Kiat Sukses Day Trading Saham Untuk Pemula
Nandini   11 Dec 2020   1024  
Panduan Memilih Sekuritas Untuk Pemula
Panduan Memilih Sekuritas Untuk Pemula
Jujun Kurniawan   14 Aug 2020   890  
Trik Jitu Membeli Saham Yang Baru Melantai
Trik Jitu Membeli Saham Yang Baru Melantai
Jujun Kurniawan   13 Jan 2020   1426  
9 Buku Rekomendasi Untuk Investor Pemula
9 Buku Rekomendasi Untuk Investor Pemula
Jujun Kurniawan   6 Nov 2019   2399  
Kenapa Short Selling Saham Dibatasi Di Indonesia?
Kenapa Short Selling Saham Dibatasi Di Indonesia?
Jujun Kurniawan   29 Oct 2019   2880  
5 Chart Gratis Terbaik Untuk Analisa Saham
5 Chart Gratis Terbaik Untuk Analisa Saham
Jujun Kurniawan   28 Oct 2019   43520  
Kupas Tuntas Strategi CANSLIM
Kupas Tuntas Strategi CANSLIM
Jujun Kurniawan   22 Oct 2019   1265