Apakah Kita Trading Melawan Bank Besar?


Kurniawan 20 Feb 2019 1053
Kirim Pertanyaan Baru

Apakah kita trader kecil dengan modal ratusan dolar saat ini bertrading melawan bank-bank besar dengan modal jutaan dolar?

Kirim Komentar/Reply Baru

Reply Pembaca : 1    

M Singgih
21 FEB 2019

@ Kurniawan:

Kalau Anda tidak tahu posisi yang dibuka oleh bank-bank besar tsb, tidak bisa dikatakan Anda melawan. Dikatakan melawan kalau misalnya bank-bank besar tsb membuka posisi buy dan Anda sebagai trader kecil membuka posisi sell.

Setahu kami, selama ini tidak ada yang tahu pasti besarnya lot yang dibuka oleh pemain-pemain besar seperti bank-bank besar dan institusi keuangan atau perusahaan hedge fund kelas kakap, karena untuk pasar forex dan futures tidak ada bursanya seperti halnya pasar saham. Kalau trader tahu dengan pasti posisi yang dibuka oleh pemain-pemain besar, maka tinggal ngikut saja, kemungkinan besar akan profit.

Jadi kesimpulannya belum tentu Anda melawan, kecuali kalau posisi Anda berlawanan. Sedangkan kita tidak tahu pasti apa posisi mereka. Mungkin kita tahu dari salah satu broker besar, tetapi kita tidak akan tahu pasti semua broker-broker besar yang meng-handle order bank-bank besar ataupun institusi keuangan di seluruh dunia.

Disamping itu, beberapa bank besar juga ada yang menawarkan layanan trading forex secara ritel. Jadi, apabila mereka trading melawan pemain-pemain kecil, maka hal itu juga akan merugikan kliennya dan membuat bisnis mereka jadi kurang diminati.

Selain itu, ada beberapa cara mudah mengetahui aksi yang dilakukan smart money (bank-bank besar dan institusi keuangan lainnya) melalui pengamatan harga di chart. Salah satunya adalah dengan memahami teori Accumulation, Manipulation, dan Distribution. Prinsip tersebut cukup dikenal di kalangan trader ritel sebagai strategi trading bank yang tercermin dalam pergerakan harga.

Khalid 50 5 Balasan

Apakah day trader membutuhkan beberapa hari agar posisi terkena TP...kan satu candle mewakili 1 hari ka ya pak?

M Singgih 08 Aug 2021 20:49

@ Khalid:

Bisa beberapa hari, bisa dalam sehari, bisa beberapa jam atau bisa juga beberapa menit, tergantung dari tinggi rendahnya volatilitas harga, dan level target profit (TP) yang Anda tentukan. Jika volatilitas harga sedang sangat tinggi, maka TP akan cepat kena.

- ….. kan satu candle mewakili 1 hari ka ya pak?
Satu candle pada time frame daily adalah representasi dari pergerakan harga selama sehari.

 

Khalid 10 Aug 2021 16:20

Jadi kalo mau trading harian lebih disarankan di pair yang memiliki volatilitas tinggi ya pak? Agar TPnya cepat kena..

M Singgih 12 Aug 2021 02:09

@ Khalid:

Tidak. Jika ingin entry, amati arah trend. Kalau sedang uptrend Anda bisa open buy, dan sebaliknya jika sedang downtrend Anda bisa open sell. Mengenai lamanya waktu TP akan tercapai, tidak bisa dipastikan.

 

Danur 26 Aug 2021 16:43

kalau untuk mengukur volatilitasnya gimana ya pak?

M Singgih 29 Aug 2021 13:35

@ Danur:

Saya kurang tahu indikator khusus untuk mengukur volatilitas. Biasanya trader mengamati range atau jarak antara level high dan level low. Jika range cukup tinggi maka bisa dianggap volatilitasnya cukup tinggi.

 

Advertisement
Ridwan 596 11 Balasan

Apakah dengan menggeser-geser stop loss, bisa memaksimalkan profit trading? Misalnya seperti ini:



Misalkan stop loss saya geser ke area take profit, dan take profitnya saya naikkan lagi. Menurut master, apakah strategi demikian efektif untuk menaikkan jumlah profit?

Terima kasih

M Singgih 24 Jan 2021 16:54

@ Ridwan:

Cara yang Anda gunakan tsb sama dengan menggunakan trailing stop, tetapi diterapkan secara manual. Bedanya dengan trailing stop yang otomatis adalah dengan cara manual Anda bisa leluasa menggeser stop loss (SL) sesuai dengan besarnya pip yang Anda inginkan, sedangkan jika menggunakan trailing stop maka besarnya pip yang digeser sesuai dengan setting trailing pip.


Menerapkan trailing stop, baik yang otomatis maupun yang manual memang digunakan untuk memaksimalkan profit, tetapi yang harus Anda ketahui adalah:
1. Pergerakan harga saat itu harus sedang trending, karena kalau sedang tidak trending maka stop loss bisa kena.
2. Anda tidak harus memasang target profit (TP), karena jika pergerakan harga sedang trending dengan kuat, maka profit tidak perlu dibatasi. Seperti halnya pada trailing stop otomatis, tidak diharuskan memasang TP karena potensi profit bisa tidak terbatas.

Ridwan 25 Jan 2021 15:56

kalau tanpa pasang TP beararti exit tradingnya secara manual atau nunggu kena SL yang digeser tadi pak?

M Singgih 26 Jan 2021 15:43

@ Ridwan:

Kalau Anda selalu memonitor pergerakan harga, maka TP bisa ditentukan secara manual, yaitu clse harga sesuai yang diinginkan. Tetapi jika tidak selalu memonitor pergerakan harga, maka tidak perlu diset TP, selama pergerakan harga masih trending dengan kuat karena kita tidak tahu kapan harga akan berhenti trending. Jika Anda tentukan TP ketika pergerakan harga masih trending dengan kuat, berarti Anda membatasi profit, sehingga profitnya tidak maksimal.

 

Ridwan 26 Jan 2021 16:10

Nah itu pak, untuk mengetahui trend akan berakhir atau tidak itu pakai indikator apa?

Maaf banyak bertanya pak..hehe

Mansyur 27 Jan 2021 16:44

"1. Pergerakan harga saat itu harus sedang trending..."

"Trending" maksud bapak ini uptrend atau downtrend ya pak? 

Kalau untuk di kripto ini kurang cocok kah pak? Kan harganya cepat naik dan cepat turun. 

Kebetulan lagi trading di BTC, dan nemu tema ini...menarik juga..

M Singgih 28 Jan 2021 14:46

@ Mansyur:

- "Trending" maksud bapak ini uptrend atau downtrend ya pak?

Kalau pada contoh chart di atas pada pertanyaan ini, tentunya kalau harga terus bergerak bearish atau downtrend.

- … Kalau untuk di kripto ini kurang cocok kah pak? Kan harganya cepat naik dan cepat turun.

Teknik trailing stop berlaku umum, termasuk pada pair mata uang kripto, asalkan pergerakan arah trend masih kuat. Untuk mengetahui apakah trend masih kuat atau tidak bisa diamati dari indikator ADX. Jika ADX berada di atas level 20, diasumsikan trend masih kuat dan kemungkinan besar akan terjadi penerusan arah trend. Baca Juga:3 Teknik Paling Ampuh Untuk Mengukur Kekuatan Trend

Mansyur 28 Jan 2021 17:23

Indikator ADX biasanya dipasangkan dengan indikator apa pak sebagai konfirmatornya?

M Singgih 29 Jan 2021 16:54

@ Mansyur:

Indikator ADX sendiri adalah sebagai konfirmator apakah trend sedang kuat atau tidak. Memang indikator ini cenderung lagging atau lambat dalam merespon pergerakan harga, karena dibuat berdasarkan perhitungan matematis, sehingga harga bergerak duluan baru hasil perhitungan muncul. Tetapi untuk melihat apakah trend sedang kuat atau sudah mulai melemah, indikator ini masih bisa diandalkan.

Kalau ingin dikombinasikan dengan indikator trend yang lain, bisa dengan indikator parabolic SAR, Bollinger Bands atau MACD.

M Singgih 27 Jan 2021 15:33

@ Ridwan:

Untuk mengetahui kemungkinan terjadi koreksi atau reversal bisa diamati dari price action yang terbentuk, yang dikonfirmasi oleh indikator teknikal. Price action yang mengisyaratkan reversal bearish misalnya bearish pin bar, doji, shooting star atau evening star, sementara yang mengisyaratkan reversal bullish misalnya bullish pin bar, hammer, atau morning star.

Untuk mengetahui apakah trend masih kuat atau sudah mulai melemah, bisa diamati dari indikator ADX. Jika ADX masih di atas level 20, diasumsikan trend masih kuat.

Francois 09 Feb 2021 17:12

Apakah Indikator ADX ini dikombinasikan dengan 3 garis Moving Average bisa cocok pak? Maksud saya bisa menangkap sinyal dengan baik?

M Singgih 10 Feb 2021 16:43

@ Francois:

Bisa saja. Dalam hal ini ADX sebagai konfirmator. Misal jika ketiga kurva indikator moving average tsb menunjukkan sinyal buy, tetapi ADX tidak konfirm, maka sebaiknya dipertimbangkan lagi karena kekuatan trend tidak mendukung.

 

Rinto 434 7 Balasan

Halo pak, apakah candle merah yang paling belakang (kanan), sudah bisa dibilang sebagai tanda reversal valid? Terima kasih

M Singgih 19 Jan 2021 21:15

@ Rinto:

Dari bentukan price action, candle tersebut tidak menunjukkan sinyal pergerakan reversal. Untuk single candle, isyarat reversal untuk uptrend adalah pin bar, doji atau shooting star.

Mengenai validitasnya, harus dikonfirmasi dengan penunjukan indikator teknikal, terutama indikator trend (moving average, MACD, ADX, parabolic SAR, Bollinger Bands), atau penunjukan divergensi dari indikator oscillator (RSI atau stochastic).

 

Rinto 20 Jan 2021 14:16

Untuk candle pin bar, doji atau shooting starnya itu berapa biji pak? Baru bisa ddiartikan sebagai tanda reversal?

Iya pak, saya menggunakan indikator MACD.

M Singgih 21 Jan 2021 13:27

@ Rinto:

Seperti disebutkan di atas, pin bar, doji atau shooting star adalah single candle. Single candle artinya banyaknya candle hanya satu.

Untuk keterangan silahkan baca:
Kupas Tuntas Strategi Trading Reversal Dengan Pin Bar
Formasi Doji Candlestick: Pengertian Dan Cara Menggunakan Dalam Trading
Pola Candlestick Shooting Star, Cara Ampuh Penanda Reversal

Agar valid, price action tsb (pin bar, doji atau shooting star) harus dikonfirmasi dengan indikator teknikal. Indikator MACD adalah salah satunya untuk konfirmasi.

 

Mulyono 02 Feb 2021 13:57

Halo pak Singgih, 

Kalau seperti ini, apa bisa dibilang sudah reversal kah pak?

M Singgih 03 Feb 2021 16:13

@ Mulyono:

Belum reversal. Trend pergerakan harga diasumsikan akan terjadi reversal jika menembus level 50% Fibonacci retracement. Saat ini masih di sekitar level 23.6% Fibo retracement, belum menembus level 50%, jadi masih koreksi (retrace).

 

Haikal Alwi 11 Feb 2021 16:15

Halo pak, tanda candle doji atau pin bar, kapan biasanya akan muncul pada trend apa? Bagaimana tandanya candle tersebut akan muncul? Makasih

M Singgih 15 Feb 2021 02:51

@ Haikal Alwi:

Doji dan pin bar bisa terjadi pada pergerakan harga yang sedang uptrend maupun yang sedang downtrend. Kedua formasi candle tsb mengisyaratkan pergerakan reversal.

- Bagaimana tandanya candle tersebut akan muncul?

Tidak ada tandanya. Justru doji dan pin bar itu merupakan tanda akan terjadinya pergerakan reversal. Setelah muncul candlenya baru tahu apakah itu doji atau pin bar.

 

Fadil 156 1 Balasan

Saya ingin mengetahui, penyebab kegagalan pivot saat morning star, selain dari analisis fundamental dan teknikal. Mohon Penjelasannya...

Terimakasih 🙏🏽

Salam Profit

M Singgih 04 Jan 2021 23:03

@ Fadil:

Maaf, mungkin bisa diperjelas lagi pertanyaan Anda, atau diberikan contohnya.
Morning star adalah salah satu pola candlestick yang mengisyaratkan (memberikan sinyal) pergerakan bullish. Sinyal tersebut akan valid jika terkonfirmasi oleh penunjukan indikator trend misalnya moving average, MACD, parabolic SAR atau ADX.

Pivot point adalah salah satu tools untuk memperkirakan kemungkinan arah pergerakan harga saat ini berdasarkan periode waktu tertentu yang telah lewat, misal pivot daily, pivot hourly dsb. Dari pivot point juga bisa diketahui level-level support dan resistance.

Jika muncul pola morning star yang terkonfirmasi (valid), maka asumsi kita kemungkinan pergerakan harga akan bullish meskipun pada saat itu pivot point menunjukkan kemungkinan yang berlawanan (bearish). Sinyal dari candlestick menunjukkan sentimen pasar saat itu, dan lebih bersifat leading.

 

Yudhayana 170 3 Balasan

Apakah menjual strategi trading buatan kita sendiri diperbolehkan oleh broker?

M Singgih 14 Dec 2020 12:48

@ Yudhayana:

Setahu saya broker tidak melarang trader menjual program (EA) yang berisi sistem trading ataupun strategi trading.

 

Agus 14 Dec 2020 15:45

Mungkin yang dimaksud itu risikonya untuk tradernya pak setelah menjual sistem trading. Saya juga kepikiran seperti itu, misalnya sudah punya strategi ya ciamik, nah dibuatin ebooknya..terus dijual di forum, atau komunitas..

Apakah yang saya lakukan ini berpotensi melanggar hukum? Kan forex di Indo kek dipandang negatif gitu. makasih

M Singgih 14 Dec 2020 21:01

@ Agus:

Menurut kami tidak melanggar hukum selama tidak melakukan penipuan, atau ebook yang Anda jual bukan merupakan contekan. Di komunitas trading setahu kami banyak yang menjual EA, indikator dan juga jasa pembuatan EA.
Mungkin ada yang menganggap trading forex negatif, tetapi banyak broker lokal (yang dianggap legal) yang juga banyak tradernya. Mereka juga ada yang butuh EA, indikator atau mungkin juga buku pengetahuan tentang trading.

 

Pola Candlestick
Bullish Doji Star
Bullish Doji Star
Indikasi : Bullish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 3 candlestick. Pola pertama adalah candlestick bearish panjang, diikuti candlestick kedua berupa doji yang membentuk gap turun dan tidak memiliki body (harga dibuka dan ditutup di level yang nyaris sama). Candlestick ketiga mengkonfirmasi pembalikan dengan membentuk bullish panjang dan gap naik dari doji.
Adrian Soerjo 295 5 Balasan

Gan, saya kan baru belajar forex. Katanya kalo pemula itu ga boleh buka posisi banyak-banyak ya? Lalu berapa idealnya posisi yang dibuka perharinya pak? 

M Singgih 22 Nov 2020 03:44

@ Adrian Soerjo: 

Tidak ada ketentuan dalam jumlah posisi yang dibuka, selama dana untuk mengcover margin mencukupi. Meski demikian biasanya tergantung dari type trading Anda, apakah scalper, day trader, atau jangka menengah panjang. Scalper dan day trader biasanya membuka posisi lebih banyak dari pada swing trader (jangka menengah panjang). 

Abu Rizal 24 Nov 2020 11:48

Saya minta saran dari master trader di sini, dengan modal $100 sebaiknya memilih leverage berapa? dan ketika buka posisi trading berapa lot yang ideal? Serta perhari maksimal berapa kali open posisi yang disarankan?

Semoga direspon...

M Singgih 27 Nov 2020 01:09

@ Abu Rizal:

Dalam hal ini Anda harus menentukan ketahanan modal disesuaikan dengan besarnya pip yang Anda inginkan. Ketahanan modal artinya kemampuan dana Anda untuk menahan semua posisi terbuka yang mengalami kerugian (floating loss) sebelum Anda terkena margin call. Tujuan Anda mengetahui ketahanan modal adalah untuk menentukan besarnya resiko sesuai dengan modal.

Diasumsikan Anda ingin merisikokan semua dana Anda pada satu posisi. Dengan USD 100, kami sarankan Anda trading di akun micro dengan minimal 0.01 lot. Untuk 1 micro lot (0.01 lot) pada pair XXX/USD (EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD, NZD/USD), nilai per pip-nya adalah USD 0.1. Dengan demikian ketahanan modal Anda adalah sekitar: (USD 100) / (USD 0.1) = 1000 pip. Ketahanan 1000 pip untuk pair XXX/USD adalah reasonable.

Jika Anda menentukan besarnya risiko per posisi yang Anda buka, maka besarnya lot bisa dihitung dengan cara position sizing.

Untuk keterangan lebih lanjut seputar Money Management, silahkan baca:
Cara Bermain Forex Aman Dengan Money Management


- … Serta perhari maksimal berapa kali open posisi yang disarankan?

Untuk jumlah posisi yang dibuka, seperti penjelasan di atas, jika lebih dari satu posisi sebaiknya Anda menentukan besarnya risiko per posisi dengan cara position sizing. Intinya Anda harus menentukan Stop Loss (SL) dan Target Profit (TP) agar tidak terkena Margin Call (MC) ataupun Stop-Out (SO). Untuk lebih dari satu posisi, kami sarankan tetap sekitar 0.01 lot, tetapi dengan menentukan risiko (SL) per posisi yang dibuka.

Abu Rizal 02 Dec 2020 11:01

Baik, saya akan mencoba beralih ke broker yang menyediakan lot micro..

Untuk SL...jarak meletakkan SL paling idealnya itu berapa pip pak kalo untuk modal segitu? Maaf saya masih awam banget dan masih beberapa minggu pakai akun ril. Terima kasih

M Singgih 03 Dec 2020 04:05

@ Abu Rizal:

SL dan TP biasanya ditentukan berdasarkan level support atau resistance terdekat (dalam satuan pip). Dengan demikian jarak antara level entry dan level support atau resistance tsb adalah besarnya SL dalam satuan pip.

Sebelum menentukan SL dalam pip, tentukan besarnya risiko dalam satuan uang, misal 2% atau 3% dari modal Anda. Setelah itu dikonversikan dalam pip dan tentukan besarnya lot atau volume trading yang akan Anda gunakan.

Ucok99 1439 4 Balasan
Dear Mentor Forex

saya newbie dalam forex baru 1 bulan terakhir ini belajar dari situs seputar forex. saya ingin bertanya dan minta saran dari para mentor adalah sebagai berikut.
jika modal 100$, live trading di akun standart, menggunakan EA dengan sistem Martingale.

pertanyaan saya :
1. berapakah market yang ideal bisa saya jalankan secara bersamaan?

2. Jenis Pair apa yang cocok dengan sistem di atas?

3. Leverage berapa yang layak di pake utk disesuikan dengan modal di atas?

4. Timeframe berapa yang bisa di pake, agar ketahanan modal tidak terlalu dini MC?

mohon maaf jika ada pertanyaan saya yang kurang sesuai dengan kondisi modal di atas.
Terimakasih atas saran dan pentunjuknya dari para mentor semua.. Salam Sukses

M Singgih 27 May 2020 15:12

@ Ucok99:

Modal USD 100, trading dengan akun standard. Jadi minimal trade adalah 1 lot.
Diasumsikan Anda trading pada pair XXX/USD (EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD, NZD/USD), dan menggunakan leverage besar yaitu 1:500, atau 0.2% dari nilai kontrak (USD 100,000).

Misal Anda buy atau sell 1 lot EUR/USD pada harga 1.0950, maka margin yang dibutuhkan =  (USD 100,000)  x 1 x 0.2% x 1.0950 = USD 219.

Dengan demikian untuk keperluan margin dengan lot yang minimal saja modal tidak mencukupi.
Jadi dalam hal ini untuk trading dengan akun standard Anda harus menambah modal.
Atau Anda bisa trading dengan modal tsb pada akun micro dengan minimal 0.01 lot.

Komar Syawaluddin 30 May 2020 15:52

@UCOK99
alasan Bapak pakai EA apa? apakah EA itu sudah di backtest sampai 10 tahun kebelakang? Bapak tau sistem m singgihgale adalah cara trading paling buruk yg pernah ada. Seorang trader harus trading seperti seorang sniper bukan machine gunner. Robot EA dengan sistem m singgihgale akan hancur ketika harga bergerak satu arah contohnya uptrend atau downtrend ketika rilis berita fundamental. contoh Robot EA dengan sistem m singgihgale seperti robot EA yg ditawarkan di banyak stasiun TV pria gendut dengan wajah tertawa palsu, coba buka youtube robot EA itu baca satu persatu komentarnya saat itulah Bapak sadar robot EA yg begitu dipromosikan di tv tapi dikenyataannya MC massal.

Bapak baru belajar 1 bulan? sudahkah pakai akun demo? pakai akun demo sampai profit konsisten, jangan gunakan akun riil sampai akun demo mampu profit konsisten minimal selama 3 bulan. bisnis ini bukan ajang coba-coba,banyak yg miskin melarat gara-gara modal nasib tebak-tebakan. trading forex ini ada ilmunya pelajari dulu yg benar, kuasai teknikal, fundamental dan baca arah trend. Umpasa ( Pepatah Batak)

PIDONG HARIJO, PIDONG HARANGAN SITAPI TAPI PIDONG TOBA,
NAGOGO MANGULA DO BUTONG MANGAN, NAJUGUL MARGURU DO DAPOTAN PODA.

Artinya. Orang yang gigih bekerja adalah mendapat mudah Rejeki dan orang ang gigih belajar akan mendapat ilmu lebih.
Seorang trader seperti pilot,butuh jam terbang yg tinggi (kopilot), sebelum akhirnya terbangkan pesawat sendiri. mengamati chart 12-18 jam sehari lakukan itu selama 3 bulan pakai akun demo belajar teknikal fundamental ikuti arah trend, mau sukses butuh pengorbanan. Salam Profit.

Haikal 07 Oct 2020 16:35

Lalu modal paling minim bwt strategi martingale brp master? Sy kira bisa di kisaran puluhan Dolar aja, krna strategi ini jg dikenal bikin cpet rugi klo gk pinter2 nerapin...

M Singgih 08 Oct 2020 20:47

@ Haikal:

Tidak ada ketentuan berapa modal minimal. Semakin besar modal maka akan semakin lama bisa bertahan. Secara teori strategi martingale pada trading forex memang bisa profit, masalahnya kita tidak tahu kapan profitnya. Jika pada awalnya kita loss, maka untuk bisa profit akan tergantung dari kapan trend akan berbalik arah sesuai dengan yang kita harapkan. Kalau dalam waktu yang lama trend tidak berbalik arah sesuai posisi maka Anda bisa terkena margin call, berapapun modalnya.

Menurut para trader yang berpengalaman, trading yang benar tidak dengan cara martingale, tetapi dengan setting money management yang proporsional yaitu pengendalian resiko dan penentuan  risk/reward ratio yang memadai, disamping tentu saja skill analisa fundamental dan teknikal. 

Cara martingale itu seperti gambling dan bukan cara trading yang lazim digunakan para trader profersional.

Panji 536 3 Balasan

Halo teman teman. Saya mau tanya tentang sistem trading.

Bagi teman yang sudah berpengalaman dengan sistem tradingnya, apakah sistem trading yang dipakai bisa terus digunakan dalam jangka panjang dan terus menghasilkan profit? Apakah ada kemungkinan sebuah sistem trading yang sudah digunakan bertahun-tahun bisa berubah menjadi tidak menguntungkan lagi (kadaluarsa)?

Terima Kasih.

M Singgih 08 Aug 2019 13:22

@ Panji:

- …. apakahsistem trading yang dipakai bisa terus digunakan dalam jangka panjang dan terus menghasilkan profit?

Tidak bisa Pak. Persentase profit dari sebuah sistem trading bisa meleset atau berubah dari hasil backtest kita kalau karakteristik pergerakan harga berubah.

Kapan karakteristik pergerakan harga bisa berubah, tidak ada yang bisa memperkirakan. Jika dalam suatu periode waktu tertentu sistem trading yang kita gunakan meleset, segera benahi parameter-parameternya, money management-nya, atau ganti dengan sistem trading yang lain.

Sistem trading terdiri dari metode, strategi entry dan exit dan strategi money management, yang telah diuji coba (backtest) pada pair yang hendak Anda tradingkan.

- Apakah ada kemungkinan sebuah sistem trading yang sudah digunakan bertahun-tahun bisa berubah menjadi tidak menguntungkan lagi (kadaluarsa)?

Biasanya tidak bertahan sampai bertahun-tahun Pak. Sekali lagi, tergantung dari karakteristik pergerakan harga, ada yang sebulan berubah. Biasanya itu sangat dipengaruhi oleh faktor fundamental.

Lingga 14 Dec 2020 16:07

Pak, saya merasa ada yang aneh...strategi trading saya ketika trading di pair EUR/USD, GBP/USD, USD/JPY strategi sering berhasil. Tapi kalo main di EUR/GBP, GBP/JPY, JPY/CAD, XAU/USD, saya sering loss..mengapa bisa gitu ya pak....?

Masalahnya, terkadang dari pair EUR/USD, GBP/USD, USD/JPY itu tadi seharian gada sinyal..akhirnya tidak bisa trading. Minta solusinya dong pak...

M Singgih 15 Dec 2020 10:27

@ Lingga:
Strategi adalah bagian dari sistem trading. Sistem trading terdiri dari metode entry dan exit, strategi entry dan money management. Agar dalam jangka panjang hasil trading bisa profit, maka sistem trading harus profitable. Sistem trading yang profitable bukan berarti setiap trade mesti profit, tetapi hasil akumulasi dari sekian kali trade dalam periode waktu tertentu secara keseluruhan hasilnya masih profit.

Untuk itu Anda harus melakukan backtest (ditest pada kondisi pasar yang telah lewat) dan atau forward test (ditest pada kondisi pasar sekarang dalam akun demo), dan lihat persentase profitnya. Kalau persentase profit kurang dari 50% benahi lagi sistem tersebut.

Dari hasil test tersebut Anda akan mengetahui winning rate (W%) atau persentase profit dan losing rate (L%) atau persentase loss dari keseluruhan trade backtest tsb. Selain itu juga bisa diketahui besarnya profit rata-rata (Av W) dan besarnya loss rata-rata (Av L) (dalam satuan uang). Dari sini bisa dihitung angka harapan profit = (W% x Av W) - (L% x Av L).

Sebuah sistem trading tidak selalu berjalan pada semua pair dan semua time frame. Misal sebuah sistem trading bisa berjalan pada pair EUR/USD dan GBP/USD tf H4, tetapi tidak bisa berjalan pada pair GBP/JPY tf H4. Jika memang demikian, maka untuk GBP/JPY tf H4 harus dibuatkan sistem trading sendiri.

Mengenai sinyal trading, kalau memang tidak ada sinyal tidak harus dipaksakan untuk entry. Dalam hal ini Anda bisa mencoba untuk ganti time frame, karena mungkin saja pada time frame yang lebih tinggi atau lebih rendah ada sinyal.

Fregian 539 2 Balasan

Halo para master, saya masih pemula, dan sudah 2 th belajar forex, tetapi loss terus mungkin saya depositnya terlalu rendah kali ya? hanya 10$ , kira kira berapa dana yang dibutuhkan untuk bermain forex dan supaya bisa menahan floating bila saya memasang di 0.01 x 5 x entry ( saya pakai teknik martingale ).

Saya sekarang sedang menguji teknik gabungan yang saya pakai di akun demo, yang saya pakai fibonacci retracement, level support n resistance, dan martingale, TF 4H , dan tidak lupa saya menerapkan money management juga, dan cenderung saya lebih tertarik menjadi scalper, mohon saran dari para master , salam sukses.

M Singgih 30 Jun 2019 22:54

@ Fregian:

- …. sudah 2 th belajar forex, tetapi loss terus mungkin saya depositnya terlalu rendah kali ya?

Profit atau loss dalam trading forex tidak ditentukan oleh besar kecilnya dana untuk trading, tetapi ditentukan oleh sistem trading yang Anda gunakan.

Sistem trading terdiri dari metode, strategi entry dan exit dan strategi money management. Metode meliputi indikator teknikal yang digunakan, dan biasanya disesuaikan dengan type trading Anda, apakah ingin trading dalam jangka pendek (scalping atau trading harian), jangka menengah atau jangka panjang. Money management meliputi besarnya resiko per trade dan risk/reward ratio. Agar dalam jangka panjang bisa profitable sebaiknya risk/reward ratio lebih besar dari 1:1.

Sebelum digunakan, sistem harus dijui dengan backtest (ditest pada kondisi pasar yang telah lewat) dan forward test (ditest pada kondisi pasar sekarang dalam account demo), dan lihat persentase profitnya. Kalau persentase profit kurang dari 50% benahi lagi sistem tersebut.

- … supaya bisa menahan floating bila saya memasang di 0.01 x 5 x entry ( saya pakai teknik m singgihgale )

 

Ketahanan modal tergantung dari margin (leverage yang Anda gunakan), dan pair yang Anda tradingkan. Untuk contoh cara menghitung ketahanan modal, silahkan baca pada rubrik tanya jawab ini.

Sebagai catatan, dalam menggunakan teknik m singgihgale, modal yang diperlukan bisa relatif besar kalau salah posisi, karena kita tidak tahu pasti kapan pergerakan harga akan berbalik arah. Jadi risikonya cukup besar.

- …. yang saya pakai fibonacci retracement, level support n resistance,…

Fibonacci retracement sebenarnya juga menentukan level-level support dan resistance, kalau tidak bisa diamati dengan jelas mana support / resistance yang dominan. Kalau support dan resistance sudah jelas dari pengamatan, tidak harus dengan Fibo retracement, kecuali Anda ingin tahu batas-batas level koreksi yang sedang terjadi.

- ….. TF 4H , dan tidak lupa saya menerapkan money management juga, dan cenderung saya lebih tertarik menjadi scalper ….

Scalper biasanya tidak trading pada time frame H4, tetapi pada time frame H1 kebawah (M30, M15 atau M5), karena dalam scalping yang diharapkan adalah kecepatan pergerakan harga, untuk mendapatkan profit kecil (dalam pip) tetapi sering.

Fregian 09 Jul 2019 12:50

terjawab sudah, trimakasih banyak Master, ilmunya sangat bermanfaat bagi kami trader yang baru ingin memulai investasi. saya senang dengan jawaban yang di berikan master, sudah lengkap semua . trimakasih. semoga tuhan membalas kebaikan anda semua. :)

Juliana 855 1 Balasan

Mohon panduannya teknik hedging dan rahasia profit dalam melakukannya.

M Singgih 03 Apr 2019 22:35

@ Juliana:

Trading dengan hedging belum tentu profit, kalau salah buka bisa malah loss karena jarak hedgingnya semakin lebar. Pada dasarnya membuka hedging (locking) sama saja dengan membuka posisi baru, yang mana Anda harus bisa memperkirakan arah trend. Kalau meleset atau salah buka maka jarak kuncian akan bertambah lebar yang berarti kerugiannya akan tambah besar.

Hedging adalah cut loss yang belum direalisasikan atau cut loss yang ditunda.
Mungkin Anda bisa mengurangi jarak hedge pip Anda sedikit demi sedikit bahkan lama-lama bisa berbalik jadi profit (hedging-nya jadi positif), tetapi itu sama saja dengan Anda membuka posisi baru setelah posisi hedging Anda tutup semua. Secara psikologis memang tampaknya hedging yang negatif bisa jadi positif kalau cara membukanya tepat, tetapi sebenarnya sama saja dengan Anda melakukan cut-loss dan membuka posisi baru.


Namun jika ingin trading dengan cara heding, untuk membuka hedging (locking) :
Amati trend harga saat ini. Misal saat ini sedang uptrend, maka closed semua (atau salah satu) posisi sell Anda, dan biarkan yang buy. Tetapi ketika nanti harga kembali turun hingga melebihi posisi saat Anda membuka locking, maka Anda harus lock lagi di harga tersebut karena kalau tidak kerugian Anda akan bertambah atau lebih besar dari sebelum membuka posisi locking.

Kalau harga berlanjut naik biarkan hingga setidaknya kerugian Anda yang di posisi sell (yang telah direalisasikan) tertutupi atau impas dengan profit yang didapat dari posisi buy.

Contoh cara membuka hedging (locking) bisa Anda baca disini.

Silahkan baca juga:
Hedging Sebagai Pengganti Stop Loss
Strategi Hedging Dalam Trading Forex
Beberapa Catatan Untuk Trik Hedging

Kanji 4055 1 Balasan

Bagaimana cara ampuh teknik hedging pasti profit 100%?

Erik T 03 Apr 2019 10:59

Untuk Kanji,

Tidak ada teknik ataupun strategi trading yang bisa menjamin 100% pasti profit. Karena pada pasar forex, tidak ada yang benar-benar bisa memastikan kemana harga akan bergerak.

Begitu juga dengan strategi hedging. Strategi hedging digunakan sebagai langkah lindung nilai aset atau sebagai langkah menunda kerugian ataupun keuntungan. Sementara untuk tingkat keberhasilannya, akurasi strategi hedging akan mengikuti akurasi strategi trading (strategi entry dan exit) yang Anda gunakan. Sehigga jika Anda telah memiliki strategi entry/exit yang profitable, maka tentu penggunaan strategi hedging akan menghasilkan profit. Namun jika Anda belum memiliki strategi entry/exit yang layak, maka disarankan untuk tidak menggunakan teknik hedging.

Silahkan baca juga :


Semoga bisa membantu.

Sodikhin K. 769 1 Balasan

Saya sudah coba trading pake strategi trendline dan channel, tapi kenapa harga malah menjebol garis trend atau garis channel yg saya buat. Parahnya lagi, mereka benar-benar keluar dari garis dan membentuk trend baru.

Erik T 27 Mar 2019 22:37

Untuk Sodikhin K,

Garis trendline ataupun channel bekerja layaknay support dan resisten. Sehingga adalah normal jika harga bergerak keluar (menembus) garis trendline ataupun channel. Dengan keluarnya harga dari garis trendline atau channel, berarti mengindikasikan harga akan mulai terkoreksi atau bahkan memungkinkan untuk berubah trend. Oleh karena itu, ketika trendline atau channel telah tertembus, maka Anda dapat menggunakan strategi trading breakout.

Baca juga:


Semoga bisa membantu.

Teguh Indra 2108 1 Balasan

Master, saya deposit 500USD pada akun micro di broker HF dengan leverage 1:1000. Jika saya menggunakan strategi martingale dengan step awal 0.01 lot dengan TP 100 poin dan jarak tiap stepnya 150 poin, maka berapa step katahanan balance saya? 


Tks. 

M Singgih 28 Mar 2019 04:13

@ Teguh Indra:

Stop loss = 150 pip.
Diasumsikan Anda trading pada pair XXX/USD (EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD atau NZD/USD), yang mana untuk 0.01 lot nilai per pip-nya = USD 0.1

Leverage 1: 1000 berarti margin 0.1% dari nilai kontrak.

Untuk mempermudah, anggap saja margin yang diperlukan untuk setiap 0.01 lot =  (USD 100,000)  x 0.01 x 0.1% = USD 1.


1. Open 0.01 lot, loss 150 pip, maka loss = 150 x (USD 0.1) = USD 15. Dana tersisa = USD 500 - USD 15 = USD 485.
2. Open 0.02 lot, loss 150 pip, maka loss = 150 x (USD 0.2) = USD 30. Dana tersisa = USD 485 - USD 30 = USD 455.
3. Open 0.04 lot, loss 150 pip, maka loss = 150 x (USD 0.4) = USD 60. Dana tersisa = USD 455 - USD 60 = USD 395.
4. Open 0.08 lot, loss 150 pip, maka loss = 150 x (USD 0.8) = USD 120. Dana tersisa = USD 395 - USD 120 = USD 275.
5. Open 0.16 lot, loss 150 pip, maka loss = 150 x (USD 1.6) = USD 240. Dana tersisa = USD 275 - USD 240 = USD 35.

Jika Anda ingin buka posisi lagi sebesar 2 x 0.16 lot = 0.32 lot, maka margin yang diperlukan = (USD 100,000)  x 0.32 x 0.1% = USD 32.
Sedangkan sisa dana Anda = USD 35, dan untuk 0.32 lot, nilai per pip = USD 3.2. Ketahanan Anda = (USD 35 - USD 32) / USD 3.2 = 0.9 pip. Jadi sampai disini tidak mungkin lagi Anda buka posisi.

Dengan demikian ketahanan dana Anda = 5 step.

Khobiburahman 397 1 Balasan

Para suhu, mohon inspirasinya untuk menampilkan strategi trading yg dipakai suhu. Mungkin bisa di screen shoot tampilan layar MT4/MT5 yg suhu pakai. 


Saya mau lihat indikator dan tools apa saja yang anda pakai. Makasih banyak suhu sudah berbagi.

Erik T 20 Mar 2019 22:17

Untuk Khobiburahman,

Saya sejujurnya hanya menggunakan indikator teknikal moving average dan Stochastic sebagai momentum entry atau exit. Selain itu, saya juga mengkombinasikan indikator tersebut dengan penerapan zona support dan resisten. Strategi setup yang saya gunakan adalah breakout dan bounce.

Ketika harga sedang berada disekitar zona support atau resisten, saya mengamati price action untuk mencari petunjuk apakah harga akan menembus level tersebut (break) atau hanya sekedar re-test yang berujung pada rejection (bounce). Kemudian saya padukan dengan indikator moving average dan Stochastic sebagai indikator konfirmator dan untuk mencari momentum entry dan exit.

Berikut tampilan chart pada Meta Trader yang saya gunakan.

chart

Indikator yang saya gunakan adalah:

  • Simple Moving Averages. Periode 20, close.
  • Stochastic. Periode %K14, %D3 dan slowing 3.
  • Preferred time frame H1 dan H4.


Semoga bisa membantu.

Daniel 903 1 Balasan

Saya mengalami floating loss yang saat ini memakan dana saya hingga 50%. apa yang harus saya lakukan? apakah melakukan martriangle atau hedging? ada saran?

Erik T 13 Mar 2019 21:36

Untuk Daniel,

Jika posisi Anda saat ini belum dipasang Stop Loss (SL), maka sebaiknya Anda segera memasangkan SL pada posisi yang Anda miliki. Menahan floating hingga mencapai minus 50% dari modal itu bukanlah hal yang bijak dalam bertrading. Maka pertanyaan saya untuk Anda, apakah Anda sudah menerapkan sistem trading dan prinsip money management yang benar?

Jika belum, maka sebaiknya Anda kembali memperbaiki sistem trading dan money management-nya. Karena, banyak trader yang berpendapat bahwa kunci utama kesuksesan dalam bertrading terletak pada penerapan money management, bukan pada seberapa besar akurasi dari sebuah analisa teknikal. Oleh karena itu, sebelum Anda kembali bertrading di akun real Anda, sebaiknya Anda berlatih terlebih dahulu tentang penerapan money management.

Lalu bagaimana dengan posisi trading Anda saat ini? Jika Anda masih ragu dan sayang untuk melakukan cut-loss, maka Anda dapat melakukan heding. Dengan begitu ekuitas Anda akan terjaga dan tidak terpengaruh dengan pergerakan market (selama broker yang Anda gunakan tidak membebankan komisi dan biaya inap). Dengan demikian, Anda dapat berlatih bertrading di akun demo dengan menerapkan sistem trading dan money management yang benar tanpa khawatir akan floating yang semakin membesar pada akun real yang Anda miliki.

Semoga bisa membantu.

Hani 417 1 Balasan

Saya tahu strategi hedging dan locking. Adakah strategi yg lain yg efektif di pasar forex?

Erik T 12 Mar 2019 21:59

Untuk Hani,

Strategi hedging atau locking adalah strategi yang biasanya digunakan untuk mengantisipasi kerugian. Mengenai strategi apa yang efektif digunakan pada pasar forex, itu tergantung dengan tipe dan gaya Anda bertrading. Apakah Anda condong ke seorang scalper? Atau ada lebih nyaman bertrading dengan santai ala intraday? Atau justru Anda cenderung ke sosok long-term investor? Semua itu mempunyai cara dan strateginya masing-masing.

Baik scalper, intraday ataupun long-term, hal utama yang perlu diperhatikan oleh mereka semua adalah menentukan tren yang sedang berlangsung sebelum memutuskan untuk memasuki pasar. Teknik yang umumnya digunakan adalah teknik buy on dips dan sell on rallies. Namun pada saat kondisi trending, entry dengan mencari momentum breakout dinilai lebih agresif dan profitable. Anda dapat mencari strategi ataupun teknik trading yang cocok untuk digunakan pada halaman berikut ini.

Semoga bisa membantu.

Asmila 485 1 Balasan

Saya sudah menemukan strategi trading dengan MA dan Oscilator. Sudah saya coba di Demo Account dan berkali-kali profit. Adakah hal lain yang harus saya persiapkan untuk menyempurnakan strategi trading saya?

Erik T 20 Feb 2019 12:44

Untuk Asmila,

Kalau Anda sudah yakin dengan akurasi dari strategi dan analisa yang digunakan, dan bisa menghasilkan profit yang konsisten dari strategi trading dan money management tersebut, maka Anda boleh mencoba bertrading dengan akun real.

Namun perlu diingat bahwa terdapat perbedaan suasana dan aura psikologis antara trading di akun demo dengan akun real. Jika Anda belum mampu menguasai emosi dan psikologis dengan baik, bukan berarti Anda tidak boleh membuka akun real. Hanya saja, demi melatih emosi dan psikologi terlebih dahulu, sebaiknya Anda menggunakan dana yang kecil sebagai permulaan Anda bertrading dengan uang sungguhan. Jika Anda mampu mengatasi emosi & psikologis dan tetap bisa menghasilkan profit yang konsisten seperti bertrading pada akun demo, maka barulah Anda boleh menambah jumlah deposit menjadi lebih besar.

Semoga bisa membantu.

Utami Hadi 1262 1 Balasan

Riset apa yang bisa dilakukan saat pasar forex tutup? Weekend

Erik T 19 Feb 2019 18:28

Untuk Utami Hadi,

Anda dapat meluangkan waktu ketika pasar tutup/libur untuk mengeveluasi sistem trading. Mengevaluasi sistem trading artinya mengidentifikasi dan memperbaiki kesalahan dari strategi yang menyebabkan kerugian dan menyempurnakan strategi agar profit yang dihasilkan semakin konsisten. Evaluasi sebaiknya dilakukan rutin, bukan hanya dilakukan ketika trading menghasilkan kerugian saja, namun pada saat menghasilkan profit kita juga harus selalu mengevaluasi sistem trading.

Jika dalam 5 hari trading (satu minggu) Anda belum mampu menghasilkan profit yang diharapkan, maka cari dan perbaiki kesalahan yang ada pada sistem trading Anda. Begitu juga ketika Anda menghasilkan profit, maka cari tahu juga apa yang menyebabkan Anda bisa profit. Apakah profit/loss yang Anda hasilkan dikarenakan dari analisa teknikal yang Anda gunakan atau loss yang Anda dapat itu justru disebabkan karena penggunan money management (risk:reward) yang kurang memadai? Dengan bantuan dari pertanyaan-pertanyaan tersebut, Anda dapat memulai melakukan riset untuk memperbaiki atau memantapkan sistem trading tersebut.  Dengan Anda melakukan evaluasi secara rutin, maka artinya sistem trading yang Anda gunakan akan selalu ter-update sehingga dapat digunakan selamanya.

Selain itu, ketika pasar sedang tutup/libur, Anda dapat mempersiapkan trading plan untuk trading keesokan harinya (ketika pasar kembali buka). Mempersiapkan trading plan mulai dari mem-plotting zona support atau resisten sebagai acuan level entry/exit, membidik pair yang sekiranya nanti akan berpotensi untuk dieksekusi, atau bahkan hingga mencermati fundamental atau rilis data yang akan terjadi selama sepekan kedapan dapat dilakukan ketika Anda sedang rehat dari aktifitas trading. Sehingga dengan demikian, ketika waktu trading telah tiba, Anda setidaknya telah selangkah didepan karena sudah mempersiapkan hal tersebut (trading plan) sebelumnya.

Semoga bisa membantu.

Joko Nganglung 1106 1 Balasan

Bisakah dipakai di android?... 

Kalo tidak bisa,  adakah cara lain untuk menentukan pola zig zag di android?.. 

Mohon pencerahan nya,  terimakasih 

Erik T 15 Feb 2019 13:37

Untuk Joko Nganglung,

Indikator zigzag termasuk kedalam kategori indikator custom (tambahan). Sedangkan pada Meta Trader versi mobile (Android atau iOS) belum sepenuhnya mensupport indikator tambahan tersebut. Sehingga, indikator tersebut hanya tersedia untuk Meta Trader versi PC saja.

Semoga bisa membantu.

Adi Rahmanto 1799 1 Balasan

Benarkah holy grail trading itu sebenarnya tidak ada?

Erik T 21 Jan 2019 20:07

Untuk Adi Rahmanto,

Menurut pandangan saya pribadi, holy grail dalam dunia trading adalah trader itu sendiri. Dalam hal ini, Andalah yang menjadi holy grail untuk diri Anda sendiri. Karena bagaimana tidak?! Anda tidak akan bisa berhasil dalam dunia trading Jika Anda sendiri tidak percaya akan keberhasilan sistem atau strategi trading yang Anda sedang jalani. Jika Anda belum mempercayai atau masih mempunyai pikiran untuk mencari strategi yang lebih baik, berarti masih ada yang salah dengan penerapan strategi sebelumnya.

Karena bagaimanapun juga, apapun strategi dan metode analisanya, dalam dunia trading tidak ada yang bisa memperkirakan pergerakan market dengan akurasi seratus persen. Sehingga dengan kata lain, Anda harus yakin dengan strategi atau analisa Anda sendiri. Karena nyatanya, banyak juga trader diluar sana yang masih bisa mendapatkan profit konsisten meski hanya mengandalkan analisa sederhana, misalnya seperti buy on support atau sell on resisten atau hanya mengandalkan cross MA saja. Dengan kata lain, letak holy grail dalam dunia trading adalah pribadi masing-masing. Mampukah pribadi tersebut meyakinkan dirinya bahwa strategi dan sistem trading yang dimilikinya mampu membawanya menuju ke profit konsisten? Jika tidak berarti, memang pribadi tersebut perlu merancang ulang sistem dan strategi tradingnya.

Semoga bisa membantu.