Beda Laporan Keuangan Syariah dan Konvensional, Apa Sajakah?

Wahyudi 11 May 2020 1478
Dibaca Normal 4 Menit

Perusahaan yang menganut sistem syariah tentunya terdapat perbedaan terkait laporan keuangan jika dibandingkan dengan perusahaan konvensional. Seperti apa detailnya?



Laporan keuangan merupakan sebuah poin krusial yang harus dimiliki sebuah perusahaan. Laporan keuangan dapat berisi laporan laba rugi perusahaan dan berbagai macam laporan lain mengenai keuangan perusahaan. Pada perusahaan yang menganut sistem syariah, tentu ada beberapa perbedaan terkait laporan keuangan jika dibandingkan dengan perusahaan konvensional. Apa sajakah itu? Berikut ini adalah beberapa perbedaan yang terdapat dalam laporan keuangan dari perusahaan syariah dan perusahaan konvensional.

Perbedaan Laporan Keuangan Syariah dan Konvensional Yang Perlu Anda Ketahui

 

Mengetahui Tujuan Laporan Keuangan Pada Perusahaan Berbasis Syariah

Berikut ini merupakan tujuan laporan keuangan yang terdapat pada perusahaan berbasis syariah.

  • Mematuhi entitas syariah. Sebuah perusahaan yang memiliki basis syariah tentunya harus menggunakan kaidah syariah untuk menyusun laporan keuangannya.
  • Memenuhi tanggung jawab sebagai perusahaan berbasis syariah. Salah satu poin penting dari perusahaan berbasis syariah adalah menjunjung tinggi sifat amanah.oleh karena itu laporan keuangan yang dibuat harus mampu menyajikan poin guna evaluasi kinerja perusahaan demi menjaga kepercayaan dari investor perusahaan.
  • Menyajikan poin keuntungan. Sebagaimana umumnya sebuah laporan keuangan, dalam perusahaan berbasis syariah laporan keuangan juga berfungsi untuk menunjukkan kinerja dari sebuah perusahaan. Sehingga investor yang menanam modal dalam perusahaan berbasis syariah tersebut dapat mengetahui berapa tingkat return yang mereka terima.
  • Kewajiban terhadap CSR. dalam laporan keuangan sebuah perusahaan berbasis syariah terdapat kewajiban yang harus mereka penuhi terhadap Corporate Social Responsibility. Dan perusahaan berbasis syariah wajib membuat laporan ini.

risiko investasi

(Baca Juga: Menilik Perbedaan Manajemen Risiko Investasi Syariah Dan Non Syariah)

 

Tujuan Laporan keuangan Pada Perusahaan Konvensional

Menurut M. Sadeli (2002) dikatakan bahwa terdapat 5 tujuan laporan keuangan pada perusahaan konvensional. Antara lain:

  • Laporan keuangan merupakan sebuah media penyedia informasi terpercaya yang berhubungan dengan kekayaan dan kewajiban yang dimiliki oleh suatu perusahaan atau badan usaha.
  • Laporan keuangan merupakan media pembawa informasi yang dapat dimanfaatkan secara handal terkait perubahan jumlah kekayaan perusahaan yang disebabkan atas usaha yang dijalankan.
  • Laporan keuangan merupakan media yang berfungsi untuk menyajikan informasi terkait perubahan kekayaan yang berasal dari kegiatan utama perusahaan.
  • Laporan keuangan merupakan media yang bertugas untuk memberikan informasi yang aktual dan akurat guna mencerminkan kinerja dari sebuah perusahaan.
  • Laporan keuangan juga memiliki fungsi lain untuk memberikan informasi yang masih relevan terkait keuangan dari perusahaan.

syariah vs konvensional

(Baca Juga: Mengenal KPR Syariah VS Konvensional



Perbedaan Laporan Keuangan Syariah Dan Konvensional

Pada dasarnya, laporan keuangan antara perusahaan syariah dan perusahaan konvensional tidaklah berbeda jauh. Laporan dari kedua perusahaan dengan pandangan berbeda ini masih memiliki tujuan yang sama yakni melaporkan aktivitas keuangan perusahaan yang berkaitan dengan laba rugi. Hanya saja, Anda perlu memperhatikan beberapa detail kecil berikut:

  1. Pada laporan perusahaan berbasis syariah, terdapat beberapa penambahan detail berupa bagi hasil.
  2. Dalam pembuatan laporan keuangan, perusahaan berbasis syariah diawasi langsung oleh dewan pengawas syariah. Pada perusahaan konvensional badan seperti ini tidak ada karena rawan adanya penyelewengan atau bisa saja terdapat corporate espionage yang dapat merugikan perusahaan.
  3. Dalam laporan keuangan dari perusahaan berbasis syariah juga terdapat beberapa poin penting misalnya piutang murabahah, piutang salam, piutang istishna dan piutang qardh. Pada perusahaan konvensional, poin terkait utang piutang tidak dikategorikan secara spesifik.

Itulah tadi perbedaan yang harus anda ketahui dari laporan keuangan antara perusahaan berbasis syariah dan perusahaan berbasis konvensional. Kesimpulan yang dapat diambil pada pembahasan tadi adalah pada perusahaan berbasis syariah lebih dikedepankan keterbukaan dan kepercayaan terhadap publik untuk menjaga citra perusahaan. Sedangkan pada perusahaan konvensional keterbukaan ini dianggap berpotensi untuk adanya corporate espionage yang dapat merugikan perusahaan.

 

Setelah memahami perbedaan laporan keuangan syariah dan konvensional, Anda tertarik untuk berinvestasi pada instrumen-instrumen syariah? Sebagai perkenalan, deposito syariah bisa menjadi salah satu alternatif investasi yang aman dan mudah dipahami untuk pemula. 

Forum

Andre (22 Mar 2012)

master, kapan sih market mulai reversal? terus bedain antara hanya sekedar reversal dengan pembalikan trend bagaimana?

Selengkapnya...

BANK 1 Bulan
BNI 46 2.85
BANK MAYORA 5.00
STANDARD CHARTERED BANK 4.25
BANK KB BUKOPIN 4.75
BANK CIMB NIAGA 3.25
BANK ICBC INDONESIA 4.00
BANK COMMONWEALTH 4.50
KESELURUHAN 8.75
BANK PERMATA 4.00
BANK OCBC NISP 3.50

Kirim Komentar/Reply Baru


Kalkulator P2P Lending
Kalkulator P2P Lending
Sistem   9 Apr 2021   49  
Indikator Untuk Scalping Jam 20.00-22.00

Master, mau bertanya. indikator apa yang cocok di gunakan untuk scalping? mengingat waktu saya untuk trading hanya 2jam 20.00-22.00 WIB. lalu mohon jelaskan cara bacanya, terima kasih

Octavianus 7 Jul 2012

Reply:

Basir (07 Jul 2012 15:28)

Scalper adalah istilah bagi trader yang cenderung mengumpulkan sejumlah kecil profit (skala 5 – 10 Pips) dengan menggunakan strategi open & close posisi secara cepat dan berulang-ulang setiap harinya, atau biasa juga disebut dengan strategi/teknik scalping. Berbeda dengan seorang day trader yang mungkin hanya membuat dua sampai empat kali open posisi setiap harinya, seorang scalper biasanya melakukan open posisi hingga puluhan kali setiap harinya demi pencapaian target profit yang telah ditentukan.

Scalping tidaklah bisa dilakukan oleh sembarang trader. Seorang scalper butuh untuk terus duduk di depan komputer dan mereka harus dapat “menikmati” tekanan yang diakibatkan oleh pergerakan chart. Seorang scalper butuh untuk berkonsentrasi dalam mengamati sekecil apapun pergerakan chart. Dibutuhkan mental kuat & reaksi yang cepat agar mampu membuka dan menutup posisi ketika trade yang dilakukan bergerak sesuai keinginan ataupun berlawanan.

Trik dan hal Hal yang perlu dipersiapkan bagi para bonek scalping diantaranya :

1. Pilih Broker Yang secara Full  Memperbolehkan untuk Scalping.Ada broker yang membatasi bahkan melarang penggunaan teknik ini. anda bisa pilih dan lihat di sini

2. Kecepatan Eksekusi Trading Platform. Karena kecepatan dalam eksekusi ini nantinya akan menentukan apakah posisi anda masuk atau tidak (re-quote). Untuk itu anda perlu melakukan test melalui demo account terlebih dahulu bila anda belum familiar dengan broker tersebut.

3. Pilih mata uang dengan spread kecil. memilih mata uang yang berspread kecil akan ikut membantu anda melakukan eksekusi profit. hindari broker yang menerapkan komisi

4. memilih broker yang menggunakan harga 5 digit. walau tidak harus, tapi cukup bisa di pertimbangkan karena akan membantuk eksekusi profit anda

5. Koneksi Internet yang cukup. Dalam usaha melakuan trade yang berulang-ulang, maka anda harus memastikan bahwa kondisi internet anda kuat dan stabil. Ketika internet anda mengalami gangguan, anda juga harus tahu apa yang harus anda lakukan untuk memperbaikinya.

6. Aliran listrik yang mendukung. bagaimana jika tiba tiba listrik mati ketikan anda open dan belum di close ?  hal ini perlu dipertimbangkan juga. Apa perlu memakai power suplay ? apa perlu Stop Loss ? silahkan di persiapkan

7. Gunakan 2-3 chart  .Menggunakan chart pada time frame 15/ 30 menit untuk memperkirakan pergerakan trend dan menggunakan time frame 5 menit untuk melakukan open atau close posisi

8. Pilih waktu yang tepat. Pasar asia cocok untuk para scalper. tapiada juga scalper yang  mengincar waktu untuk scalping yaitu menjelang dibukanya market Eropa ( sekitar pukul 12:00 s/d 15:00 WIB ) dan Amerika ( sekitar pukul 20:00 s/d 22:00 WIB ). Pada jam-jam tersebut volume trading yang terjadi di forex market cukuplah besar. dan yang menjadi catatan setiap pergantian pasar sering terjadi pergerakan harga yang cukup ekstrim juga.

9. hindari rilis data high Impact kecuali jika anda ingin memasang teknik sistem perangkap dengan mengambil 5-7 pips, sementara Teknik Scalping Terbaik yang banyak di jumpai  jumpai saat ini adalah dengan menggunakan minimal 3 indikator, bahkan ada yang menggunakan hingga 7-10 indikator

Teknik Scalping bisa menjadi sesuatu strategi trading yang menyenangkan, namun juga bisa membuat stress dan kelelahan. Buatlah target profit harian yang harus anda capai, jangan terjebak untuk trading berlebihan. Saat trading Anda mengalami loss saat menggunakan teknik scalping, janganlah sekali-sekali berpikiran untuk membalas dendam kerugian yang anda alami saat itu juga. Masih ada hari esok dimana anda bisa trading kembali menggunakan teknik scalping.

Secara perlahan mungkin anda akan menemukan apakah anda cocok sebagai seorang day trader ataupun swing trader sebagai akibat dari kepercayaan diri dan segala pengalaman yang anda dapatkan selama menggunakan teknik scalping.

Silahkan anda pelajari artikel mengenai Sistem Trading.
Thanks

Erik T (02 May 2019 21:53)

Untuk Octavianus,

Silahkan baca :

  • Strategi Scalping: Pengertian dan Cara Trading Praktis
  • Indikator Untuk Scalping Dengan Sistem Trading 15 Pips
  • Pilihan Indikator Forex Untuk Scalping Terpopuler


Semoga bisa membantu.

Perbandingan Bunga P2P Lending
Perbandingan Bunga P2P Lending
Sistem   9 Apr 2021   107  
Daftar P2P Syariah Terbaik Dan Terdaftar Di OJK
Daftar P2P Syariah Terbaik Dan Terdaftar Di OJK
Febrian Surya   18 Jun 2020   2016  
Kenali 3 Risiko Investasi Di Sukuk Ritel SR012
Kenali 3 Risiko Investasi Di Sukuk Ritel SR012
Wahyudi   16 Jun 2020   546  
Panduan Reksadana Syariah, Investasi Online Mulai 100 Ribu
Panduan Reksadana Syariah, Investasi Online Mulai 100 Ribu
Febrian Surya   29 Apr 2020   603  
Deposito Syariah: Seperti Apa Praktik Dan Ketentuannya?
Deposito Syariah: Seperti Apa Praktik Dan Ketentuannya?
Febrian Surya   28 Apr 2020   710  
Cara Menghindari Penipuan Developer Berkedok Syariah
Cara Menghindari Penipuan Developer Berkedok Syariah
Febrian Surya   24 Apr 2020   582  
Jenis Akad Dalam P2P Lending
Jenis Akad Dalam P2P Lending
Wahyudi   21 Apr 2020   1318