Belajar Analisa Fundamental Kripto Bagi Pemula

Evan 13 May 2022Dibaca Normal 9 Menit
kripto>belajar>   #analisa-fundamental   #kripto   #pemula
Mulai dari analisa on-chain hingga mempelajari tokenomics, berikut beberapa cara dan penjelasan mudahnya dalam menganalisa fundamental kripto bagi pemula.

Ikon investor tersukses, Warren Buffet, selalu menggunakan analisa fundamental sebagai salah satu pilar utama untuk mengidentifikasi aset yang dibelinya. Ya, analisa fundamental telah menjadi salah satu metode analisa yang paling banyak digunakan di pasar saham.

Tak heran bila sekarang analisa fundamental juga sudah umum digunakan di dunia kripto untuk tujuan yang sama. Bersamaan dengan analisa teknikal, metode ini dapat membantu investor dan trader dalam menentukan aset mana yang layak dibeli.

Analisa Fundamental Kripto

Jadi, apa itu analisa fundamental dalam kripto? Kenapa analisa fundamental penting dilakukan sebelum membeli kripto? Bagaimana cara melakukan analisa fundamental di bursa kripto? Dan apa saja tips menghindari penipuan proyek token dan koin kripto baru? Artikel ini akan menjelaskan itu semua secara detail.

 

Apa Itu Analisa Fundamental Dalam Dunia Kripto?

Analisa fundamental adalah proses pengukuran nilai aset berdasarkan aspek ekonomi, manajerial, teknologi, dan lainnya yang terkait. Di dunia kripto, analisa fundamental berarti menentukan nilai aset kripto berdasarkan apa yang ingin dicapai dan perannya secara keseluruhan. Selain itu, dalam melakukan analisa fundamental aset kripto, Anda juga harus mengetahui kompetensi tim di balik proyek dan tokenomics-nya.

 

Kenapa Analisa Fundamental Penting?

Analisa fundamental cryptocurrency adalah bagian penting dari proses pemilihan aset kripto, karena hal ini dapat memberikan wawasan mengenai aset yang akan Anda pilih. Seperti menganalisa saham yang akan dibeli, analisa fundamental dalam dunia kripto juga bisa memberikan informasi tentang organisasi dan tim di balik proyek aset kripto baru atau populer. Analisa ini juga berguna untuk dapat mengetahui antara ICO berpotensi gagal dengan yang berpeluang sukses.

Dalam dunia kripto, analisa fundamental juga penting dalam membantu Anda menentukan nilai aset kripto. Jika suatu proyek kripto dengan kapitalisasi pasar tinggi tetapi fundamental yang lemah, dapat disebut sebagai overvalued. Aset kripto overvalued dapat disebabkan berkat pemasaran yang berhasil menarik banyak orang atau memiliki komunitas penggemar.

Sebaliknya, proyek yang memiliki fundamental baik, tetapi kapitalisasi pasarnya masih rendah dan tidak populer, maka proyek tersebut undervalued. Ini berarti proyek tersebut belum mencapai potensi penuhnya dan layak untuk Anda beli sebagai investasi jangka panjang.

Baca Juga: Investasi Saham Vs Kripto untuk Jangka Panjang

 

Bagaimana Cara Melakukan Analisa Fundamental di Bursa Kripto?

Secara konsep, analisa fundamental pada bursa kripto memiliki persamaan dengan bursa saham dan forex. Namun, karenaaset kripto berasal dari teknologi blockchain yang harus bersifat terdesentralisasi, keamanan tinggi, dan skalabilitas luas, maka cara melakukan analisa fundamental membuatnya menjadi agak berbeda. Berikut 5 cara menganalisa kripto secara fundamental.

 

1. Melakukan Analisa On-chain

Analisa on-chain adalah analisa yang dilakukan dengan mengumpulkan berbagai jenis data terkait blockchain dari aset kripto tertentu. Analisa ini dilakukan dengan melihat perbandingan antara jumlah aktivitas dengan jumlah pengguna aktif dari aset kripto tersebut.

Perbandingan kedua data tersebut dapat memberi tahu Anda apakah suatu aset memiliki pengguna yang aktif secara konsisten atau tidak, sebagai bukti bahwa proyek kripto tersebut masih berjalan.

Selain itu, data seperti volume transaksi dan jumlah staked asset pada blockchain kripto yang menggunakan konsensus kerja Proof-of-Stake (PoS), juga dapat menjadi ukuran intensitas pengguna aktif. Anda bisa mendapatkan berbagai data on-chain menggunakan situs populer seperti CoinMetrics dan Glassnode. Beberapa data aset kripto tertentu dapat diakses secara gratis.

Baca Juga: Apakah Proof of Authority Lebih Baik Dari PoS dan PoW?

 

2. Membaca Whitepaper

Whitepaper merupakan dokumen yang berisi informasi lengkap tentang proyek cryptocurrency. Dokumen ini mirip dengan buku selebaran mengenai kegiatan baru perusahaan atau organisasi yang disebarluaskan kepada umum atau biasanya disebut prospektus.

Whitepaper yang profesional haruslah tersusun secara sistematis, tidak ada kesalahan penulisan, detail, dan berisi penuh informasi. Jika suatu proyek kripto mempunyai Whitepaper yang tidak profesional atau bahkan tak memilikinya, maka Anda harus berhati-hati, karena bisa jadi itu adalah penipuan.

Baca Juga: 5 Kasus Penipuan Kripto Terbesar

Analisa Whitepaper adalah bagian paling vital dari cara analisa fundamental cryptocurrency karena berisi banyak informasi penting mengenai proyek kripto. Dengan membaca Whitepaper, Anda bisa mendapatkan gambaran umum tentang proyek, mulai dari masalah apa saja yang hendak dipecahkan, target pasar, teknologi yang digunakan, hingga informasi tim pengembang.

Berikut adalah beberapa pertanyaan yang perlu Anda cari tahu jawabannya saat membaca Whitepaper:

  • Kenapa kripto ini dibuat dan apa masalah yang ingin diselesaikannya?
  • Bagaimana cara penggunaan teknologinya? Apakah itu dirancang agar mudah digunakan oleh banyak orang?
  • Siapa saja orang dalam tim di balik proyek ini? Siapakah investornya?
  • Apakah proyek ini mempunyai roadmap yang jelas?
  • Bagaimana tokenomics-nya? Berapa persentase token yang dimiliki investor awal dibandingkan dengan penjualan publik?

 

3. Menggali Informasi Tentang Orang-orang Dalam Tim Pengembangnya

Mengenal tim di balik aset kripto adalah bagian penting dari analisa kripto fundamental. Penipuan aset kripto yang disebut sebagai rug pull sudah sering terjadi di mana tim dibalik sebuah proyek membawa kabur uang investor melalui manipulasi kode program smart contract. Maka dari itu, Anda perlu melakukan riset dahulu mengenai tim di balik proyek kripto yang hendak dibeli. Anda perlu memperhatikan latar belakang mereka, seperti kompetensi, pengalaman dalam pengembangan teknologi blockchain, dan yang paling penting adalah tidak ada rekam jejak kasus kriminal.

Baca Juga: Waspadai Skema Rug Pull Saat Investasi Kripto

Selain itu, Anda harus berhati-hati dengan proyek kripto yang pengembangnya anonim atau tidak memberikan identitas ke publik. Meskipun privasi adalah hak semua orang, banyak proyek kripto anonim yang akhirnya berubah menjadi sebuah penipuan.

Proyek kripto yang serius namun dengan pengembang anonim, biasanya memiliki beberapa grup publik tersendiri untuk mengurusi komunitas atau pemasaran secara mandiri. Tetap selalu berhati-hati saat melihat proyek kripto dengan grup yang anonim.

 

4. Pelajari Tokenomics Aset Kripto

Salah satu poin terpenting tetapi sering diabaikan dalam analisa fundamental cryptocurrency adalah ilmu ekonomi token atau tokenomics. Tokenomics adalah segala hal yang mencakup berbagai aspek, seperti kualitas, pembuatan, pengelolaan, hingga penghapusan koin dari jaringan.

Selain itu, ilmu ini juga mengatur tentang karakteristik dan suplai aset kripto. Semua hal ini merupakan elemen penting yang dapat mempengaruhi harga aset dalam berbagai tahapnya. Idealnya, persentase token yang dijual ke publik harus lebih tinggi daripada token tim pengembang dan investor. Namun, selama tim di belakang proyek tersebut aktif mengembangkan ekosistem aset kripto, persentase terbalik masih dapat ditoleransi.

Anda juga harus memperhatikan vesting period, yaitu periode penguncian token yang dibeli oleh investor awal (seed investor). Apabila token investor bisa dilepas hanya beberapa bulan setelah peluncuran, kemungkinan besar mereka akan langsung menjual token miliknya.

Penjualan token dalam jumlah besar ini akan mengakibatkan supply shock, lalu membuat harga aset terjun bebas. Karena itu, vesting period idealnya berdurasi 1, 2 atau 3 tahun setelah peluncuran token, dengan penjualan sistem bertahap.

Anda harus berhati-hati dengan proyek yang persentase distribusi tokennya tidak seimbang (kripto milik investor lebih besar dari publik) dan memiliki vesting period singkat (hanya 6 atau 8 bulan). Proyek kripto seperti itu mirip dengan skema Ponzi, karena biasanya hanya menguntungkan pembeli tahap awal dan investor.

Baca Juga: Membongkar Kasus EDCCash, Penipuan Ponzi Berkedok Kripto

 

5. Pahami Target Pasar, Komunitas, dan Kompetitor

Hal terakhir yang perlu Anda perhatikan ketika melakukan analisa kripto fundamental adalah memahami konteks pasar dari aset kripto yang sedang diteliti. Ini berarti Anda perlu memahami peran yang dimainkan aset kripto ini di pasar kripto, seperti masalah apa yang dipecahkannya dan bagaimana ia memberikan solusi tersebut. Selain itu, siapa target pasar dari aset tersebut?

Beberapa aset kripto diciptakan untuk diadopsi secara massal sehingga teknologinya didesain untuk mudah digunakan dan dikembangkan, seperti Ethereum, Polkadot, atau Solana. Namun, ada juga aset kripto yang dibuat untuk pengguna institusional seperti Chainlink dan The Graph.

Setelah memahami konteks pasar dan peran yang dimainkan aset kripto tersebut, Anda perlu mengidentifikasi siapa pesaingnya. Apakah ia memiliki keunggulan yang tidak dimiliki pesaing? Atau apakah ia memiliki komunitas yang lebih kuat daripada pesaing lainnya? Ini harus dipelajari untuk menentukan nilai dari aset kripto tersebut.

 

Tips Menghindari Penipuan Proyek Token dan Koin Kripto Baru

Sebelum Anda mulai berinvestasi dalam proyek kripto, mempelajari seluk beluk dunia blockchain dan cryptocurrency sangatlah penting. Karena dengan adanya jutaan token dan koin kripto saat ini, maka potensi penipuan di dunia cryptocurrency menjadi semakin terbuka lebar.

tips menghindari penipuan

Untuk itu, pastikan Anda tahu bagaimana cara membedakan mata uang kripto yang layak dibeli dan red flag atau dihindari. Ini tipsnya:

  1. Pastikanmemiliki whitepaper yang jelas, sistematik, dan detail.
  2. Memiliki tim pengembang yang kredibel dengan keahlian dan pengalaman yang sesuai.
  3. Teknologi yang dibuat dapat memberikan solusi terhadap sebuah permasalahan penting.
  4. Memiliki tokenomics yang seimbang antara token yang dijual ke publik dan token milik tim atau investor.
  5. Adanya transparansi dan keterbukaan informasi mengenai perkembangan proyek secara berkala.
  6. Memiliki media sosial yang aktif dan komunitas yang kuat.


Selain menggunakan analisa fundamental, Anda juga dapat menganalisa secara teknikal dengan bantuan indikator dalam mendapatkan cuan di bursa kripto. Pelajari indikator-indikator pilihan tersebut di artikel berjudul, "5 Indikator Pilihan untuk Analisa Cryptocurrency."

Terkait Lainnya
 

Forum Terkait

 Andrew Bobo |  12 Feb 2015
Apakah trader baru dengan deposit trading yang rendah bisa mencoba untuk trading intraday dan jangka panjang? Kalau dilihat sepertinya cara yang memungkinkan itu scalping, tapi disini sya juga ingin membangun sistim trading yg lebih konsisten. Jadi mohon bantuannya master...

Lihat Reply [5]

 Adam |  23 May 2016
Selamat pagi,

1. Apa pengertian Gap pada pembukaan market hari senin sebenarnya ?
karena di beberapa artikel ada yg menyarankan buy jka gap turun atau sebaliknya jk gap naik sell dan ada yg menyarankan sebaliknya yaitu buy jika gap naik dan sell jk gap turun.

2. Teknik analis apa yg mudah dan cocok bagi pemula dan hasilnya mendekati trend bullish/bearish shg kita OP tdk ragu2x terutama utk platform streamster.

Terima Kasih

Lihat Reply [1]

 Prima |  20 Sep 2021

Bagaimana cara menganalisa Bitcoin secara fundamental? Dan jenis berita seperti apa yang perlu diperhatikan?

Lihat Reply [3]

 Ozan |  21 Dec 2021

Skill apa yang harus dimiliki oleh Investor pemula yang ingin memulai investasi Saham?

Lihat Reply [1]

 Aliando |  2 Mar 2022

Mengapa Tweet Elon Musk Hanya Berpengaruh Pada Pasar Kripto? Kenapa tidak di pasar forex?

Lihat Reply [1]

 

Komentar @inbizia

Dari segi teknik memang analisa fundamental lebih rumit dan memakan waktu yang lebih lama dari pada analisa teknikal, apalagi dalam analisa saham, namun jika pilihannya tepat juga akan sangat berdampak pada kondisi portofolio seorang investor
 Analisa Saham |  18 Dec 2014
Halaman: Pengertian Analisa Fundamental
bagaimana cara mengetahui trend akan kuat atau tidak? karena katanya kalau trend lemah maka harga akan sideways dan banyak salah sinyal. apa dengan melihat trend di chart saja sudah cukup? atau kita harus menggabungkan dengan analisa fundamental
 Priyadi |  20 Nov 2015
Halaman: Metode Trading Dengan Ema Dan Ema

"Namun sebaiknya jangan asal mengikuti bonus sebelum Anda benar-benar paham bagaimana syarat dan ketentuannya."
^
bener banget. Soalnya masih banyak trader pemula yang ga baca syarat dan ketentuan, eh pas bonusnya ga bisa di-withdraw malah bilang broker-nya scam.
 Bogel |  22 Feb 2021
Halaman: Cara Tepat Memanfaatkan Bonus Trading Broker Forex
Dari artikel yang pernah saya baca ada 3 analisa :
- Analisa Fundamental
merupakan analisa trading yang dilakukan melalui pengamatan dan penilaian dari suatu kondisi market yang didasari oleh pergerakan harga - Analisa Teknikal
adalah metode analisis yang digunakan untuk memprediksi arah dari pergerakan harga di masa depan dengan mempelajari data harga pada periode sebelumnya yang telah terbentuk dan ditampilkan dalam chart - Analisa Sentimen Pasar
adalah sikap kesepakatan bersama (konsensus) dari para pelaku pasar investasi dalam mengantisipasi pergerakan harga di suatu jenis pasar
 Hadi |  25 Jun 2021
Halaman: Tips Membaca Candlestick Simpel Dan Akurat Tak Perlu Hafalan
Menurut saya betul kalau untuk pemula belajar manual, karena kalau menggunakan Robot EA dari segi biaya perlu biaya untuk membeli software dan sewa VPS nya. Belum termasuk untuk modalnya
 Ketut R |  4 Aug 2021
Halaman: Keunggulan Dan Kelemahan Robot Trading Forex Ea
keduanya penting..
Analisa fundamental lebih cocok digunakan untuk investasi jangka panjang (long term) sedangkan kalau analisa teknikal cocok digunakan untuk investasi jangka waktu pendek (Short term)
 Rasyid |  20 Sep 2021
Halaman: Pengertian Analisa Teknikal
Kirim Komentar Baru
Info Karir
Kontak Kami
Tentang Kami
Peraturan
Terms Of Use
Privacy Policy
Arsip