Benarkah Bubble Emas Telah Pecah?

Nandini 3 Nov 2020 867
Dibaca Normal 8 Menit

Harga emas yang terus memuncak di tahun 2020 menarik minat banyak investor muda dan pemula. Namun apakah kenaikan itu hanya bubble yang mulai pecah di akhir tahun ini?



Emas adalah salah satu jenis investasi jangka panjang yang dianggap paling aman. Banyak orang berbondong-bondong membeli emas lalu mereka simpan untuk kemudian di jual setelah harganya naik lebih tinggi. Lalu, bagaimanakah dengan keadaan investasi emas saat ini?

"Bubble" atau yang biasa diterjemahkan "gelembung" adalah suatu kondisi atau fenomena di mana terjadi lonjakan harga-harga asset seperti emas, saham, properti, atau komoditas ke level yang tinggi (harganya melambung tinggi) di atas nilai fundamental masing-masing. Peningkatan harga asset ini terjadi secara ekstrem dan tiba-tiba tanpa dukungan ekonomi dan permintaan pasar; biasanya dipengaruhi oleh besarnya spekulasi untuk kenaikan harga di masa mendatang.

investasi emas

 

Sekilas Tentang Investasi Emas

Dewasa ini, semakin manusia melek akan pentingnya investasi, banyak dari mereka yang berbondong-bondong melakukan investasi, dari yang bernilai rendah sampai ke tinggi dan dari yang minim risiko sampai yang berisiko tinggi. Lantas, apakah investasi itu?

Investasi adalah penanaman modal, dana, atau asset yang dilakukan oleh seseorang atau suatu perusahaan untuk jangka waktu tertentu yang nantinya akan dijual kembali di masa depan untuk keuntungan atau imbal balik yang lebih besar. Biasanya, orang atau pihak melakukan investasi pasti memiliki suatu tujuan tertentu, misalnya untuk biaya nikah, membangun rumah, biaya pendidikan di masa yang akan datang, modal usaha, atau dana masa tua.

 

Investasi Jangka Pendek dan Jangka Panjang

Investasi jangka pendek adalah investasi yang bisa dicairkan dengan cepat. Biasanya, investasi jenis ini dilakukan apabila ada kelebihan dana yang sifatnya sementara. Yang termasuk dalam investasi jangka pendek adalah trading forex dan trading saham. Sementara itu, investasi jangka panjang adalah investasi yang dilakukan sebagai satu jaminan di masa depan, biasanya untuk dana masa tua atau dana pensiun. Yang termasuk di dalamnya meliputi emas, saham sebagai investasi, asuransi, reksadana, dan properti.

Investasi emas jangka panjang

 



Risiko Rendah dan Risiko Tinggi

Setiap investasi pasti berisiko, Pemula biasanya bermain investasi dengan risiko rendah walaupun profit yang dihasilkan pun juga rendah. Jenis investasi berisiko rendah itu meliputi deposito, obligasi, dan emas. Sedangkan investasi berisiko tinggi biasanya dilakukan oleh para ahli finansial dan investor berpengalaman, meskipun saat ini pemula juga mulai dipermudah untuk merambah investasi berisiko tinggi. Walaupun berisiko tinggi, profit yang didapatkan pun juga tinggi apabila bisa mencapai goal. Yang termasuk dalam investasi berisiko tinggi antara lain saham, forex, dan komoditas. Untuk memiliki potensi profit/risiko yang terkendali, diversifikasi portofolio investasi sangat dianjurkan.

 

Mengenal Investasi Emas

Karena investasi emas dinilai sebagai investasi yang minim risiko, maka para pemula biasanya juga memulai investasi dengan investasi emas.

Bagaimana cara memulai investasi emas? Anda bisa memulainya dengan memilih jenis emasnya dahulu, yaitu ingin dalam bentuk perhiasan, koin, sertifikat, atau batangan. Apabila Anda menginginkan dalam bentuk perhiasan, biasanya nilai jual kembalinya lebih rendah, bahkan Anda bisa rugi karena kadar emasnya biasanya hanya sedikit. Jika Anda menginginkan harga jual emasnya lebih stabil, pilihlah yang dalam bentuk batangan, koin, atau pun sertifikat.

Investasi Emas

Di Indonesia sendiri, ada banyak tempat untuk membeli emas, seperti toko online, instansi pemerintah (pegadaian), bank, marketplace (Tokopedia dan sejenisnya), Antam LM, dan lainnya. Bagi Anda yang ingin membeli emas secara online, berhati-hatilah dengan toko online yang Anda pilih.

Baca Juga: 5 Aplikasi Emas Online Untuk Para Trader

Untuk lebih amannya, biasanya masyarakat lebih memilih untuk menabung emas di Pegadaian karena dinilai lebih aman dan praktis. Mereka hanya tinggal datang ke kantor Pegadaian terdekat dan nantinya petugas akan menjelaskan prosedurnya.

Nah, untuk kelebihan investasi emas adalah sebagai berikut:



  • Lebih mudah dicairkan. Jadi, jika Anda membutuhkan uang atau dana mendadak, Anda bisa menjual emas kapan saja.
  • Bisa digunakan sebagai jaminan. Untuk Anda yang membutuhkan dana darurat sewaktu-waktu, Anda bisa melakukan kredit dengan jaminan emas, disamping menggunakan sertifikat kepemilikan properti atau kendaraan.
  • Investasi dengan modal rendah. Emas memang jenis investasi dimana modal yang diperlukan sangatlah rendah. Dengan harga sekitar 1 juta saja, Anda sudah bisa memiliki atau membeli emas seberat 1 gram. Apabila Anda tidak bisa membeli 1 gram langsung, maka ada pilihan mencicil seperti menabung emas setiap bulan di Pegadaian.
  • Harga emas cenderung stabil. Berbeda dengan investasi bentuk lainnya, harga emas cenderung stabil setiap waktunya.


Setiap investasi pasti memiliki kekurangan, begitu pun dengan investasi emas. Kerugiannya adalah sebagai berikut.

  • Risiko kehilangan tinggi. Bagi Anda yang memiliki emas secara fisik, pastinya Anda was-was jikalau emas tersebut hilang bukan? Memiliki emas dalam bentuk fisik memang rawan untuk dicuri, dirampok dan sebagainya. Untuk mensiasatinya, Anda bisa menyimpannya di suatu tempat di mana tak seorang pun tahu, kecuali Anda sendiri.
  • Harga masih bisa fluktuatif. Memang emas memiliki harga yang cukup stabil dan selisih harga beli dan jualnya tidak begitu besar. Akan tetapi, ini juga tidak terjadi setiap hari. Ada kondisi tertentu di mana harga emas akan menurun dan menyebabkan kerugian untuk para investor. Hal ini bahkan bisa mengakibatkan para investor meragukan nilai jual emas ke depannya. Untuk itu, penting bagi Anda menyimak trend harga emas secara historis dari tahun ke tahun.
  • Investasi jangka panjang. Jika Anda menginginkan keuntungan yang besar, Anda harus menunggu beberapa tahun agar bisa mengetahui dan menikmati profit dari investasi emas.

Kelebihan dan Kekurangan Investasi Emas

Bagi Anda yang ingin investasi emas mulai dari sekarang, khususnya anak-anak muda dan para pemula, perhatikan beberapa hal di bawah ini agar investasi emas yang dilakukan dapat memberikan profit besar:

  • Tentukan tujuan investasi, jangan sampai Anda hanya ikut-ikutan tren atau orang lain untuk investasi.
  • Pilih bentuk emas yang akan diinvestasikan dan pastikan kadar logamnya murni.
  • Berinvestasilah di tempat yang aman dan terpercaya.
  • Jangan berhutang hanya demi untuk investasi.
  • Pantau harga emas secara berkala dan konsultasikan dengan ahli jika merasa perlu.
  • Apabila Anda ingin menjualnya, sebaiknya jual kepada pihak yang memberikan harga tinggi.

 

Fenomena Bubble Emas

Sudah menjadi rahasia umum jika harga emas dinilai mahal dan setiap tahunnya mengalami kenaikan. Tetapi apakah pertumbuhan itu sudah mencapai batas tak wajar? Tahukah Anda jika saat ini harga emas mengalami resesi?

Seperti yang sudah kita ketahui, belakangan investasi emas menjadi sebuah tren di mana masyarakat mulai menyadari akan pentingnya investasi. Kemudian, terjadilah tren investasi emas besar-besaran, bahkan mereka yang tidak paham tentang investasi emas pun mulai tergiur dan ikut-ikutan. Meskipun harga emas mahal, mereka tetap melakukan pembelian. Kondisi yang seperti inilah yang disebut dengan refleksivitas yang memicu adanya gelembung atau bubble emas.

Baca Juga: 7 Negara Konsumen Emas Terbesar di Dunia

Spekulator terkenal George Soros mengaitkan hal ini dengan teori refleksivitasnya di Forum Ekonomi Dunia tahun 2010. Menurutnya, investasi emas tidak akan selalu aman di masa-masa sulit dan nilai fundamentalnya pun sangat rendah sehingga tidak bisa dijadikan patokan harga yang realistis.

George Soros

Pendapat Soros didukung dengan kondisi harga yang saat itu mencapai $1,150 per ons, lalu naik menjadi $1,300 di minggu berikutnya. Satu tahun kemudian, pada September 2011, harga emas melonjak dan mencapar rekor $1,895. Di tahun 2020 ini, pendapatnya pun masih terbukti di mana harga emas  sudah mencapai $2,061.50 di tengah pandemi COVID-19.



Soros mengatakan bahwa harga pasar atau pembentukan harga pasar menentukan persepsi dan nilai fundamentalnya di dalam masyarakat. Ia mengklaim bahwa emas merupakan barang yang paling rentan terhadap "kegilaan" banyak orang karena penggunaan terbesar emas adalah sebagai barang mewah. Jadi, karena inilah kenaikan harga emas akan menciptakan persepsi yang mempengaruhi nilai fundamentalnya.

Banyak orang yang percaya bahwa emas adalah "penolong" yang baik dan harganya akan selalu naik, bahkan saat inflasi terjadi. Oleh karena itu, banyak orang yang berbondong-bondong membelinya saat harganya naik dan inflasi tinggi. Hal ini memicu persepsi bahwa apabila suatu saat inflasi terjadi lagi, kemungkinan pastinya harga emas akan semakin naik. Oleh karenanya, terjadilah gelembung emas atau bubble emas.

Sejak Perjanjian Bretton Woods, para investor membeli emas dengan alasan:

  1. Untuk melindungi nilai terhadap inflasi, hal ini seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa emas adalah penolong yang baik.
  2. Sebagai tempat berlindung yang aman dari ketidakstabilan ekonomi.
  3. Untuk melindungi nilai dari hancurnya pasar saham di mana menurut studi dari Trinity College, emas biasanya cenderung naik 15 hari setelah pasar saham hancur.

Di tahun 2012 sendiri, persepsi itu mulai diragukan karena pertumbuhan ekonomi lebih stabil dan sehat serta pasar saham mencetak rekor terbaru. Pada gambar di bawah ini, terlihat bahwa setelah kenaikan tajam pada tahun 2011, bubble emas mulai pecah dan melemah sejak tahun 2012 hingga 2016.

Harga Emas

Di awal tahun 2020 sendiri, tampak terjadi kenaikan harga yang tercatat sebagai rekor tertinggi harga emas. Bisa dibilang, gelembung emas terjadi lagi. Ada beberapa hal yang dinilai memengaruhi kenaikan harga emas di tahun 2020 sendiri, diantaranya adalah kebijakan suku bunga, pandemic COVID-19, dan stimulus fiskal.

Namun, hal tersebut tidak berlangsung lama. Beberapa waktu belakangan ini, harga emas mengalami kemerosotan sehingga muncul lagi kecurigaan akan pecahnya bubble emas. Hal ini belum bisa dipastikan. Harga emas terlihat bersaing dengan Dolar AS sebagai aset lindung nilai, sehingga meningkatnya kasus positif Corona tak lantas bisa diterjemahkan sebagai katalis positif bagi emas. Pasalnya, Dolar AS sendiri berkorelasi negatif dengan emas.

Untuk mengetahui apakah bubble emas benar-benar pecah pada akhir tahun 2020, perlu dilakukan peninjauan terhadap pergerakan harga emas ke depan dalam jangka panjang.



Forum

Udin (25 Feb 2021)

1 jika modal sudah 800 cent pake 20% lot berapa ?  2. jika modal 5$ profit 20%, tiap hari meningkat berapa? 

Selengkapnya...

Kemarin1,839.05
Minggu Lalu1,831.25
1 Bulan Lalu1,778.15
2 Bulan Lalu1,725.95
3 Bulan Lalu1,819.60
6 Bulan Lalu1,886.25
Setahun Lalu1,734.55

Kirim Komentar/Reply Baru
Tips Investasi untuk Siapkan Dana Pernikahan
Tips Investasi untuk Siapkan Dana Pernikahan
Nandini   11 May 2021   62  
MACD sering salah mendeteksi signal?

Apakah MACD sering memberikan sinyal palsu ketika dijalankan ti time frame rendah? Kebetulan saya sering menggunakan 15m namun hasil entry saya terus berbeda dengan pergerakan berikutnya. Mohon bantuannya

Nekoboy 19 Jan 2021

Reply:

M Singgih (19 Jan 2021 21:16)

@ Nekoboy:

Maaf, yang Anda maksud dengan sinyal yang palsu tsb yang bagaimana? Apakah ketika kurva MACD telah memotong kurva sinyal? Atau mungkin penunjukan divergensi dari MACD tsb?

 

Cara Aman Trading Bitcoin Untuk Pemula
Cara Aman Trading Bitcoin Untuk Pemula
Linlindua   5 May 2021   149  
Live Trading NFP Bareng Finex
Live Trading NFP Bareng Finex
Melati   4 May 2021   200  
Untung Rugi Bisnis Peer to Peer (P2P) Lending
Untung Rugi Bisnis Peer to Peer (P2P) Lending
Wahyudi   30 Apr 2021   136  
Bitcoin Vs Ethereum, Mana Yang Lebih Menguntungkan?
Bitcoin Vs Ethereum, Mana Yang Lebih Menguntungkan?
Wahyudi   30 Apr 2021   172  
7 P2P Lending Syariah Terbaik di Indonesia
7 P2P Lending Syariah Terbaik di Indonesia
Linlindua   29 Apr 2021   132  
3 Cara Trading Bitcoin Untuk Meraup Profit
3 Cara Trading Bitcoin Untuk Meraup Profit
Linlindua   29 Apr 2021   151  
10 Ide Bisnis Online Terbaik Dengan Modal 1 Juta
10 Ide Bisnis Online Terbaik Dengan Modal 1 Juta
Linlindua   28 Apr 2021   129