Benarkah Forex Trading Adalah Bisnis Online Paling Menjanjikan?

SAM 1 Aug 2011 28506

Di suatu forum, pernah ada bahasan seru tentang apa sih bisnis online yang paling prospektif? Kebanyakan respons menyebutkan forex trading sebagai salah satu bisnis online paling menjanjikan. Bahkan ada yang mengaku sudah mendapatkan keuntungan ratusan hingga ribuan Dolar AS. Menyimak komentar-komentar yang ada di sana, saya jadi bertanya-tanya, benarkah seperti itu? Sebelum kita menilai apakah pendapat tersebut benar atau tidak, ada baiknya kita simak alasan-alasan yang mendasari pendapat tersebut. Coba kita simak satu per satu ya.

Bisnis Online

 

Alasan 1: Volume Perdagangan Harian Hingga Triliunan Rupiah

Alasan pertama yang dikemukakan oleh teman-teman saya dalam forum itu adalah: volume transaksi per hari alias uang yang terlibat dalam bisnis forex berkisar triliunan rupiah. Ini bukan sekadar bualan, melainkan data yang dirilis oleh lembaga bonafide. Menurut Bank of International Settlement (BIS), total volume mencapai 5 triliun Dolar AS per hari lho!

Volume Forex Trading

Oke deh, nilai total transaksi yang sedemikian besar memang cukup menggiurkan dan bisa diartikan bahwa prospek bisnis ini lumayan cerah. Forex trading bisa jadi memang merupakan bisnis online paling menjanjikan dengan skala internasional, meskipun bisa dilakukan dengan PC atau gadget dari rumah kita masing-masing. 

 

Alasan Kedua: Perkembangan Bisnis Masif, Banyak Peluang Baru

Perkembangan bisnis forex trading, khususnya di Indonesia, dalam beberapa tahun terakhir ini sangatlah pesat. Pesatnya perkembangan forex trading, terutama di Indonesia, ditandai dengan bermunculannya perwakilan-perwakilan broker dari luar negeri dan meningkatnya jaringan broker-broker baru asli dalam negeri.

Hal ini menunjukkan bahwa market perdagangan forex dianggap masih besar, sehingga menguntungkan untuk digarap. Bahkan bukan hanya broker-broker baru maupun perwakilan broker yang bermunculan, tetapi juga bisnis lain yang menunjang kegiatan forex trading ini seperti misalnya bisnis exchanger dan IB (Introducing Broker). Ini juga bisa menjadi indikator yang menunjukkan bahwa memang peminat kegiatan forex trading ini masih lumayan besar dan diharapkan pertumbuhannya akan terus positif di masa yang akan datang. 

Bisnis ini akan tetap bisa berjalan selama seluruh dunia belum menggunakan mata uang tunggal; satu hal yang kayaknya sangat sulit untuk terjadi. Jadi, forex trading bakal masih bisa berjalan untuk jangka waktu yang sangat lama.

Bisnis Online Paling Menjanjikan

(Baca juga: 3 Cara Bisnis Forex Tanpa Trading)

 

Alasan Ketiga: Tak Ada Pesaing

Inilah poin yang menurut saya paling menarik. Dalam bisnis ini, kalau kita bertindak sebagai trader, maka kita tidak mengenal adanya "pesaing".  Menurut saya, ini alasan yang sangat menarik. Gimana nggak menarik tuh, satu bisnis tanpa pesaing dengan kemungkinan perolehan profit yang hanya tergantung pada besarnya modal plus kemampuan kita sendiri. Menarik bukan? Mana ada sih, bisnis tanpa pesaing selain menjadi trader forex?

Dalam bisnis jual-beli lain, kita akan merasa tersaingi apabila muncul pedagang baru. Namun, sebagai trader forex, kita nggak perlu khawatir apalagi merasa tersaingi kalau semakin banyak trader yang bermain di market. Justru, semakin banyak trader (plus modal yang terlibat), maka market akan semakin aktif. Semakin aktif market, semakin besar kemungkinan kita untuk mengambil keuntungan. Jadi, semakin banyak trader baru, justru semakin menguntungkan bagi kita

Apa yang saya kemukakan di atas itu memang hal-hal positif dari forex trading. Nah, bagaimana dengan hal negatifnya? Mmm…yah, mungkin ini lebih berasal dari individu si trader. Banyak trader yang kurang bisa mengendalikan diri secara psikologis pada saat melakukan trading, sehingga trading-nya bukannya mendatangkan pendapatan, tetapi justru menghabiskan modal besar-besaran.

Banyak pula trader yang mulai forex trading tanpa pemahaman maupun kemampuan analisis pasar yang memadai, sehingga hanya mengandalkan untung-untungan atau tebak-tebakan. Padahal, tanpa pengetahuan memadai, kegiatan trading yang dia lakukan tidak jauh beda dengan sekedar mengundi nasib alias berjudi. Itulah mengapa semua trader pemula disarankan agar menyimak belajar trading forex secara bertahap, atau mencoba berlatih simulasi trading tanpa keluar modal terlebih dahulu.

Nah, sekarang mudah-mudahan Anda bisa membuat penilaian sendiri, apakah forex trading ini memang bisnis online paling menjanjikan, atau bukan!? Apakah Anda tertarik untuk ikut berkecimpung di dalamnya?

Kirim Komentar/Reply Baru


contoh volatilitas tinggi dan volatilitas rendah

Contoh volatilitas tinggi dan volatilitas rendah kalo grafik gimna ya? Atau nilai volatilitasnya?

Beni 9 Aug 2019

Reply:

M Singgih (12 Aug 2019 03:26)

@ Beni:

- Contoh volatilitas tinggi dan volatilitas rendah kalo grafik gimna ya?

Pada chart trading, tinggi rendahnya volatilitas bisa diamati dengan indikator Bollinger Bands. Jika Bands menyempit, maka volatilitas pergerakan harga sedang rendah, dan jika melebar, maka volatilitas sedang tinggi.
Untuk keterangan lebih lanjut silahkan baca: Cara Menggunakan Indikator Bollinger Bands

Cara lain adalah dengan melihat indikator Average True Range (ATR). Semakin tinggi range pergerakan harga, yaitu selisih antara harga maksimum dan minimum pada suatu periode, maka semakin tinggi pula volatilitas pergerakan harga. Dengan demikian jika nilai ATR naik artinya volatilitas sedang tinggi, dan sebaliknya jika ATR turun.
Untuk keterangan lebih lanjut silahkan baca: Volatilitas, Range, Indikator ATR Dan Stop Loss

- ……. Atau nilai volatilitasnya?

Ada custom indikator yang mengukur volatilitas, yaitu Relative Volatility Index atau RVI, yang dinyatakan dalam angka antara 1 hingga 100. Jenis indikator ini adalah oscillator, dan bukan indikator bawaan dari Metatrader.

Febrian Surya 613
Forex