Benarkah Jika Support Tembus Maka Downtrend?

Abraham17 5 Jun 2014 1902

permisi master saya mau tanya tentang garis support dan resinstence,

apakah benar jika garis / titik support tertembus maka akan melanjutkan down trend dan apabila garis / titik resistannce tertembus maka akan melanjutkan uptrend ?

kalau misalkan itu benar berarti market akan berbalik arah jika menemukan titik suport resistance yang baru seperti itu?

terimakasih sebelumnya.

[New Topic]
Kirim Komentar/Reply Baru

Reply Pembaca : 1

Basir 5 JUN 2014
Sesuai dengan arti katanya, pivot point berarti titik atau batas dimana suatu pergerakan harga akan berbalik arah. Dalam forex, pivot point adalah level dimana sentimen pasar berubah dari 'bullish' (naik) menjadi 'bearish' (turun) atau sebaliknya. Pivot point bersifat seperti support atau resistance, harga yang bergerak mendekati titik ini akan mendapat perlawanan dan akan berbalik arah. Tetapi jika harga berhasil menembus dan bergerak melewati titik ini, pergerakan itu akan berlanjut terus hingga mencapai pivot point berikutnya.

Pivot point dan level-level resistance serta support-nya dihitung dengan menggunakan harga-harga pembukaan, tertinggi, terrendah, dan penutupan dari sesi trading sebelumnya. Karena pasar forex aktif terus-menerus selama 24 jam, trader menggunakan patokan penutupan pasar New York (21.00 GMT) sebagai patokan waktu penutupan bursa mata-uang.

Uraiannya anda bisa lihat disini Trading With Pivot Point
Thanks.
reply
Ucok99
Dear Mentor Forex

saya newbie dalam forex baru 1 bulan terakhir ini belajar dari situs seputar forex. saya ingin bertanya dan minta saran dari para mentor adalah sebagai berikut.
jika modal 100$, live trading di akun standart, menggunakan EA dengan sistem Martingale.

pertanyaan saya :
1. berapakah market yang ideal bisa saya jalankan secara bersamaan?

2. Jenis Pair apa yang cocok dengan sistem di atas?

3. Leverage berapa yang layak di pake utk disesuikan dengan modal di atas?

4. Timeframe berapa yang bisa di pake, agar ketahanan modal tidak terlalu dini MC?

mohon maaf jika ada pertanyaan saya yang kurang sesuai dengan kondisi modal di atas.
Terimakasih atas saran dan pentunjuknya dari para mentor semua.. Salam Sukses

M Singgih (27 May 2020 15:12)

@ Ucok99:

Modal USD 100, trading dengan akun standard. Jadi minimal trade adalah 1 lot.
Diasumsikan Anda trading pada pair XXX/USD (EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD, NZD/USD), dan menggunakan leverage besar yaitu 1:500, atau 0.2% dari nilai kontrak (USD 100,000).

Misal Anda buy atau sell 1 lot EUR/USD pada harga 1.0950, maka margin yang dibutuhkan =  (USD 100,000)  x 1 x 0.2% x 1.0950 = USD 219.

Dengan demikian untuk keperluan margin dengan lot yang minimal saja modal tidak mencukupi.
Jadi dalam hal ini untuk trading dengan akun standard Anda harus menambah modal.
Atau Anda bisa trading dengan modal tsb pada akun micro dengan minimal 0.01 lot.

Baca juga:
Margin Dalam Trading Forex (1)
Margin Dalam Trading Forex (2)
Reply New
Syahrul Ramadhan
Pak, bu, saya ingin bertanya. Jika semisal saya open posisi di harga 1.5000, TP di 1.5500 dan Stop Loss di 1.4500, saya pasang Trailling Stop sebanyak 100 poin (10 pips), kemudian harga naik ke 1.5050. Apakah Stop Loss saya secara otomatis dipindahkan oleh sistem dari 1.4500 ke 1.5040?

M Singgih (27 May 2020 15:09)

@ Syahrul Ramadhan:

Buy pada 1.5000, SL awal pada 1.4500, trailing stop (TS) = 10 pip.
Dengan demikian ketika harga naik menjadi 1.5010, maka TS telah aktif dan SL menjadi berada pada level 1.5000 (berjarak 10 pip). SL awal yang ada di level 1.4500 sudah tidak berlaku.

Ketika harga naik lagi menjadi 1.5020, maka TS menjadi berada pada level 1.5010. Dan ketika harga naik menjadi 1.5050, maka SL menjadi berada pada level 1.5040.

Jadi SL awal menjadi tidak berlaku ketika trailing stop (TS) sudah mulai aktif. TS mulai aktif ketika Anda sudah memperoleh profit sebesar pip TS yang ditentukan. Dalam hal ini SL awal sudah tidak berlaku ketika harga mencapai 1.5010.

SL awal adalah sebagai proteksi jika Anda salah posisi, sehingga trailing stop (TS) tidak pernah teraktivasi.
Baca juga: Menggunakan Fasilitas Trailing Stop

Syahrul Ramadhan (28 May 2020 19:31)

Terimakasih atas jawabannya. Berhubung saya kemaren tanya di Grup Telegram SF ada yang bilang kalau Trailing Stop hanya aktif ketika device itu aktif juga, entah itu PC ataupun Android. Jadi kalau keduanya atau salah satunya off, Trailing Stop juga ikutan deactive(off). Apakah benar demikian?

M Singgih (02 Jun 2020 15:14)

@ Syahrul Ramadhan:

Mengenai hal tersebut memang benar demikian. Kalau Anda mematikan komputer atau smartphone, atau Anda tidak online, maka trailing stop yang telah Anda pasang tidak akan bekerja. Hal itu disebabkan karena fasilitas trailing stop bekerja di client terminal, bukan di server seperti stop loss (SL) dan take profit (TP).

Jadi sebaiknya Anda juga memasang SL di samping trailing stop untuk berjaga-jaga seandainya ada gangguan di komputer, smartphone atau jaringan. Sebagai alternatif, Anda bisa menggunakan trailing stop secara manual (tidak otomatis), yang mana Anda harus selalu memonitor komputer dan menggeser level stop loss secara manual.


Tess (10 Jun 2020 10:00)

Tes forum

Reply New
Bayu

Mohon maaf master, mau tanya. Apakah semua TF mempunyai trend line? Kalau kita mau menggambar trendline di tf 5 menit apakah kita juga harus menghubungkan titik2 tertinggi dan terendah? Padahal klw d tf rendah kan banyak titik2 tsb. Titik2 mana yg harus kita hubungkan untuk membuat trendline? Apakah titik2 berdasarkan candle terakhir? Terima kasih master


M Singgih (06 May 2020 00:50)

@ Bayu:

Trendline atau garis trend bisa ditarik pada semua time frame. Hanya saja trendline pada time frame yang tinggi lebih akurat sebagai acuan support dan resistance, dibandingkan dengan time frame yang lebih rendah.

Mengenai cara menarik trendline, silahkan baca:
Pengertian dan Cara Menggambar Trendline Dalam Forex
Menggunakan Garis Trend Dalam Trading

Reply New
Darman Noviandi

Apakah tampilan grafik sama yg kita lihat antara di timeframe M1, M5, M15?


Kiki R (01 May 2020 12:50)

@Darman Noviandi: Tentunya ada perbedaan. Perbedaan tersebut karena setiap time frame adalah bagian dari time frame yang lain.

Contohnya jika Anda melihat 1 candlestick di time frame M15, maka di grafik M5 Anda melihat 3 candlestick dan 15 candlestick di M1. Dengan demikian, 1-3 candlestick di M15 bisa saja membentuk pola tertentu di M1. Memahami dengan baik bagaimana multi time frame bekerja dalam grafik akan memberikan pengetahuan lebih tentang pergerakan harga secara detail.

Reply New
Bayu

Maaf sebelumnya pak, saya baru belajar tentang forex ini. Banyak yg belum saya ketahui. Yang mau saya tanyakan
1. apa maksud periode dalam trading?
2. Berapa lama waktu yg dibutuhkan dalam 1 periode?
3. Dalam indikator ADX ada yg membuat periode di angka 14. Dan anda membuat angka 50 di periode ADX. Maksudnya bagaimana ya pak?
Terima kasih


Kiki R (13 Apr 2020 15:51)

@Bayu:

1. Periode dalam indikator adalah batasan candlestick/waktu yang digunakan untuk nilai indikator. Setiap indikator mempunyai rumus/hitungannya masing-masing, contohnya moving average (MA) dihitung berdasarkan nilai rata-rata setiap periodenya. Jika Anda memasukkan periode 5 dalam indikator MA pada time frame H1 (1 jam) artinya candlestick MA yang dihitung adalah 5 candlestick ke belakang (5 jam terakhir).

Semakin besar periode maka semakin jauh perhitungannya. Sebagai contoh, jika Anda memasukkan periode 14 pada indikator MA di time frame H1 (1 jam) artinya nilai MA akan dihitung sebanyak 14 candlestick terakhir (14 jam terakhir, dihitung dari yang paling akhir).

2. Periode 1 =  1 candlestick terakhir. Jika Anda memasukkan angka 10 pada periode maka perhitungan rumus indikatornya akan mencakup 10 candlestick terakhir.

3. Periode 14 artinya perhitungan indikator ADX mencakup 14 candle terakhir pada time frame yang digunakan. Jika time frame yang digunakan H1 dengan periode 14 maka nilai ADX yang tercantum mencakup 14 candlestick terakhir atau 14 jam terkahir.

Jika periode yang digunakan adalah 50 pada time frame H1 maka nilai ADX yang tercantum meliputi 50 candlestick terakhir atau 50 jam terakhir.

Reply New
Budi

Jika semua wave pola 5 - 3 sudah terbentuk sempurna lalu selanjutnya bagaimana ya? Apakah itu sudah indikasi pembalikan tren besar?


M Singgih (09 Apr 2020 13:47)

@ Budi:

Kalau memang trend-nya masih sama, selanjutnya akan mengulangi gelombang pertama, artinya penghitungan dimulai lagi dari pola gelombang 5-3 yang kedua.

Tetapi kalau gelombang koreksi C telah menembus level terendah dari gelombang pertama (untuk kondisi uptrend), atau telah menembus level tertinggi dari gelombang pertama (untuk kondisi downtrend), maka diasumsikan telah terjadi pembalikan arah trend (trend reversal), dan penghitungan gelombang disesuaikan dengan trend yang baru.

Baca juga:
3 Hal Pokok Dalam Trading Dengan Gelombang Elliot
Mengenal Teori Gelombang Elliot

Reply New
Joko

Selamat malam trader.
Minta bantuan dan gambaran cara analisis support dan resistance bagaimana ya?


Kiki R (07 Apr 2020 12:18)

@Joko: Sederhananya, analisa support dan resistance menggunakan aturan yaitu sell di resisten dan buy di support. Aturan ini sama seperti membeli pada saat murah (buy on low) dan jual pada saat mahal (sell on high).

Cara menentukan support dan resistance bisa dilihat pada artikel di bawah ini:

  • 3 Cara Sederhana Untuk Menentukan Support Dan Resistance
  • Menentukan Support Dan Resistance Dengan Price Action (1)
  • Beberapa Tips Dalam Menentukan Support Dan Resistance

Misalnya Anda sudah bisa menentukan support dan resistance, di grafik Daily Anda menunjukkan adanya resisten di harga 1.1100. Maka cara analisa support dan resistennya adalah melihat bagaimana reaksi harga pada saat menguji harga 1.1100 tersebut. Perhatikan candlestick yang terbentuk apakah harga break (lanjut naik) atau malah reversal (berbalik turun). Jika harga break resisten 1.1100 Anda bisa mengambil posisi buy, sedangkan apabila harga reversal maka Anda mengambil posisi sell.

Reply New
Aldi Wakid

saya mau bertanya..
bagaimana cara menggambar garis suply dan demand yg benar??
Karena saya bingung sekali


Kiki R (07 Apr 2020 12:07)

@aldi wakid: Cara menggambar area supply and demand ada 2. Pertama menggunakan OHLC candle saling berhimpitan hingga candle terlihat seperti sedang berbaris dengan sejajar dan rapi. Kedua, menggunakan candlestick seperti pin bar dan engulfing. Untuk lebih jelasnya silakan baca pada 2 artikel di bawah ini:

  • Cara Trading Supply And Demand Untuk Pemula
  • Trading Dengan Zona Supply And Demand Ala Trader Pro

Silakan baca baik-baik dan perbanyak latihan karena area supply and demand ini memang bersifat relatif bagi setiap trader, tergantung dari sisi pengamatan dan pengalaman yang dimiliki. Semakin tinggi jam terbang seorang trader, maka semakin bijak dirinya dalam menentukan area supply and demand tersebut.

Reply New
Bujel

Bagaimana caranya baca pergerakan candlestick setiap pergantian sesi asia, eropa, london?


M Singgih (06 May 2020 00:48)

@ Bujel:

Mengenai cara membaca pergerakan candlestick, silahkan Anda baca:

Apa Itu Candlestick: Grafik Candlestick Dan Pengertiannya
Kumpulan artikel mengenai candlestick

Reply New
Parkel

Knp saat terjadi divergent harga naik tp indikator turun? yg mana sdh seharusnya terjd reversal tp harga msh ttp naik? Trima kasih


Kiki R (03 Apr 2020 10:16)

@Parkel: Hal ini karena setiap metode apapun yang digunakan dalam trading termasuk divergen hasilnya bersifat kemungkinan/probability. Harga yang sedang terjadi divergen artinya sedang menunjukkan tanda-tanda akan berbalik, namun tidak pasti akan berbalik

Untuk menilai bagus tidaknya metode divergen yang kita pakai, kita harus menggunakan teori peluang. Tidak bisa hanya dari berpatokan pada satu atau beberapa kejadian/sampel, lihatlah dalam populasi kejadian yang lebih banyak seperti 30 kali atau 100 kali. Dari sini kita akan mengetahui berapa peluang suksesnya (Win Rate) dan peluang gagalnya (Loss Rate)

Reply New
Mbah Pri

Saat tf besar naik trs di tf rendah trend turun itu yg sering kita jumpai. Klu gitu, kita hrs entry buy atau sell?


M Singgih (31 Mar 2020 01:57)

@ Mbah Pri:

Tergantung dari time frame mana yang telah memberikan sinyal untuk entry. Kalau di time frame tinggi sudah ada sinyal yang terkonfirmasi oleh indikator teknikal, sementara pada time frame rendah belum ada sinyal, maka Anda bisa masuk di time frame tinggi.

Sebaliknya, kalau di time frame rendah sudah ada sinyal yang terkonfirmasi oleh indikator teknikal, sementara pada time frame tinggi belum ada sinyal, maka Anda bisa masuk di time frame rendah.

Kejadian itu sering muncul karena pergerakan harga ketika sedang uptrend tidak selalu terus naik, tetapi ada koreksinya (turun dulu) sebelum berlanjut naik. Demikian juga ketika sedang downtrend tidak selalu terus turun, tetapi ada koreksinya (naik dulu) sebelum berlanjut turun.

Jika baik di time frame tinggi maupun time frame rendah ada sinyal yang terkonfirmasi oleh indikator teknikal, maka Anda bisa pilih salah satunya. Tentu besarnya stop loss (SL) dan target profit (TP) untuk masing-masing time frame akan berbeda. SL pada time frame tinggi tentunya akan lebih besar dari time frame yang lebih rendah.

Selain itu, waktu tunggu sampai SL atau TP tereksekusi juga berbeda. Pada time frame tinggi waktu tunggunya tentu akan lebih lama.

Oleh karena itu, mengenai hal ini seharusnya Anda menyesuaikan dengan gaya tipe trading Anda, apakah ingin trading dengan cara scalping, trading secara harian, atau ingin trading jangka menengah panjang.
Baca juga: Termasuk Tipe Trader Yang Manakah Anda?

Reply New
Ari Latukau

Volume trading itu sama dengan besaran lot ?
Harga entry itu, harga yang sedang di candle saat pasar itu dibuka ?
Mohon bantuannya.
Terimakasih


M Singgih (19 Mar 2020 02:01)

@ Ari Latukau:

- Volume trading itu sama dengan besaran lot ?

Ya, benar. Volume adalah besarnya lot yang Anda order.


- Harga entry itu, harga yang sedang di candle saat pasar itu dibuka ?

Bukan. Harga entry adalah harga yang Anda dapatkan pada saat order, baik dengan cara instant execution maupun pending order.
Untuk penjelasan silahkan baca: Belajar Menggunakan Metatrader

Reply New
Agnes

Mau nanya. Sy sdh buat akun demo. Tp tiap mau login selalu balasannya invalid account. Mohon bantuan penyelesaiannya


Kiki R (13 Mar 2020 08:53)

@Agnes: Sepertinya terjadi kesalahan input pada login akun. Apakah data login, password dan server sudah benar?

Jika sudah benar, maka seharusnya Anda bisa masuk ke metatrader yang Anda gunakan.

Reply New
Muhammad Aang Bahagiana

Bapak/Ibu, jika harga telah break di area R3 dan S3 kemudian ada konfirmasi candle reversal, apakah harga tersebut akan selalu menyentuh garis pivot di TF min H4 dan D1???


M Singgih (10 Mar 2020 00:46)

@ Muhammad Aang Bahagiana:

- … jika harga telah break di area R3 dan S3 ….

Mungkin maksudnya jika harga telah break di area R3 atau S3..
Tidak mungkin dalam waktu yang bersamaan harga break R3 dan S3.

- …. apakah harga tersebut akan selalu menyentuh garis pivot di TF min H4 dan D1???

Tidak selalu, tergantung dari panjangnya candle. Bisa sampai menyentuh pivot point bisa tidak. Kalaupun ada sinyal reversal, untuk konfirmasi sebaiknya dengan melihat penunjukan indikator trend.

Seperti contoh berikut, candle sudah break S3, maka untuk konfirmasi bahwa pergerakan harga sedang bullish, bisa dilihat dari indikator parabolic SAR, Bollinger Bands, MACD, OSMA, dan ADX.

Pada contoh di atas penunjukan semua indikator trend menunjukkan keadaan sedang bullish, jadi ketika candle telah break S3, bisa entry buy.

Reply New
Sarwani Senenen

master, cara gunakan trailing stop? awalnya OP Buy/Sell kemudian arahkan ke pair yg sedang berjalan klik kanan, pilih trailing stop, pilih jumlah point. Apakah seperti itu caranya master nanti saya santai-santai aman pakai trailing stop rupanya MC hehehe atau saya pasang stop loss manual kemudian pasang trailing stop.


saya binggung master di MT5 tidak ada keterangan trailing stop telah terpasang? tanda cek list aja di pilihan pointnya, apakah laptop mati trailing stop tetap berjalan master? penggunaan pending order Buy/sell stop buy/Sell limit tercatat di laporan harian broker,  apakah penggunaan trailing stop ini juga masuk ke laporan harian broker?


Terima kasih banyak atas jawabannya master.


M Singgih (28 Feb 2020 07:43)

@ Sarwani Senenen:

Bukan pada pair-nya, tetapi klik kanan pada order di kolom Trade di Terminal pada platform Metatrader:



Untuk cara penggunaan fasilitas trailing stop pada Metatrader silahkan baca:
Penggunaan Trailing Stop Pada MetaTrader
Menggunakan Fasilitas Trailing Stop


- … saya bingung master di MT5 tidak ada keterangan trailing stop telah terpasang?

Besarnya trailing stop yang telah di-set akan ditampilkan pada kolom S/L di Trade Terminal Metatrader.


- … apakah laptop mati trailing stop tetap berjalan master?

Jika komputer Anda matikan, maka order trailing stop tidak berjalan. Jadi komputer dan platform Metatrader harus tetap aktif dan online.


- … apakah penggunaan trailing stop ini juga masuk ke laporan harian broker?

Maksudnya masuk ke laporan harian broker?

Reply New
Fadhal Ahmad

Saya sudah mempelajari SND di artikel Supply And Demand Untuk Pemula tapi saya masih belum paham dalam menggambar garis SND ini, apakah dalam menggambar garis SND memiliki patokan khusus ?


Kiki R (26 Feb 2020 19:56)

@Fadhal Ahmad: Tidak ada patokan khusus atau aturan terperinci dalam menggambar area SnD. Menggambar zona SnD bersifat relatif bagi setiap trader, tergantung dari sisi pengamatan dan pengalaman yang dimiliki. Semakin tinggi jam terbang seorang trader, maka semakin bijak dirinya dalam menentukan zona SnD tersebut. Satu-satunya aturan yang perlu diingat dan ditanamkan dalam menggambar zona SnD adalah:

Zona SnD adalah saat OHLC (open, high, low, close) saling berhimpitan hingga candle terlihat seperti sedang berbaris sejajar dan rapi.


Sebagai referensi tambahan, silahkan baca di sini:

Trading Dengan Zona Supply And Demand Ala Trader Pro

Reply New
David Susanto

Berapa ukuran setelan periode MA yang paling akurat untuk trending di time frame 30m?


Kiki R (26 Feb 2020 19:48)

@David susanto: Pertanyaan ini hampir mirip dengan pertanyaan sebelumnya tenrang ukuran periode MA yang akurat di time frame 30 menit.

Pada dasarnya indikator moving average (MA) adalah indikator tipe trending sehingga indikator ini lebih bagus digunakan saat harga dalam keadaan trending. Time frame M30 termasuk time frame rendah dan trading di time frame rendah membutuhkan respon yang cepat dari indikator MA.

MA yang memberikan respon cepat adalah yang periode waktunya pendek (kecil), karena menampilkan nilai rata-rata dari periode waktu yang pendek. Semakin pendek periode waktu yang dihitung maka akan menghasilkan perhitungan yang aktual. Kalau Anda menggunakan time frame 30 menit (M30), tentu tidak harus menghitung nilai rata-rata untuk sebulan sebelumnya, melainkan cukup beberapa jam sebelumnya.

Untuk time frame rendah (H1, M30, M15) disarankan menggunakan EMA (Exponential Moving Average), karena EMA responnya lebih cepat dari SMA (Simple Moving Average). Periode yang digunakan biasanya EMA 8, EMA 21, EMA 34 dan EMA 50 atau 55.

Reply New
Endry

Pagi pak erick
Mohon pak erick utk buat analisa tentang JPY
Terima kasih


Erik T (24 Feb 2020 12:36)

@ Trader Endry,

Saya pribadi masih sedang mengupayakan agar dapat memberikan ulasan analisa forex, khususnya pair forex mayor. Sehingga dalam hal ini, silakan Anda bookmark halaman analisa forex atau berlangganan newsletter dari Seputar Forex agar tidak ketinggalan update dari analisa teknikal atau peluang trading terbaru dari kami.

Reply New
KangEwok

Halo selamat sore mas Rizki, Saya baru dalam dunia trading, dan pengetahuan saya masih minim. Bila berkenan berbagi ilmu nya, pengukuran demand zone dan supply zone dari analisis apa ya? Terimakasih. Wassalam.


Kiki R (21 Feb 2020 09:04)

@KangEwok: Sore kang Ewok, salam kenal. Pengukuran area supply and demand memakai analisis supply and demand mas. Materi supply and demand juga banyak referensinya di kami, saya buatkan daftarnya dibawah biar kang ewok lebih mudah bacanya.

Konsep Supply Dan Demand

Mengenal Supply dan Demand

Cara Trading Supply And Demand Untuk Pemula

Tips Identifikasi Supply Dan Demand Menggunakan Price Action

Trading Dengan Zona Supply And Demand Ala Trader Pro

Untuk tambahan, kami punya channel telegram khusus untuk belajar. Di dalam grup ini ada buku supply and demand dan metode lainnya. Kang ewok bisa masuk dengan klik link dibawah ini

Belajar Sistem Trading

Belajar Support Resistance

Reply New
Bowo

Bagaimana arah/ trend sinyal EURUSD, Senin 17 Februari 2020 atau minggu depan dan aksi posisi trader buy, sell,  atau hold


Kiki R (21 Feb 2020 08:34)

@Bowo: Mohon maaf atas keterlambatan balasan pertanyaannya. Saya trader tipe swing dengan metode yang saya gunakan yaitu TLS (trend, level, signal) di time frame Weekly, Daily dan H4. Weekly untuk menentukan trend, Daily untuk level/area entry dan H4 untuk signal entry. Oleh karena itu, saya akan membahas EURUSD dari kacamata swing trading.

Untuk EUR/USD sampai saat ini masih trend turun. Saya perhatikan di time frame Weekly belum ada tanda harga akan menguat kembali untuk sementara.

Sekarang lihat time frame Dailynya, seller masih sangat kuat.

Dari gambar di atas, saya merekomendasikan sell ketika harga pullback ke area supply.

Reply New