Berapa Investasi Minimal Untuk Trading Bitcoin?

SAM 13 Oct 2017
Dibaca Normal 4 Menit
kripto > belajar >   #bitcoin   #investasi   #trading-bitcoin
Besarnya modal atau investasi untuk trading Bitcoin bisa berbeda-beda, tergantung cara trading yang Anda pilih.

Apakah Anda berkeinginan untuk trading Bitcoin, tetapi ragu mengenai berapa besar modal yang dibutuhkan? Barangkali juga ragu apakah dana yang sudah dimiliki akan mencukupi atau tidak untuk mulai mengejar profit dari Bitcoin. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, pertama-tama Anda harus mengetahui terlebih dahulu soal adanya beberapa cara trading Bitcoin.

Baca Juga: Cara Trading Bitcoin Dengan Modal Kecil

Cara pertama trading Bitcoin dengan membelinya di bursa kripto (Crypto Exchanges) atau langsung dari orang lain yang ingin memperjual-belikan Bitcoin. Sedangkan cara kedua trading Bitcoin adalah via CFD dan aset derivatif lainnya di platform tertentu seperti Broker Forex. Masing-masing metode memiliki karakteristik, risiko, dan persyaratan investasi untuk trading Bitcoin yang berbeda. Berikut uraiannya.

Berapa Investasi Minimal Untuk Trading Bitcoin

 

Trading Bitcoin Di Bursa Kripto

Saat ini sudah banyak sekali bursa kripto di seluruh dunia. Salah satu yang paling populer diantaranya Coinbase. Coinbase menjual Bitcoin pada trader dengan harga yang sudah di-mark-up sekitar satu persen di atas harga pasar. Namun, selain menjual Bitcoin secara langsung, banyak pula bursa kripto yang memfasilitasi jual-beli antar individu.

Baca Juga: 5 Bursa Kripto Terbaik Yang Harus Anda Tahu

Di bursa kripto yang memfasilitasi jual-beli perorangan seperti ini (contohnya BitStamp), jika Anda akan membeli Bitcoin, maka akan dipertemukan dengan orang yang ingin menjual Bitcoin yang telah dimiliki mereka. Sedangkan jika Anda ingin menjual Bitcoin, maka akan dipertemukan dengan orang yang sedang ingin membeli. Jika harga penawaran cocok dengan keinginan, maka jual-beli dapat terlaksana secara langsung di bursa tersebut, dengan dana otomatis ditransfer ke wallet masing-masing.

Bursa Kripto Coinbase dan Bitstamp

Di bursa kripto seperti ini, investasi untuk trading Bitcoin bisa sangat tinggi, tergantung pada berapa kurs Bitcoin dan berapa banyak Bitcoin yang ingin dibeli. Umpamanya pada 7 Maret 2018, kurs Bitcoin adalah 149,164,275 Rupiah atau 11,187 Dolar AS per satuannya. Artinya, jika ingin memiliki 1 BTC, Anda perlu menyiapkan dana sekitar itu pula. Jika dana lebih kecil, maka Anda hanya akan mendapatkan kurang dari 1 BTC.

Ketika trading Bitcoin di bursa kripto, Anda akan mendapatkan keuntungan jika harga penjualan lebih tinggi dibanding harga beli. Dengan kata lain, bila saat ini membeli 1 Bitcoin seharga 11,187 Dolar AS, maka kelak harus dijual lebih dari itu agar untung. Jika dijual dengan harga lebih rendah, maka akan merugi.

 

Trading Bitcoin Di Broker Forex

Dibanding trading Bitcoin dengan memperjualbelikannya di bursa kripto, trading Bitcoin di broker forex akan membutuhkan investasi lebih rendah. Ini karena broker forex memberikan fasilitas leverage yang bisa memperkecil syarat investasi minimal untuk trading Bitcoin.

Ambil contoh di broker A menyediakan layanan trading Bitcoin versus Dolar AS (BTC/USD) dengan leverage antara 1:1 hingga 1:5, dengan perdagangan bisa dilakukan per lot mikro (per 1,000 USD). Dengan kata lain, Anda tak harus menyiapkan investasi untuk trading Bitcoin hingga belasan ribu Dolar AS, melainkan cukup seperlimanya saja. Selain itu, transaksi bisa dilakukan per-pecahan kecil, mulai dari 1,000 USD. Maka dari itu, jika ingin trading Bitcoin di broker forex, Anda boleh jadi hanya perlu menyiapkan dana sekitar 5,000-10,000 Dolar AS saja.

Meskipun demikian, perlu diperhatikan bahwa dana modal trading tadi bisa "termakan" oleh fluktuasi harga Bitcoin yang sangat tinggi. Di broker forex, trader bisa mendapatkan keuntungan saat harga naik maupun turun, tetapi kerugian juga bisa dialami saat harga naik ataupun turun. Padahal, fluktuasi harga Bitcoin sangatlah tajam, bisa mencapai ribuan Dolar dalam sehari. Oleh karenanya, sebaiknya sebelum trading Bitcoin di broker forex, berlatihlah trading forex biasa di akun demo terlebih dahulu.

 

Investasi Untuk Trading Bitcoin Terlalu Besar?

Setelah membaca uraian ini, Anda boleh jadi kaget dan bertanya-tanya, kok besar sekali? Tentu saja, karena nilai Bitcoin terus meningkat dari waktu ke waktu, dan sekarang bahkan nilai per satuannya sudah lebih mahal dibanding emas. Karena itu pula, Bitcoin dijuluki Emas Digital. Namun, jangan putus asa.

Bitcoin yang nilainya makin mahal ini termasuk golongan mata uang kripto. Mata uang kripto tak hanya Bitcoin saja, melainkan banyak pula lainnya. Contohnya Ethereum yang mendapatkan dukungan dari berbagai perusahaan raksasa dunia, Litecoin yang memungkinkan eksekusi lebih cepat, serta Ripple yang dianggap lebih aman dibanding Bitcoin.

Baca Juga: 10 Jenis Mata Uang Kripto Paling Populer Selain Bitcoin

Jika tertarik untuk berinvestasi pada mata uang kripto, maka Anda dapat pula memilih yang lainnya, seperti Ethereum, Litecoin, dan Ripple. Semuanya punya potensi untuk menjadi sama besarnya dengan Bitcoin, tetapi nilainya belum mencapai level yang terlalu mahal karena belum banyak dikenal.

Terkait Lainnya
 

Forum Terkait

 Irwansyah |  1 Apr 2021

Apakah menggunakan strategi hedging pada trading kripto khususnya Bitcoin dengan pair lainnya, sangat disarankan?

Dan apa saja yang perlu diperhatikan ketika mau menggunakan strategi ini. Makasih

Lihat Reply [7]

@ Irwansyah:

Setahu kami semua mata uang kripto dikurs terhadap USD, seperti Bitcoin (BTC/USD), Litecoin (LTC/USD), Ethereum (ETH/USD). Jika satu mata uang kripto harganya naik, maka yang lain akan cenderung naik juga, dan sebaliknya jika harganya turun. Jadi pergerakan harganya cenderung searah.

Dengan demikian menurut kami tidak bisa menggunakan strategi hedging pada mata uang kripto seperti halnya di forex. Di forex ada pair yangkorelasi pergerakannya negatif, misal korelasi pergerakan antara USD/CHF dan EUR/USD negatif, tetapi di mata uang kripto korelasinya selalu positif.

M Singgih   3 Apr 2021

Mungkin bisa dipermudah lagi pak istilah negatif dan positifnya...saya kurang menangkap masud bapak. Makasih

Irwansyah   9 Apr 2021

@ Irwansyah:

Pada 2 pair, jika korelasi pergerakan harganya positif, maka jika harga pair pertama naik, maka harga pair kedua juga akan naik, dan sebaliknya jika harga pair pertama turun, maka harga pair kedua juga akan turun.
Jika korelasi pergerakan harganya negatif, maka jika harga pair pertama naik, maka harga pair kedua akan turun, dan sebaliknya jika harga pair pertama turun, maka harga pair kedua akan naik.

M Singgih   11 Apr 2021

BNB sama Doge lagi naik-naiknya, kira-kira di pasar kripto lagi ada apa ya?

Aji Pangestu   14 Apr 2021

@ Aji Pangestu:

Harga Binance (BNB) dan Dogecoin melambung karena mengikuti trend bullish dari BTC (Bitcoin). BTC sebagai pelopor mata uang kripto telah dianggap sebagai alternatif save haven selain emas dan US Dollar. Dalam 6 bulan terakhir harga BTC/USD memang terus-menerus menembus rekor tertingginya (break high) sehingga memicu harga mata uang kripto lainnya untuk terus naik.

Sebagai referensi lebih lanjut, strategi hedging kripto bisa dipelajari di sini.

M Singgih   15 Apr 2021

Bitcoin memiliki korelasi positif dengan pair apa ya kak?

Anthony   29 Aug 2022

@Anthony:

Untuk korelasi sendiri, korelasi paling besar BTC ada pada teman-teman sejenisnya di aset kripto seperti ETH, XRP, BNB, dll pak. Untuk instrumen lain di luar kripto sendiri biasanya BTC erat berhubungan dengan indeks saham seperti S&P500, DOW, dll. Untuk lengkapnya mungkin bisa dilihat dari table di bawah ini:

btc-cor-1

Untuk korelasi dengan mata uang sendiri, tercatat BTC memiliki keterkaitan atau korelasi yang cukup tinggi dengan CAD. Nilainya bahkan berada jauh di atas USD (diwakilkan dengan USDT) serta EUR.

btc-cor-2

Nur Salim   29 Aug 2022
 Ahong |  1 Apr 2021

Pak, misalkan saya punya uang 50 juta, dan pingin investasi saham jangka panjang minimal 10 tahun. Antara saham option dan index bagusan mana pak? Makasih

Lihat Reply [7]

@ Ahong:

Baik saham option maupun indeks saham merupakan produk derivatif (turunan) dari pasar saham. Keduanya tidak merepresentasikan kepemilikan dalam bentuk apapun atas saham suatu perusahaan.

Jika Anda trading saham option, maka Anda harus bisa memprediksi harga suatu saham akan naik atau turun dalam jangka waktu tertentu. Jika harga saham diprediksi akan naik, maka trader akan membuka opsi Call, dan jika diprediksi turun, trader akan membuka opsi Put. Untuk penjelasan lebih lanjut, silahkan baca: Apa Itu Option Saham (Stock Options) Dan Bagaimana Contohnya?

Jika Anda trading indeks saham, maka Anda harus bisa memprediksi indeks suatu bursa saham akan naik atau turun. Yang ditradingkan biasanya adalah indeks Hang Seng, Nikkei, Kospi, Dow Jones, S&P 500 dan Nasdaq. Baca juga: Mengenal Apa Itu Indeks Saham Dan Beragam Manfaatnya

Menurut kami, jika Anda ingin berinvestasi di pasar saham, sebaiknya investasi sahamnya (beli saham perusahaan yang prospeknya bagus). Tetapi kalau ingin trading di produk derivatif saham, menurut kami trading di indeks saham lebih mudah, karena naik turunnya indeks saham suatu bursa lebih mudah diprediksi atau dianalisa dibandingkan dengan prediksi akan naik atau turunnya suatu saham dalam jangka waktu tertentu.

M Singgih   3 Apr 2021

Kalau beli saham perusahaannya langsung, risiko paling bahayanya apa pak?

Kata orang di forum, kalau main saham itu katanya lebih berisiko ya dibanding forex, apakah benar pak?

Dan satu lagi pak, kalau untuk orang Indo, apakah saham perusahaan yang bisa dibeli itu perusahaan orang Indo saja?

Terima kasih atas jawabannya🙏

Ahong   5 Apr 2021

@ Ahong:

- Kalau beli saham perusahaannya langsung, risiko paling bahayanya apa pak?

Risikonya tentu saja kalau harga saham yang Anda beli turun, sehingga mengalami kerugian. Risiko yang lebih besar adalah kalau saham yang Anda beli di-delisting dari bursa. Oleh sebab itu sebelum membeli sebuah saham pelajari dulu fundamental perusahaannya.

- Kata orang di forum, kalau main saham itu katanya lebih berisiko ya dibanding forex, apakah benar pak?

Tidak juga. Menurut kami trading forex risikonya lebih besar karena menggunakan leverage tinggi dan juga fluktuasi pergerakan harganya lebih besar.

- kalau untuk orang Indo, apakah saham perusahaan yang bisa dibeli itu perusahaan orang Indo saja?

Kalau Anda trading di Bursa Efek Indonesia (BEI), maka Anda hanya bisa trading saham-saham perusahaan yang listing di BEI saja, yaitu perusahaan-perusahaan dari Indonesia saja. Tetapi jika Anda trading di bursa New York, maka Anda bisa trading saham-saham perusahaan yang listing di New York Stock Exchange (NYSE). Untuk trading di NYSE Anda harus mencari perusahaan pialang yang menawarkan trading di NYSE.

 

M Singgih   7 Apr 2021

Untuk mahasiswa rekomendasi Saham yang seperti apa pak? Daripada uang buat jajan ga jelas mending buat beli saham..haha

Oddie   12 Apr 2021

@ Oddie:

Kalau Anda pemain baru, kami sarankan untuk masuk pada saham-saham lapis pertama atau saham-saham blue chips seperti TLKM, BBCA, UNVR, dsb.
Penjelasan mengenai saham-saham blue chips, silahkan baca:

M Singgih   13 Apr 2021

Kalau dengan saham yang di reksadana itu pak, apakah sama? Dan bagus mana dengan membeli saham perusahaan dengan beli saham di reksadana?

Nur Salim   13 Apr 2021

@ Nur Salim: Saham-saham yang ada pada portofolio produk reksadana saham adalah saham-saham pilihan hasil analisa dari manager investasi perusahaan yang menerbitkan reksadana tersebut, jadi tentu merupakan saham-saham pilihan yang prospeknya bagus.

Kalau Anda belum berpengalaman di saham, menurut kami lebih aman membeli produk reksadana, dalam hal ini reksadana saham. Mengenai reksadana, silahkan baca:

M Singgih   14 Apr 2021
 Chris Leon |  20 May 2021

Bitcoin lagi longsor, apakah ini saat yang tepat beli BTC?

waktu terbaik membeli btc

Lihat Reply [25]

@ Chris Leon:

Dari chart daily, belum ada sinyal dari price action untuk buy. Dari penunjukan price action harga masih konsolidasi dengan terbentuknya inside bar. Sementara dari penunjukan indikator teknikal, pergerakan harga masih cenderung bearish.

Saat Yang Tepat Untuk Membeli Bitcoin

M Singgih   21 May 2021

Sekarang ambles lagi ya pak harga Bitcoin dan market kripto lainnya....

kenapa akhir-akhir ini Bitcoin mudah banget ambruknya ya..padahal beberapa waktu lalu sempat nyentuh 900 Juta. 

Chris Leon   24 May 2021

@ Chris Leon:

Nilai Bitcoin anjlok minggu lalu karena pernyataan Elon Musk (pemilik Tesla), pemerintah China dan pemerintah AS. Elon Musk memutuskan untuk menghentikan pembelian Tesla menggunakan Bitcoin, pemerintah China melarang lembaga keuangan seperti bank dan fintech menyediakan layanan transaksi uang kripto, dan pemerintah AS memberikan regulasi baru yang berupa rambu-rambu terhadap perdagangan mata uang kripto.

 

M Singgih   24 May 2021

Untuk tahu info-info seperti ini gimana pak caranya...agar kedepannya saya bisa mengantisipasinya..makasih

Chris Leon   25 May 2021

@ Chris Leon:

Silahkan baca juga berita-berita pasar dari situs keuangan seperti investing untuk berita kripto, Bloomberg.com, CNBC.com, dll.

 

M Singgih   26 May 2021

@ Khalis:

Karena ulah para spekulan. Pergerakan harga BTC dan juga mata uang kripto lainnya tidak ada dasar fundamental ekonominya, jadi sepenuhnya tergantung dari para spekulan. Mengenai apakah harganya bisa kembali turun, tentu saja bisa.

 

M Singgih   27 Oct 2021

Agar tidak ketinggalan momentum Bitcoin akan segera naik gimana ya pak? Ini saya ketinggalan terus...hehe

Jodi   10 Nov 2021

@ Jodi:

Karena Bitcoin tidak ada dasar fundamentalnya untuk melakukan analisa dan perkiraan, maka satu-satunya cara adalah dengan analisa sentimen pasar melalui pengamatan price action dan penunjukkan indikator teknikal terutama indikator trend.

Dengan demikian Anda harus selalu memonitor peregerakan harga Bitcoin jika tidak ingin ketinggalan momentum untuk entry.

 

M Singgih   11 Nov 2021

@ Gustav:

Setahu kami tidak ada hubungan maupun korelasinya. Kalau korelasi, dengan indeks saham yang mana? Dow Jones kah? Nasdaq kah? Nikkei kah? Hang Seng kah? Atau harga saham apa?

Pergerakan BTC tidak ada dasar fundamental ekonominya. Full spekulasi.

 

M Singgih   3 Dec 2021

Sejak penciptaannya, harga bitcoin sudah sering jatuh bangun. Harga bitcoin bisa jatuh biasanya karena beberapa faktor seperti:

  • Perubahan kebijakan pemerintah tentang aset kripto di salah satu negara utama, misalnya China, AS, dll.
  • Perubahan kebijakan bank sentral. Meskipun peredaran bitcoin tidak diatur oleh bank sentral, tapi kurs bitcoin diperoleh dari transaksi pertukarannya dengan mata uang riil yang dikelola bank sentral. Jadi umpamanya saat ini USD menguat karena bank sentral AS (The Fed) akan menaikkan suku bunga, maka bitcoin (BTC/USD) melemah.
  • Aksi jual pemilik besar. Misalnya jika ada pihak yang dikenal punya bitcoin dalam jumlah besar mendadak mengumumkan akan menjual portofolionya, maka harga bitcoin bisa jatuh.

Ketiga faktor di atas hanya beberapa contoh saja. Masih banyak lagi faktor yang bisa memengaruhi harga bitcoin, karena status hukumnya yang tidak jelas di banyak negara. 

Bagaimana proyeksinya ke depan? Ya, harga bitcoin kemungkinan akan terus menerus jatuh bangun seperti ini. Mungkin sekarang turun, bulan depan naik, bulan depannya lagi jeblok, lalu naik lagi. Karakteristik bitcoin yang paling mencolok adalah harganya yang sangat fluktuatif, bahkan naik-turunnya lebih tajam daripada mata uang biasa.

Aisha   31 Jan 2022

Apakah hal ini juga berpengaruh kepada koin-koin lainnya? Seperti Dogecoin, ETH, BNB, dll?

Anjas   3 Feb 2022

Ya, faktor-faktor di atas juga berpengaruh pada koin-koin kripto lain.

Selain itu, pada umumnya, nilai koin dapat menguat atau melemah sesuai dengan aplikasi atau pemanfaatannya. Semakin banyak pihak yang menerima/menggunakan koin tersebut, maka nilai semakin tinggi. Semakin sedikit, nilai semakin lemah.

Aisha   4 Feb 2022

Bitcoin dan Ethereum merupakan dua mata uang kripto paling populer saat ini. Namun, keduanya memiliki fitur dan keunggulan berbeda. Fitur dan keunggulan ini memengaruhi prospek nilainya dalam jangka panjang.

Mengingat kripto termasuk teknologi baru yang masih dalam tahap pengembangan, kita tidak dapat memastikan mana yang akan lebih baik dalam jangka panjang. Lalu, bagaimana jika kita ingin berinvestasi pada kripto?

Calon investor hanya dapat menelaah faktor-faktor yang memengaruhi nilai masing-masing saja, kemudian berinvestasi pada Bitcoin atau Ethereum sesuai dengan minat atau kebutuhannya. Berikut ini dua faktor utama yang perlu diperhatikan:

  • Adopsi di kalangan lembaga-lembaga bermodal besar: Bitcoin unggul dalam hal ini. Banyak gerai online dan offline telah menyediakan bitcoin sebagai opsi pembayaran untuk belanja online, booking hotel, dll. Perusahaan-perusahaan besar dunia seperti Tesla telah mulai memborong bitcoin demi mendapatkan keuntungan investasi darinya. Bitcoin juga merupakan mata uang kripto pertama yang diadopsi dalam kontrak futures oleh bursa CME asal Amerika Serikat. Sedangkan, perusahaan-perusahaan besar kebanyakan hanya memanfaatkan blockchain ethereum saja untuk kebutuhan lain dan tidak membeli ETH sebagai persediaan cash ataupun investasi.
  • Masalah regulasi: Banyak negara lebih ramah terhadap ethereum daripada bitcoin. Karena banyak pemanfaatan blockchain ethereum di luar fungsinya sebagai "currency". Sedangkan bitcoin sering menghadapi pelarangan khusus karena bersaing dengan mata uang resmi yang berlaku.

Intinya, fungsi bitcoin lebih condong sebagai mata uang dan komoditas. Sedangkan fungsi ethereum lebih luas sebagai kerangka infrastruktur bagi banyak orang untuk membangun platform atau aplikasi baru.

Aisha   15 Feb 2022

Kalo untuk management risiko investasi di kripto seperti apa kak? Harganya kan naik turun ekstrim gitu

Zidni   15 Feb 2022

Sederhana saja: Investasi di kripo dengan hanya menggunakan uang sisa yang tidak akan dipakai untuk kebutuhan lain (uang dingin), sehingga kamu nggak akan pusing kalau nilainya turun dan kamu juga nggak akan depresi kalau investasinya hangus total.

Setelah itu, bagi modal dari uang sisa tadi ke dalam beberapa kelompok. Sebagian untuk belajar, sebagian lagi untuk kelak investasi beneran setelah paham dunia kripto. Dari bagian yang untuk belajar, dibagi lagi menjadi beberapa bagian agar kamu nggak langsung kehabisan modal saat baru coba-coba invest pada kripto.

Lebih baik invest dana sedikit-sedikit sambil belajar. Sangat tidak disarankan untuk langsung setor banyak sekaligus, padahal masih belum memahami lika-liku dunia kripto.

Aisha   15 Feb 2022

Ini saya mau beli BTC di Binance, kenapa diblokir ya kak situsnya? Apakah Binance memang sudah scam?

Abas   16 Feb 2022

Pemblokiran situs Binance di Indonesia bukan karena scam, melainkan karena Binance tidak memiliki izin dari pemerintah Indonesia.

Dari pihak Binance mungkin merasa tak perlu mengajukan izin khusus karena operasionalnya bersifat internasional. Tapi dari sisi pemerintah Indonesia, perusahaan apa saja yang beroperasi di sini harus dapat izin dulu. 

Banyak investor kripto Indonesia tetap join Binance, meskipun situsnya diblokir pemerintah. Cara paling praktis adalah dengan mengunduh aplikasi Binance via ponsel. Sedangkan kalau ingin mengakses via PC atau laptop, caranya bisa dengan memasang VPN, mengakses via proxy, atau mengubah DNS kita.

Aisha   17 Feb 2022

@Muh Dirga:

Selamat pagi, memang betul akan selalu terdapat perbedaan antara harga BTC di MT5 ataupun di Exchange kripto secara khusus. Bukan hanya itu, sejatinya di antara Exchange terbesar di Indonesia seperti IndoDax dan TokoCrpto bahkan yang terkenal secara global seperti Binance dan CoinBase juga akan berbeda satu sama lain. Hal ini umumnya terjadi karena sifat BTC sebagai Decentralized Digital Currency yang tidak memiliki nilai patokan khusus dalam satu waktu.

Selain itu ada juga faktor perbedaan lain seperti Fee yang diterapkan, Spread, Volatilitas dari tiap Exchange ataupun broker MT5 yang digunakan yang akan mempengaruhi produk hasil atau harga yang tampak pada Chart Anda. Ada juga faktor teknis seperti perbedaan waktu server serta jadwal Maintenance berkala yang diberlakukan di setiap Exchange atau broker.

Mengenai perbedaan bentuk Candlestick dalam Chart memang bisa dan sering terjadi. Namun hal ini biasanya terjadi pada time frame kecil seperti M30, M15, M5 atau M1. Pengaruh perbedaan harga ini umumnya tidak akan tampak jika diaplikasikan pada time frame yang lebih besar seperti H1, H4 dan Daily.

susunan Candlestick di MT5 Broker FXCE:

cs-beda-1

susunan Candlestick di Coinbase:

cs-beda-2

Namun kalau tujuannya memang untuk trading di time frame kecil maka saran saya gunakan patokan harga yang ada di tempat Anda trading saja. Meskipun harga atau pola Candlestick yang dihasilkan dapat berbeda, namun secara umum pola yang terbentuk umumnya akan sama. Contohnya jika di salah satu Exchange muncul pola Candlestick reversal Bearish Engulf, maka ditempat lain kemungkinan akan muncul pola reversal pula meskipun tidak berbentuk Bearish Engulf. Selain itu, adapula faktor Order Book ataupun Supply And Demand yang berbeda di setiap broker ataupun Exchange. Meskipun pada akhir penutupan hari atau time frame besar tidak akan terlalu berpengaruh karena order telah di Sync dengan yang lain, namun pergerakan jangka pendek harga (M1 atau Tick) umumnya akan sangat jelas pengaruhnya.

Nur Salim   29 Mar 2022

@Yanjun:

Untuk alasan mengapa Bitcoin melambung dalam beberapa hari belakangan ini sebenarnya tidak bisa disimpulkan  dengan pasti. Hal ini karena banyaknya faktor yang bisa menggerakan harga Bitcoin seperti kondisi ekonomi-politik yang sedang terjadi di dunia . Namun disinyalir penyebab utama harga Bitcoin naik karena adanya transaksi pembelian besar-besaran dari Terra (LUNA) sebagai aset backup untuk kepentingan StableCoin mereka. Menurut keterangan yang ada bahkan hingga saat ini mereka total telah membeli sebanyak 31,000 BTC dalam beberapa waktu belakangan. 

Kalau dari teknikal sendiri, BTC baru saja Breakout dari Resistance dan Chart Pattern Rectancle-nya beberapa waktu lalu. Saat ini BTC sedang berusaha membentuk tren naiknya di time frame Daily.

btc-analisa

Terima kasih, semoga membantu.

Nur Salim   31 Mar 2022

Faktor apa yang menyebabkan harga bitcoin melambung naik?

Yanjun   31 Mar 2022

Harga bitcoin kenapa jatuh lagi, perkiraannya kedepannya gimana kak?

Anjas   24 Jan 2022

Akhir-akhir ini harga bitcoin kembali menggila, itu kenapa ya gan bisa begitu? Apakah ada kesempatan harganya bisa turun lagi? Pengen coba investasi BTC..hehe

Khalis   26 Oct 2021

Ethereum VS Bitcoin, mana yang lebih baik untuk jangka panjang?

Zidni   11 Feb 2022

saat saya analisa kripto di mt5 saya baru sadar kalau harganya ternyata berbeda dengan di exchange? mengapa bisa demikian? candlestick yang terbentuk jg terkadang bisa berbeda. adakah solusi untuk ini? saya menggunakan analisa pola candlestick dan terasa cukup terganggu karena masalah ini.

Muh Dirga   29 Mar 2022

Ada kawan di grup yang menyebutkan bahwa harga BTC berkorelasi dengan harga saham. Apakah beanr demikian?

Gustav   3 Dec 2021
 Chis Leon |  6 Oct 2021

Aku punya dana beberapa, rencananya tak investasikan di saham. target investasiku sekitar 5 tahun. Pertanyaannya, apakah saham bagus untuk investasi selama 5 tahun mendatang? Makasih. 

Lihat Reply [17]

@ Chis Leon:

Untuk investasi saham jangka panjang, disarankan untuk membeli saham-saham kategori blue chip seperti misalnya TLKM, BBRI, ASII dll. Dalam jangka panjang, saham-saham blue chip dianggap lebih aman.
Baca juga: Ciri-Ciri Saham Paling Menguntungkan Untuk Jangka Panjang

 

M Singgih   7 Oct 2021

Apakah saham red chip aman kalau buat main pendek pak? Setahun sampe 2 tahun aja durasinya

Iqbal   13 Oct 2021

@ Iqbal:

Maaf, saya tidak tahu prospek saham-saham yang Anda maksud. Red chip adalah saham-saham perusahaan China yang listing di Hong Kong Stock Exchange. Saya tidak ada informasi mengenai prospeknya, baik dalam jangka pendek maupun dalam jangka panjang.

 

M Singgih   13 Oct 2021

@ Ragil:

Saham Facebook (FB) yang akan berubah kode jadi MVRS mulai Desember nanti adalah termasuk dalam saham blue chip, jadi menurut kami prospeknya bagus.
Silahkan baca juga: Ganti Nama Jadi Meta, Saham Facebook Langsung Rebound

M Singgih   8 Nov 2021

Untuk Ristanto,

Tergantung dari harga saham yang hendak Anda beli. Selain itu, pertimbangkan juga beberapa biaya yang diterapkan oleh sekuritas yang Anda ikuti. Misalnya saja harga saham dari PT.A perlembarnya adalah Rp.500,-.

Maka ketika Anda hendak membeli saham tersebut sebanyak 1 lot (100 lembar) dana yang perlu Anda persiapkan adalah sebesar Rp.50000,- . Namun kebutuhan dana minimum tersebut mungkin akan bertambah mengingat beberapa perusahaan sekuritas tentu menerapkan biaya-biaya tambahan lainnya.

Semoga bisa membantu.

Argo Gold Spotter   13 Dec 2021

Ada banyak cara untuk menghindari investasi saham bodong. Tiga yang paling utama:

  • Bukalah rekening investasi saham pada perusahaan sekuritas (broker) yang terdaftar sebagai anggota IDX (Bursa Efek Indonesia) dan sudah berizin OJK (Otoritas Jasa Keuangan).
  • Rekening investasi saham seharusnya dikendalikan oleh kita sendiri. Pihak sekuritas (broker) hanya dapat membeli/menjual saham atas perintah langsung dari kita. Jadi, jangan percaya pada pada pihak-pihak yang meminta akses rekening (ID dan password) agar mereka bisa trading/membelikan saham sesuai strategi mereka sendiri.
  • Tidak ada seorang pun yang dapat menjamin untung/rugi dalam investasi saham. Jadi, jangan percaya pada iming-iming "titip modal saja nanti pasti untung", karena mereka pasti penipu.

Daftar perusahaan sekuritas yang termasuk anggota bursa dapat diakses pada halaman berikut ini.

Aisha   22 Feb 2022

Bagaimana sih kak, ciri-ciri mereka paling menonjol yang menyediakan investasi saham bodong? Agar saya lebih mudah mendeteksinya meski baru lihat pertama kali.

Lynka   23 Feb 2022

Ciri-ciri singkatnya investasi saham bodong ada 3:

  • Mengaku perusahaan sekuritas atau broker, tapi tidak punya izin OJK dan bukan anggota IDX.
  • Menjanjikan keuntungan tetap.
  • Menawarkan skema investasi titip modal.

Itu saja. Pokoknya jika dapat tawaran investasi yang kelihatannya bakal gampang sukses tanpa perlu berusaha dan belajar apa-apa, berarti itu tipu-tipu. Siapa pun hanya bisa sukses dalam investasi saham jika sudah memahami dan mampu menganalisis dengan baik.

Aisha   25 Feb 2022

Ada beberapa alasan.

Pertama, perkembangan bisnis inti (core business) media sosial sepertinya sudah mencapai puncak. Khususnya kunjungan ke Facebook, secara global telah mengalami penurunan.

Kedua, kendala dalam monetisasi. Koleksi media sosial META (Facebook, Instagram, Whatsapp) tidak mampu menghadirkan terobosan baru dalam hal monetisasi. Bahkan, wacana pengetatan regulasi di sejumlah wilayah (seperti Eropa) berpotensi makin mencekik pendapatannya.

Ketiga, pelaku pasar masih pesimistis dengan prospek Metaverse yang digadang-gadang Mark Zuckerberg.

Metaverse memang merupakan kemajuan teknologi yang mengasyikkan. Namun, proyek Metaverse masih dalam proses pengembangan yang pastinya bakal "bakar duit". Ini terbukti dengan kerugian Metaverse sebanyak lebih dari USD10 miliar pada tahun 2021 saja. Kita juga masih kesulitan mengukur jangkauan pasarnya dan prospek monetisasinya kelak.

Aisha   1 Mar 2022

Dilihat dari istilahnya saja, kita semestinya sudah paham bahwa saham syariah merupakan saham-saham yang lebih sesuai dengan aturan syariat Islam daripada saham konvensional. Contoh perbandingannya:

  • Saham konvensional mencakup pula saham-saham perbankan, padahal mereka memperoleh pendapatan berupa bunga yang dianggap riba dalam syariat Islam. Maka, saham syariah tidak mencakup saham perbankan konvensional (hanya mencakup bank syariah).
  • Saham konvensional mencakup pula pabrik rokok seperti Gudang Garam (GGRM) dan dan Sampoerna (HMSP). Padahal, status kehalalan rokok itu diragukan. Maka, saham syariah tidak mencakup saham rokok.
  • Saham konvensional mencakup pula perusahaan miras seperti Multi Bintang Indonesia (MLBI). Padahal, MUI telah mengharamkan miras. Dengan demikian, saham syariah tidak mencakup saham miras.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan Daftar Efek Syariah (DES) yang mencakup semua saham syariah di Bursa Efek Indonesia, sehingga investor cukup menengok daftar itu saja jika ingin memfokuskan investasi pada saham syariah.

Aisha   13 Apr 2022

Apakah penyebab utama saham META turun banyak?

Renjani   25 Feb 2022

Bagaimana perbandingan investasi saham konvensioanal vs saham syariah?

Whendy Tandi   11 Apr 2022

Cara menghindari investasi saham bodong gimana kak?

Lynka   22 Feb 2022

Saya ingin main investasi saham. Kira-kira berapa modal yang diperlukan ya pak?

Ristanto   8 Dec 2021

Baru-baru ini Facebook telah ganti nama jadi Meta, bagaimana dengan sahamnya? Apakah bagus untuk investasi jangka panjang?

Ragil   8 Nov 2021

Apakah investasi di saham yang bukan blue chip dalam jangka panjang itu aman? Lantas bagaimana investasi saham yang benar meski tidak di saham blue chip? Makasih

Farid Ashar   21 Sep 2022

Ya, investasi saham jangka panjang bisa dalam saham apa saja dan tidak harus saham blue chip.

Saham blue chip itu bukan jaminan mutu, lho. Banyak juga saham yang dulu blue chip, tapi sekarang jadi recehan. Contohnya, BUMI. 

Sebaliknya, banyak saham second liner yang terbukti menghasilkan cuan melimpah selama bertahun tahun. Contohnya SIDO, DMAS, BJTM, BJBR.

Jadi, bagaimana cara investasi saham yang benar? Simpel saja. Jangan berfokus pada label saham "blue chip" dan "bukan blue chip", melainkan mempelajari dan mendalami fundamental saham yang akan dibeli. Cari tahu bisnisnya, keunggulannya, pangsa pasarnya, manajemennya, aktivitas pemasarannya, laporan keuangannya, valuasinya, dst.

Aisha   22 Sep 2022
 Jemmy |  15 Dec 2021

Apakah investasi emas di situasi pandemi seperti saat ini masih cocok?

Lihat Reply [29]

Untuk Jemmy,

Investasi emas batangan masih menjadi pilihan instrument investasi favorit sepanjang masa, termasuk disaat pandemi saat ini. Sebagai tambahan referensi, silahkan Anda simak ulasan Empat Cara Investasi Emas Saat Ini.

Semoga bisa membantu.

Argo Gold Spotter   17 Dec 2021

Emas dan deposito sama-sama cocok untuk investasi jangka panjang. Ada dua alasan utama:

  • Nilai emas dan deposito akan terus meningkat dalam jangka panjang. Emas meningkat seiring dengan inflasi, sementara deposito terus memperoleh bunga yang selaras dengan inflasi.
  • Emas dan deposito sama-sama dapat digadaikan sewaktu-waktu agar kita bisa memperoleh dana segar saat terjadi situasi darurat.

Jadi, mana yang lebih baik untuk berinvestasi jangka panjang? Kita bisa mempertimbangkan pula beberapa hal ini:

  • Apabila berinvestasi emas, kita harus memikirkan sendiri tempat penyimpanan dan pengamanannya. Sedangkan pengamanan deposito sudah diatur oleh pihak bank.
  • Investasi emas hanya berlaku untuk logam mulia berbentuk batangan asli, sehingga kita harus mampu memastikan orisinalitasnya sebelum membeli. Sedangkan investasi deposito sangat rentang penipuan oleh oknum karyawan bank, sehingga kita perlu memastikan dokumentasi yang komplit saat membuka rekening deposito di bank. 
  • Keamanan emas terjamin oleh sifat fisiknya yang dapat digadaikan ataupun dijual sewaktu-waktu, sedangkan keamanan deposito terjamin oleh undang-undang perbankan dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
  • Investasi emas dapat dimulai dari 0,1 gram saja. Sedangkan deposito bank saat ini umumnya hanya dapat dibuka dengan setoran modal awal sebesar Rp10 juta.

Dengan mempertimbangkan poin-poin di atas, kita bisa memilih emas atau deposito yang lebih sesuai dengan kondisi kita sendiri.

Aisha   17 Mar 2022

Apakah semua perbankan di indonesia sudah di jamin LPS ya min? dan apakah ada aturan besaran nilai yang dijamin oleh LPS? Mohon infonya. Tq

Suci Irawati   18 Mar 2022

Semua bank di Indonesia wajib mengikuti penjaminan LPS. Jadi, jawabannya ya, semua perbankan sudah dijamin LPS.

Penjaminan LPS memiliki empat syarat sebagai berikut:

  • Simpanan atau deposito nasabah harus tercatat dalam pembukuan bank.
  • Nasabah tidak memperoleh bunga simpanan yang melebihi tingkat bunga wajar yang ditetapkan oleh LPS. Tingkat bunga penjaminan LPS saat ini untuk bank umum adalah 3,50% dan untuk BPR adalah 6.00%, tetapi LPS dapat mengubahnya sewaktu-waktu.
  • Nasabah tidak melakukan tindakan yang merugikan bank, seperti kredit macet.
  • Saldo yang dijamin untuk setiap nasabah pada satu bank adalah paling banyak sebesar Rp 2 Milyar.
Aisha   19 Mar 2022

Harga emas minggu lalu baru turun dari rekor tertinggi. Karenanya, apabila tak ada kejutan besar, harga emas pekan ini kemungkinan melanjutkan penurunan atau berkonsolidasi (bergerak naik-turun dalam rentang terbatas) dengan kisaran antara Rp960 ribu-Rp1 juta.

Perlu diperhatikan: Ini hanya prediksi yang berlaku mulai 21 Maret 2022 sampai seminggu ke depan. Ini bukan rekomendasi untuk menjual ataupun membeli emas. Anda bebas menentukan sendiri keputusan investasi Anda dengan memahami segala potensi keuntungan dan risikonya.

Aisha   21 Mar 2022

Emas digital adalah investasi emas online yang jual-belinya dapat dilakukan melalui aplikasi mobile. Biasanya tidak langsung dikirim dalam bentuk fisik kepada investor, melainkan "disimpankan" oleh operator aplikasi.

Dengan teknis seperti ini, jelas sekali keuntungan emas digital antara lain:

  • Kita dapat membeli dan menjual emas di mana saja, kapan saja. Umpama kita menyaksikan harga emas naik dan kebetulan sedang berada di luar kota, kita bisa langsung menjual koleksi emas digital pada saat itu juga.
  • Kita terbebas dari biaya penyimpanan dan pengamanan emas fisik, karena semuanya disediakan oleh aplikasi secara gratis. Tak perlu khawatir perampokan atau pencurian emas dari lemari atau brankas di rumah.
  • Kita dapat membeli emas digital dengan modal yang sangat kecil. Aplikasi seperti Tamasia dan Tanamduit memperbolehkan pembelian emas mulai dari Rp10 ribu saja.

Kendati demikian, perlu dipahami bahwa segala hal yang bersifat digital itu rentan peretasan (hacking) sehingga kita perlu menjaga gadget dan password dengan hati-hati saat membeli/menjual emas digital. Selain itu, ada dua kekurangan emas digital lainnya yang patut diperhatikan:

  • Harga emas digital tidak mencakup ketersediaannya secara fisik. Kita harus menambah biaya pencetakan dan ongkos kirim berasuransi untuk mendapatkan emas batangan yang diinginkan secara fisik.
  • Emas digital tidak dapat digadaikan, karena pegadaian hingga saat ini hanya menerima emas fisik dalam bentuk perhiasan atau batangan.
Aisha   22 Mar 2022

Waktu terbaik investasi emas adalah kapan saja kita punya dana yang dapat disisihkan untuk jangka panjang (lebih dari 5 tahun)

Mengapa demikian? Karena jual-beli emas mengandung "spread" atau selisih harga jual dan harga beli yang sangat besar, sedangkan harga emas sangat fluktuatif dalam jangka pendek. 

Investasi emas hanya akan menguntungkan dalam jangka panjang. Agar kita tidak sampai terkena harga yang mahal, maka sebaiknya berinvestasi secara bertahap (mencicil) secara rutin daripada sekaligus banyak (lump sum) dalam satu waktu tertentu.

Aisha   24 Mar 2022

Sejak era kerajaan-kerajaan kuno, emas dikenal sebagai harta berharga dan penyimpan nilai kekayaan. Tak sedikit pula peradaban yang memanfaatkan emas sebagai mata uang logam.

Memasuki era modern, perjanjian Bretton Woods meresmikan emas sebagai acuan bagi nilai tukar mata uang USD. Meskipun nilai tukar USD dan mata uang lain saat ini sudah tak mengacu pada emas sepenuhnya lagi, perjanjian ini mematenkan pamor emas sebagai pelindung nilai kekayaan dalam sejarah umat manusia. 

Bank-bank sentral dunia masih hobi mengoleksi emas tiap tahun guna memperkaya dan menjaga stabilitas nilai tukar mata uang dan cadangan devisanya. Langkah para pemain pasar raksasa ini tentu menjadi kiblat bagi para investor dan pebisnis, sehingga emas dianggap sebagai "safe haven".

Aisha   11 Apr 2022

Apabila kamu membeli emas melalui aplikasi jual-beli emas digital, maka emas tersebut pasti dapat dicetak. Prosedur cara mencetak emas digital berbeda-beda untuk setiap aplikasi. Hubungilah Customer Service aplikasi yang kamu gunakan untuk mengetahui prosedur selengkapnya.

Aisha   13 Apr 2022

Tidak ada yang lebih baik antara investasi emas digital dan emas batangan fisik. Pilihan kita sebagai investor itu sebaiknya ditentukan oleh kebutuhan dan tujuan investasi.

Pertama-tama, pahami dulu perbedaan karakteristik antara keduanya.

Investasi emas digital itu berarti kita menyetorkan uang untuk membeli emas kepada platform digital tertentu. Platform akan "menyimpankan" emas kita hingga suatu saat kelak kita memutuskan untuk menjual atau mencetaknya. Dari sini dapat disimpulkan bahwa investasi emas digital itu:

  • Bebas biaya penyimpanan.
  • Bebas risiko pencurian.
  • Harga beli lebih murah, karena tak mencakup biaya cetak. Kita perlu membayar biaya cetak secara terpisah jika ingin memiliki emas batangannya saja.
  • Berbasis kepercayaan antara investor dan platform, sehingga kita harus memilih platform yang berizin dan transparan.
  • Tidak dapat digadaikan.
  • Apabila tidak dicetak, emas digital hanya dapat dijual kepada platform asalnya saja.

Investasi emas batangan fisik itu berarti kita membeli emas batangan dari toko emas, gerai Antam, toko online, dan lain sebagainya. Emasnya akan kita simpan sendiri, sehingga:

  • Ada biaya penyimpanan.
  • Ada risiko pencurian.
  • Harga beli lebih mahal, karena mencakup biaya cetak.
  • Ada risiko emas palsu, sehingga kita harus pintar memilih tempat membeli yang terpercaya dan dapat membedakan emas asli/palsu.
  • Dapat digadaikan.
  • Dapat dijual lagi kepada banyak pihak, bukan pada penjual asalnya saja.

Nah, dari hal-hal itu, mana yang kira-kira paling cocok bagimu? Pilihannya ada di tanganmu. Apa yang baik bagi orang lain, boleh jadi kurang baik bagimu. Apa yang baik bagimu juga belum tentu baik bagi orang lain.

Aisha   19 Apr 2022

Prediksi harga emas menjelang lebaran tahun ini kemungkinan naik di pasar internasional, tetapi stagnan atau bahkan turun di pasar lokal Indonesia.

Harga emas di pasar internasional saat ini cenderung meningkat karena perang Rusia-Ukraina yang berlarut-larut. Selain itu, banyak investor yang memilih untuk berinvestasi dalam emas guna menanggulangi risiko dampak lonjakan inflasi global yang sangat tajam.

Harga emas di pasar lokal kemungkinan cenderung stagnan atau bahkan menurun, karena kebiasaan masyarakat kita menjual atau menggadaikan simpanan emas menjelang lebaran guna mendanai mudik dan kebutuhan musiman lainnya. Meskipun harga emas Indonesia masih mengacu pada harga emas internasional, tetapi kelebihan penawaran (excess offer) dapat menekan harga.

Aisha   20 Apr 2022

apakah ada kemungkinan setelah lebaran harga akan kembali naik ya kak?

Herlian Disha   20 Apr 2022

Pergerakan harga apa saja itu selalu punya kemungkinan naik dan kemungkinan turun. Jadi ya, ada kemungkinan untuk naik lagi. Ada juga kemungkinan untuk turun makin jauh. Tergantung bagaimana situasi pada saat itu.

Aisha   20 Apr 2022

@ Sigit Pria:

Tanggal 25 April masih cenderung bearish. Untuk analisa pergerakan harga emas, silahkan baca kumpulan artikel analisa ini.

M Singgih   25 Apr 2022

Untuk meninjau history harga emas, mari kita lihat grafik dalam rentang bulanan.

History Harga Emas

Terlihat bahwa harga emas mulai mengalami peningkatan sejak awal merebaknya kabar tentang COVID pada kuartal pertama tahun 2020. Hal ini terjadi karena status emas sebagai "pelindung kekayaan" yang banyak dicari di tengah ketidakpastian dan gejolak dunia.

Harga emas mencapai puncaknya pada Agustus 2020, kemudian mulai mengalami penurunan. Namun, penurunan ini tidak membuat logam mulia kembali ke harga pra-pandemi.

Harga emas sekarang tetap cenderung lebih mahal daripada masa-masa sebelum pandemi. Mungkin karena virus Corona masih terus mengkhawatirkan, ditambah dengan situasi perang di Ukraina dan berbagai kekhawatiran ekonomi global lainnya.

Aisha   28 Apr 2022

kak, apakah kenaikan harga emas ini juga dialami oleh logam mulia lainnya, seperti perak dll?

Riki Ardiansyah   29 Apr 2022

Ya, jika kita meninjau grafik harga komoditas hampir semuanya meningkat seusai pecahnya pandemi COVID-19 --termasuk logam mulia perak dll-. Alasannya agak berbeda dengan kenaikan harga emas yang berfungsi sebagai "pelindung kekayaan (safe haven)". Melainkan karena gangguan rantai pasokan global, kendala produksi, dan peningkatan permintaan telah memicu kenaikan harga-harga komoditas secara umum.

Aisha   29 Apr 2022

Bagaimana prospek harga emas setelah lebaran? Yaaa bisa naik ataupun turun. Jawabannya sih tergantung Anda ingin tahu untuk jangka waktu berapa lama, serta Anda ingin tahu untuk tujuan apa?

Dilihat dari kondisi grafik harga emas spot hari ini (10 Mei 2022), emas berpotensi menurun lagi dalam rentang waktu bulanan dan mingguan. Namun, ada kemungkinan menguat dalam rentang waktu harian.

Ini berarti, pasca lebaran 2022 bukanlah waktu yang tepat kalau Anda ingin memborong emas batangan dengan target investasi jangka pendek. Namun, investor jangka panjang (target lebih dari 10 tahun) dapat membeli emas batangan kapan saja dengan cara mencicil tanpa perlu mempedulikan naik-turun harga jangka pendek.

Aisha   10 May 2022

Kapan waktu terbaik untuk melakukan investasi emas?

Sangat Sabar   23 Mar 2022

Di era saat ini semua serba digital, Apa Kelebihan dan Kekurangan Emas Digital?

Eddhy_sabar   22 Mar 2022

Bagaimana prediksi harga emas untuk pekan ini kak?

Putra Adhi   21 Mar 2022

Antara emas vs deposito, mana yang cocok untuk investasi jangka panjang?

Suci Irawati   16 Mar 2022

Kenapa emas disebut sebagai aset safe haven?

Rena Miradi   8 Apr 2022

Apakah emas digital bisa dicetak? bagaimana caranya?

Sasongko San   11 Apr 2022

Baiknya investasi emas digital atau emas batangan (emas real)?

Neni Wahyuni   12 Apr 2022

bagaimana prediksi harga emas menjelang lebaran?

Zaidan Aki   19 Apr 2022

mohon info analisa harga emas hari ini (25 april 2022)? Trims

Sigit Pria   25 Apr 2022

Bagaimana history harga emas dari saat munculnya covid sampai dengan saat ini?

Fikri Bobi   27 Apr 2022

Bagaimana prospek dan proyeksi harga emas usai lebaran ya kak?

Sukri Bambang   9 May 2022
 

Komentar @inbizia

pahami terlebih dahulu tentang bitcoin, cara kerjanya, kelebihan dan kekurangannnya serta gaya trading yg ingin digunakan
info lengkap di artikel ini kak
 Aryo Sianturi |  23 May 2022
Halaman: Strategi Trading Bitcoin Dari Perintis Indodax
@Rendy: Untuk level individual saya rasa tidak akan terlalu menguntungkan pak. Kecuali bapak siap menggocek modal yang cukup besar untuk menyusun Mining Rig yang bisa bersaing di pasaran. Sekedar info, 10% dari total Miner Bitcoin saat ini menguasai lebih dari 90% total Bitcoin yang dihasilkan oleh Mining saat ini. 10% ini terdiri dari perusahaan-perusahaan besar dengan sumber daya tinggi untuk keperluan Mining Rig dan kapasitas listrik hingga MegaWatt.
 Nur Salim |  10 Jun 2022
Halaman: Panduan Menambang Bitcoin Dalam Langkah Mudah
Saya lihat ke grafik bitcoin sejak tahun lalu sih, kok harganya malah turun mulu yah. Tahun lalu sempat hampir sampai 70ribu, sekarang malah di 20ribuan.
 Quill |  12 Aug 2022
Halaman: Jenis Mata Uang Kripto Paling Populer Selain Bitcoin
Kalau dibandingkan dengan tahun lalu, harga bitcoin tahun ini memang lebih rendah. Tapi kalau dibandingkan dengan tahun 2020, harga bitcoin tahun ini lebih tinggi. Bahkan kalau kita bandingkan pada tingkat bulanan, harga bitcoin bulan Agustus 2022 (sekitar 25 ribu) itu sudah lebih tinggi daripada harga bitcoin bulan Juni (sekitar 18 ribu). Coba lihat grafik ini: Oleh karena itu, kita nggak bisa mengatakan "harga bitcoin kok turun mulu ya", karena situasinya sangat relatif tergantung waktu. Ketika kamu sedang mengeluh harga bitcoin turun, faktanya justru harga bitcoin sudah naik selama hampir dua bulan. Harga bitcoin sejak awal kemunculannya memang sangat fluktuatif. Mudah naik pesat, tapi juga mudah jatuh drastis. Jadi, naik-turun ini wajar saja. Ingat, bitcoin merupakan inovasi baru yang belum mapan, masih memiliki banyak masalah, dan belum diterima secara sah dalam perdagangan internasional. Faktor yang mengakibatkan kenaikan/penurunan harga bitcoin dari waktu ke waktu juga berbeda-beda. Dan faktor-faktor itu sangat impermanen (mudah berubah-ubah). Contohnya: Harga Bitcoin jatuh pada Juni 2022 karena aksi jual dari para investor yang khawatir terhadap risiko resesi global dan kenaikan suku bunga The Fed. Tapi, kekhawatiran itu mulai mereda pada bulan berikutnya dan harga bitcoin kembali merangkak naik lagi.
 Anna |  14 Aug 2022
Halaman: Jenis Mata Uang Kripto Paling Populer Selain Bitcoin
Kalo aku sih niru tips dari bapak investor dunia bro, mbah Warren Buffet. Dia bilang, "Beli saham dari perusahaan yang kamu kenal dan produknya sering kamu lihat" Kalau barang dari perusahaan itu banyak dipakai orang, secara sederhana sih berarti alur produksinya lancar. Prospeknya buat jangka panjang bagus dan fundamentalnya sehat. Tapi tips ini kayaknya lebih bisa diaplikasikan untuk sektor barang-barang konsumtif ya. Berhubung mbah Buffet memang sukanya koleksi saham kayak Coca Cola dkk gt. Kalau untuk sektor lain, mau gak mau harus liat PBVnya dan dibandingin sama perusahaan-perusahaan dari sektor sejenis.
 Ida Mardiana |  24 Aug 2022
Halaman: Trik Jitu Beli Saham Dengan Laporan Keuangan Perusahaan
Pertanyaan ini balik lagi ke selera resiko sama ketahanan modal, kalau nggak kuat ngeHODL lama-lama dan gak yakin harga koin bakal rebound atau bangkit, yah mending emang jual aja daripada ga bisa tidur hehehehe. Tapi kalau masih ada peluang atau dapet bisikan harga bakal naik ya tahan dulu aja sampai harga naik paling ga 10% lah baru lepas. Saran sih kalo sekarang mending jangan jual dulu, soalnya harga koin masih pada jongkok semua, mending nabung pelan-pelan aja alias DCA (Dollar Cost Averaging), pas koin ngumpul banyak tuh, baru jual lagi, gitu.
 Davina Hardja |  29 Aug 2022
Halaman: Kapan Saat Tepat Jual Crypto
Event

LunoXperience Part 2

09 September 2022 - 08 Oktober 2022
Belajar Kripto

Luno

Airdrop LUNA Tahap 3

01 November 2022
Airdrop

Pintu

Airdrop LUNA 2.0 Tahap 2

01 Desember 2022 - 01 Desember 2024
Airdrop

Indodax

LunoXperience Part 3

14 Oktober 2022 - 12 November 2022
Belajar Kripto

Luno

Promosi

TikTok Star Tokocrypto

01 September 2022 - 15 Desember 2022
Total hadiah ribuan Dolar

Tokocrypto

Buy & Hold Krypton DAO

19 September 2022 - 03 Oktober 2022
5000 USDT

Indodax

PINTU Review Challenge Season 2

01 September 2022 - 29 September 2022
Rp45 juta

Pintu


Kirim Komentar Baru