Mendaftar kuliah S2 adalah impian banyak orang. Mereka akan mendapatkan pengalaman baru sekaligus momen tepat untuk mengeksplorasi minat akademik dan bertemu orang baru. Namun, banyak tantangan yang harus dihadapi selama proses persiapan S2. Tidak hanya dalam kebutuhan akademik, finansial juga menjadi bagian penting yang harus diperhatikan. 

menyiapkan dana kuliah

Orang tua memang memiliki tanggujawab untuk memenuhi kebutuhan finansial pendidikan anak. Namun, sebagai anak juga tidak ada salahnya apabila dapat membantu. Anak dapat belajar keras untuk mewujudkan impiannya. Jika ada tabungan, seorang anak juga bisa membantu dana pendidikan. Apalagi kemajuan teknologi saat ini menciptakan banyak aplikasi yang memudahkan untuk menabung. Mulai saat ini, orang tua dan anak dapat bekerjasama dalam mempersiapkan pendidikan S2. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat diterapkan.

 

Hitung Dan Prediksi Biaya Yang Diperlukan Selama Kuliah

Sejatinya biaya kuliah itu relatif sulit dihitung, apalagi belum ada kepastian akan diterima di perguruan tinggi mana. Meski demikian, saat ini sudah banyak materi tentang perencanaan keuangan yang khusus membahas persiapan kuliah lanjutan, baik di dalam maupun di luar negeri. Sebagai orang tua, Anda dapat mulai menyiapkannya. Sedangkan bagi anak, kalian juga harus membantu orang tua agar impian ini dapat terwujud.

Agar dapat membuat perencanaan secara detail, Anda dapat memperhatikan poin-poin berikut ini yang berperluang memberikan pengaruh terhadap kebutuhan dana kuliah S2.

 

Cek Persiapan Dana Saat Ini Dan Mulailah Melakukan Investasi

Ingat, persiapan dana kuliah S2 tidak cukup hanya dengan menabung. Anda harus berinvestasi. Idealnya, pada investasi yang moderat dan tidak terlalu beresiko. Misalnya saja, reksadana pasar uang, investasi emas, dan sejenisnya. Pahami tingkat imbal balik yang diprediksi dan sesuaikan dengan kebutuhan biaya kuliah nantinya.

cek persiapan dana

Anda akan menemukan berapa dana yang dibutuhkan untuk investasi per bulannya. Apalagi saat ini makin banyak instrumen investasi, salah satunya adalah P2P Lending. Imbal balik yang diberikan cukup lumayan menjanjikan, bisa mencapai 15%-25% per tahun. Resikonya juga relatif terkontrol karena bisa diversifikasi ke banyak pilihan investasi.

 

Mencari Informasi Beasiswa

Cara ini paling menarik untuk dilakukan. Ada banyak lembaga pemberi beasiswa yang rutin tiap tahun. Anda dapat mendaftar program beasiswa ini sesuai dengan perguruan tinggi yang Anda pilih, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Sebagian besar beasiswa itu dapat menanggung seluruh dana pendidikan yang dibutuhkan. Asyik bukan? Kalian cukup menyiapkan biaya hidup dan transportasi saja. Tapi ada syaratnya, yaitu Anda harus lolos seleksi masuk kuliah di sana.

Salah satu program beasiswa yang paling banyak diminati saat ini adalah beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Ini dapat menjadi salah satu alternatif yang menarik bagi Anda. Beasiswa ini mencakup semua dana pendidikan, mulai dari biaya pendaftaran, biaya akademik, bahkan biaya akomodasi. Satu hal yang pasti dibutuhkan untuk mencari beasiswa adalah IPK dan TOEFL. Jadi pastikan kalian masuk syarat administrasi minimal ini.

 

Kuliah Sambil Bekerja, Kuncinya Mau Berkorban Waktu dan Tenaga

Jika kebutuhan biaya pendidikan adalah penghambat Anda dalam mencapai impian melanjutkan kuliah S2, maka kuliah sambil bekerja adalah solusi terakhir yang bisa dilakukan. Syarat utamanya adalah mau berkorban waktu dan tenaga. Misalnya, saat teman kuliah lain bisa belajar seharian, Anda harus menyisihkan waktu dan tenaga untuk bekerja. Namun, hal ini memiliki dampak positif juga. Mental dan skill kalian akan teruji saat lulus nantinya, sehingga jauh lebih siap dibandingkan yang lain.

Nah, impian melanjutkan kuliah S2 hanya akan terwujud jika Anda memiliki tekad yang kuat. Biaya yang tidak murah memang butuh komitmen sejak awal untuk mendukung kesuksesan impian ini.