Berpeluang Rebound, EUR/AUD Sinyalkan Buy

Jujun Kurniawan 18 Sep 2020 292

Selama beberapa pekan terakhir, pasangan mata uang EUR/AUD tampak melemah. Kini. Euro berpeluang rebound dan sinyalkan Buy.

Analisis Teknikal

Pasangan mata uang EUR/AUD bergerak bearish selama beberapa pekan terakhir. Harga melemah dari level Resisten 2 (1.65506), hingga menembus Resisten 1 (1.64130) dan Support 1 (1.62676). Akan tetapi, pelemahan di time frame H4 tersebut belum menyentuh level Support 2 (1.61240).

Euro kini berpotensi menguat ke level 1.635, sehingga bisa dimanfaatkan untuk entry Buy. Peluang ini akan semakin kuat apabila harga berhasil menembus dan Close di atas level 1.623. Selain itu, crossing indikator Commodity Channel Index turut mengkonfirmasi peluang ini.

 

Rekomendasi Entry

Peluang trading pada pair EUR/AUD kali ini adalah Buy, dengan level entry di harga 1.62347. Take Profit dapat diletakkan di level 1.63526, sementara Stop Loss diletakkan di level 1.61419. Untuk memaksimalkan peluang dan meminimalisir risiko trading, trader harus menggunakan Money Management secara bijak.

Kirim Komentar/Reply Baru


Grafik Candle Naik Dan MA Di Bawah Grafik

kk, sy punya contoh permasalahan buy nih, kan sy ada patokan analisa buy kalo saat grafik candle menurun namun body candle semakin mengecil dan menggunakan MA jika indikator di bawah grafik, maka trend yg terjadi adalah bullish (trend naik). trus gimana kalo ternyata grafik candle naik dan indikator MA ada dibawah grafik? kira2 pilih yg mana? buy atau sell?
balasannya email saja yaa thx
romyphoenyxxx@gmail.com

Romy Mc 22 Feb 2013

Reply:

Basir (22 Feb 2013 20:14)

Yang perlu di ketahui adalah :

1. Indikator apapun, termasuk candle adalah Alat bantu untuk menganalisa harga.

Ada kalanya indikator false. Candle Akurat
Adakalanya Candle false, fundament akurat
Adakalanya fundament akurat, candle dan Indikator False

dan seterusnya.
Ada jargon Jargon yang sering saya temukan

TRADE NO INDIKATOR NO NEWS, NO EA
TRADE WITH  NEWS
TRADE WITH FUNDAMENT
TRADE WITH CANDLE, safe and profitable
TRADE WITH EA, safe and profitable

dan lain lainnya..

Tapi Ujung Ujungnya,

Gunakanlah SL untuk antisipasi .Dan Money Managment dengan Ketat. Jangan lebih dari .... %

Ternyata para Trader yang menggunakan Jargon Jargon tersebut diatas, sadar betul Bahwa Market bukan Miliki Nenek Moyangnya.

Bagaimana menyikapi ini semua ?

sekali lagi, semua sistem yang digunakan adalah hanya alat bantu saja. Alat bantu tersebut kadang menguntungkan pada satu saat, dan dilain saat kadang kurang menguntungkan.

permasalah yang sedang anda hadapi  solusinya ada di anda sendiri. pengalaman pengalaman yang selama ini anda hadapi itulah solusinya. anda bisa menarik kesimpulan dengan sistem yang anda gunakan selama ini.

Bagi yang menggunakan candle, yang pelu di ketahui Pola candle tiap broker kadang berbeda beda. Hal ini disebabkan oleh Time Open, atau jam server dari broker yang bersangkutan.

Silahkan di cek. lakukan penelitian. cari teman yang Trade di broker yang berbeda. atau download MT4 tiap broker  5 -10 . Perhatikan Timenya. maka Timenya akan berbeda beda.

Thanks

M Singgih (21 Apr 2017 01:43)

@ Romy Mc:

- … sy ada patokan analisa buy kalo saat grafik candle menurun namun body candle semakin mengecil…

Komentar:
bukannya seharusnya sell? Kalau harga makin turun tentu body candle akan mengecil kalau harganya masih diatas harga open (biasanya berwarna putih), berarti harga sedang bergerak turun. Kalau harga bergerak dibawah harga open maka body candle akan membesar (biasanya berwarna hitam).
Atau mungkin Anda menggunakan strategi bouncing? (Buy The Dip Dan Sell The Rally)

-… dan menggunakan MA jika indikator di bawah grafik, maka trend yg terjadi adalah bullish (trend naik)…

Komentar: betul kalau arah kurva indikator MA-nya naik (membentuk sudut positif), tetapi kalau kurva MA-nya lurus berarti sedang bergerak sideways, jadi pergerakan harganya bisa naik atau turun.

-….. trus gimana kalo ternyata grafik candle naik dan indikator MA ada dibawah grafik? kira2 pilih yg mana? buy atau sell?

Jawaban:
kalau kondisinya seperti itu maka Anda bisa buy, tetapi sebaiknya dikonfirmasikan dengan indikator lain misal MACD atau RSI, dan juga price action yang terjadi.

Sebagai contoh berikut EUR/USD H1 yang terjadi pada tanggal 11-14 April 2017 lalu:



Anda bisa buy ketika candle naik (berwarna putih), harga bergerak diatas kurva SMA 55 yang membentuk sudut positif, dan kurva indikator RSI berada diatas level 50. Sinyal untuk buy juga ditunjukkan oleh pin bar yang telah terkonfirmasi. Perhatikan juga level-level support dan resistance-nya (garis warna merah) sebagai batas-batas breakout / bouncing, menentukan level stop loss dan take profit.

Berpeluang Terkoreksi, EUR/USD Sinyalkan Sell
Jujun Kurniawan 106
Forex