Bollinger

Strategi Candlestick Doji dengan Bollinger Bands
Kiki R     15 Aug 2022
Strategi trading candlestick Doji dan Bollinger Bands bisa membantu Anda mendapatkan analisa yang akurat. Apa saja yang perlu diperhatikan?
Strategi Day Trading Bollinger Bands dan MACD
Rida     16 Jun 2022
Bagaimana jika Bollinger Bands dan MACD dipadukan untuk day trading? Apakah sinyal entry yang dihasilkan kedua indikator populer ini bisa diandalkan?
Teknik Scalping 5 Menit Menggunakan Bollinger Bands
Rida     19 May 2022
Mencari peluang trading tidak harus di pasar trending, karena kondisi sideways pun dapat berbuah profit jika Anda paham teknik scalping 5 menit menggunakan Bollinger Bands.
Kamus

Kamus Trading

Bollinger Bands

Salah satu indikator teknikal yang bersifat overlay pada platform trading. Bollinger Bands merupakan hasil pengembangan Moving Average. Garis tengah BB (middle band) adalah SMA-20, sedangkan garis atas dan garis bawah (Upper dan Lower Band) adalah deviasi Middle Band.

Forum

Kumpulan Forum @inbizia #bollinger

zein husein   11 May 2012

cara mudah menggunakan indikator bollinger bands?

basir   17 Jul 2013

Sama. Dan ada bisa gunakan di semua pair.

Thanks

kiki r   5 Nov 2019

@Edward: Sama dan bisa digunakan pada pair yang lain. Indikator Bollinger Bands bahkan bisa juga untuk trading saham. Selengkapnya mengenai indikator Bollinger Bands bisa Anda baca di halaman artikel berikut ini:

Terima Kasih

basir   28 Nov 2012

Untuk Scaping bisa menggunakan TF 15.

bisa di coba :

untuk  TF 15

 width=441

atau bisa mencoba dengan setingan

Bollinger Bands period 50 deviation 2 (yellow)
Bollinger Bands period 50 deviation 3 (blue)
Bollinger Bands period 50 deviation 4 (red)
RSI 8 (horizontal lines on 30 & 70)
Full Stochastics 14,3,3 (horizontal lines on 20 & 80)

Time Frame: 5M, 1M ( EUR/USD )

Thanks

m singgih   21 Oct 2019

@ Kiyenk Gombong:

Untuk scalping maupun trading jangka panjang, setting parameter indikator Bollinger Bands yang dianjurkan pada semua time frame adalah default, yaitu Periode = 20, Deviation = 2 dan Apply to Close (pada harga penutupan terakhir).

Sebagai tambahan, Anda juga bisa membaca halaman artikel berikut:
m singgih   3 Aug 2017

@ Ganteng:

Untuk scalping bisa mengamati pergerakan harga disekitar kurva middle band-nya. Dibantu juga oleh beberapa indikator lain karena pada tf 5-15 menit banyak noise-nya sehingga tidak bisa hanya mengandalkan indikator Bollinger Bands saja.
Berikut contoh pada EUR/USD M5 (tf 5 menit):

eurusd m5

Indikator: Bollinger Bands (BB), Parabolic SAR, ema 8 dan ema 21, stochastics (5,3,3) dan ADX (14).

Entry buy jika:
- Harga menembus kurva middle band BB dari arah bawah dan bergerak diatasnya.
- ema 8 memotong ema 21 dari arah bawah dan bergerak diatasnya, atau ema 8 sedang berada diatas ema 21.
- Titik indikator Parabolic SAR berada dibawah bar candlestick.
- Kurva %K indikator stochastic memotong kurva %D dari arah bawah dan bergerak diatasnya, atau %K sedang berada diatas %D.
- Garis histogram ADX berwarna hijau yang menunjukkan sentimen bullish.

Entry sell jika:
- Harga menembus kurva middle band BB dari arah atas dan bergerak dibawahnya.
- ema 8 memotong ema 21 dari arah atas dan bergerak dibawahnya, atau ema 8 sedang berada dibawah ema 21.
- Titik indikator Parabolic SAR berada diatas bar candlestick.
- Kurva %K indikator stochastic memotong kurva %D dari arah atas dan bergerak dibawahnya, atau %K sedang berada dibawah %D.
- Garis histogram ADX berwarna merah yang menunjukkan sentimen bullish.

Nur Salim   23 Mar 2022

@Dina Kartika:

Mengenai konfirmasi yang bisa digunakan dan dipasangkan dengan Bollinger Bands sendiri ada banyak jenisnya bu. Pemilihan ini sendiri bergantung pada jenis strategi apa yang ibu gunakan. Umumnya sih Bollinger Bands dipasangkan dengan Price Action seperti pola Candlestick sebagai konfirmasi sinyal yang dihasilkan. Namun kalau ingin lebih merinci, berikut saya jabarkan sedikit.

1. Trend Following

Jika menggunakan Trend Following, biasanya Breakout ke salah satu sisi BB (Top/Low) akan dijadikan sebagai acuan untuk membuka posisi sesuai dengan arah Breakoutnya. Dalam hal ini ada beberapa indikator/Technical Tools yang bisa digunakan sebagai konfirmasi, diantaranya:

  • Indikator ATR: Premis yang digunakan adalah Breakout yang valid, seringnya terjadi saat harga sedang berada dalam Low Volatilty.
  • ADX: Indikator ini berfungsi untuk mengukur kekuatan trend yang sedang berlangsung saat itu.
  • MACD: Sama seperti ADX, selain bisa digunakan untuk melihat konvergensi/divergensi harga, MACD juga bisa digunakan untuk melihat kekuatan pergerakan harga saat itu.

Contoh ATR:

atr-1

2. Counter trend / Mean Reversion

Jika menggunakan Counter trend sebagai dasar analisa yang dilakukan, maka posisi dibuka ketika harga berhasil Breakout ke salah satu sisi BB (Top/Low). Hanya saja posisi dibuka berkebalikan dengan arah Breakout terjadi. Dalam kasus ini ada beberapa konfirmasi yang bisa digunakan:

  • Pola Candlestick Reversal: Tidak hanya menunggu harga Breakout, lebih baik jika menunggu konfirmasi berupa pola Candlestick Reversal saat Breakout terjadi. Hal ini memanfaatkan prinsip bahwa garis-garis pada Bollinger Bands merupakan level Support dan Resistance Dinamis.
  • RSI/Stochastics: Tidak ada indikator yang lebih baik digunakan selain kedua indikator yang mampu membaca kondisi Overbought dan Oversold harga saat ini.

Contoh pola Reversal:

reversal-1

M Singgih   25 Apr 2022

@ Mulyono:

Kurva middle band indikator Bollinger Bands (BB) biasanya digunakan sebagai konfirmasi arah pergerakan harga (bullish atau bearish), bukan sebagai sinyal untuk entry. Fungsi utama BB adalah untuk melihat volatilitras pergerakan harga berdasarkan lebar atau sempitnya jarak upper bands dan lower bands. Secara default middle band indikator BB adalah SMA periode 20.

Jika Anda menggunakan SMA dengan periode tertentu yang tidak sama dengan periode middle band BB (SMA20), maka bisa dikonfirmasi dengan middle band BB, tetapi untuk entry sebaiknya berdasarkan price action yang terbentuk baru dikonfirmasi dengan indikator SMA dan middle band BB.

Untuk penjelasan mengenai indikator Bollinger Bands, silahkan baca:
Cara Menggunakan Indikator Bollinger Bands

 

M Singgih   29 Apr 2022

@ Dhion Damara:

Standard deviasi pada indikator Bollinger Bands digunakan untuk menentukan upper band dan lower band. Upper band dan lower band digunakan untuk mengamati tingkat violatilitas pergerakan harga.

Semakin lebar jarak upper band dan lower band, maka semakin tinggi volatiliotas pergerakan harga. Sebaliknya, semakin sempit jarak upper band dan lower band, maka semakin rendah volatiliotas pergerakan harganya, atau pergerakan harga cenderung sideways.

Untuk penjelasan mengenai indikator Bollinger Bands, silahkan baca:
Cara Menggunakan Indikator Bollinger Bands

 

M Singgih   11 May 2012

@ Zein Husein:

Fungsi utama indikator Bollinger Bands (BB) adalah untuk melihat volatilitas pergerakan harga berdasarkan lebar atau sempitnya jarak upper bands dan lower bands. Secara default middle band indikator BB adalah SMA periode 20.
Meski demikian, kurva middle band indikator BB biasanya digunakan sebagai konfirmasi arah pergerakan harga (bullish atau bearish), tetapi bukan sebagai sinyal untuk entry.

Jika Anda menggunakan indikator moving average dengan periode tertentu yang tidak sama dengan periode middle band BB (SMA20), maka bisa dikonfirmasi dengan middle band BB. Meski demikian, untuk entry sebaiknya berdasarkan price action yang terbentuk baru dikonfirmasi dengan indikator termasuk kurva middle band BB.

Untuk penjelasan mengenai penggunaan indikator Bollinger Bands, silahkan baca:
Cara Menggunakan Indikator Bollinger Bands

 

Kiyenk Gombong   28 Nov 2012

untuk scalping setingan bbnya gmn..??terima kasih

Ganteng   1 Aug 2017
Saya mau menanyakan, ketika scalping make indikator bollinger bands tf 5 sampe 15 menit kenapa saya jadi minus..? mohon bimbingan suhu
Edward   17 Jul 2013

Saya telah membaca jawaban untuk setup short dan long di time frame H4 pada indicator bollinger bands.
Yang ingin saya tanyakan apakah sama dengan prinsip Euro/USD ? Terimakasih

Dhion Damara   27 Apr 2022

apa fungsi standar deviasi pada indikator bollinger bands?

Dina Kartika   22 Mar 2022

jika menggunakan indikator bollinger bands di kripto seperti btc atau eth, konfirmasi apa yang bisa digunakan agar sinyal lebih valid? mksh

Mulyono   21 Apr 2022

Apakah kurva middle BB harus cross dengan SMA, contoh jika buy curva SMA harus dibawah Middle BB setelah itu melihat harga candle di atas middle BB

Begitu juga sebaliknya jika sell SMA diatas middle BB setelah itu melihat harga candle dibawah Middle BB

 

Gozali Rahman   3 Jun 2022

Selamat siang, apakah mengganti-ganti parameter seperti periode dan standar deviasi pada Bollinger Bands dapat mempengaruhi akurasinya pak? mohon pencerahannya

Nur Salim   9 Jun 2022

@Gozali Rahman:

Secara umum, mengganti periode ataupun Standar Deviasi pada Bollinger Bands akan merubah jumlah sinyal yang akan didapat dari penggunaan indikator tersebut. Sama seperti MA, semakin besar periodenya maka akan semakin sedikit pula sinyal yang akan diperoleh. Begitu pula dengan Standar Deviasinya, semakin besar Standar Deviasi, maka akan semakin lebar jarak antara Top BB dan Low BB dengan Mid BB dan pengaruhnya juga akan ada pada jumlah sinyal yang diperoleh. (Lihat gambar untuk contoh)

stdbb

Mengenai akurasi sendiri penggantian nilai-nilai parameter ini tentu saja akan mempengaruhi akurasinya baik sedikit ataupun besar. Namun untuk menentukan yang terbaik harus dilakukan pengujian secara mendalam dari masing-masing nilai terlebih dahulu.

Terima kasih, semoga bisa membantu.

Restu   24 Jun 2022

Apakah bollinger bands kurang akurat bila digunakan pada aset kripto?

Kiki R   24 Jun 2022

@Restu: Tetap akurat.

Penggunaan bollinger bands hendaknya disesuaikan dengan struktur harga yang sedang terjadi.

Pada saat market sedang trending, garis BB merenggang, sedangkan pada saat market sideways, garisnya menjadi lebih rapat.

agresta lestari   15 Jul 2022

kalau menggunakan breakout bolinger band saat trending, posisi stoploss yg baik dimana ya pak? di middle band atau top/low bandnya? 

Kiki R   16 Jul 2022

@Agresta Lestari: Biasanya stoploss diletakkan di middle band karena top/low band terlalu jauh sehingga risk/reward menjadi tidak maksimal.

Devi Tiara   3 Aug 2022

Selamat malam pak, saya masih bingung dengan perhitungan dari Low maupun Top Band pada BB. Mengapa saat terjadi Breakout di salah satu sisi kedua Band malah melebar masing-masing ke atas dan ke bawah? Lalu bisa menyempit sendiri kalau market sedang sepi. Sebenarnya itu kenapa bisa terjadi demikian pak?

Nur Salim   10 Aug 2022

@Devi Tiara:

Selamat malam bu. Garis Top maupun Low pada Bollinger Bands dihitung berdasarkan rata-rata pergerakan harga selama periode tertentu dengan menggunakan Standar Deviasi. Rumus perhitungan lengkapnya sendiri adalah sebagai berikut:

rumus-bbSeperti yang dapat dilihat pada rumus di atas, nilai Top BB atau Upper Band dihitung dengan cara menambahkan nilai Standar Deviasi pada Middle Band BB yang berupa SMA-20. Sedangkan Lower Bandnya dihitung dengan cara mengurangi nilai Middle Band dengan Standar Deviasi. Karena rumus ini sendiri, maka jarak antara Upper dan Lower ke Middle Band akan selalu sama. Sehingga saat terjadi Breakout ke salah satu sisi dan nilai Standar Deviasi pada sisi tersebut melebar, maka otomatis nilai Standar Deviasi pada sisi lainnya juga akan melebar karena nilai acuan yang digunakan sama. 

bb-melebar

Begitu pula saat market sedang sepi. Harga yang hanya berkutat pada level-level tertentu akan menghasilkan nilai Standar Deviasi yang kecil, sehingga baik Upper maupun Lower-nya akan mengecil dan kelihatan menyempit.

bb-menyempit

Namun, tidak peduli bagaimana nilai dari Standar Deviasinya, jarak antara Middle Band dengan Upper serta Lower-nya akan selalu sama. Inilah alasan mengapa BB bisa tampak melebar pada kedua sisi saat market sedang ramai, dan menyempit saat sedang sepi.

Reply > Lihat[23]
Komentar

Kumpulan Komentar @inbizia #bollinger

  Anna Maria   |   18 Dec 2013   |   Artikel
tolong di bahas cara memasukan indikator didalam indikator : cth kita buka CCI tapi di dalam cci itu kita mau masukan bollinger band ada caranya kah??
  Rahma   |   19 Dec 2013   |   Artikel
ga semua indi bisa digabung jadi satu window sis. pertama attach dulu indikator nya misal RSI yang di attach ke chart.terus klik navigator dah gtu pilih indicator , drag indi yang diinginkan ke window RSI (ga semua bisa di attach ke window RSI nya). dalam kasus ini CCI ga bisa digabungkan dengan bollinger band. mudah2 an membantu sis :)
  M Singgih   |   22 Apr 2015
@rahma:
Dengan platform Metatrader 4 versi terbaru bisa. Setelah indikator Bollinger Bands-nya di-drag ke indikator CCI, pilih apply to: Previous Indicator's Data, seperti berikut ini:
  Kurniawan   |   9 May 2020   |   Artikel
Hai admin, saya adalah newbie yang sedang belajar dasar dan teori forex, dan untuk pelajaran tentang indikator Bollinger Bands yang Anda tulis di atas, ada pertanyaan yang terlintas di pikiran saya;

Pada tulisan di atas disebutkan untuk nilai default parameter indikator Bollinger Bands adalah Periodnya 20 dan standar deviasinya adalah 2. Lalu apakah nilai default tersebut berlaku untuk semua timeframe (M1, M5, M15, H1, H4, dst) yang digunakan untuk trading ataukah ada suatu kaidah jika timeframe tertentu maka setingan nilai parameter Bollinger Bands nya yang optimal adalah sekian?

untuk nilai Shift-nya berapakah yang harus di isi, begitu juga dengan Apply to-nya mana yang harus dipilih, bila melihat di aplikasi MetaTrader?

Di atas dikatakan bahwa indikator Bollinger Bands lazimnya cocok digunakan saat pasar sedang sideways, karena upper dan lower band-nya bisa berfungsi sebagai support & resistance sehingga bisa terlihat ada peluang buy-sell jika candlesticknya menyentuh masing-masing band-tersebut, cmiiw.

Yang ingin saya tanyakan adalah jika terjadi perubahan trend menjadi uptrend atau downtrend, lalu apakah Bollinger Bands masih bisa di andalkan untuk melihat adanya sinyal peluang untuk buy-sell lewat terjadinya retracement harga (cmiiw)? Ataukah sebaiknya menggunakan indikator lain untuk mengkonfirmasi adanya sinyal peluang buy-sell jika terjadi perubahan menjadi trending? jika ya - maka indikator apa sebaiknya yang bisa dipakai ?
  Surodjo   |   28 May 2020   |   Artikel
Dgn indikator Bollinger Bands, bgm mengetahui bhw trend akan berakhir (reversal)? Dan apa tanda tanda bhw trend masih berlanjut? Tksh atas jwbanya. Salam profit.
  M Singgih S   |   29 May 2020

@ Surodjo:

Berakhirnya trend bisa diketahui setelah koreksi atau retracement mencapai lebih dari 100%. Perkiraan kemungkinan akan terjadi trend reversal jika Fibo Retracement telah melewati 61.8%.

Keadaan reversal tidak menunjukkan berakhirnya trend, tetapi menunjukkan terjadinya koreksi. Keadaan koreksi sendiri bisa berakhir ketika telah mencapai level tertentu misalnya 38.2% Fibo atau 50% Fibo, dan kemudian berbalik meneruskan arah trend. Jika koreksi melebihi Fibo retracement 100%, baru bisa diasumsikan terjadi trend reversal.

Keadaan reversal bisa diamati dari bar candlestick yang membentuk formasi price action tertentu, seperti pin bar, doji, engulfing, morning star atau evening star. Baca juga: Dasar-Dasar Strategi Trading Dengan Price Action
Meski demikian, untuk validitasnya price action tsb harus dikonfirmasi oleh indikator trend misalnya ADX, parabolic SAR, MACD, atau Bollinger Bands.

Konfirmasi dengan Bollinger Bands untuk keadaan reversal adalah jika penutupan bar candlestick berada di bawah middle band (untuk yang sebelumnya uptrend), atau di atas middle band (untuk yang sebelumnya downtrend). Untuk akurasi, sebaiknya dikonfirmasi lagi dengan indikator trend yang lain.

Mengenai tanda bahwa trend masih akan berlanjut adalah jika koreksi atau retracement telah berakhir, dan harga mulai bergerak searah dengan trend semula. Dalam hal penunjukan indikator Bollinger Bands, bar candlestick tidak menembus middle band.

Sebagai masukan, untuk analisa trend jangka menengah panjang biasanya trader menggunakan analisa dengan gelombang Elliot (Elliot wave).

  Ciro   |   8 Jun 2022   |   Artikel

keknya strategi double bollinger manteb tuh, gw lihat sekali langsung paham sama tuh strategi. thx bro

  Bertha   |   7 Jul 2022   |   Artikel

Ulasannya menarik, buku apa yang bisa saya baca untuk memahami lebih dalam tentang indikator bollinger bands?

Broker HFX Bongkar Trik Kombinasi RSI dan Bollinger Bands
Cahyaning     27 Apr 2022
RSI dan Bollinger Band merupakan dua indikator yang populer di kalangan trader. Tapi tahukah Anda bahwa keduanya bisa digabungkan untuk mendapat hasil yang lebih baik?
#hfx  #rsi  
Teknik Bollinger Bands untuk Swing Trading
Ima AZ     9 Feb 2022
Sebagai indikator yang bisa menunjukkan volatilitas dan tren harga, bagaimana Bollinger Bands bisa digunakan untuk melengkapi strategi swing trading?
Mengenal Sosok Pencipta Indikator Bollinger Bands
Cahyaning     25 Jan 2022
John Bollingger menciptakan Bollinger Bands sebagai indikator teknikal yang mengacu pada volatilitas harga. Siapakah sosok John Bollinger dan bagaimana kisah suksesnya?
Cara Pakai Bollinger Bands untuk Strategi Price Action
Cahyaning     21 Jan 2022
Memakai Bollinger Bands dalam strategi Price Action dapat membantu trader mendeteksi kekuatan sinyal. Kurang lebih ada tiga skenario yang bisa digunakan. Apa saja?
Strategi Trading Double Bollinger Bands Untuk Raih Profit Maksimal
Nandini     25 Oct 2020
Indikator Bollinger Bands seringkali digunakan untuk mengetahui arah trend dan kondisi overbought/oversold. Lantas, bagaimanakah strategi yang tepat untuk trading Bollinger Bands?
Cara Menggunakan Indikator Bollinger Bands
SAM     17 Aug 2013
Indikator Bollinger Bands digunakan untuk mengukur volatilitas serta trading forex saat pasar sideways. Sangat populer di kalangan trader dan layak dicoba.
Kirim Komentar Baru