PT Astra International Tbk (ASII) mencatatkan penurunan penjualan mobil selama periode Januari–Maret 2024, 3 jam lalu, #Saham Indonesia   |   IHSG dibuka rebound pada perdagangan hari ini, naik 0.35% ke level 7,156, 3 jam lalu, #Saham Indonesia   |   Pada Rabu (17/April), BEI melakukan pengumuman Unusual Market Activity (UMA) terhadap saham PT Barito Renewables Tbk (BREN), 3 jam lalu, #Saham Indonesia   |   Kapitalisasi pasar alias market cap PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) makin menggembung, sudah menembus Rp1,063 triliun, 3 jam lalu, #Saham Indonesia

Broker Maxco Vs Asiapro, Mana yang Lebih Aman?

Intan 29 Jan 2023
Dibaca Normal 5 Menit
forex > broker > perbandingan >   #asiapro   #broker   #broker-maxco   #maxco
Maxco dan Asiapro merupakan broker-broker yang cukup lama eksis di Indonesia. Dengan memahami aspek-aspek penunjang keamanannya, trader jadi lebih mudah memutuskan mana yang sesuai untuk mereka.

maxco vs asiapro

Keamanan trading adalah hal yang tidak bisa dikompromikan karena berhubungan dengan dana kita. Ketika memilih broker, tentu kita ingin mencari broker yang bisa memberikan ketenangan saat bertransaksi.

Pada artikel kali ini, kita akan membahas keamanan broker Maxco VS Asiapro dengan poin-poin yang diperhatikan meliputi pengalaman, regulasi, serta fitur-fitur lain yang mencerminkan keamanan trading suatu broker.

 

Pengalaman Broker

Pengalaman broker dalam menyediakan layanan trading dapat memberikan gambaran soal kualitas layanan dan reputasinya. Perusahaan yang telah beroperasi selama bertahun-tahun lazimnya telah mengalami dan mengatasi berbagai masalah yang mungkin terjadi, serta memberikan pelayanan sesuai zaman.

Broker yang berpengalaman juga menunjukkan bahwa perusahaan tersebut stabil dan mampu bertahan dalam jangka panjang. Sebaliknya, perusahaan yang baru berdiri atau memiliki sejarah yang pendek belum teruji ketahanannya dalam menghadapi risiko pasar dan perubahan trend trading dari waktu ke waktu.

Jika dilihat dari pengalaman broker, Maxco didirikan pada tahun 1990 dengan nama Panin Investment Department, kemudian berganti nama menjadi Maxco Futures sekitar tahun 2000-an. Umur broker Maxco per tahun 2023 sudah mencapai 33 tahun.

Sementara itu, Asiapro berdiri sejak 2006 dengan nama PT Overseas Commercial Futures, lalu berganti menjadi PT Cerdas Indonesia Berjangka di tahun 2016, hingga akhirnya menggunakan nama PT Asiapro Berjangka pada tahun 2021. Umur broker Asiapro pada tahun 2023 adalah 17 tahun.

Baca Juga: Apa Saja Keuntungan Trading di Broker Berlatar Perbankan?

 

Regulasi

Regulasi broker sangat penting untuk menjamin keamanan dana dan transaksi investor. Regulasi yang kuat dapat memastikan bahwa broker menyimpan dana klien dalam rekening terpisah dari dana operasional perusahaan. Selain itu, perusahaan harus memastikan mereka memiliki dana cadangan yang cukup untuk menutupi potensi kebangkrutan.

Regulator juga bertugas untuk melakukan pemeriksaan terhadap broker dan menyelidiki aduan pelanggan. Jika broker tidak memenuhi standar regulasi, regulator dapat memberikan sanksi seperti denda atau bahkan pembekuan aktivitas perusahaan.

Secara umum, regulasi yang kuat dapat memberikan keyakinan kepada investor bahwa broker tersebut aman dan dapat dipercaya. Oleh karena itu, ketika memilih broker, penting untuk memverifikasi bahwa broker tersebut diatur oleh regulator keuangan yang resmi dan dikenal.

Baik Maxco maupun Asiapro sama-sama memiliki regulasi dari Bappebti selaku regulator broker forex Indonesia. Berikut adalah detail nomor regulasinya:

  • Maxco: 931/BAPPEBTI/PN/8/2006
  • Asiapro: 862/BAPPEBTI/SI/1/2006
Baca Juga:

Top Forex Regulators Worldwide

 

Fitur Negative Balance Protection

Perlindungan saldo negatif (Negative Balance Protection) adalah fitur yang diterapkan oleh beberapa broker forex yang memastikan bahwa trader tidak akan kehilangan lebih dari modal yang diinvestasikan. Ketika saldo akun trading mencapai saldo negatif, broker akan secara otomatis menutup semua posisi trader dan menghentikan aktivitas trading.

Fungsi utama dari perlindungan saldo negatif adalah untuk melindungi trader dari kerugian yang tidak terkendali. Dalam pasar forex, kerugian bisa terjadi dengan cepat dan mengejutkan, terutama jika trader tidak memiliki manajemen risiko yang baik. Tanpa perlindungan saldo negatif, trader bisa kehilangan lebih dari yang diinvestasikan dan mengalami masalah keuangan yang serius.

Perlindungan saldo negatif juga sangat penting untuk menjaga stabilitas pasar dan mencegah tindakan yang merugikan pihak lain. Tanpa perlindungan saldo negatif, trader yang mengalami kerugian besar dapat terus menambah posisi dan menyebabkan kerugian lebih besar lagi, yang pada akhirnya dapat merugikan broker atau bahkan pasar secara keseluruhan.

Baik broker Maxco maupun AsiaPro tidak memberikan informasi mengenai fitur ini. Namun soal keamanan dana, broker Maxco memiliki keunggulan karena di backup oleh bank Panin.

Baca Juga:

Negative Balance in Forex Trading Account

 

Metode Deposit Withdrawal

Asiapro menyediakan fasilitas deposit dan Withdrawal melalui Bank BCA, Bank Mandiri, dan China Construction Bank (Bank CCB) Indonesia. Di samping itu, broker penyedia fitur Swap Free ini menghadirkan kurs tetap yang dijamin lebih rendah dari bank dengan perhitungan $1 = Rp10,000.

Di sisi lain, proses deposit dan penarikan dana di broker Maxco didukung oleh lembaga keuangan terpercaya di Indonesia seperti Bank BCA dan Panin. Konfirmasi pembayaran bisa dilakukan sepanjang jam kerja dari Senin hingga Jumat tanpa harus menunggu lama. Waktu yang dibutuhkan untuk memproses deposit bervariasi tergantung pada metode dan mata uang yang dipilih.

Baca Juga:

Deposit and Withdrawal in Forex Brokers: 4 Things to Consider

 

Kesimpulan

Jika disajikan dalam bentuk tabel, berikut ini perbandingan keamanan broker Maxco VS AsiaPro:

Fitur Keamanan

Maxco AsiaPro

⏳Tahun Berdiri

1990 2006

💼Nomor Regulasi

931/BAPPEBTI/PN/8/2006 862/BAPPEBTI/SI/1/2006

📂Segregated Account

☔Negative Balance Protection

Tidak ada keterangan Tidak ada keterangan

💳Metode Deposit Withdrawal

Bank BCA dan Bank Panin Bank BCA, Bank Mandiri, dan China Construction Bank (Bank CCB) Indonesia

ℹ️Informasi Tambahan

Pialang dengan latar belakang perbankan (Panin Group)

Menyediakan fitur Swap Free tanpa batas

Dari segi regulasi dan pengalaman broker, baik Maxco maupun Asiapro seimbang karena telah diakui legalitasnya oleh Bappebti dan melayani trader Indonesia di atas 10 tahun. Kedua broker juga telah beberapa kali mengalami pergantian nama namun tetap memberikan pelayanan trading yang artinya masih mendapat kepercayaan dari masyarakat.

Selain soal keamanan, broker Maxco juga kerap dibandingkan dalam hal biaya trading karena keistimewaannya menyediakan spread dan komisi yang terjangkau. Salah satu ulasannya bisa disimak di Perbandingan Biaya Trading Broker Maxco Vs GKInvest.

Terkait Lainnya
 
PT Astra International Tbk (ASII) mencatatkan penurunan penjualan mobil selama periode Januari–Maret 2024, 3 jam lalu, #Saham Indonesia

IHSG dibuka rebound pada perdagangan hari ini, naik 0.35% ke level 7,156, 3 jam lalu, #Saham Indonesia

Pada Rabu (17/April), BEI melakukan pengumuman Unusual Market Activity (UMA) terhadap saham PT Barito Renewables Tbk (BREN), 3 jam lalu, #Saham Indonesia

Kapitalisasi pasar alias market cap PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) makin menggembung, sudah menembus Rp1,063 triliun, 3 jam lalu, #Saham Indonesia

Data inflasi Inggris mendukung Poundsterling, dolar AS menguat sebelum pidato the Fed, 21 jam lalu, #Forex Fundamental

GBP/JPY menarik beberapa pembeli di atas level 192.00 setelah data IHK Inggris, 21 jam lalu, #Forex Teknikal

EUR/USD: Level rintangan utama terlihat di area 1.0600-1.0605, 1 hari, #Forex Teknikal

Harga emas tetap menguat karena ketegangan Geopolitik masih berlanjut, 1 hari, #Emas Fundamental

Dow Jones Industrial Average naik 0.17% menjadi 37,798, S&P 500 kehilangan 0.21% menjadi 5,051, dan Nasdaq Composite kehilangan 0.12% menjadi 15,86, 1 hari, #Saham Indonesia

Menilik laporan keuangan tahun buku 2023, PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) memperoleh pendapatan usaha sebesar Rp8.54 triliun, terkoreksi 15.70% secara tahunan dari Rp10.14 triliun. , 1 hari, #Saham Indonesia

Saham-saham top gainers LQ45: PT Charoen Pokphand Tbk (CPIN) +3.48%, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) +2.41%, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) +2.34%, 1 hari, #Saham Indonesia

IHSG rebound pada perdagangan Rabu (17/April), naik 0.82% ke level 7,223, 1 hari, #Saham Indonesia


Forum Terkait

 Tria Sinulingga |  30 Oct 2015

Salam master,,,

saya tertarik belajar trading price action dari Nial Fuller yang hanya menggunakan pin bar, inside bar, atau fakey bar.

Tetapi ada perbedaan bentuk candle antara broker yang satu dngan yng lainnya.misalnya, pada broker A telah terbentuk pin bar, tapi pada broker B tidak terbentuk pin bar.

gimana cara antisipasinya master??
apa price action hanya bisa diterapkan pada broker tertentu aja?

Lihat Reply [15]

@agung:

Memang harga penutupan daily untuk setiap broker berbeda, tergantung dari lokasi server broker tersebut. Tetapi formasi price action dan pola pergerakan harga pada chart trading antar broker tidak jauh berbeda dan jika dianalisa seharusnya memberikan kesimpulan yang sama.

Dalam hal ini para trader profesional biasanya menggunakan harga penutupan pasar New York sebagai patokan. Jam penutupan pasar New York berbeda 12 jam dari WIB (untuk bulan Nopember - Maret) atau 11 jam dari WIB (Maret - Nopember). Kalau Anda menggunakan platform Metatrader 4 dan trading pada broker yang servernya mengikuti waktu New York maka saat ini beda waktu Metatrader Anda dengan WIB adalah 11 jam (waktu Metatrader = WIB - 11 jam).
Untuk keterangan bisa baca: How To Trade ‘End Of Day’ Price Action Strategies at New York Close

M Singgih   21 Apr 2016

@ Muhammad Yusuf:

Bentuk candle antar broker tidak berbeda jauh. Arah pergerakannya tetap sama. Misal broker A arahnya naik maka pada waktu yang bersamaan broker B arahnya juga naik. Jadi price action yang terbentuk juga sama.

… jika broker A menunjukkan bentukan pin bar, namun broker B tidak….
- Bisakah Anda tunjukkan perbedaan kedua broker tersebut disini? Disertai dengan gambar chart dan nama brokernya, pada jam yang sama saat terjadi perbedaan price action tsb.

…. lalu seringkali ATR untuk menentukan stop loss berbeda2
- Jelas berbeda-beda Pak, karena tinggi rendahnya volatilitas setiap saat nggak sama. Pada saat volatilitas sedang rendah Average True Range-nya tentu akan lebih rendah dibandingkan saat volatilitas sedang tinggi.

M Singgih   6 Apr 2018

@ Tria Sinulingga:
Nial Fuller hampir selalu trading pada time frame daily, dan pada time frame daily antar broker biasanya jarang terjadi perbedaan, yang sering berbeda adalah pada time frame H1 (1 jam) kebawah (30 menit, 15 menit dsb). Tetapi meskipun terjadi perbedaan, arah pergerakan harganya tetap akan sama dan sinyal yang diberikan dari pergerakan candlestick seharusnya juga sama.

Formasi candlestick (price action) antara 2 broker mungkin ada keterlambatan tetapi bukan perbedaan, misal pada broker A sudah terbentuk pin bar sementara broker B belum, tetapi akan terbentuk juga nantinya.  
Untuk trading hendaknya berpatokan pada satu broker saja, jika Anda trading pada broker A ikutilah pergerakan candle pada broker A, demikian juga jika Anda trading pada broker B. Biasanya pergerakan harga antara broker-broker yang teregulasi dengan benar tidak jauh berbeda.

M Singgih   3 Nov 2015

seperti yang kita tahu master, bentuk candle di setiap broker dapat berbeda2 akibat perbedaan waktu buka server mereka. Yang ingin saya tanyakan, bagaimana cara mengatasi problem ini bagi seorang price action trader? jika broker A menunjukkan bentukan pin bar, namun broker B tidak. apa yg harus kita lakukan? lalu seringkali ATR untuk menentukan stop loss berbeda2 jumlahnya pak. mhon bantuannya

Muhammad Yusuf   5 Apr 2018

Bagaimana kita bisa trading dengan price action jika closed candle tiap broker berbeda sehingga bentuk candle juga berbeda? jam berapa sebetulnya closed candle D1 waktu WIB?

Agung   20 Apr 2016

Apakah ada buku-buku tentang forex yang membahas tentang price action sebagai bahan belajar forex?

Bima   20 Jul 2022

@Bima: Banyak namun sebagian besar ditulis dalam bahasa Inggris. Berikut ini beberapa buku yang menjadi rujukan para analis teknikal di seluruh dunia.

1. Japanese Candlestick Charting Techniques oleh Steve Nison

2. Technical Analysis of Financial Markets oleh John Murphy

3. Technical Analysis Explained oleh Marting Pring

4. Trading Price Action Trend oleh Al Brooks

5. Encyclopedia of Chart Patterns oleh Thomas N. Bulkowski

Kiki R   21 Jul 2022

Kapan saat yang tepat menggunakan sinyal Price Action, dan kapan waktu untuk mengabaikan sinyal dari price action?

Efendi   22 Nov 2022

Price action adalah metode, Anda akan selalu menggunakan price action mulai dari melakukan pemilihan pair sampai ke tahan entry market.

Sama halnya jika Anda mempunyai metode lain, Anda tentu akan selalu menggunakan metode tersebut dalam melakukan trading.

Jadi, price action bukanlah hal yang bisa kita gunakan dan tidak gunakan.

Pertanyaan ini lebih tepat jika ditanyakan mengenai strategi, seperti strategi menggunakan pola candletick bullish pin bar.

Contoh pertanyaannya:

"Kapan saat yang tepat menggunakan sinyal dari bullish pin bar dan kapan saatnya untuk mengabaikan sinyal dari pola tersebut?"

Kalau ini yang ditanyakan, maka kami akan menjawab seperti apa kriteria-kriteria yang cocok untuk pola candlestick ini.

Kiki R   22 Nov 2022

Price Action itu esensinya adalah menganalisis harga suatu aset berdasarkan riwayat pergerakan harga aset tersebut. Perhatikan, "Price Action" dalam bahasa Indonesia adalah "Pergerakan atau Tindakan Harga".

Jadi, kapan saat yang tepat menggunakan sinyal Price Action? Ya, bisa kapan saja. Toh, kita tidak mungkin menganalisis teknikal maupun fundamental tanpa menengok riwayat pergerakan harga.

Kapan waktu untuk mengabaikan sinyal price action? Ini juga bisa kapan saja. Umpamanya, ada sinyal price action yang tidak terkonfirmasi, maka ada baiknya menunggu sampai muncul konfirmasi.

Aisha   15 Dec 2022

@Efendi:

Price Action seperti apa dahulu yang bapak tanyakan di sini? Berupa pola Candlestick? Chart Pattern? Atau jenis lainnya? Mungkin bisa lebih jelas terlebih dahulu pertanyaannya.

Namun khusus untuk pola Candlestick, pola akan bekerja dengan baik jika terjadi pada level-level penting seperti Support dan Resistance, Supply And Demand, level pada indikator. Selain itu, selalu perhatikan tren dan arah pada time frame besarnya. Jika sejalan dengan arah time frame besar, maka probabilitas pola tersebut juga akan meningkat.

Nur Salim   25 Dec 2022

Jujur saya masih ijo dan bingung dengan banyaknya istilah. Mungkin awal mau tau soal ini aja dulu...

Apakah trader pengguna price action boleh pakai indikator pak? Atau justru indikator bakal mengganggu analisa price action tersebut? Terus juga adakah broker yang menyediakan materi analisa price action?? boleh dalam bentuk analisa ato webinar gitu, mohon sharenya

Hamdani Hariyanto   14 Jan 2023

@ Hamdani Hariyanto:

- Apakah trader pengguna price action boleh pakai indikator pak? Atau justru indikator bakal mengganggu analisa price action tersebut?

Indikator teknikal terutama indikator trend diperlukan untuk mengkonfirmasi validitas price action yang terbentuk. Tanpa indikator teknikal, trader tidak tahu apakah price action yang terbentuk benar-benar valid.

Misal terbentuk bullish engulfing candle dan titik indikator parabolic SAR berada di bawah bar candlestick dan kurva indikator MACD berada di atas kurva sinyal, maka bullish engulfing candle tsb bisa dianggap valid.

M Singgih   19 Jan 2023

Jawaban untuk Hamdani Hariyanto:

  • Apakah trader pengguna price action boleh pakai indikator pak? Atau justru indikator bakal mengganggu analisa price action tersebut? 

Boleh, trader pengguna price action boleh pakai indikator. Biasanya indikator tersebut hanya sebagai konfirmasi tambahan, bukan inti yang menentukan valid atau tidak valid.

  • Terus juga adakah broker yang menyediakan materi analisa price action?? boleh dalam bentuk analisa ato webinar gitu,

Ada. Saat ini hampir semua broker menyediakan materi analisa price action.

Broker lokal saat ini hampir semua menyediakan webinar atau analisa, bukan hanay metode price action tapi untuk metode yang lain juga.

Kiki R   20 Jan 2023

@ Bima:

Ada. Banyak dijual di market place. Silahkan Anda cari di beberapa market place. Yang banyak beredar seperti ini, price action untuk pasar yang sideways (trading range), price action untuk mengetahui keadaan reversal, dan price action untuk diterapkan dalam scalping:

Apa Price Action Hanya Di Broker Tertentu Saja

M Singgih   27 Oct 2023
 Jimmy |  13 Nov 2020

Mengapa banyak broker besar banyak yang melarang US Client? Terus bagaimana jika kita berdomisili di luar US, ingin gabung broker AS? Terima kasih

Lihat Reply [14]

@ Jimmy:

- Mengapa banyak broker besar banyak yang melarang US Client?

Pada tahun 2010 presiden AS Barack Obama menanda-tangani peraturan yang disebut Dodd-Frank Wall Street Reform and Consumer Protection Act yang melarang semua penduduk AS (bukan hanya warga negara AS) melakukan transaksi dengan semua broker baik broker forex, saham, CFD, futures maupun komoditi yang tidak teregulasi oleh badan regulator AS yaitu CFTC) dan NFA.

Peraturan ini dimaksudkan untuk melindungi penduduk AS dari maraknya penipuan dari broker-broker dan mencegah terjadinya pencucian uang (money laundring).
Akibat peraturan tersebut semua broker yang tidak teregulasi CFTC dan NFA menganjurkan klien dari AS agar tidak trading di perusahaannya.

- … Terus bagaimana jika kita berdomisili di luar US, ingin gabung broker AS?

Biasanya dialihkan ke perwakilannya yang berada di luar AS.

M Singgih   16 Nov 2020

Apakah jika kita gabung di broker cabangnya tersebut, kualitasnya sama dengan perusahaan utamanya? Seperti broker IG dan Forex.com. Mohon arahannya...

Widodo   3 Dec 2020

@ Widodo:

Apakah yang Anda maksud dengan kualitas? Setahu kami management-nya sama, hanya saja tidak kena peraturan yang diterapkan di AS yaitu tidak boleh hedging dan kena sistem FIFO (First In First Out). Jadi yang diluar AS boleh hedging dan tidak terjena aturan FIFO.

M Singgih   4 Dec 2020

Pak, saya lihat kadang broker itu lisensinya bukan CFTC aja, kadang juga punya FCA, ASIC...kalo begitu, emang broker ga masalah kah punya banyak setifikat? Apa memang buat pamer2 an aja?

Wijayanto Putra   27 Jul 2021

@ Wijayanto Putra:

CFTC khusus untuk broker yang ada di Amerika Serikat. Suatu broker bisa teregulasi oleh beberapa badan regulator, tujuannya untuk memenuhi persyaratan dari suatu negara jika ingin beroperasi di negara tersebut. Misal broker yang beroperasi di Inggris (UK) biasanya akan teregulasi oleh FCA UK, walaupun mungkin dia juga beroperasi di Australia dan telah teregulasi oleh ASIC.

M Singgih   28 Jul 2021

Wijayanto Putra: Bro, sebenarnya punya banyak sertifikat atau lisensi itu nggak cuma buat pamer-pameran doang, tapi ada alasan serius di baliknya. Lisensi itu penting banget dalam dunia forex. Coba, gue jelasin nih:

  • Kepercayaan dan Keamanan: Lisensi dari badan pengawas ternama itu bikin trader merasa aman dan percaya sama broker. Lisensi itu menandainya broker udah melewati ujian ketat dan udah sesuai dengan standar dan aturan yang berlaku. Jadi, kita tahu brokernya beroperasi dengan jujur dan transparan.

  • Perlindungan buat Trader: Lisensi ini juga melindungi kepentingan trader. Ada peraturan yang melindungi dana trader, kayak aturan pemisahan dana, perlindungan dana klien, dan cara penyelesaian masalah. Jadi, kalo ada masalah sama broker, kita bisa melaporkan dan ada jalan untuk menyelesaikannya.

  • Penegakan Hukum: Lisensi juga memberikan badan pengawas wewenang untuk nindak hukum kalo broker melanggar peraturan atau curang. Jadi, ini jadi tambahan perlindungan buat trader dan ngejaga integritas pasar.

Andre   9 Jun 2023

Bagaimana cara broker memverifikasi kewarganegaraan klien mereka dan mengidentifikasi apakah mereka berasal dari Amerika Serikat?

Indira   12 Jun 2023

@ Indira:

Dari kartu identitas atau paspornya kan tahu trader tsb warga negara mana. Biasanya broker kan mensyaratkan kartu identitas atau paspor untuk registrasi.

 

M Singgih   13 Jun 2023

Indira:

Semua broker mengharuskan calon klien untuk mengirim bukti identitas dan bukti tempat tinggal dalam proses pendaftaran.

  • Bukti identitas itu dapat berupa salinan KTP, paspor, atau SIM.
  • Bukti tempat tinggal itu dapat berupa salinan buku rekening bank, tagihan kartu kredit, tagihan listrik/air/internet, atau berkas lain sesuai ketentuan broker (bisa berbeda-beda).

Nah, bukti identitas itu bertujuan untuk mengonfirmasi kewarganegaraan klien.

Di samping itu, beberapa broker tertentu juga dapat meminta nomor NPWP atau salinan laporan SPT kepada klien sebagai salah satu syarat untuk menarik dana dari akun (withdrawal). Aturan pajak setiap negara tentunya berbeda-beda, dan broker juga bisa mengidentifikasi kewarganegaraan klien dengan cara ini.

Aisha   13 Jun 2023

Maaf, klu misalkan trader US tersebut tetap ngotot trading dngn broker diluar regulator US gitu apakah akan kena sanksi berat? Dibdningkan dngn Indonesia, rata2 jga make broker luar meskipun laman web nya terkadang kena blok lahh ato berbagai cara blokir dah dilakuin ama pemerintah, tetap aja trader bsa trading tanpa ada sanksi2 yg menanti gitu.

Kmudian balik ke Indonesia, sbnrnya apakah kita disarankan utk trading dngn broker lokal ato justru sah2 aja utk trading dngn broker luar? mengapa pemerinta Indonesia bnyk yg blokir broker luar ya? pdhl lisensi regulator merka jga ga main2 lho.

Jonathan   18 Jun 2023

@ Jonathan:

- Maaf, klu misalkan trader US tersebut tetap ngotot trading dngn broker diluar regulator US gitu apakah akan kena sanksi berat?

Maaf, saya tidak tahu.

- … sbnrnya apakah kita disarankan utk trading dngn broker lokal ato justru sah2 aja utk trading dngn broker luar?

Setahu saya pemerintah menyarankan untuk trading di broker lokal karena yang dianggap legal dan terdaftar di Bappebti.

- … Mengapa pemerinta Indonesia bnyk yg blokir broker luar ya? pdhl lisensi regulator merka jga ga main2 lho

Karena broker-broker luar negeri dianggap tidak legal karena tidak terdaftar di Bappebti.

M Singgih   21 Jun 2023

Jawaban untuk Jonathan

1. Maaf saya kurang paham mengenai hal ini.

2. Trader di Indonesia sah-sah saja tradng di broker luar namun pemerintah menyarankan agar trading di broker lokal. Pemerintah memblokir broker luar karena broker tersebut tidak mempunyai izin dari lembaga terkait (Bappepti).

Kiki R   25 Jun 2023

Jonathan:

Pemerintah AS tidak melarang warga negaranya untuk bergabung dengan broker luar. Tapi masalahnya di sini, apakah broker di luar AS yang tidak punya izin di AS, mau menerima warga negara AS? Nggak ada yang mau.

Kalau AS sampai tahu bahwa mereka merekrut warga negara AS tanpa izin operasional di AS, maka mereka bakal diburu FBI. Itulah sebabnya mengapa banyak sekali broker yang menolak US clients.

Aisha   28 Jun 2023

Jonathan: Maaf, klu misalkan trader US tersebut tetap ngotot trading dngn broker diluar regulator US gitu apakah akan kena sanksi berat?

Sebelum trader AS ngotot untuk trading dngn broker dluar regulator AS, Broker sendiri pasti udah menolak trader dari Amerika Serikat. Hal ini dikarenakan konsekuensi yang dapat terjadi apabila broker ketahuan menerima trader AS. Untuk trading2 berjangka ini, AS sndiri menerapkan kebijakan cukup ketat yg ngatur tentang keuangan seperti kebijakan FATCA.

FATCA (Foreign Account Tax Compliance Act) adalah undang-undang yang diberlakukan oleh Amerika Serikat (AS) pada tahun 2010. Tujuan utama FATCA adalah untuk melawan penghindaran pajak dan penggelapan pajak oleh warga negara atau penduduk AS melalui kepemilikan aset di luar AS.

FATCA memerlukan lembaga keuangan di seluruh dunia, termasuk bank dan broker, untuk melaporkan informasi keuangan tentang klien mereka yang merupakan warga negara atau penduduk AS kepada Internal Revenue Service (IRS), yaitu badan pajak AS. Lembaga keuangan yang tidak mematuhi persyaratan pelaporan FATCA dapat dikenakan sanksi keuangan oleh IRS.

Sonny   29 Jun 2023
 Phutut |  11 Jun 2021

Mengapa broker membuat platform tradingya sendiri? Dan terjadi beberapa kasus adanya perbedaan pergerakan harga dari broker 1 dan lainnya? Apakah hal tersebut berasal dari platform trading tersebut?

Lihat Reply [34]

Untuk Agung...

Anda bisa menghungungi broker yang bersangkutan, bisa jadi ada sistem yang eror atau yang lainnya.

Thanks.

Basir   3 Mar 2016

Ataukah mungkin ini ada manipulasi dari broker? Entah yang mana yang memanipulasi, tapi kalau sampai terbentuk candle yang beda, bukankah ini cukup jadi warning untuk mencurigai broker?

Silvi   4 Mar 2016

Untuk Silvi..

Hal itu bisa terjadi, atau ada sistem/ pengamanan yang jebol oleh lonjakan harga. Jika broker tersebut bertanggung jawab, maka mereka akan melakukan kompensasi.

Thanks.

Basir   8 Mar 2016

Untuk Anto,

Dari hasil penelusuran kami, Fin888 Autotrade adalah perusahaan yang khusus menyediakan layanan copytrade atau robot trading bagi para investornya. Sedangkan untuk broker yang digunakan, pada halaman resminya menyatakan bahwasanya layanan ini menggunakan broker

Samtrade FX sebagai broker utamanya. Samtrade FX sendiri adalah broker forex yang berasal dari Saint Vincent and the Grenadines. Broker ini mengklaim dirinya terlisensi oleh badan regulator FSA (SVG), ASIC (Australia), dan juga FINTRAC (Canada). Meskipun telah terlisensi, agaknya popularitas broker ini kurang begitu menonjol untuk kalangan trader Indonesia.

Kesimpulannya, kami sarankan Anda untuk berhati-hati dan mencari informasi terlebih dahulu mengenai performa dari layanan copytrade yang ditawarkan. Jikapun Anda tertarik untuk mengikuti layanan ini, Anda boleh saja mencobanya. Akan tetapi kami tetap menyarankan Anda untuk menggunakan layanan ini dengan broker lain yang lebih jelas status regulasinya. Semoga bisa membantu.

Argo Gold Spotter   3 Mar 2021

@ Phutut:

- Mengapa broker membuat platform tradingya sendiri?

Broker membuat platform sendiri adalah karena policy perusahaan tsb, antara lain untuk promosi agar platformnya bisa dikenal secaa luas. Meski demikian tidak banyak broker yang membuat platform sendiri, kebanyakan menggunakan platform yang sudah eksis seperti Metatrader.


- … Dan terjadi beberapa kasus adanya perbedaan pergerakan harga dari broker 1 dan lainnya? Apakah hal tersebut berasal dari pla form trading tersebut?

Bukan, tertapi tergantung dari harga yang diberikan oleh penyedia likuiditas atau liquidity provider dari broker tsb. Harga yang diberikan oleh setiap broker memang bisa berbeda dengan broker lainnya, tetapi perbedaannya tidak jauh.

M Singgih   13 Jun 2021

Rekomandasi platform trading selain MT4 apa ya pak. Yang tampilannya lebih friendly dan mudah dipahami. Matur nuwun.

Anam   18 Jun 2021

@ Anam:

Silahkan Anda coba platform Streamster.

M Singgih   20 Jun 2021

@ Wijaya:

Bisa saja diretas jika peretas tahu nomor Login dan Password Anda. Peretas bisa mentradingkan akun Anda,tetapi tidak bisa menarik dana yang ada di balance karena untuk withdraw harus masuk ke rekening atas nama Anda sesuai dengan saat Anda mendaftar di broker. Mengenai Anda tidak bisa login, mungkin saja si peretas telah mengganti password.

Dalam hal ini Anda memang harus menghubungi CS broker. Kalau tidak direspon Anda bisa komplain ke badan regulator yang memberi regulasi broker tsb.

Kami harap Anda trading di broker yang diregulasi oleh badan regulator yang kredibel secara internasional, yaitu: : CFTC, NFA, FCA, FSA, FINMA, MiFID, ASIC dan FMA.
Badan regulator yang kredibel adalah yang telah teruji dan diakui dunia, dan memberikan sanksi dengan tegas kepada broker jika ternyata melanggar ketentuan yang telah disepakati. Badan regulator tersebut juga bertanggung jawab terhadap keamanan dana klien.

M Singgih   15 Sep 2021

Setelah saya baca-baca di situs brokernya, mereka tergulasi IFSC pak. Saat ini sudah saya kirimi email. Bila tidak direspon gimana pak soalusinya? Terima kasih

Wijaya   15 Sep 2021

@ Wijaya:

Jika broker tidak merespon memang harus ke regulator. Menurut kami tunggu saja jawaban dari badan regulator yang seharusnya bertanggung jawab atas broker tsb. Jika ternyata tidak direspon juga, menurut kami Anda harus merelakan dana Anda karna tidak ada cara lain. Anggap saja brokernya scam, dan itu adalah risiko trading di broker yang tidak teregulasi oleh badan regulator yang kredibel secara internasional.

M Singgih   16 Sep 2021

Baik pak, terima kasih atas sarannya...

Wijaya   16 Sep 2021

Mungkinkan akun MT4 diretas pak? 

Soalnya terakhir login balance saya berkurang 15 dollaran, kemudian, dua hari berikutnya akun trading tidak bisa login.

Sudah menghubungi CS Broker tidak ada jawaban. Bagaimana solusinya?

Wijaya   14 Sep 2021

Saya pengguna Fin888, sejauh ini lancar. Apakah ada insight mengenai Fin888? 

Anto   7 Feb 2021

Kenapa pada tanggal 29 februari 2016 di mt4 saya candle jam 23.00 pair EURUSD terbentuk doji sebesar 260 pip sedangkan di broker lain pada saat yang sama candlenya normal (cuma sekitar 30 pip).

Agung   1 Mar 2016

Apakah broker yang udah teregulasi memungkinkan untuk membuat platform trading sendiri? Sedangkan apakah lebih baik kita trading di platform seperti MetaTrader dibandingkan trading di platform yang broker buat sendiri?

Gary N   15 Nov 2022

Ya, broker biasanya mengembangkan software atau platform tradingnya sendiri. Biasanya platform yang broker kembangkan sendiri memiliki tampilan kurang bagus, kurang familiar dan keterbatasan dibandingkan platform seperti metatrader.

Hal inilah yang menjadi alasan kenapa broker tetap menawarkan platform metatrader meskipun sudah mempunyai platformnya sendiri.

Keduanya bagus, tapi saya pribadi akan tetap menggunakan platform metatrader karena lebih universal dan sudah familiar.

Apapun brokernya, bisa Anda login menggunakan platform metatrader. Saya bisa login akun dari broker X, menggunakan metatrader yang saya download dari broker Y.

Namun, pada platform broker yang dikembangkan sendiri hanya bisa memakai broker tersebut.

Kiki R   15 Nov 2022

Hanya broker tertentu saja yang memiliki platform tradingnya sendiri.

Meskipun penggunanya lebih sedikit, namun biasanya platform tersebut punya kelebihan dibandingkan platform seperti metatrader. Platform ini biasanya mempunyai kecepatan eksekusi yang lebih bagus.

Kiki R   6 Dec 2022

Ya, akun MT4 (MetaTrader 4) Anda dapat diretas jika tidak dilindungi dengan baik. Coba ikuti beberapa langkah ini untuk melindungi akun:

  • Gunakan password yang kuat
  • Verifikasi dua faktor: Jika tersedia, pastikan untuk mengaktifkan verifikasi dua faktor pada akun MT4 Anda.
  • Gunakan koneksi internet yang aman: Jangan mengakses akun MT4 Anda melalui jaringan internet yang tidak aman atau yang tidak terlindungi.
  • Jangan berbagi informasi login: Jangan memberikan informasi login Anda kepada orang lain, termasuk broker atau orang yang mengaku sebagai staf dari MT4.

Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Anda dapat membantu melindungi akun MT4 Anda dari serangan cyber dan menjaga keamanan dana. Jika CS tidak memberi jawaban, sebaiknya pertimbangkan untuk pindah broker saja.

Ananta   22 Dec 2022

Apa saja pertimbangan yang perlu diperhatikan sebelum ikut copy trading di platform broker? Saya sudah donlod aplikasinya lewat playstore, lalu muncul seperti profil2 tradernya. Jujur malah jadi bingung. Jadi saya tanya dulu ke sini sebelum setor dana. 

Romeo Julioooo   23 Dec 2022

Biasanya trading biasa aja sendiri, ato pernah pasang autotrade? misalnya kayak zulutrade, copytrade, atau apalah yang mirip-mirip gitu?

Soalnya pengalaman pernah tuh coba-coba eksperimen pasang gituan. Balance bisa susut gara-gara itu.

Sofiyan   27 Dec 2022

Jawaban untuk Romeo Julioooo:

Pertimbangan yang digunakan adalah risiko yang terukur dan profit yang bertumbuh.

Dari goals diatas, ada beberapa parameter yang dipantau:

1. Maximum drawdown

2. Winrate

3. Average profit/loss

4. Expected payoff/profit factor (nilai ekspektasi)

4 Parameter ini cukup untuk penilaian awal performa trader yang akan Anda copy.

Maximum drawdown untuk mengetahui seberapa besar loss yang pernah terjadi.

Winrate untuk mengetahui berapa peluang berhasil vs gagal transaksinya.

Average profit/loss untuk mengetahui berapa rasio Risk/rewardnya.

Terakhir, expected payoff/profit factor untuk melihat apakah trader ini bisa profitable dalam jangka panjang atau tidak.

Kiki R   27 Dec 2022

iya, broker yang teregulasi diperbolehkan untuk membuat platform trading sendiri atau menggunakan platform yang sudah ada.

Platform trading yang dibuat sendiri oleh broker biasanya memiliki fitur dan fungsi yang sesuai dengan kebutuhan dan strategi trading khusus dari broker tersebut. Tapi biasanya, platform trading yang dibuat sendiri memiliki kekurangan sebagai berikut:

  • Kurangnya integrasi dengan tools dan aplikasi lain
  • Dukungan dari developer tidak maksimal
  • Ada risiko tidak kompatibel dengan sistem operasi yang berbeda.

Sedangkan platform trading seperti MetaTrader merupakan platform yang sudah teruji dan banyak digunakan oleh trader di seluruh dunia. Platform ini memiliki fitur dan fungsi yang lengkap, mudah digunakan, dan terintegrasi dengan berbagai tools dan aplikasi lain. Kekurangannya adalah: platform ini juga bisa memiliki biaya tambahan untuk digunakan oleh broker, seperti biaya lisensi atau biaya untuk menyediakan fitur tambahan. Contohnya: MT5 Booster dari GKInvest

Jadi tinggal dicek saja, apakah broker menyediakan penawaran yang cukup menarik jika memakai platformnya sendiri? Jika tidak, maka Metatrader saja cukup.  

Elyasa   27 Dec 2022

Saya sering banget lihat iklan sana sini tentang broker yang sering menawarkan Autochartist dan juga terdapat trading central yang katanya sangat membantu para trader. Tetapi ketika saya masuk ke website broker tersebut ternyata ada pilihan dan berbayar juga.

Sebenarnya apa perbedaan autochartist dan trading central, dan apakah penggunaannya hanya di metatrader saja?

Jojo   19 Jan 2023

Jawaban untuk Anam:

  • Rekomandasi platform trading selain MT4 apa ya pak. Yang tampilannya lebih friendly dan mudah dipahami

Ada beberapa platform trading yang dapat Anda coba selain MetaTrader 4 (MT4) yang dianggap user-friendly dan mudah dipahami, diantaranya:

  • MetaTrader 5 (MT5): Merupakan versi terbaru dari MT4 yang memiliki fitur tambahan seperti analisis teknikal yang lebih kaya, multi-timeframe, dan pilihan instrumen trading yang lebih luas.
  • cTrader: Platform ini menawarkan interface yang intuitif dan kustomisasi grafik yang bagus. cTrader juga memiliki fitur trading otomatis yang canggih dan dapat digunakan oleh trader pemula maupun profesional.
  • TradingView: Platform ini menawarkan analisis teknikal yang kaya dengan grafik interaktif yang dapat dikustomisasi. TradingView juga memiliki komunitas trader yang aktif yang dapat Anda gunakan untuk berbagi ide dan analisis.
  • ProRealTime: Platform ini menawarkan analisis teknikal yang solid dengan indikator yang dapat dikustomisasi dan grafik interaktif. ProRealTime juga memiliki fitur backtesting dan trading otomatis.
  • NinjaTrader: Platform ini menawarkan analisis teknikal yang lengkap dan grafik interaktif. NinjaTrader juga memiliki fitur backtesting dan trading otomatis yang kuat.

Semua platform tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Sebaiknya Anda mencoba beberapa platform dan melihat mana yang paling cocok dengan gaya trading dan kebutuhan Anda.

Kiki R   21 Jan 2023

@Wijaya:

15 dolar sih direlakan aja. broker IFSC pula. Bakal lebih mahal biaya mengejar tanggung jawab brokernya.

Sofiyan   23 Jan 2023

Jojo

Berikut adalah perbedaan utama antara Trading Central dan Autochartist:

  • Trading Central menggunakan analisis teknikal untuk menyediakan sinyal trading dan rekomendasi. Autochartist menggunakan analisis pola grafik dan pola candlestick untuk memberikan rekomendasi trading.
  • Trading Central fokus pada pasar Forex, saham, dan indeks saham. Autochartist melayani lebih banyak jenis pasar, termasuk Forex, saham, futures, dan opsi.
  • Trading Central punya tools indikator teknikal yang lebih lengkap, contohnya Fibonacci, dan Elliott Wave. sementara Autochartist lebih menekankan pada identifikasi pola grafik dan candlestick.

Penggunaannya tidak hanya di metatrader, Anda juga bisa menggunakannya melalui website resmi Trading Central, Autochartist, atau website broker yang menyediakan layanan itu

Ananta   13 Feb 2023

Jojo:

Pada dasarnya gini:

  • Autochartist mendeteksi tren, support & resistance.
  • Trading Central menyediakan analisis indikator teknikal otomatis.

Jadi, penggunaannya tergantung masing-masing ya. Kalau trader yang butuh SR, mungkin lebih suka autochartist. Tapi sepahamku, trader indo si lebih suka trading central, soalnya instan.

Sofiyan   20 Feb 2023

Argo Gold Spotter:

Numpang nimbrung bro. Baru baca gw soal robot trading fin888 ini. Nama brokernya juga asing bgt. Koq ada aja si yg trading di broker sus gini. Klo gw skrg pakenya sih gkinvest, katanya ada robotnya jg. Cuma belom gw eksplor lebih dalem. Punya testi soal robot broker indo yg rekomen gak bro? 

Jason   10 May 2023

@ Jason:

Ya, info yang kami dapatkan kasus robot trading Fin888 ini sedang diusut oleh kepolisian. Dalam beritanya, nama brokernya memang belum pernah dengar, dan regulasinya juga tidak dipublikasikan.

- … Punya testi soal robot broker indo yg rekomen gak bro?

Maaf, saya tidak pernah trading dengan menggunakan robot, jadi tidak tahu infonya.

 

M Singgih   15 May 2023

Jojo: Autochartist dan Trading Central adalah dua alat analisis pasar yang populer yang disediakan oleh beberapa broker. Berikut adalah perbedaan utama antara keduanya:

  • Autochartist: Autochartist adalah alat analisis teknikal yang dirancang untuk mengidentifikasi pola grafik dan memberikan sinyal perdagangan potensial. Ini menggunakan algoritma komputer untuk memindai pasar secara otomatis dan mengidentifikasi pola seperti pola segitiga, kepala dan bahu, dan lainnya. Autochartist memberikan tingkat kepercayaan untuk setiap pola yang teridentifikasi dan dapat mengirimkan pemberitahuan secara otomatis ke trader tentang peluang trading yang muncul.

  • Trading Central: Trading Central adalah platform analisis pasar yang menyediakan berbagai alat analisis teknis dan fundamental. Ini mencakup laporan harian, analisis teknis, ulasan pasar, sinyal trading, dan rekomendasi. Trading Central juga menyediakan skor teknis untuk berbagai instrumen keuangan, yang memberikan indikasi tentang tren dan kekuatan pasar.

Andy Cahyadi   15 May 2023

@ Silvi:  

Menurut saya broker tidak memanipulasi pergerakan harga dari candlestick. Cara itu sangat kasar dan mudah diketahui. Lain halnya dengan broker yang stop loss hunter, itu memang bisa dilakukan dengan software tertentu dan waktunya singkat, tidak terus menerus, hanya untuk mengejar stop loss saja.

Namun perbedaan harga dan juga perbedaan bentuk candle memang bisa terjadi pada broker karena setiap broker mempunyai perusahaan afiliasi yang berbeda, server berbeda, dan juga waktu buka server yang berbeda.

Jadi waktu dimulainya sebuah candle bisa berbeda antara broker yang satu dengan yang lain, sehingga bentuk candle bisa berbeda. Meski demikian, perbedaan harganya tidak terlalu jauh.

M Singgih   12 Sep 2023

Jawaban untuk Silvi: Untuk mengetahui apakah ada manipulasi dari broker terhadap candle kita harus melihat lebih teliti.

Dari contoh kasus yang dialami oleh Saudara Agung diatas, perbedaan doji candle 230 pips itu sangat aneh. Apalagi kalau dibandingkan dengan broker lain hanya 1 broker itu yang mempunyai doji 260 pips. Kemungkinan besar broker ini bermasalah.

Dalam hal ini, jika menjumpai kejadian janggal seperti di atas, sebaiknya langsung angkat kaki dari broker tersebut.

Namun, jangan mengklaim bahwa semua broker melakukan kecurangan, ini termasuk tuduhan tidak berdasar. Sebagai trader, Anda harus selalu obyektif.

Kiki R   23 Sep 2023

Jawaban untuk Jojo: Perbedaan utama autochartist dengan trading central adalah dari dasar pengambilan peluang entry-nya.

Autochartist berfokus pada identifikasi peluang entry berdasarkan pola harga dan support/resisten. Jadi hanya fokus pada aspek teknikalnya saja.

Sedangkan trading central, identifikasi peluang entry berdasarkan analisa teknikal dan analisa fundamental. 

Kiki R   3 Oct 2023

@ Gary N:

- Apakah broker yang udah teregulasi memungkinkan untuk membuat platform trading sendiri?

Ya, bisa saja, tergantung dari policy perusahaan broker tersebut.

- … Sedangkan apakah lebih baik kita trading di platform seperti MetaTrader dibandingkan trading di platform yang broker buat sendiri?

Itu tergantung dari tradernya. Kalau setelah dicoba lebih nyaman menggunakan platform buatan broker, silahkan saja. Meski demikian kami sarankan untuk mencek apakah pergerakan harga dari platform broker tsb sama atau tidak berbeda jauh dengan pergerakan harga yang ada di platform Metatrader. Kalau tidak sama atau berbeda jauh maka sebaiknya hindari trading di broker itu karena mungkin ada maksud tertentu yang tidak baik.

M Singgih   11 Oct 2023
 Ragil |  12 Nov 2021

Halo, saya mau tanya apakah broker tempat saya termasuk curang? Soalnya saya komplain masalah terjadi perbedaan harga dengan broker lain tidak dijawab-jawab oleh mereka. 

Lihat Reply [30]

@ Ragil:

Jika memang demikian silahkan Anda complain ke badan regulator yang meregulasi broker tsb karena jika broker memang curang maka seharusnya badan regulator yang bertanggung jawab.

 

M Singgih   13 Nov 2021

Pak kalo di Indonesia kalau komplain masalah broker itu ke OJK ya?

Candra Gunawan   5 Jan 2022

@ Candra Gunawan:

Setahu kami kalau ingin complain mengenai broker ke Bappebti, bukan ke OJK. Yang khusus mengawasi broker-broker forex adalah Bappebti (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi). OJK mengurusi pengawasan dan legalitas di semua perusahaan sektor keuangan, tidak hanya perdagangan berjangka. Misal OJK berhak menutup suatu perusahaan yang dianggap menjalankan bisnis investasi bodong.

 

M Singgih   6 Jan 2022

Apakah semua broker lokal termasuk broker bandar?

Yatno   30 May 2022

Halo pak, sebelumnya, perlu dijelaskan terlebih dahulu maksud dari bandar di sini bagaimana.

Bandar dalam konotasi negatif, bisa diartikan sebagai pihak yang mengakali orang lain dalam "permainan", sehingga pada akhirnya menjadi rugi. Secara sederhana, keuntungan diambil dari kerugian lawan. Praktik seperti ini tentu tidak etis dan bisa dibilang melanggar regulasi. Anda bisa melaporkan ke BAPPEBTI jika menemukan praktek tersebut.

Sementara itu, ada juga broker yang disebut sebagai "bandar" karena menciptakan pasarnya sendiri (Market Maker/ Dealing Desk). Jika broker yang seperti ini, maka mereka mendapatkan keuntungan dari menarik komisi dan spread pada setiap transaksi. Baik nasabah profit ataupun loss, komisi sudah ditetapkan dari awal. Praktek ini bisa diterima dan sesuai peraturan.

Apakah seluruh broker lokal merupakan broker bandar? Rata2 broker tidak akan secara gamblang menjawab hal tersebut. Jadi bisa Anda selidiki lewat lewat kondisi trading mereka, apakah menarik komisi atau spread. Jika mereka transparan, bisa juga ditanyakan mengenai detail liquidity providernya.

Beberapa broker menyediakan hybrid spread dan komisi yang kompetitif. Untuk menambah referensi, bisa simak juga halaman review broker Indonesia. 

Ananta   2 Jun 2022

Apakah broker yang menyediakan bisnis afiliasi itu aman? Dari mana keuntungan mereka? Pernah dengar katanya mereka dapat keuntungan dari kerugian trader yang diajak? mohon pencerahan trims

Jasmine   30 Sep 2022

Broker yang menyediakan bisnis afiliasi itu ada yang aman dan ada yang tidak. Faktanya, para badan pengawas (regulator) di sebagian besar negara di dunia memperbolehkan pemasaran broker melalui affiliate.

Kalau broker yang teregulasi, maka tentu saja bisnis afiliasinya sah. Dari mana keuntungan afiliasi? Apabila broker forex itu sah dan teregulasi, maka sumber pendapatan afiliasi terutama ada dua:

  • Anggaran marketing broker.
  • Persentase atau bagi hasil dari markup spread, komisi, atau biaya trading lain yang dibayarkan trader kepada broker dalam transaksi pasar biasa.

Yang jelas, afiliasi broker bisa tetap untung meskipun trader menang ataupun kalah

Tapi ada hal lain yang perlu diperhatikan: ada pula broker tak teregulasi yang menawarkan bisnis afiliasi, dan inilah yang perlu diwaspadai trader. Broker bandar seperti itu bisa memperoleh cuan dari kekalahan trader, sehingga profit yang dibagi ke afiliasi juga mungkin berasal dari sumber yang sama.

Aisha   1 Oct 2022

Bagaimana cara membedakan antara broker yg bisnisnya afiliasi dengan tukang tipu2 skema ponzi? Saya sering sekali diajak rekan untuk ikut arisan trading katanya depo lalu dapat profit 10% per bulan. Mohon pendapatnya trims. 

Pencari Kebenaran   17 Oct 2022

Dua tips paling mudah:

  • Apakah broker itu punya izin dari lembaga pemerintah yang punya kredibilitas baik? Contohnya, broker forex Indonesia harus punya izin dari Bappebti.
  • Apakah broker itu menjanjikan profit tetap? Jika ya, berarti dia penipu. 

Perhatikan baik-baik: Semua investasi itu bisa untung dan bisa rugi. Tidak ada satu orang pun di dunia ini yang bisa menjamin profit 10% per bulan. Elon Musk, Bill Gates, dan Warren Buffet saja bisa tekor jutaan dolar dalam sebulan, apalagi kita yang cuma remah-remah roti. Jadi kalau ada yang menjanjikan untung 10% per bulan, maka dia pasti penipu.

Aisha   19 Oct 2022

Suami saya sedang mengalami masalah dengan broker lokal. STres saya melihatnya, suami saya setiap hari kepikiran dan kadang-kadang ngeluh sendiri ngomong-ngomong nggak jelas gitu. Saya juga kurang tahu masalah jelasnya seperti apa. tapi kalau saya ngomong, seringnya nggak didengar gitu. mungkin saya aaja yang mau berusaha membereskan masalah ini. Kalau lapor ke Bappebti, caranya kayak apa ya Mas?

Sophie Palimas   21 Oct 2022

@ Sophie Palimas:

Untuk membuat laporan ke Bappebti bisa secara online. Silahkan Anda baca di SINI dan ikuti langkah-langkahnya. Anda juga bisa telepon Bappebti.

 

M Singgih   25 Oct 2022

Broker yang menyediakan program afiliasi biasanya dapat menghasilkan keuntungan dari 2 hal:

1. komisi atau biaya yang dibebankan kepada trader yang tergabung dalam program afiliasi tersebut

2. Spread atau biaya transaksi yang dibebankan kepada trader.

Dari segi keamanan, tergantung pada broker yang bersangkutan. Beberapa broker mungkin lebih aman daripada yang lainnya, tergantung pada track record mereka, regulasi yang diterapkan, dan cara mereka mengelola dana klien.

Sebaiknya selalu melakukan riset terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk bergabung dengan suatu program afiliasi atau broker tertentu.

Ananta   21 Dec 2022

Apakah broker bandar yang bapak maksud itu ilegal tidak? Apabila mereka adalah pembuat pasar sendiri, bukannya sangat rentan terjadi manipulasi harga? Selain itu menurut saya, dengan menciptakan pasar sendiri, apa mungkin harga dengan pasar sebenarnya bisa berbeda-beda?

Terus selain broker bandar yang dimaksud, adakah tipe broker lain yang terdengar lebih "aman"?

Ansu   8 Jan 2023

@Yatno:

Tidak semua broker lokal termasuk broker bandar. Tapi semua broker lokal bisa jadi bandar ataupun tidak, tergantung pada proses eksekusi order.

Dalam situs broker forex lokal, kita tentu sering menjumpai istilah seperti "bilateral" dan "multilateral".

Nah, broker forex akan bertindak sebagai bandar dalam transaksi bilateral. Artinya, mereka langsung menghadapi order dari trader dengan order mereka sendiri, atau mencocokkan order antar trader (jika ada yang cocok).

Tapi broker juga bisa bertindak sebagai perantara saja dalam transaksi multilateral. Artinya, order trader akan dikirim ke bursa (ICDX atau JFX) untuk dieksekusi berdasarkan harga penawaran/permintaan yang ada di bursa.

Ada pula broker lokal yang menyatakan diri sebagai STP. Artinya, mereka mungkin mengoper order trader ke pihak lain dan tidak menjadi penjual/pembeli dari order trader itu.

Aisha   9 Jan 2023

@Yatno:

Mau jawaban yg official, atau yg nyata di lapangan?

Kalau jawaban official, mas Ananta & mba Aisha itu udah njelasin.

Kalau jawaban yg nggak official ya... 

Environment trading indonesia itu tertutup. Liquidity provider internasional nggak bisa masuk. Para broker lokal itu anggota ICDX/JFX juga.

So... kita nggak mungkin punya broker ECN. Broker multilateral ataupun STP juga nantinya cuma kirim order keluar dari kantong kanan, masuk kantong kiri. Semuanya punya koneksi.

Sofiyan   9 Jan 2023

Jika sudah terdaftar pada regulator tempat perusahaan itu beroperasi, tentu jadinya legal dan dilindungi secara hukum.

Mengenai manipulasi harga, selalu ada kemungkinan hal tersebut terjadi. Namun regulator broker biasanya membuat kebijakan audit tahunan untuk mengawasi aktivitas perdagangan tetap adil dan tidak merugikan satu pihak. Sebenarnya, broker dealing desk (bandar) itu tetap diminati karena memiliki beberapa keunggulan:

  • Mereka bisa mengenakan spread lebih rendah
  • Membuka peluang untuk transaksi pada pasar yang kurang likuid
  • Memperbolehkan hedging dan scalping

Broker yang aman bisa anda tentukan dari yang memiliki regulasi jelas, proses deposit withdrawalnya cepat dan bebas hambatan, serta customer service yang tanggap. Jika kantor pusatnya memiliki alamat yang jelas, akan lebih baik lagi. 

Ananta   23 Jan 2023

Mengapa broker lokal tidak memiliki lisensi seperti ASIC, CFTA, CySEC? Apakah memang broker Indo sama sekali tidak mentargetkan trader dari luar negeri?

Agus Salim   24 Jan 2023

Agus Salim:

Broker Indo tidak punya lisensi dari regulator luar negeri itu bukan karena tidak mentargetkan trader mancanegara. Masalahnya di sini: apakah broker Indo mampu memenuhi syarat dari ASIC, CFTC, CySEC, dan lain-lain itu?

Perlu diketahui, butuh dana yang sangat besar untuk memperoleh lisensi dari AS, Australia, maupun Eropa. Kebutuhan dana itu antara lain untuk:

  • Membuka kantor di negara terkait, karena perizinan hanya akan diberikan kepada broker yang punya alamat jelas di sana.
  • Membayar biaya overhead dan menggaji karyawan di kantor tersebut.
  • Memenuhi syarat permodalan minimal (jumlahnya berbeda-beda, tetapi nominalnya jelas dalam mata uang negara terkait).
  • Membayar biaya pendaftaran dan permohonan izin.
  • Membayar iuran reguler selama masa berlakunya perizinan.

Tidak semua broker Indonesia dapat memenuhi semua kebutuhan itu. Dan seandainya ada yang dapat memenuhinya, maka mereka tentu akan mempertimbangkan lagi: apakah dana yang dikeluarkan untuk membiayai semua itu setara dengan keuntungan yang akan didapatkan? dan apakah akan bisa menang bersaing hingga mengalahkan broker yang sudah ada di sana?

Suatu broker Indonesia yang pergi ke luar negeri, berarti mereka merambah area baru yang belum pernah dijamah sebelumnya, dan harus bersaing dengan broker-broker yang sudah ada di sana selama bertahun-tahun sebelumnya.

Mengingat fasilitas yang ditawarkan oleh broker Indonesia bagi trader toh tidak lebih unggul daripada broker mancanegara, maka peluang untuk menang itu sangat kecil (atau bahkan nihil). 

Jadi, simpulannya, apakah worth it bagi broker Indonesia untuk mengupayakan lisensi dari broker luar negeri? Jelas sekali tidak worth it.

Aisha   25 Jan 2023

@ Agus Salim:

- Mengapa broker lokal tidak memiliki lisensi seperti ASIC, CFTA, CySEC? Apakah memang broker Indo sama sekali tidak mentargetkan trader dari luar negeri?

Karena broker-broker lokal (dari Indonesia) tersebut tidak memiliki kantor di negara badan regulator yang dimaksud. Setahu saya untuk mendapatkan lisensi dari badan regulator negara tertentu, broker harus mempunyai kontor di negara itu. Misal untuk bisa teregulasi ASIC harus punya kantor di Australia.

 

M Singgih   26 Jan 2023

Di Indonesia ada beberapa broker veteran yang mengalami pergantian nama dan perusahaan, tapi masih diregulasi juga sih sama bappebti. Kayak gitu aman gak ya? Saya jadi maju mundur mau daftar, tapi kalo daftar ke broker2 baru juga belom tau performanya. Huft... Serba salah...

Aveezan   30 Jan 2023

@ Aveezan:

Menurut saya kalau sudah terdaftar dan mendapatkan ijin dari Bappebti (teregulasi oleh Bappebti) tentu aman karena ada payung hukum yang jelas. Mengenai pergantian nama perusahaan itu hal yang biasa selama bisnisnya masih pada bidang yang sama.

Meski demikian jika merasa ragu pada broker tertentu, maka Anda bisa memilih broker yang benar-benar terbukti kualitasnya, telah beroperasi lama, dan belum pernah ada masalah yang menjurus pada penipuan atau kecurangan. Setahu saya ada banyak broker di Indonesia yang berkualitas.

 

M Singgih   31 Jan 2023

Aveezan:

  • Broker ganti nama itu biasa. Cuma keputusan bisnis karena ada pergantian manajemen, dan semua itu sah-sah saja. Kayak BANK INTERNASIONAL INDONESIA dulu berupa jadi MAYBANK INDONESIA itu juga sah-sah aja, malah makin maju.
  • Cek broker bisa tanya-tanya reputasi broker dari trader senior. bisa juga cek testimonial online banyak. 
  • Kalau ragu, artinya belum mantep. Banyakin belajar, ntar baru daftar kalau udah mantep. simpel.
Antasari   1 Feb 2023

Antasari: Oh iya pak, dengan pergantian nama broker, apakah izin dari Bappebtinya diminta ulang atau ga perlu izin lagi? Soalnya yang paling saya khawatirkan adalah bagian regulasinya, kalau memang ganti ya bagus kalau ga ganti berarti dari Bappebti ga cek dong keadaan perusahaan brokernya

Enzo   7 Feb 2023

Enzo:

Prosedurnya bukan dengan minta izin lagi ya. Tapi juga bukan berarti nggak ada pemantauan sama sekali.

Broker yang ganti nama itu masih bisa menggunakan nomor izin yang lama. Namun, perubahan apa saja yang dilakukan itu harus dilaporkan dan dengan sepengetahuan Bappebti.

Aisha   8 Feb 2023

Ananta: kira2 broker dalam negeri sama luar negeri, mana yang lebih curang ya pak? Lalu kalau mau ikut program afiliasi begitu, apa saja yang perlu diperhatikan? Apakah bijak kalau kita ngedaftar di broker forex hanya mengincar bisnisan afiliasinya saja? 

Farhanuddin   10 Feb 2023

Farhanuddin:

Di dunia ini ada ribuan broker luar negeri, jadi kalau membahas soal "mana yang lebih curang" tentu akan susah. Jadi sebaiknya fokus mencari broker-broker yang sudah teregulasi, setidaknya kita bisa tahu harus melapor kemana kalau sampai dicurangi.

Jika mengikuti program afiliasi, hal-hal yang perlu diperhatikan antara lain tentu saja syarat dan ketentuan, besar komisi yang didapatkan, apa saja promosi yang bisa kita manfaatkan untuk menarik minat orang, lalu cara penghitungan poinnya.

Tidak ada larangan untuk mendaftar di broker dan menikmati bisnis afiliasinya, selama masih mengikuti syarat-syarat yang diberikan. Tapi tentu akan lebih baik kalau kita juga trading supaya lebih paham dengan seluk beluk broker tersebut. 

Ananta   21 Feb 2023

Sofiyan:

apakah ini berarti order kita di broker lokal ga ada yang sampai ke LP pak?

Tirta Guna   24 Feb 2023

Tirta Guna:

Ya sampai sih sampai. Kan ada LP lokal juga. Cuma, LP lokal itu biasanya ada hubungan sama broker lokalnya, atau sama grup yg punya broker lokal, dst. Yaa kayak apa-apa di indo kan gitu. Semua hrs ada koneksinya biar bs nyambung.

Sofiyan   24 Feb 2023

Tirta Guna:

LP lokal itu yang mana pak?

Tirta Guna   27 Feb 2023

Tirta Guna:

Asal tahu aja, bursa komoditas itu bisa jadi LP. Contohnya CBOE di amrik, atau JFX & ICDX di indo. Jadi ya, LP lokal itu mereka.

Sofiyan   27 Feb 2023
 Ghani |  20 Jan 2022

Beberapa waktu lalu ketika trading, ada transaksi pemotongan dana di akun trading saya dengan tulisan: “Custody Fee aff. adjusment”. Itu maksutnya apa ya?

Lihat Reply [1]

@ Ghani:

Forex custody fee adalah biaya penitipan atau biaya penyimpanan, yaitu sejenis fee atau biaya komisi yang dikenakan broker forex untuk layanan terkait nilai dana deposit trader yang disimpan atau dititipkan di akun broker sebagai penyelenggara perdagangan forex.

Forex custody fee sendiri baru diterapkan mulai Oktober 2021 di beberapa broker, sehingga masih belum banyak keterangan lengkap mengenainya, seperti berapa fee yang dibebankan dan sebagainya. Yang jelas forex custody fee ini akan memotong saldo trading yang memiliki transaksi menginap selama 7 hari meskipun itu akun bebas swap.

M Singgih   30 Jan 2022
 

Komentar @inbizia

Simplenya gini gan. Gua netapin bank2 yang aman, entar lo tinggal pilih aja mau buka bank dimana. Dan kebetulan bank kustodian yg tersedia itu saah satunya bank Panin. Utk jadi bank kustodian jga ga mudah lhoo gan. Bank kusstodian itu secara umum harus ada lisensi dan regulasi, selain itu stabilitas keuangannnya harus stabil, kemudian infrastruktur teknologi jga harus canggih, serta adanya reputasi yg terkemuka di dunia perbankan, Jdi sorry to say aja, utk bank2 kecil itu makanya ga bsa jadi bank kustodian. Justru bank2 besar seperti Panin itu baru bsa digunakan tuk bank kustodian ato tmpt nyimpan segregate akun. So, aman2 banget dahh mengenai broker Maxco krna regulasi dari segala sisi itu ada
 Charlie |  19 Jul 2023
Halaman: Apa Saja Keuntungan Trading Di Broker Berlatar Perbankan
Maxco bsa dikatakan adalah broker yg memiliki regulasi yg terlengkap, mulai dari JFX (lisensi Bursa), KBI (lisensi kliring) dan ASPEBTINDO (Lisensi asosiasi). Terkadang nihh, ada beberapa broker yg emang memiliki lisesnsi bursa dan kliring (itu adalah hal yg wajib agar bsa teregulasi di BAPPEBTI), tetapi ga bnyk broker yg tergabung dalam ASPEBTINDO. Dengan adanya lisensi ato jadi anggota ASPEBTINDO, broker udah benar2 berusahaa mewujudkan kenyamanan dan mematuhi aturan2 tambahan yg berlaku. Utk jadi anggota ASPEBTINDO juga ga bsa sembarangan. Yg pertama tentu legalitas, perizinan, serta regulasi itu hrs ada, dlam arti broker tsb sudah memiliki izin BAPPEBTI. Kmudian reputasi broker juga diperhatikan, jd ga sembarang broker jga bsa masuk jadi anggota ASPEBTINDO, serta anggota jga harus mematuhi aturan dan standard yg berlaku. Selain itu diwajibkan utk bayar iuran anggota. Dengan adanya hal2 kyk gini, jelas broker Maxco itu benar2 aman banget dari sisi regulasi dan aturan!
 Perdana |  20 Jul 2023
Halaman: Perbandingan Biaya Trading Maxco Vs Asiatrade Futures
Maaf, izin bertanya. Utk trading swing dan positioning itu sebaiknya memilih mana ya antara broker Maxco dan Asiatrades berdasarkan pemaparan artikel diatas itu. Kmudian dari sisi resiko, kira2 antara Maxco dan Asiatrades itu, memiliki resiko mana yg cocok dngn yg lower risk trader gitu? Soalnya agak bingung aja, meskipun asiatrades itu agak mahal, tetapi kan klu swing trading dan positioning trading itu kan buka posisi agak jarang ya sehingga komisi itu kan bsa aja kurang dari 1 lot shngga komisi $15 itu kan ga bakalan kena. Sedangkan di Maxco jga demikian, bila kita trading dngn dbawah 1 lot, maka komisi sama2 ga bakalan kena sedangkan utk spread jga kurang lbh sama lahh krna beda 1 pips aja.
 Vonny |  25 Jul 2023
Halaman: Perbandingan Biaya Trading Maxco Vs Asiatrade Futures
Halo selamat Pagi para senior trader, walaupun masih sebatas membaca artikel tentang dunia trading, saya sangat bersemangat apabila mendengar dan membaca hal yang berkaitan dengan informasi trading dan petunjuk lainnya yang bikin saya menjadi trader yang sukses. Saya tertarik dengan artikel yang disampaikan penulis ini, sangat bermanfaat, lugas dan pemilihan katanya ,mudah dipahami oleh pembaca trader walaupun yang membaca itu pemula like me.
Sebenarnya dari sekian banyak broker trading yang saya ketahui, hanya Finex yang sering muncul di benak saya, namun tidak ada salahnya sih mengathui broker lainnya, seperti asiapro. Seperti yang dijelaskan, Setiap broker yang sering saya baca selalu menyuguhkan kalo mereka tuh aman terpercaya dan sudah teregulasi dari BAPPEBTI. Apasih ya untungnya broker itu diregulasi Bappebti ini, apa kah dana kita akan aman dan terhindar dari penipuan? mengapa selalu ditonjolkan, memangnya kalo tidak diregulasi Bappebti ini, kita nggk bisa memilih trading di situ gitu? karena kadang saya sering liat broker yang tidak diregulasi Bappebti itu justru menawarkan platform dan layanan trading yang menjanjikan bagi penggunanya. Mohon baantuannya ya kakak kakak yang sudah pro.
 Jihoon |  3 Sep 2023
Halaman: Tips Memilih Finex Vs Asiapro Untuk Day Trading
Setelah menggunakan MetaTrader 4 (MT4) dan MetaTrader 5 (MT5) selama lebih dari satu dekade, saya ingin membantu menjelaskan rasa bingung kamu tentang MetaTrader 4 , dan menjawab pertanyaan paling umum tentang platform trading. Setiap broker yang menawarkan software trading MetaTrader 4 (MT4) seperti FINEX ini dapat dianggap sebagai broker MT4. MetaTrader 4 termasuk dalam rangkaian platform perdagangan yang dikembangkan oleh MetaQuotes Software Corp untuk komputer seluler, web, dan desktop. Perlu kamu ingat ya dan dicatat juga, MetaTrader 4 adalah platform perdagangan pihak ketiga yang terhubung ke broker untuk perdagangan valas. MetaTrader 4 adalah platform pihak ketiga paling populer untuk trading forex. Jadi MT4 itu buka broker ya.. Kamu tidak dapat melakukan perdagangan nyata dalam platform MetaTrader 4 (MT4) kecuali Anda membuka akun langsung dengan broker pendukung (Maxco). Jika kamu memilih nama server pialang dari menu tarik-turun saat masuk (ini berlaku untuk versi perangkat lunak yang diunduh langsung dari pengembang), Anda dapat membuka akun dengan pialang pilihan Anda dan mengakses tarif langsung dalam MT4.
 Ekhwan |  27 Sep 2023
Halaman: Cara Verifikasi Akun Trading Di Broker Maxco
Setelah menggunakan MetaTrader 4 (MT4) dan MetaTrader 5 (MT5) selama lebih dari satu dekade, saya ingin membantu menjelaskan rasa bingung kamu tentang MetaTrader 4 , dan menjawab pertanyaan paling umum tentang platform trading. Setiap broker yang menawarkan software trading MetaTrader 4 (MT4) seperti FINEX ini dapat dianggap sebagai broker MT4. MetaTrader 4 termasuk dalam rangkaian platform perdagangan yang dikembangkan oleh MetaQuotes Software Corp untuk komputer seluler, web, dan desktop. Perlu kamu ingat ya dan dicatat juga, MetaTrader 4 adalah platform perdagangan pihak ketiga yang terhubung ke broker untuk perdagangan valas. MetaTrader 4 adalah platform pihak ketiga paling populer untuk trading forex. Jadi MT4 itu buka broker ya.. Kamu tidak dapat melakukan perdagangan nyata dalam platform MetaTrader 4 (MT4) kecuali Anda membuka akun langsung dengan broker pendukung (Maxco). Jika kamu memilih nama server pialang dari menu tarik-turun saat masuk (ini berlaku untuk versi perangkat lunak yang diunduh langsung dari pengembang), Anda dapat membuka akun dengan pialang pilihan Anda dan mengakses tarif langsung dalam MT4.
 Ekhwan |  27 Sep 2023
Halaman: Cara Verifikasi Akun Trading Di Broker Maxco

Kamus Forex

Introducing Broker, IB

Sistem kerjasama yang paling sederhana antara broker dengan pihak ketiga untuk memasarkan produk dan merekrut klien (nasabah). Tugas utama pihak ketiga (IB) yaitu mengumpulkan klien untuk broker. Sebagai gantinya, IB akan memperoleh imbalan (reward).

Broker Forex

Adalah perusahaan, institusi, agen, ataupun individu yang bertugas mempertemukan pihak penjual dan pembeli. Broker forex secara khusus artinya perusahaan yang menghubungkan trader dengan pasar interbank untuk bertrading forex.

Broker Forex


Komentar[37]    
  Aslan   |   31 Jan 2023

Menurut saya sendiri keamanan yang paling penting adalah izin regulasi dan keamanan data kliennya. Nah, untuk masalah regulasi sendiri sebenarnya saya cukup sensitif apalagi menyangkut suatu perusahaan yang sudah berizin lama di Indonesia. Dan khusus untuk Maxco bahkan sudah beroperasi sebagai broker selama 33 tahun. Hal ini tentunya merupakan suatu kebanggaan karena Maxco bisa bertahan selama itu.

Tetapi yang jadi permasalahan adalah apakah izin dari Bapebti ada diupdate tiap tahun tidak? Karena menurut saya, izin terupdate juga penting selain sebagai tanda teregulasi tetapi sebagai suatu alat untuk mengawasi para broker. Seperti izin yang lain, seperti SIM misalkan, diperlukan update tiap 5 tahun sekali dan yang jadi pertanyaan adalaah apakah izin dari Maxco ada diupdate tidak, jadi tiap berapa tahun sekali dievaluasi lagi izin Bappebti.

Terus apakah keamanan data terjamin? Karena tentunya keamanan siber yang dari 33 tahun yang lalu berbeda dengan yang sekarang dan itu harus dijaga mengingat ketika mendaftar, beberapa detail tentang klien itu sangat privasi seperti nama dan alamat lengkap.

  Leonardi   |   31 Jan 2023

Aslan: Bantu jawab gan, untuk izin dari Bappebti sendiri memang hanya perlu sekali aja dan ga perlu diupdate karena izin Bappebti sebagai penanda sudah teregistrasi dan legal oleh Bappebti.

Tetapi perlu ditekankan, pada UU yang mengatur tentang Pialang Berjangka (Broker) pada Pasal 63 tentang Pembukuan dan Pelaporan menyebutkan bahwa :

(1) Bursa Berjangka, Lembaga Kliring Berjangka, Pialang Berjangka, Penasihat Berjangka, dan Pengelola Sentra
Dana Berjangka, wajib :
a. menyampaikan laporan secara berkala dan/atau sewaktu-waktu kepada Bappebti;
b. membuat dan menyimpan pembukuan, catatan, dan/atau rekaman atas segala sesuatu yang berhubungan
dengan kegiatannya;
c. menyiapkan pembukuan, catatan, dan/atau rekaman sebagaimana dimaksud pada huruf b untuk setiap saat
dapat diperiksa oleh Bappebti.
(2) Pihak yang telah memperoleh izin sebagai Wakil Pialang Berjangka, Wakil Penasihat Berjangka, dan Wakil
Pengelola Sentra Dana Berjangka serta Pihak yang telah memperoleh persetujuan dan/atau sertifikat
pendaftaran diwajibkan pula menyampaikan laporan sewaktu-waktu diperlukan.

Nah, jadi meski izin sekali tetapi tetap ada pengawasan dari Bappebti dan bila terjadi indikasi pelanggaran atau ketidakcocokan pembukuan kegiatan broker maka konsekuensinya adalah pencabutan izin sementara hingga permanen.

  Arif Budiman   |   31 Jan 2023

kebetulan yang dibahas dari Maxco sama Asiapro itu memiliki kesamaan dimana dua duanya mengganti nama dan bahkan Asiapro sendiri udah ganti nama 2 kali. Apakah dengan pergantian kedua nama itu, izin Bappebtinya tetap sama atau mereka ngaju ulang lagi ya? dan apakah emang benar-benar aman bila trading dengan kedua broker ini. Ya, minimal bukan market maker lah soalnya gw takut kalau ternyata broker tersebut adalah market maker yang bisa dengan gampang manipulasi chart.

Kira-kira penyebab penggantian nama itu karena apa ya? Padahal klu ga ada masalah seharusnya tidak perlu ganti. Selain itu menurut gw, nilai plusnya kedua broker ini adalah pengalaman kedua broker ini banyak cuma karena mengganti nama, gw kurang yakin dengan kedua broker ini... mohon maaf ya sebelumnya kalau emang nyinggung..

  Seon   |   31 Jan 2023

Arif Budiman: Kalau untuk pergantian nama biasanya mungkin pemisahaan perusahaan dari perusahaan Induk ataupun berganti kepemilikan. Mengenai izin sendiri sepertinya memang ada perubahan karena setelah saya telusuri di Bappebti, baik Maxco maupun Asiapro sendiri, untuk struktural perusahaan sangat detail baik dari data perusahaan, alamat, hingga susunan wakil pialang berjangkanya. Berikut ini adalah potongan gambar izin Bappebti Maxco dan AsiaPro :

Maxco

Broker Maxco Vs Asiapro Mana Yang Lebih

AsiaPro :

Broker Maxco Vs Asiapro Mana Yang Lebih

Untuk regulasi dan detailnya pas ya, jadi benar-benar aman untuk trading di kedua broker ini.

  Teddy   |   15 Feb 2023

Arif Budiman: Mohon maaf nyanggah yaa, untuk pergantian nama biasanya harus mengajukan izin lagi. Cuma utk prosedurnya, jujur saya sendiri tidak begitu tau.

Mengapa pergantian nama broker harus mengajukan izin lagi? Saya tampilkan gambar dibawah ini :
Broker Maxco Vs Asiapro Mana Yang Lebih

Nah, bisa dilihat di Bappebti bahwa izin Maxco itu sudah bukan atas nama Panin Investment lagi tetapi atas nama Maxco.

Kemudian perihal pergantian nama perusahaan diikuti dengna pergantian izin memang seharusnya dilakukan untuk menghindari broker menyalahgunakan perizinan yang udah kadaluarsa.

  Jason   |   31 Jan 2023

Maaf, baru kali ini aku melihat ada broker yang ga ada perlindungan saldo negatif. Kalau memang ada kan seharusnya dipampang jelas, dan padahal broker luar lainnya sendiri udah banyak yang memiliki fitur ini. Berarti anggapan aku selama ini tentang perlindungan saldo negatif ini salah, soalnya ku kira kalau fitur Stop Loss dan Stop Out itu adalah salah satu fitur yang terdapat di broker dengan perlindungan saldo negatif.

kalau memang ga ad anih, apa ga berbahaya kalau misalkan ruginya bisa sampai minus dan ujung-ujung ngutang ke broker? Kan tau sendiri, bila di Forex terkadang volatilitas tinggi dan bisa berbahaya soalnya kalau rugi bisa rugi drastis. Kalau itu terjadi, Maxco dan Asiapro sendiri mengambil tindakan ke klien yang saldo negatif itu seperti apa? dan apakah Bappebti sendiri ga mewajibkan broker ada perlindungan saldo negatif ya?

  Sandy   |   31 Jan 2023

Jason: Bappebti sendiri memang tidak menegaskan kalau broker mewajibkan perlindungan saldo negatif. Jadi untuk broker lokal memang ada beberapa yang tidak ada perlindungan saldo negatif dan itu legal pak. Untuk broker luar memang semua harus menyediakan perlindungan saldo negatif khususnya regulator dari : CFTC (Amerika), FSA (Jepang), dan ASIC (Australia). Sehingga jangan heran kalau broker luar mempunyai fitur tersebut dan justru mengunggulkan bahwa mereka ada perlindungan saldo negatif.

Apakah berbahaya kalau ga ada perlindungan saldo negatif? Tentu saja, karena bisa menyebabkan rugi bisa melebihi jumlah deposit dan akibatnya trader memiliki utang terhadap broker. Pribadi saya sendiri, lebih baik menggunakan broker dengan perlindungan saldo negatif untuk mencegah terjadinya saldo negatif. Untuk broker Indonesia, ada beberapa yang menawarkan perlindungan saldo negatif dan bisa dilihat listnya diartikel ini : Broker Lokal Dengan Saldo Perlindungan Negatif.

  Iman   |   15 Feb 2023

Sedikit out of topic, ane pernah denger kalau Forex itu sebenarnya ada "bunga" yg menyebabkan trader yang beragama Islam ga bisa trading dngn aman di Forex. Nah, bunga yang dimaksud di trading Forex itu seperti apa ya? Sdnngkan pengertian trading Forex itu sndiri adalah aktivitas perdagangan mata uang, seharunsya kan ga ada mlsh dan krna perdagangan maka ga bakal ada bunga yang menyertai kan??

Misalkan klu ada, apakah berarti Trader Islam ga bisa ikutan trading Forex dong.. dan apakah bunga tsb bisa dihindari bila memungkinkan?? Dan kedua broker ini; Maxco dan Asiapro ada bunga bunga atau riba juga tidak?? Terima kasih!!

  Indra   |   15 Feb 2023

Iman: Bntu jawab, riba yang dimksdkan itu bukan terjadi saat entry trading ataupun close entry trading perdagangan. Jadi, untuk trader Muslim yang ingin melakukan trading akan aman dan bebas dari riba. Tetapi, bila trading masih terbuka sampai berganti hari, maka "bunga" akan dikenakan ke trader. Istilah ini disebut dengan bunga swap/biaya swap/ biaya rollover.

Untuk detailnya sih bisa dibaca di artikel ini : Panduan lengkap mengenai Biaya Swap

Ada 2 cara utk menghindari bunga ini :

  • Yang pertama, melakukan trading scalping atau intraday, yang ga perlu membuka posisi sampai berganti hari
  • Yang kedua, mengaktifkan akun swap-free. Dapat diaktifkan dengan menghubungi customer service broker. Untuk pastiin ada akun free-swap atau ga, sblm melakukan daftar live akun, lbh baik tanyain ke CS broekr ya

Untuk swap free dan keunggulannya dapat dibaca di artikel ini ya : Swap Free, Fitur Broker Forex Penuh Manfaat

  Novi   |   15 Feb 2023

numpang nanya, kedua broker sepertinya menyediakan segregate account yaa. Untuk kondisi tradingnya seperti apa ya, soalnya ga dijelasin diartikel. Kmudian sy juga cba cari cari di kedua website broker dan trnyata ga ada juga.

sbnrnya akunnya itu seperti apa ya, sy agak sdikit pnsran dngn kedua broker dngn jenis akunnyaa. Maaf ya klu nnya nya agak gmana gt soalnya aku bner-bener awam tetntang Forex dan bru aja belajar baru-baru ini.

Yang aku tau smntara ini cuma spread dan komisi di broker Forex aja, hehehee. maaf jadi curhatt

  Wahyu Rianto   |   15 Feb 2023

Novi: Maaf kak, kakak slh paham nihh. Segregate account itu bukan jenis akun trading yg bisa dipilih tpi lebih ke akun tmpt penyimpanan deposit kakak. Klu broker yang ada fitur segregate akun, maka deposit kakak dijamin disimpan di akun bank yang berbeda dngn broker. Tujuannya agar dana kakak ama dana broker ga kecampur dan ga kepake buat operasional broker.

Jd, bisa dikatakan, dengan segregate account, kita bakal bisa aman trading dan ga takut dana kita ilang. Selain itu, segregate account mewajibkan broker utk membuat laporan keuangan trader ke Bappebti. Jadi ntr dicocokin ama segregate account ama laporan keuangan broker apakah cocok ato ga. klu ga cocok, broker bakal dibekuin smentara dan di ksh hukuman

Untuk fitur ini, lebih jelas n lengkap bisa dibaca di sini : Apa itu Segregate Account?

  Saodah   |   5 Apr 2023

Hemm, gw jadi nggk bisa memutuskan mana yang lebih aman, karena kedua sama saya tidak memberikan perlindung saldo negatif. Proteksi balance negatif atau Negative Balance Protection adalah fitur yang melindungi akun nasabah agar balance tidak negatif atau di bawah nol ketika semua posisi transaksi telah ditutup.

Negative Balance Protection berlaku per individu dan akan aktif secara otomatis setelah balance di semua akun lo telah habis. Jadi apabila loe memiliki lebih dari satu akun trading, maka balance negatif di salah satu akun loe akan digantikan dengan balance dari akun lu pada yang lain sebelum fitur Negative Balance Protection aktif.

Nah kalo, kedua broker ini sama sama tidak menyediakan fitur tersebut, apa yang akan membuat gw percaya kalo Maxco dan Aspiro mana buat trading?

  Ukrain   |   6 Apr 2023

Aspiro adalah broker trading berjangka yang legal di bawah hukum yang berlaku di Negara Republik Indonesia,serta di bawah pengawasan Lembaga otoritas yaitu BAPPEBTI( Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia). Namun sayang sekali tidak ada perlindungan saldo negatifnya. Namun saya masih kurang yakin dengan broker ini sebab sanagt sulit ditemukan diinternet, entah, review dam komentar trader terkait broker ini.

Berbeda dengaa MAXCO yang cukup populer sepertinya, yeah kalo berdirinya juga ssudah lama dan mudah gitu dicari review di internet. Dari segi keamanan, bisa dikatakan broker ini sangat aman. Berikut berbagai jaminan keamanan Maxco Future. Dana klien ditempatkan di rekening khusus yang diawasi oleh BAPPEBTI, KBI, dan Bank Panin. Maxco Broker terdaftar resmi dan diawasi oleh BAPPEBTI dengan nomor lisensi 931/BAPPEBTI/PN/8/2006. Namun, jika saya boleh saran, mending cari broker lain yang jelas jelas memmebrika perlindung yang lengkap kepada kliennya. Saya juga pastinya kurang cocok dengan kedua broker ini.
  Boris   |   5 May 2023

klu masalah keamanan secara regulasi maupun pengalaman mahh, mnrt gw, kedua broker udah cukup mumpuni lah. Dalam hal regulasi misalnya, toh kedua broker udah teregulasi ama BAPPEBTI dan sama2 menerapkan aturan segregate account dlm menghandle dana dari trader. Overal dari sisi teknis trsbt dah dblng cukup amanlahh.

Nah, balik lagi, mengenai keunggulan kemanan yg diatawrkan oleh kedua broker. Dimana salah satu broker yakni Maxco adalah berlatar belakang perbankan sedngkn yg Asiapro bukan belatar belakang perbankan. Apa sih keunggulan dari suatu broker yang belatar belakang bank bila dibandingkan dngn yg lain dalam sisi keamanannya?

  Hanif   |   6 May 2023

Bantu jawab ya bang. Sebenanrya, seperti yang abang katakan diawal bahwa kedua broker, baik Maxco maupun Asiapro, sudah cukup mumpuni dalam hal keamanan. Namun, memiliki latar belakang perbankan dapat memberikan keuntungan tambahan dalam hal keamanan. Broker yang berlatar belakang perbankan cenderung memiliki akses yang lebih baik ke infrastruktur keuangan yang lebih kuat, seperti jaringan keamanan dan manajemen risiko yang lebih canggih.

Selain itu, broker yang memiliki latar belakang perbankan juga biasanya telah memiliki reputasi yang baik dalam mengelola dana dan menangani transaksi keuangan, yang juga dapat meningkatkan kepercayaan trader terhadap broker tersebut. Namun, ini bukan berarti broker yang bukan berlatar belakang perbankan tidak aman hanya saja broker yang berlatar belakang perbankan memiliki nilai plus terutama dalam akses yang lebih baik ke infrastruktur keuangan.

  Hanif   |   6 May 2023

Eh saya lupa jealsin mengenai infrastuktur keuangan. Nah, Infrastruktur keuangan adalah kumpulan lembaga, sistem, dan prosedur yang mendukung aktivitas keuangan dalam suatu negara atau wilayah tertentu. Infrastruktur keuangan mencakup berbagai jenis lembaga dan pasar keuangan, seperti bank, bursa saham, pasar valuta asing, perusahaan asuransi, dan lain sebagainya. Infrastruktur keuangan juga mencakup sistem pembayaran, seperti sistem transfer dana dan jaringan ATM, serta peraturan dan kebijakan yang mengatur aktivitas keuangan tersebut. Tujuan dari infrastruktur keuangan adalah untuk menciptakan lingkungan yang stabil dan aman bagi para pelaku keuangan, sehingga aktivitas keuangan dapat berjalan lancar dan berkontribusi positif bagi perekonomian secara keseluruhan. Sehingga broker dengan berlatar belakang Maxco ini bisa dibialng memiliki sistem pembayaran serta kebijakan keuangan yang cukup kuat!

  Victor   |   5 May 2023

Maaf, numpang nnya aja. Emangnya ada ya kejadian dimana saldo trading ampe negatif? Maksudnya gini, saya pernah mendengar/membaca klu saldo perlindungan negatif itu kayak lapis perlindungan terakhir setelah Stop Out. Dan jujur saya belum pernah sekalipun mengalami yg namanya saldo negatif karena rasanya ga mungkn. Ketika trader menempatkan posisi level SL maka klu harga market tersentuh, otomatis trading kita bakal di cut. Dan bila modal ga cukup utk pertahanin floating loss maka akan ada yang namanya margin call dan stop out. Nah dngn 2 mekanisme itu sndiri rasanya sih udah cukup untuk prevent saldo negatif. Dan klu ga masang SL sklipun masih ada stop out yg bekerja otomatis bukan?

  Ezra   |   7 May 2023

Bisa banget! Jadi gini, kadang-kadang ada trader yang sampai mengalami saldo negatif di akun trading mereka. Meskipun terdengar nggak mungkin, tapi memang ada kok kejadian seperti itu. saldo negatif bisa terjadi karena ada kejadian yang nggak terduga di pasar forex, misalnya lonjakan harga yang sangat cepat dan tiba-tiba. Ini bisa membuat posisi trading yang kamu miliki mengalami floating loss yang sangat besar dan menghabiskan semua modal trading kamu. Dalam situasi seperti ini, perlindungan saldo negatif akan berguna untuk membatasi kerugianmu agar tidak lebih besar dari modal yang kamu miliki.

Tapi, seperti yang kamu bilang, sebenarnya sudah ada perlindungan Stop Loss (SL) dan Stop Out untuk mencegah terjadinya saldo negatif. Tetapi dalam beberapa kasus, stop out tidak berhasil menutup posisi trading secara keseluruhan sehingga mengakibatkan saldo akun trading menjadi negatif. Dan apa yang terjadi bila saldo negatif, maka trader akan berutang kepada broker dan dengan fitur inilah, utang yang tadi harusnya ada di hapus atau broker yang membayarkannya.

  Tedd   |   13 May 2023
  Alex   |   24 May 2023

Selain regulasi dari BAPPEBTI, dari broker lain itu biasanya ada nampilin jga regulasi dari badan lain sprti misalnya BBJ ato JFX, trus ada KBI, ada jga ICH, dan juga ICDX. Nah, apakah di Maxco dan Asiatrades menerapkan hal yg serupa, yakni pnya regulaso tambahan dari badan2 yg udah saya sebutkan di atas.

Terus, mengapa bagi broker2 yg udah teregulasi di BAPPEBTi itu mash meminta regualsi ato ijin ato jadi anggota dari badan2 yg saya sebutkan tadi??

Kmudian juga, apakah dengan begitu tingkat keamanan broker yg memakai atau jadi anggota dari badan2 yg tadi itu bsa dikatakan lebih aman? Mohon penjelasannya, makasih

  Dion   |   26 May 2023

Alex:Jadi, broker Maxco dan Asiatrades mungkin memiliki regulasi tambahan dari badan-badan seperti BBJ, JFX, KBI, ICH, dan ICDX. Ini adalah langkah tambahan yang diambil oleh broker untuk menunjukkan kepatuhan mereka terhadap aturan dan standar yang ditetapkan oleh badan-badan tersebut. Dan common bngt buat broker utk memiliki berbagai macam izin. Dan as you know, BAPPEBTI emang mengharuskn broker agar mndapatkan izin keanggotaan dri beberapa bursa dan jga perusahaan klliring.

Nah, kenapa sih broker yang sudah di-regulasi oleh BAPPEBTI masih minta regulasi atau menjadi anggota badan-badan lain? Mnrut gue, alasan lainnya dalah adalah untuk menunjukkan kepercayaan dan komitmen mereka dalam menjaga keamanan dan integritas pasar berjangka. Dengan menjadi anggota badan-badan tersebut, broker menunjukkan bahwa mereka beroperasi sesuai dengan standar industri yang ditetapkan.

  Vero   |   27 May 2023

Pagi pr senior2 yg paling ok ijin iktan nimbrung yaa..

Menrt gw antra maxco n asiapro emang sama2 broker lokal yg bs dipercaya krn emang udah berdiri cukup lama dan sptnya gak pernh ada maslah. Apalagi udah teregulasi uleh Bappebti.

Tp dlm artikel di atas blm nyebutin minimal deposit dan withdrawal utk kedua brker tsb. Klo ada senior2 yg udah pernah trading di dua brker itu brpa sih mnmal deposit ma tarik dananya?

Trus brapa lama wktu yg dbutuhkan utk deposit? Soalnya ada beberpa brker yg jeda waktunya lama ketika kita deposit ama dana masuk ke akunnya.

Satu lg pertanyaan gw, boleh gak di maxco atau asiapro depositnya make kartu kredit? Itu aja prtnyaan gw, maaf banyak nanya2. mksh bnyk sblmnya..

  Sasha   |   27 May 2023

Vero: misi min bolh bntu jwb ya min..

Klo stau gw nih utk minimal depost di broker Maxco adlh 100 USD, trus utk di asiapro utk akun fixed minimal 200 USD, utk akun variabel jg 200 dolar dan di akun gold hrs 10 rb USD.

Klo utk tarik dana dari dua broker tsb sptnya gak ada batasannya boleh brapa pun yg mau lo tarik, trus setau gw sehari juga bisa dua atau lbh penarikan dana. Tp yg jelas gak mungkin donk lo mo narik dana cm 1 dolar aja hehe..

Biasnya org tarik dana yaa minimal 100 dolar, tp itu biasanya lho bs juga 50 dollar. Klo mslah dpsit pake kartu kredit gw kagak ngerti2 bvanget sih, mgkn ada snior2 yg lbh tau bisa sharing… tks min.

  Hasni   |   27 May 2023

Vero: ijin min ikut nambhin jwb ya..

Utk lama wktu dlm memproses deposit biasanya tergantung dr metode deposit yg lo gunain. Biasanya setlh lo deposit sesuai dg arahan yg ada di broker dan stlah masuk ke rekening yg udah ditentukan broker, selang beberapa menit jg udah masuk dananya di akun trading lo.

Apalagi klo transfernya dg bank yg sma dg broker, misalnya broker nyediain bank BCA, lo jg transfr pake BCA biasnya lbih cepat masuknya drpd transfer antar bank. Ini utk trnsfer dlm bntuk rupiah ya..

Soalnya klo trnsfer dlm bntuk dolar USD atau mata uang asing lainnya biasnya ckp makan waktu sih, krn broker lokal jd ya hrp maklum aja. Setau gw sih ada jeda waktu dr transfr ke msuk rekening akun trading, klo gak slh sih bs 2 smp 3 hr gitu.

klo prtnyaan yg mslh dpst pake kartu kredit gw jg krg ngerti, soalnya gw blm pernah.

  Julius   |   27 May 2023

Vero: gw bntu jwb yg mslh dposit pake krtu kredit ya.

Jd gini kak setahu sy ada bebrapa broker yg menydiakan layanan dposit mnggnakan kartu kredit, tp itu utk broker2 luar negeri.

Soalnya stahu sy utk broker lokal kakak gak bs pake kartu kredit, hal itu sudah ada ketentuannya dlm peraturan dan perundang-undangan. gitu sih kak stahu sy.

Trus misal ada yg bs pake kartu kredit biasnya agak ribet prosedurnya. Soalnya biasanya broker2 jg membuat peraturan antr rekning yg dpke trade utk deposit hrs sm dg rek yg dipake utk witdrawal.

Jd kbayang kan gimana ribetnya klo kakak dposit pake krt krdit trus tarik dana, dananya masuk ke krtu kredit jg gitu? hehe... ok kak itu aja jwbn gw smg bs mmbntu.

  Desta   |   28 May 2023

Izin bertanya, dalam suatu perusahaan, termasuk broker yg juga adalah perusahaan itu biasakan ada pimpinan serta pemilik perusahan. Nah, setau aku, pemilik perusaah biasa menunjuk beberapa orng sbagai pimpinan perusahaan kmudian beserta staf2 dibawah ntar itu dipilih oleh pemimpin perusahaan

Yg jadi pertanyaan adalah soal profil dari pimpinan perusahaan itu sndiri. Jdi misalkan utk jdi seorang CEO dari suatu perusahaan pialang gitu, ada syarat yg harus dipenuhi ga? Ato ga apakah dri BAPPEBTI jga akan memeriksa CEO2 dari perusahaan broker tsb?

Aku menanyakan hal ini krna bisa aja kan broker itu teregulasi tpi klu pimpinannya ga bnr, ya jd maslah jga kan? Mohon penjelsannya, makasih!

  Alex   |   30 May 2023

Desta: Emng bnr, bahwa dlm suatu perusahaan, termasuk broker, biasanya ada bos besar atau CEO yang jadi pimpinan perusahaan itu. Nah, pemilik perusahaan biasanya ngepilih sendiri siapa yang bakal jadi pimpinan dan juga milih staf-staf lain yang bakal kerja di bawahnya.

Tapi pertanyaannya, apa sih syaratnya buat jadi CEO perusahaan pialang gitu? Apa BAPPEBTI juga periksa CEO-ceo dari broker-broker itu?

Nah, buat jadi CEO atau pimpinan perusahaan pialang, biasanya ada syarat dan kualifikasi tertentu yang harus dipenuhi. Syaratnya bisa beda-beda tergantung aturan di negara dan regulasi yang berlaku. Di Indonesia, BAPPEBTI (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi) punya peran penting dalam mengawasi dan ngatur perusahaan pialang berjangka.

BAPPEBTI punya syarat khusus buat CEO atau pimpinan perusahaan pialang, misalnya pengalaman di bidang keuangan, pengetahuan tentang pasar finansial, integritas yang baik, dan kemampuan manajerial yang oke. Mereka juga bisa ngecek dan evaluasi CEO-ceo perusahaan pialang buat pastiin mereka memenuhi standar yang ditetapkan. Dan ssalah satu syarat yang paling berat adlaah CEO tersebut tidak boleh terindikasi mengalami kebangkrutan selama 5 tahun.

  Soetomo   |   1 Jul 2023

Halo selamat Pagi para senior trader, walaupun masih sebatas membaca artikel tentang dunia trading, saya sangat bersemangat apabila mendengar dan membaca hal yang berkaitan dengan informasi trading dan petunjuk lainnya yang bikin saya menjadi trader yang sukses. Saya tertarik dengan artikel yang disampaikan penulis ini, sangat bermanfaat, lugas dan pemilihan katanya ,mudah dipahami oleh pembaca trader walaupun yang membaca itu pemula like me.
Sebenarnya dari sekian banyak broker trading yang saya ketahui, hanya Maxco yang sering muncul di benak saya, namun tidak ada salahnya sih mengathui broker lainnya, seperti asiapro. Seperti yang dijelaskan, Setiap broker yang sering saya baca selalu menyuguhkan kalo mereka tuh aman terpercaya dan sudah teregulasi dari BAPPEBTI. Apasih ya untungnya broker itu diregulasi Bappebti ini, apa kah dana kita akan aman dan terhindar dari penipuan? mengapa selalu ditonjolkan, memangnya kalo tidak diregulasi Bappebti ini, kita nggk bisa memilih trading di situ gitu? karena kadang saya sering liat broker yang tidak diregulasi Bappebti itu justru menawarkan platform dan layanan trading yang menjanjikan bagi penggunanya. Mohon baantuannya ya kakak kakak yang sudah pro.

  Indah   |   2 Jul 2023

Halo juga calon trader sukses, semangat terusnya. jangan pantang menyerah untuk mencoba dan menyelami dunia trading. karena sesungguhnya trader yang sukses bukan hanya sekedar julukan namun sudah melalui banyak hal dan belajar banyak strategi berkaitan dengan trading.
memenuhi kebutuhan industri dan kepastian hukum serta memberikan perlindungan bagi para pihak di bidang Perdagangan Berjangka Komoditi, perlu adanya ketentuan yang mengatur mengenai Penerimaan Nasabah Secara Elektronik Online demi kemaanan dari para pengguna broker.
Misanya, Ketika menjalankan bisnis, kamu pastinya akan picky dalam memilih partner. Begitu halnya saat kamu menjalankan bisnis trading forex, broker merupakan partner bisnis yang sangat memengaruhi kesuksesan trading kamu. Broker resmi BAPPEBTI adalah salah satu hal penting yang wajib jadi pertimbangan bahkan sebelum kamu memulai trading.
Hmm, kenapa sih sepenting itu? Sebenarnya ada beberapa alasan mengapa kamu perlu memilih broker resmi BAPPEBTI. Salah satu alasannya broker yang sudah terdaftar di BAPPEBTI sudah jelas kredibilitasnya sehingga meminimalisir terjadinya pelanggaran yang mungkin saja dilakukan broker. Sebab, fungsi BAPPEBTI sendiri adalah menjalankan pengawasan yang sangat ketat kepada para broker lokal di Indonesia. Kalau broker terbukti melakukan pelanggaran atau penyimpangan, maka BAPPEBTI bisa memberlakukan sanksi, membekukan perizinan perusahaan broker tersebut, bahkan menarik izin usahanya.
Walapun nih ya, jikalau kamu menemukan broker yang menurutmu itu cukup bagus dibandingkan dengan beroker yang sudah tergulasi Bappebti, tapi apakah kamu yakin broker itu aman? Ingat jika terjadi penyelahgunaan dalam akun pribadi dan pengelolaan uang yang anda depositkan, itu akan sulit dilacak oleh pihak resmi.

  Ekhwan   |   3 Jul 2023

Halo selamat siang guys, pertanyaan lo sama kayak pertanyaan gw dulu waktu pertama kali mengenal dunia trading. pertanya yang sederhana, namun cukup masuk akal untuk ditanyakan, bener nggk sih? Ya sebegai seorang trader, menghinadari broker yang menawarkan layanan trading penipuan itu WAJIB. Namun mancari broker yang menawarkan platform dan layanan yang bagus, serata biaya yang murah itu PERLU untuk meminimalisir biaya dan memperlancar proses trading menjadi sebuah keuntungan.
Okey gw akan bantu menjelaskan. Broker yang bagus itu mungkin saja mempunyai izin dari Belize, BVI (The British Virgin Islands), Cayman Island, Seychelles, Rusia, Vanuatu atau negara lainnya. Namun, Jika terjadi masalah dalam transaksi yang tidak menguntungkan untuk lo, misalnya dana tidak masuk ke rekening bank, maka akan sangat sulit untuk mengurus administrasi dan memperoleh perlindungan hukum.
Apalagi jika ternyata Broker tersebut misalnya pailit atau ditutup karena melanggar aturan-aturan yang berlaku di negara asalnya, maka hukum yang berlaku di negara tersebut tidak bisa melindungi nasabah asal Indonesia. Broker resmi memiliki izin dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) sebagai regulator dan pengawas di bawah Kementerian Perdagangan Indonesia.
Biasanya juga menjadi anggota dari salah satu bursa berjangka yang ada di Indonesia, seperti Jakarta Future Exchange (JFX) dan Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX). Selain itu, Broker resmi juga terdaftar sebagai anggota dari Lembaga kliring berjangka di Indonesia seperti Kliring Berjangka Indonesia (KBI), dan Indonesia Clearing House (ICH). Lembaga kliring berjangka tersebut akan menjamin transaksi anda terlaksana.
Hal ini dikarenakan mereka tidak memenuhi standarisasi yg diatur dalam peraturan perundang-undangan industri berjangka di Indonesia, yang sebenarnya mengatur banyak hal terkait Industri ini. Mulai dari permodalan, pemasaran, penjualan, perpajakan, risk management hingga perlindungan terhadap perusahaan dan nasabah.
Okey pertanyaan apakah Broker yang lo sukai itu sudah legal di Indonesia? INGAT LO harus jeli dalam memilih Broker demi keamanan transaksi, dana yang ditempatkan, dan mendapatkan perlindungan hukum. GW punya saya lo harus baca

itung itung sebegai bekal lo milih mana yang broker yang baik dan aman VS broker yang hanya pencitraan publik doang.

  Haris   |   1 Jul 2023

Halo selamat pagi kakak kakak readers

Kak, di artikel ini kan bilang kalo broker Maxco menyimpan uang klien dalam rekening terpisah dari rekening operasional perusahaan yang dikelola Bank Panin. Namu setelah saya baca lebih lanjut, kok di broker Asiapro tidak tercantum terkait penyimpanan uang klien ini, apakah GKInvest tidak menyediakan peraturan tersebut?
Nah sebernya saya juga bingung, Apa untungnya coba bagi klien kalo dananya disimpang direkening terpisah dengan perusahaan. Apakah itu WAJIB dan memang perlu untuk keamanan atau gmn sih? Setiap saya baca terntang kemanan suatu broker, overall mencantumnya penyimpanan dana klien di rekening terpisah. Mohon penjelasannya.

  Kalea   |   2 Jul 2023

Halo juga kakak @Haris

Okey kak, saya bantu jelasin yang kak. Sebelum saya menjelaskan keamanan di Asiapro, alangkah lebih baiknya kakak paham terlebih dahulu terkait penyimpannan dana klien di akun yang terpisah atau biasanya dijuluki Segregated account. Segregated account adalah jenis rekening yang digunakan oleh broker forex untuk memisahkan dana anggota mereka dari rekening suatu industri besar. Tujuan broker forex menyediakan segregated account untuk semua transaksi akan disimpan dalam rekening terpisah dan tidak dapat digunakan untuk keperluan operasional.

Tujuan lainnya untuk menjamin keamanan dan transparansi modal trader, sehingga tidak akan ikut terkena dampak apabila badan usaha mengalami masalah keuangan. Secara umum, segregated account artinya salah satu bentuk perlindungan yang diberikan oleh regulasi keuangan untuk menjamin keamanan dana trader. Sebagian besar broker forex yang sudah terdaftar dan diatur oleh badan pemerintah harus menyediakan akun terpisah untuk perlindungan seperti Maxco yang memiliki segregated account.

Sama halnya dengan Maxco, Asiapro juga mematuhi hukum yang berlaku di Bappebti, karena sama sama telah tergulasi dan dinyatakan aman. Bappebti telah menyatakan dalam Pasal 94 Ayat 1 tentang pembukuan dan pelaporan bahwa " Pialang Berjangka wajib membuat catatan keuangan yang terpisah untuk setiap Nasabah, meliputi uang masuk dan keluar, dan semua transaksi Kontrak Berjangka di Bursa Berjangka dalam negeri dan/atau luar negeri yang mencakup waktu, harga, jumlah transaksi, dan jenis komoditi."

Nah Otomatis pasti Asiparo mematuhi peraturan yang berlaku, dana klien disimpan dalam rekening bank terpisah yang ditunjuk sebagai Bank Kustodian oleh Bappebti (Segregated Account).

  Fitri   |   3 Jul 2023

Sekedar menambahkan saja terkait penjelasan Segregated Account. Akun terpisah adalah akun terpisah yang khusus dibuat untuk memisahkan dana klien dan dana agen. Intinya, sangat riskan jika dana klien yang tidak dipisahkan dari dana agen digunakan untuk kebutuhan bisnis agen itu sendiri.

Ada dua jenis akun terisolasi yang memerlukan perhatian. Pertama, ini adalah sistem "segregated Total 100%" yang pada dasarnya menyediakan akun terpisah untuk setiap pelanggan. Kedua, segregated account merupakan rekening terpisah (joint account) dimana semua dana klien ditahan sehingga tidak tercampur dengan dana broker.

Sebagian besar broker forex menawarkan akun terpisah di sistem kedua karena model pertama memerlukan proses administrasi yang rumit dan mahal. Perusahaan yang dapat menawarkan "100% akun terpisah" cenderung melayani pedagang dengan kepemilikan trading yang besar.

Pada intinya Keberadaan segregated account ini sangat penting untuk menjamin keamanan dana klien dari penyalahgunaan broker. coba lihat di Review Broker Asiapro untuk mengetahui secar jelas keamanan Asiparo, dan klik Apa Itu Segregated Account Broker Forex? untuk memahami pentinya fitur ini.

  Ishad   |   4 Jul 2023

mengapa mereka justru tidak menawarkan Fitur Negative Balance Protection? apakah fitur ini tidak sepenting itu untuk trader, maaf karena saya belom terlalu pakar dalam hal ini. Maksud saya manfaatnya seperti apa? karena sepertinya ada beberapa broker yang menawarkan sedangkan ada yang juga tidak menawarkannya. Apakah ini merupakan fitur yang wajib ada agar trading kita sebagai nyaman?
Apakah perlindungan saldo negatif ini berarti modal kita menjadi minus gitu? Jadi siapakah yang menanggung hal ini, broker atau diri kita sendiri? Bagaimana jika ini terjadi, pasar forex sangat fluktuatif jika begitu cepat karena grafik, apakah ada kemungkinan kita akan memiliki hutang gitu ke broker kita sendiri?

  Jordan   |   5 Jul 2023

Masalah minus tidak nya saldo itu, menurut pengalamn saya, ga bakalan mungkin bisa minus gitu, aku pernah tuh berkali-kali margin call tetapi hasil dana ane ga ada yang minus. Dalam kebanyakan kasus, jika penurunan cepat, itu diperbaiki dalam sistem, ketika saldo mencapai beberapa persen, biasanya secara otomatis memotong kerugian untuk menghindari saldo negatif. Biasanya sih gak 0 caps gan, kadang sisa $1 juga.
Apakah perlindungan saldo negatif penting? Menurut saya, sangat penting untuk memastikan bahwa jumlah uang yang digunakan untuk trading tidak melebihi uang yang disimpan, dalam artian dana kita dalam broker tidak negatif.
Jadi kira-kira, kita tidak berutang kepada broker karena saldo kita sedang merugi. Volatilitas tinggi di forex, sehingga terkadang trading bisa kalah dengan cepat, terkadang bisa terjadi floating loss yang signifikan, sehingga trader tidak punya waktu untuk menutup order. Itulah mengapa ada yang namanya Fitur Negative Balance Protection. Periksa persyaratan dan pengecualian margin untuk mengidentifikasi broker dengan fitur ini. Kedua fungsi tersebut merupakan fungsi Fitur Negative Balance Protection.
Di bawah ini adalah daftar broker Indonesia dengan fitur perlindungan saldo negatif:

(broker Lokal dengan Perlindungan saldo negatif)

  Ilham   |   7 Jul 2023

Halo selamat pagi gan, aku mau nanya, terkait Fitur Negative Balance Protection. seperti yang kita ketahui, setiap pasar forex itu memiliki volalitas, dan itu tidak bisa diprediksi kan. saya kurang yakin jika suatu broker tidak memiliki perlindungan ini. Bagaiamana jika terjadi volalitas yang tiba tiba yang menyebabkan saldo akun aku menjadi negatif? Apakah gara gara hal tersebut saya harus memiliki hutang ke broker hanya karena broker tidak memfasilitasi kami dengan Fitur Negative Balance Protection? Tolong penjelasannya gan, karena hal ini membuat saya khawatir akan keamanan dana saya di kedua broker ini.

  Faris   |   8 Jul 2023

Menurut aku, fitur negative balance protection itu diciptakan guna melindungi akun nasabah ketika di pasar sedang terjadi volalitas tinggi dan dinilai akan membahayakan pelanggan atau klien. Fitur ini dapat memastikan bahwa ketika perdagangan berada pada posisi kalah maka tidak akan berakhir pada sado negatif. Perlindungan saldo negatif ini juga akan membantu dalam pengelolaan volalitas dan memanfaatkan perdagangan pada volume tinggi tanpa khawatir terlilit hutang.

Namun, kita tidak bisa mengatakan broker tersebut tidak aman hanya karena tidak menawarkan fitur itu. memang, Dilema juga ya kalau terjadi situasi pasar dengan tingkat volatilitas tinggi. Dimana serba salah juga sih bagi broker, kalau tidak memberikan perlindungan saldo negatif broker ya bisa dibilang cuannya dikit. Kalau tidak diberikan broker yang kena minusnya. Kemana lagi mau tagih uangnya sedangkan tradernya aja rasanya sih dah tekor banget. Apalagi kalau tingkat fluktuatif tinggi, stop loss juga ga berfungsi dengan semestinya.

Tapi kurasa kita ga perlu sih pusingin hal-hal yang aku sebutin diatas. Asalkan kita bisa mengetahui risk kita, ga serakah, trading sesuai kemampuan modal dan leverage diusahakan ga tinggi. Mungkin kita bisa terhindar dari resiko saldo negatif dan tentunya kita pilih broker yang ada jaminan anti saldo negatif supaya ya kita gak terjebak dengan utang.