Candle Pembalikan Arah yang Wajib Diketahui Trader Pemula

Cahyaning 3 Dec 2021
Dibaca Normal 9 Menit
forex > candlestick >   #pola-candle   #trader-pemula
Candle pembalikan arah merupakan pola price action penting yang menandakan reversal. Pola ini bisa membantu trader mengenali titik strategis untuk entry ataupun exit.

Trading dengan memanfaatkan pembalikan arah bisa menjadi opsi yang menarik untuk memperoleh keuntungan. Namun, mengenali pembalikan arah harga bukanlah perkara mudah. Jika salah mengenali sinyal, trader bisa tertipu sinyal palsu.

Candle Pembalikan Arah

Secara garis besar, pembalikan arah atau reversal merupakan kondisi di mana harga akan berbalik dari tren bullish menjadi bearish atau sebaliknya. Jika tahu cara memanfaatkannya, momen reversal ini dapat memberi keuntungan optimal dalam trading forex.

Ada beberapa cara untuk mengenali tanda-tanda reversal. Yang pertama biasanya harga tak mampu menembus level resistance penting. Atau, terjadi peristiwa maupun rilis berita berdampak yang mempengaruhi ekonomi suatu negara. Nah, untuk membantu analisa, trader umumnya memanfaatkan candle pembalikan arah. Dengan memanfaatkan pola candle tersebut, mencari titik-titik pembalikan arah akan terasa lebih mudah.

Baca juga: 3 Cara Menentukan Reversal Untuk Mendulang Profit

Pola candle pembalikan arah adalah formasi candlestick yang biasanya terjadi di akhir tren dan mensinyalkan bahwa harga kemungkinan akan berubah arah. Misalnya, jika candle pembalikan arah muncul saat pasar sedang uptrend, berarti ini adalah petunjuk jika harga berpotensi untuk berubah menjadi downtrend dan sebaliknya. Berikut adalah pola-pola candle pembalikan arah yang krusial karena mudah dikenali dan cukup bisa diandalkan.

 

1. Pola Hammer Dan Hanging Man

Sebetulnya, pola Hammer dan Hanging Man memiliki bentuk yang hampir sama. Namun, keduanya menandakan sinyal yang berbeda. Dengan body candle yang kecil dan sumbu panjang melebihi ukuran body, bentuk kedua pola ini menyerupai palu. Pola Hammer muncul selama harga sedang downtrend dan menandakan bahwa harga akan berbalik naik. Sedangkan pola Hanging Man muncul saat harga sedang uptrend dan menjadi sinyal bahwa trend akan segera berbalik turun. Bentuk keduanya bisa dilihat pada gambar di bawah ini.

Candle pembalikan harga

Saat harga sedang jatuh, pola Hammer akan memberikan bahwa harga terbuka dan tertutup pada level yang berdekatan. Sedangkan sumbu panjang di bawah menandakan tekanan seller yang kuat, namun buyer berhasil mengambil alih sentimen pasar. Sedangkan pada pola Hanging Man, sumbu panjang mengindikasikan dorongan seller yang kuat dan berhasil mengalahkan buyer.

Ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi oleh pola ini:

  1. Sumbu bawah harus memiliki panjang setidaknya dua sampai tiga kali body.
  2. Hanya memiliki sedikit sumbu atas atau tidak sama sekali.

Baca juga: Hammer vs Doji Candlestick, Mana Lebih Akurat?

Contoh hanging man

Gambar di atas adalah contoh kemunculan pola Hanging Man di dalam grafik harga. Seperti yang terlihat pada gambar, awalnya GBP/USD bergerak ke arah downtrend selama beberapa hari. Kemudian, pola Hanging Man muncul di ujung pergerakan turun, terlihat dari bentuknya yang memiliki body kecil dan ekor lebih panjang. Setelah itu, pergerakan harga berubah menjadi uptrend seperti yang terlihat pada gambar.

Candle pembalikan arah ini bisa menjadi penanda reversal yang baik untuk para trader pemula karena sangat sederhana dan mudah dikenali. Namun, meskipun sudah menemukan pola Hammer dan Hanging Man, bukan berarti trader bisa langsung open posisi buy dan sell. Pola Hammer dan Hanging Man sering kali dinilai memiliki akurasi rendah karena merupakan pola yang hanya terdiri dari 1 candle. Untuk menambah konfirmasi sinyal, trader bisa menggunakan indikator momentum agar tak tertipu sinyal palsu.

 

2. Pola Inverted Hammer Dan Shooting Star

Pola candle pembalikan harga ini sebetulnya tak jauh berbeda dengan Hammer dan Hanging Man. Bisa dibilang bahwa Inverted Hammer dan Shooting Star adalah kebalikan dari kedua pola tersebut. Fungsinya juga tak jauh beda, sebab kemunculannya bisa menjadi penanda bahwa harga sebentar lagi akan berbalik arah dari uptrend menjadi downtrend atau sebaliknya. Berikut deskripsi kedua pola candle tersebut:

Candle pembalikan harga

Seperti terlihat pada contoh di atas, kedua pola ini memiliki lokasi sumbu yang berlawanan arah dengan Hammer dan Shooting Star. Pola Inverted Hammer memiliki body yang kecil, namun memiliki sumbu atas yang panjangnya melebihi body. Begitupun dengan pola Shooting Star yang juga memiliki sumbu di atas body candle. Jika terbentuk di puncak uptrend atau downtrend, maka pembalikan harga kemungkinan akan segera terjadi.

Contoh Marubozu

Contoh kemunculan pola candle pembalikan harga ini bisa dilihat dalam grafik di atas. Ketika GBP/USD menguat, terbentuk pola Shooting Star di puncak tren. Setelah itu, harga pun berbalik arah dan membentuk downtrend.

 

3. Pola Marubozu

Marubozu adalah salah satu candle pembalikan arah yang memiliki bentuk paling dasar. Ciri khas candle ini adalah absennya sumbu pada body candle, atau memiliki sumbu yang lebih kecil dari ukuran body. Hal itu karena harga pembukaan sama dengan harga terendah, dan harga penutupan sama dengan harga level tertinggi, sehingga tidak terbentuk sumbu di kedua sisi. Candle ini memiliki kaitan erat dengan tren, dimana candle bullish menunjukkan bahwa saat itu buyer sedang memegang kendali atas pasar. Sebaliknya, candle bearish menjadi pertanda bawa pasar dikuasai oleh seller. Bentuk candle Marubozu bisa dilihat dalam gambar di bawah ini.

Candle pembalikan harga

Biasanya, pola candle pembalikan arah ini cukup jarang terjadi di time frame harian, tetapi sinyal yang disampaikannya terbilang cukup akurat. Ada beberapa pertimbangan saat menangkap kemunculan Marubozu, namun yang paling penting adalah di mana candle Marubozu terbentuk; apakah di garis support atau resistance.

Baca juga: Cara Trading Support Resistance Dengan Price Action

Berikut adalah contoh kemunculan Marubozu pada grafik harga. Dalam kasus ini, candle Marubozu muncul dalam bentuk bullish di puncak uptrend pair XAU/USD. Setelah kemunculan candle tersebut, harga pun melemah.

Marubozu

Jika candle berhasil menembus sebagaian besar support atau resistance, trader bisa memasang limit atau market order. Jangan lupa untuk memasang stop loss di arah yang berlawanan dengan level-level tersebut. Sebagai tambahan informasi, trader disarankan untuk tetap memasang Stop Loss di sekitar 50% - 100% dari ukuran candle marubozu. Selain itu, akan lebih baik untuk menunggu 1 atau 2 candle berikutnya terbentuk demi memastikan reversal benar-benar terjadi.

 

Bagaimana Dengan Retracement?

Jika tak berhati-hati dalam mengenali sinyal-sinyal reversal, trader bisa tertipu retracement. Berbeda dengan reversal yang berlangsung dalam jangka panjang, retracement umumnya hanya terjadi dalam jangka pendek. Setelah itu, harga akan kembali meneruskan tren yang sudah berlangsung sebelumnya.

Dengan kata lain, retracement merupakan perubahan harga melawan arah tren yang terjadi hanya untuk sementara waktu. Contohnya, ketika sebuah pair sedang downtrend selama beberapa hari, biasanya akan ada momen ketika harga tampak menguat. Trader yang tidak berhati-hati bisa saja terjebak dan mengira ini adalah reversal, lalu terburu-buru memasang posisi buy. Namun, harga selanjutnya ternyata kembali melanjutkan downtrend sehingga posisi yang sudah terlanjur dipasang pun merugi.

Pada dasarnya, retracement bukanlah sesuatu yang buruk. Kemunculannya sering kali dimanfaatkan oleh scalper untuk mencari keuntungan jangka pendek. Secara umum, ada beberapa contoh tanda-tanda retracement yang dapat dikenali:

  1. Biasanya, terjadi aksi profit-taking oleh sebagian trader, namun mayoritas masih mempertahankan posisinya.
  2. Tidak ada berita ataupun peristiwa berdampak yang berkaitan dengan instrumen yang diperdagangkan.
  3. Harga berada di sekitar level psikologis tertentu, namun bukan merupakan level resistance penting untuk jangka panjang.
  4. Tidak ada bentuk candle pembalikan arah yang muncul; jikapun ada, pola candle tidak didukung oleh sinyal konfirmator.
  5. Momentum harga masih kuat.

 

Retracement vs Reversal

Meski keduanya sama-sama merupakan bentuk pembalikan harga, ada beberapa perbedaan yang mendasari reversal dan retracement. Pertama, dari faktor volume trading sendiri. Umumnya, reversal terjadi dengan volume trading yang lebih besar jika dibandingkan dengan retracement. Sedangkan dari faktor candle, biasanya pada retracement terdapat beberapa bar yang menunjukkan keragu-raguan, ditandai dengan candle yang memiliki bagian atas dan bawah yang panjang atau spinning top. Sedangkan reversal biasanya ditandai dengan kemunculan candle pembalikan harga.

Baca juga: Pola 3 Candle Terbaik Penanda Reversal

Jika dilihat dari faktor tren, biasanya retracement terjadi setelah adanya kenaikan besar, sedangkan reversal bisa terjadi kapan saja. Sementara itu, dari faktor time frame, reversal biasanya terjadi lebih lama, sedangkan retracement memiliki jangka waktu pembalikan yang lebih singkat.

 

Kesimpulan

Memanfaatkan candle pembalikan harga adalah salah satu cara terbaik untuk mendeteksi reversal. Dengan menggunakan candle, trader akan lebih terbantu saat memasang posisi trading. Secara umum, ada beberapa macam jenis candle sederhana yang bisa digunakan, yaitu Hammer dan Hanging Man, Inverted Hammer dan Shooting Star, serta Marubozu. Namun, trading reversal dengan hanya menggunakan candle saja bukanlah langkah yang bijak. Trader sebaiknya menggunakan tambahan indikator seperti Moving Average atau Oscillator untuk menambah kepastian sinyal. Disamping itu, berlatih terlebih dahulu di akun demo adalah langkah bijak supaya trader bisa berlatih tanpa perlu mengkhawatirkan risiko kehilangan uang riil.

 

Selain menggunakan pola-pola di atas, reversal juga bisa dideteksi dengan memanfaatkan Pin Bar. Apa saja yang perlu diketahui saat menggunakannya sebagai sinyal reversal? Temukan jawabannya di Kupas Tuntas Strategi Reversal dengan Memanfaatkan Pin Bar.

 

FAQ Tentang Candle Pembalikan Arah

Salah satu pola price action yang akurat sebagai sinyal reversal adalah candle pembalikan arah. Agar Anda semakin ingat dan mahir mendeteksinya, di bawah ini ada beberapa pertanyaan yang sering diajukan.

 

Apa saja candle pembalikan arah yang akurat dan mudah dikenali?

Ada lima pola candle pembalikan arah yang bisa Anda jadi referensi dalam trading, yaitu pola hammer, hanging man, inverted hammer, shooting star, dan marubozu.

 

Apa perbedaan candle hammer dan hanging man?

Dengan body candle yang kecil dan sumbu bawah panjang melebihi ukuran body, bentuk kedua pola ini menyerupai palu. Meski memiliki bentuk yang sama, keduanya menandakan sinyal yang berbeda. Pola hammer menandakan reversal bullish, sedangkan hanging man menandakan reversal bearish.

 

Apa perbedaan inverted hammer dan shooting star?

Dengan body candle yang kecil dan sumbu atas panjang melebihi ukuran body, bentuk kedua pola ini menyerupai palu terbalik. Meski memiliki bentuk yang sama, keduanya menandakan sinyal yang berbeda. Pola inverted hammer menandakan reversal bullish, sedangkan hanging man menandakan reversal bearish.

 

Apa itu pola candle marubozu?

Marubozu adalah salah satu candle pembalikan arah yang memiliki bentuk paling mudah diingat. Ciri khas candle ini adalah tidak adanya sumbu pada body candle, atau hanya memiliki sumbu yang sangat kecil dibandingkan ukuran body. Hal itu karena harga pembukaan sama dengan harga terendah, dan harga penutupan sama dengan harga level tertinggi, sehingga tidak terbentuk sumbu di kedua sisi.

 

Apa perbedaan reversal dan retracement?

Reversal merupakan perubahan pergerakan arah harga yang berlangsung lama atau pembalikan tren, sedangkan retracement hanya bersifat sementara atau seperti koreksi harga.

Terkait Lainnya
 

Forum Terkait

 Mr. Bingung |  10 Feb 2012

Bagus yg mana sih laverage 1:1000 dengan laverage 1:200? katanya klo pemula bagus pakai 1:200, apa betul sih

Lihat Reply [34]

Leverage yang dipilih ada kaitannya dengan Jumlah Margin yang nanti Broker Kunci saat anda Open trade. bagaimana penghitungannya ? hal ini tergantung dengan jenis akun apa yang anda buka dari broker tersebut.

Leverage adalah pinjaman dari broker yang diberikan kepada trader, sehingga dana trader memiliki daya beli yang lebih besar. Leverage dinotifikasikan sebagai rasio perbandingan, misal 1:1, 1:100, 1:500, dan sebagainya. Artinya, kalau ada dana $100 di leverage 1:100 maka $100 tersebut memiliki kekuatan setara $10.000. Jika leverage 1:500, maka dana $100 tadi memiliki kemampuan untuk melakukan transaksi setara $50.000 atau 500x lipat lebih besar dari nominal dana itu sendiri.

Margin merupakan jaminan yang diberikan kepada broker setiap kali membuka posisi. Besar kecilnya margin dipengaruhi oleh leverage dan besarnya volume trading (lot) yang dibuka oleh trader. Rumus perhitungan margin adalah : Leverage x Volume (Lot) x Contract Size. Jika kita tidak memperhatikan margin, bisa-bisa akun trading kita terkena margin call

===================================
- leverage 1:100 artinya (1/100)x100% = 1%
- leverage 1:200 artinya (1/200)x100% = 0.5%
- leverage 1:500 artinya (1/500)x100% = 0.2%
- leverage 1:600 artinya (1/600)x100% = ?
- leverage 1:1000 artinya (1/1000) x 100% = ?
===================================

Cara menghitung margin (jaminan) yang dipakai untuk bertransaksi Pada umumnya
1 lot = quantity contract size $100,000
0.1 lot = quantity contract size $10,000
0.01 lot = quantity contract size $1000

Margin yang di kunci

Margin = Jumlah Lot x 100000 x %margin

anda bisa mensesuaikan dengan modal / balance yang anda miliki.

Basir   10 Feb 2012
rekomendasi leverage buat pemula berapa bos?
Atin   2 Aug 2017

Untuk Atin..

Anda bisa memulai dengan leverage 1 : 200  - 1 : 500 .  Margin anda kurang lebih senilai 30 - 75 pips dikali satuan lot yang anda buka saat trading.

Thanks.

Basir   3 Aug 2017

Menurut panduan2 dari para profesional trader, semakin besar leverage maka semakin beresiko , karena dengan leverage yang semakin besar maka berarti pinjaman anda kepada pihak broker semakin besar, sehingga jika terjadi loss atau margin call di leverage yang tinggi tersebut maka sisa dana margin yang dikembalikan kepada anda akan lebih sedikit daripada leverage yang lebih rendah.

Jadi misalkan modal $1000 mungkin hanya bisa kembali $10 saja jika trade full lot menggunakan leverage yang tinggi dan terkena margin call

leverage 1:1000 beresiko lebih tinggi daripada leverage 1:200.

dalam memilih leverage lebih aman menggunakan leverage 1:100 atau 1:200.
Biasanya leverage 1:1000 atau keatas disediakan oleh broker yang berjenis bandar.

Stella   4 Aug 2017

Wa alaikum salam...
Untuk Madao..

Trading forex adalah trading margin (jaminan). Dimana seorang trader memberikan jaminan  sekian persen dari balance/modal atas transaksi BUY/SELL yang dilakukannya. Dan saat seorang trade melakukan BUY/SELL, maka sebenaranya ia menggunakan uang pinjaman dari broker. Sementara margin/jaminan akan diminta/dikunci oleh broker tergantung leverage
(daya ungkit)  yang dipilih saat pembukaan akun.

Leverage adalah daya ungkit, sebuah fasilitas yang dibroker terhadap para nasabahnya. Biasanya leverage yang ditawarkan oleh broker adalah :
1 : 1
1 : 100
1 : 200
Dan seterusnya. Semakin besar leverage yang digunakan (di checklist) saat pembukaan account, semakin kecil jaminan yang di minta/dikunci oleh broker. 

Jika anda menyimpan dana sebesar $100 (asumsikan 1 juta Rupiah = $100), dan memilih leverage dengan nilai 1 : 500, maka dana anda secara virtual adalah sebesar 500x lipat dari balance/simpanan  ( 100 x 500 = $ 50.000). Jika anda trade dengan  menggunakan account standar dengan nilai 1 lot = 100.000, maka saat anda trade dengan 1 lot tersebut maka perhitungan marginnya adalah :

Kontak Size * Leverage* Jumlah lot*Harga Beli/Jual kurs mata uang

Contoh Harga EUR/USD  = 1.4000

Maka jika trade dengan :
1 lot, marginnya kurang lebih sebesar  (100.000*1:500*1*1.4000)= $ 280
0.10 lot, marginnya kurang lebih  (100.000*1:500*0.10*1.4000) = $ 28
0.01 lot, marginnya kurang lebih (100.000*1:500*0.01*1.4000) = $ 2.8

Satuan lot sebesar  100.000, adalah ketentuan broker. Ada juga satuan lotnya 10.000, 1.000 Bahkan ada  broker yang menentukan satu lot sebesar 1.000.000

Maka jika demikian  :

1 lot = 1.000,000
0.1 lot = 100.000
0.01 lot =10.0000

Ada istilah akun cent, akun mini, akun micro, akun standar tergantung satuan lotnya. Ini hanya jenis layanan dari broker saja.

Yang mana dengan jaminan kecil, seorang trader bisa open BUY/SELL senilai  100, 1.000, 10.000, dan seterusnya. Jika trading denga lot 0,02, 0.03 tinggal dikalikan saja.

Uraian diatas adalah jaminan berdasarkan perhitungan harga yang dibeli atau dijual. Ad apula jaminan yang sudah ditentukan oleh broker. Misal :

1 lot GBP/USD  Margin sebesar $ 50 dan yang lainnya.
Dalam hal ini hati-hati dengan penggunaan leverage yang sangat besar, karena hal ini bisa membahayakan account.

Sementara perhitungan Margin Call / stop out tiap broker berbeda-beda. Ada yang 100 % total balance setelah dikali leverage, ada yang 50% ada yang 70% dan seterusnya.

Ada pula margin call dihitung berdasarkan margin. Jika margin trading sebesar $ 5, dan order terjadi minus sebesar $-5, maka akan ditutup paksa oleh sistem broker dan balance anda berkurang.

Besarnya margin pun bisa dijadikan ukuran untuk menentukan stop loss, jika margin $5 trade dengan lot 0.01 (1.000) maka minimal stop loss adalah kurang lebih 50 pips.

Saat anda BUY GBP/USD ini bisa diartikan, anda BUY GBP dan SELL EUR
Saat anda SELL EUR/USD ini bisa diartikan, anda SELL EUR dan BUY USD

Thanks

Basir   20 Sep 2016

Izin bertanya coach inbizia yang saya hormati, saya terlalu sibuk mempelajari metode trading sampai lupa konsep dasarnya.

Yg dimaksud dengan margin call itu jika ekuitas sama dengan margin bukan? lalu berapa persen margin level seseorang dalam posisi floating yang dpt menyebabkan margin call tersebut? jika ketentuan kontrak broker saya 1 lot= 100.000$ maka jika leveragenya 1:1000, saya hanya harus membayarkan 100$ untuk transaksi senilai 100.000$?

apakah setiap mata uang nilai perpips nya sama? yaitu perkalian dari jumlah lot dengan selisih dari titik entry? bagaimana dengan emas dan perak? apakah berbeda? terimakasih sebelumnya coach?

Muhammad Yusuf   11 Mar 2018

@ Muhammad Yusuf:

- Kalau margin level = 100%, ketika equity = margin total, maka Anda akan terkena margin call. Kalau margin level = 50%, ketika equity = 50% dari margin total, maka Anda akan terkena margin call.
- Leverage 1:1000 artinya 0.1% dari nilai kontrak. Jadi jika Anda memilih leverage 1:1000 maka margin = USD 100,000 x 0.1% = USD 100.

- Nilai per pip tergantung dari ukuran lot (volume), dan untuk setiap kelompok pasangan mata uang berbeda.
Untuk kelompok XXX/USD (EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD dan NZD/USD), dengan ukuran lot yang sama, nilai per pip-nya berbeda dengan kelompok USD/XXX (USD/JPY, USD/CAD dan USD/CHF).

Untuk kelompok mata uang cross:
Kelompok XXX/JPY (EUR/JPY, GBP/JPY, AUD/JPY, NZD/JPY, CHF/JPY dan CAD/JPY) berbeda dengan kelompok XXX/CHF (EUR/CHF, GBP/CHF, AUD/CHF, NZD/CHF dan CAD/CHF), juga berbeda dengan kelompok XXX/CAD (EUR/CAD, GBP/CAD, AUD/CAD dan NZD/CAD), dan berbeda juga dengan EUR/GBP, EUR/AUD, EUR/NZD, GBP/AUD, GBP/NZD dan AUD/NZD.


- Nilai per pip untuk XAU/USD dan XAG/USD berbeda dengan pasangan mata uang (forex). Nilai kontraknya berbeda., untuk XAU/USD dalam troy ounce.
- Nilai per pip untuk WTI/USD (US Oil) berbeda dengan XAU/USD, XAG/USD dan juga forex. Nilai kontrak WTI dalam barrel.
- Nilai per pip untuk indeks saham (Dow 30, NQ100, HK33, Nikkei225 dan Kospi) berbeda dengan forex, XAU/USD dan XAG/USD, dan juga WTI/USD. Nilai kontraknya tergantung ketentuan broker.

Tanpa mengetahui nilai per pip dan margin Anda tidak bisa menentukan ketahanan modal ketika trading.

Terima kasih

M Singgih   13 Mar 2018

Yang dimaksud jenis akun Standar, Mini dan Micro itu apa? terus adakah pengaruh terhadap poin yang kita hasilkan pada setiap trading?

Contohnya kita trading di akun Standar dengan lot 0,01 itu berapa $ hasil per pipsnya? begitupun di akun Mini dan Micro? Sama saya baca-baca di atas juga kayaknya ada hubungannya sama leverage. Mohon pencerahan

Roni   4 Aug 2018

@ Roni:

Akun standard, mini atau micro dibedakan oleh ukuran kontrak (contract size).
Dalam akun standard, ukuran kontrak 1 lot adalah 100,000 unit,
akun mini ukuran kontrak adalah 10,000 unit, sehingga Anda trading dengan 0.1 lot,
akun micro ukuran kontrak adalah 1,000 unit, sehingga Anda trading dengan 0.01 lot.

- …terus adakah pengaruh terhadap poin yang kita hasilkan pada setiap trading?

Ya, ada, Semakin tinggi nilai kontrak maka semakin besar juga nilai per pip-nya, atau pip value-nya. Sehingga jika Anda profit dengan besarnya pip yang sama pada akun standard dan akun micro, jelas profit di akun standard lebih besar (100 kalinya).
Dalam akun standard 1 lot, untuk pair XXX/USD (EUR/USD. GBP/USD, AUD/USD dan NZD/USD) 1 pip nilainya = USD 10,-. Untuk akun mini 0.1 lot, nilai 1 pip = USD 1,-, sementara untuk akun micro 0.01 lot nilai 1 pip = USD 0.1.

- …Contohnya kita trading di akun Standar dengan lot 0,01 itu berapa $ hasil per pipsnya? begitupun di akun Mini dan Micro?
0.01 lot adalah akun micro, bukan akun standard.

- …. Sama saya baca-baca di atas juga kayaknya ada hubungannya sama leverage

Leverage menentukan besarnya margin atau jaminan untuk posisi yang Anda buka. Leverage tidak mempengaruhi nilai per pip.
Untuk pair XXX/USD, perhitungan margin:
Margin = (USD 100,000)  x (jumlah lot atau volume) x (persentase margin) x harga pasar saat itu

Misal: Anda trading di akun standard dengan leverage 1:200, Anda buy 2 lot EUR/USD pada harga 1.1600, maka margin =  (USD 100.000)  x 2 x 0.5% x 1.1600 = USD 1,160.

Untuk mengetahui apa itu leverage dan margin, silahkan baca ini.

M Singgih   7 Aug 2018

Pak, sy menggunakan broker E*n*ss .. rules menyatakan jika pd saat tjd market weekend maupun rilis berita2 penting maka  akun dgn leverage berapapun akan dirubah sendiri secara otomatis by system mjd leverage 1:200. pertanyaan sy: apakah hal tsb akan berdampak thd equity mjd berkurang drastis gara2 termakan oleh nilai margin yg membesar tiba2 , btw saat ini sy memakai leverage 1:2000. dan udah kontak CS dan ybs hanya menyarankan utk mengikuti pemberitauan mailbox saja agar equity tetap aman. Permasalahannya.. kalau op sy SEDANG floating khan tidak siap utk cut loss demi mengantisipasi pemberitauan mailbox yg datangnya tiba2 tsb. jd, apakah sebaiknya utk amannya mengganti leverage ke 1:200 aja spy tidak perlu dipusingin dg semua reminder tsb? makasih

Dhani   23 Nov 2020

@ Dhani:

- …. pertanyaan sy: apakah hal tsb akan berdampak thd equity mjd berkurang drastis gara2 termakan oleh nilai margin yg membesar tiba2…

Benar.
Balance : jumlah dana dalam akun Anda. Equity = Balance + Floating Profit / Loss
Floating profit adalah posisi terbuka yang sedang profit dan floating loss adalah posisi terbuka yang sedang loss.

Margin berhubungan dengan Leverage. Jika Anda memilih leverage 1:100 maka dana jaminan Anda adalah 1% dari nilai kontrak, jika leverage 1:200 maka dana jaminannya adalah 0.5% dari nilai kontrak, dan jika leverage 1:2000 maka dana jaminannya adalah 0.05% dari nilai kontrak

Nilai kontrak untuk 1 lot adalah USD 100,000. Jika Anda trading XXX/USD (EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD, NZD/USD), maka Margin = (USD 100,000) x (jumlah lot atau volume) x (persentase leverage) x harga pasar saat itu.

Misal: Anda menggunakan leverage 1:2000, buy atau sell 1 lot EUR/USD pada harga 1.1800, maka margin =  (USD 100,000)  x 1 x 0.05% x 1.1800 = USD 59. Dana sebesar USD 59 ini akan ditahan selama posisi Anda masih open (belum di-closed). Jika balance (misalnya) = USD 5,000, maka saat membuka posisi Equity = USD 5,000 - USD 59 = USD 4,941.

Jika Anda menggunakan leverage 1:200, buy atau sell 1 lot EUR/USD pada harga 1.1800, maka margin =  (USD 100,000)  x 1 x 0.5% x 1.1800 = USD 590. Jika balance = USD 5,000, maka saat membuka posisi Equity = USD 5,000 - USD 590 = USD 4,410. Jadi dengan leverage yang lebih besar, maka equity juga akan lebih besar, karena margin lebih kecil.

- ….. apakah sebaiknya utk amannya mengganti leverage ke 1:200 aja spy tidak perlu dipusingin dg semua reminder tsb?

Menurut kami sebaiknya begitu (ganti leverage).

M Singgih   25 Nov 2020

Kalo dana saya USD 25, leverage yang cocok berapa?

Petra   4 Mar 2021

@ Petra:

Menurut kami, dengan dana USD 25 Anda bisa trading di akun Cent. Pilihlah leverage yang besar agar marginnya kecil, sehingga ketahanan dana bisa besar.

M Singgih   7 Mar 2021

Misal saya depo $10 leverage 1:100 order 1 posisi dgn lot 0.01 dan saya profit / loss $1.02 itu gimana hitungan yg diperoleh ??

Arif   6 May 2021

@ Arif:

Trading di pair apa?
Jika trading pada pair XXX/USD (EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD, NZD/USD) dan Anda buy atau sell 0.01 lot, maka nilai per pip-nya adalah USD 0.1. Profit / loss = +USD 1.02, berarti Anda profit.
Besarnya profit Anda dalam satuan pip adalah = (USD 1.02) / (USD 0.1) = 10.2 pip (dalam hal ini broker menggunakan harga 5 digit).

Jika trading pada pair XAU/USD dan Anda buy atau sell 0.01 lot, maka nilai per pip-nya adalah USD 0.01. Profit / loss = +USD 1.02, berarti Anda profit sebesar = (USD 1.02) / (USD 0.01) = 102 pip.

 

M Singgih   9 May 2021

Jika saya ingin masuk depo $50 atau $100. Lebih cocok pakai Leverage berapa ?

Apakah Leverage ini mempengaruhi besaran Spread ?

Fernando   12 Aug 2021

@ Fernando:

Bisa menggunakan leverage yang besar agar marginnya kecil, misal 1:500 atau 1:1000.
Leverage tidak mempengaruhi besarnya spread. Besarnya spread ditentukan oleh broker.

 

M Singgih   14 Aug 2021

Modal 300$ enaknya pake leverage brp? titik traman klo kena margin call?

LiaMensen   29 Sep 2021

@ Liamensen:

Bisa menggunakan leverage yang besar agar margin atau jaminannya kecil. Dalam hal ini bisa menggunakan leverage 1:500 atau 1:1000.

Mengenai bisa cepat kena Margin Call (MC) atau tidak, tidak tergantung dari leverage yang digunakan, tetapi tergantung dari besarnya lot trading yang disesuaikan dengan ketahanan yang Anda inginkan. Jika ketahanan modalnya kecil maka bisa cepat kena MC kalau salah posisi.

Besarnya lot yang disesuaikan dengan ketahanan bisa dihitung menggunakan prinsip money management, yaitu tentukan risiko dulu kemudian hitung besarnya lot dengan cara position sizing.
Mengenai hal ini, silahkan baca: Cara Bermain Forex Aman Dengan Money Management

M Singgih   30 Sep 2021

Kalau modal $18 

Info Leverage yang baik berapa? Terima kasih

MOHAMAD YANDI   22 Jan 2022

Jika deposit 100 USD cocoknya pakai Levarege berapa ya? 

Iqbal Maulana   4 Feb 2022

@ Iqbal Maulana:

Untuk modal sebesar USD 100 bisa menggunakan akun micro dan trading dengan minimal 0.01 lot. Pilih leverage yang tinggi supaya margin atau jaminannya kecil. Anda bisa menggunakan leverage 1:1000 atau yang lebih besar.

Jika Anda trading pada pair XXX/USD (EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD, NZD/USD), maka dengan 0.01 lot ketahanan modal adalah sekitar: USD 100 / USD 0.1 = 1000 pip (Keterangan: USD 0.1 adalah nilai per pip untuk 0.01 lot pair XXX/USD).

Jika Anda trading pada pair XAU/USD, maka dengan 0.01 lot ketahanan modal adalah sekitar: USD 100 / USD 0.01 = 10000 pip (Keterangan: USD 0.01 adalah nilai per pip untuk 0.01 lot pair XAU/USD).

Mengenai hubungan antara leverage dan margin, silahkan baca:
Leverage Dan Margin Dalam Trading Forex

 

M Singgih   9 Feb 2022

@ Mohamad Yandi:

Untuk modal sebesar USD 18 sebaiknya menggunakan akun Cent dan trading dengan Cent lot. Pilih leverage yang tinggi supaya margin atau jaminannya kecil. Anda bisa menggunakan leverage 1:1000 atau yang lebih besar.

Mengenai hubungan antara leverage dan margin, silahkan baca:

M Singgih   9 Feb 2022

Kalau saya invest $100 dg pilihan laverage 1:200 dg 1:500 berapa pip ketahanan dana saya??

Trimakasih

Johan Dwi Putra   12 Feb 2022

Klo dana saya $4.200 berapa ratio leverage yg aman untuk di gunkan? Maaf sy pemula

YYJC   13 Feb 2022

@ Johan Dwi Putra:

Semakin besar leverage yang digunakan maka akan semakin kecil margin atau jaminan yang diperlukan untuk membuka posisi. Semakin kecil margin atau jaminan, maka akan semakin besar ketahanan modal Anda.
Untuk penjelasan mengenai hubungan antara leverage dan margin silahkan baca:
Leverage Dan Margin Dalam Trading Forex

Modal: USD 100.
Diasumsikan Anda trading EUR/USD sebesar 0.01 lot.

Dengan leverage 1:200 atau 0.5% dari nilai kontrak :

Jika Anda buy atau sell 0.01 lot EUR/USD pada harga 1.1300, maka margin yang diperlukan = (USD 100,000)  x 0.01 x 0.5% x 1.1300 = USD 5.65. (Keterangan: USD 100,000 adalah nilai kontrak dalam forex).

Ketahanan modal Anda = (USD 100 - USD 5.65) / USD 0.1 = 943 pip (Keterangan: USD 0.1 adalah nilai per pip untuk 0.01 lot EUR/USD).

Dengan leverage 1:500 atau 0.2% dari nilai kontrak :
Jika Anda buy atau sell 0.01 lot EUR/USD pada harga 1.1300, maka margin yang diperlukan = (USD 100,000)  x 0.01 x 0.2% x 1.1300 = USD 2.26.

Ketahanan modal Anda = (USD 100 - USD 2.26) / USD 0.1 = 977 pip.

 

M Singgih   15 Feb 2022

@ Yyjc:

Anda bisa menggunakan leverage 1:500 atau 1:1000. Semakin besar leverage yang digunakan maka akan semakin kecil margin atau jaminan yang diperlukan untuk membuka posisi.

Untuk penjelasan mengenai hubungan antara leverage dan margin silahkan baca: Leverage Dan Margin Dalam Trading Forex

M Singgih   15 Feb 2022

@Yuhandri Pane: Pilih leverage 1:500. Jangan lupa selalu menggunakan money management dalam setiap transaksi.

Kiki R   14 Apr 2022
Assalamualaikum,
mau nanya, saya pemula, terus waktu buat akun pertama kali, ada kolom leverage
yang mau saya tanya, bgaimana cara memilih skala leverage yang di sesuaikan dengan jumlah modal, semisal ; untuk modal kecil (1jtan) dengan kualitas trader adalah newbie, kira skala berap yang bagus di gunakan?
Trimakasih sebelumnya
Madao   19 Sep 2016

Dengan modal 300 USD, baiknya memilih leverage berapa ya pak?

Yuhandri Pane   14 Apr 2022

Berapa modal minimal kalau saya pakai leverage 1:400 dan order lot 0,10 di broker F*DD?

Thanks

Jaha   13 Jun 2022

@Jaha: Saya asumsikan akunnya standar, maka:

Volume = 0.1 lot

pergerakan harga per pips senilai $1.

Minimal modal $1000 agar dengan SL 20-50 pips masih masuk hitungan MM 1-3% ($10-$30).

Kiki R   13 Jun 2022

Bisa diinfokan kah, kalau trading di broker Indonesia rata-rata besarnya berapa dan modal awalnya berapa? 

Dedy Maryono   12 Jul 2022

Jika yang ditanyakan besar leverage, maka batasan leverage di Indonesia sekitar 1:100 hingga 1:200.

Ada broker yang menyediakan leverage hingga 1:500 seperti Octa Investama Berjangka, namun hal ini sepertinya kondisi khusus dan belum bisa ditemui di broker lain. 

Untuk modal awalnya, Anda bisa trading forex mulai dari modal 100 USD. Silakan cek di sini: 5 Broker Forex Lokal Indonesia dengan Syarat Deposit Rendah 

Ananta   25 Jul 2022
 Oji |  10 Jan 2018

Malem coach....mau nanya nih kalau misalnya ada pola candle three black crows/three white soldiers, untuk konfirmasi valid tidaknya pola tersebut apakah hanya dengan melihat closing 1 candle bar berikutnya? Apakah closing dibwh atau diatas  candle ke 3 dr pola tersebut? Mohon penjelasannya. Makasih

Lihat Reply [2]

@ Oji:

- … untuk konfirmasi valid tdknya pola tersebut apakah hanya dgn melihat closing 1 candle bar berikutnya?

Jawaban:

Tidak, harus dikonfirmasi juga dengan minimal 2 indikator, bisa MACD dan RSI. Agak berbeda dengan pin bar yang hanya 1 candle, pola three white soldiers dan three black crows terdiri dari 3 candle yang mencerminkan arah trend, jadi harus dikonfirmasi dengan indikator trend seperti MACD. Candle setelahnya bisa dilihat setelah terkonfirmasi oleh indikator.
Berikut contoh pada EUR/USD H4:



Pada A terbentuk pola three white soldiers. Candle berikutnya terkonfirmasi oleh indikator MACD (kurva MACD bergerak diatas kurva sinyal dan OSMA diatas level 0.00) dan kurva indikator RSI diatas level 50.0, jadi masih bullish.

Pada B terbentuk pola three white soldiers. Candle berikutnya tidak terkonfirmasi oleh indikator MACD (kurva MACD gagal menembus kurva sinyal dan OSMA masih dibawah level 0.00), jadi bullish tidak berlanjut.

Pada C terbentuk pola three black crows. Candle berikutnya terkonfirmasi oleh indikator MACD (kurva MACD bergerak dibawah kurva sinyal dan OSMA dibawah level 0.00) dan kurva indikator RSI dibawah level 50.0, jadi masih bearish.

- … apakah closing dibwh atau diatas  candle ke 3 dr pola tersebut?

Jawaban:
Mengenai closing candle berikutnya tidak harus ditunggu karena akan terlambat entry. Yang perlu dilihat adalah tertembusnya level tertinggi dari candle terakhir untuk pola three white soldiers, atau tertembusnya level terendah dari candle terakhir untuk pola three black crows. Tetapi candle berikutnya tidak menjamin validitasnya jika tidak terkonfirmasi oleh indikator.

M Singgih   12 Jan 2018
ok terimakasih atas penjelasannya coach....
Oji   12 Jan 2018
 Nenden Kusumawati |  2 Dec 2021

Selamat Siang...

Min...saya belajar trading otodidak berawal dr kekecewaan yg dilakukan oleh broker berjangka. Akhirnya saya cari tahu apa itu trading, dan langsung ketemu artikel inbizia. Mulai dari cara baca candlestick, dan arti dr setiap pola candlestick. Klo utk seusia saya 48th (emak2). Cara yg tepat utk melakukan entry bagaimana ya? yang sdh saya coba ketika Doji, morning star atau evening star. Adakah cara yg lebih tepat utk entry selain itu? Saya suka dg cara scalping M15 dan M30. Makasih...   

Lihat Reply [19]

@ Nenden Kusumawati:

- … Klo utk seusia saya 48th (emak2). Cara yg tepat utk melakukan entry bagaimana ya?

Cara entry tidak ditentukan oleh usia, tetapi pengetahuan dalam membaca arah trend dan price action.
Untuk penjelasan mengenai price action, silahkan baca: Trading Dengan Metode Price Action


- …. Adakah cara yg lebih tepat utk entry selain itu?

Secara umum, untuk entry amati arah trend, lihat apakah ada sinyal dari price action, dan konfirmasikan dengan indikator trend seperti moving average, parabolic SAR, ADX, MACD, Bollinger Bands.
Kalau sedang uptrend (bullish) maka entry buy, dan kalau sedang downtrend (bearish) maka entry sell, setelah ada sinyal dari price action.

M Singgih   3 Dec 2021

@Hestiana: Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengontrol emosi saat trading.

1. Membuat checklist atau daftar isi proses trading Anda.
Salah satu yang membuat kebingungan dan emosi pada saat trading disebabkan karena tidak adanya kejelasan (clarity) mengenai apa yang seharusnya Anda lakukan di market.

Oleh karena itu, checklist akan menjadi sarana Anda untuk menanyakan diri Anda kembali saat kebingungan di market.
Buatlah checklist parameter-parameter penting dalam trading Anda dan selalu ulangi setiap Anda entry.

Dengan cara ini, Anda bisa lebih jelas dan logis dalam trading.

2. Set-and-Forget. Setelah pasang pending order entry posisi, pasang SL dan TP lalu biarkan sampai salah satu terkena atau biarkan beberapa waktu. 

Atur waktu Anda agar jangan terlalu sering membuka chart.

Kiki R   8 Mar 2022

@Bibil Sidiq: Untuk entry sebaiknya dilakukan pada saat market sedang ramai yaitu di sesi London (Eropa) dan New York (Amerika).

Sesi London dan New York harga akan lebih volatil sedangkan pada sesi Tokyo (Asia) biasanya volatilitas tidak terlalu tinggi.

Jadi, untuk volatilitas tinggi Anda masuk di sesi London dan New York sedangkan untuk volatilitas rendah masuk di sesi Tokyo.

Kiki R   6 May 2022

@Pontjo_pontjo: Ini khusus untuk market kripto saja, karena forex tidak trading di weeked (sabtu/minggu).

Jawabannya ada, dilihat volumenya. Pada akhir pekan, harga biasanya volume mengecil namun harga bergerak cukup kuat.

Kiki R   29 Mar 2022

@Ardi Yanto: 

1. Cek apakah memenuhi syarat kriteria entry (sesuai trading plan)

2. Cek lot apakah sudah sesuai dengan risiko (sesuai MM)

3. Cek apakah ada berita/news besar yang akan terjadi sebentar lagi.

Poin 1 menekankan pada kedisiplinan sistem trading.
Poin 2 menekankan pada kedisiplinan menggunakan money management.
Poin 3 untuk pengendalian trade, biasanya kalau ada berita yang sangat kuat seperti suku bunga atau kebijakan bank sental, tidak disarankan entry karena sering terjadi spike (shadow panjang).

Kiki R   18 Apr 2022

@Tri Yoga W: Tipsnya buat jurnal setiap trading Anda dan setelah exit/close posisi, evaluasi hasil trading Anda.

Hanya dengan cara inilah Anda bisa dengan detail menentukan entry dan exit yang tepat.

Timing (waktu) inilah komponen yang paling sulit dari trading.

Kiki R   27 Apr 2022

kalau telat entry itu gimana masta, apa yang harus dilakukan?

Alga Santoso   28 Apr 2022

@Rizka Rahmah:

Selamat malam bu, sebelumnya saya luruskan terlebih dahulu seperti apa timing yang ibu maksud di sini. Soalnya ada timing yang juga berhubung langsung dengan level atau tempat terjadinya Entry. Ada juga timing yang berarti waktu untuk masuk trading setelah sinyal muncul. Keduanya ini berbeda berdasarkan jenis strategi yang digunakan.

Jika pertanyaannya mengacu pada timing yang berkaitan dengan level contohnya seperti terbentuknya Pin Bar pada Moving Average atau garis SnR sebagai penanda reversal ataupun penerusan. Maka timing perannya akan sangat penting di sini. Karena fatal akibatnya jika masuk terlalu cepat (Candle belum resmi ditutup) ataupun terlambat masuk meskipun hanya 1-3 candlestick saja. Saya sarankan lebih baik tidak usah dikejar entry-nya kalau seperti ini dan tinggalkan saja.

pin-bar-entry

Ada juga strategi-strategi jangka panjang yang tidak terlalu terpengaruh pada tempat terjadinya sinyal. Contohnya misalkan strategi trend following yang memanfaatkan Cross Over 2 buah Moving Average. Saat Cross Over ini terjadi, harga bisa saja berada di atas/bawah Moving Average ataupun berada di sekitaran Moving Average. Dalam hal ini tidak akan terlalu berdampak asalkan harga belum jauh dari posisi saat sinyal terbentuk.

ema-cross

Terima kasih, semoga dapat membantu.

Nur Salim   29 Apr 2022

@Alga Santoso: Telat entry adalah salah satu kesalahan yang sering trader lakukan.

Telat entry >> No entry (tidak ada entry)

Kenapa? Karena peluang akan selalu ada, besok, minggu depan, tahun depan market selalu ada.

Market forex sudah ada berpuluh-puluh tahun dan tetap eksis.

Telat entry 5 pips saja tentu akan berpengaruh terhadap rasio risk/reward Anda.

Misalnya yang seharusnya Anda masuk dengan risk/reward 1/2 (20 pips SL/40 pips TP), namun karena telat entry 5 pips, jadi risk reward menjadi 1/1.4 (25 pips/35 pips).

Poin pentingnya adalah pada diri Anda. Atur waktu Anda dan trading Anda agar kejadian telat entry tidak terulang.

Kiki R   29 Apr 2022

@Hafizal Fikrie: Untuk mengetahui waktu yang pas untuk entry dan exit makan Anda harus riset menggunakan jurnal trading.

Sebelum berbicara entry market, Anda harus membaca struktur market terlebih dahulu.

Marketnya sedang kondisi apa sekarang? Trending atau sideways? Lalu kalau sedang trend, trendnnya kuat atau lemah?

Setelah strutkur marketnya jelas, baru Anda menentukan level harga yang bagus untuk entry posisi.

Terakhir, apabila harga memberikan signal positif atau signal valid pada level harga tersebut, baru Anda masuk market.

Jadi prosesnya: Struktur market >> Level >> Signal

Itu untuk proses entry.

Untuk exit, Anda harus meriset juga. Ada trial-and-error (percobaan) untuk melihat seperti apa yang bisa Anda gunakan untuk mendapatkan exit yang optimal.

Entry dan exit ini sangat bervariasi setiap trader sehingga Anda harus menggunakan jurnal sebagai patokan riset Anda.

Tanpa jurnal maka evaluasi proses trading Anda menjadi sangat sulit karena tidak ada data yang konkrit yang dianalisa.

Kiki R   11 May 2022

Cara mengetahui kapan waktu yang pas untuk entry dan exit?

Hafizal Fikrie   11 May 2022

Min, mohon info waktu yang pas untuk entry ketika volatilitas tinggi dan volatilitas rendah?

Bibil Sidiq   4 May 2022

seberapa penting sebenarnya timing yang baik dibutuhkan saat Entry pak? kadang karena tidak memantau market setiap saat sinyal jadi sering terlewat yang akhirnya bikin tidak bisa masuk atau malah masuk asal-asalan.

Rizka Rahmah   29 Apr 2022

Hal-hal apa yang perlu di perhatikan sebelum melakukan entry?

Ardi Yanto   14 Apr 2022

Tips menentukan waktu yg pas untuk entry dan exit?

Tri Yoga W   25 Apr 2022

Apakah ada perbedaan trading di akhir pekan dibandingkan di hari2 biasa dari segi marketnya?

Pontjo_pontjo   28 Mar 2022

Min, mohon info tips atau cara yang benar untuk mengontrol emosi saat trading forex? Trims

Hestiana   8 Mar 2022

Cara entry yang paling bagus untuk pemula apa ya?

Joni   17 Jun 2022

@Joni: Tidak ada satu jawaban pasti mengenai hal ini karena setiap orang punya cara yang berbeda-beda.

Sebagai contoh, sekelompok trader menjawab dengan price action dan kelompok lain menjawab dengan BBMA. Dua-duanya benar selama profitable.

Oleh karena itu, jawabannya adalah kembali kepada apa yang Anda gunakan sekarang.

Saya pribadi menggunakan price action, maka jawaban saya adalah price action. Lalu bagaimana cara entry menggunakan price action:

3 hal: Struktur, Level, Signal

1. Tentukan struktur harga yang sedang terjadi

2. Tentukan level harga mana sebagai area entry

3. Tentukan parameter apa sebagai signal untuk entry market

3 hal inilah yang menjadi poin penting dalam setiap keputusan entry menggunakan metode price action.

Kiki R   21 Jun 2022
 Sindu Aji |  15 Mar 2020

Mohon info Perbedaan MT4 vs MT5, manakah yang cocok untuk pemula?

Lihat Reply [20]

Tidak perlu. ada tinggal login dengan ID dan pasword yang di berikan oleh broker tersebut.

/


/
Klik File dan Masukan Id dan Paswordnya

Thanks

Basir   29 Apr 2021

@ dody:

Tidak harus download dan instal MT4 lagi. Kalau Anda sudah daftar akun real dan mendapatkan login number dan password, maka MT4 yang untuk demo dari broker yang sama bisa digunakan.
Dalam hal ini Anda harus deposit dana dahulu agar MT4-nya aktif atau bisa ditradingkan.

M Singgih   9 May 2021

Waktu yang ada pada platform MT4 untuk setiap broker kadang-kadang memang berbeda. Ini disebabkan oleh letak server dari broker yang bisa berbeda-beda.

 

M Singgih   15 Mar 2021

Apakah waktu servernya mengikuti jam Indonesia? Daerah saya menggunakan waktu WITA...apa perlu setting manual pak?

Randu   19 Mar 2021

@ Randu:

- Apakah waktu servernya mengikuti jam Indonesia?

Tidak, tetapi mengikuti zona waktu server broker.

- Daerah saya menggunakan waktu WITA...apa perlu setting manual pak?

Kalau platform Metatrader tidak bisa diubah setting waktunya. Jadi kita harus tahu selisihnya dengan waktu di lokasi kita.

M Singgih   21 Mar 2021

@Sindu Aji: Dua2nya cocok untuk pemula. MT4 dan MT5 hampir mirip cara menggunakannya.

MT4 banyak digunakan oleh para trader yang menggunakan robot/EA.

Kalau Anda trading manual (tanpa EA/robot), saran saya lebih baik Anda gunakan MT5.

Kiki R   16 Mar 2020

@Budi_anto: Berikut kelebihan MT5 dibandingkan MT4:

  • MT5 lebih cepat dari pendahulunya.
  • MT5 bisa digunakan untuk trading saham.
  • MT5 lebih user friendly dengan ikon yang lebih besar
  • Programming MQL di MT5 lebih canggih dan cepat, parameternya mirip dengan C++.
  • Sistem order di MT5 berbeda jauh dengan MT4. Sudah menerapkan prinsip FIFO.
Kiki R   22 Mar 2022

@Alexis Koen: Perbedaan utamanya dari bahasa program keduanya. Ctrader didukung bahasa program C# sedangkan MT4 didukung bahasa program MQL4.

Selain itu, masih banyak perbedaan lainnya contohnya dari segi interface pengguna, kedalaman pasar dan tingkat kostumisasinya.

Kiki R   22 Mar 2022

apakah semua boker sudah menawarkan cTrader master?
dan menurut master sendiri, lebih baik mana antara cTrader vs MT4 untuk trader indonesia? Mohon info master. Trims

Alexis Koen   24 Mar 2022

secara penggunaan lebih mudah mana ya master antara MT4 vs MT5?
Terima kasih

Budi_anto   24 Mar 2022

@Budi_anto: Dua-duanya mudah digunakan dan kalau Anda bisa di MT4, pasti akan bisa di MT5 (begitupun sebaliknya) karena icon dan penempatan tools-nya hampir sama persis.

Saya sarankan pakai MT5, fitur-fiturnya sudah ditingkatkan.

Kiki R   24 Mar 2022

@Alexis Koen: Belum semua, hanya beberapa broker yang menyediakan platform cTrader.

Dua-duanya unggul dari sisi yang berbeda.

  • MT4 unggul dari sisi kesederhaan penggunaan, fleksibilitas, tools bawaan dan EA.
  • Ctrader unggul dari tampilan muka, fungsi kedalaman market, indikator dan time frame yang lebih kompleks dan eksekusi order yang lebih baik.

Saya pribadi sudah terbiasa dengan metatrader, karena waktu awal kena trading (2012) cTrader belum populer dan metatrader jadi pilihan utama.

Untuk trader Indonesia, saya sarankan metatrader karena hampir semua broker menyediakannya sedangkan ctrader tidak.

Jika Anda baru memulai, saya sarankan mencoba keduanya dan membandingkannya secara langsung.

Kiki R   24 Mar 2022

@Kartika Tiara:

Selamat malam juga bu. Kalau memang untuk keperluan membuat robot sendiri atau sekedar menguji sistem trading yang sedang dirancang, maka ada banyak Platform bahkan program Third Party yang lebih unggul dari MT4 dan MT5. Salah satu yang terkenal karena kemudahannya serta fitur yang lengkap adalah TradeStation. Hanya saja memang agak sulit untuk bisa mengakses Platform tersebut karena regulasi yang ditetapkan untuk mendaftar akun cukup rumit. Untuk program yang terkenal dan banyak digunakan saat ini terutama di Indonesia memang ada pada MT4 dan MT5.

Mengenai mana yang lebih baik dari MT4 dan MT5 sendiri menurut saya dua-duanya punya kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Kelebihan MT4:

- Sumber informasi dan pembelajaran sangat lengkap serta telah banyak beredar di Internet baik itu gratis ataupun berbayar.

- Proses pemrograman sendiri tergolong mudah untuk dipelajari baik untuk pemula ataupun yang sudah mahir. 

- Disupport oleh banyak komunitas sehingga memudahkan jika ada kesalahan atau kebingungan yang tidak bisa dipecahkan sendiri.

- Dukungan dari broker sangat luas mengingat Platform ini sangat terkenal.

Kelebihan MT5:

- Tampilan data hasil pengujian jauh lebih lengkap dari MT4

- Fitur dasar yang digunakan untuk kepentingan pembuatan EA lebih lengkap dari MT4

- Proses pengolahan data lebih baik dibandingkan MT4

- Instrument yang dipilih lebih banyak

Untuk kekurangannya sendiri bisa disimpulkan sendiri berdasarkan kelebihan dari masing-masing Platform seperti pada MT4 penyajian data hanya terbatas pada Equity Curve dan beberapa parameter pengukuran saja, instrumen yang dapat digunakan terbatas. Dan untuk MT5 seperti proses pembelajaran yang sulit karena kurangnya informasi dan dukungan komunitas, bahasa pemrograman baik dari syntax cenderung lebih rumit dari MT4, dll

Kesimpulan saya sih, jika masih dalam tahap awal pembelajaran membuat robot trading sendiri saya sarankan untuk memulai dengan MT4. Di sini nanti ibu bisa belajar dasar pemrograman dan struktur serta bagaimana sebuah robot itu berjalan. Jika sudah mampu atau mahir, baru bisa pindah ke MT5 untuk proses pembuatan yang lebih kompleks namun lebih mudah untuk menganalisa hasil yang didapatkan. Sebagai perbandingan dari salah satu poin yang saya jelaskan berikut gambaran hasil dari backtest robot yang dilakukan di MT4 dan MT5:

MT4:

ea-mt4

MT5:

ea-mt5

Nur Salim   31 Mar 2020

Selamat malam, saya ingin belajar untuk membuat robot sendiri dan kemudian dijalankan sendiri. Platform yang baik untuk memulai yang mana ya? MT4 atau Mt5?

Kartika Tiara   30 Mar 2020

Waktu pada MT4 broker satu berbeda 1 jam dengan yang lain. Apakah memang demikian? Apakah watu pada mt4 setiap broker sama?

Zulhelmi   12 Mar 2021

mas sy sudah punya mt4 untuk demo dan sekarang sy ingin buka yg real apa sy harus download mt4 lg. makacih

Dody   29 Apr 2021

Apa perbedaan utama dari cTrader vs MT4?

Alexis Koen   22 Mar 2022

Apa kelebihan trading dengan menggunakan MT5 dibandingkan MT4?

Budi_anto   22 Mar 2022

Saya baru mau coba-coba trading oil pakai akun demo di metatrader, tapi kok quotes di metatrader-nya cuma ada forex ya? Apakah metatrader bisa buat trading oil juga, atau cuma forex? Kalau metatrader bisa buat oil, trus nama quotes oil itu apa? Makasih

Andi   9 Jul 2022

@Andi: Apakah metatrader bisa buat trading oil juga, atau cuma forex?

Bisa, metatrader bisa juga buat trading oil.

Kalau metatrader bisa buat oil, trus nama quotes oil itu apa?

Oil yang ditawarkan di platform metatrader biasanya adalah futures.

Quotes futures oil di metatrader adalah Brent/UKOil dan WTI/Oil.

Kiki R   11 Jul 2022
 Ine Agustina |  28 Mar 2019

Platform trading apa yang paling cocok digunakan untuk trader pemula?

Lihat Reply [5]

@ Bobi Syah:

Yang paling penting periksa regulasi dari broker tsb. Demi keamanan trading dan dana Anda, kami sarankan untuk memilih broker yang sudah diregulasi oleh badan regulator yang kredibel secara internasional, yaitu: : CFTC, NFA, FCA, FSA, FINMA, MiFID, ASIC dan FMA.

Badan regulator yang kredibel adalah yang telah teruji dan diakui dunia, dan memberikan sanksi dengan tegas kepada broker jika ternyata melanggar ketentuan yang telah disepakati. Badan regulator tersebut juga bertanggung jawab terhadap keamanan dana klien.

Setelah regulasi, bandingkan spesifikasi yang ditawarkan seperti minimal deposit, kemudahan deposit dan withdrawal, platform yang digunakan dan spread yang ditawarkan.

 

M Singgih   10 Dec 2021

@Ine Agustina: Platform metatrader. Bisa gunakan metatrader 4 atau metatrader 5.

Platformnya populer, interfacenya bagus, mudah dioperasikan dan hampir semua broker menyediakan platform ini.

Alternatif lainnya adalah cTrader.

Kiki R   31 Mar 2019

Menjawab pertanyaan cTrader, MIFX tidak menyediakan platform trading cTrader. Informasi lengkap terkait platform trading yang disediakan MIFX dapat dilihat di halaman ini

MIFX Support   9 May 2022

Saya pengguna platform cTrader, dan saya ingin trading di broker Monex. Apakah tersedia?

Teguh S   15 Nov 2021

Ketika mendaftar ke broker, fitur trading apa yang paling perlu diperhatikan dan paling penting untuk trader forex?

Bobi Syah   9 Dec 2021
 

Komentar @inbizia

Terima kasih artikelnya. Sangat bermanfaat. Untuk trader pemula mungkin lebih baik pakai eksekusi market aja kali ya, soalnya saya pernah nyoba yang instan pas pertama kali trading dan bikin bingung.
 Tumini |  23 Dec 2020
Halaman: Pilih Mana Eksekusi Market Atau Eksekusi Instan
Nggak bisa ya Kak. Modalnya harus dibuat trading dan tidak bisa ditarik. Jadi misalnya sama broker dikasih deposit 100$, maka Kakak harus trading dengan uang tersebut. Kalau ada profit, bisa dicairkan, tapi 100$ itu tidak bisa di-withdraw ya. Banyak trader pemula yang salah kaprah, terus ngatain broker2 itu scam :(
 Grace |  8 Jan 2021
Halaman: Dua Cara Broker Forex Memberikan Modal Gratis

"Namun sebaiknya jangan asal mengikuti bonus sebelum Anda benar-benar paham bagaimana syarat dan ketentuannya."
^
bener banget. Soalnya masih banyak trader pemula yang ga baca syarat dan ketentuan, eh pas bonusnya ga bisa di-withdraw malah bilang broker-nya scam.
 Bogel |  22 Feb 2021
Halaman: Cara Tepat Memanfaatkan Bonus Trading Broker Forex
- Bagi trader pemula (newbie), akun demo forex akan memberikan gambaran yang sangat nyata tentang trading forex online.
- Akun demo forex berguna untuk mematangkan kemampuan dalam trading sebelum trader memutuskan untuk menggunakan akun riil, karena sekaligus berlatih melakukan analisa dan eksekusi trading.
- Trader pemula maupun berpengalaman dapat memanfaatkan akun demo forex untuk menguji coba sistem trading secara leluasa, tanpa perlu takut mengalami kerugian apabila melakukan kesalahan.
- Bagi trader yang masih menjajaki atau mencari broker, maka dapat mendaftar akun demo forex untuk melihat bagaimana performa teknis (server, speed, dsb) suatu broker.
 Rahman |  23 Jul 2021
Halaman: Benarkah Forex Trading Adalah Bisnis Online Paling Menjanjikan
Ini double inside bar ya? Saya pernah denger klo pola ini lebih akurat dibanding inside bar biasa. Beneran gak yah?
 Yudha Bagas |  4 Jul 2022
Halaman: Pola Candlestick Yang Paling Menguntungkan
@Terry: Perbedaan utamanya, Doji merupakan pola Candlestick yang hanya menggunakan 1 buah Candlestick pak. Sedangkan untuk Morning dan Evening Star menggunakan 3 buah Candlestick dengan patokan Doji atau Candlestick berbadan kecil pada Candlestick keduanya. Pengaplikasiannya sendiri juga cukup berbeda antara Doji dan Morning/Evening Star. Seperti yang telah dijelaskan di atas, Morning/Evening Star biasanya akan muncul dan menjadi pertanda bahwa sebuah tren akan berakhir atau terbentuk Reversal.
 Nur Salim |  6 Jul 2022
Halaman: Pola Candlestick Morning Star Dan Evening Star

Kamus Candlestick

Three White Soldiers
Three White Soldiers
Akurasi :

Terdiri dari 3 candlestick dan semuanya berbentuk bullish panjang. Harga penutupan candlestick kedua harus lebih tinggi dari candlestick pertama, begitu pula dengan harga penutupan candlestick ketiga dan kedua. Ini menandakan momentum uptrend yang masih kuat untuk membawa harga melanjutkan kenaikan.

Contoh di Chart
(klik untuk memperbesar gambar)
Falling Three Methods
Falling Three Methods
Akurasi :

Terdiri dari beberapa candlestick. Diawali dengan candlestick bearish panjang yang kemudian diikuti oleh beberapa candlestick pendek membentuk koreksi bullish. Pola terkonfirmasi apabila terbentuk lagi candlestick bearish panjang yang menyentuh harga terendah baru.

Contoh di Chart
(klik untuk memperbesar gambar)
Inverted Hammer
Inverted Hammer
Indikasi : Bullish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 1 candlestick yang dibuka lebih rendah dari candlestick sebelumnya. Setelah bergerak menguat, candlestick kemudian ditutup di dekat atau pada harga pembukaannya (Open). Semakin panjang sumbu atas dan semakin kecil body candlestick, maka semakin signifikan pula sinyal bullish-nya.

Contoh di Chart
(klik untuk memperbesar gambar)
Harami Bearish
Harami Bearish
Indikasi : Bearish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 2 candlestick. Candlestick pertama bersifat bullish dan lebih besar sehingga menelan candlestick kedua yang bersifat bearish. Pola ini menandakan uptrend mulai kehilangan momentum. Sumbu-sumbu candlestick kedua tidak harus berada dalam range candlestick pertama, meski kondisi ini bisa menambah akurasi sinyal.

Contoh di Chart
(klik untuk memperbesar gambar)
Ingin mengetahui pola-pola Candlestick lainnya yang memiliki akurasi tinggi. Lihat Daftarnya Disini.

Komentar[1]    
  Brutus   |   5 Jul 2022

Pola candle seperti ini bisa untuk kripto ngk?