Data inflasi Inggris mendukung Poundsterling, dolar AS menguat sebelum pidato the Fed, 7 jam lalu, #Forex Fundamental   |   GBP/JPY menarik beberapa pembeli di atas level 192.00 setelah data IHK Inggris, 7 jam lalu, #Forex Teknikal   |   EUR/USD: Level rintangan utama terlihat di area 1.0600-1.0605, 10 jam lalu, #Forex Teknikal   |   Harga emas tetap menguat karena ketegangan Geopolitik masih berlanjut, 10 jam lalu, #Emas Fundamental   |   Dow Jones Industrial Average naik 0.17% menjadi 37,798, S&P 500 kehilangan 0.21% menjadi 5,051, dan Nasdaq Composite kehilangan 0.12% menjadi 15,86, 13 jam lalu, #Saham Indonesia   |   Menilik laporan keuangan tahun buku 2023, PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) memperoleh pendapatan usaha sebesar Rp8.54 triliun, terkoreksi 15.70% secara tahunan dari Rp10.14 triliun. , 13 jam lalu, #Saham Indonesia   |   Saham-saham top gainers LQ45: PT Charoen Pokphand Tbk (CPIN) +3.48%, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) +2.41%, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) +2.34%, 13 jam lalu, #Saham Indonesia   |   IHSG rebound pada perdagangan Rabu (17/April), naik 0.82% ke level 7,223, 13 jam lalu, #Saham Indonesia
Forum  > Candlestick Forex

Candlestick Hangging Man Dan Hammer Sama?

  Wicaksono |   11 Feb 2022 |   252

Candlestick hangging man dan hammer apakah keduanya sama?

  M Singgih   |   15 Feb 2022

@ Wicaksono:

Sama dalam arti single candle yang menunjukkan sinyal reversal, tetapi validitasnya harus dikonfirmasi oleh indikator teknikal. Perbedaannya terletak pada lokasinya. Hammer lokasi munculnya di lembah, yaitu pada akhir dari keadaan downtrend, sementara hanging man lokasinya berada di puncak, yaitu pada akhir keadaan uptrend.

Untuk penjelasan mengenai candlestick hammer dan hanging man, silahkan baca: Cara Deteksi Reversal Dengan Pola Hammer Dan Hanging Man

  Wicaksono   |   18 Feb 2022

Biasanya reversal akan terjadi dalam berapa lama pak?

  M Singgih   |   21 Feb 2022

@ Wicaksono:

Tidak bisa dipastikan. Jika sinyal sudah terkonfirmasi (valid), maka cepat atau lambat akan terjadi pergerakan reversal. Dalam hal ini semakin rendah time frame maka akan semakin cepat responnya.

  Nur Salim   |   23 Mar 2023

Wicaksono:

Kalau konteksnya setelah terbentuk pola Candlestick Hanging Man ataupun Hammer, maka Reversal diperkirakan akan terbentuk segera setelah polanya terbentuk. Tidak ada kisaran pasti, tapi selama harga belum berhasil menembus pola Candlestick maka kemungkinan Reversal terjadi masih terus terbuka.

  Yanto   |   18 May 2022

Master, mau tanya tentang formasi candle. Pertama disamain dulu persepsinya: Bull = Hijau, Bear = Merah. Tentang hammer dan hanging man. Dari teori yang ada, Hammer: konfirmasi akan terjadinya bullish tren & hanging: konfirmasi akan terjadinya bearish tren. Yang mau saya tanyakan apakah warna hammer & hanging berpengaruh ya? Misalkan: hammer berwarna hijau & merah bisa dikategorikan sbg konfirmasi bullish ataukan HARUS hammer berwarna hijau saja yg dikategorikan sbg konfirm bullish? dan apakah HARUS hanging man berwarna merah yang merupakan konformasi bearish. Mohon pencerahannya. Thanks

  Basir   |   18 May 2022

Sekalipun warna berbeda beda yang paling penting Anda paham apa nama candlestik tersebut. Thanks

  Kiki R   |   27 Mar 2023

Jawaban untuk Yanto:

Warna tidak berpangaruh pada hammer dan hanging man. Yang paling berpengaruh adalah panjang shadow yang terbentuk.

  Jamal Mirdad   |   6 Sep 2022

Bila pola inside bar tidak muncul di ujung tren naik seperti ini, apakah bisa dijadikan acuan sinyal entry?

Inside Bar

  Kiki R   |   7 Sep 2022

@Jamal Mirdad: Sebaiknya hindari entry dengan menggunakan inside bar ditengah pergerakan tren harga seperti contoh tersebut.

Alasannya, peluang berhasilnya lebih kecil dan rasio risk/rewardnya kurang besar dibandingkan jika entry di ujung tren.

  Kiki R   |   16 Sep 2022

@Yanto: Perbedaan warna pola candlestick hammer dan hanging man tidak berpengaruh dalam konfirmasi. Hammer yang ditutup merah tetap berfungsi sebagai konfirmasi bullish layaknya hammer yang ditutup hijau. Begitu pula hanging man yang ditutup hijau tetap berfungsi sebagai konfirmasi bearish layaknya hanging man yang ditutup merah.

  Kelvin   |   1 Mar 2023

Halo master-master sekalian.

Kalau untuk candlestick shooting star dengan hammer apakah itu juga sama? Mohon pencerahannya suhu. Saya masih pemula

  M Singgih   |   2 Mar 2023

@ Kelvin:

Shooting star mengisyaratkan pergerakan reversal bearish (dari uptrend ke downtrend), sementara hammer mengisyaratkan pergerakan reversal bullish (dari downtrend ke uptrend).

Untuk penjelasan mengenai shooting star dan hammer candle, silahkan baca:

  Kiki R   |   6 Mar 2023

Jawaban untuk Kelvin:

Shooting star dan hammer adalah dua pola candlestick yang berbeda.

Shooting star adalah pola candlestick bearish yang terbentuk pada akhir tren naik. Pola ini terdiri dari sebuah candle dengan body kecil dan shadow atas yang panjang, dan shadow bawah yang pendek atau hampir tidak ada. Shooting star menunjukkan bahwa meskipun harga naik selama periode waktu tertentu, seller berhasil mengambil alih kontrol dan menekan harga kembali turun.

Sementara itu, hammer adalah pola candlestick bullish yang terbentuk pada akhir tren turun. Pola ini terdiri dari sebuah candle dengan body kecil dan shadow bawah yang panjang, dan shadow atas yang pendek atau hampir tidak ada. Hammer menunjukkan bahwa meskipun harga turun selama periode waktu tertentu, buyer berhasil mengambil alih kontrol dan menekan harga kembali naik.

Meskipun keduanya memiliki shadow yang panjang dan body yang kecil, namun shooting star dan hammer memiliki arti yang berbeda dan terbentuk pada kondisi pasar yang berbeda

  Syarifuddin   |   5 Mar 2023

Apakah pola candle ini memang termasuk akurasi rendah pak? sering sekali saya lihat pola ini muncul namun harga tetap saja meneruskan kenaikan atau penurunannya

  M Singgih   |   9 Mar 2023

@ Syarifuddin:

Mengenai akurasi harus dikonfirmasi dengan candle berikutnya dan indikator teknikal terutama indikator trend seperti moving average, parabolic SAR, ADX atau MACD.

Misal terbentuk hammer candle dan harga penutupan candle setelahnya di atas level tertinggi hammer candle, sementara titik indikator parabolic SAR berada di bawah bar candlestick, maka sinyal dari hammer candle tsb bisa dianggap valid.

Kalau tidak terkonfirmasi oleh candle setelahnya dan juga tidak terkonfirmasi oleh indikator trend, maka sinyal dari hammer candle tsb bisa dianggap tidak valid.

  Agustino   |   9 Mar 2023

M Singgih: Maaf kak, maksutnya candle valid itu gimana ya? Dan kriteria candle valid dan tidak valid itu seperti apa ya? Makasih

  M Singgih   |   12 Mar 2023

@ Agustino:

Yang valid bukan candle-nya tetapi bentuk price action yang diberikan oleh candle tsb, dalam hal ini pola candle shooting star dan hammer. Kalau price action sudah terkonfirmasi (seperti penjelasan dari jawaban di atas) maka bisa diasumsikan valid.

Jadi dalam hal ini kalau candle shooting star sudah valid maka bisa open sell, dan kalau candle hammer sudah valid bisa open buy.

  Syarifuddin   |   10 Mar 2023

M Singgih:

Siap, terima kasih atas jawaban lengkapnya pak. Berarti memang tidak bisa berdiri sendiri ya agar pola ini bisa bekerja dengan baik di market. Izin melanjutkan pertanyaan mengenai konfirmasi dengan menunggu candle berikutnya. Apakah dengan menunggu ini tidak merubah basis polanya yang dari pola 1 candle menjadi 2 candle? Selain itu jika menunggu candle kedua apakah perhitungan Risk:Rewardnya juga dimulai dari candle kedua?

Terima kasih banyak pak, semoga dimudahkan selalu urusuannya.

  M Singgih   |   12 Mar 2023

@ Syarifuddin:

- Apakah dengan menunggu ini tidak merubah basis polanya yang dari pola 1 candle menjadi 2 candle?

Yang dikonfirmasi adalah shooting star candle atau hammer candle, jadi price action pada single candle, bukan double candle. Candle kedua (berikutnya) adalah sebagai alat untuk konfirmasi.


- Selain itu jika menunggu candle kedua apakah perhitungan Risk:Rewardnya juga dimulai dari candle kedua?

Mengenai penetapan target profit (TP) berdasarkan risk/reward ratio, adalah berdasarkan risk yaitu besarnya stop loss (SL), tidak ada hubungannya dengan candle yang untuk konfirmasi price action. SL ditetapkan terlebih dahulu sebelum TP. Misal jika Anda tetapkan SL = 50 pip dengan risk/reward ratio = 1:2, maka TP harus sekitar 100 pip. Untuk risk/reward ratio disarankan minimal 1:1, kalau bisa lebih besar.

  Kiki R   |   12 Mar 2023

Jawaban untuk Syarifuddin:

Seperti halnya dengan pola candlestick lainnya, tingkat akurasi pola ini tergantung pada kondisi pasar dan faktor-faktor lain yang mempengaruhi pergerakan harga.

Hanging man adalah pola candlestick bearish yang muncul di akhir uptrend dan memiliki body kecil dengan lower shadow yang panjang. Sementara itu, hammer adalah pola candlestick bullish yang muncul di akhir downtrend dan memiliki body kecil dengan upper shadow yang panjang.

Kedua pola ini dapat memberikan sinyal pembalikan trend pada pasar jika terbentuk dengan benar dan diikuti oleh konfirmasi dari faktor-faktor lain, seperti level-level support dan resistance atau indikator teknikal lainnya.

  Syarifuddin   |   20 Mar 2023

Kiki R:

Jadi tidak semua pola hammer maupun hanging man yang muncul di market bisa dimasuki begitukah pak?

  Kiki R   |   27 Mar 2023

Jawaban untuk Syarifuddin:

Ya, kita harus melihat gambaran kondisi marketnya seperti apa (trending/sideways?) dan apakan pola hammer dan hanging man terbentuk di level yang penting atau tidak.

Kategori Forum
  • Terpopuler
  • Banyak Dibaca
  • Reply Terakhir
  • Terbaru
  • Analisa Teknikal
  • Leverage
  • Support Resistance
  • Strategi Intraday
  • Hedging
  • Broker Kripto
  • Broker Mancanegara