Menurut analis ING, EUR/USD tampaknya akan uji level 1.0800 dalam beberapa hari mendatang, 1 jam lalu, #Forex Teknikal   |   Indeks dolar AS bertahan positif di sekitar level 104.00, menanti data PDB AS, 1 jam lalu, #Forex Teknikal   |   USD/CHF beralih pulih menjelang ekspektasi survei ZEW Swiss, diperdagangkan di dekat level 0.8800, 2 jam lalu, #Forex Teknikal   |   USD/CAD naik dekati level tertinggi dua pekan, harga minyak bullish akan membatasi kenaikan menjelang data AS, 2 jam lalu, #Forex Teknikal   |   NZD/USD mencoba menguji level psikologis 0.6100 setelah level tertinggi Februari, 2 jam lalu, #Forex Teknikal   |   PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) menambah modal ke salah satu anak usahanya, PT AKR Sea Transport (AST) sejumlah Rp 200 miliar, 6 jam lalu, #Saham Indonesia   |   BEI menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham dan waran seri I PT Mitra Pedagang Indonesia Tbk (MPIX & MPIX-W) pada hari ini karena terjadi penurunan harga kumulatif yang signifikan, 6 jam lalu, #Saham Indonesia   |   Top gainers LQ45 pagi ini adalah: PT Astra International Tbk (ASII) +3.38%, PT United Tractors Tbk (UNTR) +1.26%, PT Harum Energy Tbk (HRUM) +1.25%, 6 jam lalu, #Saham Indonesia   |   Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat di awal perdagangan hari ini, naik 0.12% ke 7,294, 6 jam lalu, #Saham Indonesia
Selengkapnya

Cara Bermain Forex Aman Dengan Money Management

Wiji Purnama 15 Dec 2016
Dibaca Normal 6 Menit
forex > belajar >   #money-management   #mm
Untuk memastikan keberhasilan trading, Anda perlu tahu cara bermain forex dengan aman, dimana money management adalah kunci penting yang wajib Anda gunakan.

Sudah bukan rahasia lagi bila pasar forex mampu mendatangkan peluang profit tak terbatas. Dengan likuiditas dan volume trading-nya yang besar, ada banyak kesempatan yang tersedia bagi trader forex untuk meraih keuntungan maksimal. Walaupun begitu, perlu diketahui juga bahwa potensi tersebut hanya bisa didapatkan oleh trader yang tahu cara bermain forex dengan benar dan aman. Nah, salah satu metode yang bisa diterapkan adalah dengan belajar trading forex mengenai money management.

 

Apa Itu Money Management?

Secara harafiah, money management berarti pengelolaan dana. Jika diinterpretasikan ke dalam istilah trading, maka money management adalah metode pengelolaan dana dalam trading. Ada berbagai cara bermain forex yang mengaplikasikan money management, diantaranya dengan menyesuaikan risk/reward ratio dan menentukan besar risiko per trade.

Cara Bermain Forex Dengan Money Management

Jika Anda telah menyimak bab belajar trading forex tentang manajemen risiko, mungkin Anda akan merasa heran karena terdapat kemiripan antara cara bermain forex itu dengan money management. Kedua hal tersebut memang sering bersinggungan, karena sama-sama memiliki fungsi untuk membatasi risiko kerugian.

Akan tetapi, money management (MM) tak hanya diaplikasikan untuk menghadapi risiko loss. Dalam beberapa kasus, MM juga dimanfaatkan sebagai cara bermain forex untuk mengoptimalkan peluang profit. Jadi bisa dikatakan, fungsi utama money management yang sebenarnya adalah untuk meminimalisir risiko kerugian dan memaksimalkan potensi keuntungan.

Namun demikian, ketika masih belajar trading forex, banyak trader direkomendasikan untuk memprioritaskan cara bermain forex yang mengantisipasi risiko, ketimbang teknik yang mengejar profit besar. Mengapa demikian? Hal ini ternyata tak lepas dari cara bermain forex pemula yang masih minim pemahaman dan pengalaman, serta rentan terkena dampak negatif emosi trading. Dengan kekurangan-kekurangan tersebut, maka wajarlah bila bagi trader yang masih belajar trading forex, money management lebih digunakan sebagai cara melindungi akun dari risiko kerugian.

 

Mengapa Money Management Itu Penting?

Tak ada aturan wajib yang menyatakan Anda harus menggunakan money management. Anda bisa saja fokus pada cara bermain forex lain, seperti menemukan indikator terbaik misalnya, atau bagaimana mengkombinasikan analisa fundamental dan teknikal. Namun sebelum mengacuhkan MM, ingatlah bahwa sebaik apapun analisa dan strategi trading dalam cara bermain forex Anda, pergerakan harga tetap tak bisa diprediksi secara pasti.

Mungkin strategi dan cara bermain forex Anda mampu memberikan win rate yang mengesankan, 80% atau bahkan 90% misalnya. Namun pada akhirnya, keuntungan trading tak hanya ditentukan pada berapa kali Anda menang saja. Besar kecil keuntungan atau kerugian Anda jauh lebih berperan daripada sekedar frekuensi kemenangan.

Sebagai contoh, katakanlah Anda bisa profit 8 kali dalam 10 posisi trading. Namun kemenangan tersebut berakhir sia-sia, karena jumlah kerugian dari 2 kekalahan yang Anda derita ternyata jauh lebih besar dari total keuntungan di 8 posisi sebelumnya.

Dengan perolehan seperti itu, Anda telah gagal mengamankan dana trading dan justru menderita loss. Padahal sebenarnya, cara bermain forex Anda telah menerapkan strategi trading sesuai win rate-nya. Itulah mengapa, fokus trading dalam cara bermain forex tak bisa sepenuhnya ditempatkan pada strategi saja. Kondisi dalam contoh di atas bisa dihindari jika Anda menerapkan cara bermain forex dengan money management yang terukur. Lantas, apa sajakah metode pengelolaan dana yang bisa Anda terapkan?

 

Tips Cara Bermain Forex Dengan Money Management

Ada banyak cara bermain forex aman dengan money management, tapi di sini kita akan membahas metode yang paling umum dan mudah diterapkan. Dengan demikian, artikel ini bisa bermanfaat bagi Anda yang masih menuntut ilmu dalam proses belajar trading forex.

 

1. Tetapkan Target Trading Yang Realistis

Kunci pertama dalam cara bermain forex yang aman adalah, jangan ambil terlalu banyak risiko jika Anda belum mampu mengatasinya. Pengaturan ini bisa disesuaikan dengan target keuntungan trading Anda, karena dalam trading forex, tingkat risiko berbanding lurus dengan target profit.

Sebaiknya, tetapkan target yang realistis sesuai kemampuan modal dan trading Anda. Misalnya saja, hindari mempraktekkan cara bermain forex dengan patokan profit yang fantastis seperti return 100% dalam sebulan, terutama jika Anda masih pendatang baru. Idealnya, konsentrasikan agar cara bermain forex Anda bisa meraih level breakeven terlebih dulu, baru kemudian menetapkan persentase keuntungan dalam jangka waktu tertentu.

 

2. Atur Besar Risiko Per Trade

Ini merupakan salah satu teknik manajemen risiko dasar yang bisa Anda gunakan untuk menyempurnakan cara bermain forex dengan money management. Aturan 1% bisa menjadi standard ideal jika Anda masih berkubang di tahap belajar trading forex. Satu persen di sini maksudnya, ukuran per trading tidak lebih dari 1% equity Anda. Misalkan Anda membuka akun dengan modal $1,000, maka sebaiknya jangan risikokan lebih dari $10 per trading.

Sebagai informasi, aturan 1% merupakan salah satu strategi Position Sizing yang berkaitan erat dengan money management. Strategi lainnya yang bisa menjadi alternatif menarik untuk mengatur money management bisa dilihat di artikel ini.

 

3. Gunakan Rasio Risk Reward

Teknik ini bisa memberikan solusi exit trading yang ideal bagi cara bermain forex Anda. Pada dasarnya, rasio risk reward ditentukan dengan mengatur potensi profit (reward) lebih besar dari loss (risk). Dengan memanfaatkan stop loss dan take profit, Anda bisa mengatur rasio di 1:1, 1.5, 1:2, dan seterusnya. Katakanlah Anda mempunyai besar risiko $10 per trade, maka dengan rasio risk reward 1:2, nilai target profit dalam cara bermain forex Anda adalah $20.

rasio risk reward dalam money management
Pengaturan rasio risk reward bisa menghindarkan Anda dari risiko kerugian total, bahkan ketika cara bermain forex Anda berakhir dengan beberapa kali loss sekalipun. Bagaimana bisa?

Coba perhitungkan seperti ini: Dalam 10 kali trade Anda kalah 6 kali dan menang hanya 4 kali. Namun karena menggunakan rasio risk reward 1:2, maka total loss Anda hanya sebanyak $60 (6 x $10). Sebaliknya, profit bisa mencapai $80 (4 x $20).

Jadi walaupun win rate Anda hanya sebesar 40%, Anda masih bisa mendapat keuntungan $20 ($80 - $60). Inilah mengapa, rasio risk reward sangat diperlukan jika Anda ingin mengolah cara bermain forex yang mendatangkan tingkat profitabilitas tinggi dalam jangka panjang.

Kalkulator Money Management

4. Jangan Lupa Perhatikan Spread

Sebagai biaya trading, spread bisa menjadi beban tersendiri, terutama bila Anda mengolah cara bermain forex dengan pair cross. Oleh karena itu, risiko spread mesti menjadi pertimbangan tersendiri yang perlu Anda perhitungkan sebagai risiko kerugian trading. Gejolak floating spread seringkali mempersulit kalkulasi trader, karena kisaran spread bisa berubah-ubah sesuai fluktuasi pergerakan harga. Untuk itu, Anda mungkin bisa mencoba trading dengan fixed spread.

Terkait Lainnya
 
Menurut analis ING, EUR/USD tampaknya akan uji level 1.0800 dalam beberapa hari mendatang, 1 jam lalu, #Forex Teknikal

Indeks dolar AS bertahan positif di sekitar level 104.00, menanti data PDB AS, 1 jam lalu, #Forex Teknikal

USD/CHF beralih pulih menjelang ekspektasi survei ZEW Swiss, diperdagangkan di dekat level 0.8800, 2 jam lalu, #Forex Teknikal

USD/CAD naik dekati level tertinggi dua pekan, harga minyak bullish akan membatasi kenaikan menjelang data AS, 2 jam lalu, #Forex Teknikal

NZD/USD mencoba menguji level psikologis 0.6100 setelah level tertinggi Februari, 2 jam lalu, #Forex Teknikal

PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) menambah modal ke salah satu anak usahanya, PT AKR Sea Transport (AST) sejumlah Rp 200 miliar, 6 jam lalu, #Saham Indonesia

BEI menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham dan waran seri I PT Mitra Pedagang Indonesia Tbk (MPIX & MPIX-W) pada hari ini karena terjadi penurunan harga kumulatif yang signifikan, 6 jam lalu, #Saham Indonesia

Top gainers LQ45 pagi ini adalah: PT Astra International Tbk (ASII) +3.38%, PT United Tractors Tbk (UNTR) +1.26%, PT Harum Energy Tbk (HRUM) +1.25%, 6 jam lalu, #Saham Indonesia

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat di awal perdagangan hari ini, naik 0.12% ke 7,294, 6 jam lalu, #Saham Indonesia

Penjualan Alat Berat Komatsu PT United Tractors Tbk (UNTR) mengalami penurunan 8.4% secara year-on-year (yoy). , 1 hari, #Saham Indonesia

IHSG turun di awal perdagangan hari ini sebesar 0.24% ke 7,263, 1 hari, #Saham Indonesia

PT Carsurin Tbk. (CRSN) dan National Battery Research Institute (NBRI) mengumumkan penandatanganan Strategic Alliance Agreement (SAA) untuk pendirian dan operasional fasilitas pengujian baterai kendaraan listrik (EV) di Indonesia, 1 hari, #Saham Indonesia

Bursa Efek Indonesia (BEI) menyetop perdagangan emiten kelapa sawit PT Pulau Subur Tbk. (PTSP) pada perdagangan hari ini, usai harga sahamnya melonjak hingga ratusan persen, 1 hari, #Saham Indonesia


Forum Terkait

 Sudarma |  1 Jul 2015

mana yg lebih penting?
analisa atau money management?

Lihat Reply [11]

Untuk Sudarma...

Menurut saya kedua-duanya tidak bisa dipisahkan, Pinter mengatur uang namun tidak bisa menganalisa / punya strategi maka tidak akan ada aksi jual beli. Demikian pun pinter ngatur strategi tapi minim dalam pengaturan keuangan modal bisa jebol. maka setelah mengetahui stuktur pasar forex, lakukan analisa kemudian atur money managment, atau sebalikya.

Thanks.

Basir   3 Jul 2015

Mungkin yang dimakusdkan bukan pilih salah satunya. Tapi ketika sudah punya dua2ny (analisa dan money management), mana yang lebih baik ditonjolkan? analisa atau money management?
Sy juga jadi ingin tahu, karena beberapa waktu lalu ada sumber yang mengatakan money management lebih penting, karena sudah terbukti ada trader yang bisa sukses karena money managementnya sangat andal, tapi tidak seberapa paham analisa.
Apa ini nyata dan jika iya bagaimana bisa terjadi yang seperti itu?

Bayu Dewangga   3 Jul 2015

Untuk Bayu Dewangga

Ada dua cara dalam penggunaan Money management dan analisa ini.

1. Ada yang melakukan analisa dulu setelah yakin, seorang trader mengatur keuangan (money management), 
    ia mengambil taget dan  mengambil risk sekian % dari balance.

2. Ada pula yang sebaliknya, mengatur keuangan (money management) terlebih dahulu, mengambil risk
    sekian % dari balance kemudian melakukan analisa.

Menurut saya mustahil keduanya dipisahkan, money mangement tanpa analisa bagaimana ia akan open posisi. Analisa tanpa money management ia akan asal open, BUY SELL seenaknya tanpa melihat balance berkurang.

Thanks.

Basir   3 Jul 2015

Selamat siang pak. untuk pemula yg baru mau mulai trading sendiri mana yg harus saya pelajari duluan? cara menganalisa atau cara mengatur mm?

Raditya Edo   20 Sep 2022

Ada bagian utama yang paling penting untuk dipelajari oleh trader pemula sebelum mengenal analisa atau MM yaitu mindset/pola pikir.

Pola pikir apakah yang dimaksud?

Pola pikir atau mindset adalah cara berfikir yang benar sebagai seorang trader.

Apa tujuannya?

Agar trader pemula tidak terjebak "berjudi" di market.

Mereka perlu memahami trading ini seperti apa dan siapa yang mereka hadapi di market.

Salah satu buku terbaik yang membahas psikologi salah Trading in the Zone yang ditulis oleh Mark Douglas. Ada juga trading for a living karangan Alexander Elder.

Setelah mempelajari mindset, baru masuk ke analisa. Terakhir, trader pemula belajar money management.

3 bagian ini (mindset, analisa, MM) pada dasarnya tidak dapat dipisahkan karena saling berkaitan satu sama lain.

Kiki R   21 Sep 2022

Dear pak Sudarma, menurut saya MM dan analisa tentunya merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Tanpa MM, analisa anda tidak akan terarah terutama penentuan daya tahan modal terhadap floating loss. Dan sedangkan tanpa analisa, MM yang diterapkan juga akan susah untuk mendapat profit yang diinginkan.

Tetapi menurut saya, MM harus dilakukan pertama kali agar menjadi fondasi dasar ketentuan peraturan trading. Mengetahui daya tahan modal, membatasi pembukaan posisi, leverage yang akan digunakan dan sebagainya.

Langkah selanjutnya barulah anda menyesuaikan MM dengan strategi trading yang akan dijalankan. Pelajari analisa fundamental dan teknikal yang kemudian menjadi dasar pengambilan keputusan dalam trading.

Dengan mempelajari MM dan analisa, anda bisa melakukan trading dengan resiko yang sesuai dengan nilai modal anda. Dengan kata lain, menghindari kerugian yang tidak diinginkan, contohnya open posisi terlalu banyak sehingga mengalami margin call.

Apin   23 Oct 2022

MM dulu nggak sih Pak supaya analisa kita makin gacor. Malah kalau analisa analisa terus tanpa MM, jadinya buntung.

Cuma emang dua-duanya saling berkaitan sih. Masalah penting dan nggak penting, dua-duanya penting menurut kesotoyan saya hehehe...

Cici   25 Oct 2022

Setuju, saya rasa MM lebih basic lah. Dengan MM dulu, kita bisa menyesuaikan dengan trading yang akan dijalankan.

Ibarat pengen jualan mobil, udah tau supplier, udah tau cara pemasarannya, udah tau komponen didalam jadi bisa jelasin ke konsumen, dan udah tau modal berapa dan keuntungan berapa serta udah tentuin simulasi kreditnya. Pokoknya yang mendukung penjualan, tetapi tiba tiba ga jadi dan ternyata karena ga mampu dilakukan soalnya modal sebenarnya cuma bisa jualan motor.

Ini pendapat saya ya, hehehehe kan forum diskusi jadi bisa saling beri masukan

Sheila   21 Nov 2022

Jika bukan judi, bagaimana cara menghadi kekalahan? Jujur saat ini aku kalo trading dan mengalami loss masih terlintas dipikiranku kek mindset judi "sedang gak hoki" gt pak.

Bima Sena   22 Nov 2022

Cara terbaik menghadapi kekalahan (loss) di market adalah dengan menerimanya sebagai bagian dari trading (accept losing as a part of the game).

Ini kata kuncinya:

Trading adalah permainan peluang (trading is a game of probabilities)

Lihatlah trading dari sudut pandang peluang.

Contoh, winrate trading Anda sebesar 60%.

Artinya:

  • Dalam 100 kali transaksi, terdapat 60 kali profit dan 40 kali loss
  • Dalam 1000 kali transaksi, terdapat 600 kali profit dan 40 kali loss

Anda tidak bisa menebak di posisi mana transaksi Anda akan berakhir profit dan yang mana yang berakhir loss.

Artinya, kalau Anda loss berturut-turut, bukan berarti trading Anda buruk atau tidak profitable.

Lihatlah dalam sudut pandang peluang atau secara statistik.

Kiki R   22 Nov 2022

secara umum, analisa pasar dan manajemen risiko keduanya sama-sama penting dalam trading. Analisa membantu trader untuk mengidentifikasi peluang trading potensial dan memahami kondisi pasar, sementara manajemen risiko membantu trader untuk mengelola risiko dan meminimalkan kerugian.

Namun, jika harus memilih satu dari keduanya, saya akan mengatakan bahwa manajemen risiko lebih penting. Seorang trader yang mampu mengelola risiko dengan baik dapat bertahan dalam jangka panjang, bahkan jika analisanya kadang-kadang kurang akurat. Di sisi lain, trader yang gagal mengelola risiko dengan baik bahkan mungkin kehilangan seluruh akun trading mereka meskipun analisanya akurat.

Dalam praktiknya, trader yang sukses biasanya menggabungkan kedua faktor ini dengan baik. Mereka memperoleh pemahaman yang baik tentang kondisi pasar dan kemudian menerapkan manajemen risiko yang tepat untuk memastikan bahwa mereka tidak mengambil terlalu banyak risiko dalam satu perdagangan atau bahkan sepanjang karir trading mereka.

Sandy   27 Apr 2023
 Vincent |  19 Mar 2021

Pak, money management kok sulit banget yaa..mesti kalo dihitung, dalam 10x trading, lossnya lebih banyak...hadeh

Lihat Reply [43]

Ukuran dan nilai satuan lot dari tiap broker berbeda-beda. Anda bisa menghubungi Cs broker yang dimaksud. Untuk akun demo bisa saja terjadi margin call, demikian juga dengan akun real. Saran kami tradinglah dengan satuan lot terkecil dulu, semisal 0,01 dan perhatikan nilai serta marginnya.

Thanks.

Basir   8 Nov 2017

saya mau Tanya master,

1.klo saya tradingnya disaudi Arabia saat membuat account real dan mengisi kolom Negara lebih baik diisi Negara tempat saya tinggal atau tetap disi Indonesia?

2.apakah bermasalah untuk deposit dan withdrwal klo saya menggunakan account bank Indonesia tapi saya tradingnya di saudi Arabia?

Krisnata   16 Nov 2014

1. Untuk membuka akun sebaiknya menggunakan data tempat tinggal anda di indonesia, karena saat verifikasi anda harus melampirkan data asli anda. KTP atau statemen bank indonesia

2. WD / Deposit bisa dilakukan dimana saja yang penting atas nama anda.


Saran kami, Anda bisa membuka akun dengan menyuruh keluarga anda yang tinggal di Indonesia. Kemudian suruh untuk mengisi data data anda saat verifikasi, demikian pun saat melakukan deposit/wd, hal ini untuk menghindari perbedaan IP dari negara Saudi dan Indonesia. Sementara anda bisa trading dimana saja. Hal ini dilakukan jika memang suatu saat anda pulang ke indonesia atau tidak lagi berkerja di saudi anda masih bisa trading, anda bisa menikmati hasil usaha anda ini. Tanpa pertanyaan  yang bertele-tele dari pihak broker, karena perbedaan IP saat daftar dan WD ( saat anda sudah di Indoneisa)

Dan untuk verifikasi data sebaiknya jangan menggunakan pasport, tapi KTP dan Statemen bank Indonesia saja (BRI/MANDIRI atau yang lainnya) atas nama anda.

Thanks.

Basir   30 Jan 2015

Saya mendapatkan uang 14.jt di akun demo tapi di akun real saya kosong, apakah akun demo itu bisa cair?

Fadl Darmawan   16 Apr 2020

@ Pratama:

Dari referensi yang kami dapatkan, nilai kontrak untuk 1 lot WTI/USD adalah 1000 barrel.
Diasumsikan Anda trading dengan leverage yang tinggi agar marginnya kecil, misalnya 1:1000 atau margin = 0.1% dari nilai kontrak.
Jika Anda membuka posisi (buy atau sell) 1 lot WTI/USD hari ini (1 Februari 2021) pada harga 53.00, maka margin yang dibutuhkan= 1 (lot) x 1000 (contract size) x 53.00 (opening price) x 0.1% (margin percentage) = USD 53.

Nilai per pip (pip value) untuk 1 lot WTI/USD = USD 10.
Jika Anda ingin menahan hingga harga WTI/USD =1.00 (atau USD 1 per barrel), maka dana yang dibutuhkan untuk ketahanan tsb adalah = (53.00 - 1.00) = 5200 pip x USD 10 = USD 52,000.
Dana keseluruhan yang diperlukan setelah ditambah margin = USD 52,000 + USD 53 = USD 52,053.

M Singgih   1 Feb 2021

Antara oil dan emas mending trading yang mana pak? Dan kriteria akun trading yang cocok untuk trading instrumen komditas itu yang seperti apa? 

Matur suwun

Rozy   3 Feb 2021

@ Rozy:

Baik minyak maupun emas keduanya layak untuk ditradingkan, tergantung Anda lebih tertarik untuk trading yang mana. Hanya saja sebelum membuka akun riil, sebaiknya Anda trading di akun demo hingga bisa mendapatkan profit yang konsisten.

Mengenai kriteria akun, kami kurang mengerti maksud pertanyaannya. Kalau maksud Anda jenis akun (standard, mini, micro dsb), sepenuhnya tergantung dari besarnya modal untuk trading.

M Singgih   5 Feb 2021

Bener banget...ini yang saya alami sekarang. Jadi masih takut buat nyoba di akun riill...

Mika   19 Mar 2021

Ya gpp gan, itu memang proses...dulu pas saya awal-awal belajar trading ya gitu. Masih sering loss, bahkan uang $100 lebih amblass...

Nikmati aja prosesnya, nanti kalo ketemu polanya pasti bisa profit kok..

Anggara   19 Mar 2021

@ Vincent:

Profit atau loss tidak ditentukan oleh penerapan money management, tetapi ditentukan oleh sistem trading yang digunakan, termasuk di dalamnya strategi entry dan exit.

Money management gunanya untuk mengendalikan risiko dan mengatur risk/reward ratio agar dalam jangka panjang hasil trading Anda bisa profitable. Money management terutama digunakan untuk menentukan ukuran lot dengan position sizing.

Untuk keterangan lebih lanjut silahkan baca:

M Singgih   23 Mar 2021

Bila saya modal trading $600, berapa persen dari modal yang seharusnya dikeluarkan pada saat membuka posisi?

Ulum   5 Apr 2021

@ Ulum:

Mungkin maksudnya berapa persen dari modal yang harus dirisikokan, atau risikonya berapa persen dari modal atau equity.

Mengenai hal ini, trader yang berpengalaman merekomendasikan besarnya risiko sebaiknya antara 1% hingga 5% dari modal atau equity.

M Singgih   7 Apr 2021

Pak kalau menggeser-menggeser stop loss ketika minus itu termasuk melanggar money management ya pak? Soalnya saya sering lakuin itu, tapi hasilnya tetap profit

Kamil   27 May 2021

@ Kamil:

Ya, benar. Seharusnya nilai SL dan TP tidak dirubah, sesuai dengan risk/reward ratio yang sudah Anda rencanakan.

M Singgih   30 May 2021

@Sandi Darwin: Risk/reward (RR) yang ideal adalah RR yang jika dipadukan dengan winrate menghasilkan nilai ekspektasi positif (positive expectancy).

Nilai ekspektasi = (winrate x average profit) - (lossrate x average loss)

Untuk menghasilkan nilai ekspektasi positif dari winrate 50%, dibutuhkan minimal RR 1:1.
Untuk menghasilkan nilai ekspektasi positif dari winrate 33%, dibutuhkan minimal RR 1:2.

Jadi, RR yang dibutuhkan akan kembali pada winrate dari sistem trading yang Anda gunakan.

Kiki R   10 Mar 2022

@ Mr. Tenggo:

Tidak. Parameter utama dalam money management adalah risiko dan rasio perolehan atau risk/reward ratio. Risiko adalah besarnya stop loss (SL) sedangkan risk/reward ratio adalah perbaningan antara Sldan target profit (TP). Agar hasil tradng Anda dalam jangka panjang profitable, maka risk/reward ratio harus lebih besar dari 1:1.

 

M Singgih   16 Mar 2022

Risk/reward ratio yang bagus untuk menghasilkan profit yang konsisten itu berapa ya pak?...
mohon infonya. Trims

Mr. Tenggo   17 Mar 2022

@ Mr. Tenggo:

Ya, spread merupakan komponen risiko karena termasuk biaya trading yang bisa mengurangi profit atau menambah loss.

Profit yang konsisten tidak hanya berdasarkan risk/reward ratio. Risk/reward ratio adalah salah satu dari parameter yang perlu diperhatikan dalam money management. Untuk menghasilkan profit yang konsisten dalam jangka panjang, Anda harus mempunyai sistem trading yang profitable dan telah teruji.

Sistem trading terdiri dari metode entry dan exit, strategi entry dan money management.
Metode entry dan exit menggunakan analisa teknikal, strategi entry bisa berdasarkan analisa teknikal atau analisa fundamental, sedang pengaturan money management terdiri dari risk management dan risk/reward ratio setiap kali entry.
Metode entry dan exit yang umum adalah kombinasi antara price action dan indikator.

Strategi entry adalah cara yang Anda gunakan untuk entry. Untuk strategi entry yang berdasarkan analisa teknikal misalnya entry ketika pasar trending (strategi breakout), atau ketika terjadi bouncing (strategi buy the dip / sell the rally). Strategi entry yang berdasarkan analisa fundamental adalah entry beberapa saat setelah rilis news data berdampak tinggi.

M Singgih   20 Mar 2022

@ Saida Hamimi:

Mindset yang berhubungan dengan MM adalah selalu mengatur besarnya risiko (stop loss / SL) ketika membuka posisi, dan mengatur target profit (TP) dengan risk/reward ratio minimal 1:1.

Jadi dalam hal ini asumsinya adalah bahwa dalam trading selalu ada risiko, dan selalu ingin mendapatkan profit yang lebih besar dari risiko yang ditetapkan.

 

M Singgih   20 Apr 2022

@Rosidi Ahmad: Perbedaannya terletak pada esensi manajemennya.

Money management adalah cara bagaimana seorang trader mengatur uang dalam tradingnya agar tradingnya efektif. Contoh penerapannya meliputi:

  • Menetapkan berapa lot yang digunakan dalam setiap transaksi
  • Menetapkan berapa pips stoploss yang digunakan
  • Menetapkan berapa dollar per transaksi yang digunakan
  • Menetapkan berapa target profit yang ingin dicapai

Risk management adalah bagaimana cara seorang trader mengatur risiko dalam tradingnya. Contoh penerapannya:

  • Menggunakan stoploss
  • Menetapkan berapa risiko (persen) per transaksi yang digunakan
Kiki R   27 Apr 2022

Apakah spread termasuk masuk kedalam money management trading?

Mr. Tenggo   15 Mar 2022

Saya masih baru dan mau Tanya .. klo saya deposit $1000 dgn leverage 1:100 maksimal berapa lot saya bisa transaksi untuk 1 posisi open? apa bisa sampai lebih dari 1 lot? karena saya coba diakun demo sampai lebih dr 10 lot dan apakah diakun demo jg ada margin call?
di akun demo saya depositnya diberi 100.000 (apakah ini sama dgn $1000 dgn leverage 1:100) terima kasih mohon saya diberi jawabannya

Krisnata   8 Nov 2017

Selamat malam pak

saya ingin bertanya, kebetulan saya masih pemula dalam trading komoditas, khususnya WTI oil. Didalam hal ini saya ingin saya mengandaikan agar ketahanan dana saya bisa sampai di titik risk terendah dimana harga $1/barel. Bolehkan tahu cara menghitung modal yg di perlukan dan posisi yg diambil

Pratama   30 Jan 2021

Apa perbedaan money management dan manajemen risiko?

Rosidi Ahmad   26 Apr 2022

Min, mohon info tips money management yang bagus untuk pemula?

Ayu Maharani   9 Mar 2022

apakah gaya trading ada hubungannya dg pengelolaan risk reward ratio?

Muhammad Ali Murtadho   25 Apr 2022

@Muhammad Ali Murtadho: Tidak. Pengelolaan risk/reward berhubungan langsung terhadap strategi trading sedangkan gaya trading berpengaruh terhadap time frame yang Anda gunakan.

Sebagai contoh, seorang day trader tentu berbeda dengan swing trader.

Day trader menggunakan time frame M15/M30/H1 untuk entry posisi sedangkan swing trader menggunakan time frame H4/Daily untuk entry posisi.

Sedangkan strategi trading sangat beragam. Ada strategi alligator, BBMA, price action, ichimoku, dst.

Masing-masing dari strategi trading ini mempunyai pengelolaan risk/reward yang berbeda-beda.

Kiki R   26 May 2022

Penerapan Risk:Reward yang ideal itu bagaimana dan seperti apa ya kak?

Sandi Darwin   9 Mar 2022

Bagaimana seharusnya mindset untuk menjadi trader dan mengatur MM yang benar?

Saida Hamimi   19 Apr 2022

Ga bisa dicairkan gan, itu cuma demo dimana diberikan uang virtual yang dipakai untuk belajar trading tanpa harus menanggung resiko loss. Jadi sederhananya dikasih uang mainan untuk mencoba langsung dunia forex. Meski begitu paling ga ketika udah rasain dunia forex secara langsung, agan bisa nih kembangin strategi cocok dan datangin cuan buat agan.

Saran saya sih ya gpp belajar aja tar baru pakai uang benaran pakai karena ga ada resiko nyae. Oh iya sesuain aja modal yang di demo dengan modal yang agan sediain buat forex, ingat pakailah uang lebih yang ga dipakai ya jadi saat trading pake uang benaran udah tau ketahanan modal, maksimal jumlah lot yang ditrading, dan leverage yang cocok buat kita.

Liaw Kurniawan   1 Nov 2022

Jawaban untuk Kamil: Ya, menggeser-geser stop loss termasuk melanggar money management.

Jika Anda menggeser SL, otomatis rasio risk/reward trading Anda berubah. Dalam jangka pendek, mungkin trading Anda masih profit.

Namun dalam jangka panjang, tindakan ini akan membuat performa trading Anda menurun. Bukan hanya itu, tindakan ini juga akan menumbuhkan kebiasaan tidak disiplin dalam trading Anda.

Kiki R   12 Sep 2023

@ Sandi Darwin:

Tidak ada idealnya, tetapi minimal 1:1, kalau bisa lebih besar lagi misal 1:2 atau 1:3, agar dalam jangka panjang akumulasi dari hasil trading Anda secara keseluruhan profit.

 

M Singgih   12 Sep 2023

@ Krisnata:

- … klo saya deposit $1000 dgn leverage 1:100 maksimal berapa lot saya bisa transaksi untuk 1 posisi open?
Dari ketahanan modal, Anda bisa trading dengan akun mini yaitu minimal 0.1 lot, yang mana untuk pair XXX/USD (EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD, NZD/USD) nilai per pip-nya = USD 1, sehingga ketahanan modal Anda sekitar USD 1,000 / USD 1 = 1000 pip, belum termasuk margin.

- … apa bisa sampai lebih dari 1 lot?
Bisa tapi ketahanannya kecil, cuman sekitar 100 pip saja.

 

- … karena saya coba diakun demo sampai lebih dr 10 lot …
Mosok tho… jangan-jangan Anda bohong hayo…😊

- … dan apakah diakun demo jg ada margin call?
Bisa.

- … di akun demo saya depositnya diberi 100.000 (apakah ini sama dgn $1000 dgn leverage 1:100)
Tidak sama dong, masak USD 100,000 sama dengan USD 1,000 ??? Rugi dong bandarnya…😊

M Singgih   12 Sep 2023

Krisnata:

--->klo saya tradingnya disaudi Arabia saat membuat account real dan mengisi kolom Negara lebih baik diisi Negara tempat saya tinggal atau tetap disi Indonesia?

Kolom negara seharusnya diisi negara sesuai dengan kewarganegaraan Anda. Jadi, saat mendaftar itu menggunakan kartu identitas mana? Kalau kartu identitas Indonesia, maka tulislah Indonesia.

 

-->apakah bermasalah untuk deposit dan withdrwal klo saya menggunakan account bank Indonesia tapi saya tradingnya di saudi Arabia?

Tidak ada masalah asalkan broker Anda tidak diblokir di Saudi.

Pada dasarnya, lokasi bank kita itu nggak penting. Orang trading di Indonesia dengan bank di Singapura juga bisa. Yang terpenting adalah nama yang dipakai pada rekening bank dan akun trading itu harus sama.

Aisha   14 Sep 2023

Saida Hamimi:

Menurut gw, yang paling penting itu ngerti bahwa trading nggak selalu untung. Kita bisa rugi, bisa untung, bisa jatuh bangun. Jangan terlalu pede sampai trading tanpa SL, tapi juga jangan sebegitu pengecutnya sampai pasang TP seuprit. 

Sanjaya   14 Sep 2023

Ayu Maharani:

Tips paling super duper simpel nih ini:

  • tiap open trade 0.01 lot aja.
  • jangan open trade lagi kalau trade yang tadi belum close.
  • latihan scalping pakai RR1:2, berarti TP 10 pips atawa 20 pips, SL nya 5 pips atawa 10 pips.

Nah, pantengin terus tuh gimana jalannya, ntar bisa belajar dari situ

Sanjaya   14 Sep 2023

@ Krisnata:  

1. Yang ditanyakan negara domisili atau negara asal? Kalau yang ditanyakan negara domisili dan Anda tinggal di Saudi Arabia, diisi Saudi Arabia. Kalau yang ditanyakan negara asal bisa diisi Indonesia.

2. Apakah Anda trading di broker lokal Saudi Arabia?
Kalau Anda trading di broker Saudi Arabia, tentunya broker tsb akan menggunakan bank lokal Saudi Arabia juga, jadi Anda seharusnya deposit dan withdrawal via bank lokal tsb. Dalam hal ini Anda seharusnya menjadi nasabah bank lokal Saudi Arabia terlebih dahulu.

M Singgih   20 Sep 2023

Jawaban untuk Krisnata: Saya jawab satu-satu ya.

1. Untuk maksimal transaksi, Anda tinggal mengkonversi lot yang Anda gunakan. Dengan modal $1000, maka:

- Menggunaan lot 1, ketahanan dana 100 pips
- Menggunakan lot 10, ketahanan dana 10 pips

Untuk akun $1000 ketahanan dana 100 pips sudah sangat berisiko karena range harian beberapa pair forex bisa mencapai lebih dari 100 pips.

2. Akun demo juga ada margin call tapi Anda tidak dihubungi oleh pihak broker untuk top up karena akun demo uang virtual.

3. Modal deposit $100,000 tentu tidak sama $1,000.

Kiki R   23 Sep 2023

Jawaban untuk Ayu Maharani

  • Gunakan stop loss
  • Gunakan risiko per transaksi maksimal 1%
  • Lotnya atur agar sesuai dengan risiko per transaksi 1%
  • Maksimal open trade yang berjalan 3 transaksi
  • Gunakan rasio risk/reward minimal 1:2
Kiki R   23 Sep 2023

@ Rosidi Ahmad:  

Risk management atau management risiko adalah bagian dari money management.

Money management terdiri dari risk management yaitu penentuan besarnya risiko dalam satuan uang yang diimplementasikan dalam satuan pip, dan besarnya risk/reward ratio untuk menentukan besarnya target profit.

Besarnya risk/reward ratio yang disarankan minimal adalah 1:1, kalau bisa lebih besar agar dalam jangka panjang hasil trading secara keseluruhan bisa profitable.

Mengenai money management, silahkan baca: Belajar Memahami Money Management

M Singgih   25 Sep 2023

Muhammad Ali Murtadho:

Kayaknya nggak ada hubungannya ya.

Umpama km mau pakai RR 1:2. Strateginya scalping, swing, atau apa pun tetap bisa jalan dengan RR 1:2.

Sofiyan   6 Oct 2023

@Sandi Darwin:

Agak kurang setuju sama teman2 yang lain. Seharusnya, RR ideal minimal 1:2.

Kalau RR 1:1, percuma lah trading. Berapapun win rate nya.

Soalnya kita trading itu kena banyak cost. Ada komisi broker, swap, biaya deposit (konversi kurs rupiah-dolar), biaya withdraw (konversi kurs dolar-rupiah), biaya paket internet/wifi, dll. Jadi win rate 50% dan RR 1:1 itu bukan impas, melainkan boncos.

Sofiyan   6 Oct 2023

@ Muhammad Ali Murtadho:

Tidak ada. Gaya trading berhubungan dengan cara trading, apakah Anda trader jangka pendek (day trader), scalper, atau jangka menengah panjang (swing trader), sedangkan risk/reward ratio berhubungan dengan money management. Setiap trader baik scalper, day trader, ataupun swing trader seharusnya menerapkan money management ketika trading.

Agar dalam jangka panjang hasil trading Anda secara keseluruhan bisa profitable, disarankan untuk menggunakan risk/reward ratio minimal 1:1, kalau bisa lebih besar lagi misalnya 1:1.5, 1:2 atau bahkan 1:3.

M Singgih   11 Oct 2023
 Karina |  14 Apr 2021

Mau coba-coba ikut investasi yang lagi ngetren sekarang, antara investasi reksadana dan P2P Lending, mana yang lebih menguntungkan dan recommended ya kak? Kebetulan saya ingin mengalokasi dana saya ke salah satu investasi tersebut antara Reksadana atau P2P Lending. Budget estimasi 20jt. Mohon sarannya.

Lihat Reply [11]

@ Tristan:

Dari informasi yang kami dapatkan, investasi di P2P lending, atau sebagai pemberi pinjaman (lender) prospeknya cukup menjanjikan karena saat ini sedang jadi tren. Hanya saja Anda harus menggunakan penyelenggara fintech P2P lending yang sudah terdaftar atau mendapatkan ijin dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan) agar dana Anda aman.

- … Dan butuh modal berapa jika ingin investasi di P2P lending?
Dari informasi yang kami dapatkan, dengan modal mulai Rp 100 ribu, Anda sudah bisa terdaftar sebagai pemberi pinjaman (lender).

Mengenai bisnis P2P lending, silahkan baca:

M Singgih   14 Apr 2021

@ Karina:Mengenai P2P lending, saya pribadi belum pernah berinvestasi, dan setahu saya jenis investasi ini masih relatif baru sehingga belum banyak diketahui apa saja kelebihan dan kekurangannya. Untuk produk reksadana sudah dikenal secara luas dan banyak yang mendapatkan keuntungan dengan berinvestasi di reksadana. Kalau saya pribadi lebih memilih berinvestasi di reksadana.

Mengenai bisnis P2P lending, silahkan baca:

Mengenai reksadana, silahkan baca:

M Singgih   15 Apr 2021

Numpang tanya juga, kalo dalam investasi reksadana. Bank kustodian ini siapa ya? Apakah seperti BCA, BRI, BNI, dll gitu?

Susilo   16 Apr 2021

@ Susilo:

Bank kustodian adalah pihak yang bekerja sama dengan manager investasi perusahaan penerbit reksadana untuk menyimpan modal reksadana para investor. Modal ini berarti seluruh aset yang diinvestasikan oleh investor, termasuk semua jenis saham, obligasi, dll.

Bank kustodian juga harus mendapatkan ijin dari Bank Indonesia sebagai bank yang bertanggung jawab untuk menyimpan aset investasi reksadana para investor. Bank kustodian juga bertanggung jawab atas administrasi yang berhubungan dengan investor, seperti pengurusan surat konfirmasi jual beli, perhitungan unit, pengalihan, dan pengiriman laporan.

Di Indonesia ada beberapa bank kustodian diantaranya BCA, CIMB Niaga, Citibank, Bank Danamon, Bank DBS Indonesia, dll. Selengkapnya bisa Anda lihat pada daftar bank Kustodian yang terdaftar di OJK berikut.

M Singgih   17 Apr 2021

Lama investasi di Reksadana paling ideal berapa tahun pak?

Subastian   22 Apr 2021

@ Subastian:

Karena reksadana merupakan jenis investasi jangka panjang, menurut kami bisa ditahan minimal setahun.

 

M Singgih   22 Apr 2021

Bunga kompetitif yang ideal untuk bisnis P2P Lending itu di kisaran berapa ya pak?

Wahyono   29 Apr 2021

Mohon maaf, apakah maksud Anda berapa besar bunga yang cocok untuk diterima pendana atau penerima dana?

Tidak ada acuan tentang bunga kompetitif yang ideal secara umum untuk bisnis P2P Lending. Bagi pendana, yang terpenting bunga lebih tinggi daripada bunga deposito bank terkini. Bagi penerima dana, tergantung bisnisnya mampu menanggung bunga berapa besar. Itu saja.

Anna   3 May 2021

Apakah bisnis atau investasi pada P2P lending bagus untuk jangka panjang? Dan butuh modal berapa jika ingin investasi di P2P lending?

Tristan   13 Apr 2021

Yang dimaksud p2p ini adalah saya meminjamkan dana saya kepada suatu bisnis lewat perantara

Saya akan mendapatkan return dan bunga sesuai dengan jumlah tingkat bunga yang sudah ditentukan ya? Saya baru tau kalau ini isitilahnya p2p karena sering banget saya temui bahkan pernah saya hampir mencobanya.

Tetapi bukankah dana yang sudah disetor tidak akan bisa ditarik dalam waktu dekat kan, kalau seperti ini lebih baik reksadana saja ya meski bunga agak kecil tapi bisa ditarik setiap saat

Mumun   27 Nov 2022

Dana milik investor dalam P2P memang lazimnya tertahan selama beberapa waktu, atau tepatnya hingga peminjam dana membayar cicilan.  

Apakah ini lebih baik atau lebih buruk daripada reksadana? Yah, itu sih pilihan masing-masing.

Prospek keuntungan P2P itu lebih besar daripada reksa dana, bahkan sampai 20% atau 30% per tahun. Itulah sebabnya mengapa banyak orang suka jadi pendana/investor dalam P2P. 

Namun, potensi keuntungan P2P yang tinggi juga disertai dengan risiko yang tinggi. Ada risiko gagal bayar, juga risiko terkait terkuncinya dana sampai peminjam mengembalikan. 

Kalau kamu nggak suka risiko-risiko itu, maka memang lebih baik berinvestasi dalam reksa dana saja. Tapi, yaaa, jangan berharap memperoleh untung fantastis seperti P2P.

Aisha   30 Nov 2022
 Yusuf Maulana |  23 Apr 2021

Antara dua broker lokal ini min, mana yang lebih recommended untuk pemula? Tolong rekomendasi jenis akunnya juga. 

Modal: 5 juta. Makasih

Lihat Reply [7]

@ Yusuf Maulana:

Dengan modal Rp 5 juta atau sekitar USD 344.83 (kurs 1 USD = Rp.14500,-) maka Anda hanya bisa invest di broker GKInvest yang mana minimal depositnya adalah USD 200. Jadi Anda bisa deposit sebesar USD 344.83 dengan akun mini yang mana minimal lot size adalah 0.1 lot.

Dalam hal ini jika Anda trading pada pair XXX/USD (EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD, NZD/USD) ketahanan modal adalah sekitar 344 pip, sedangkan jika trading pada pair XAU/USD ketahanan modalnya adalah sekitar 3440 pip. Menurut kami ketahanan modalnya relatif kecil. Saran kami pertimbangkan untuk menambah modal agar ketahanannya lebih besar.

Sedangkan untuk broker Didimax (Didimax Berjangka) minimal depositnya adalah Rp. 25 juta. Berikut ini screenshot chat kami dengan Didimax mengenai minimal deposit dan jenis akun.

Didimax Vs Gkinvest Lebih Recommended Mana
Semoga membantu.

M Singgih   25 Apr 2021

Waduh, 5 juta masih terlalu kecil ya pak...

Apakah tidak ada broker lain lagi, yang pas untuk modal segitu pak...?

Yusuf Maulana   26 Apr 2021

@ Yusuf Maulana:

Jika Anda bermaksud trading di akun micro (minimal 0.01 lot), setahu kami saat ini tidak ada broker lokal yang menawarkan akun micro, minimal akun mini. Tetapi kami tidak selalu mengikuti perkembangan. Untuk itu silahkan Anda lihat spesifikasi broker lokal yang sudah teregulasi Bappebti satu per satu, di halaman ini.

M Singgih   26 Apr 2021

Apakah di broker lokal emang gada yang modal kecil2 gt pak, misalnya min depo $10 kayak di broker luar?

Barry   3 May 2021

@ Barry:

Setahu kami hingga saat ini tidak ada Pak, tapi kami tidak selalu mengikuti perkembangan terakhir, jadi Anda bisa cek di brokernya langsung.

 

M Singgih   4 May 2021

Antara Didimax dan GKInvest, mana spreadnya yang paling rendah?

Vian   7 Jun 2022

GKInvest dan Didimax merupakan broker forex lokal yang sudah teregulasi Bappebti.

Anda bisa cek di halaman review GKInvest, spesifikasinya sebagai berikut:

  • Tipe broker: STP
  • Instrumen trading: Forex, Indeks Saham, Oil, Gold, Dan Silver
  • Spread: Floating mulai dari 1.6 pips (Forex), 0.26 (Gold), 0.033 (Silver), dan 0.05 (Oil)
  • Minimum deposit awal: USD200
  • Leverage: 1:100
  • Lot Minimum: 0.1


Sementara itu, broker Didimax memiliki spesifikasi sebagai berikut:

  • Tipe broker: ECN, Market Execution
  • Instrumen trading: Lebih dari 20 pasangan mata uang forex dan Metals
  • Spread: 1.0 pip
  • Minimum deposit awal: 2,500 USD
  • Leverage: 1:100
  • Lot Minimum: 0.1 lot
  • Margin Call/Stop-Out: 50%/30%
  • Maksimal Lot Per Order: 20 lot

Dari informasi di atas bisa disimpulkan bahwa broker Didimax punya spread lebih rendah. Sebagai informasi, di GKinvest ada akun zero spread, tetapi komisi yang dikenakan sebesar 10 USD. 

Ethan   21 Jun 2022
 Triadi |  4 Nov 2021

Saya tidak jago main trading. Kalau misalnya saya investasikan dana saya melalui PAMM forex apakah bisa mendatangkan cuan untuk saya?

Lihat Reply [16]

@ Triadi:

Trading dengan sistem PAMM bisa saja menguntungkan, tergantung dari trader yang Anda pilih. Untuk mendapatkan trader yang bagus, lihat dari persentase profit rata-rata per bulan yang dihasilkan. Lihat juga trader yang menghasilkan profit rata-rata paling tinggi dalam jangka panjang. Broker biasanya memberikan data kinerja PAMM trader dan juga trader yang menawarkan copy trade.

Kami sarankan untuk menggunakan broker yang sudah teregulasi dengan benar (diregulasi oleh badan regulator yang kredibel yaitu: CFTC, NFA, FCA, FSA, FINMA, MiFID, ASIC dan FMA.

M Singgih   5 Nov 2021

PAMM dan MAMM apakah sistem kerjanya sama?

Randu   3 Dec 2021

@ Randu:

Baik PAMM atau MAM adalah sistem money management yang dilakukan oleh money manager (atau trader) dengan sistem profit sharing. Jadi Anda memberikan dana ke akun PAMM atau MAM trader, dan trader melakukan trading dengan sistem profit sharing, dan Anda juga mesti bayar fee atau komisi ke trader tsb.

PAMM (Percentage Allocation Module Management) dan MAM (Multi Account Manager) adalah  jasa investasi koletif di pasar forex. Untuk PAMM, trader hanya bisa trading dengan ukuran lot sesuai dengan persentase equity total di akun master, dan profit akan di share ke para investor berdasarkan persentase kontribusinya dalam akun master.

Di MAM trader bisa mengatur ukuran lot trading dan juga mengubah leverage untuk sub-akun tertentu tergantung pada kesepakatan antara trader dan investor, biasanya untuk investor yang berani mengambil resiko tinggi.

M Singgih   3 Dec 2021

Jika merugi apakah uang kita akan diganti atau bentuk pertanggung jawaban lain pak jika mengikuti sistem PAMM ini?

Heri Setyawan   6 Jul 2022

Tidak ada ganti rugi apabila investasi PAMM kamu merugi. Dalam sistem PAMM, kamu cuma bertindak sebagai investor yang harus menerima keuntungan maupun kerugian yang terjadi dengan lapang dada.

Aisha   8 Jul 2022

Apakah PAMM direkomendasikan untuk trader pemula?

Zainal   6 Dec 2022

@ Zainal:

Kalau ingin jadi trader serius, menurut saya tidak harus ikutan PAMM. Kecuali kalau Anda ingin jadi investor saja, tidak perlu mahir dalam trading, bisa ikutan PAMM.

 

M Singgih   6 Dec 2022

@ Heri Setyawan:

Tidak ada ceritanya Pak kalau rugi diganti. Dimana-mana kalau investasi merugi sepenuhnya adalah tanggung jawab investor. Kalau rugi terus dapat ganti, semua orang juga mau dong..

 

M Singgih   6 Dec 2022

Apakah broker lokal yang teregulasi di Indonesia ada yang mengizinkan trading dengan PAMM ini pak? Dan apakah PAMM ini sistemnya sama dengan reksa dana ya pak, dimana kan uang kita dikelola oleh orang expert lah gitu kan pak? Dan apakah resiko trading dengan bergabung di PAMM ini bisa diminimalisir? Terima kasih sebelumya

Johny   2 Jan 2023

@ Johny:

- Apakah broker lokal yang teregulasi di Indonesia ada yang mengizinkan trading dengan PAMM ini pak?

Silahkan tanya langsung ke broker (perusahaan pialang) yang dimaksud di sini.

- Dan apakah PAMM ini sistemnya sama dengan reksa dana ya pak, dimana kan uang kita dikelola oleh orang expert lah gitu kan pak?

Setahu saya tidak sama. PAMM berdasarkan profit sharing atau pembagian keuntungan dari dana yang Anda investasikan. Reksadana berdasarkan perubahan Nilai Aktiva Bersih (NAB).
Baca juga: Cara Mudah Menghitung Return Reksadana

- Dan apakah resiko trading dengan bergabung di PAMM ini bisa diminimalisir?

Sebelum gabung di PAMM, Anda bisa lihat rating broker tersebut dan minimum account size-nya.  Kami sarankan untuk menggunakan broker yang teregulasi dengan benar (diregulasi oleh badan regulator yang kredibel seperti CFTC, NFA, FCA, ASIC dsb). Selain itu, dalam memilih account manager sebaiknya dilihat performanya dalam 3 bulan hingga setahun terakhir, apakah grafiknya naik atau turun, juga berapa fee atau komisi yang harus dibayarkan. Kalau grafiknya naik stabil (bukan turun naik) berarti profit yang dihasilkan bisa konsisten.

M Singgih   3 Jan 2023

Jawaban untuk Randu

PAMM (Percentage Allocation Management Module) dan MAM (Multi-Account Manager) adalah dua jenis akun yang digunakan dalam trading forex dan beberapa pasar keuangan lainnya. Meskipun keduanya digunakan untuk mengelola dana dari beberapa investor dalam satu akun utama, sistem kerjanya berbeda.

Berikut adalah perbedaan utama antara PAMM dan MAM:

  • PAMM (Percentage Allocation Management Module):
  • PAMM adalah sistem yang memungkinkan seorang trader atau manajer untuk mengelola dana dari beberapa investor dalam satu akun trader utama.
  • Setiap investor memiliki akun terpisah yang terhubung ke akun trader utama.
  • Keuntungan dan kerugian dihitung berdasarkan proporsi investasi masing-masing investor dalam akun utama.
  • Manajer PAMM dapat mengatur alokasi dana secara otomatis berdasarkan persentase tertentu atau secara manual berdasarkan jumlah yang diinvestasikan oleh setiap klien.

MAM (Multi-Account Manager):

  • MAM adalah sistem yang memungkinkan seorang trader atau manajer untuk mengelola beberapa akun klien dari satu akun master tanpa perlu mengelola akun terpisah untuk setiap klien.
  • Manajer MAM dapat mengeksekusi order dalam satu akun master, dan setiap tindakan perdagangan akan secara otomatis disalin ke akun-akun klien sesuai dengan proporsi atau rasio yang telah ditetapkan sebelumnya.
  • Keuntungan dan kerugian dihitung berdasarkan persentase yang ditentukan pada setiap akun klien.

Jadi, meskipun tujuan akhirnya adalah mengelola dana beberapa investor dalam satu akun utama, perbedaan utama antara PAMM dan MAM terletak pada cara alokasi dan pelaksanaan perdagangan. PAMM lebih fleksibel dalam hal alokasi dana, sedangkan MAM lebih cocok untuk mengelola beberapa akun klien secara efisien tanpa harus melakukan alokasi manual.

Kiki R   12 Sep 2023

Jawaban untuk Zainal: Lebih tepatnya PAMM ditujukan kepada investor. Dalam hal ini, Anda tinggal memilih master trader yang memiliki performa trading yang bagus lalu mengikutinya.

Namun, jika Anda ingin menjadi trader otomatis Anda harus belajar mengelola trading Anda sendiri dan tidak bergantung ke orang lain seperti PAMM. 

Kiki R   12 Sep 2023

Jawaban untuk Heri Setyawan: Tidak, PAMM sifatnya investasi sehingga kerugian tidak ada yang diganti.

Jadi, Anda harus memilih dengan teliti siapa yang Anda ikuti terutama bagaimana pengendalian risiko dalam tradignya.

Kiki R   23 Sep 2023

Apakah broker indonesia ada yang menyediakan layanan PAMM? Apakah juga worth it mengikuti program PAMM di broker indonesia?

Alamsyah   25 Sep 2023

@ Alamsyah:  

Setahu saya belum ada broker lokal yang menawarkan program PAMM. Meski demikian, saya tidak selalu mengikuti perkembangan broker-broker lokal.

 

M Singgih   27 Sep 2023

@Alamsyah:

Tidak ada broker Indonesia yang menyediakan layanan PAMM. Dan tidak akan ada.

Kenapa? Karena tidak selaras dengan ketentuan pasar keuangan di Indonesia.

Untuk memahaminya, pertama pahami dulu: PAMM itu apa sih? Pada dasarnya, uang investor diserahkan untuk dikelola oleh manajer investasi (money manager).

Siapa saja bisa jadi manajer investasi PAMM dalam forex. Nah, ada risiko besar di sini. Siapa yang menjamin manajer investasi PAMM itu benar-benar memahami dunia investasi? Nggak ada.

Broker manca yang sedia PAMM pun hanya bisa menunjukkan grafik performa saja, tetapi tidak menampilkan identitas manajer investasi PAMM sesungguhnya.

Ada pula profesi manajer investasi di Indonesia. Tapi, perannya terbatas pada pengelolaan portofolio reksa dana dan sejenisnya. Manajer investasi di Indonesia juga harus punya sertifikasi pasar modal. Dengan demikian, ada jaminan bahwa manajer investasi adalah orang yang kompeten dalam bidangnya.

Aisha   6 Oct 2023
 

Komentar @inbizia

Sbnnrya ane setuju2 aja dngn kesimpulan author bahwa klo mau money management yg lbh baik maka dngn lot 0.01 bsa lbh baik dibandingkan dngn 0.1 lot. Dan tentu aja, penggunaan modal seharusnya lebh kecil dngn 0.01 lot dibandingkan dngn 0.1 lot. Cma emang leverage yg ditawarkan di akun mini HFX lbh besar dibandingkan di akun HFX premium. Lagian perbedaan leveragenya lumyaan besar, yakni 4 kali lipat lebih besar di akun HFX premium. Tapi overall, utk spread yg ditawarkan di kedua akun sih tampaknya lebih murah dibndingkan dngn broker lain, selain itu komisi yg ditawarkan, jujur aja lumayan kompetitif mengingat spread juga sangat rendah, yakni dimula dari 0 pips
 Sabarianto |  28 Jun 2023
Halaman: Hfx Premium Vs Mini Mana Akun Low Spread Terbaik
Andre: min gw nambahin jwban boleh ya... Sbnrnya gini mas bro, bsr kecilnya profit atau kerugian tdk dipengaruhi oleh leverage yg digunakan. Leverage hny memengaruhi bsrnya margin forex yg menentukn bsrnya kekuatan margin minimal yg digunakn utk transaksi, dan jg bnyknya lot yg dpt digunakan dlm trading. Tp perlu diingat bhw lot yg bsr jg dpt memperbesar kerugian saat trjd floating hrga. Slain itu penggunaan leverage dl trading jg hrs digunakan dg bijak krna jika tidak jg bs menimbulkan kerugian yg cukup besar. Margin yg banyak dg leverage yg besar tdk mnjd jaminan trader mendapatkan profit yg bsr juga. Bgtu jg sebalikny, jk tdk mnggunakn leverage maka kesempatan utk melakukan open posisi open buy atau open sell hanya satu kali dan bs mengalami kerugian dlm wkt singkat. Jd sbg trader km hrs ttng money management dg leverage. Kmu hrs pham jika money management yg baik bkan hnya tentang cr mndpt keuntungan yg bsr dlm wktu singkat, tp ttg bgmana cara mndpat keuntungan yg konsisten wlpun dg jmlh kecil dan bs mengelola keuangan yg sehat. Baca Juga: Leverage Dan Margin Dalam Trading Forex
 Rani |  22 Aug 2023
Halaman: Pilih Maxco Atau Asiatrade Futures Untuk Day Trading
Vino: Pengertian agan sdh benar! Spread adlh perbedaan antara harga jual (bid) dan harga beli (ask) pada saat tertentu. Itu adalah biaya utama yg trader hadapi saat membuka posisi, terutama bagi trader jangka pendek seperti scalper dan day trader. Mengutip apa yg agan katakan, memang penting untuk memastikan bahwa potensi keuntungan yg kita peroleh melebihi biaya spread agar tetap menguntungkan. Cuma, yang ane ga setuju itu adalah kita ngesampingkan perhitungan pips. Sbnrnya pnting bngt utk memahami spread dan menghitung pips untuk mengatasi biaya. dan ini adlaah prinsip yg baik dalam trading. Tapi ya jangan lupa jg untuk memahami risiko yg terkait dengan trading, terutama jika agan adalah scalper atau day trader. Karena trading dalam jangka waktu singkat bisa lebih stres dan memerlukan analisis cepat, penting untuk memiliki rencana manajemen risiko yang baik. Agan bisa coba pake alat bantu yang ada di sini: Kalkulator Money Management
 Nicholas |  26 Aug 2023
Halaman: Tips Mudah Menghitung Nilai Pip Dari Broker Finex
Minho: Tergantung dari tingkat resiko pak! Kalau bapak seorang trader pro, ukuran lot yang lebih baik (0.1 atau 0.01) tergantung pada berapa banyak risiko yang ingin bapak ambil. Kalau pakai lot 0.1: Lebih besar keuntungannya kalau berhasil, tapi juga lebih besar risikonya. Jadi, kalau harga bergerak ke arah yang salah, kerugiannya lebih besar.
Kalau pakai lot 0.01: Lebih kecil risikonya per transaksi, jadi kalau harga bergerak salah, kerugiannya tidak sebesar lot 0.1.
Keuntungannya lebih kecil, tapi lebih aman buat pemula atau yang punya dana kecil.
Jadi, kalau bapak sudah punya pengalaman dan bisa atur risiko dengan baik, lot 0.1 mungkin oke. Tapi kalau mau lebih aman dan masih belajar, pakai lot 0.01 bisa lebih bijak. Ingat, pilihan ini harus cocok dengan dana dan rencana bapak. Yang penting, jaga risiko dan manajemen dana dengan baik. Baca Juga: 5 Dasar Money Management Forex Yang Perlu Anda Tahu Kiat Menentukan Lot Trading Ideal Ala Broker Finex
 Agus |  28 Aug 2023
Halaman: Perbandingan Akun Pro Finex Dan Standard Monex
Sonny: Setuju, bro! Jadi, dasar-dasar trading ini tuh dasarnya penting banget, kayak dasar-dasar dalam hidup. Gak cuma satu aja yang penting, tapi semuanya saling berkaitan dan ngaruh ke kesuksesan trading kamu. Misalnya, analisis teknikal dan fundamental tuh kayak alat yang kamu gunain buat liat arah pergerakan harga dan ngertiin apa yang bikin harga naik turun. Tapi, kalau kamu gak tau cara atur risiko, bisa-bisa duitmu bisa abis karena terlalu banyak rugi. Terus, soal psikologi trading itu juga gak bisa dianggep enteng. Kalo kamu gak bisa kendaliin emosi pas trading, bisa-bisa keputusan kamu jadi terganggu. Nggak kalah pentingnya, tahu jenis order dan gimana cara pakenya juga perlu. Ini kayak tau cara ngatur permainan di lapangan. Tanpa itu, bisa aja tradingan kamu kacau. Buku-buku yang direkomendasiin Finex emang pada dasarnya nge-cover dasar-dasar ini. Tapi, nggak masalah kalo kamu ngerasa overwhelmed, karena gak harus semua dikuasai sekaligus. Kamu bisa fokus dulu di satu aspek, misalnya gimana caranya mengelola risiko, sebelum ke analisis teknikal yang lebih rumit. Intinya, trading itu emang nggak gampang dan banyak aspek yang harus dipelajari. Tapi, terus belajar dan ngembangin pengetahuanmu itu penting banget, bro! Baca Juga: 15 Buku Psikologi Trading Terbaik Untuk Trader Pemula 10 Buku Terbaik untuk Belajar Money Management Trading 10 Buku Price Action Terbaik Untuk Trader Pemula
 Nadeo |  29 Aug 2023
Halaman: Rekomendasi Buku Trading Terbaik Versi Finex
Halo selamat pagi guys, pertanyaan lo sama kayak pertanyaan gw dulu waktu pertama kali mengenal dunia trading. pertanya yang sederhana, namun cukup masuk akal untuk ditanyakan, bener nggk sih? Ya sebegai seorang trader, menghinadari broker yang menawarkan layanan trading penipuan itu WAJIB. Namun mancari broker yang menawarkan platform dan layanan yang bagus, serata biaya yang murah itu PERLU untuk meminimalisir biaya dan memperlancar proses trading menjadi sebuah keuntungan. Okey gw akan bantu menjelaskan. Broker yang bagus itu mungkin saja mempunyai izin dari Belize, BVI (The British Virgin Islands), Cayman Island, Seychelles, Rusia, Vanuatu atau negara lainnya. Namun, Jika terjadi masalah dalam transaksi yang tidak menguntungkan untuk lo, misalnya dana tidak masuk ke rekening bank, maka akan sangat sulit untuk mengurus administrasi dan memperoleh perlindungan hukum.
Apalagi jika ternyata Broker tersebut misalnya pailit atau ditutup karena melanggar aturan-aturan yang berlaku di negara asalnya, maka hukum yang berlaku di negara tersebut tidak bisa melindungi nasabah asal Indonesia. Broker resmi memiliki izin dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) sebagai regulator dan pengawas di bawah Kementerian Perdagangan Indonesia. Biasanya juga menjadi anggota dari salah satu bursa berjangka yang ada di Indonesia, seperti Jakarta Future Exchange (JFX) dan Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX). Selain itu, Broker resmi juga terdaftar sebagai anggota dari Lembaga kliring berjangka di Indonesia seperti Kliring Berjangka Indonesia (KBI), dan Indonesia Clearing House (ICH). Lembaga kliring berjangka tersebut akan menjamin transaksi anda terlaksana. Hal ini dikarenakan mereka tidak memenuhi standarisasi yg diatur dalam peraturan perundang-undangan industri berjangka di Indonesia, yang sebenarnya mengatur banyak hal terkait Industri ini. Mulai dari permodalan, pemasaran, penjualan, perpajakan, risk management hingga perlindungan terhadap perusahaan dan nasabah.
Okey pertanyaan apakah Broker yang lo sukai itu sudah legal di Indonesia? INGAT LO harus jeli dalam memilih Broker demi keamanan transaksi, dana yang ditempatkan, dan mendapatkan perlindungan hukum. GW punya saya lo harus baca 4 Jenis Broker Forex Yang Perlu Diwaspadai itung itung sebegai bekal lo milih mana yang broker yang baik dan aman VS broker yang hanya pencitraan publik doang.
 Ekhwan |  29 Sep 2023
Halaman: Apa Saja Kelebihan Dan Kekurangan Broker Didimax

Kamus Forex

Money Management (MM)

Pengelolaan dana trading yang bertujuan mengoptimalkan keuntungan dan membatasi risiko, serta menjaga modal tidak cepat ludes. Dengan demikian, trader mampu bertahan meski terjadi kerugian.

Federal Open Market Committee, FOMC

Komite tertinggi yang mengadakan rapat untuk membahas kebijakan moneter bank sentral AS secara berkala. Anggota FOMC berasal dari para pejabat The Fed, terdiri atas anggota permanen dan anggota bergilir.

Dolar Komoditas, Commodity Dollar, Comdoll

Istilah untuk menyebut mata uang komoditas, yaitu mata uang yang nilainya sangat dipengaruhi oleh harga komoditas tertentu yang menjadi sumber pendapatan utama suatu negara. Mata uang yang termasuk Comdoll antara lain AUD (Dolar AUstralia), NZD (Dolar New Zealand), dan CAD (Dolar Kanada).

PAMM

Percentage Allocation Module Management, merupakan skema investasi yang menghubungkan investor dengan trader profesional dengan sistem keuntungan bagi hasil.

Commission, Komisi

Komisi trading adalah kutipan biaya transaksi yang dibayarkan trader kepada broker untuk setiap lot yang ditradingkan. Bagi broker, komisi trading digunakan sebagai pendapatan, serta membayar biaya ke penyedia likuiditas dan penyedia teknologi.

CySEC (Cyprus Securities and Exchange Commission)

Badan pengatur bursa dan lembaga sekuritas sekaligus regulator broker forex di Siprus. Sebagai negara anggota Uni Eropa, peraturan dan operasi keuangan CySEC mematuhi undang-undang harmonisasi keuangan MiFID Eropa.


Komentar[17]    
  Dira   |   22 Feb 2021

Stop loss itu money management juga kah?

  Catur   |   22 Feb 2021

Stop loss itu kayaknya lebih ke risk management deh

  Bumantoro   |   22 Feb 2021

Money management itu ngukur positioning size juga gak sih?

  Januari   |   22 Feb 2021

Enggak ya, positioning size itu berbeda, karena mengatur/menghitung jumlah volume yang akan ditradingkan.

  Lukman   |   22 Feb 2021

MM penting karena membuatmu disiplin menjadi sebagai seorang trader. Jika kamu terlalu agresif, kamu memang akan cepat dapat profit, tapi juga cenderung rugi besar. Jika kamu terlalu penakut, maka akan susah dan lama dapat profit. MM berada di tengah-tengah, membuatmu profit sebanyak mungkin tapi tidak sampai balance-mu amblas.

  Heny Ghesina   |   11 Apr 2022

Berapa aturan besarnya risiko per trade?

  Marvil Pantouw   |   11 Apr 2022

Seperti yang sudah diinfokan oleh penulis besarnya aturan ukuran per trading yaitu tidak lebih dari 1% equity (modal)

  Agus Setyawan   |   11 Apr 2022

Berapa rasio risk reward yang ideal?

  Angga Prastiya   |   11 Apr 2022

Menurut saya 1:2 namun bisa disesuaikan

  Avitarada   |   18 Apr 2022

bisa 1:2 , 1:3 semakin besar perbandingannya akan semakin baik

  Devi Buma   |   18 Apr 2022

broker lokal apa yang memberikan fix spread?

  Riyan Nugroho   |   18 Apr 2022

ada broker GKInvest dg spread fixed mulai dari 1.2 pip

  Eka Wahyu Sri M   |   19 Apr 2022

apa keuntungan dan kekurangan fixed spread?

  Abdulmadani Dani   |   19 Apr 2022

Info lengkap keuntungan dan kekurangan fixed spread dalam trading ada di artikel berikut ini.

  Sagar Saxena   |   19 Apr 2022

bagaimana ya cara menghindari agar tidak over trade?

  Imran Rashid   |   19 Apr 2022

sebaiknya untuk entry menunggu sinyal yang valid yang dihasilkan oleh price action, jangan entry berdasarkan feeling atau tanpa metode tertentu

  Winto   |   13 Dec 2022

Menurut saya money management itu lebih ke mengelola uang yang akan saya trading kan. Berapa persen dari modal yang ada, terus berapa target untung dan rugi dalam sekali trading. Serta jumlah open posisi yang akan saya buka. Dari yang saya simak di artikel ini money management bisa dibilang juga sebagai patokan awal atau aturan awal yang kita terapkan sebelum memulai open posisi. Kalau ga diatur aturan ini mungkin saja bisa terjadi overtrading yang udah ngandalin emosi, kalau ada aturan trading bisa tuh batasin diri untuk berhenti.