Cara Investasi Reksadana Online Dengan Modal Kecil

Anna 25 Mar 2019 1900
Dibaca Normal 4 Menit

Investasi reksadana online makin naik daun karena mudah dan menguntungkan, termasuk bagi orang-orang yang hanya memiliki modal kecil.



Saat ini, investasi reksadana online makin naik daun sebagai sarana penanaman modal milenial yang mudah dan menguntungkan. Bukan hanya orang berduit yang bisa panen profit, melainkan siapa saja yang mampu menyisihkan uang saku sebesar berapapun, bahkan mulai Rp10,000 saja!

Meski demikian, banyak yang masih bertanya-tanya, apakah benar-benar bisa untung kalau cuma investasi reksadana online dengan modal kecil? Bukannya reksadana itu identik dengan investasi jutaan rupiah? Apabila kita membicarakannya beberapa tahun lalu, memang investasi reksadana membutuhkan modal yang agak besar. Namun, seiring dengan berkembangnya agen-agen rintisan baru yang terintegrasi dengan tekfin (teknologi finansial), investasi reksadana online dengan modal kecil pun bisa cuan. Berikut ini beberapa tips-nya.

 

1. Pilih Agen Reksadana Online Bersyarat Modal Terendah

Langkah pertama untuk investasi reksadana online dengan modal kecil, mendaftarlah ke agen yang menetapkan syarat deposit awal paling rendah, atau sebesar Rp10,000 saja. Sudah ada banyak sekali agen reksadana online semacam ini. Sebagai pilihan awal, Anda dapat memilih antara situs-situs berikut: Tanam Duit, Buka Reksa (Bukalapak), Tokopedia Reksadana, dan aplikasi OVO. Pada umumnya, pendaftaran sangat mudah dan bisa dilakukan dalam hitungan menit. Hanya saja, proses verifikasi bisa memakan waktu beberapa hari apabila Anda belum memiliki Single Investor Identification (SID) dan IFUA (Investor Fund Unit Account).

Aplikasi OVO? Dompet digital itu? Ya, OVO umum dikenal sebagai dompet digital yang terhubung dengan aplikasi ojek online Grab. Namun, sebenarnya OVO memiliki banyak fungsi lain, termasuk OVO Invest yang menawarkan investasi reksadana online dengan modal kecil mulai Rp10,000. Syaratnya, Anda harus upgrade akun menjadi premier terlebih dahulu, kemudian mengajukan permohonan khusus untuk menggunakan fitur OVO Invest.

Investasi Reksadana Online

 

2. Pahami Tata Cara Investasi Via Agen Reksadana Online

Diantara keempat situs agen reksadana online di atas, ada yang bersifat "supermarket reksadana", serta ada pula yang hanya menawarkan satu jenis reksadana saja. Umpama Anda mendaftar ke Tanam Duit, maka Anda akan disodori ratusan produk reksadana berbeda yang dapat dipilih layaknya berbelanja di sebuah minimarket. Namun, jika Anda mendaftar ke OVO Invest, maka saat ini Anda hanya dapat membeli produk Cipta OVO Ekuitas saja.

Bilamana Anda termasuk pemula yang belum pernah berinvestasi pada produk keuangan apapun, maka model investasi reksadana tunggal bisa jadi lebih tepat. Anda tak perlu pusing memilih, sedangkan agen penjual reksadana tentu telah memilih produk yang melewati verifikasi ketat dan memiliki prospek keuntungan cukup tinggi. Namun, jika Anda sudah berpengalaman dengan produk investasi keuangan seperti saham, forex, atau bahkan kripto, maka opsi investasi reksadana online via agen bertipe "supermarket" bisa jadi lebih menarik.



Banyaknya pilihan yang disediakan oleh agen reksadana online bertipe "supermarket" merupakan keuntungan bagi investor berpengalaman, walaupun agak menantang bagi investor pemula. Tak sedikit investor pemula yang mengaku kebingungan saat menyaksikan banyaknya pilihan produk reksadana dengan beragam tipe, profitabilitas, NAB, unit penyertaan, jangka waktu, dan lain sebagainya. Bagaimana caranya agar kita bisa memilih investasi reksadana online yang paling baik?

Investasi Reksadana Online

 

3. Tips Memilih Produk Investasi Reksadana Online

Solusi untuk memilih wahana investasi reksadana online dalam sebuah "supermarket" seperti itu dapat ditempuh dengan tiga langkah sederhana:

  • Saat mendaftar, situs supermarket reksadana tentu akan mengajak Anda untuk mengisi kuesioner guna menentukan toleransi risiko Anda, apakah rendah (konservatif), menengah (moderat), atau tinggi (agresif). Nah, kerjakan kuesioner dengan sungguh-sungguh. Selanjutnya, Anda dapat memilih kelompok produk reksadana yang sesuai dengan toleransi risiko Anda saja.
  • Dalam satu kelompok reksadana dengan skala risiko tertentu, barang kali masih ada lusinan produk. Pilih mana? Periksalah jangka waktu investasi yang tercantum. Barangkali ada kurun waktu di bawah 3 tahun, di atas 5 tahun, dan lain sebagainya. Pilihlah mana yang paling cocok dengan aspirasi investasi Anda. Perhatikan: jika Anda ingin mencairkan reksadana dalam tempo 2 tahun, maka jangan pilih produk yang jangka waktu investasinya 5 tahun.
  • Alternatif lain, apabila Anda bersedia "agak pusing sedikit", periksalah grafik kinerja 1 tahun dan grafik kinerja sejak peluncurannya. Apabila kedua grafik tersebut menunjukkan kenaikan konsisten, maka produk reksadana tersebut dapat dijadikan pilihan tanpa pertimbangan lebih lanjut. Namun, jika grafik nampak fluktuatif (naik-turun-naik-turun terus), maka Anda perlu memperhitungkan ulang kapan waktu yang tepat untuk membelinya. Jangan sampai telanjur membeli suatu produk reksadana saat nilai tertinggi, kemudian besoknya nilai per-unit investasi Anda malah melandai.

Demikianlah sejumlah langkah untuk mempraktekkan investasi reksadana online dengan modal kecil. Jauh lebih mudah daripada jenis investasi lainnya, bukan!? Bagi investor pemula, risikonya pun lebih rendah dan terkendali. Namun jika Anda menginginkan cara lain yang lebih seru untuk meraih keuntungan online dengan modal kecil, Anda bisa mempelajari Panduan Trading Forex Untuk Pemula.

Forum

Keser (11 Dec 2016)

malam gan. saat ini saya sdg proses bljar. nurut temen saya, pelajari juga pola chart (chart pattern) atau pola candle y.masih bingung tuh. stlah saya baca-baca artikel chart pattern di seputarforex, koq saya agak kerepotan alias bingung bedakan pola pennant dan triangle y (sptnya symetrical triangle d) n pemanfaatannya (reversal/continuation)....

Selengkapnya...

BANKKPRRitel
Bank Amar Indonesia 13.00% 11.00%
Bank Artha Graha Internasional 10.90% 10.40%
Bank Artos Indonesia 30.23% 30.23%
Bank Bisnis Internasional 8.78% 12.35%
Bank Bukopin 9.31% 9.20%
Bank Bumi Arta 9.98% 10.55%
Bank Capital Indonesia 13.30% 13.30%
Bank China Construction Bank Indonesia 9.89% 9.89%
Bank Cimb Niaga 9.55% 10.10%
Bank Commonwealth 10.75% 10.75%

Kirim Komentar/Reply Baru


Reksadana Vs P2P Lending Recommended Mana?

Mau coba-coba ikut investasi yang lagi ngetren sekarang, antara investasi reksadana dan P2P Lending, mana yang lebih menguntungkan dan recommended ya kak? Kebetulan saya ingin mengalokasi dana saya ke salah satu investasi tersebut antara Reksadana atau P2P Lending. Budget estimasi 20jt. Mohon sarannya.

Karina 14 Apr 2021

Reply:

M Singgih (15 Apr 2021 18:41)

@ Karina:Mengenai P2P lending, saya pribadi belum pernah berinvestasi, dan setahu saya jenis investasi ini masih relatif baru sehingga belum banyak diketahui apa saja kelebihan dan kekurangannya. Untuk produk reksadana sudah dikenal secara luas dan banyak yang mendapatkan keuntungan dengan berinvestasi di reksadana. Kalau saya pribadi lebih memilih berinvestasi di reksadana.

Mengenai bisnis P2P lending, silahkan baca:

  • Bisnis Peer To Peer Vs Crowdfunding, Mana Yang Menguntungkan?
  • Jenis Akad Dalam P2P Lending

Mengenai reksadana, silahkan baca:

  • Cara Investasi Reksadana Untuk Pemula Mulai Dari Nol

Susilo (16 Apr 2021 14:35)

Numpang tanya juga, kalo dalam investasi reksadana. Bank kustodian ini siapa ya? Apakah seperti BCA, BRI, BNI, dll gitu?

Mulai Kapan Sebaiknya Mempersiapkan Dana Pensiun?
Mulai Kapan Sebaiknya Mempersiapkan Dana Pensiun?
Linlindua   26 Apr 2021   149  
Jenis-Jenis Reksadana Berdasarkan Tingkat Risikonya
Jenis-Jenis Reksadana Berdasarkan Tingkat Risikonya
Nandini   22 Jan 2021   307  
5 Tips Diversifikasi Portofolio Investasi
5 Tips Diversifikasi Portofolio Investasi
Febrian Surya   29 Sep 2020   1226  
Investasi ETF Vs Reksadana, Mana Yang Terbaik?
Investasi ETF Vs Reksadana, Mana Yang Terbaik?
Febrian Surya   22 Sep 2020   935  
Pilihan Investasi Menguntungkan Saat New Normal
Pilihan Investasi Menguntungkan Saat New Normal
Febrian Surya   25 Aug 2020   1223  
Kapan Waktu Terbaik Investasi Reksadana?
Kapan Waktu Terbaik Investasi Reksadana?
Jujun Kurniawan   20 Jul 2020   587  
Cara Mudah Menghitung Return Reksadana
Cara Mudah Menghitung Return Reksadana
Febrian Surya   24 May 2020   2317  
Reksadana Turun? Ini Yang Wajib Dilakukan Investor
Reksadana Turun? Ini Yang Wajib Dilakukan Investor
Febrian Surya   20 May 2020   912