Cara Melihat Peluang Pasar dengan MACD dan RSI


Cahyaning 19 Jul 2021 197Dibaca Normal 4 Menit

MACD dan RSI merupakan dua Indikator yang sering digabungkan dalam trading forex. Bagaimana cara tepat menggabungkan kedua indikator tersebut untuk mengenali peluang pasar?



Indikator MACD dan RSI cukup populer di kalangan Momentum Indicator yang digunakan dalam trading forex. Ketika dikombinasikan, Moving Average Convergence Divergence (MACD) dan Relative Strength Index (RSI) dapat membantu trader melihat peluang trading dan memaksimalkan Risk Management.

Meskipun mirip, MACD dan RSI memiliki fungsi yang berbeda dalam melihat peluang. Perbedaan ini justru membuat mereka menjadi indikator yang baik jika digabungkan untuk evaluasi. Lantas, bagaimana cara menggunakan kombinasi MACD dan RSI?

 

Memahami MACD dan RSI

Histogram dari MACD memiliki representasi visual yang bisa menunjukkan trend harga forex, sekaligus memperlihatkan sinyal yang mengindikasikan momentum. Contohnya bisa dilihat dalam grafik USD/CAD berikut ini.

Mengenali MACD dan RSI

Jarak antara EMA 26 (garis biru) dengan Signal Line (garis merah) berkorelasi terhadap momentum harga. Makin besar jarak antara kedua garis ini, makin besar kekuatan trendnya.

Ketika kedua garis MACD bertemu dan menyilang satu sama lain, ini menjadi indikasi perubahan Momentum. Trader bisa menggunakan kesempatan ini untuk exit atau menaruh posisi baru guna mendapatkan keuntungan dari perubahan arah harga.

Sementara itu, RSI tidak hanya mengukur Momentum, tetapi juga menunjukan Momentum melalui pendekatan analisis yang berbeda. RSI bisa mengidentifikasi kesempatan trading di saat pair mata uang sedang Overbought atau Oversold.

Dalam kondisi Overbought, RSI akan menunjukan bahwa kenaikan harga sudah jenuh dan ada kemungkinan untuk terkoreksi. Sedangkan dalam kondisi Oversold, RSI akan mengatakan bahwa trader mungkin sedang bereaksi berlebihan dan menyebabkan penurunan harga melebihi nilai yang seharusnya, sehingga harga akan terkoreksi naik.



Karena dua Indikator ini melihat peluang pasar melalui metode yang berbeda, keduanya bisa bekerja sama dalam memvalidasi sinyal satu sama lain. Ini membuat trader menjadi lebih yakin ketika MACD dan RSI menunjukkan sinyal trading.

 

Cara Memakai MACD dan RSI

Saat mengaplikasikan MACD dan RSI ke dalam strategi trading, preferensi Anda dalam menggunakan keduanya saat menganalisa akan terlihat. Anda dapat memaksimalkan potensi kedua indikator ini melaui beberapa langkah berikut.

Baca juga: Cara Membaca Indikator MACD Berdasarkan 4 Macam Fungsinya

 

Menggabungkan MACD dan RSI Untuk Mencari Momentum

Cara paling mudah untuk menggunakan Indikator MACD dan RSI adalah untuk mencari momentum. Jika salah satu indikator memberikan sinyal momentum, lihat apakah indikator yang lain menunjukan momentum yang serupa.

Trader bisa lebih yakin dalam membuat keputusan jika kedua Indikator sepakat. Kekurangannya, Anda bisa kebingungan jika kedua Indikator menunjukkan hasil berbeda.

Contohnya bisa dilihat adalah grafik EUR/USD yang ada di bawah ini. Sinyal RSI dan MACD memberikan perubahan momentum yang serupa satu sama lain. Dalam dua contoh ini, terlihat bahwa terjadi penyilangan di garis-garis MACD yang mengindikasikan penurunan harga. Di saat yang sama, RSI menunjukkan sinyal Overbought yang menandakan koreksi.

Indikator MACD dan RSI

Saat hal ini terjadi, biasanya trader mengidentifikasi sinyal RSI terlebih dahulu, kemudian melihat apakah MACD memberikan sinyal yang sama. Jika ya, maka trader bisa membuka posisi untuk meraih keuntungan di pasar forex.

 

Exit Saat Sinyal MACD dan RSI Menyilang

Ketika MACD dan RSI memberikan sinyal yang serupa, trader bisa memasang open position. Sebaliknya, ketika MACD dan RSI tidak sepakat, maka trader sebaiknya Exit.

Alasan mengapa divergensi antara MACD dan RSI memicu Exit bisa berbeda-beda, tergantung persepsi trader yang menjalankan. Sebagian trader menganggap bahwa situasi ini bisa menyebabkan pelemahan sinyal dari salah satu indikator. Sebagian lainnya menganggap bahwa divergensi MACD dan RSI merupakan sinyal perubahan momentum harga.

Apapun evaluasi Anda, divergensi yang terjadi dalam indikator MACD maupun RSI adalah perubahan yang bisa dijadikan acuan Exit.

Baca juga: Teknik Forex Untuk Menentukan Exit Trade Ideal

 

Akhir Kata

Meskipun MACD dan RSI adalah indikator yang sering dipasangkan, bisa saja indikator ini memberikan sinyal yang salah. Anda sebagai trader harus selalu menerapkan Risk Management agar dapat melindungi diri dari risiko Loss.

Ketika MACD dan RSI memberikan sinyal yang sama, hal ini tentu membuat Anda lebih tenang dan percaya diri. Namun, bukan berarti Indikator ini tak memiliki cela. Jadi, selalu gunakan Stop Loss untuk membatasi kerugian yang tidak direncanakan.

Baca juga: Teknik Memasang Stop Loss Terbaik Dalam Trading Forex

Semakin Anda menguji dan memperbaiki analisis strategi forex Anda, semakin Anda bisa menemukan bagian-bagian lain dalam sistem trading yang dibutuhkan. Bisa jadi, MACD dan RSI nantinya hanya akan berkontribusi dalam sebagian kecil strategi Anda.

 

Selain MACD dan RSI, indikator lain yang bisa menandakan kekuatan trend harga adalah indikator Momentum itu sendiri. Informasi lengkap tentang Indikator Momentum dapat dilihat di sini.

Advertisement


Forum

Muhammad Husni Thamrin (27 Jan 2015)

Sorry master, ganggu, baru pemula ni,, ane mau tanya masalah trader scalper,, itu maksutnya gimana yaa, apa ane bertrading dg cara saat sudah profit dan di rasa cukup lalu ane tutup, seperti apa itu, mohon pencerahanya,, terima kasih .

Selengkapnya...

Advertisement

Untuk menjadi sukses, trading-lah seperti Anda memulai usaha, jangan perlakukan trading sebagai hobi atau pekerjaan rutin. Kalau cuma hobi, tak ada komitmen belajar, dan akhirnya Anda cuma buang-buang uang. Sedangkan kalau diperlakukan sebagai pekerjaan, trading bisa membuat Anda frustasi karena di sini tidak ada gaji bulanan.

Jean Folger

Anda bisa memperkirakan apa yang terjadi. Tapi bila Anda tidak punya parameter trading, maka sebaiknya jangan masuk hanya karena peluangnya terlihat oke, atau karena seseorang mengatakannya.

Carolyn Boroden

Charting itu agak mirip dengan berselancar. Anda tak perlu banyak tahu tentang fisik gelombang untuk menangkap sebuah ombak yang bagus. Anda hanya perlu mampu merasakannya ketika (ombak) itu terjadi dan memiliki keberanian untuk beraksi di saat yang tepat.

Ed Seykota

Tekunilah proses dari setiap proses, kerjakan, rencanakan, investasikan waktu Anda dengan bijak, jadilah produktif, dan jangan buang-buang waktu.

Chris Lori

Saat Anda mengalami kerugian beruntun, segala keraguan dan ketidakpastian akan menyeruak dan membuat Anda sangat ragu untuk menarik pelatuk (entry). Rasanya tak ada satupun yang berjalan dengan benar. Itu adalah sesuatu yang harus Anda kontrol.

Bill Lipschutz

Saya tahu kemana saya akan keluar bahkan sebelum saya masuk (pasar).

Bruce Kovner

Kehancuran emosional hampir sama buruknya dengan kehancuran finansial.

Kim Krompass

Cara membangun return jangka panjang adalah dengan melindungi modal dan memaksimalkan profit.

Stanley Druckenmiller

Untuk pemula disarankan lebih baik trading saham dahulu, kalau sudah profit konsisten baru mencoba forex, emas, atau lainnya. Kalau dari awal sudah nekat trading forex, emas, apalagi indeks tanpa bekal ilmu yang cukup, boleh jadi sebentar saja uangnya langsung amblas,

Desmond Wira

Ketika Anda benar-benar percaya bahwa trading hanyalah sebuah permainan probabilitas yang sederhana, konsep seperti benar dan salah atau menang dan kalah tidak lagi memiliki makna yang sama.

Michael Covel

Saya hanya kaya karena saya tahu kapan saya salah. Pada dasarnya saya bisa bertahan dengan mengakui kesalahan-kesalahan saya.

George Soros

Dalam berinvestasi Anda harus tahu betul apa-apa yang tidak Anda ketahui, dan berpeganglah hanya pada apa yang Anda ketahui.

Warren Buffett

Saya tak banyak melihat korelasi antara trading yang bagus dan kecerdasan. Beberapa trader terkemuka cukup cerdas, tetapi beberapa diantaranya tidak.

William Eckhardt

Memilih time frame rendah untuk kemudian mengolah cara trading jangka pendek bukanlah tindakan memalukan apalagi sebuah dosa.

Barbara Rockefeller

Tak ada satupun aturan trading yang bisa 100% profit sepanjang waktu.

Jesse Livermore

Orang yang tradingnya maksa seringkali berujung pada kegagalan. Disyukuri saja profit yang sudah didapat hari itu. Jangan kemaruk.

Desmond Wira

Yang penting bukan masalah benar atau salah, tapi seberapa besar profit Anda ketika benar, dan seberapa banyak loss Anda ketika salah.

George Soros

Ketika mendapat profit, kita jadi lebih berhati-hati. Sedangkan ketika mengalami kerugian, kita justru mulai mengambil risiko lebih banyak dan rugi lebih banyak lagi.... Jadi, trader perlu memutuskan apakah mereka bisa menanggung risiko dan apakah mereka bisa mengambil keputusan dengan cepat sebelum trading.

Paul Rotter

Pada dasarnya, forex dan saham tidak jauh berbeda. Yang membedakan adalah risikonya.

Ellen May

Saya akan selalu mengurangi posisi ketika loss. Dengan begitu, saya hanya akan memiliki posisi kecil saat trading berakhir buruk.

Paul Tudor Jones

Saya selalu percaya bahwa passion yang diikuti kerja keras dan doa akan membuahkan hasil yang baik di segala bidang, termasuk forex.

Buge Satrio

Trading bukanlah hanya soal melindungi modal dari kerugian, melainkan juga melindungi diri dari diri sendiri.

Kim Krompass

Trader cerdas akan selalu paham dan mengikuti latar fundamental dari instrumen tradingnya, namun untuk mengenali level entry dan exit, ia akan menggunakan analisa teknikal

Kathy Lien

Trader yang benar-benar (ingin) sukses haruslah berkomitmen untuk mendalami dunia trading, dan menganggap uang sebagai bonus sampingan.

Bill Lipschutz

Masuklah pasar hanya saat pasar trending; jika bullish Anda harus buy, jika bearish masuk posisi sell. Cuma cara itu yang bisa menghasilkan keuntungan sebenarnya.

Jesse Livermore
Kirim Komentar/Reply Baru
3 Cara Trading Dengan CCI Yang Wajib Anda Tahu
3 Cara Trading Dengan CCI Yang Wajib Anda Tahu
Cahyaning   5 Aug 2021   149  
5 Cara Trading Bitcoin Dengan MACD
5 Cara Trading Bitcoin Dengan MACD
Cahyaning   30 Jul 2021   134  
Tips Pintar Menggunakan Indikator Momentum
Tips Pintar Menggunakan Indikator Momentum
Nandini   30 Jun 2021   288  
3 Tips Trading Dengan Indikator RSI
3 Tips Trading Dengan Indikator RSI
SAM   3 Jun 2020   22375  
Indikator Yang Sering Digunakan Trader
Indikator Yang Sering Digunakan Trader
SAM   3 Jun 2020   15473  
Cara Membaca Indikator Stochastic Menurut 3 Macam Fungsinya
Cara Membaca Indikator Stochastic Menurut 3 Macam Fungsinya
Wiji Purnama   24 Aug 2017   66638