Cara Melihat Peluang Pasar dengan MACD dan RSI

Cahyaning 19 Jul 2021Dibaca Normal 4 Menit
forex>indikator>   #macd   #rsi   #peluang
MACD dan RSI merupakan dua Indikator yang sering digabungkan dalam trading forex. Bagaimana cara tepat menggabungkan kedua indikator tersebut untuk mengenali peluang pasar?

Indikator MACD dan RSI cukup populer di kalangan Momentum Indicator yang digunakan dalam trading forex. Ketika dikombinasikan, Moving Average Convergence Divergence (MACD) dan Relative Strength Index (RSI) dapat membantu trader melihat peluang trading dan memaksimalkan Risk Management.

Meskipun mirip, MACD dan RSI memiliki fungsi yang berbeda dalam melihat peluang. Perbedaan ini justru membuat mereka menjadi indikator yang baik jika digabungkan untuk evaluasi. Lantas, bagaimana cara menggunakan kombinasi MACD dan RSI?

 

Memahami MACD dan RSI

Histogram dari MACD memiliki representasi visual yang bisa menunjukkan trend harga forex, sekaligus memperlihatkan sinyal yang mengindikasikan momentum. Contohnya bisa dilihat dalam grafik USD/CAD berikut ini.

Mengenali MACD dan RSI

Jarak antara EMA 26 (garis biru) dengan Signal Line (garis merah) berkorelasi terhadap momentum harga. Makin besar jarak antara kedua garis ini, makin besar kekuatan trendnya.

Ketika kedua garis MACD bertemu dan menyilang satu sama lain, ini menjadi indikasi perubahan Momentum. Trader bisa menggunakan kesempatan ini untuk exit atau menaruh posisi baru guna mendapatkan keuntungan dari perubahan arah harga.

Sementara itu, RSI tidak hanya mengukur Momentum, tetapi juga menunjukan Momentum melalui pendekatan analisis yang berbeda. RSI bisa mengidentifikasi kesempatan trading di saat pair mata uang sedang Overbought atau Oversold.

Dalam kondisi Overbought, RSI akan menunjukan bahwa kenaikan harga sudah jenuh dan ada kemungkinan untuk terkoreksi. Sedangkan dalam kondisi Oversold, RSI akan mengatakan bahwa trader mungkin sedang bereaksi berlebihan dan menyebabkan penurunan harga melebihi nilai yang seharusnya, sehingga harga akan terkoreksi naik.

Karena dua Indikator ini melihat peluang pasar melalui metode yang berbeda, keduanya bisa bekerja sama dalam memvalidasi sinyal satu sama lain. Ini membuat trader menjadi lebih yakin ketika MACD dan RSI menunjukkan sinyal trading.

 

Cara Memakai MACD dan RSI

Saat mengaplikasikan MACD dan RSI ke dalam strategi trading, preferensi Anda dalam menggunakan keduanya saat menganalisa akan terlihat. Anda dapat memaksimalkan potensi kedua indikator ini melaui beberapa langkah berikut.

Baca juga: Cara Membaca Indikator MACD Berdasarkan 4 Macam Fungsinya

 

Menggabungkan MACD dan RSI Untuk Mencari Momentum

Cara paling mudah untuk menggunakan Indikator MACD dan RSI adalah untuk mencari momentum. Jika salah satu indikator memberikan sinyal momentum, lihat apakah indikator yang lain menunjukan momentum yang serupa.

Trader bisa lebih yakin dalam membuat keputusan jika kedua Indikator sepakat. Kekurangannya, Anda bisa kebingungan jika kedua Indikator menunjukkan hasil berbeda.

Contohnya bisa dilihat adalah grafik EUR/USD yang ada di bawah ini. Sinyal RSI dan MACD memberikan perubahan momentum yang serupa satu sama lain. Dalam dua contoh ini, terlihat bahwa terjadi penyilangan di garis-garis MACD yang mengindikasikan penurunan harga. Di saat yang sama, RSI menunjukkan sinyal Overbought yang menandakan koreksi.

Indikator MACD dan RSI

Saat hal ini terjadi, biasanya trader mengidentifikasi sinyal RSI terlebih dahulu, kemudian melihat apakah MACD memberikan sinyal yang sama. Jika ya, maka trader bisa membuka posisi untuk meraih keuntungan di pasar forex.

 

Exit Saat Sinyal MACD dan RSI Menyilang

Ketika MACD dan RSI memberikan sinyal yang serupa, trader bisa memasang open position. Sebaliknya, ketika MACD dan RSI tidak sepakat, maka trader sebaiknya Exit.

Alasan mengapa divergensi antara MACD dan RSI memicu Exit bisa berbeda-beda, tergantung persepsi trader yang menjalankan. Sebagian trader menganggap bahwa situasi ini bisa menyebabkan pelemahan sinyal dari salah satu indikator. Sebagian lainnya menganggap bahwa divergensi MACD dan RSI merupakan sinyal perubahan momentum harga.

Apapun evaluasi Anda, divergensi yang terjadi dalam indikator MACD maupun RSI adalah perubahan yang bisa dijadikan acuan Exit.

Baca juga: Teknik Forex Untuk Menentukan Exit Trade Ideal

 

Akhir Kata

Meskipun MACD dan RSI adalah indikator yang sering dipasangkan, bisa saja indikator ini memberikan sinyal yang salah. Anda sebagai trader harus selalu menerapkan Risk Management agar dapat melindungi diri dari risiko Loss.

Ketika MACD dan RSI memberikan sinyal yang sama, hal ini tentu membuat Anda lebih tenang dan percaya diri. Namun, bukan berarti Indikator ini tak memiliki cela. Jadi, selalu gunakan Stop Loss untuk membatasi kerugian yang tidak direncanakan.

Baca juga: Teknik Memasang Stop Loss Terbaik Dalam Trading Forex

Semakin Anda menguji dan memperbaiki analisis strategi forex Anda, semakin Anda bisa menemukan bagian-bagian lain dalam sistem trading yang dibutuhkan. Bisa jadi, MACD dan RSI nantinya hanya akan berkontribusi dalam sebagian kecil strategi Anda.

 

Selain MACD dan RSI, indikator lain yang bisa menandakan kekuatan trend harga adalah indikator Momentum itu sendiri. Informasi lengkap tentang Indikator Momentum dapat dilihat di sini.

Terkait Lainnya
 

Forum Terkait

 Aroy |  21 Jul 2014

selamat pagi masta, salam prpit. AQ mau tanya nih masta knp ya MACD yg masta tampilkan pda analisa teknikal memiliki 2 garis histogram merah dan biru bull dan bear, sedangkn MACD pda MT4 saya cma 1 warna histogram, apa ada setingan khususnya mohon pencerahan newbie...

Lihat Reply [1]

 Aminos |  28 Jul 2015
Malam master , 1. saya pengangum indikator MACD tapi untuk exit pasar di saat sdh propit saya masih kurang paham saat tepatnya , tolong penjelasannya master. 2 . Di indikator MACD gmn settingannya untuk TF1,TF4. trims master.

Lihat Reply [4]

 Putranto |  5 Jan 2016
Saya ingin tau lbh banyak soal MACD, jd mohon pencerahannya..

Kapan kita entry jika kita menggunakan indi MACD sbg indikator entry, apakah kita langsung entry jika garis MACD motong garis signal atau tunggu garis MACD memasuki area positif/negatif trlbh dahulu?

Contoh: apa kita lgsung BUY jika garis MACD cross up garis signal?? Atau kita tunggu MACD memasuki area positif (bernilai positif) sblm kita OP BUY??

Trims..

Lihat Reply [1]

 Andhy Kusyanto |  23 Apr 2016
Sensei, pertanyaan saya
1. berdampak apa stochastic dan rsi terhadap harga?
2. Terkadang kenapa RSI atau stochastic posisi oversold tapi harga belum mampu naik dan harga menunjukkan tren menurun terus?
Itu yang ingin saya ingin mengerti.
Mohon bantuannnya...

Lihat Reply [1]

 Gio |  24 Dec 2016

saya telah mnggunakan strategi scalping yg di dpt dari web SeputarForex ini. systemnya mnggunakan indikator EMA 8 & 21, RSI (9), dan PSAR. tapi sya prnah baca salah satu artikel dari website ini, ada yg menyarankan utk mnambah indikator MACD, kalo boleh tau setingan MACD-nya brpa yh? trus kalo boleh dsrtakan jg tips dan pengalaman master menggunakan strategi ini yh :D. terimakasih :)

Lihat Reply [4]

 

Komentar @inbizia

Apakah Anda mencari sumber keuangan dengan tingkat bunga 2% untuk konstruksi,
Refinance,
Utang konsolidasi, tujuan pribadi atau bisnis? Skala kecil atau besar? di sini adalah sebuah
buka peluang. kami menawarkan semua jenis pinjaman.
* Jumlah maksimum yang kami pinjam adalah 500.000.000,00 dalam semua mata uang: untuk informasi lebih lanjut
Hubungi kami melalui email: email ... rapidloanfirm21@gmail.com
(nomor whatsapp .. + 447424017074
 Mrs Amanda ... |  30 Aug 2018
Halaman: Kupas Tuntas Blacklist Bank Di Indonesia
Sebetulnya bukan Glass Ceiling itu yg menghambat peningkatan karir seseorang. Pasalnya, ada sebagian orang yang lebih nyaman di jabatan yang didapatkannya saat ini. Meskipun sebetulnya peluang untuk naik jabatan terbuka lebar, dia tidak menggunakannya. Kecenderungan berada di zona nyaman ini yg seharusnya menjadi penghambat utama peningkatan karir. 
 William Stefanus |  28 Jul 2015
Halaman: Menimba Ilmu Trading Dari Kesuksesan Kathy Lien
Selama cicilan Anda lancar, Anda tetap punya peluang untuk mengambil pinjaman lagi meski sudah punya kredit di tempat lain. Namun, perlu Anda ketahui bahwa persyaratan untuk mengambil kredit ada lima: character (karakter calon debitur), capacity (kemampuan calon debitur untuk mengembalikan), capital (kondisi finansial calon debitur), collateral (barang jaminan), dan condition (kondisi ekonomi). Selengkapnya bisa dibaca di artikel di link: https://www.seputarforex.net/artikel/syarat-kelayakan-untuk-mendapatkan-kredit-bank-225350-37 Penilaian atas masing-masing syarat itu bisa berbeda-beda bagi setiap bank, jadi kami tidak bisa mengatakan dengan pasti apakah Anda bisa mendapatkan pinjaman atau tidak; hanya bahwa Anda masih memiliki kesempatan untuk mendapatkan pinjaman. Mengenai bisa atau tidaknya, silakan Anda hubungi bank pilihan Anda :)
 Anna |  7 May 2015
Halaman: Kupas Tuntas Blacklist Bank Di Indonesia
Bisa digabungin dengan indikator lain. Aku sih paling sering pakai gabungan Stochastic dan MACD untuk menentukan sinyal beli or sell
 Nandya |  5 Jan 2021
Halaman: Cara Membaca Indikator Stochastic Menurut Macam Fungsinya
Bisa lihat dari sinyal-sinyal trendlines, breakouts, dan pola candlestick. Indikator untuk mendapatkan sinyal-sinyal itu bisa pakai indikator RSI, MA, MACD
 Ihwan |  12 Jan 2021
Halaman: Cara Menghindari Kesalahan Entry Trading
Indikator MACD jeleknya agak lambat membaca sinyal daripada price action. Jadi saranku sih, lebih baik dikombinasikan sama indikator lain, kayak stochastic gitu.
 Maria |  14 Jan 2021
Halaman: Cara Membaca Indikator Macd Berdasarkan Macam Fungsinya
Suku Bunga Deposito
BANK12 bulan12 bulan
 RupiahUSD
CENTRAL ASIA 1.90%0.090%
CIMB NIAGA3.00%0.150%
TABUNGAN NEGARA2.75%0.200%
PANIN2.85%0.100%
RAKYAT INDONESIA2.30%0.200%
OCBC NISP3.15%0.450%
STANDARD CHARTERED BANK2.35%0.100%
DANAMON INDONESIA3.15%0.250%
MANDIRI2.25%0.300%
NEGARA INDONESIA2.25%0.200%
Lihat Bank Lain
Suku Bunga Kredit
BANKKorporasiRitelKPR
Central Asia 9.75% 9.90% -
Cimb Niaga 9.40% 10.10% 9.55%
Danamon Indonesia 10.00% 10.50% 17.00%
Mandiri 9.95% 9.90% 10.20%
Mega 11.50% 11.50% 11.50%
Negara Indonesia 9.95% 9.95% -
Ocbc Nisp 10.50% 11.50% 10.20%
Panin Indonesia 10.25% 10.35% 10.35%
Rakyat Indonesia 9.95% 9.90% 9.90%
Rakyat Indonesia Agroniaga 11.05% 12.05% 12.05%
Lihat Bank Lain

Kamus Forex

Risk aversion, Risk Avoidance

Penghindaran risiko atau menurunnya sentimen pelaku pasar secara umum untuk berinvestasi pada aset-aset berisiko lebih tinggi. Biasanya, mereka akan berbalik memburu aset berisiko rendah atau bahkan safe haven seperti emas dan obligasi.

RSI

Relative Strength Index atau indikator teknikal bertipe oscillator yang populer dan dianggap cukup handal. Dibuat oleh Welles Wilder pada tahun 1978, RSI dikenal akan ciri khas grafiknya yang bisa dibatasi oleh level overbought dan oversold.

MACD

Singkatan dari Moving Average Convergence Divergence, yaitu indikator teknikal yang berfungsi menunjukkan arah tren dan momentum harga aset di pasar keuangan.

Kirim Komentar Baru
Info Karir
Kontak Kami
Tentang Kami
Peraturan
Terms Of Use
Privacy Policy
Arsip