Cara Membaca Candlestick Layaknya Trader Profesional


SAM 1 Jun 2016 10675Dibaca Normal 4 Menit

Refleksi pergerakan harga (price action) pada candlestick cukup mendasar untuk dijadikan indikator dalam memprediksi perubahan harga.



Ada alasannya kenapa candlestick menjadi acuan paling populer bagi beberapa trader profesional. Refleksi pergerakan harga (price action) pada candlestick cukup mendasar untuk dijadikan indikator dalam memprediksi perubahan harga. Oleh karena itu, setiap trader sebaiknya tahu bagaimana cara membaca candlestick.

candlestick

Price action yang ditunjukkan candlestick begitu mendasar, hingga sah-sah saja bila ada trader profesional mempreteli seluruh indikator lainnya, menyisakan candlestick saja sebagai acuan.

Nah, jika Anda tertarik untuk belajar cara membaca candlestick dengan tampilan bersih dan sederhana, mulailah dari memahami dasar-dasarnya terlebih dahulu.


Candlestick Adalah Leading Indicator "Terbaik"

Silahkan bertanya pada sekian banyak trader profesional, dari pengalaman mereka ber-trading mulai dari 0 sampai sekarang, suatu saat mereka pasti dihadapkan dengan pertanyaan, "mana indikator terbaik? Apa metode terbaik?", dan lain sebagainya. Pada suatu titik mereka akan mulai jenuh berputar-putar dalam pencarian tadi dan justru mulai menghilangkan satu per satu variabel dan alat bantu yang menurut mereka sudah tak relevan lagi.

Setelah dilucuti satu per satu, hanya satu indikator bertahan, yap, grafik harga itu sendiri alias candlestick.

Membaca candlestick layaknya menggunakan swiss-knife serbaguna, mampu menunjukkan pergerakan harga berdasarkan dinamika kekuatan antara buyer dan seller, tunggu... bukan cuma itu saja, dalam segala situasi termasuk kondisi pasar sideways,trending, dan bahkan saat sedang diguncang oleh berita berdampak besar.

Bilah-bilah candlestick muncul sesuai interval time frame pilihan kita, misalnya kita pilih H4, maka tiap 4 jam akan muncul satu bilah candlestik baru. Nah, dari formasi bilah-bilah tersebut muncul pola-pola tertentu yang bisa kita gunakan untuk memprediksi arah pasar.


Dasar Cara Membaca Candlestick

Akan muncul pola-pola tertentu saat kita membaca candlestick (doji, marubozu, spinning tops, shooting star, dsb). Pola-pola candlestick tersebut sebenarnya terbentuk dari "pertempuran" antara buyer-seller, di mana harga close menunjukkan kondisi terakhir dibandingkan harga open, dari situlah terbentuk body (badan) dari candlestick.



Sedangkan harga tinggi dan rendah membentuk shadow pada candlestick. Disini, panjangnya shadow menentukan seberapa kuat salah satu pihak berusaha mendorong harga. Bila lower shadow panjang, artinya seller berusaha keras untuk menjatuhkan harga. Sebaliknya, jika upper shadow panjang berarti buyer sedang berupaya menaikkan harga.

Nah, dari panjangnya shadow tadi bisa kita bandingkan dengan body-nya untuk mengetahui seberapa kuat salah satu pihak melawan pihak lain. Misalnya pada setup pin bar, umumnya price action setup tersebut digunakan untuk menandakan kontinuitas atau reversal suatu trend.

pinbar

Pada pola di atas (pin bar) umumnya body memiliki shadow panjang bergerak menjauh dari harga open, sedangkan harga close-nya bergerak tidak jauh dari harga tersebut. Artinya, salah satu pihak (buyer atau seller) berusaha mendorong harga naik atau turun namun dalam perjalanannya "kehabisan tenaga" untuk meneruskan upaya karena tekanan dari pihak lawan, bisa terlihat dari harga close yang tak mampu bergerak jauh.

Contoh kasusnya pada saat terjadinya uptrend, bullish pinbar digunakan sebagai indikasi bahwa seller berada di bawah tekanan buyer, dengan kata lain harga akan naik.

bullpinbar

 

Berikutnya saat terjadi downtrend, bearish pinbar adalah penanda bahwa buyer berada di bawah tekanan seller, atau harga akan turun kembali. 

bearpinbar

 

Contoh-contoh tadi hanya dasar dari cara membaca candlestick menurut para trader profesional. Pada perkembangannya, terdapat juga pola-pola lain mulai dari single bar pattern (satu bilah) sampai multiple bars pattern (lebih dari satu bilah).


Perhatian! Attention! Achtung!

Jika Anda benar-benar serius untuk menggunakan candlestick sebagai andalan dalam memperoleh profit konsisten layaknya trader profesional, berikut adalah poin-poin penting yang wajib Anda perhatikan:

1. Trending atau Ranging?
Beberapa setup price action, pinbar misalnya, sangat bergantung pada kondisi market trending untuk menjadi patokan efektif. Jika kondisi market masih sideways atau ranging, sebaiknya Anda menggunakan indikator lain untuk menentukan posisi entry dan exit. Karena itu, terlebih dahulu perlu dipahami mengenai kondisi trend di pasar.

2. Di mana support dan resistance-nya?
Beberapa pola, misalnya inside bar, akan memberikan akurasi lebih tinggi apabila berada di dekat level support atau resistance.

insidebar

 

3. Pada Time Frame apa sinyal muncul?
Telah disebutkan di atas bahwa setiap bilah candlestick muncul berdasarkan time frame pilihan. Jadi, jika kita pilih timeframe m30, maka bilah candlestick akan muncul dengan interval setiap 30 menit sekali. Perhatikan bahwa time frame rendah (di bawah h4) memunculkan banyak sekali candlestick dalam waktu relatif singkat, artinya resiko fake signal atau noise akan lebih sering terjadi apabila Anda menggunakan time frame tersebut. Apabila Anda masih belajar cara membaca candlestick, lebih baik bila menggunakan timeframe H4 atau D1 (daily).

 

Selain mengetahui cara membaca candlestick yang tepat, trader profesional biasanya tidak sembarangan memilih broker. Ingin tahu broker seperti apa yang biasanya dipilih mereka? Simak di artikel ini.

Advertisement


Forum

Sutaji (29 Mar 2021)

Bang Erik yang terhormat, Saya mau tanya,tolong dibalas lewat email saya. Apakah strategi breakout ini bisa saya terapkan setiap hari? Atau kah ada dasar khusus untuk penerapan nya? terimakasih bang Erik saya tunggu jawabannya di email saya..

Selengkapnya...

Pola Candlestick
Shooting Star
Shooting Star
Indikasi : Bearish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 1 candlestick dan terjadi di pucuk uptrend. Harga pembukaan candlestick ini menciptakan gap naik dari candlestick sebelumnya, tapi kemudian ditutup dekat harga terendahnya. Sinyal bearish terkonfirmasi apabila candlestick berikutnya dibuka di bawah body Shooting Star.
Advertisement

Saya hanya kaya karena saya tahu kapan saya salah. Pada dasarnya saya bisa bertahan dengan mengakui kesalahan-kesalahan saya.

George Soros

Untuk menjadi sukses, trading-lah seperti Anda memulai usaha, jangan perlakukan trading sebagai hobi atau pekerjaan rutin. Kalau cuma hobi, tak ada komitmen belajar, dan akhirnya Anda cuma buang-buang uang. Sedangkan kalau diperlakukan sebagai pekerjaan, trading bisa membuat Anda frustasi karena di sini tidak ada gaji bulanan.

Jean Folger

Saya tahu kemana saya akan keluar bahkan sebelum saya masuk (pasar).

Bruce Kovner

Dalam berinvestasi Anda harus tahu betul apa-apa yang tidak Anda ketahui, dan berpeganglah hanya pada apa yang Anda ketahui.

Warren Buffett

Saya akan selalu mengurangi posisi ketika loss. Dengan begitu, saya hanya akan memiliki posisi kecil saat trading berakhir buruk.

Paul Tudor Jones

Trading bukanlah hanya soal melindungi modal dari kerugian, melainkan juga melindungi diri dari diri sendiri.

Kim Krompass

Ketika mendapat profit, kita jadi lebih berhati-hati. Sedangkan ketika mengalami kerugian, kita justru mulai mengambil risiko lebih banyak dan rugi lebih banyak lagi.... Jadi, trader perlu memutuskan apakah mereka bisa menanggung risiko dan apakah mereka bisa mengambil keputusan dengan cepat sebelum trading.

Paul Rotter

Kehancuran emosional hampir sama buruknya dengan kehancuran finansial.

Kim Krompass

Masuklah pasar hanya saat pasar trending; jika bullish Anda harus buy, jika bearish masuk posisi sell. Cuma cara itu yang bisa menghasilkan keuntungan sebenarnya.

Jesse Livermore

Charting itu agak mirip dengan berselancar. Anda tak perlu banyak tahu tentang fisik gelombang untuk menangkap sebuah ombak yang bagus. Anda hanya perlu mampu merasakannya ketika (ombak) itu terjadi dan memiliki keberanian untuk beraksi di saat yang tepat.

Ed Seykota

Trader yang benar-benar (ingin) sukses haruslah berkomitmen untuk mendalami dunia trading, dan menganggap uang sebagai bonus sampingan.

Bill Lipschutz

Saat Anda mengalami kerugian beruntun, segala keraguan dan ketidakpastian akan menyeruak dan membuat Anda sangat ragu untuk menarik pelatuk (entry). Rasanya tak ada satupun yang berjalan dengan benar. Itu adalah sesuatu yang harus Anda kontrol.

Bill Lipschutz

Pada dasarnya, forex dan saham tidak jauh berbeda. Yang membedakan adalah risikonya.

Ellen May

Cara membangun return jangka panjang adalah dengan melindungi modal dan memaksimalkan profit.

Stanley Druckenmiller

Orang yang tradingnya maksa seringkali berujung pada kegagalan. Disyukuri saja profit yang sudah didapat hari itu. Jangan kemaruk.

Desmond Wira

Tak ada satupun aturan trading yang bisa 100% profit sepanjang waktu.

Jesse Livermore

Memilih time frame rendah untuk kemudian mengolah cara trading jangka pendek bukanlah tindakan memalukan apalagi sebuah dosa.

Barbara Rockefeller

Anda bisa memperkirakan apa yang terjadi. Tapi bila Anda tidak punya parameter trading, maka sebaiknya jangan masuk hanya karena peluangnya terlihat oke, atau karena seseorang mengatakannya.

Carolyn Boroden

Yang penting bukan masalah benar atau salah, tapi seberapa besar profit Anda ketika benar, dan seberapa banyak loss Anda ketika salah.

George Soros

Ketika Anda benar-benar percaya bahwa trading hanyalah sebuah permainan probabilitas yang sederhana, konsep seperti benar dan salah atau menang dan kalah tidak lagi memiliki makna yang sama.

Michael Covel

Untuk pemula disarankan lebih baik trading saham dahulu, kalau sudah profit konsisten baru mencoba forex, emas, atau lainnya. Kalau dari awal sudah nekat trading forex, emas, apalagi indeks tanpa bekal ilmu yang cukup, boleh jadi sebentar saja uangnya langsung amblas,

Desmond Wira

Saya tak banyak melihat korelasi antara trading yang bagus dan kecerdasan. Beberapa trader terkemuka cukup cerdas, tetapi beberapa diantaranya tidak.

William Eckhardt

Tekunilah proses dari setiap proses, kerjakan, rencanakan, investasikan waktu Anda dengan bijak, jadilah produktif, dan jangan buang-buang waktu.

Chris Lori

Saya selalu percaya bahwa passion yang diikuti kerja keras dan doa akan membuahkan hasil yang baik di segala bidang, termasuk forex.

Buge Satrio

Trader cerdas akan selalu paham dan mengikuti latar fundamental dari instrumen tradingnya, namun untuk mengenali level entry dan exit, ia akan menggunakan analisa teknikal

Kathy Lien
Kirim Komentar/Reply Baru

Reply Pembaca : 3    

Anonymous
10 JUN 2019

oh gitu

Ariyus
26 AUG 2019

Saya sudah melakukan semua jejak yang ada dalam materi ini namun selalu loss. Salahnya apa ya?

Admin
30 AUG 2019

Mohon maaf, penulis di atas saat ini sudah tidak aktif lagi. Jadi pertanyaan Anda tidak bisa kami sampaikan pada yang bersangkutan untuk di-follow up.

5 Pola Candle Bullish Terbaik untuk Trading Bitcoin
5 Pola Candle Bullish Terbaik untuk Trading Bitcoin
Fatma Adriana   19 Oct 2021   5  
Cara Trading Inside Bar dan MACD, Layakkah Dicoba?
Cara Trading Inside Bar dan MACD, Layakkah Dicoba?
Fatma Adriana   16 Sep 2021   241  
Teknik Day Trading Dengan Kombinasi Inside Bar
Teknik Day Trading Dengan Kombinasi Inside Bar
Damar Putra   25 Aug 2021   322  
Cara Trading Candlestick Jitu dengan RSI
Cara Trading Candlestick Jitu dengan RSI
Fatma Adriana   11 Aug 2021   574  
4 Pola Candlestick Yang Jarang Diketahui Trader
4 Pola Candlestick Yang Jarang Diketahui Trader
InvestBro   13 Jul 2021   928  
3 Cara Trading Inside Bar Ini Wajib Dihindari
3 Cara Trading Inside Bar Ini Wajib Dihindari
Nandini   25 Jun 2021   442  
Teknik Trading Candlestick Dengan Trendline
Teknik Trading Candlestick Dengan Trendline
Novita   23 Jun 2021   786  
Pola Candle Abandoned Baby Dan Cara Tradingnya
Pola Candle Abandoned Baby Dan Cara Tradingnya
Nandini   19 Jun 2021   427  
Cara Membaca Candlestick Piercing Line Dan Kiat Tradingnya
Cara Membaca Candlestick Piercing Line Dan Kiat Tradingnya
Tomy Zulfikar   24 Feb 2021   1263