Cara Membaca Candlestick Piercing Line Dan Kiat Tradingnya


Tomy Zulfikar 24 Feb 2021 619Dibaca Normal 4 Menit

Meski tidak se-mainstream pin bar ataupun engulfing, pola candlestick piercing line ternyata juga efektif menandakan sinyal reversal.



Kepanikan yang terjadi di pasar keuangan pada krisis pandemi 2020 menjadi peluang besar bagi sebagian investor dan trader. Sebagian mendapatkan keberkahan dari momentum ini, tapi sebagian lagi mendapatkan kerugian besar. Bagi swing trader, momentum ini merupakan kesempatan besar untuk memperoleh gain dengan strategi-strategi tertentu.

Bagi teman-teman trader terutama yang masih pemula atau pertama kali memulai trading di pasar forex atau saham, mungkin banyak yang merasa bingung atau khawatir ketika menghadapi pasar bearish; kondisi di mana nilai dari suatu aset keuangan sedang menurun. Sebagian menganggap ini sebagai kerugian dan sebagian menganggap sebagai peluang. Jika momentum ini merupakan peluang, bagaimana seharusnya trader meresponnya?

Merespon pasar bearish

Di dalam artikel ini, penulis akan menjelaskan salah satu cara teknikal analisis untuk mengetahui potensi pembalikan dari suatu tren, yaitu pola piercing (piercing pattern).

 

Apa Itu Piercing Line

Pola piercing line merupakan pola dua candlestick yang menandai potensi pembalikan jangka pendek dari tren turun ke tren naik. Polanya mencakup satu candlestick bearish yang kemudian diikuti candle bullish. Cara membaca candlestick ini cukup mudah, karena level pembukaan candlestick kedua biasanya berada di bawah level pembukaan candlestick pertama, begitu pula dengan perbandingan level penutupannya.

Sebagian trader umumnya juga memastikan bahwa candlestick kedua ditutup setidaknya di level yang sejajar dengan setengah panjang candlestick pertama. Contohnya dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Apa Itu Piercing Line(Baca juga: Cara Trading Double Spike Untuk Memanfaatkan Reversal)

Candlestick bullish dalam hal ini menunjukkan rebound dari level support yang membatasi penurunan lebih lanjut. Ini mungkin terjadi karena para pelaku pasar tertarik membeli dari harga yang lebih rendah dibanding level pembukaan dan penutupan candlestick sebelumnya.



Dengan demikian, pola piercing line dapat dikonfirmasikan lebih lanjut jika terjadi di area support. Selain itu, kemunculan breakway gap juga bisa menjadi validasi bullish reversal yang diindikasikan oleh piercing line.

Pada dasarnya, breakaway gap ditandai oleh dua candlestick bullish yang terbentuk secara berturut-turut, di mana candlestick kedua akan menunjukkan celah substansial dari harga penutupan candlestick pertama. Contohnya bisa dilihat pada gambar berikut ini:

Breakaway Gap setelah Piercing Line

 

Karakteristik Pola Piercing Line Yang Perlu Diperhatikan

Pola piercing line menjadi salah satu candlestick penting yang biasanya dilihat oleh analis teknikal. Selain dibentuk oleh dua candlestick berurutan seperti penjelasan di atas, ada pula tiga karakteristik penting yang patut diwaspadai, diantaranya:

  1. Pola piercing line selalui didahului oleh downtrend. Jadi apabila Anda menemui dua candlestick yang memenuhi syarat pola piercing line tetapi trend sebelumnya adalah uptrend, maka pola tersebut tidak valid untuk dijadikan sebagai sinyal bullish reversal. Untuk mengkonfirmasi suatu trend, ada baiknya Anda membaca 3 Teknik Paling Ampuh Untuk Mengukur Kekuatan Trend.
  2. Harga pembukaan di candlestick kedua bisa membentuk gap yang lebih rendah daripada harga penutupan candlestick pertama. Namun, kondisi ini lebih umum terjadi di grafik pasar saham daripada forex.
  3. Validitas piercing line sangat diragukan jika kenaikan candlestick kedua kurang dari setengah panjang candlestick pertama.

 

Cara Trading Dengan Pola Piercing Line

Menempatkan transaksi di pasar forex tidak hanya sebatas open buy atau sell, tetapi juga menggunakan strategi yang terukur untuk mendapatkan akurasi trading yang lebih baik. Secara praktis, Anda bisa mempersiapkan posisi buy jika menjumpai pola piercing line yang terkonfirmasi di chart. Sebagai pedoman dasar, ada baiknya untuk menunggu sampai candlestick ketiga (candlestick setelah pola piercing line) naik melebihi harga tertinggi candlestick pertama.

Trading dengan Piercing Line

Yang tak kalah penting, gunakan Stop Loss dan Take Profit sesuai pengaturan manajemen risiko Anda untuk melindungi posisi trading dari pergerakan market yang tak terduga.

 

Kesimpulan

Setelah mengetahui bagaimana pola piercing terbentuk, Anda sebagai investor atau trader dapat menjadikan pola candlestick ini sebagai referensi untuk mengantisipasi reversal kenaikan. Selain dengan breakway gap dan memastikan kenaikan candlestick ketiga di atas level tertinggi candlestick pertama, konfirmasi entry buy juga bisa menggunakan indikator Oscillator seperti RSI, Stochastic, atau MACD. Dalam hal ini, trader bisa mencari sinyal oversold atau bullish divergence. Untuk mengetahui apa itu bullish divergence, Anda bisa merujuk pada artikel Divergence Trading.

Advertisement


Pola Candlestick
Three Outside Up
Three Outside Up
Indikasi : Bullish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 3 candlestick. Dua candlestick pertama adalah pola Bullish Engulfing, kemudian diikuti oleh pola candlestick ketiga yang mengkonfirmasi bullish reversal.
Advertisement

Kirim Komentar/Reply Baru
Cara Menggunakan Pola Candlestick Marubozu
Cara Menggunakan Pola Candlestick Marubozu
SAM   2 Jun 2020   20175  
Pola 3 Candle Terbaik Penanda Reversal
Pola 3 Candle Terbaik Penanda Reversal
SAM   1 Jun 2020   24097  
Mengenal Pola Candlestick Harami
Mengenal Pola Candlestick Harami
SAM   1 Aug 2016   13309  
Pola Candlestick Morning Star Dan Evening Star
Pola Candlestick Morning Star Dan Evening Star
SAM   29 Jun 2016   12479  
Trading Dengan Pola Engulfing Candle
Trading Dengan Pola Engulfing Candle
SAM   31 Oct 2014   15081