Cara Membuat Analisa Harian Rutin

Nandini 29 Jan 2021 765
Dibaca Normal 5 Menit

Analisa harian rutin bisa digunakan secara efektif untuk membuka, memodifikasi, ataupun menutup posisi sesuai kondisi pasar terkini. Pelajari metodenya di sini.



Setiap trader pastinya selalu menghendaki kesuksesan dalam bertrading. Banyak trader pemula berpikir bahwa kesuksesan bertrading itu bisa didapatkan dengan mudah dan karena faktor keberuntungan. Jadi, mereka tidak akan repot-repot dan bersusah payah untuk belajar.

Namun faktanya tidaklah demikian. Para trader profesional meraih kesuksesannya dengan cara yang terbilang berliku. Sama seperti halnya dengan seorang siswa yang ingin mendapatkan peringkat satu di kelas, mereka harus belajar dengan giat. Ya, trader profesional yang sudah sukses trading selalu menekankan pentingnya belajar.

Mereka akan terus tekun belajar dengan konsisten dan tidak lupa membuat analisa harian rutin. Anda pasti pernah membaca komentar dari para analis tentang pergerakan harga hari ini, besok, minggu depan, atau bahkan bulan depan.

analisa harian rutin(Baca juga: Analisa Forex, Langkah Wajib Sebelum Anda Mulai Trading)

Para analis yang dimaksud adalah mereka yang tugasnya memberikan komentar dan prediksi mengenai pergerakan harga berdasarkan analisa yang rutin dilakukan setiap hari. Analisa seperti ini biasanya dilakukan menjelang pergantian sesi perdagangan dan menjadi pekerjaan utama dari para analis.

Lalu, apakah analisa harian itu penting? Jawabannya tentu saja ya. Selain penting untuk para analis sendiri, analisa harian forex yang rutin pun krusial bagi kesuksesan trader. Dengan membiasakan diri membuat analisa harian rutin, trader akan tahu pola pergerakan harga dari waktu ke waktu. Dengan demikian, mereka akan mendapatkan lebih banyak petunjuk untuk mengaplikasikan cara tradingnya.

Dalam artikel ini, kami akan memaparkan tiga cara membuat analisa harian rutin yang sederhana dan efektif:

 

1. Tentukan Support Resistance

Langkah pertama yang harus Anda lakukan terlebih dahulu adalah menentukan level Support Resistance. Hal ini karena harga umumnya akan bereaksi di sekitar level-level tersebut.



Pertama-tama, Anda harus melihat chart weekly, baru kemudian menentukan level-level kunci (key levels) dari resistance dan support. Selanjutnya, tariklah garis horizontal pada level-level tersebut. Sederhananya, level-level kunci ditentukan melalui titik-titik pembalikan arah harga atau turning points yang jelas tampak. Setelah itu, lihatlah pergerakan harganya pada time frame yang lebih rendah.

membuat analisa harian

Ada beberapa kaidah umum yang perlu diperhatikan untuk menentukan level resistance dan support selain dengan mengamati formasi bar atau price action, diantaranya:

  • Garis horizontal support akan berubah fungsi menjadi resistance jika terjadi break atau berhasil ditembus harga, begitu pun sebaliknya jika resistance dipenetrasi.
  • Garis uptrend yang berfungsi sebagai support akan berubah fungsinya menjadi garis resistance bila berhasil ditembus, berlaku pula jika sebaliknya.
  • Garis dinamis Moving Average (MA) yang sebelumnya menunjukkan batas level resistance akan berubah menjadi support apabila berhasil ditembus, begitu pula sebaliknya.

 

2. Perhatikan Kondisi Pasar

Langkah kedua setelah Anda menentukan support resistance adalah memperhatikan kondisi pasar saat ini. Anda harus paham apakah kondisi pasar sedang sideways, trending, choppy, atau tidak ada pergerakan sama sekali. Ini dianggap penting agar Anda bisa tahu langkah apa yang harus diambil; apakah Anda perlu membuka posisi baru, memodifikasi posisi yang telah dibuka, atau bahkan harus menutup posisi yang sedang berjalan.

Sama seperti menentukan level resistance dan support, melihat kondisi pasar juga harus dimulai dengan memperhatikan time frame tinggi untuk mengetahui trend jangka panjangnya.

USDJPY Weekly

Pada gambar di atas, pair USD/JPY cenderung bergerak sideways selama 8 bulan dan tidak ada sinyal trend yang pasti untuk jangka panjang. Namun tiba-tiba, terjadilah breakout di level kunci resistance pada awal September 2014. Setelah candle minggu berikutnya dibuka lebih tinggi dari penutupan harga minggu sebelumnya, bisa kita simpulkan pasar akan mengalami uptrend.



Baca juga: Cara Jitu Analisa Trend Dengan Pola Candlestick

Informasi yang didapat dari chart mingguan sangatlah penting sebelum kita akan melihat informasi di time frame yang lebih rendah, seperti D1 atau H4. Anda bisa perhatikan gambar di bawah ini.

USDJPY daily

Di gambar di atas, kita sudah bisa melihat dengan jelas adanya uptrend, yang ditandai dengan formasi bullish candlestick dan kecenderungan harga bergerak di atas garis moving average (MA). Meski harga mengalami retrace atau terkoreksi, tetapi pergerakannya cenderung menguat, sehingga dapat dikatakan bahwa momentum bullish masih dominan.

Baca Juga: 3 Cara Trading Dengan Moving Averages

Setelah mengetahui kondisi pasar yang seperti itu dan sudah menentukan level-level support resistance, Anda hanya perlu menunggu sinyal yang tepat untuk mengambil tindakan, baik membuka, memodifikasi, ataupun menutup posisi.

 

3. Amati Sinyal Trading

Anda dapat melihat sinyal dengan probabilitas paling tinggi untuk masuk ke pasar dengan bergantung pada metode dan strategi trading yang Anda gunakan. Metode sederhana yang digunakan untuk menentukan sinyal trading adalah melalui setup price action pada level support resistance. Pehatikan contoh pada gambar berikut ini.

XAUUSD Daily

Gambar di atas adalah chart daily dari XAU/USD (Emas versus USD), di mana Inside Bar tampak dengan jelas diikuti Pin Bar yang mengindikasikan penolakan (rejection) di level resistance. Ini menandakan sinyal sell dengan probabilitas tinggi, sebab harga kembali ke arah trend utama (downtrend) terjadi setelah retrace.



 

Kesimpulan

Ketiga langkah di atas merupakan metode analisa harian forex berdasarkan analisa teknikal. Namun, Anda disarankan untuk tidak hanya berpaku pada langkah di atas. Seperti yang sudah kita ketahui, pergerakan harga juga dipengaruhi oleh data-data dan berita fundamental. Oleh sebab itu, sebaiknya Anda kombinasikan metode teknikal serta analisa dengan berita fundamental.

Umumnya, pengaruh perilisan data dan berita fundamental mudah sekali untuk dianalisa jika trader sudah mengetahui sentimen pasar berdasarkan sifat pergerakan harga saat ini. Tetapi, yang wajib dijadikan patokan adalah penentuan level support resistance yang di-update setiap hari. Hal ini dilakukan supaya Anda punya acuan dan pegangan dalam menyikapi pergerakan harga pasar dan perubahannya. Untuk mempermudah langkah ini, Anda bisa memanfaatkan data support resistance harian yang di-update secara otomatis mengikuti perubahan harga secara real-time.



Forum

Risky Fadila (21 Nov 2014)

indikator apa yg paling tepat digunakan untuk price action?

Selengkapnya...


Kirim Komentar/Reply Baru
Peluang Sell NZD/CAD Menuju Support 1
Peluang Sell NZD/CAD Menuju Support 1
Jujun Kurniawan   16 Apr 2021   13  
Reksadana Vs P2P Lending Recommended Mana?

Mau coba-coba ikut investasi yang lagi ngetren sekarang, antara investasi reksadana dan P2P Lending, mana yang lebih menguntungkan dan recommended ya kak? Kebetulan saya ingin mengalokasi dana saya ke salah satu investasi tersebut antara Reksadana atau P2P Lending. Budget estimasi 20jt. Mohon sarannya.

Karina 14 Apr 2021

Reply:

M Singgih (15 Apr 2021 18:41)

@ Karina:Mengenai P2P lending, saya pribadi belum pernah berinvestasi, dan setahu saya jenis investasi ini masih relatif baru sehingga belum banyak diketahui apa saja kelebihan dan kekurangannya. Untuk produk reksadana sudah dikenal secara luas dan banyak yang mendapatkan keuntungan dengan berinvestasi di reksadana. Kalau saya pribadi lebih memilih berinvestasi di reksadana.

Mengenai bisnis P2P lending, silahkan baca:

  • Bisnis Peer To Peer Vs Crowdfunding, Mana Yang Menguntungkan?
  • Jenis Akad Dalam P2P Lending

Mengenai reksadana, silahkan baca:

  • Cara Investasi Reksadana Untuk Pemula Mulai Dari Nol

Susilo (16 Apr 2021 14:35)

Numpang tanya juga, kalo dalam investasi reksadana. Bank kustodian ini siapa ya? Apakah seperti BCA, BRI, BNI, dll gitu?

Dolar NZ Mulai Bangkit Targetkan R1
Dolar NZ Mulai Bangkit Targetkan R1
Kazuki   16 Apr 2021   41  
EUR/CHF Berpotensi Melemah Dan Sinyalkan Sell
EUR/CHF Berpotensi Melemah Dan Sinyalkan Sell
Jujun Kurniawan   15 Apr 2021   60  
Terhambat R1, Mampukah NZD/JPY Naik Lebih Lanjut?
Dolar New Zealand Berpotensi Bullish Menuju S1
Dolar New Zealand Berpotensi Bullish Menuju S1
Jujun Kurniawan   13 Apr 2021   56  
Sempat Bullish Di H4, CAD/CHF Sinyalkan Buy
Sempat Bullish Di H4, CAD/CHF Sinyalkan Buy
Jujun Kurniawan   9 Apr 2021   126  
EUR/USD Berpotensi Melemah Setelah Rebound
EUR/USD Berpotensi Melemah Setelah Rebound
Jujun Kurniawan   8 Apr 2021   101  
Pound Tergelincir, S1 Jadi Batas Penentu
Pound Tergelincir, S1 Jadi Batas Penentu
Kazuki   8 Apr 2021   83  
GBP/USD Sinyalkan Sell Menuju S2
GBP/USD Sinyalkan Sell Menuju S2
Jujun Kurniawan   6 Apr 2021   85