Cara Memilih Developer Terpercaya Agar Tak Terjebak Penipuan KPR

Febrian Surya 31 Mar 2020 3221
Dibaca Normal 4 Menit

Memilih developer terpercaya sudah menjadi keharusan sebelum membeli rumah agar tak terjebak penipuan KPR. Berikut cara memilih developer terpercaya agar tak buntung di kemudian hari.



Pada dasarnya, kamu bisa mendapatkan keuntungan dan kemudahan membeli rumah melalui KPR. Sebab, banyak developer saat ini telah bermitra dengan lembaga keuangan untuk menyalurkan pinjaman KPR bagi masyarakat. Tentu saja, hal ini akan semakin memudahkan masyarakat yang ingin memiliki rumah walaupun belum memiliki cukup dana sekalipun.

Namun, tergiur memiliki rumah dengan dana pas-pasan bukan berarti kamu bisa memilih sembaran developer. Faktanya, memilih developer yang memiliki kredibilitas adalah wajib agar kamu bisa terhindar dari penipuan KPR. Sebab, saat ini sudah banyak sekali kasus penipuan KPR yang dilakukan oleh para developer bodong. Oleh karenanya, kamu perlu mewaspadai praktik-praktik curang yang sering digunakan oleh developer semacam itu.

cara memilih developer terpercaya agar tak terjebak penipuan kpr(Baca juga: Cara Memilih Pinjaman KPR Agar Tak Mencekik)

Biar kamu tidak terjebak dan mudah tergiur dengan penawaran menarik dari sales properti yang bisa berujung penipuan KPR, kamu bisa mempertimbangkan untuk memilih developer terpercaya melalui cara-cara berikut ini:

 

Cek Reputasi Developer

Sebelum kamu membeli rumah melalui KPR, pastikan bahwa kamu telah memilih developer dengan reputasi yang baik. Soalnya, saat kamu mengajukan pinjaman KPR di bank, kamu perlu melunasi cicilan KPR setiap bulannya selama jangka waktu kredit. Terkadang, pelunasan KPR dilakukan sebelum rumah yang kamu beli tersebut rampung.

Jika demikian, hal ini bisa disamakan dengan kamu membeli rumah secara inden. Oeh sebab itu, kamu bisa mencari tahu apakah developer tersebut kredibel atau tidak, melalui proyek-proyek yang pernah mereka selesaikan dengan melihat dari kelengkapan developer seperti izin peruntukan tanah, IMB Induk, dan SHGB Induk atas nama developer. Selain itu, developer yang tergabung dalam asosiasi-asosiasi perumahan resmi di Indonesia seperti REI (Real Estate Indonesia) atau HIMPERRA (Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat) juga bisa menjadi referensi.

Disamping menjamin keamanan saat melunasi cicilan, developer yang memiliki kredibilitas juga berani menanggung risiko jika sewaktu-waktu terjadi wanprestasi, atau pelaksanaan tidak sesuai dengan kewajiban dalam perjanjian tertulis. Misalnya, developer terpercaya akan bertanggung jawab untuk memberikan kompensasi atas keterlambatan rumah yang sudah dilakukan pembayaran secara lunas, rumah selesai di luar target rampungnya bangunan, ataupun rumah jadi yang tidak sesuai dengan spesifikasi awal.

 

Cek Kelengkapan Sertifikat

Hal-hal yang berhubungan dengan permasalahan sertifikat perlu kamu tanyakan kepada developer, seperti kapan sertifikat rumah atas nama kamu akan dialihkan. Persoalan seperti ini sebenarnya bisa diketahui melalui surat jual-beli rumah. Namun, tidak ada salahnya juga bila kamu lebih pro aktif dengan menanyakan hal ini langsung kepada pihak developer.

Penyelesaian sertifikat rumah(Baca juga: Cara Developer Menentukan Harga Rumah)

Jika proses sertifikat kepemilikan atas rumahmu tersebut tidak jelas, kamu akan mengalami kesulitan lainnya kalau kamu ingin melakukan take over dari bank yang saat ini kamu gunakan KPR-nya ke bank lain. Intinya, proses penyelesaian pengalihan sertifikat kepemilikan dari developer ke pemilik baru harus benar-benar jelas, agar take over yang kamu lakukan bisa disetujui oleh pihak bank.  



Sertifikat yang perlu kamu perhatikan saat membeli rumah lewat developer di antaranya:

  1. Akta Jual-Beli (AJB): surat ini menunjukkan bahwa hak atas tanah dan bangunan sudah beralih kepada pihak lain. Kamu bisa mengurus AJB ini setelah rumahmu sudah selesai dibangun.
  2. SHM (Sertifikat Hak Milik): setelah kamu membuat AJB, kamu akan mendapatkan SHGB (Sertifikat Hak Guna Bangunan) dari pihak developer. Kemudian, SHGB bisa kamu ubah menjadi SHM (Sertifikat Hak Milik).
  3. IMB (Izin Mendirikan Bangunan): kamu perlu memastikan bahwa rumah yang dibangun oleh developer telah memiliki IMB. Surat ini sudah menjadi keharusan dari berdirinya sebuah bangunan di Indonesia.

 

Jangan Bayar DP Sebelum Pengajuan KPR Disetujui

Salah satu cara praktik curang yang sering dilakukan oleh developer bodong adalah dengan menawarkan harga rumah yang tergolong murah untuk kamu beli. Di mana, mereka akan memintamu untuk membayarkan uang DP terlebih dahulu (30% dari harga rumah), walaupun pengajuan KPR yang kamu ajukan belum disetujui.

jangan bayar dp sebelum kpr disetujui

Jika menemukan ciri-ciri developer yang melakukan hal demikian, lebih baik jangan kamu beli rumah lewat developer tersebut. Sebab, jika ternyata pengajuan KPR-mu ditolak oleh pihak bank, uang DP yang sudah kamu bayarkan ke developer akan sulit untuk dikembalikan dan akan terkena potongan sekian persen oleh developer.

Selain itu, kamu jangan pernah melakukan transaksi di bawah tangan atau tidak sesuai dengan prosedur yang seharusnya perlu kamu lalui. Contohnya saja, saat kamu melakukan take over tanpa sepengetahuan bank.

 

Tahukah kamu? Selain dengan cara mencicil secara konvensional, KPR juga ada yang bersifat syariah sehingga model pelunasannya relatif berbeda dan pastinya lebih sesuai dengan hukum Islam. Pelajari ulasan lengkapnya di "Mengenal KPR Syariah vs Konvensional, Mana Yang Lebih Baik?"



Forum

SYAMSUL IRWIN (14 Mar 2019)

1) Apakah  arah saat  candle CSAK ( memotong MA5/10 dan mid BB)   harus searah / sama dengan arah candle reversal ?  Apakah tetap valid sekalipun arahnya berlawanan ataukah harus searah ?  2) Saat terjadi candle CSAK , tetapi trend  market berlawanan , posisi re-entry apa yang harus diambil apakah mengikuti...

Selengkapnya...

BANKKPRRitel
Bank Amar Indonesia 13.00% 11.00%
Bank Artha Graha Internasional 10.90% 10.40%
Bank Artos Indonesia 30.23% 30.23%
Bank Bisnis Internasional 8.78% 12.35%
Bank Bukopin 9.31% 9.20%
Bank Bumi Arta 9.98% 10.55%
Bank Capital Indonesia 13.30% 13.30%
Bank China Construction Bank Indonesia 9.89% 9.89%
Bank Cimb Niaga 9.55% 10.10%
Bank Commonwealth 10.75% 10.75%

Kirim Komentar/Reply Baru


Kalkulator P2P Lending
Kalkulator P2P Lending
Sistem   9 Apr 2021   172  
Apakah Pernah Tembus R3/S3 Lanjut ke SR Berikutnya?
Apakah mngkin atau prnah trjd kalo udh nembus R3/S3 akan melanjutkan prgerkan k Resisten ato Support slnjutnya (R4,R5, dst atau S4,S5, dst)?

Gold Gambler 6 Apr 2016

Reply:

Basir (07 Apr 2016 09:23)

Untuk Gold Gambler..

Hal itu bisa dan pernah terjadi, dimana salah satu kurs mata uang jatuh menuju S4-S5 karena tekanan kuat dari seller. Jika anda trading emas, emas pernah jatuh kedalam level terendah pada 1 hari trading.

Thanks

Salahudin (08 Apr 2016 08:26)

bagaimana dgn yg bergerak keatas sampai r5 master? apa jg udah pernah terjadi?

Basir (11 Apr 2016 07:45)

Untuk Salahudin.. Harga dari mata uang tertentu pernah bergerak keatas dan kebawah 200 – 300 pips dalam satu hari perdagangan. Hal ini pernah menembus/melebihi S3 dan R3. Thanks

Perbandingan Bunga P2P Lending
Perbandingan Bunga P2P Lending
Sistem   9 Apr 2021   293  
10 Bank Dengan Pinjaman KPR Terbaik
10 Bank Dengan Pinjaman KPR Terbaik
Nandini   27 Dec 2020   373  
Ingin Dapat Pinjaman Tanpa Takut Riba? Ini Caranya
Ingin Dapat Pinjaman Tanpa Takut Riba? Ini Caranya
Jujun Kurniawan   15 Sep 2020   686  
Ingin Pakai Kartu Kredit Untuk Bisnis? Perhatikan Ini
Ingin Pakai Kartu Kredit Untuk Bisnis? Perhatikan Ini
Jujun Kurniawan   23 Aug 2020   856  
Suku Bunga Kredit Dan Pinjaman
Suku Bunga Kredit Dan Pinjaman
Sistem   5 Aug 2020   1542  
Kalkulator KPR
Kalkulator KPR
Sistem   5 Aug 2020   849  
Mengenal FLPP, Program KPR Bersubsidi
Mengenal FLPP, Program KPR Bersubsidi
Febrian Surya   23 Jul 2020   693  
5 Ciri Fintech Bodong Menurut OJK
5 Ciri Fintech Bodong Menurut OJK
Febrian Surya   13 Jul 2020   435  
3 Strategi Jitu Agar Angsuran KPR Cepat Lunas
3 Strategi Jitu Agar Angsuran KPR Cepat Lunas
Jujun Kurniawan   6 Jul 2020   505