Cara Menggunakan Rasio Risk Reward dalam Trading Kripto


Linlindua 6 Sep 2021 17Dibaca Normal 5 Menit

Untuk menjadi trader kripto profesional, sangat penting mengetahui cara menggunakan rasio risk reward yang benar. Bagaimanakah itu?



Rasio Risk Reward kripto merupakan suatu pertimbangan seorang trader untuk mengambil risiko dengan potensi imbalan yang akan mereka peroleh. Seorang trader dan investor tidak bisa terus bermain aman jika ingin memperoleh profit. Oleh karenya, trader dan investor yang baik harus tepat aksi dan hati-hati.

Mereka akan selalu berupaya mencari potensi laba tertinggi dengan potensi kerugian yang paling rendah. Coba bayangkan, jika ada hasil investasi sama dengan potensi risiko yang lebih rendah, pasti siapapun akan lebih memilih investasi tersebut, bukan?

Nah, menghitung Rasio Risk Reward kripto bisa membantu trader dan investor untuk mendapatkan tujuan tersebut. Bagaimana bisa?

perhitungan rasio risk reward bitcoin

 

Apa Itu Rasio Risk Reward Kripto?

Sesuai namanya, Rasio Risk Reward kripto atau Rasio R/R merupakan perhitungan banyaknya risiko yang trader ambil untuk mendapatkan potensi reward. Dengan kata lain, formula Rasio R/R menunjukkan apa saja potensi reward untuk setiap $1 yang Anda pertaruhkan dalam investasi.

Perhitungan Rasio Risk Reward kripto sangat sederhana: Bandingkan antara risiko terbesar dengan target laba bersih. Caranya, lihat dimana Anda akan memasuki pasar. Lalu, putuskan letak Stop Loss (apabila trading merugi) dan berapa besaran target profit (jika trading berhasil). Hal ini penting untuk mengelola risiko dengan benar. Seorang trader yang baik pasti akan selalu menetapkan target laba dan Stop Loss terlebih dulu sebelum mulai trading.

Baca juga: Siapkan 5 Hal Ini Sebelum Investasi Kripto

Lalu, bagaimana hasil perhitungan Rasio Risk Reward kripto yang baik? Setelah menentukan target masuk dan keluar dengan membagi potensi risiko dengan reward, apabila rasionya semakin rendah, maka semakin besar potensi reward yang akan diperoleh per "unit" risiko.

 

Cara Menghitung Rasio R/R

Nah, untuk memahami perhitungan Rasio R/R lebih jelas, perhatikan contoh ilustrasinya berikut ini:



Misalnya Anda akan masuk ke posisi long Bitcoin. Sebelumnya, Anda melakukan analisis rasio R/R dengan menentukan order take profit 15% dari harga entri dan titik invalidasi (order Stop Loss) 5% dari titik entri.

Jadi, target profit yang akan Anda capai 15% dan potensi kerugian sebesar 5%. Maka, Rasio Risk Reward-nya yaitu 5/15 = 1:3 = 0.33.

Dari hasil perhitungan itu, berarti Anda berpotensi memenangkan reward tiga kali lipat lebih besar untuk setiap unit yang dirisikokan. Jadi, jika Anda memiliki posisi senilai $100, maka berisiko kehilangan $5 dan mendapatkan potensi laba $15.

indikator teknikal bitcoin risk reward

Bagaimana cara menurunkan risiko? Solusinya, Anda bisa memindahkan Stop Loss lebih dekat ke level entri. Namun, perlu Anda ingat bahwa titik masuk dan keluar tersebut harus berdasarkan analisis atau tidak bisa ditentukan sesuka hati.

Baca juga: 5 Indikator Bitcoin Terbaik Versi Para Pakar

Perlu Anda pahami bahwa Rasio Risk Reward akan tetap sama untuk berapapun modal yang Anda investasikan. Misalnya Anda punya posisi senilai $10,000 dengan Rasio Risk Reward 0.33, maka potensi risiko $500 tetap akan memiliki potensi laba 3x lipatnya yaitu $1,500 (rasio masih 1:3). Artinya, rasio hanya akan berubah apabila Anda mengubah target keuntungan dan Stop Loss.

 

Risk Reward atau Reward Risk?

Anda mungkin pernah mendengar analis yang menggunakan istilah Rasio Reward Risk. Jika ya, maka tak perlu bingung karena istilah itu sebenarnya sama saja dengan Rasio Risk Reward yang kita bahas dalam artikel ini. Perbedaannya hanya pada preferensi penggunaan istilah.

Baca juga: Mengungkap Mitos Di Balik Rasio Profit Loss

Banyak trader melakukan perhitungan Reward Risk karena lebih mudah dipahami, di mana yang mereka gunakan sebagai acuan adalah target keuntungan. Misalnya pada contoh sebelumnya, jika Rasio 1:3 hasilnya 0.33, maka dalam Reward Risk berarti 15/5 = 3.

 

Tak Terbebani Win Rate

Win Rate adalah tingkat kemenangan yang menghitung persentase posisi profit dibanding posisi loss dalam sejumlah trade. Banyak sistem trading dijual dengan iming-iming Win Rate 80% atau bahkan 90%, karena para pemula biasanya berpikiran jika sering menang = profit banyak. Padahal, yang terjadi di lapangan bukan seperti itu.

Dengan Rasio 1:3, Anda tak harus bersusah payah mengupayakan strategi trading memiliki Win Rate di atas 50%. Dengan Win Rate 30% pun, Anda masih bisa profit dengan perhitungan sebagai berikut:

Jumlah trade: 10

Batas kerugian per posisi: $50

Target keuntungan per posisi: $150

  • Posisi #1: Loss (-$50)
  • Posisi #2: Profit (+$150)
  • Posisi #3: Loss (-$50)
  • Posisi #4: Loss (-$50)
  • Posisi #5: Loss (-$50)
  • Posisi #6: Profit (+$150)
  • Posisi #7: Loss (-$50)
  • Posisi #8: Profit (+$150)
  • Posisi #9: Loss (-$50)
  • Posisi #10: Loss (-$50)

Akumulasi Loss: -$50 x 7 = -$350

Akumulasi Profit: $150 x 3 = $450

Total P/L: $450 - $350 = $100

Jadi, Anda tak perlu terbebani dengan Win Rate tinggi asal menerapkan Rasio Risk Reward secara konsisten. Jika Rasio 1:3 dirasa terlalu besar, Anda bisa menyesuaikannya menjadi 1:2 atau bahkan 1:1.5. Intinya, pastikan agar tingkat reward selalu lebih besar dari risikonya. Itulah kunci sukses menggunakan Rasio Risk Reward Kripto.

 

Satu lagi yang tak kalah penting dalam manajemen risiko adalah trading di platform terpercaya. Di Indonesia, trading kripto sudah dilegalkan di beberapa exchange berlisensi. Daftarnya bisa Anda simak di Ini Dia Exchange Kripto Terdaftar Bappebti yang Terpercaya.

BANKKPRRitel
Bank Amar Indonesia 13.00% 11.00%
Bank Artha Graha Internasional 10.90% 10.40%
Bank Artos Indonesia 30.23% 30.23%
Bank Bisnis Internasional 8.78% 12.35%
Bank Bukopin 9.31% 9.20%
Bank Bumi Arta 9.98% 10.55%
Bank Capital Indonesia 13.30% 13.30%
Bank China Construction Bank Indonesia 9.89% 9.89%
Bank Cimb Niaga 9.55% 10.10%
Bank Commonwealth 10.75% 10.75%

Yang penting bukan masalah benar atau salah, tapi seberapa besar profit Anda ketika benar, dan seberapa banyak loss Anda ketika salah.

George Soros

Orang yang tradingnya maksa seringkali berujung pada kegagalan. Disyukuri saja profit yang sudah didapat hari itu. Jangan kemaruk.

Desmond Wira

Saya hanya kaya karena saya tahu kapan saya salah. Pada dasarnya saya bisa bertahan dengan mengakui kesalahan-kesalahan saya.

George Soros

Cara membangun return jangka panjang adalah dengan melindungi modal dan memaksimalkan profit.

Stanley Druckenmiller

Trading bukanlah hanya soal melindungi modal dari kerugian, melainkan juga melindungi diri dari diri sendiri.

Kim Krompass

Tak ada satupun aturan trading yang bisa 100% profit sepanjang waktu.

Jesse Livermore

Dalam berinvestasi Anda harus tahu betul apa-apa yang tidak Anda ketahui, dan berpeganglah hanya pada apa yang Anda ketahui.

Warren Buffett

Pada dasarnya, forex dan saham tidak jauh berbeda. Yang membedakan adalah risikonya.

Ellen May

Trader cerdas akan selalu paham dan mengikuti latar fundamental dari instrumen tradingnya, namun untuk mengenali level entry dan exit, ia akan menggunakan analisa teknikal

Kathy Lien

Untuk menjadi sukses, trading-lah seperti Anda memulai usaha, jangan perlakukan trading sebagai hobi atau pekerjaan rutin. Kalau cuma hobi, tak ada komitmen belajar, dan akhirnya Anda cuma buang-buang uang. Sedangkan kalau diperlakukan sebagai pekerjaan, trading bisa membuat Anda frustasi karena di sini tidak ada gaji bulanan.

Jean Folger

Saya selalu percaya bahwa passion yang diikuti kerja keras dan doa akan membuahkan hasil yang baik di segala bidang, termasuk forex.

Buge Satrio

Saya tahu kemana saya akan keluar bahkan sebelum saya masuk (pasar).

Bruce Kovner

Anda bisa memperkirakan apa yang terjadi. Tapi bila Anda tidak punya parameter trading, maka sebaiknya jangan masuk hanya karena peluangnya terlihat oke, atau karena seseorang mengatakannya.

Carolyn Boroden

Ketika mendapat profit, kita jadi lebih berhati-hati. Sedangkan ketika mengalami kerugian, kita justru mulai mengambil risiko lebih banyak dan rugi lebih banyak lagi.... Jadi, trader perlu memutuskan apakah mereka bisa menanggung risiko dan apakah mereka bisa mengambil keputusan dengan cepat sebelum trading.

Paul Rotter

Saya tak banyak melihat korelasi antara trading yang bagus dan kecerdasan. Beberapa trader terkemuka cukup cerdas, tetapi beberapa diantaranya tidak.

William Eckhardt

Charting itu agak mirip dengan berselancar. Anda tak perlu banyak tahu tentang fisik gelombang untuk menangkap sebuah ombak yang bagus. Anda hanya perlu mampu merasakannya ketika (ombak) itu terjadi dan memiliki keberanian untuk beraksi di saat yang tepat.

Ed Seykota

Tekunilah proses dari setiap proses, kerjakan, rencanakan, investasikan waktu Anda dengan bijak, jadilah produktif, dan jangan buang-buang waktu.

Chris Lori

Trader yang benar-benar (ingin) sukses haruslah berkomitmen untuk mendalami dunia trading, dan menganggap uang sebagai bonus sampingan.

Bill Lipschutz

Ketika Anda benar-benar percaya bahwa trading hanyalah sebuah permainan probabilitas yang sederhana, konsep seperti benar dan salah atau menang dan kalah tidak lagi memiliki makna yang sama.

Michael Covel

Saya akan selalu mengurangi posisi ketika loss. Dengan begitu, saya hanya akan memiliki posisi kecil saat trading berakhir buruk.

Paul Tudor Jones

Masuklah pasar hanya saat pasar trending; jika bullish Anda harus buy, jika bearish masuk posisi sell. Cuma cara itu yang bisa menghasilkan keuntungan sebenarnya.

Jesse Livermore

Untuk pemula disarankan lebih baik trading saham dahulu, kalau sudah profit konsisten baru mencoba forex, emas, atau lainnya. Kalau dari awal sudah nekat trading forex, emas, apalagi indeks tanpa bekal ilmu yang cukup, boleh jadi sebentar saja uangnya langsung amblas,

Desmond Wira

Kehancuran emosional hampir sama buruknya dengan kehancuran finansial.

Kim Krompass

Memilih time frame rendah untuk kemudian mengolah cara trading jangka pendek bukanlah tindakan memalukan apalagi sebuah dosa.

Barbara Rockefeller

Saat Anda mengalami kerugian beruntun, segala keraguan dan ketidakpastian akan menyeruak dan membuat Anda sangat ragu untuk menarik pelatuk (entry). Rasanya tak ada satupun yang berjalan dengan benar. Itu adalah sesuatu yang harus Anda kontrol.

Bill Lipschutz
Kirim Komentar/Reply Baru
Bagaimana Cara Mengatasi Risiko Trading Kripto?
Bagaimana Cara Mengatasi Risiko Trading Kripto?
Linlindua   15 Sep 2021   6  
5 Negara Penambang Kripto Terbesar di Dunia
5 Negara Penambang Kripto Terbesar di Dunia
Cahyaning   14 Sep 2021   7  
Apa Itu Double Spending dalam Transaksi Kripto?
Apa Itu Double Spending dalam Transaksi Kripto?
Nandini   9 Sep 2021   13  
Awas, Ini 5 Cara Hacker Mencuri Uang Kripto
Awas, Ini 5 Cara Hacker Mencuri Uang Kripto
Linlindua   8 Sep 2021   22  
Trading Bitcoin Dengan EMA dalam 3 Langkah Singkat
Trading Bitcoin Dengan EMA dalam 3 Langkah Singkat
Cahyaning   5 Sep 2021   29  
5 Cara Mencegah Modus Pencurian Bitcoin
5 Cara Mencegah Modus Pencurian Bitcoin
Cahyaning   31 Aug 2021   12  
Panduan Airdrop Kripto Untuk Pemula
Panduan Airdrop Kripto Untuk Pemula
Nandini   29 Aug 2021   21  
Rahasia Trading Bitcoin dengan Pin Bar
Rahasia Trading Bitcoin dengan Pin Bar
Cahyaning   27 Aug 2021   50  
Bisakah Day Trading Kripto Dilakukan?
Bisakah Day Trading Kripto Dilakukan?
Nandini   7 Aug 2021   47