Cara Menghasilkan Passive Income dari Staking Koin Tokocrypto

Intan 11 Apr 2022
Dibaca Normal 5 Menit
kripto > uang >   #koin   #passive-income   #tokocrypto   #staking   #token-tko
Sebagai salah satu platform kripto yang cukup tenar di Indonesia, Tokocrypto menawarkan beragam cara meraup cuan. Salah satunya dengan cara staking koin. Sudahkah kalian tahu caranya?

Seiring dengan naiknya popularitas mata uang kripto di kalangan investor, semakin banyak pula tawaran instrumen investasi terbaru untuk menambah cuan kita, salah satunya adalah tawaran menghasilkan passive income dari staking koin Tokocrypto.

Tertarik untuk mempelajarinya lebih lanjut? Yuk, kita cek detilnya.

staking tokocrypto

 

Apa Itu Staking Koin Tokocrypto?

Koin Tokocrypto (TKO) menawarkan fitur tercanggih dari Blockchain dengan sistem konsensus PoS. Dalam sistem konsensus itu, sebagai investor kalian memiliki alternatif tambahan untuk menghasilkan keuntungan secara pasif tanpa perlu trading aktif ataupun mining.

Simak Juga: Ulasan Tokocrypto, Exchange Lokal dengan Fitur Marketplace NFT

Dibandingkan dengan koin-koin kripto generasi pertama seperti Bitcoin, koin Tokocrypto lebih unggul karena telah meninggalkan sistem konsensus PoW (Proof of Work) menuju sistem terbaru yaitu PoS (Proof of Stake) yang jauh lebih efisien dan memiliki potensi pertumbuhan lebih sehat (high scalability). 

Nah, dari sistem PoS ini, terlahir potensi cuan staking koin Tokocrypto. Kalian bisa menghasilkan passive income dengan "menitipkan" sejumlah koin pada dompet digital selama jangka waktu tertentu.

Perlu diingat, selama proses staking, kalian tidak dapat mentransaksikan sejumlah uang yang dititipkan tersebut sampai proses dinyatakan selesai. TKO Lock menyediakan pilihan periode staking koin mulai dari 30, 60, sampai 90 hari.

Kenapa bisa begitu?

Karena pada dasarnya, mata uang kripto berbasis PoS (termasuk TKO) membutuhkan proses staking untuk memverifikasi sirkulasi peredaran (transaksi) koin pada sistemnya. Jadi sederhananya, sejumlah koin yang kalian staking akan dijadikan semacam jaminan selama proses validasi transaksi apabila dompet digital kalian terpilih.

Kalau proses validasi berjalan lancar, kalian berhak mendapatkan keuntungan dari biaya transaksi, tapi kalau sistem mendeteksi kejanggalan atau kecurangan, maka koin yang di-staking akan disita oleh sistem. Dengan begitu, keamanan dari blockchain bersistem PoS terbilang cukup aman, karena risiko dari tindak kecurangan adalah kehilangan koin yang di-staking itu sendiri.

Simak Juga: Cara Staking Coin Untuk Pemula

 

Keunggulan Staking Koin Tokocrypto

Sebelum mencoba Staking, ada baiknya kalian mengetahui apa saja kelebihan dari fitur auto-cuan yang ditawarkan oleh koin Tokocrypto, antara lain: 

  • Mengurangi Risiko Volatilitas Nilai Tukar

Investor memang selalu mengharapkan aset untuk terus bergerak naik, tapi pasar tak selalu bergerak sesuai keinginan. Karena itu, staking koin adalah untuk mengantisipasi risiko (kerugian) yang seringkali diakibatkan oleh pergerakan fluktuatif mata uang kripto dari waktu ke waktu. Jika kalian ingin membatasi  kerugian sewaktu nilai tukar tiba-tiba anjlok, staking koin ini bisa menjadi rem untuk menambal kerugian.

  • Potensi Keuntungan Berjenjang

Tahukah kalian, kalau staking koin Tokocrypto menjanjikan APY alias imbal hasil tahunan jauh di atas rata-rata APY deposito bank lokal? Kalau APY deposito bank rata-rata di bawah 10% per tahun, maka staking koin berpotensi menghasilkan return di atas 30% per tahun.

Nah, faktor penentu jumlah keuntungan ini berjenjang seiring dengan besaran nilai staking dan lama periodenya. Dengan kata lain, semakin besar jumlah koin dan semakin lama periode staking-nya, semakin besar pula potensi keuntungan yang bisa didapatkan.

  • Mempromosikan Sistem Blockchain Ramah Lingkungan

Ini salah satu keunggulan yang perlu kalian pertimbangkan sebagai investor muda kekinian. Mata uang kripto mayor seperti Bitcoin dan Ethereum belakangan ini mendapat kritikan pedas dari masyarakat global karena konsumsi daya (listrik) yang luar biasa besar untuk penambangannya, sehingga berisiko merusak lingkungan jika tidak segera diregulasi.

Ethereum sendiri sudah berkomitmen untuk mengubah sistem konsensusnya dari PoW menuju PoS agar jauh lebih efisien dan ramah lingkungan. Dengan demikian, kalian juga harus peka terhadap isu ini dan segera mengadaptasi kebijakan-kebijakan pengembangan mata uang kripto terbaru yang lebih baik.

 

Apa Saja Syarat Untuk Staking Koin Tokocrypto?

Jika kalian tertarik untuk mulai berinvestasi dengan cara staking koin Tokocrypto, caranya cukup mudah. Ikuti saja beberapa langkah sederhana berikut:

  1. Daftarkan akun di Tokocrypto. Pertama-tama, kalian harus membuat akun di Tokocrypto untuk menjadi member. Kalian juga dapat menggunakan akun Binance untuk login di Tokocrypto.
  2. Buka akses ke TKO Lock. Setelah membuat akun, buka halaman info TKO Lock untuk mengecek apakah penawaran masih berlangsung. Jika penawaran masih terbuka, lakukan tahapan berikutnya untuk memulai proses staking.
  3. Pilih masa staking. Untuk saat ini, TKO Lock menyediakan tiga opsi periode Staking, yaitu 30, 60, dan 90 hari dengan nilai APY berjenjang. Staking membutuhkan minimal 1 TKO dan maksimal hingga 2,500 TKO. Ingat, koin TKO tidak dapat ditarik atau ditransaksikan selama periode Staking.

staking koin

 

Pesan Singkat Untuk Investor Pemula

Berinvestasi di dunia kripto memang menjanjikan keuntungan yang sangat besar. Akan tetapi, perlu diingat jika risikonya juga selalu mengintai. Kalau kalian memang baru belajar berinvestasi, gunakanlah alokasi dana yang sekiranya tak akan mengganggu kemampuanmu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

 

Selain mendapatkan cuan melalui staking koin kripto, kalian juga bisa lho meraup cuan melalui jual beli NFT dan berinvestasi di dunia metaverse. Jadi, sudah siapkah kalian menghadapi banyak inovasi teknologi berbasis blockchain? 

Terkait Lainnya
 

Forum Terkait

 Ameerah |  12 May 2022

Apa yang terjadi dengan Tokocrypto? Kenapa transaksi $UST sempat dibatasi?

Lihat Reply [13]

Halo bu,

Per tanggal 15 Mei lalu, banyak exchanger yang melakukan delisting pada Luna. Tidak hanya Tokocrypto, Indodax, Pintu, dan exchanger-exchanger lainnya juga melakukan aksi yang sama.

Penyebabnya adalah pergerakan $UST (LUNA) yang sangat ekstrim, merosot hingga 90% dalam waktu 24 jam.

Sebagai catatan, Tokocrypto merupakan exchanger yang teregulasi oleh pemerintah Indonesia. Anda bisa menyimak review Tokocrypto di sini

Ananta   18 May 2022

Kira2 kalau koin di delisting gini ada kemungkinan bakal muncul lagi gak ya? soalnya kan kalo denger berita kayaknya si Luna ini harganya mulai naik lagi.

Ane ada nyangkut dikit, 100,000 doank sih... (awalnya 1 jt, hhuu). Haruskah ane ikhlasin? 

Surya   20 May 2022

apa yang menjadi penyebab harga LUNA bisa turun drastis dalam waktu yang singkat?

Dwi Pandu   23 May 2022

apakah perkiraan harga LUNA bisa merangkak naik lagi?

Ahmad Rafuan   23 May 2022

kripto apa yang sampai dengan saat ini harganya stabil atau naik?

Fikrii Irkiff   23 May 2022

Kripto termasuk aset beresiko tinggi dengan volatilitas yang sangat besar. Jika mencari yang harganya naik terus, sepertinya mustahil karena pergerakannya mengikuti demand pasar dan sentimen investor. Sebelum membeli sebuah mata uang kripto, lakukan riset pasar dulu. Semakin besar kapitalisasinya, cenderung semakin prospek krn diminati pasar.

Sejauh ini, 3 kripto dengan kapitalisasi pasar tertinggi adalah Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan Tether (USDT).

Ananta   23 May 2022

Bagaimana update dari TokoCrypto terbaru? Apakah pengguna bisa trading LUNA seperti biasanya lagi?

Rozak   25 May 2022

Jika dilihat dari data yang beredar, saat ini $LUNA sudah di delisting dari banyak exchanger dan sudah tidak bisa ditransaksikan. 

Ananta   25 May 2022

hal ini terjadi karena kesalahan developer yang memasang harga $1 USD LUNA sama dengan 1USDT. Untuk memenuhi demand, mereka terus melakukan minting pada koinnya. Akibatnya, banyak pelaku arbitrase yang masuk pasar dan pegging koinnya jadi ambrol.

Sesuai dengan hukum supply dan demand, terlalu banyak supply membuat harga jadi turun. 

Ananta   25 May 2022

Hingga saat ini (25 Mei 2022) belum ada update mengenai trading $LUNA di TokoCrypto maupun exchanger manapun.

Meskipun begitu, founder Binance (partner utama TokoCrypto) menyatakan bahwa aset yang ada dalam wallet investor akan tetap aman.  

Sebaiknya Anda juga follow akun media sosial exchanger-exchanger terkait agar mendapatkan informasi terbaru.  

Ananta   25 May 2022

sulit sih ini bos, temen-temen ane juga banyak yg ngalami kayak gitu juga. Jadi ya dibiarin aja deh siapa tau bisa ditransaksikan lagi. Tapi denger2 ada Luna 0.2, dan hodler Luna bakal kebagian airdropnya. Coba dicek-cek aja infonya. 

Dennish   6 Jun 2022

Koin apa yang bisa cuan untuk diinvest di tokcrypto? Minta rekomendz donkkss gan. Trimzz. newsbie.

Antok Tok   12 Jul 2022

Untuk bisa cuan saat investasi kripto, faktor terpenting adalah mempelajari pasar. Tidak ada koin yang bisa terus menerus harganya naik, tapi Anda bisa mencari koin-koin yang kapitalisasinya besar dan prospek untuk dihold jangka panjang.

Tokocrypto menyediakan koin-koin kripto yang sudah cukup terkenal seperti Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Cardano (ADA), serta Ripple (XRP), berinvestasi di koin-koin yang sudah cukup lama muncul ini bisa dipertimbangkan.

Selain itu, Anda juga bisa mencoba investasi pada koin buatan Tokocrypto yaitu TKO melalui fitur Staking. Simak cara stakingnya di sini

Ananta   14 Jul 2022
 Setyanto |  29 Jun 2022

Halo teman-teman,

Saya pemula di dunia crypto, ini saya sudah install aplikasi dari TokoCrypto. Terus bagaimana cara memulainya agar bisa cuan dengan aplikasi TokoCrypto ini?

Lihat Reply [10]

Halo Setyanto,

Pada dasarnya, Tokocryoto adalah tempat jual beli cryptocurrency. Sehingga dalam hal ini untuk menghasilkan cuan, tentu Anda perlu modal buat beli cryptocurrencynya di harga murah. Kemudian, setelah harga naik tinggal jual, dan Anda akan dapat keuntungan dari selisih harga jual-beli tersebut.

Lalu, bagaimana cara mengetahui harga koin crypto akan naik atau turun?

Nah, bagian inilah yang paling sulit.

Untuk memprediksi pergerakan harga biasanya para trader akan memanfaatkan analisa teknikal, mulai dari membaca pola candlestick, hingga menggunakan bantuan dari indikator trading. 

Selain itu, trader lazimnya juga akan mengamati secara fundamental yaitu menilai sebuah aset kripto berdasarkan aspek ekonomi, manajerial, teknologi, tokenomics, dan lainnya yang terkait. Di dunia kripto, analisa fundamental berarti menentukan nilai aset kripto berdasarkan apa yang ingin dicapai dan perannya secara keseluruhan.

Jadi, sebelum Anda terjun ke market kripto, saran saya pelajari terlebih dahulu cara-cara menganalisa koin crypto baik secara teknikal ataupun fundamental.

Damar Putra   1 Jul 2022

Kalau aku dulu belajar dengan praktik langsung, yaitu mulai dari iseng aja buka akun di TokoCrypto kemudian top up sekitar 200 ribu.

Ternyata ada potongan admin. Jadi goal saya harus bisa cairin 200ribuan lagi minimal.

Jadi, aku beliin 5 jenis koin kripto, dan saya amati perkembangannya.

Selama hampir 1 bulan ada beberapa koin yang nilainya merosot terus, saya jual saya tuker koin yang nilainya naik.

Sekitar 3–4 bulan baru saya balik modal trus saya cairin lagi aja. 😂

Kalau sekarang aku diemin aja di ETH dan BTC. Karena aku berfikir, hanya 2 koin itu yang paling aman..hehe

Pokonya, kalau menurutku coba-coba aja dulu dengan modal kecil. Paling tidak, agar kamu bisa tahu cara penggunaan aplikasi TokoCryptonya dulu. Kalau sudah lancar, nanti semuanya bakal enak. Gitu aja sih kalau dari aku. 

Abimayu   5 Jul 2022

Apa saja sih fiturnya tokocrypto ini? Kalau kita cuma mau investasi saja tanpa harus tiap hari online apakah bisa? Caranya bagaimana? terima kasih.

Magdalena M   5 Jul 2022

Tokocrypto memiliki fitur yang sangat banyak, antara lain:

  • Launchpad
  • Bot trading Cryptohero
  • Staking koin TKO
  • Jual beli NFT (TokoMall)
  • Belajar kripto (Kriptoversity)
  • Pengembangan Tokoverse

Jika Anda seorang pemula, bisa memanfaatkan bot trading Cryptohero yang bisa beroperasi secara otomatis. Untuk investasi bisa melalui staking koin TKO yang cara kerjanya cukup menaruh dana lalu melalui proses locking, setelah itu "dipanen" pada periode tertentu.

Meskipun imbal hasilnya tidak sebesar trading sendiri, tapi staking ini bisa dijadikan solusi untuk dapat penghasilan tambahan. Selengkapnya, bisa disimak di artikel:

Ananta   8 Jul 2022

Boleh dijelasin donk soal bot tradingnya, apakah kita harus ada basic ilmu komputer? Terus juga spek komputernya yang dipakai seperti apa? Thx b4. 

Arief Muhammad   8 Jul 2022

Apa TokoCrypto merupakan anak perusahaan dari Binance?

Sania   11 Jul 2022

Berdasarkan video perkenalannya, Tokocrypto menyatakan bahwa aplikasi buatan mereka merupakan pertukaran mata uang crypto asal Indonesia dengan nomor lisensi nomor 001/BAPPEBTI/CP-AK/11/2019.

Mereka memang menggunakan teknologi dari server Binance Cloud untuk menjamin keamanannya. Anda bisa simak video perkenalan Tokocrypto di bawah ini:

 

Visika   16 Jul 2022

Robot trading yang digunakan Tokocrypto bernama Cryptohero, dilengkapi dengan AI dan machine learning yang bisa memproses pergerakan bursa kripto menggunakan algoritma.

Jika menggunakan bot ini, Anda tidak perlu lagi menghabiskan waktu secara manual untuk terus menerus mengecek pergerakan pasar.

Di samping itu, Cryptohero mendukung Bahasa Indonesia dan minimal depositnya mulai dari 20 ribu saja. Jadi memang sangat membantu baik bagi pemula maupun profesional di Indonesia.

Untuk basic ilmu komputer, memang dibutuhkan, tapi tidak yang terlalu expert, karena hanya perlu mengaktifkan manajemen API saja. Spesifikasi komputer yang digunakan juga tidak perlu terlalu canggih, asalkan bisa terkoneksi internet dan kompatibel dengan botnya.

Anda bisa menyimak penjelasan lengkap soal Cryptohero di artikel berikut:

Di bawah ini salah satu contoh penggunaan robot Cryptohero dari youtube resmi Tokocrypto: 

Ananta   19 Jul 2022

Tools analisa apa saja yang disediakan oleh Tokocrypto? Bisa diakses lewat hape atau harus on pc terus ya?

Farouq Jaelani   2 Aug 2022

Untuk tools analisa yang disediakan di Tokocrypto baik di Website dan Mobile kurang lebihnya sama kok pak. Hanya saja untuk pengalaman menganalisa yang baik memang lebih disarankan lewat PC saja daripada lewat Mobile. 

tko-fitur

Fitur yang berguna untuk saat ini sendiri:

1. Pemilihan Time Frame: Pemilihan tampilan Chart berdasarkan jenjang waktu yang diinginkan. Karena basisnya menggunakan TradingView, TF yang disediakan pun sangat beragam. Bahkan TF yang jarang digunakan seperti H2, H6, dan H8 pun disediakan.

2. Pemilihan Jenis Chart: Mengubah tampilan harga pada Chart berdasarkan jenis penggambaran Chart. Ini juga beragam, dari Candlestick, Bar, Line, hingga Heiken Ashi sudah tersedia.

3. Indikator: Menambahkan Technical Tools sebagai alat bantu untuk menganalisa. Sekali lagi karena yang digunakan berbasis TradingView, ada banyak sekali pilihan indikator yang ditawarkan di sini. Hanya saja pilihannya hanya masuk pada Built-in yang tersedia dari TV sendiri. Jadi banyak Custom Indicator yang dibuat oleh orang lain yang tidak bisa digunakan. Namun ini saja sudah sangat baik jika dibandingkan dengan Web Based Chart Platform lainnya.

4. Order Book: Daftar Order yang sedang terjadi dan mengantri. Di sini bapak bisa lihat level-level beserta besarnya jumlah transaksi yang sedang terjadi dan mengantri pada market tersebut.

Dari banyaknya fitur itu juga, Chart mampu berjalan dengan lancar dan mulus. Sehingga memudahkan dalam menganalisa market.

Nur Salim   3 Aug 2022
 Ryan |  2 Jul 2022

Kalau menurut kalian, antara Indodax dan TokoCrypto mana exchange terbaik untuk trader pemula. Saya mau daftar tapi bingung pilih mana. Minta rekomendasi ya teman-teman. 

Lihat Reply [10]

Exchanger kripto sekarang makin kompetitif ya...

Bahkan pemain lama mungkin harus putar otak agar tetap relavan dalam persaingan.
Saya kenal Crypto pertama kali di Indodax. Tapi jika ada company menawarkan lebih (secara pelayanan, biaya-biaya, dll) tentu saya mau pindah

Tapi...

TokoCrypto sekrang ini kaya Indodax jaman jadul. Verifikasi lama saat bullish market. Bisa dimaklumi karena TokoCrypto masih baru dan masalah verifikasi ini butuh banyak tenaga kerja.

Untuk saat ini , saya lebih memilih Indodax sebagai metode deposit dan kirim crypto ke exchange lain.

Sutresno   3 Jul 2022

Karena aku udah jadi member indodax lebih dari 4 tahun, jadi aku milihnya indodax aja...haha..

Kelvin Anggara   4 Jul 2022

Indodax lebih sederhana, sepertinya memang didesain untuk lokal, sedangkan TokoCrypto lebih ribet sekaligus lengkap...hehe

Terlebih lagi, di TokoCrypto jika ingin melakukan transaksi ada pair nya masing-masing, misalnya mau beli suatu koin tidak semuanya bisa di beli dgn IDR.

Terus saat melakukan transaksi di TokoCrypto selalu ada sisa coin, ini cukup menguras saldo jika sering membeli banyak coin. Thanks

Dion   7 Jul 2022

@Ryan:

Secara legalitas, keduanya sama-sama sudah masuk dalam daftar Platform kripto legal di Indonesia kok pak. Jadi untuk masalah keamanan, bisa dipastikan keduanya terjaga. Setahu saya keduanya juga saat ini menjadi platform dengan pengguna terbanyak di Indonesia. Saya pribadi juga aktif menggunakan keduanya. Namun kalau untuk pemula saya sarankan mungkin bisa coba ke Tokocrypto terlebih dahulu saja. Selain Interface-nya yang ramah untuk pemula, biaya transaksi, komisi, dll sedikit lebih murah jika dibanding Indodax. Untuk info lebih lanjut, mungkin bisa dibaca pada artikel kami berikut:

Nur Salim   14 Jul 2022

Apakah di Indodax menyediakan fitur staking koin kayak di TokoCrypto?

Zunisa   18 Jul 2022

Apakah BIDR di Tokocrypto sama dengan stablecoin USDT?

Kharisma   19 Jul 2022

BIDR adalah Stablecoin Binance Chain (BEP-2) yang dipatok ke Rupiah Indonesia (IDR).

Nilai dari 1 BIDR setara dengan 1 IDR. Pengguna yang deposit rupiah ke Tokocrypto, akan langsung menerima BIDR. 1 BIDR nilainya sekitar 15,000 rupiah, mengikuti kurs USD/IDR.

Jadi, BIDR berbeda dengan USDT walau sama-sama stablecoin. Karena acuan BIDR adalah rupiah sementara USDT memakai Dolar AS. Nilai 1 BIDR = 0.00006671 USDT

Pelajari di sini: Mengenal Stablecoin dan Perannya di Pasar Kripto

Ananta   20 Jul 2022

@Zunisa:

Setahu saya untuk saat ini belum bisa pak. Stacking saat ini setahu saya masih terbatas pada layanan Exchange yang berbasis di luar negeri. Memang ada beberapa Exchange lokal yang katanya bisa digunakan untuk "Staking", hanya saja koin yang dapat digunakan juga terbatas.

Nur Salim   21 Jul 2022

Kalo dari segi promosi, lebih menarik yang mana ya antara tokocrypto sama indodax? Maklum HODLer receh gini cari peluang cuan tambahan, hehe

Azka   2 Aug 2022

@Azka:

Mengenai ini sendiri sejujurnya saya kurang mengerti. Seharusnya banyak promosi yang berlangsung dari keduanya terutama untuk membidik user-user baru ataupun user lama untuk bertransaksi pada kedua Platform. Kabar terakhir yang saya tahu sendiri, keduanya sempat menghilangkan Fee transaksi untuk beberapa koin. Namun, kalau saya lihat secara sekilas di Feed Instragram maupun Blog Post keduanya, Indodax menurut saya tergolong lebih aktif dalam menyuarakan promo-promo yang sedang ada di Feed.

Promo seperti Cashback saat deposit, kuis-kuis kecil berhadiah, hingga Review aplikasi berhadiah secara berkala di posting di Feed mereka. Di TokoCrypto sendiri isinya lebih banyak perihal edukasi dan info market saat ini. Informasi terakhir yang saya dapat ya hanya pembebasan Fee saat transaksi BTC.

Namun perlu diingat, ini hanya pendapat saya yang dinilai dari Feed Instagram serta Blog Post yang bersangkutan mengingat saya tidak terlalu Update tentang promo. Untuk informasi lebih lanjut sendiri mungkin bapak bisa langsung menanyakan CS yang bersangkutan.

Nur Salim   3 Aug 2022
 

Komentar @inbizia

sebagai pemula harus berhati-hati untuk memulai langkah investasi ke pasar kripto, jangan asal njebur, salah hitung dikit aja bukan untung malah buntung

Sebagai investor, ada baiknya menggunakan strategi diversifikasi portofolio, jadi tak semua alokasi dana berpusat di satu aset saja. Soalnya kalau satu aset tersebut bermasalah (harga tiba2 turun drastis) yah semua dana investasi juga ikut terjun juga

Kalau sekedar pingin coba2 aja, sisihkan saja dana "jajan" yang siap hilang dulu, pilih exchanger yang terpercaya misalnya tokocrypto atau indodax, pilih koin-koin yang harganya masih murah tapi terpercaya (valuasi di atas 100M usd) pakai juga strategi investasi DCA (dollar cost averaging) untuk membatasi resiko, jadi beli kriptonya itu bertahap tiap bulan, dicicil2 tiap bulan sampai terakumulasi cukup banyak
 Danank |  30 Jun 2022
Halaman: Cara Berburu Koin Micin Potensial Untuk Pemula
Kayaknya mining Bitcoin udah mulai ditinggalin sist, selain nggak ramah pemula, ngabisin resources yang nggak sedikit, dapatnya juga udah nggak semudah dulu lagi. Saran sih lebih prospek ikut staking coin, apalagi kan kalo staking gini pilihan koinnya banyak, gak cuma BTC. Modal awalnya juga nggak segede mining BTC yang nyedot tenaga listrik dan komputer ugal-ugalan. Saya sendiri juga ikut staking di Triv ini sih, modal mini2 aja dulu, hehe.
 Ramzi |  29 Jul 2022
Halaman: Cara Dapat Passive Income Di Fitur Staking Triv
HODL adalah sebuah istilah yang artinya Anda tidak menjual dan tetap menyimpan koin dalam waktu tertentu. Beberapa juga menafsirkan HODL adalah singkatan dari Hold On Dear Life alias "disayang2". Pelajari di sini: Cara Tepat HODL Kripto Yang Perlu Kamu Tahu Bicara soal koin yang cocok untuk di-HODL, pertimbangannya adalah sebagai berikut: 1. Koin tersebut kapitalisasinya besar. Jika kapitalisasinya besar, bisa disimpulkan bahwa banyak orang yang menggunakannya dan tingkat kepercayaan masyarakat pada koin tersebut cukup tinggi. 2. Harga koinnya menunjukkan kenaikan dalam jangka panjang. Meskipun koin kripto merupakan aset yang volatilitasnya brutal, tapi jika dilihat dalam chart jangka panjang (misalnya 6 bulan, 1 tahun, bahkan 5 tahun) koinnya mengalami kenaikan harga, maka koin tersebut cenderung lebih banyak HODLernya. 3. Semakin banyak perusahaan dan proyek teknologi yang menggunakan koin kripto tersebut. Karena selama ini banyak gembar-gembor bahwa cryptocurrency adalah uang masa depan, tentu semakin banyaknya perusahaan yang mengadopsi sebuah koin kripto bakal membuat harga koinnya meroket. Dari karakteristik di atas, saat ini BTC dan ETH masih menjadi raja untuk di HODL. Tapi banyak juga exchanger-exchanger yang memberikan bonusan koin mereka dan layak dicoba seperti TKO (tokocrypto), BIDR (Binance) dan lain sebagainya.
 Viking |  2 Aug 2022
Halaman: Pasar Kripto Bearish Hodl Atau Jual
Kalau ga mau rugi gara-gara harga BTC sekarang lagi turun, yah jangan dijual dulu, ditahan aja sampe harganya naik ke level yang sekiranya minimal bisa BEP lah. Kalo gakuat nahan koin lama-lama coba aja trading BTC ke koin lain yang lebih potensial gitu, misalnya koin-koin baru yang teknologi blockchainnya jauh lebih canggih dari BTC, contohnya, ETH atau BNB. Bisa juga coba cari koin-koin yang ada fitur staking atau yield gains. Jadi meski ditahan di wallet doang, u bisa dapet duit otomatis, macem nabung deposito gitu lah.
 Mayon |  2 Aug 2022
Halaman: Cara Tukar Bitcoin Yang Wajib Kalian Tahu
Beda bro, kalau nabung ya caranya kamu sisihkan duit buat beli koin, lalu biarkan harga koin itu naik turun mengikuti pasar. Kalau staking, statusmu adalah validator dan kudu punya simpanan koin dalam jumlah tertentu. Terus perbedaan lainnya adalah waktu penarikannya. Kalau menabung, kamu bisa tukar koin kriptomu ke rupiah kapan aja. Kalau staking, ada masa tunggu tertentu (locking period) sebelum koinnya bisa dicairkan. Perbedaan ketiga, besar imbal hasilnya. Staking cenderung lebih besar returnnya, tapi risikonya juga lebih tinggi. Kalau staking, per tahun bisa mendapatkan 5-15%. Kalau menabung, tergantung koin apa yang kamu simpan. Dua2nya cocok untuk pemula, modalnya juga sama2 terjangkau. Kalau kamu nggak sabar nungguin sampe masa Lockingnya kelar atau butuh dana mendadak, mending nabung. Kalau memang benar-benar uang dingin yang nggak kamu pakai sampai beberapa waktu ke depan, silakan coba staking. Baca Juga: Yield Farming Vs Staking, Mana yang Lebih Menguntungkan?
 Linda |  11 Aug 2022
Halaman: Cara Mudah Nabung Kripto Di Luno
Crypto staking adalah proses menyimpan dana dalam jumlah tertentu di dompet digital untuk mendukung validasi transaksi blockchain berbasis PoS. Di tahun 2022, ada 19 koin yang menarik untuk di-staking, antara lain: 1. BitDAO (BIT)
2. Tether (USDT)
3. Ethereum 2.0 (ETH)
4. USD Coin (USDC)
5. Terra (LUNA)
6. Polkadot (DOT)
7. Tezos (XTZ)
8. Polygon (MATIC)
9. Binance (BNB)
10. Hydra (HYDRA)
11. Algorand (ALGO)
12. PancakeSwap (CAKE)
13. Solana (SOL)
14. Avalanche (AVAX)
15. ApeSwap Finance (BANANA)
16. SushiSwap (SUSHI)
17. Chronicle (XNL)
18. Cardano (ADA)
19. Akash (AKT) selain daftar di atas, beberapa exchange kripto teregulasi Bappebti juga mulai memperkenalkan koin-koin yang bisa distaking. Contohnya saja, Tokocrypto (TKO) dan Triv.
 Hilman Ramini |  18 Aug 2022
Halaman: Yield Farming Vs Staking Mana Yang Lebih Menguntungkan
Event

LunoXperience Part 2

09 September 2022 - 08 Oktober 2022
Belajar Kripto

Luno

Airdrop LUNA Tahap 3

01 November 2022
Airdrop

Pintu

Airdrop LUNA 2.0 Tahap 2

01 Desember 2022 - 01 Desember 2024
Airdrop

Indodax

LunoXperience Part 3

14 Oktober 2022 - 12 November 2022
Belajar Kripto

Luno

Promosi

TikTok Star Tokocrypto

01 September 2022 - 15 Desember 2022
Total hadiah ribuan Dolar

Tokocrypto

Buy & Hold Krypton DAO

19 September 2022 - 03 Oktober 2022
5000 USDT

Indodax

SCBD Indodax

07 September 2022 - 07 Oktober 2022
Cashback Bitcoin Rp50 ribu

Indodax


Komentar[2]    
  Welly   |   13 Jun 2022

Exchange mana lagi yang punya fitur kayak gini?

  Sanjaya   |   14 Jun 2022

Triv bang. coba baca artikel ulasannya aja di Cara Dapat Passive Income di Fitur Staking Triv