Cara Menghitung NAB Reksadana


Wahyudi 12 May 2020 2571Dibaca Normal 4 Menit

Ketika membeli reksadana, sangat penting untuk memperhatikan NAB-nya. Sudahkah Anda tahu cara menghitung NAB Reksadana? Simak caranya di sini.

Ketika membuka halaman informasi suatu reksadana, Anda akan disuguhi data NAB atau NAV dari reksadana tersebut. Bagi investor pemula, mungkin masih belum paham apa itu NAB dan NAV, apalagi cara menghitungnya. Sebagai informasi awal yang penting untuk diketahui pemula, NAB merupakan singkatan dari nilai aktiva bersih, NAB bisa juga disebut NAV atau Net Asset Value.

Net asset value merupakan nilai reksadana saat ini. Dalam sebuah reksadana, terdapat sekumpulan aset berharga seperti saham, surat berharga pasar uang, obligasi dan deposito. Nilai dari aset-aset tersebut akan dijumlah dengan dividen dan atau kupon obligasi yang didapat, kemudian dikurangi biaya operasional reksadana yang mencakup biaya Manajer Investasi, biaya Bank Kustodian, dan biaya lainnya.

Cara Menghitung NAB Reksadana

(Baca Juga: Sebelum Investasi Reksadana, Kenali Biayanya!)

 

Cara Hitung NAB Reksadana

Untuk memudahkan dalam penjelasan mengenai perhitungan NAB berikut ini adalah sebuah contoh kasus yang bisa anda jadikan referensi. Misalkan dalam sebuah reksadana yang terdiri dari masing-masing perusahaan A, Perusahaan B, dan Perusahaan C. Masing-masing perusahaan tersebut memiliki 100 lembar saham. Ketiga perusahaan tersebut juga diasumsikan tidak memiliki kewajiban yang harus dibayarkan. Suatu hari ketiga perusahaan tersebut memiliki nilai pasar berikut ini.

  • Perusahaan A memiliki nilai 60 dollar x 100 lembar = 6.000 dollar
  • Perusahaan B memiliki nilai 70 dollar x 100 lembar = 7.000 dollar
    Perusahaan C memiliki nilai 80 dollar x 100 lembar = 8.000 dollar

Maka reksadana tersebut memiliki nilai portofolio sebesar 21.000 dollar.

Kemudian katakanlah perusahaan penyedia reksadana tersebut menerbitkan saham sebanyak 1000 lembar.

Dari data di atas maka dapat dihitung nilai NAV per lembar saham sebagai berikut:



NAV = (asset total reksadana - kewajiban) / jumlah saham yang beredar

NAV = ($ 21.000 - $0)/1000 lembar

NAV = 21 dollar

Kewajiban atau liability bernilai 0 dollar karena pada kasus telah disebutkan bahwa perusahaan A, perusahaan B, Perusahaan C tidak memiliki kewajiban yang harus dibayarkan. Mengetahui cara menghitung NAB tentunya memudahkan investor untuk mengetahui seberapa besar nilai investasi Anda.

Sebagai contoh anda seorang investor reksadana memiliki 10 persen reksadana yang beredar artinya anda memiliki 10% x 1000 lembar = 100 lembar. Maka nilai investasi anda sebesar $21 x 100 lembar = 21.000 dollar.

Jika anda merupakan investor pemula maka yang perlu anda garis bawahi adalah: Besar kecilnya nilai suatu NAV dari reksadana tidak dapat menjadi patokan murah atau mahalnya sebuah reksadana. Besar kecilnya NAV dari suatu reksadana hanya berfungsi sebagai nilai patokan ketika anda hendak menjual atau membeli reksadana.

 

investasi reksadana

 

Pentingnya Memahami NAV Bagi Investor

Seorang investor tentunya akan menjadikan besar kecilnya NAV dari sebuah reksadana untuk menilai kinerja dari reksadana tersebut. Selain dari NAV, juga terdapat dua poin lagi yang digunakan untuk menilai kinerja dari sebuah reksadana, terutama reksadana saham, yaitu Capital Gain dan dividen.



Capital Gain merupakan keuntungan modal yang diterima investor ketika melakukan penjualan reksadana atau saham. Capital gain dapat menjadi sebuah tolak ukur kinerja dari reksadana, semakin besar nilai Capital Gain maka semakin bagus kinerja dari reksadana tersebut.

Dividen adalah imbal balik yang diberikan dari suatu perusahaan atas investasi yang anda berikan kepada perusahaan tersebut. Dividen ini berasal dari laba yang diperoleh dari perusahaan tersebut. Nilai dividen ini tidak mutlak dan bergantung pada kinerja dari perusahaan tersebut. Sehingga dividen dapat pula dijadikan tolak ukur kinerja dari sebuah perusahaan. Semakin besar dividen yang anda dapatkan maka semakin bagus kinerja dari perusahaan tersebut.

Itulah tadi penjelasan singkat mengenai net asset value atau NAV, atau bisa disebut pula nilai aktiva bersih (NAB). Mengetahui perhitungan NAV sangat berguna bagi anda para investor reksadana baik yang sudah berpengalaman maupun yang masih belajar. Tertarik untuk berinvestasi pada reksadana? Pelajari terlebih dahulu seperti apa profil risiko Anda agar tak salah pilih investasi. 

Kalkulator KPR

Saya tak banyak melihat korelasi antara trading yang bagus dan kecerdasan. Beberapa trader terkemuka cukup cerdas, tetapi beberapa diantaranya tidak.

William Eckhardt

Tekunilah proses dari setiap proses, kerjakan, rencanakan, investasikan waktu Anda dengan bijak, jadilah produktif, dan jangan buang-buang waktu.

Chris Lori

Masuklah pasar hanya saat pasar trending; jika bullish Anda harus buy, jika bearish masuk posisi sell. Cuma cara itu yang bisa menghasilkan keuntungan sebenarnya.

Jesse Livermore

Kehancuran emosional hampir sama buruknya dengan kehancuran finansial.

Kim Krompass

Saat Anda mengalami kerugian beruntun, segala keraguan dan ketidakpastian akan menyeruak dan membuat Anda sangat ragu untuk menarik pelatuk (entry). Rasanya tak ada satupun yang berjalan dengan benar. Itu adalah sesuatu yang harus Anda kontrol.

Bill Lipschutz

Dalam berinvestasi Anda harus tahu betul apa-apa yang tidak Anda ketahui, dan berpeganglah hanya pada apa yang Anda ketahui.

Warren Buffett

Yang penting bukan masalah benar atau salah, tapi seberapa besar profit Anda ketika benar, dan seberapa banyak loss Anda ketika salah.

George Soros

Saya selalu percaya bahwa passion yang diikuti kerja keras dan doa akan membuahkan hasil yang baik di segala bidang, termasuk forex.

Buge Satrio

Anda bisa memperkirakan apa yang terjadi. Tapi bila Anda tidak punya parameter trading, maka sebaiknya jangan masuk hanya karena peluangnya terlihat oke, atau karena seseorang mengatakannya.

Carolyn Boroden

Saya hanya kaya karena saya tahu kapan saya salah. Pada dasarnya saya bisa bertahan dengan mengakui kesalahan-kesalahan saya.

George Soros

Memilih time frame rendah untuk kemudian mengolah cara trading jangka pendek bukanlah tindakan memalukan apalagi sebuah dosa.

Barbara Rockefeller

Charting itu agak mirip dengan berselancar. Anda tak perlu banyak tahu tentang fisik gelombang untuk menangkap sebuah ombak yang bagus. Anda hanya perlu mampu merasakannya ketika (ombak) itu terjadi dan memiliki keberanian untuk beraksi di saat yang tepat.

Ed Seykota

Orang yang tradingnya maksa seringkali berujung pada kegagalan. Disyukuri saja profit yang sudah didapat hari itu. Jangan kemaruk.

Desmond Wira

Trader cerdas akan selalu paham dan mengikuti latar fundamental dari instrumen tradingnya, namun untuk mengenali level entry dan exit, ia akan menggunakan analisa teknikal

Kathy Lien

Saya tahu kemana saya akan keluar bahkan sebelum saya masuk (pasar).

Bruce Kovner

Untuk menjadi sukses, trading-lah seperti Anda memulai usaha, jangan perlakukan trading sebagai hobi atau pekerjaan rutin. Kalau cuma hobi, tak ada komitmen belajar, dan akhirnya Anda cuma buang-buang uang. Sedangkan kalau diperlakukan sebagai pekerjaan, trading bisa membuat Anda frustasi karena di sini tidak ada gaji bulanan.

Jean Folger

Tak ada satupun aturan trading yang bisa 100% profit sepanjang waktu.

Jesse Livermore

Pada dasarnya, forex dan saham tidak jauh berbeda. Yang membedakan adalah risikonya.

Ellen May

Untuk pemula disarankan lebih baik trading saham dahulu, kalau sudah profit konsisten baru mencoba forex, emas, atau lainnya. Kalau dari awal sudah nekat trading forex, emas, apalagi indeks tanpa bekal ilmu yang cukup, boleh jadi sebentar saja uangnya langsung amblas,

Desmond Wira

Cara membangun return jangka panjang adalah dengan melindungi modal dan memaksimalkan profit.

Stanley Druckenmiller

Trading bukanlah hanya soal melindungi modal dari kerugian, melainkan juga melindungi diri dari diri sendiri.

Kim Krompass

Ketika Anda benar-benar percaya bahwa trading hanyalah sebuah permainan probabilitas yang sederhana, konsep seperti benar dan salah atau menang dan kalah tidak lagi memiliki makna yang sama.

Michael Covel

Ketika mendapat profit, kita jadi lebih berhati-hati. Sedangkan ketika mengalami kerugian, kita justru mulai mengambil risiko lebih banyak dan rugi lebih banyak lagi.... Jadi, trader perlu memutuskan apakah mereka bisa menanggung risiko dan apakah mereka bisa mengambil keputusan dengan cepat sebelum trading.

Paul Rotter

Saya akan selalu mengurangi posisi ketika loss. Dengan begitu, saya hanya akan memiliki posisi kecil saat trading berakhir buruk.

Paul Tudor Jones

Trader yang benar-benar (ingin) sukses haruslah berkomitmen untuk mendalami dunia trading, dan menganggap uang sebagai bonus sampingan.

Bill Lipschutz
Kirim Komentar/Reply Baru
Belajar Investasi Aman di Reksadana Terproteksi
Belajar Investasi Aman di Reksadana Terproteksi
Nandini   29 Nov 2021   29  
Daftar Reksa Dana yang Memberikan Dividen
Daftar Reksa Dana yang Memberikan Dividen
Anna   29 Nov 2021   20  
Jenis-Jenis Reksadana Berdasarkan Tingkat Risikonya
Jenis-Jenis Reksadana Berdasarkan Tingkat Risikonya
Nandini   22 Jan 2021   484  
Kapan Waktu Terbaik Investasi Reksadana?
Kapan Waktu Terbaik Investasi Reksadana?
Jujun Kurniawan   20 Jul 2020   710  
Cara Mudah Menghitung Return Reksadana
Cara Mudah Menghitung Return Reksadana
Febrian Surya   24 May 2020   3144  
Reksadana Turun? Ini Yang Wajib Dilakukan Investor
Reksadana Turun? Ini Yang Wajib Dilakukan Investor
Febrian Surya   20 May 2020   1128  
Panduan Reksadana Syariah, Investasi Online Mulai 100 Ribu
Panduan Reksadana Syariah, Investasi Online Mulai 100 Ribu
Febrian Surya   29 Apr 2020   711  
Sebelum Investasi Reksadana, Kenali Biayanya!
Sebelum Investasi Reksadana, Kenali Biayanya!
Wahyudi   29 Feb 2020   545