Cara Menghitung Zakat Dari Investasi Saham

Ryandy H 18 Oct 2019
Dibaca Normal 5 Menit
bisnis > saham >   #investasi-saham   #saham   #cara
Setiap aset kekayaan memiliki nilai zakat yang berbeda. Termasuk investasi saham. Anda dapat menghitung zakat investasi saham dengan metode berikut ini.

Bagi seorang muslim, membayar zakat menjadi kewajiban. Nilai zakat yang dibayarkan bergantung terhadap jenis aset kekayaan yang dimiliki, termasuk juga dalam investasi saham. Bagi investor saham yang muslim, silakan cermati ulasan penghitungan zakat untuk investasi saham berikut ini.

 

Apa Itu Zakat?

Zakat adalah rukun Islam yang keempat, sekaligus harta wajib yang dikeluarkan oleh seorang muslim, baik pria maupun wanita, dalam kondisi normal dan memiliki setidaknya jumlah minimum kekayaan bersih. Zakat bertujuan untuk memberikan bantuan keuangan atau meringankan beban dari seseorang yang berhak menerimanya atau kurang mampu. Selain itu, zakat juga dapat digunakan sebagai indikator untuk memastikan bahwa aset yang dimiliki seseorang tetap produktif.

zakat investasi saham

 

Siapa Yang Harus Membayar Zakat?

Ada beberapa persyaratan yang berlaku bagi seorang muslim dalam membayar zakat, yaitu nisab dan hawl. Nisab adalah tingkat kekayaan bersih minimum yang harus dicapai seseorang sebelum zakat menjadi kewajiban. Seseorang yang memiliki kekayaan kurang dari nisab, maka tidak diwajibkan membayar zakat. Nisab setara dengan nilai 3 oz emas atau 21 oz perak (tergantung dengan nilai tukar ke bentuk Rupiah hari ini). Persyaratan lainnya adalah hawl. Seseorang harus memiliki kekayaan bersih sesuai dengan persyaratan nisab, dalam jangka waktu satu hawl atau 12 bulan sebelum zakat berlaku.


Bagaimana Cara Menghitung Zakat?

Jumlah zakat yang harus dibayarkan oleh seseorang berbeda-beda, tergantung pada proporsi dari kekayaan bersih dan jenis aset yang dimiliki. Misalnya, seseorang memiliki tabungan di bank sebesar Rp10 juta. Maka jumlah zakat yang harus dibayarkan adalah 2.5% dari jumlah tabungan itu. Penghitungan berbeda jika aset yang dimiliki bukan uang, seperti hewan ternak, tanah pertanian, dan lainnya. Pada zaman modern seperti ini, jenis aset semakin beragam. Salah satunya investasi saham. Lantas, bagaimana cara menghitung zakat dari investasi saham yang dimiliki? Berikut ulasannya.

zakat investasi saham(Baca Juga: Pengertian Saham Dan Cara Mendapatkannya)

 

Cara Menghitung Zakat Dari Investasi Saham

Beberapa akademisi menganggap trader saham sama dengan pedagang jangka pendek suatu komoditas, seperti emas, perak, minyak mentah, dan biji-bijian. Ketika Anda menjadi pedagang komoditas, Anda perlu membayar zakat atas nilai komoditas yang dimiliki. Hal tersebut juga berlaku bagi investor saham. Mereka harus membayar zakat sesuai dengan nilai saham yang dimiliki saat ini. Berikut ini adalah beberapa metode yang telah dirumuskan para akademisi untuk menghitung jumlah zakat pada investasi saham.

 

1. Metode Menandai Nilai Pasar

Cara paling sederhana untuk menghitung zakat atas investasi keuangan adalah dengan menghitung nilai pasar saat ini dari aset atau portofolio investasi saham. Asumsikan, investor sudah memiliki saham A selama satu tahun dan zakat sudah jatuh tempo, seorang muslim akan menandai asetnya di pasar dan perlu membayar 2.5% dari jumlah nilai di pasar sekarang. Contohnya, seseorang memiliki 1,000 lembar saham A yang dibeli pada tahun lalu dengan harga awal Rp50 ribu per lembar, maka total nilai sahamnya adalah Rp50 juta. Selanjutnya, jika harga saham mengalami kenaikan pada saat ini ke Rp100 ribu per lembar, maka total nilai sahamnya menjadi Rp100 juta.

Berdasarkan kasus ini, zakat yang harus dibayarkan adalah 2.5% dari Rp100 juta, yaitu Rp2.5 juta. Menandai nilai pasar dalam metode ini berarti seseorang harus mengabaikan biaya investasi awal dan menggunakan harga terbaru sesuai dengan pasar saat ini. Saham bersifat likuid, yang mudah dikonversi menjadi uang tunai saat kapan pun. Meski begitu, beberapa akademisi cenderung lebih menyukai pendapat yang memperlakukan investasi seperti uang tunai.

menghitung zakat saham

 

2. Metode Persentase Aktiva Lancar

Aset perusahaan dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu aset lancar (dikenal juga dengan aset jangka pendek) dan aset tetap (aset jangka panjang). Dalam metode ini, pembayaran zakat dinilai berdasarkan persentase investasi Anda dalam aset jangka pendek. Bagian investasi ini dianggap likuid dan dikenakan zakat sebesar 2.5%. Pada metode persentase aset, modal dari investasi jangka panjang atau aset tetap tidak perlu dizakati.

Aset tetap adalah aset yang diperoleh untuk menghasilkan pendapatan di masa depan dan tidak dijual dalam jangka pendek. Misalnya, jika Anda memiliki toko roti. Anda tidak perlu membayar zakat untuk peralatan di toko (misalkan, oven). Namun, Anda harus membayar zakat atas keuntungan dari toko roti (hasil penjualan roti yang dimasak dengan oven). Dalam kasus pemegang saham A di atas, mari kita asumsikan bahwa aset emiten A terbagi menjadi 65% aset jangka panjang, dan sisanya 35% merupakan aset jangka pendek. Dengan begitu, zakat yang harus dibayarkan oleh pemegang saham A adalah hasil penghitungan dari 35% x 2.5% x Rp100 juta (jumlah total saham yang dimiliki saat dengan penyesuaian harga terbaru), yaitu sebesar Rp875 ribu.

 

Setelah mengetahui metodenya, Anda dapat mulai melakukan penghitungan zakat dari jumlah saham yang dimiliki saat ini. Di Bursa Efek Indonesia (BEI), ada banyak jenis saham. Salah satunya saham syariah, yang bisa menjadi pilihan investasi saham Anda selanjutnya.

Terkait Lainnya
 

Forum Terkait

 Rico Bisa |  19 Jul 2012

Master, gimana cara nya sell di puncak dan buy di lembah?

Lihat Reply [4]

 Ini hanya istilah saja. kalau BUY ya ketika harga rendah dan sell ketika harga tinggi.

/Anda bisa pelajari juga pola PIN BAR.

Pola BUY di lembah sell Di Puncak bisa termasuk katagori Long term juga.

seperti iniwidth=706

Thanks

Basir   19 Jul 2012

@Rico Bisa: Sell di puncak dan buy di lembah (sell on top, buy on bottom) bisa dilakukan dengan beberapa cara sebagai berikut.

1. Menggunakan indikator trend

Sederhananya, sell di puncak menggunakan indikator trend adalah sell ketika indikator telah menunjukkan tanda adanya reversal. Sebagai contoh adalah menggunakan Moving Average (MA), sell bisa dilakukan ketika garis MA saling bersilangan dari atas ke bawah, begitupun sebaliknya untuk entry buy.

2. Menggunakan indikator oscillator 

Sell di top menggunakan indikator oscillator seperti Relative Strength Index adalah melakukan sell ketika harga mencapai RSI di atas 70 (area overbought) dan buy ketika harga mencapai RSI di bawah 30 (area oversold). 

3. Menggunakan price action

Sell di top menggunakan price action bisa menggunakan pola harga (price pattern) atau menggunakan pola candlestick. Misal sell ketika harga membentuk double top atau ketika harga membentuk pola candlestick bearish engulfing. Sebaliknya mengambil posisi buy ketika terbentuk pola double bottom atau pola candlestick bullish engulfing.

Terima Kasih.

Kiki R   7 Oct 2019

Dalam praktiknya, apakah lembah harga dapat diketahui secara pasti? Lantas, bagaimana cara mengetahuinya secara benar dan akurat?

Mas Hanif   12 Sep 2022

Tidak, lembah dan puncak harga tidak dapat diketahui secara pasti.

Anda hanya bisa melihat ciri-ciri yang menunjukkan terbentuknya lembah. Contohnya terbentuk pola double bottom atau inverted head and shoulders.

Kiki R   14 Sep 2022
 Mas Sinar |  1 May 2018

Selamat sore, saya baru belajar tentang trading pada daerah ranging dan breakout. Dan saya menemukan indikator bollinger bands dan donchian channel. masing-masing punya parameter sendiri. Saya ingin bertanya, mana yang lebih baik ya? menggunakan level high/low seperti donchian atau standar deviasi seperti bb? thx

Lihat Reply [19]

@ Mas Sinar:

Untuk breakout berdasarkan daily range, Donchian channel lebih akurat. Richard Donchian merancang indikator ini berdasarkan level high / low periode 20 hari, jadi akurasinya akan lebih baik kalau digunakan pada time frame daily.

Kalau Bollinger Bands lebih ke volatilitas untuk melihat kekuatan trend. Standard deviasi perhitungannya tetap, tidak berdasarkan level high / low pada periode tertentu. Kalau harga melewati batas atas (upper band) atau batas bawah (lower band) maka harga sedang bergerak uptrend atau downtrend dengan kuat.

Entrynya dilihat dari breakout pada middle band, tetapi untuk kondisi sideways kurang akurat. Ketika harga break diatas middle band diasumsikan sedang bergerak uptrend dan sebaliknya. Jadi untuk deteksi arah trend. Pada kondisi sideways bisa untuk deteksi overbought dan oversold

Kalau Anda ingin trading dengan cara breakout berdasarkan daily range, bisa dibantu juga dengan indikator ADR (Average Daily Range)

M Singgih   3 May 2018

Kalau untuk strategi breakout support dan resistance trendline bagaimana pak?

Erwin Tembesi   23 Jun 2018

@ erwin tembesi:

Breakout garis trend (trendline) maupun breakout garis horisontal support dan resistance, harus dikonfirmasi oleh price action dan indikator teknikal, baik indikator trend (MACD, parabolic SAR, ADX, Bollinger Bands) maupun indikator momentum (RSI, stochastic, CCI). Minimal ada 2 indikator yang conform.

Kenapa indikator trend, karena kita membicarakan arah trend, apa lagi jika arah trend tampak jelas dari garis trend yang telah di-plot. Konfirmasi indikator momentum juga diperlukan karena kita ingin entry pada saat (momen) yang tepat.

Contoh:

Pada garis trend 1:

Price action: terjadi bullish engulfing candle yang menembus garis trend, berarti kemungkinan akan bullish. Dalam hal ini kita harus menunggu sampai engulfing candle selesai terbentuk, dan kita lihat candle berikutnya (candle A).. Jika dikonfirmasi oleh indikator, maka kita bisa entry buy. Tampak dari indikator MACD, parabolic SAR dan RSI telah conform (RSI di atas level 50), jadi kita bisa entry buy.

Pada garis trend 2, meskipun telah menembus garis trend (candle B), tetapi dari price action tidak jelas, dan ke 3 indikator tidak conform, jadi kita seharusnya tidak entry sell pada candle B.

M Singgih   26 Jun 2018

kalau dari sisi price action sendiri apakah ada pola candlestick trtentu yg menunjukkan harga akan breakout support/resistance??

Gio   6 Jul 2018

@ Gio:
Harga akan breakout jika formasi candlestick yang Anda maksudkan terjadi di dekat level support atau resistance.
Akan breakout level support jika formasi candlestick yang terjadi menunjukkan kemungkinan pergerakan bearish, yang sering terjadi adalah: 
- Bentuk pin bar yang terjadi pada kondisi uptrend termasuk doji atau gravestone doji dan shooting star (1 candle)
- Formasi bearish engulfing (2 candle)
- Formasi dark cloud cover (2 candle)
- Formasi atau pola evening star (3 candle)
- Formasi atau pola three black crows (3 down bar yang berurutan)

Akan breakout level resistance jika formasi candlestick yang terjadi menunjukkan kemungkinan pergerakan bullish, yang sering terjadi adalah: 
- Bentuk pin bar yang terjadi pada kondisi downtrend termasuk doji atau dragonfly doji dan hammer (1 candle)
- Formasi bullish engulfing (2 candle)
- Formasi piercing line (2 candle)
- Formasi atau pola morning star (3 candle)
- Formasi atau pola three white soldiers (3 up bar yang berurutan)

M Singgih   7 Jul 2018

Halo pak, saya masih pemula jdi saya tidak ngerti apa breakout itu pak. Mohon info nya pak

Jefri   3 Aug 2018

Untuk Jefri,

Break artinya diam/istirahat, Out artinya keluar. Dalam istilah trading, Break Out diartikan penembusan pada suatu level harga, setelah bergerak diam, istirahat atau sideways pada area yang sempit.


sideways

Anda bisa memilih Mata uang apa saja, dengan menetukan Time Frame terlebih dahulu. Cari level – level sempit dimana harga bergerak. Sebagai contoh pada GBP/USD, di TF 30. 

Cara diatas adalah order pending, pada GBP/USD. Dengan Buy Stop di 1.40867 dan Sell Stop 1.40485. Dengan harapan harga bisa menembus salah satunya.

Terima kasih.

Basir   4 Aug 2018

Bagaimana mendeteksi terjadinya breakot tanpa menggunakan indikator trading?

Ihsan   23 Jun 2022

@Ihsan: Mendeteksi breakout tanpa menggunakan indikator artinya kita menggunakan harga itu sendiri atau biasa disebut dengan price action.

Cara paling sederhana mendeteksi breakout adalah dengan melihat 2 variabel: 1) Harga 2) Volume

1) Harga

Ciri-ciri breakout yang bagus ada 2, pertama break harga harus kuat dan ditandai dengan adanya candlestick dengan body panjang pada saat break. 

Kedua, tidak adanya shadow berlawanan yang panjang dengan arah body candle tersebut.

2 hal ini menandakan bahwa breakout tersebut valid dan kemungkinan harga akan melanjutkan arah breakout cukup besar.

2) Volume

Selain dari bentuk candlestick (harga), breakout yang valid biasanya ditandai dengan adanya volume yang membesar. Waspadai apabila breakout yang terjadi mempunyai volume yang rendah.

Kiki R   23 Jun 2022

Kalau breakout tapi volume kecil memang kenapa ya pak?

Ihsan   24 Jun 2022

@Ihsan: Breakout dengan volume kecil menandakan seller/buyer yang menjadi pendorong harga tersebut break tidak kuat.

Akibatnya breakout yang punya volume kecil punya kemungkinan besar berbalik (false breakout).

Oleh karena itu, jika Anda adalah trader yang tipe mengikuti trend dengan menggunakan breakout, perhatikan baik-baik saat harga break termasuk volumenya.

Breakout yang paling bagus terlihat dari candle break yang besar panjang dan shadow yang pendek serta volumenya besar.

Kiki R   24 Jun 2022

Lantas, bagaimana jika yang terjadi malah fake out. Skenario trading seperti apa yang bisa dilakukan? 

Restu   4 Jul 2022

@Restu: Kalau terjadi fakeout, ikuti arah fakeoutnya. Sedangkan kalau sudah entry sebelum fakeout, segera keluar/exit.

Kiki R   5 Jul 2022

Bagaimana cara mengkonfirmasi breakout false trading forex?

Restu Dian   18 Jul 2022

@Restu Dian: Konfirmasi false breakout adalah dengan melihat pergerakan harga setelah breakout.

Kalau harga berhasil nahan untuk tidak kembali setelah breakout, maka breakout valid.

Namun, apabila setelah harga break ternyata berbalik dan masuk kembali ke S&R, artinya false breakout menjadi valid.

Kiki R   19 Jul 2022

Ini timeframe berapa bang yang digunakan? Kalau saya pakai timeframe 15 menit....

Wahid   23 Aug 2022

@Wahid: Bisa digunakan di semua time frame.

Kiki R   24 Aug 2022

Selamat malam pak, kalau untuk di chart pattern seperti triangle, pennant, flag juga bisa terjadi false breakout?

Tiara Cahyani   8 Sep 2022

Bisa, saat pola ini false breakout, maka akan jadi bentuk yang lain lagi.

Sebagai contoh, ada pola symmetrical triangle (segitiga sama sisi) yang mengerucut ke tengah, saat terjadi break ke atas lalu dilanjutkan oleh false breakout, maka bentuknya bisa menjadi channel turun.

Kiki R   10 Sep 2022
 Reyno |  8 Jul 2021

Bang, ini saham BBRI kok longsor terus ada apa ya? Ada faktor fundamentalnya kah?

Lihat Reply [4]

@ Reyno:

Dari informasi yang kami dapatkan, kemarin memang ada sentimen negatif pada saham BBRI karena adanya skema rights issue yang diproyeksikan berada di bawah harga pasar. Silahkan baca berita selengkapnya di halaman ini. Tetapi hari ini naik karena dibrong investor asing.

M Singgih   9 Jul 2021

Kalau untuk jangka panjang, mending invest di BBRI atau BBCA pak?

Kacung   12 Jul 2021

@ Kacung:

Dari informasi yang kami dapatkan, kedua saham perbankan tsb termasuk dalam saham blue chip terbaik. Jadi menurut kami sama saja mau invest di BBCA atau BBRI.

 

M Singgih   13 Jul 2021

Gan, kalo beli saham UNVR saat ini apakah waktu paling tepat?

Priyono   1 Sep 2021
 Puthu Gede |  31 Aug 2021

Halo min, 

saya pemula di saham. Saya sering dengar istilah IPO saham. Apakah IPO ini memberi dampak signifikan untuk saham terkait?

Lihat Reply [22]

@ Puthu Gede:

IPO (Initial Public Offering) adalah penawaran saham perdana. IPO adalah saham suatu perusahaan yang pertama kali dilepas untuk ditawarkan atau dijual kepada masyarakat. Setelah saham tsb dicatatkan di bursa atau pasar sekunder, biasanya harga saham akan naik (tetapi tidak selalu). Hal ini bisa terjadi karena ada anggapan bahwa suatu saham yang baru IPO adalah bagus untuk diinvestasikan dan peminatnya tinggi.

 

M Singgih   1 Sep 2021

@ Wardiman:

Dari informasi yang kami dapatkan, hal tsb terjadi karena keluarnya investor asing. Untuk lebih jelasnya, silahkan Anda tanya ke perusahaan pialang (sekuritas) yang lebih tahu.

 

M Singgih   22 Oct 2021

Hemmm...

Apakah saham yang sudah IPO ada kemungkinan suatu saat nanti bisa melakukan IPO lagi pak?

Puthu Gede   1 Sep 2021

@ Puthu Gede:

Setahu kami tidak bisa. IPO hanya sekali.

 

M Singgih   1 Sep 2021

Berapa persen saham perusahaan lokal bisa diakuisisi oleh asing pak? Apakah ada batasan?

Wardiman   25 Oct 2021

Untuk D. Parta,

Tujuannya adalah satu, yakni untuk menarik minat masyarakat luas agar mau menanamkan modalnya ke perusahaan tersebut.

Argo Gold Spotter   20 Dec 2021

Apa risiko untuk perusahaan jika IPO nya kurang diminati masyarakat ya pak?

D. Parta   20 Dec 2021

Untuk D. Parta,

Resiko yang tampak jelas cuma satu, yaitu besarnya beban biaya perusahaan. Pasalnya, perusahaan yang benar-benar sudah siap dengan keputusan “go public” harus bersedia merogoh kocek yang dalam untuk merealisasikan keputusan IPO tersebut.

Jika program IPO berhasil menarik banyak investor, maka tentu seluruh biaya-biaya yang sudah dikeluarkan diawal akan tertutupi. Namun jika program IPO kurang diminati atau bahkan gagal, maka tentu keputusan IPO ini akan menjadi boomerang besar bagi perusahaan tersebut.

Argo Gold Spotter   21 Dec 2021

Tidak ada yang salah dengan strategi IPO Bukalapak dari sudut pandang perusahaan dan stakeholder. Dengan IPO, Bukalapak dapat dana segar untuk melanjutkan ekspansinya. Yang salah adalah euforia para investor saat IPO Bukalapak. 

Sejak awal, prospektus Bukalapak sudah mencantumkan bahwa perusahaan masih merugi. Mereka belum pernah meraih laba sama sekali. Hanya saja, pasar saat itu tergiur oleh label "New Economy" dan potensi pertumbuhan masa depannya, sehingga investor beramai-ramai membeli saham yang valuasinya pada harga IPO saja sudah terlalu mahal.

Esensinya, ini tak jauh beda dengan saham gorengan. Ketika harga saham tinggi secara tak wajar, maka mekanisme pasar akan mengoreksinya sendiri hingga harga turun lagi ke tingkat yang lebih masuk akal.

A. Muttaqiena   25 Jan 2022

Jadi seperti itu, kalau misalnya ada perusahaan yang mau IPO, apa saja yang harus diperhatikan sebelum membeli sahamnya kak? Terima kasih

Ratna   26 Jan 2022

Saya tidak merekomendasikan pemula untuk membeli saham IPO. Saham IPO itu sangat spekulatif, sehingga berisiko besar.

Tapi jika keukeuh ingin membeli saham IPO, sebaiknya perhatikan 10 hal ini:

  • Perusahaan minimal sudah berdiri selama 5 tahun.
  • Perusahaan punya produk atau layanan dengan model bisnis yang dapat dipahami.
  • Pengendali atau manajemen perusahaan memiliki reputasi yang baik (hati-hati pada IPO saham dari grup-grup konglomerat yang terkenal kena skandal).
  • Perusahaan melepas cukup banyak (%) saham dalam IPO, sehingga likuiditasnya setelah IPO bisa terjamin.
  • Prospektus harus menampilkan laporan keuangan selama minimal 3 tahun terakhir.
  • Laporan tadi setidaknya harus menunjukkan bahwa perusahaan sudah mampu menghasilkan laba secara konsisten tiap tahun. Perhatikan rasio RoE dan NPM, semakin tinggi semakin bagus (kalau di bawah 10% berarti jelek).
  • Laporan tadi harus menampilkan rasio utang yang terkendali dengan Debt-Equity Ratio (DER) di bawah 100% atau di bawah 1x. Semakin kecil DER, semakin baik. Sedangkan kalau DER di atas 100% atau di atas 1x, berarti jelek.
  • Laporan tadi harus menampilkan arus kas yang positif (tidak defisit).
  • Rencana penggunaan dana pasca-IPO bukan untuk membayar utang.
  • Ketahui rencana pembagian dividen saham ke depan, pastikan apakah sesuai dengan rencana investasi Anda atau tidak.
Aisha   31 Jan 2022

Apa tujuan perusahaan memilih langkah IPO untuk sahamnya?

D. Parta   17 Dec 2021

Apakah IPO GoTo berprospek bagus?

Hanif Putra   29 Mar 2022

Apakah strategi IPO Bukalapak salah langkah? Semakin hari harganya tidak kunjung membaik

Ratna   24 Jan 2022

IPO GOTO tidak berprospek bagus. Kita bisa melihat dari prospektusnya saja bahwa perusahaan Gojek Tokopedia itu mengalami kerugian tiap tahun. Perusahaan juga masih berupaya untuk terus berekspansi, sehingga sekalipun suatu saat bisa memperoleh laba maka tidak akan langsung membagikan dividen. Di sisi lain, valuasi saham GOTO sangat mahal (khususnya dengan mengingat bahwa perusahaan masih rugi).

Bagi investor, tidak ada untungnya berinvestasi pada saham yang perusahaannya tekor, tidak mampu memberikan dividen, dan valuasinya mahal. Saham GOTO mungkin cocok untuk trader spekulatif yang ingin profit jangka pendek dan berani menanggung risiko tinggi, tapi tidak sesuai untuk investor yang benar-benar bijak.

Aisha   1 Jun 2022

Min, minta analisanya dong...mengapa saham Bukalapak (BUKA) setelah IPO kemarin justru mengalami penurunan ya?

Wardiman   21 Oct 2021

Bagaimana prospek setelah PT Indo Boga Sukses Tbk melakukan IPO?

Avril   16 Jun 2022

Pada umumnya, saham-saham yang tercatat pada papan akselerasi itu memiliki kinerja yang meragukan. Termasuk IBOS.

Untuk mengetahui prospeknya, periksa saja prospektusnya. Berapa lama perusahaan berdiri? Apakah perusahaan sudah mampu menghasilkan laba secara konsisten? Apakah perusahaan mampu melunasi utang-utangnya? Apa tujuannya melaksanakan IPO? Apakah perusahaan punya keunggulan yang dapat membantunya meningkatkan penghasilan di masa depan?

Aisha   17 Jun 2022

Oooo...jadi gt ya kak. Perusahaan yang baru saja IPO bukan berarti memiliki pasti memiliki prospek bagus..

Lantas, mengapa beberapa perusahaan baru tetap melakukan IPO ya kak? 

Avril   17 Jun 2022

Tujuan IPO adalah menambah modal perusahaan. Jadi, asalkan IPO sudah berhasil jual saham saja, perusahaan sudah untung. Harga saham setelah IPO nggak harus naik. Yang berkepentingan dengan kenaikan harga saham setelah IPO itu kan pihak investor/trader saja.

Perusahaan-perusahaan baru suka melakukan IPO karena butuh tambahan modal. Mungkin mereka ingin bikin pabrik baru, buka cabang, bayar utang, atau lainnya. Tujuan IPO biasanya sudah tercantum juga pada prospektus yang dirilis sebelum IPO.

Aisha   21 Jun 2022

Bagaimana ciri IPO perusahaan dapat dibilang sukses?

Alexandria   25 Jul 2022

IPO Perusahaan bisa dibilang sukses jika oversubscribe, yaitu jumlah pemesan lebih banyak daripada jumlah saham yang siap dilepas.

Kenapa oversubscribe itu sukses? Karena apabila oversubscribe, itu berarti sahamnya laris manis dan perusahaan berhasil menghimpun dana dari IPO dengan efektif.

Apakah itu berarti harga sahamnya akan naik? Belum tentu. Banyak juga kejadian IPO yang oversubscribe, tapi harganya amblas pada hari-H pencatatan.

Aisha   26 Jul 2022
 Iwan Setia ... |  4 Feb 2022

Apakah di trading saham bisa menggunakan strategi counter trend?

Lihat Reply [11]

Trading counter-trend justru berawal dari saham.

Legenda investasi saham dunia, Warren Buffett, punya ungkapan yang sangat terkenal, "Be fearful when others are greedy, and be greedy when others are fearful" (takutlah ketika yang lain serakah, dan serakahlah ketika yang lain ketakutan). Esensi ungkapan itu adalah counter-trend, alias melawan tren.

Saat bursa saham tumbang dan para investor ramai-ramai melepas sahamnya, kita justru ancang-ancang untuk membeli saham-saham bagus yang sedang terdiskon. Saat bursa saham mencapai rekor tertinggi baru dan para investor ramai-ramai membeli, kita tak perlu ikut-ikutan karena salah-salah nanti malah dapat saham nyangkut.

Aisha   10 Feb 2022

Saham nyangkut itu maksutnya gimana min?

Iwan Setia Budi   10 Feb 2022

Nyangkut itu ketika saham yang kita beli dengan harga mahal, tapi kemudian trennya malah jatuh dan nggak naik lagi. Sahamnya "nyangkut" pada harga mahal tadi hingga entah kapan.

Dalam situasi saham nyangkut nantinya kita cuma punya dua pilihan, yakni:

  • Cut loss agar modal kita bisa dipakai untuk beli saham lain lagi, atau
  • Tetap hold saham tapi modal kita mungkin akan terkunci selamanya di situ karena kita nggak tahu kelak akan trennya turun sampai sejauh mana.
Aisha   11 Feb 2022

Kenapa ya min, kalo di saham banyak gapnya?

Rafli   16 Feb 2022

Ada beberapa faktor yang menyebabkan timbulnya banyak gap pada grafik saham. Tapi fokus utamanya adalah:

Grafik harga saham tercatat mengikuti jam kerja bursa, dan tidak bersifat 24 jam seperti forex atau kripto. Padahal perubahan harga saham maupun forex sama-sama bisa terjadi setiap saat. Nah, perubahan harga yang setiap saat itu terekam dalam grafik forex, sedangkan perubahan harga saham hanya terekam pada jam bursa. 

Berikut ini dua contoh skenario:

1. Jual-beli saham sejatinya tidak hanya terjadi pada jam bursa, melainkan juga ada "pasar negosiasi" di mana penjual dan pembeli bisa membuat deal sendiri di luar mekanisme bursa. Harga dari deal di luar bursa itu bisa jadi (bisa juga tidak) baru tercatat saat jam bursa buka.

2. Mari bayangkan umpamanya, jam bursa hari ini sudah berakhir. Lalu tiba-tiba muncul berita tembak-tembakan tentara Rusia dan AS di suatu tempat. Berita itu tidak akan memengaruhi grafik harga saham hari ini (karena bursa sudah tutup), tetapi akan langsung tercermin pada harga pembukaan bursa pada hari berikutnya.

Aisha   17 Feb 2022

Oh jadi begitu. Kalo misalnya untuk trader saham ketika posisinya belum tereksekusi namun keburu tutup bursanya, gimana nasib posisinya tadi kak? Apakah juga otomatis tertutup?

Rafli   17 Feb 2022

Apakah maksud "posisinya belum tereksekusi" di sini berarti order beli/jual belum tereksekusi? Kalau begitu, mungkin terjadi dua skenario ini:

  • Jika order beli/jual biasa belum tereksekusi sampai jam perdagangan berakhir, maka ordernya otomatis batal. Kita bisa pasang order lagi besok jika masih berminat membeli/menjual saham yang sama.
  • Jika order beli/jual bersifat auto order, maka ordernya akan tetap berlaku selama rentang waktu yang ditentukan (tidak batal), tapi hanya akan tereksekusi saat jam perdagangan bursa buka. Auto order dalam saham ini memungkinkan kita untuk order jual/beli saham dengan menentukan kriteria harga tertentu dalam rentang waktu tertentu (1 sesi, 1 hari, 1 bulan, dll).
Aisha   18 Feb 2022

Maaf kak, mau tanya...bagaimana langkah-langkah untuk trading counter-trend dalam saham kak? langkah-langkah yang urut dari nol sampai cuan, gitu

Nurul   20 Jul 2022

Apakah saat ini waktu paling tepat untuk membeli saham kak? Mengingat mengingat harga saham mulai turun karena imbas ekonomi global. Mohon pencerahannya

Abas   2 Aug 2022

Kalau kamu periksa lagi sekitar dua tahun lalu, saat awal COVID muncul, bursa saham juga tumbang massal. Bahkan penurunannya jauh lebih parah daripada sekarang.

Pada saat itu, banyak pakar yang mengatakan bahwa penurunan harga saham merupakan kesempatan emas untuk beli saham terdiskon. Hasilnya, beberapa bulan kemudian, banyak saham yang melambung. IHSG pun mencetak rekor baru dalam tempo sekitar setahun setelahnya.

Situasi serupa sudah sering sekali terjadi dalam sejarah dunia. Investor yang berpengalaman memandang penurunan saham itu sebagai peluang, sedangkan investor pemula justru ketakutan. 

Jadi, apakah saat ini waktu paling tepat untuk membeli saham? Ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan.

Pertama, penurunan saham saat ini hanyalah "koreksi" pada saham-saham tertentu dan bukan merupakan kemerosotan saham secara umum.

Coba saja lihat grafik IHSG di bawah ini. Arsiran pink pertama merupakan kemerosotan saham pada saat awal pandemi, sedangkan arsiran pink kedua merupakan perkembangan terbaru.

IHSG

Kedua, "Waktu paling tepat untuk membeli" itu berbeda-beda untuk setiap saham, dan kita nggak bisa memukul sama rata. Coba saja lihat saham TLKM sedang naik dan diborong asing, sedangkan saham SIDO sedang merosot beruntun tiap hari. Waktu yang tepat untuk membeli TLKM dan SIDO tentu saja berbeda.

Ketiga, dalam situasi pasar apa pun selalu ada saham yang naik dan turun. Saat IHSG turun, mayoritas saham mungkin lesu, tapi ada saja saham-saham tertentu yang naik. Ambil contoh saat IHSG rontok pada saat awal pandemi, kebanyakan saham ambol, tapi saham farmasi justru meroket "to the moon".

Aisha   3 Aug 2022

Contoh langkah-langkah trading counter-trend saham yang paling simpel dengan bantuan aplikasi RTI Business dan notes saja:

  • Tentukan sektor/subsektor saham yang ingin diinvestasikan. Contohnya saham perbankan.
  • Buat daftar berisi saham-saham dalam satu sektor itu yang profil usahanya menarik untuk dibeli.
  • Lihat profil masing-masing saham pada aplikasi RTI Business, cek menu Key Statistics. Pastikan tabel Earning per Share itu berisi angka hitam semua (positif) dan tidak ada angka merah (negatif). Ini shortcut untuk memastikan bahwa perusahaan benar-benar dapat menghasilkan laba dalam beberapa tahun terakhir.
  • Pada aplikasi RTI, periksa juga rasio-rasio PER, PBVR, dan DER. Kalau ada yang negatif, langsung keluarkan saham itu dari daftar. Rasio yang negatif berarti perusahaan sedang tekor dan sahamnya tidak cocok untuk counter-trend.
  • Buat daftar berisi saham-saham yang sudah terpilih, lalu urutkan rasio-rasio dari yang terendah ke yang tertinggi. Rasio PER dan PBVR rendah berarti harga sahamnya sedang murah. Rasio DER rendah berarti utangnya paling sedikit.
  • Pada aplikasi RTI, perhatikan juga informasi "book value". Apabila book value jauh di bawah harga saham saat ini, berarti harga saham kemahalan dan nggak cocok untuk counter-trend. Saham yang cocok untuk dibeli dalam strategi counter-trend biasanya punya book value yang lebih tinggi atau mendekati harga saham saat ini.

Kamu bisa coba counter-trend dengan membeli saham yang punya rasio PER/PBV/DER paling rendah dalam bidangnya. Tapi, lebih baik lagi jika strategi ini disertai dengan pemahaman fundamental saham yang baik. Soalnya rasio PER/PBVR/DER rendah saja tidak bisa menjamin kualitas suatu saham.

Selain itu, tiap orang mungkin punya strategi sendiri ya. Para investor ternama seperti Warren Buffett itu punya rumus dan siasat spesial sendiri untuk sukses counter-trend.

Aisha   21 Sep 2022
 

Komentar @inbizia

Investasi saham langsung adalah Investasi yang dilakukan secara mandiri (investor mengelola dana dan membeli sesuai yang diinginkan)
Sedangkan investasi reksadana adalah investasi yang dikelola oleh perusahan aset manajemen dan investor tidak dapat leluasa memilih instrumen investasi saham
 Aidil Fitra |  8 Apr 2022
Halaman: Mengenal Jenis Jenis Reksadana
Perbedaan antara investasi saham dengan reksadana saham yang paling utama terletak pada pengelolaan dananya. Jika Anda berinvestasi secara mandiri, maka Anda harus secara aktif mengawasi porftolio dan update dengan kondisi pasar saham. Penentuan besar risiko dan keuntungan juga harus kalian tentukan sendiri. Otomatis, waktu yang dibutuhkan untuk mempelajari itu semua lebih banyak. Sementara itu, jika berinvestasi reksadana saham, ada Manager Investasi yang akan mengelola dana Anda. Manajer Investasi ini biasanya orang-orang yang memang sudah memiliki pengalaman dalam menentukan batas-batas risiko, membelanjakan dana yang ada pada saham-saham rekomendasi dan unggulan, serta mencurahkan waktunya untuk mempelajari pasar keuangan. Bagi pemula, lebih direkomendasikan untuk investasi reksadana terlebih dahulu. Jika sudah paham dengan dinamika pasar, boleh lah terjun menjadi investor saham dengan modal yang disesuaikan. Jangan langsung terburu-buru setor dana besar. Simak juga: 4 Tips Investasi Saham Anti Gagal Untuk Pemula
 Fayrin |  4 Jul 2022
Halaman: Apa Pengaruh Ihsg Pada Reksadana
Itu namanya Notasi Khusus kak, pemberitahuan buat investor agar lebih bijak pas mau beli saham perusahaan-perusahaan dengan kondisi kurang baik. Ada 7 notasi khusus di pasar saham, antara lain: B = Bankruptcy filing against the company. Permohonan pernyataan pailit. M = Moratorium of debt payment. Permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) S = No sales based on latest financial report. Laporan keuangan terakhir menunjukkan tidak ada pemasukan. E = Negative equity. Laporan keuangan terakhir menunjukkan ekuitas negatif. A = Adverse opinion of the audited financial report. Adanya opini tidak wajar (adverse) dari akuntan publik. D = Disclaimer opinion of the audited financial report. Adanya opini tidak menyatakan pendapat (disclaimer) dari akuntan publik. L = Late submission of financial report. Perusahaan tercatat belum menyampaikan laporan keuangan. Karena emiten yang terdaftar di pasar saham sudah jadi Perusahaan Terbuka (go public), karena itu informasi ini juga bisa diakses oleh investor dan calon investor.
 Intan |  24 Aug 2022
Halaman: Trik Jitu Beli Saham Dengan Laporan Keuangan Perusahaan
Bisa kak, kalo pake Exchanger pasti pilihan pencairannya banyak, tinggal pilih aja opsi pencairan in USD. Tapi ya itu, kalo bolak balik dicairkan dari koin ke USD, terus ke rupiah, malah beban biaya admin jadi tambah besar, jadi pastiin aja narik duit seefisien mungkin. Di Tokocrypto juga ada pilihan langsung jadi BTC/BUSD, itu stablecoin itungannya sama kayak 1 USD. Untuk biayanya tergantung exchanger dan bank tujuan ya kak. Kalo Tokocrypto flat 5,500 ke bank lokal mana saja. Kebetulan saya kemarin baca artikel cara jual beli BUSD di Tokocrypto. Lengkap penjelasannya.
 Fiqih Rq |  29 Aug 2022
Halaman: Cara Tukar Bitcoin Yang Wajib Kalian Tahu
Secara teori, semua dolar AS masih berlaku dan dapat ditukarkan. Pada prakteknya, Money Changer dan bank di Indonesia biasanya hanya mau menukar dolar AS terbitan paling baru. Ini kebijakan spesifik tiap Money Changer dan bank, sehingga bukan suatu aturan yang berlaku secara hukum. Jadi, apakah uang USD Anda bisa ditukar di Indonesia atau tidak? Silakan hubungi Money Changer dan bank terdekat, karena mereka hanya mereka yang bisa memberi konfirmasi paling jelas.
 Aisha |  31 Aug 2022
Halaman: Ini Cara Tukar Uang Yang Sudah Tidak Berlaku
Untuk transaksi dan investasi, sebenarnya sederhana saja. Langkah pertama adalah cek regulasi dan perijinan yang dimiliki oleh aplikasi kripto tersebut. Di Indonesia, badan yang meregulasi jual beli kripto adalah Bappebti, sementara investasi aset diatur oleh OJK. Anda juga bisa membaca di artikel: Ini Dia Exchange Kripto Terdaftar Bappebti yang Terpercaya Exchange dan aplikasi kripto yang bagus tentu memiliki transparansi data, informasi yang mudah diakses, serta memberikan persetujuan pengguna lengkap. Jangan malas untuk membaca setiap syarat dan ketentuan mulai dari cara deposit, withdraw, serta pengungkapan risiko. Perlu dicatat juga, semua prinsip investasi adalah jangan menaruh dana yang kerugiannya tidak bisa Anda tanggung. Jadi sebaiknya dimulai dari angka yang kecil terlebih dahulu, kalau sudah nyaman, bisa ditingkatnya jumlah transaksi dan investasinya.
 Ananta |  31 Aug 2022
Halaman: Pahit Tapi Nyata Ini Fakta Tersembunyi Exchange Kripto
Saham Untung
Kode Saham Last Change  
AMAR 250 8.70%
BANK 1,705 7.91%
NETV 290 25.00%
SAME 286 7.52%
BFIN 1,150 6.98%
MIKA 2,870 2.50%
TECH 5,900 6.31%
STTP 7,600 6.29%
FILM 2,890 4.33%
INPP 400 5.82%

Kamus Forex

Saham

Surat berharga yang mewakili kepemilikan atas ekuitas suatu perusahaan. Saham dapat diperjualbelikan secara langsung antara penjual dan pembeli maupun di bursa efek. Seorang pemilik saham dapat memperoleh imbal hasil berupa Dividen dan Capital Gain.

Indeks Saham

Indikator yang menggambarkan performa pasar saham pada periode tertentu. Dengan adanya indeks, tren harga saham saat ini dapat dipantau. Kenaikan sebagian besar harga saham yang tergabung dalam suatu indeks bisa mendongkrak nilai indeks tersebut.


Komentar[3]    
  Ayus_yus   |   4 Apr 2022

berapa minimal penghasilan untuk bisa mengeluarkan zakat

  Permadi   |   4 Apr 2022

mereka yang berpenghasilan kurang lebih 80 juta / thn

  Hanafi   |   4 Apr 2022

keluarkanlah zakat bagi kalian yang sudah memiliki penghasilan minimal untuk mengeluarkan zakat