Cara Mudah Menghitung Return Reksadana


Febrian Surya 24 May 2020 2923Dibaca Normal 3 Menit

Bingung mau hitung return hasil investasi reksadana milikmu? Berikut cara mudah menghitung return agar kamu tahu seperti apa mekanisme imbal hasil dari investasi reksadanamu.



Ketika kamu melakukan investasi di berbagai jenis intrumen, salah satu  momen yang paling ditunggu-tunggu adalah mengetahui berapa keuntungan yang kamu peroleh dari kegiatan investasi tersebut. Nah, bagaimana bila kamu adalah seorang investor reksadana yang baru pertama kali berinvestasi? Tentu saja, hal ini pasti cukup membingungkan karena perhitungannya tidak semudah menghitung selisih pergerakan harga suatu aset dari suatu level ke level tertentu.

Cara Mudah Menghitung Return Reksadana (Baca juga: Tips Investasi Reksadana Bagi Pemula)

Sebelum kamu menghitung berapa keuntungan yang kamu peroleh dari reksadana milikmu, kamu patut memahami terlebih dahulu apa itu Nilai Aktiva Bersih (NAB) dan unit penyertaan saat melakukan pembelian reksadana.

Nilai Aktiva Bersih (NAB) adalah harga dari reksadana yang kamu miliki, dan bisa berubah-ubah setiap harinya. Bila NAB hari ini mengalami penurunan, berarti reksadana yang kamu miliki juga menurun; begitu pula sebaliknya apabila NAB mengalami kenaikan.

Sementara itu, unit penyertaan adalah satuan yang menunjukkan kepemilikan kamu di dalam reksadana tersebut. Jumlah unit penyertaan akan selalu sama tergantung dari harga reksadana atau NAB ketika kamu membelinya.

Jadi, sebagai investor reksadana, minimal kamu harus tahu kapan mulai berinvestasi, produk reksadana apa yang kamu beli, serta berapa jumlah unit penyertaan yang ada di dalam reksadana milikmu. Kemudian, barulah kamu bisa mencari tahu apakah hasil investasi reksadana tersebut untung atau rugi.

 

Cara Menghitung Return Reksadana

Bila kamu melakukan pembelian reksadana online, kamu bisa memperoleh informasi dengan mudah terkait tanggal pembelian, produk reksadana apa yang dibeli, jumlah unit penyertaan, dan tingkat return yang diperoleh. Tetapi, bagi kamu yang ingin tahu cara hitung return reksadana secara manual. Berikut caranya:

Cara Menghitung Return Reksadana(Baca juga: Potensi Keuntungan Investasi Reksadana)

Contohnya, kamu membeli produk reksadana pasar uang ABC pada tanggal 20 Maret sebesar Rp5,000,000 dengan harga terkini reksadana Rp500/unit, berdasarkan profil risiko dan tujuan investasimu. Maka, kamu akan memiliki jumlah unit penyertaan reksadana Rp5,000,000 / Rp500 = 10,000 unit.



Kemudian pada tanggal 20 April, kamu berencana untuk menarik dan menjual hasil investasi reksadana, serta ingin mengetahui apakah reksadana milikmu tersebut untung atau rugi. Kamu bisa mengetahuinya dari harga terkini reksadana. Bila misalnya mengalami kenaikan menjadi Rp520/unit, berarti hasil investasimu mengalami keuntungan.

Skema perhitungannya adalah sebagai berikut:

  • Hitung jumlah harga terkini reksadana x jumlah unit penyertaan reksadana yang dimiliki.
  • Kemudian dari hasil perhitungan tersebut bisa kamu kurangi dengan investasi awal yang sebesar Rp5,000,000.

Maka, kamu bisa menghitungnya seperti ini:

10,000 unit x Rp520 = Rp5,200,000

Hasil di atas merupakan jumlah investasi reksadana yang kamu miliki pada tanggal 20 April. Jadi, keuntungan reksadana yang kamu peroleh adalah sebesar:

Rp5,200,000 – Rp5,000,000 = Rp200,000

Sementara untuk menghitung tingkat return yang diperoleh, maka rumusnya adalah:

Rp 200,000 / Rp 5,000,000 x 100% = 4%

Itulah cara mudah menghitung return reksadana yang kamu miliki. Untuk memaksimalkan potensi return yang dihasilkan dari investasi reksadana, kamu bisa memilih produk reksadana yang sesuai dengan profil risiko dan tujuan investasimu. Misalnya, bila dana investasi yang ditanamkan ingin digunakan dalam tiga tahun ke depan, kamu bisa memilih reksadana saham, sedangkan jika ingin digunakan dalam kurun waktu kurang dari satu tahun, kamu bisa memilih reksadana pasar uang atau reksadana pendapatan tetap.

 

Dalam skenario investasi reksadana mengalami kenaikan seperti contoh di atas, tentu kamu bisa bernafas lega. Namun bagaimana bila hasil investasi reksadana milikmu justru turun? Sebaiknya jangan langsung panik dan terburu-buru menjualnya, karena ada beberapa solusi menarik yang bisa kamu temukan di artikel ini.

Kalkulator KPR

Saya selalu percaya bahwa passion yang diikuti kerja keras dan doa akan membuahkan hasil yang baik di segala bidang, termasuk forex.

Buge Satrio

Tak ada satupun aturan trading yang bisa 100% profit sepanjang waktu.

Jesse Livermore

Saya akan selalu mengurangi posisi ketika loss. Dengan begitu, saya hanya akan memiliki posisi kecil saat trading berakhir buruk.

Paul Tudor Jones

Yang penting bukan masalah benar atau salah, tapi seberapa besar profit Anda ketika benar, dan seberapa banyak loss Anda ketika salah.

George Soros

Saya tak banyak melihat korelasi antara trading yang bagus dan kecerdasan. Beberapa trader terkemuka cukup cerdas, tetapi beberapa diantaranya tidak.

William Eckhardt

Saat Anda mengalami kerugian beruntun, segala keraguan dan ketidakpastian akan menyeruak dan membuat Anda sangat ragu untuk menarik pelatuk (entry). Rasanya tak ada satupun yang berjalan dengan benar. Itu adalah sesuatu yang harus Anda kontrol.

Bill Lipschutz

Charting itu agak mirip dengan berselancar. Anda tak perlu banyak tahu tentang fisik gelombang untuk menangkap sebuah ombak yang bagus. Anda hanya perlu mampu merasakannya ketika (ombak) itu terjadi dan memiliki keberanian untuk beraksi di saat yang tepat.

Ed Seykota

Masuklah pasar hanya saat pasar trending; jika bullish Anda harus buy, jika bearish masuk posisi sell. Cuma cara itu yang bisa menghasilkan keuntungan sebenarnya.

Jesse Livermore

Kehancuran emosional hampir sama buruknya dengan kehancuran finansial.

Kim Krompass

Untuk menjadi sukses, trading-lah seperti Anda memulai usaha, jangan perlakukan trading sebagai hobi atau pekerjaan rutin. Kalau cuma hobi, tak ada komitmen belajar, dan akhirnya Anda cuma buang-buang uang. Sedangkan kalau diperlakukan sebagai pekerjaan, trading bisa membuat Anda frustasi karena di sini tidak ada gaji bulanan.

Jean Folger

Dalam berinvestasi Anda harus tahu betul apa-apa yang tidak Anda ketahui, dan berpeganglah hanya pada apa yang Anda ketahui.

Warren Buffett

Tekunilah proses dari setiap proses, kerjakan, rencanakan, investasikan waktu Anda dengan bijak, jadilah produktif, dan jangan buang-buang waktu.

Chris Lori

Anda bisa memperkirakan apa yang terjadi. Tapi bila Anda tidak punya parameter trading, maka sebaiknya jangan masuk hanya karena peluangnya terlihat oke, atau karena seseorang mengatakannya.

Carolyn Boroden

Pada dasarnya, forex dan saham tidak jauh berbeda. Yang membedakan adalah risikonya.

Ellen May

Cara membangun return jangka panjang adalah dengan melindungi modal dan memaksimalkan profit.

Stanley Druckenmiller

Ketika mendapat profit, kita jadi lebih berhati-hati. Sedangkan ketika mengalami kerugian, kita justru mulai mengambil risiko lebih banyak dan rugi lebih banyak lagi.... Jadi, trader perlu memutuskan apakah mereka bisa menanggung risiko dan apakah mereka bisa mengambil keputusan dengan cepat sebelum trading.

Paul Rotter

Saya hanya kaya karena saya tahu kapan saya salah. Pada dasarnya saya bisa bertahan dengan mengakui kesalahan-kesalahan saya.

George Soros

Saya tahu kemana saya akan keluar bahkan sebelum saya masuk (pasar).

Bruce Kovner

Trader yang benar-benar (ingin) sukses haruslah berkomitmen untuk mendalami dunia trading, dan menganggap uang sebagai bonus sampingan.

Bill Lipschutz

Ketika Anda benar-benar percaya bahwa trading hanyalah sebuah permainan probabilitas yang sederhana, konsep seperti benar dan salah atau menang dan kalah tidak lagi memiliki makna yang sama.

Michael Covel

Memilih time frame rendah untuk kemudian mengolah cara trading jangka pendek bukanlah tindakan memalukan apalagi sebuah dosa.

Barbara Rockefeller

Trading bukanlah hanya soal melindungi modal dari kerugian, melainkan juga melindungi diri dari diri sendiri.

Kim Krompass

Trader cerdas akan selalu paham dan mengikuti latar fundamental dari instrumen tradingnya, namun untuk mengenali level entry dan exit, ia akan menggunakan analisa teknikal

Kathy Lien

Orang yang tradingnya maksa seringkali berujung pada kegagalan. Disyukuri saja profit yang sudah didapat hari itu. Jangan kemaruk.

Desmond Wira

Untuk pemula disarankan lebih baik trading saham dahulu, kalau sudah profit konsisten baru mencoba forex, emas, atau lainnya. Kalau dari awal sudah nekat trading forex, emas, apalagi indeks tanpa bekal ilmu yang cukup, boleh jadi sebentar saja uangnya langsung amblas,

Desmond Wira
Kirim Komentar/Reply Baru

Reply Pembaca : 1    

Meita Ita
11 JUN 2020

cocok nih buat yg punya investasi reksadana

Jenis-Jenis Reksadana Berdasarkan Tingkat Risikonya
Jenis-Jenis Reksadana Berdasarkan Tingkat Risikonya
Nandini   22 Jan 2021   426  
Kapan Waktu Terbaik Investasi Reksadana?
Kapan Waktu Terbaik Investasi Reksadana?
Jujun Kurniawan   20 Jul 2020   683  
Reksadana Turun? Ini Yang Wajib Dilakukan Investor
Reksadana Turun? Ini Yang Wajib Dilakukan Investor
Febrian Surya   20 May 2020   1041  
Cara Menghitung NAB Reksadana
Cara Menghitung NAB Reksadana
Wahyudi   12 May 2020   2495  
Panduan Reksadana Syariah, Investasi Online Mulai 100 Ribu
Panduan Reksadana Syariah, Investasi Online Mulai 100 Ribu
Febrian Surya   29 Apr 2020   699  
Sebelum Investasi Reksadana, Kenali Biayanya!
Sebelum Investasi Reksadana, Kenali Biayanya!
Wahyudi   29 Feb 2020   527  
Cara Menabung Umroh Lewat Reksadana
Cara Menabung Umroh Lewat Reksadana
Wahyudi   14 Jan 2020   842  
Alasan Reksadana Tepat Menjadi Dana Darurat
Alasan Reksadana Tepat Menjadi Dana Darurat
Wahyudi   10 Jan 2020   529