Cara Trading Kripto Harian Dengan Pola Double Inside Bar

Evan 9 May 2022Dibaca Normal 5 Menit
kripto>strategi-trading>   #trading-harian   #inside-bar   #trading-kripto
Dianggap sebagai pengembangan Pola Inside Bar, pola ini diklaim memiliki tingkat akurasi yang lebih tinggi untuk trading kripto harian. Seperti apa pola dan bagaimana penggunaanya? Simak penjelasannya di artikel berikut ini.

Pernahkah Anda trading dengan pola candlestick Inside Bar? Formasi candle satu ini dinilai khas dan mudah dikenali, sehingga dapat dijadikan sinyal untuk mengeksekusi order posisi di segala pair dan time frame. Trader hanya perlu mengidentifikasi dua buah candle dalam chart, di mana candle pertama lebih besar sedangkan candle kedua tampak termakan oleh candle pertama. Mudah sekali bukan?

Day Trading dengan Pola Double Inside Bar

Namun tahukah Anda bila pola satu ini ternyata memiliki "saudara" bernama Double Inside Bar yang tingkat akurasinya  dipercaya lebih tinggi daripada pola umum Inside Bar. Beberapa trader sering menemukannya dalam pola chart segitiga. Sebenarnya, apa sih pola Double Inside itu? Simak ulasan berikut untuk mengetahui jawabannya ya!


Mengenal Double Inside Bar

Pola Double Inside Bar merupakan hasil pengembangan dari pola Inside Bar. Sama seperti "saudaranya", pola Double Inside Bar juga berfungsi untuk memberikan sinyal penerusan (continuining) dan pembalikan (reversal) tren yang ditandai dengan terjadinya breakout. Namun, ada beberapa perbedaan, terutama dari sisi anatomi candle, antara Inside Bar standar dengan Double Inside Bar, yakni:

  • Inside Bar standar tergolong pola candlestick double karena tersusun atas dua candle saja, sementara Double Inside Bar termasuk triple karena terdiri atas 3 candle.
  • Pada Inside Bar standar, candle pertama disebut Mother Bar (candle induk), sedangkan candle induk pada Double Inside Bar disebut Parent Bar.
  • Jika jumlah candle yang termakan (oleh induk candle) pada Inside Bar standar hanya satu, maka pada Double Inside Bar ada dua candle yang termakan candle induk (Parent Bar). Kuncinya, level High candle kedua harus lebih rendah, serta level Low-nya harus lebih tinggi dari candle pertama. Begitu pula untuk candle ketiga; level High-nya harus lebih rendah dari candle kedua, serta level Low-nya harus lebih tinggi.
  • Inside Bar standar biasanya ditemukan dalam chart sebagai pola candlestick saja, tetapi Double Inside Bar kerap terbentuk dalam salah satu Chart Pattern Kripto, yaitu pola chart segitiga.

Agar dapat memahami lebih jelas, berikut anatomi Pola Double Inside Bar:

Anatomi Pola Double Inside Bar

 

Panduan Singkat Trading Double Inside Bar Untuk Day Trader

Secara garis besar, pola ini memiliki beberapa panduan pemakaian untuk trading yang efektif. Berikut poin-poin panduannya:

  • Hindari pemakaian pola ini pada market yang sedang ranging atau sideways. Seperti yang sudah Anda ketahui di atas, bahwa Double Inside Bar cenderung ditemukan di pola grafik segitiga, sedangkan chart pattern tersebut cenderung terbentuk ketika pasar sedang bersiap melakukan breakout untuk penerusan atau pun pembalikan arah tren.
  • Fokus pada harga penutupan candle setelah candle terakhir dari pola Inside Bar sebagai konfirmasi entry. Posisi pembukaan pada pola candle Double Inside Bar harus dikonfirmasi dengan terjadinya breakout.
  • Mengetahui tren yang terjadi di pasar. Ingat dengan istilah "trend is a friend," maka ketahui dan ikuti arahnya saja. Bila terjadi breakout untuk trend continuing atau pun trend reversal, ikuti saja sesuai dengan ketentuan entry di atas.

Baca Juga: Teknik Day Trading Dengan Kombinasi Inside Bar

Bila Anda masih merasa bingung dengan poin-poin tersebut, berikut adalah beberapa contoh chart penggunaan pola Double Inside Bar yang bisa dijadikan pembelajaran.

Contoh Chart Penggunaan Pola Double Inside Bar BTCUSD
Contoh Chart Penggunaan Pola Double Inside Bar BTCUSD 2
Contoh Chart Penggunaan Pola Double Inside Bar ETHUSD
Contoh Chart Penggunaan Pola Double Inside Bar LTCUSD
Contoh Chart Penggunaan Pola Double Inside Bar XRPUSD

 

Dari semua chart di atas, ada beberapa hal yang bisa dipelajari, yaitu:

  • Konfirmasi breakout tak selalu langsung terjadi setelah candle kedua, maka jangan terburu-buru untuk entry posisi.
  • Entry-lah ketika sudah terjadi konfirmasi breakout. Hati-hati dengan adanya failed breakout.
  • Untuk trading harian, pola ini dapat menggunakan time frame serendah 15M. Namun tetap diingat, semakin kecil time frame yang digunakan, semakin berkurang tingkat akurasinya. Pada time frame kecil, disarankan untuk melihat tren terakhir.
  • Penentuan stop loss bisa diletakkan di beberapa pips pada sumbu atas/bawah dari parent bar.
  • Gunakan rasio Risk and Reward untuk menentukan take profit dengan mudah. Pola Double Inside Bar memiliki potensi rasio RR yang cukup tinggi. Bila Anda lihat pada contoh chart di atas, semuanya menggunakan rasio 1:3. Bila Anda kurang cocok dengan penggunaan rasio RR, penggunaan trailing stop bisa menjadi alternatif yang juga menguntungkan.
  • Double Inside Bar merupakan salah satu teknik trading kripto price action yang simple dan jarang membutuhkan indikator lainnya sebagai konfirmator.
  • Hindari market sideways untuk meminimalisir potensi kerugian Anda.

 

Kesimpulan

Meskipun pola ini dianggap memiliki keakurasian yang cukup tinggi tanpa tambahan indikator lainnya, namun tetap harus disadari bahwa Double Inside Bar tidaklah sempurna. Maka, penggunaan stop loss dan take profit adalah keharusan yang tak boleh dilupakan. Anda juga bisa memanfaatkan rasio RR ataupun trailing stop, lho.

Terlebih, sering terjadinya failed breakout pada pola ini mengharuskan trader menunggu lama akan konfirmasi breakout pada candle setelah candle ketiga. Selain itu, hampir sama dengan Pola Inside Bar, Double Inside Bar ini cenderung tidak akurat bila digunakan ketika kondisi pasar sedang sideways

 

Selain Pola Double Inside Bar, ada juga jenis Inside Bar yang bisa Anda pelajari untuk memaksimalkan potensi cuan di pasar kripto. Pola apakah itu? Baca dan pelajari lebih lanjut di artikel berjudul, "Cara Trading Menggunakan Pola Candle Three Bar Inside Bar."

Terkait Lainnya
 

Forum Terkait

 Muhammad Yusuf |  12 Nov 2017
Izin bertanya coach, bagaimana melihat sifat inside bar apa harus menunggu candle selanjutnya atau melihat sifat inside bar yang berada di range sebelumnya saja (bullish/bearish? lalu jika kita melakukan price action cocokkah jika dibarengi dengan stochastic 5,3,3 sebagai konfirmasi?

Lihat Reply [1]

 Aji |  14 Nov 2017
permisi master saya mau tanya apakah jika kita menggunakan strategi Price actions mother candle / inside bar dengan mengikuti trend apakah harus menunggu breakout mother candle atau cukup terbreak saja ? dan bagusnya untuk target TP menggunakan Suport resisten terdekat atau perbandingan risk : reward misalkan 1 : 2 dan seterusnya ? terimakasih sebelumnya

Lihat Reply [1]

 Nia Fitriani |  25 Feb 2022

mas, untuk trading dan bisa profit di kripto apakah jg bisa pake indikator seperti di valas? indikator apa yang bagus? thx b4

Lihat Reply [1]

 Idha Kusbiyanto |  11 Apr 2022

Apakah strategi di trading forex bisa digunakan untuk trading kripto?

Lihat Reply [1]

 Sugiyanto Ach |  23 Apr 2022

Selamat malam, ijin bertanya. Mana yang lebih valid dijadikan acuan saat trading di kripto, pola doji atau pinbar untuk hasil yg menguntungkan?

Lihat Reply [1]

 

Komentar @inbizia

@ Iskandar:
Untuk entry sebaiknya Anda konfirmasikan juga dengan price action-nya. Dalam hal ini ketika RSI sudah tembus center line 50% price action masih menunjukkan inside bar, jadi masih konsolidasi. Setelah itu terbentuk bullish engulfing bar yang berarti ada kemungkinan penerusan arah trend (uptrend). Baru setelah level terendah bar engulfing tersebut ditembus maka pergerakan harga akan cenderung bearish. Ini dikonfirmasi dengan RSI yang bergerak dibawah level 50%. Jadi entry setelah level terendah bar engulfing ditembus. Selain dengan mengamati price action, sebagai konfirmator Anda juga bisa menggunakan indikator trend yaitu moving averages, ADX atau MACD.
 M Singgih |  3 Jan 2016
Halaman: Tips Trading Dengan Indikator Rsi
@ Syamsir:
Untuk entry sebaiknya Anda konfirmasikan juga dengan price action-nya. Dalam hal ini ketika RSI sudah tembus center line 50% price action masih menunjukkan inside bar
 M Singgih |  3 Jan 2016
Halaman: Tips Trading Dengan Indikator Rsi
hmm kalo buat trading jangka pendek emang bener sih, pengunaan price action pd timeframe rendah (h1-h4) mungkin bisa merefleksikan harga lebih tepat, aplg kalo muncul pola inside bar tadi, sipdeh
 Seupetoengfx |  20 Jun 2016
Halaman: Tips Trading Jangka Pendek Dari Barbara Rockefeller
Nih artikel yang jelasin apa itu inside bar, ciri khasnya itu satu bar lebih besar dari bar yang satunya lagi, itu biasanya pertanda reversal akan terjadi, ampuh bener, sering banget sesuai prediksi apalagi kalo deket garis support ma resistance
 Seupetoengfx |  21 Jun 2016
Halaman: Tips Trading Jangka Pendek Dari Barbara Rockefeller
oh harami ini polanya mirip2 sama inside bar yah? Jadi kalau bar kedua lebih besar dari bar pertama biasanya harga akan mengalami reversal, begitu yg saya tahu. Sama juga seperti pola2 engulfing.
 Abdul Hamid |  5 May 2016
Halaman: Mengenal Pola Candlestick Harami
ya emang mirip2 sama sih, kan harami sama engulfing emang turunan dari inside bar. Bedanya paling di karakteristik detail posisi shadow2nya aja. Basicnya sih sama, bar kedua menunjukkan pola harga sudah mulai berkonsolidasi dari trend yg sudah berjalan, jadi kalau mendekati batas-batas support atau resistance biasanya bisa jadi pertanda reversal tuh inside bar.
 Agus Bastian |  3 Jun 2016
Halaman: Mengenal Pola Candlestick Harami
Kirim Komentar Baru
Info Karir
Kontak Kami
Tentang Kami
Peraturan
Terms Of Use
Privacy Policy
Arsip