Cara Trading Kripto Menggunakan Pola Candlestick Hammer

Evan 29 Apr 2022Dibaca Normal 5 Menit
kripto>candlestick>   #trading-kripto   #pola-candlestick
Sebagai pola bullish reversal, candlestick Hammer dianggap dapat meningkatkan potensi Anda untuk cuan ketika trading kripto. Seperti apa penggunaannya? Pelajari selengkapnya di artikel ini.

Agar siap trading di pasar kripto, Anda memang dituntut untuk memiliki pengetahuan yang cukup mengenai analisa teknikal dan fundamental. Sebagai pendekatan utamanya, trader harus bisa mengidentifikasi arah harga berdasarkan analisa price action.

Belajar Analisis Candlestick Kripto

Namun, perlu diingat bahwa analisa price action merupakan teknik analisa yang cukup kompleks bagi pemula, karena membutuhkan beberapa konfirmator seperti data historis dari berbagai time frame, indikator teknikal lainnya, dan pola atau bentuk formasi candlestick.

Salah satu pola candle yang populer di kalangan traderuntuk memahami price action di pasar kripto adalah candlestick Hammer. Sebagian besar trader menggunakan candlestick ini untuk mengetahui di mana area yang berpotensi terjadi trend reversal.

Artikel ini akan membahas bagaimana cara membaca candle Hammer yang dapat menunjukkan trend reversal, serta tips penggunaan pola candlestick tersebut dalam strategi trading kripto Anda.

 

Apa Itu Candlestick Hammer?

Candlestick Hammer adalah pola bullish reversal yang muncul setelah tren bearish. Saat harga sedang merosot, pola hammer memperlihatkan batas bawah sudah dekat dan harga akan kembali naik. Secara lengkap, pola hammer ditandai dengan satu candle di ujung bawah sebuah downtrend yang memiliki tubuh mungil, dengan sumbu bawah yang sangat panjang dan sumbu atas yang amat pendek, bahkan terkadang tidak ada sama sekali.

Pola Hammer

Singkatnya, pola Hammer harus memenuhi kedua syarat ini:

  • Terjadi di akhir sebuah downtrend.
  • Panjang sumbu bawah minimal dua kali lipat dari ukuran tubuh candle.

Bila candlestick hammer berupa candle bullish, maka ini dapat mencerminkan kekuatan reversal yang lebih kuat. Lalu apa perbedaannya dengan Hanging Man yang menjadi pola bearish reversal? Perbedaan mendasar antara Hammer dengan Hanging Man hanyalah pada tempat munculnya saja, karena Hanging Man terjadi pada akhir sebuah uptrend seperti tertera pada chart di bawah ini:

Baca Juga: Cara Deteksi Reversal Dengan Pola Hammer Dan Hanging Man

Perbedaan Mendasar Hammer dan Hanging Man

 

Kekuatan dan Kelemahan Pola Candlestick Hammer

Sama halnya seperti pola candlestick lain dengan kekuatan dan kelemahan masing-masing, candlestick Hammer pun memiliki tingkat akurasi rendah. Oleh karenanya, pola candlestick Hammer cenderung bekerja lebih baik bila dikombinasikan dengan indikator trading, seperti Moving Averages (MA), Garis Tren (Trendline), Relative Strenght Index (RSI), Moving Average Convergence Divergence (MACD), dan Fibonacci.

Baca Juga: 5 Indikator Pilihan untuk Analisa Cryptocurrency

 

Kekuatan

  • Pola candle Hammer dapat digunakan untuk melihat trend reversal di pasar keuangan mana pun, termasuk kripto.
  • Trader dapat menggunakan pola Hammer dalam berbagai time frame, sehingga cocok digunakan oleh swing trader maupun day trader.

 

Kelemahan

  • Tidak ada jaminan bahwa pembalikan tren akan pasti terjadi ketika muncul pola candlestick Hammer.
  • Candlestick Hammer hampir sama seperti Doji yang merupakan pola candlestick tunggal, maka untuk dapat meningkatkan peluang keberhasilan, menggabungkannya dengan strategi atau indikator lain bisa menjadi opsi terbaik.

 

3 Strategi Trading Crypto Menggunakan Pola Hammer

Karena memiliki bentuk yang khas, pola Hammer cukup mudah ditemui di berbagai chart dan time frame. Anda bisa saja menggunakan pola ini sebagai indikator utama dalam menentukan strategi trading kripto. Namun karena keakuratannya tergolong tidak tinggi, maka Anda tetap membutuhkan indikator lainnya sebagai konfirmator sinyal. Berikut 3 strategi trading yang mungkin bisa menjadi referensi untuk Anda ketika menggunakan pola Hammer.

 

Strategi 1: Double atau Triple Bottom dengan Pola Hammer

Strategi ini termasuk jarang terjadi, namun memiliki keakuratan tinggi dan peluang profit yang besar. Strategi ini cocok bagi swing trader, karena pembentukan setup membutuhkan waktu tergolong lama.

Bila menemukan pola gabungan ini, Anda bisa entry setelah terjadinya candle Hammer pada double ataupun triple bottom seperti contoh di bawah.

Double Triple Bottom Hammer

 

Strategi 2: Support-Resistance Pola Hammer

Hampir sama dengan strategi sebelumnya, teknik ini juga mengandalkan area support dan resistance. Yang menjadikan kedua strategi tersebut berbeda adalah cara dan waktu pembentukan setupnya. Bila strategi 1 cocok untuk swing trader, maka untuk yang ini cocok untuk day trader.

Anda tak butuh waktu lama seperti strategi double atau triple bottom untuk menerapkannya. Ditambah, Anda tak perlu menunggu ada tren bearish kuat layaknya contoh sebelumnya. Yang Anda butuhkan hanya konfirmasi breakout pada resistance lama, kemudian retest untuk pembentukan support baru.

Bila Anda menemukan ada pola Hammer pada area support baru, maka bersiaplah untuk entry buy pada candle selanjutnya. Perhatikan contoh chart di bawah.

Resistance Support Hammer

 

Strategi 3: Moving Average dengan Pola Hammer

Strategi ini termasuk mudah dan sangat menguntungkan, dengan syarat harga sedang bergerak dalam tren. Pertama, pastikan tren yang sedang berlangsung adalah uptrend. Kemudian, tunggu munculnya pola Hammer di dekat garis EMA 20 sebagai konfirmasi. Lalu, entry buy pada candle setelah Hammer.

Jangan lupa pasang stop di bawah ekor candle terendah sebelum candle Hammer. Sedangkan take profit bisa dilakukan dengan beberapa cara, baik menggunakan rasio risk and reward maupun ketika terjadi breakdown seperti contoh di bawah.

Moving Averanges Hammer

 

Kesimpulan

Candle Hammer merupakan pola pembalikan naik atau bullish reversal, dengan tingkat keakuratan yang cukup tinggi apabila digabungkan dengan indikator atau strategi lainnya. Selalu buat dan ikuti aturan manajemen keuangan Anda sendiri dengan cara menambahkan indikator andalan saat menggunakan pola Hammer. 

 

Selain pola candle di atas, masih ada pola candlestick trend reversal lainnya, seperti bullish engulfing yang mudah dan seefektif candle Hammer. Penasaran bagaimana penggunaannya? Baca ulasan lengkapnya di artikel berjudul, "Belajar Candlestick Crypto dengan Pola Bullish Engulfing."

Terkait Lainnya
 

Forum Terkait

 Nur Cahyo |  11 Nov 2014

Kenapa saat melihat sinyal trading dari pola candlestick, oscillator lebih sering diajukan sebagai indikator yg dapat mengkonfirmasi sinyal tsb?

Lihat Reply [1]

 M. Sidiq |  27 Jan 2022

biar bisa profit di kripto, pakai indikator atau cukup price action saja bos? Mohon bantuannya

Lihat Reply [1]

 Nia Fitriani |  25 Feb 2022

mas, untuk trading dan bisa profit di kripto apakah jg bisa pake indikator seperti di valas? indikator apa yang bagus? thx b4

Lihat Reply [1]

 Nur Binti |  6 Apr 2022

Mohon info panduan trading kripto untuk pemula. trm ksh

Lihat Reply [1]

 Idha Kusbiyanto |  11 Apr 2022

Apakah strategi di trading forex bisa digunakan untuk trading kripto?

Lihat Reply [1]

 

Komentar @inbizia

klo menurut gw sama2. baik hammer atau hanging man atau harami sama2 bisa akurat bisa juga ngasih false signal. cuma dgn banyak2 latian dn praktek kita bisa tau mana yg lebih bisa kita kenali n gunakan. Yg jelas adanya pola2 itu bisa jadi warning utk kita siap2 open order sesuai sinyal reversal. biar lebih yakin lgi bisa jg kita nggak cuma mengandalkan pola candlestick, tapi juga bantuan indikator oscillator. bagaimanapun caranya yg penting kita tdk lupa manajemen resiko, tetapkan stop loss sesuai batas rugi yg mampu ditanggung itu penting
 Francis Kurniawan |  27 Apr 2015
Halaman: Mengenal Pola Candlestick Harami
Saya cukup banyak mencari refresnsi misalnya beli buku, baca artikel di internet atau nonton vidoe di youtube, namun saya belum menemukan penjelasan seperti ini, kebanyakan membahas tentang pola candlestick. Terima kasih pak rio, atas penjelasan dan pembelajarannya serta telah berbagi ilmu. Hal ini sangat bermanfat apalagi trader pemula seperti saya. Semoga tidak pernah bosan untuk berbagi ilmunya pak.
 Viar |  2 Dec 2018
Halaman: Tips Membaca Candlestick Simpel Dan Akurat Tak Perlu Hafalan
Salam .... Saya pemula dalam forex, sangat menarik tentang pembahasan Pola Candlestick Morning Star dan Evening Star ini, trims ...
 Muhammad Abduh |  20 Sep 2019
Halaman: Pola Candlestick Morning Star Dan Evening Star
Bila dilihat berdasarkan sistem transfernya, ada beberapa hal yang menjadi keuntungan utama dari trading kripto: Hampir tidak ada biaya untuk setiap transaksi yang dilakukan. Mata uang kripto menawarkan deposit dan penarikan dengan komisi yang sangat minim (tidak lebih dari 1% per transaksi). Tidak ada komisi untuk penukaran dari dan ke jenis mata uang kripto lainnya. Proses transfer instan tanpa keterlambatan dan tanpa hambatan. Sebagai referensi tambahan, Anda juga bisa membaca artikel berikut: Keunggulan Cara Kerja Mata Uang Kripto 10 Broker Forex Pilihan Untuk Trading Bitcoin Terima kasih.
 Seputarforex |  6 Dec 2019
Halaman: Mata Uang Kripto Asal Indonesia
harusnya artikel berjudul "Menggunakan Pola Candlestick Three Inside Up Dan Three Inside Down" langsung diberi linknya min biar g nyari dulu aku nya :-(
 Chyntya |  5 Jun 2020
Halaman: Pola Candle Terbaik Penanda Reversal
@Dhimas: Untuk akurasi murni menggunakan pola candlestick, time frame yang lebih besar lebih besar akurasinya daripada time frame dibawahnya, contohnya akurasi pola candlestick di Daily lebih besar daripada di time frame H1.

Management resiko sebaiknya mengikuti aturan maksimal 2% resiko dari modal. 
 Kiki R |  14 Jul 2020
Halaman: Tips Membaca Candlestick Simpel Dan Akurat Tak Perlu Hafalan

Kamus Candlestick

Bullish Doji Star
Bullish Doji Star
Indikasi : Bullish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 3 candlestick. Pola pertama adalah candlestick bearish panjang, diikuti candlestick kedua berupa doji yang membentuk gap turun dan tidak memiliki body (harga dibuka dan ditutup di level yang nyaris sama). Candlestick ketiga mengkonfirmasi pembalikan dengan membentuk bullish panjang dan gap naik dari doji.

Contoh di Chart
(klik untuk memperbesar gambar)
Bearish Doji Star
Bearish Doji Star
Indikasi : Bearish Reversal

Terdiri dari 3 candlestick. Pola pertama adalah candlestick bullish panjang, diikuti candlestick kedua berupa doji yang membentuk gap naik dan tidak memiliki body karena harga dibuka dan ditutup di level yang nyaris sama. Candlestick ketiga mengkonfirmasi pembalikan dengan membentuk bearish panjang dan gap turun dari doji.

Contoh di Chart
(klik untuk memperbesar gambar)
Three Black Crows
Three Black Crows
Indikasi : Bearish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 3 candlestick dan semuanya berbentuk bearish panjang. Harga penutupan candlestick pertama, kedua, dan ketiga harus membentuk penurunan secara berturut-turut.

Contoh di Chart
(klik untuk memperbesar gambar)
Falling Three Methods
Falling Three Methods
Akurasi :

Terdiri dari beberapa candlestick. Diawali dengan candlestick bearish panjang yang kemudian diikuti oleh beberapa candlestick pendek membentuk koreksi bullish. Pola terkonfirmasi apabila terbentuk lagi candlestick bearish panjang yang menyentuh harga terendah baru.

Contoh di Chart
(klik untuk memperbesar gambar)
Ingin mengetahui pola-pola Candlestick lainnya yang memiliki akurasi tinggi. Lihat Daftarnya Disini.
Kirim Komentar Baru
Info Karir
Kontak Kami
Tentang Kami
Peraturan
Terms Of Use
Privacy Policy
Arsip