Cara Trading Tanpa Indikator Untuk Profit Maksimal

Linlindua 29 Mar 2021 833
Dibaca Normal 9 Menit

Alih-alih bingung menentukan indikator apa yang tepat, banyak trader memutuskan trading tanpa indikator alias naked trading. Bagaimana penerapannya untuk mendapat profit maksimal?



Indikator teknikal tidak diragukan lagi telah menjadi topik pembicaraan favorit di kalangan trader forex. Indikator teknikal dapat berupa EMA yang sederhana hingga serangkaian algoritme kompleks. Tak peduli apakah Anda scalper, day trader, atau swing trader, indikator teknikal menjadi komponen penting dalam aktivitas trading.

Secara umum, trading memang memerlukan indikator untuk membantu trader membuat keputusan. Namun, ada juga metode trading tanpa indikator yang sering disebut Naked Trading.

trading tanpa indikator untuk profit maksimal

 

 

Pengertian Trading Tanpa Indikator

Sesuai namanya, teknik trading satu ini didasarkan pada pengamatan pergerakan harga tanpa memperhatikan indikator teknikal.

Lalu mungkin muncul pertanyaan di benak Anda, trading dengan bantuan indikator teknikal saja belum tentu hasilnya optimal, bagaimana jika tak menggunakan bantuan indikator sama sekali?

Apakah metode Naked Trading ini bisa menghasilkan untung? Jika ternyata Naked Trading bisa digunakan untuk mulai menghasilkan untung di pasar forex, bagaimana cara melakukannya?

Sebelum melangkah lebih jauh, mari simak berbagai kelebihan Naked Trading terlebih dulu.



 

Keuntungan Naked Trading

Mari kita ibaratkan seorang trader sebagai makeup junkie. Sementara itu, indikator yang digunakan trader adalah piranti makeup yang selalu ingin dicoba oleh makeup junkie.

Jika seorang makeup junkie terlalu banyak menggunakan makeup, maka hasilnya sudah pasti menor dan tidak sedap dipandang, karena sekedar makeup secukupnya saja sudah membuat seseorang tampak menawan.

Hal tersebut berlaku pula pada seorang trader. Hanya dengan pemakaian indikator secukupnya, sinyal trading sebenarnya sudah bisa didapatkan, lho.

Banyak orang berpikir semakin banyak indikator yang dipakai, maka profit yang diperoleh bakal semakin besar. Padahal, menumpuk sembarang indikator dalam satu chart hanya akan menyebabkan kerancuan sinyal yang mengarah pada kerugian. Ketika chart penuh dengan indikator-indikator, trader akan kesulitan mendapat gambaran untuk menganalisa kondisi pasar secara akurat.

Nah, untuk menghindari kondisi tersebut, alternatif cara bertrading tanpa indikator pun mulai dilirik banyak trader. Strategi yang juga banyak disebut Naked Trading ini cocok bagi Anda yang sedang pusing mencari referensi indikator untuk style trading Anda.

Daripada bingung menentukan indikator yang belum tentu efektif, kenapa tidak mencoba belajar Price Action atau Price Pattern saja? Perlu Anda ketahui, pola-pola candlestick juga mendukung Naked Trading, lho!

keuntungan naked trading

Pada dasarnya, yang menentukan pasar bullish maupun bearish bukan dilihat dari indikator, melainkan pergerakan harga. Begitu pula pada saat trader mengalami profit atau loss, bukan karena indikator apa yang dipakai, tapi harga-lah yang menentukan.



Maka, apabila Anda mencabut indikator dari chart, fokus pada pergerakan harga secara mandiri akan lebih mudah. Perlu diingat, tidak semua trader menikmati Naked Trading. Akan tetapi, tidak sedikit pula trader yang berhasil trading tanpa bantuan indikator.

Baca Juga: 3 Strategi Naked Trading Simpel Untuk Pemula

 

Tahapan Trading Tanpa Indikator

Mengingat tidak semua trader bisa melakukannya, pelajari dengan baik terlebih dulu cara Naked Trading berikut di akun demo sebelum mengaplikasikannya di akun riil, ya!

 

1. Identifikasi Swing High/Swing Low

Langkah pertama yang harus Anda lakukan saat mulai trading tanpa indikator adalah mengidentifikasi swing-swing harga. Swing merupakan titik-titik pembalikan yang terdiri dari level High dan Low di sekitar Support dan Resistance.

Selanjutnya, identifikasi swing dilakukan dengan memberi label dari masing-masing kategori swing, di antaranya Higher Low (HL), Higher High (HH), Lower High (LH), dan Lower Low (LL).

Identifikasi Swing Harga

 

2. Kondisi Pasar Saat Ini

Setelah melakukan identifikasi swing berdasarkan empat kategorinya, maka hasil yang diperoleh akan membantu mendefinisikan kondisi pasar saat ini. Secara umum, kondisi pasar dibagi menjadi tiga jenis, yaitu:



  • Uptrend (Bullish), ditunjukkan dengan adanya serangkaian titik HH dan HL.
  • Downtrend (Bearish), ditunjukkan dengan adanya serangkaian titik LL dan LH.
  • Ranging/Sideways/Konsolidasi, tidak ditunjukkan oleh rangkaian swing yang spesifik. Namun pada kondisi ini biasanya terbentuk price pattern seperti Triangle, Wedges, Head and Shoulders, dan sebagainya.

Untuk mengetahui kondisi pasar seperti ini, Anda tidak memerlukan bantuan indikator apapun. Anda hanya perlu memastikan syarat berikut:

Pasar yang trending merupakan pasar yang mampu membentuk rangkaian Higher High (HH) dan Higher Low (HL). Selain itu, bisa juga dikatakan bahwa pasar yang trending terjadi ketika terbentuk rangkaian Lower Low dan Lower High. Jika suatu ketika Anda tidak bisa menentukan kondisi HH, HL, LH, maupun LL, maka dipastikan kondisi pasar sedang choppy atau ranging.

 

3. Putuskan Untuk Mulai Trading Atau Tidak

Ketika Anda sudah mampu membaca kondisi pasar berdasarkan kategori swing, maka segera putuskan untuk trading atau tidak. Teknisnya, saat Anda menemukan kondisi pasar tengah trending bullish, maka keputusan yang relatif mudah untuk dilakukan adalah buy.

Sebaliknya, ketika kondisi pasar sedang bearish, maka keputusan yang sebaiknya diambil dan potensial adalah sell. Lalu, bagaimana jika kondisi pasar tidak bisa dibaca sama sekali atau choppy? Bagaimana pula ketika kondisi tengah sideways atau flat?

Biasanya, kondisi tersebut terjadi karena pasar menanti rilis berita penting, sehingga memang sangat sulit untuk menentukan keputusan trading yang ideal.

Jika demikian, sebaiknya pilih untuk tidak trading saja. Namun, apabila Anda tetap ingin melanjutkan trading, masih ada alternatif saat pasar berkonsolidasi.

 

4. Identifikasi Titik Pembalikan Dan Koreksi

Alangkah baiknya jika Anda masuk pasar ketika harga sedang mengalami koreksi dari tren besar. Dengan kata lain, Anda bisa menandai level Support dan Resisten sebagai patokan dari terjadinya titik pembalikan dan koreksi.



Saat mencari peluang koreksi tanpa indikator, pastikan Anda memahami beberapa point penting:

  • Formasi candle, misalnya pin bar, fakey, dan inside bar.
  • Pola chart yang umum terjadi dalam pasar forex.
  • Pola-pola candlestick.

 

5. Tunggu Sampai Sinyal Trading Muncul

Langkah selanjutnya dari trading tanpa indikator ialah menunggu sampai sinyal eksekusi trading muncul. Biasanya, sinyal yang ditunggu tersebut berupa formasi candle yang mampu memberikan tanda reversal maupun breakout.

Baca Juga: Pola 3 Candle Terbaik Penanda Reversal

Nah, salah satu sinyal candlestick yang paling populer untuk jenis trading ini adalah Pin Bar. Selain itu, Anda juga bisa memanfaatkan Shooting Star, Tweezer Top and Bottom, Hammer Bullish, serta masih banyak lagi.

 

Contoh Trading Tanpa Indikator Dengan Teknik WhaM

Sebagian trader menganggap back to basic merupakan teknik paling mudah untuk mendapatkan profit maksimal. Selain menerapkan langkah-langkah sebelumnya, ada teknik WhaM yang tidak menuntut Anda berlama-lama mengamati ujung sumbu atau badan candlestick. Cukup dengan mencari pola grafik Line berbentuk huruf W dan M pada chart, maka keputusan sudah bisa diambil.

teknik trading wham

Pertanyaannya, mengapa harus ditentukan oleh grafik Line? Padahal, sebuah candlestick lebih memuat banyak informasi daripada sekedar Line, bukan?

Menurut Felix, pengelola situs Smart Forex Learning, Line lebih mudah dibaca, terutama untuk mencari pola W dan M. Di sisi lain, berbagai detail dalam candlestick justru tidak diperlukan selama trading tanpa indikator menggunakan teknik WhaM. Keberadaan candlestick bukannya mempermudah, malah berisiko membingungkan trader.

Namun, perlu Anda perhatikan bahwa tahap identifikasi sinyal bukan berarti trader hanya berurusan dengan grafik Line. Faktanya, trader masih memerlukan titik High/Low pada pola candlestick untuk mencari level Stop Loss yang ideal.

 

Aturan Entry Buy

Langkah pertama dimulai dengan mencari pola W pada grafik Line terkonfirmasi, di mana kaki kedua sudah menembus balance. Setelah itu, tempatkan pending order buy limit pada level Nose pola W.

teknik trading wham 2

Kemudian, pasang Stop Loss di bagian titik Low dari pola W. Ubah tampilan grafik ke candlestick untuk memudahkan Anda. Terakhir, tempatkan Take Profit dengan rasio risk/reward 1:1 atau bisa juga lebih.

 

Aturan Entry Sell

Terlebih dulu, cari pola M pada grafik Line yang sudah valid, dengan kedua kaki menembus break Support.
Selanjutnya, pasang pending order sell limit pada level Nose pola tersebut.

Kemudian, posisikan Stop Loss di atas titik High pola M. Jangan lupa untuk mengubah tampilan grafik ke candlestick agar titik Stop Loss lebih mudah didapatkan. Terakhir, tentukan Take Profit dengan rasio risk/reward 1:1 atau lebih yang diukur dari jarak Stop Loss.

Ada tiga hal yang perlu Anda perhatikan ketika menerapkan strategi WhaM, di antaranya, pilih time frame H4, cari peluang entry dari retest, dan Nose harus jelas.

Apabila Anda mengalami keraguan dari bentuk nose seperti sudut yang tumpul atau tercecer ke beberapa titik, sebaiknya jangan paksakan entry. Sebagai gantinya, cari kesempatan serupa di lain waktu.

 

Tips Sukses Trading Tanpa Indikator

Nah, dari langkah-langkah yang sudah kita pelajari sebelumnya, catatlah semuanya pada sebuah kertas atau checklist. Tujuannya tentu saja untuk mengingatkan Anda supaya tetap pada aturan trading tanpa indikator dan tidak mudah dirayu oleh godaan sesaat.

Biasanya, trader yang bergerak tanpa trading checklist selalu tergoda oleh hal-hal remeh seperti mengejar keuntungan tanpa analisa mendasar atau overtrading membalas kerugian.

langkah trading dengan teknik wham

Selain menggunakan rencana trading, menjaga kepala dingin selama trading juga perlu dilakukan. Trading tanpa indikator perlu pengalaman dan kemampuan dari trader itu sendiri agar tidak mudah membuat prediksi sembarangan tentang pergerakan harga.

Jika memang tidak menangkap sinyal, jangan memaksakan diri untuk bertrading. Selalu ada peluang untuk mendapatkan profit selama trading di pasar forex, hanya saja peluang tersebut tidak selalu hadir setiap hari. Ada kalanya, Anda harus menghindari pasar saat tidak menemukan titik entry yang tepat.



Forum

Rendra (08 Jan 2021)

Saya trading menggunakan time frame H1, tapi lebih dari 1 jam, order saya belum kena. Yang ingin saya tanyakan, apakah order saya ini diclose saja dan ideal durasi pasang order itu berapa jam untuk strategi dengan tf H1?

Selengkapnya...


Kirim Komentar/Reply Baru
Tips Investasi Untuk Siapkan Dana Pernikahan
Tips Investasi Untuk Siapkan Dana Pernikahan
Nandini   11 May 2021   75  
Tentang Stop Loss dan Trailling Stop
Pak, bu, saya ingin bertanya. Jika semisal saya open posisi di harga 1.5000, TP di 1.5500 dan Stop Loss di 1.4500, saya pasang Trailling Stop sebanyak 100 poin (10 pips), kemudian harga naik ke 1.5050. Apakah Stop Loss saya secara otomatis dipindahkan oleh sistem dari 1.4500 ke 1.5040?

Syahrul Ramadhan 23 May 2020

Reply:

M Singgih (27 May 2020 15:09)

@ Syahrul Ramadhan:

Buy pada 1.5000, SL awal pada 1.4500, trailing stop (TS) = 10 pip.
Dengan demikian ketika harga naik menjadi 1.5010, maka TS telah aktif dan SL menjadi berada pada level 1.5000 (berjarak 10 pip). SL awal yang ada di level 1.4500 sudah tidak berlaku.

Ketika harga naik lagi menjadi 1.5020, maka TS menjadi berada pada level 1.5010. Dan ketika harga naik menjadi 1.5050, maka SL menjadi berada pada level 1.5040.

Jadi SL awal menjadi tidak berlaku ketika trailing stop (TS) sudah mulai aktif. TS mulai aktif ketika Anda sudah memperoleh profit sebesar pip TS yang ditentukan. Dalam hal ini SL awal sudah tidak berlaku ketika harga mencapai 1.5010.

SL awal adalah sebagai proteksi jika Anda salah posisi, sehingga trailing stop (TS) tidak pernah teraktivasi.
Baca juga: Menggunakan Fasilitas Trailing Stop

Syahrul Ramadhan (28 May 2020 19:31)

Terimakasih atas jawabannya. Berhubung saya kemaren tanya di Grup Telegram SF ada yang bilang kalau Trailing Stop hanya aktif ketika device itu aktif juga, entah itu PC ataupun Android. Jadi kalau keduanya atau salah satunya off, Trailing Stop juga ikutan deactive(off). Apakah benar demikian?

M Singgih (02 Jun 2020 15:14)

@ Syahrul Ramadhan:

Mengenai hal tersebut memang benar demikian. Kalau Anda mematikan komputer atau smartphone, atau Anda tidak online, maka trailing stop yang telah Anda pasang tidak akan bekerja. Hal itu disebabkan karena fasilitas trailing stop bekerja di client terminal, bukan di server seperti stop loss (SL) dan take profit (TP).

Jadi sebaiknya Anda juga memasang SL di samping trailing stop untuk berjaga-jaga seandainya ada gangguan di komputer, smartphone atau jaringan. Sebagai alternatif, Anda bisa menggunakan trailing stop secara manual (tidak otomatis), yang mana Anda harus selalu memonitor komputer dan menggeser level stop loss secara manual.

Agung Sp (07 Oct 2020 16:30)

Tp sebenar x pak, mending pakai trailing stop yg otomatis atau yg manual? Sy sndri merasa ogah kalau geser2 manual pak, soal x sy merasa bener gak ya digeser segini segini... Mhn bantuan jawaban x pak Martin. Trims

Dhani (06 Nov 2020 09:07)

pak, sy kmrn mengalami garis stop loss dan take profit yg tiba2 menghilang sendiri.. itu kenapa ya? lalu solusinya gmn? makasih

Cara Aman Trading Bitcoin Untuk Pemula
Cara Aman Trading Bitcoin Untuk Pemula
Linlindua   5 May 2021   166  
Live Trading NFP Bareng Finex
Live Trading NFP Bareng Finex
Melati   4 May 2021   235  
Untung Rugi Bisnis Peer to Peer (P2P) Lending
Untung Rugi Bisnis Peer to Peer (P2P) Lending
Wahyudi   30 Apr 2021   149  
Bitcoin Vs Ethereum, Mana Yang Lebih Menguntungkan?
Bitcoin Vs Ethereum, Mana Yang Lebih Menguntungkan?
Wahyudi   30 Apr 2021   183  
7 P2P Lending Syariah Terbaik di Indonesia
7 P2P Lending Syariah Terbaik di Indonesia
Linlindua   29 Apr 2021   141  
3 Cara Trading Bitcoin Untuk Meraup Profit
3 Cara Trading Bitcoin Untuk Meraup Profit
Linlindua   29 Apr 2021   159  
10 Ide Bisnis Online Terbaik Dengan Modal 1 Juta
10 Ide Bisnis Online Terbaik Dengan Modal 1 Juta
Linlindua   28 Apr 2021   133