EUR/USD pullback di balik risiko Geopolitik, pejabat The Fed dan data Jerman, 1 minggu, #Forex Teknikal   |   USD/CHF rebound jelang data tenaga kerja AS, naik ke dekat level 0.9030, 1 minggu, #Forex Teknikal   |   USD pulih dari posisi terendah 2 pekan karena fokus beralih ke laporan pekerjaan bulan Maret, 1 minggu, #Forex Fundamental   |   Emas berpotensi mengalami down trend setelah terkonfirmasi breakout, 1 minggu, #Emas Teknikal   |   Lo Kheng Hong berpotensi menerima dividen sebesar Rp3.11 miliar dari PT Bank CIMB Niaga Tbk. (BNGA) pada 3 Mei mendatang, 1 minggu, #Saham Indonesia   |   PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) melalui entitas usahanya, PT Mapan Global Tech mengakuisisi seluruh saham PT Multifinance Anak Bangsa yang dimiliki oleh Winato Kartono. , 1 minggu, #Saham Indonesia   |   PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) berhasil membukukan pendapatan $46.63 juta selama 2023. Ini melesat 300.52% Year on Year (YoY) dari $11.64 juta, 1 minggu, #Saham Indonesia   |   PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN) berhasil mencetak pertumbuhan pendapatan bersih Rp31.15 miliar selama 2023, 1 minggu, #Saham Indonesia

Cara Verifikasi Akun Trading Finex Berjangka

Intan 3 Nov 2022
Dibaca Normal 5 Menit
forex > broker > panduan >   #akun   #cara   #finex   #finex-berjangka   #trading
Agar bisa trading di Finex Berjangka, ada 2 cara mudah untuk melakukan verifikasi. Simak panduannya agar langkah verifikasi berjalan mulus.

cara verifikasi akun finex

Tak perlu bingung lagi jika kalian punya masalah saat proses verifikasi akun di Finex. Langkah-langkah dan tips sederhana pada artikel ini akan membantu Anda mendapatkan cara verifikasi akun trading Finex Berjangka paling praktis dan efisien.

Baca Juga: Review Broker Finex Berjangka

 

Alasan Trading di Finex Berjangka

Dengan pengalaman melayani nasabah sejak tahun 2015, Finex adalah salah satu broker lokal dengan regulasi BAPPEBTI terbaik di Indonesia. Beberapa keunggulannya adalah minimal deposit rendah, market execution yang cepat, spread ketat, hingga ragam instrumen trading seperti Forex, Gold, CFD Komoditas (seperti Oil), hingga Saham.

Selain itu, trader bisa melakukan deposit dan penarikan dana melalui bank lokal ternama seperti BCA, Mandiri, dan BNI dengan pilihan fixed rate $1 = Rp10 ribu atau Floating Rate sesuai kurs harian. Kalau kalian ingin segara memulai bisnis trading di broker Finex, kalian perlu mendaftarkan akun, memilih tipe akun (mini atau standard), lalu melakukan verifikasi akun trading.

Baca Juga:

Account Types You Can Find in Forex Brokers

 

Cara Verifikasi Akun Trading Real di Finex

Setelah menyelesaikan prosedur buka akun Finex, kalian akan menerima tiga email berikut pada inbox (cek folder "Spam" atau "Junk" jika kalian tidak dapat menemukannya.)

  • Email dengan login dan kata sandi MetaTrader 4 untuk akun Real.
  • Email dengan login dan kata sandi MetaTrader 4 untuk akun demo.
  • Email untuk memverifikasi alamat (untuk proses verifikasi akun).

Untuk memulai trading di akun Real, kalian harus menyelesaikan proses verifikasi. Ada dua pilihan untuk melakukannya, yaitu:

  1. Isi kuesioner secara lengkap di member area, lalu lakukan deposit minimal $10 atau setara kisaran Rp150,000 (floating sesuai nilai tukar USD/IDR saat itu).
  2. Kunjungi kantor Finex untuk mendapat bantuan langsung. Lokasi kantor Finex berada di SOHO PANCORAN TOWER SPLENDOR LT. 30 UNIT 3005, Jl. Letjen MT Haryono Kav. 2–3, Tebet, Jakarta Selatan 12810.

Jika kalian memilih untuk mengisi kuesioner sendiri, silahkan lengkapi dokumen hingga tahap "upload files".

verifikasi finex berjangka

Jika dijabarkan, dokumen-dokumen yang diminta akan menanyakan rincian informasi trader meliputi:

  • Nama Lengkap seperti di KTP
  • Jenis kelamin
  • Tempat/Tanggal Lahir
  • Nomor KTP
  • Nomor NPWP
  • Alamat (sesuai KTP)
  • Pekerjaan terkini
  • Nama dan lokasi bank, serta nomor akun bank
  • Mata uang yang dipakai

 

Waspadai 4 Masalah Ini Saat Verifikasi Akun

Agar akun trading real lancar proses verifikasinya, berikut adalah beberapa masalah umum yang sering terjadi dan sebenarnya cukup mudah dihindari:

 

1. Hasil Scan Dokumen Buram

Dokumen yang tampak buram (kurang jelas) biasanya muncul karena hasil scan beresolusi rendah atau dokumennya sendiri sudah usang (termakan usia). Oleh karena itu, pastikan agar hasil scan menggunakan scanner yang mampu menghasilkan resolusi cukup tinggi tapi dengan ukuran file yang rendah. Jika dokumen sudah usang, kalian juga dapat menggunakan surat pengantar atau keterangan apabila dokumen yang baru masih dalam proses pembuatan.

 

Foto Selfie Kurang Jelas

Pencahayaan dan kondisi kamera dapat mempengaruhi hasil jepretan selfie. Agar hasilnya maksimal, selalu foto selfie di ruangan yang terang, atau jika di luar ruangan, pastikan kamera tidak menghadap langsung ke arah matahari agar tak silau. Lepas aksesoris berlebihan seperti syal, topi, kacamata, dan accessories apapun yang mungkinn mengganggu kejelasan selfie kalian.

Baca juga: Cara Mengatasi Masalah Verifikasi Broker

 

Masa Berlaku Surat Penting Sudah Berakhir

Beberapa dokumen penting seperti paspor, SIM, atau NPWP memiliki masa berlaku yang perlu diperhatikan. Jika surat-surat tersebut sudah kadaluarsa atau lewat batas berlakunya, maka kalian harus mengurus perpanjangan sebelum menggunakannya untuk verifikasi akun trading Finex Berjangka.

 

Kesalahan Ejaan Pada Dokumen Penting

Pastikan semua ejaan nama dan instansi terkait pada semua dokumen yang akan diunggah sudah benar dan sama ejaannya. Jika muncul perbedaan data, ada potensi broker akan meragukan validitas data dan proses verifikasi jadi tertunda.

 

Simak panduan verifikasi di Finex versi video di bawah ini:

 

Pertanyaan Umum Seputar Verifikasi Akun Trading Finex

  • Kenapa proses verifikasinya pakai kuesioner yang banyak?
    Finex adalah broker berlisensi, dengan komitmen untuk melindungi klien dan dananya. Pengisian kuesioner tersebut merupakan syarat dari BAPPEBTI, Bursa Berjangka Jakarta, serta ICDX yang mengawasi kegiatan usaha Finex. Karena itu, Finex wajib mengetahui siapa customer mereka (sekaligus mempertanggungjawabkan keamanan data-data penggunaannya).

  • Dokumen apa saja yang akan digunakan untuk proses verifikasi?
    • KTP/SIM/Paspor
    • Foto Selfie
    • Pilih salah satu: Pernyataan bank selama 3 bulan terakhir (buku tabungan), tagihan kartu kredit/listrik/telepon.
      Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

  • Bisakah saya trading di akun real tanpa NPWP?
    Tidak. Kalian wajib mengirimkan data NPWP sebagai salah satu syarat verifikasi akun trading Finex Berjangka

  • Kepada siapa saya harus bertanya jika ada masalah saat proses verifikasi akun?
    Kalian dapat bertanya langsung kepada Customer Service Finex yang beroperasi 24/7 via chat online di website resminya. 

Meskipun terlihat panjang, proses di atas bisa dilakukan hanya dalam 1 hari kerja. Setelah langkah-langkah verifikasi di atas, kalian bisa mendapatkan akses ke berbagai aset trading unggulan. Terutama jika kalian trading emas di Finex, banyak keuntungan ekstra yang bisa didapatkan. 

Emas memang menjadi salah satu instrumen trading yang paling digemari hingga saat ini. Ada banyak broker forex yang menawarkan instrumen ini sebagai pilihan. Namun, broker mana yang terbaik untuk trading emas. Jika Anda masih pemula dan kebingungan mencari broker terbaik untuk trading emas, silahkan ikuti panduan berikut ini.

Baca Juga:

How to Choose the Best Broker for Gold Trading

Terkait Lainnya
 

Forum Terkait

 Mudassir |  27 Jun 2012

Bagaimana cara pasang stop loss dan take profit yang benar saat trading?

Lihat Reply [50]

Untuk Aswin..

Arahkan mouse ke harga yang akan di close. Klik kanan, akan ada tampilan menu seperti dibawah ini. Klik Close.

Atau anda bisa klik tanda x di pojok atas dari trade yang floating profit.

Atau anda bisa menggunakan close profit dengan menggunakan script. Biasanya script ini dipakai untuk banyaknya posisi profit yang akan di close dalam 1 kali close. Anda bisa pilih Close All Profit di Mq4 - 5.


Thanks

Basir   21 Jun 2016

@ Salim:

- jam brp WIB pergantian candlestick dimulai pada TF H1, H4, dan D?

Tergantung dari selisih waktu jam server broker Anda dengan WIB. Kalau Anda menggunakan platform Metatrader, bisa Anda lihat pada kolom Time di Market Watch.

Pergantian untuk H1 adalah setiap 1 jam terhitung dari dimulainya candle sebelumnya. Untuk H4 setiap 4 jam terhitung dari dimulainya candle sebelumnya, dan untuk daily terhitung dari dimulainya jam buka dari candle sebelumnya.

- ….. Lalu teknik pending order sprt buy stop sell stop, berapa pips kah yg ideal dipasang sbg TP dan SL untuk semua TF tersebut?

Mengenai besaran pip TP dan SL, itu tergantung dari analisa Anda. Biasanya mengacu pada jarak posisi yang dibuka terhadap level resistance atau support terdekat. Selain itu, Anda bisa menentukan SL dan TP berdasarkan price action.

M Singgih   26 Aug 2019

kalau order sudah masuk pasar maka arahkan mouse ke orderan klik kanan.  disana ada Modif  isi dengan SL / TP

width=619



jika order baru Klik NEW ODER

width=546


demikian pun jika melakukan order pending. KLIK TIPE

Thanks

Basir   27 Jun 2012

@ Mudassir:

Stop loss (SL) dan take profit (TP) biasanya ditentukan dengan mengacu pada level-level support dan resistance terdekat. Jika support dan resistance tidak jelas, bisa digunakan Fibonacci retracement atau expansion. SL dan TP juga bisa ditentukan berdasarkan price action.

M Singgih   21 May 2019

Stoploss memang diset Untung membatasi Kerugian. Setingan SL bisa dibuat berdasarkan Margin.

Contoh .

Lot 0,01 = $ 0,01 Margin $ 0,30 ( leverage 1;500 )

maka minimal stoploss adalah 30 pips ( lihat margin di MT4 anda ketika BUY atau sell )

stoploss Bisa dipasang juga berdasarkan Indikator yang dipakai misal menggunakan Pivot Point.

BUY di S1 Stoploss di S2 Atau bisa berdasarkan Pola candle Pin Bar


untuk TP / Take Profit bisa :

1:1  > SL 30 TP 30
1:2  > SL 30 TP 60
1:3  > SL 30 TP 90

SL bisa berubah menjadi Profit + dengan menggunakan trailing Stop. atau menggeser SL

misal

BUY di 1.3500 SL 1.3470 TP 1.3590

Harga Naik ke 1.3574

Maka SL rubah menjadi 1.3550

BUY di 1.3500 SL 1.3550  TP 1.3590

ketika harga jatuh, maka kena SL namun profit +50

Thanks

TP = take profit
SL = stop loss

Basir   26 Feb 2013

@Albert Welieta: Penggunaan Stoploss (SL) dan Take profit (TP) diambil berdasarkan sistem trading yang kita punya. Dampak dari penggunaan SL dan TP adalah nilai reward/risk (RR). Penggunaan SL dan TP tidak akan ada yang sempurna karena market bersifat dinamis. Namun, pendekatan berdasarkan statistik data akan lebih baik untuk melihat berapa RR yang pas untuk sistem trading kita.

- Jika anda menggunakan SL terlalu dekat, maka SL akan sering kena namun potensi reward/risk akan semakin besar

- Jika anda menggunakan SL terlalu jauh, maka SL tidak gampang kena namun potensi reward/risk menjadi kecil

Oleh karena itu, Anda harus menguji sistem trading dengan trial and error, sehingga ketemu berapa perbandingan yang pas untuk sistem yang Anda gunakan.

Terima Kasih

Kiki R   27 Oct 2019

Arti Stop Loss itu Membatasi Kerugian.

Contoh BUY EUR/USD 1,2820 Stop Loss 1,2730

width=534

width=526

Anda bisa BUY / SELL dulu lalu anda bisa pasang Stop loss.
Arahkan mouse ke harga yang sudah masuk
Klik Kanan, pilih modify or Delete Order
lalu isi

/


Thanks

Basir   10 Jul 2013

@azri: Cara menggunakan stoploss order pada metatrader 4 (atau 5) adalah dengan mengisi kolom stoploss pada saat melakukan entry posisi. Langkah-langkahnya sebagai berikut:

1. Klik new order (bisa dengan klik kanan pada grafik lalu klik trading, lalu klik new order). Atau bisa dengan cara menekan F9 pada keyboard.

2. Setelah panel order telah muncul, masukkan nilai pada kolom stoploss yang telah disediakan.

3. Klik "sell" atau "buy"

Terima Kasih

Kiki R   31 Oct 2019

Stop loss menurut arti katanya adalah menghentikan kerugian. Dalam forex trading, istilah stop loss adalah menutup posisi yang sedang rugi pada level tertentu dikarenakan kita memprediksi bahwa jika posisi tidak di tutup maka kerugian akan bertambah besar.

Thanks.

Basir   2 Sep 2014

@ Bambang Priyono:
- Jika Anda membuka posisi buy, maka level take profit lebih tinggi dari level stop loss, sebaliknya jika membuka posisi sell, maka level stop loss lebih tinggi dari level take profit.
- Nilai selisihnya (dalam pip) tergantung dari pergerakan harga pasar itu sendiri. Biasanya level stop loss dan take profit ditentukan berdasarkan level-level support atau resistance. Bisa juga stop loss ditentukan berdasarkan level-level support yang terdekat (untuk posisi sell) atau resistance terdekat (untuk posisi buy), sedang level take profit ditentukan berdasarkan risk/reward ratio yang telah Anda rencanakan.
- Ada beberapa cara menentukan level stop loss.
Semoga bisa membantu.

M Singgih   4 Apr 2015

Dalam kondisi yang sedang anda hadapi, saran kami anda bisa menentukan stop loss senilai margin yang di kunci oleh broker. Misal margin yang kunci sebesar 6, maka anda bisa menentukan stop loss sebesar itu. Saat harga melambung atau turun drastis, dan position anda tampak profit, anda bisa menggeser stop loss menjadi nol atau senilai dari order anda. Saat harga menyentuh stop loss maka nilai profit/loss anda adalah nol

Disisi lain anda bisa menjadikan stop loss menjadi sebuah keuntungan. Saat harga menyentuh stop loss anda mendapat keuntungan.

Contoh, anda BUY EUR/USD 1.3450 SL 1.3410 TP  1.3550

Harga naik menuju 1.3539, anda menggeser stop loss menjadi 1.3470, ternyata harga turun dan menyentuh stop loss maka anda akan tetap profit sebesar 20 pips.

Thanks

Basir   17 Oct 2014

Tidak ada aturan tentang hal ini. Hanya saja sebaiknya nilai Stop Loss sesuai dengan margin yang dikunci oleh broker.

Thanks.

Basir   27 Oct 2014

iya, ane juga sering baca rekomendasi untuk menempatkan sl juga perlu memperhatikan volatilitas jg.. knp ya?

Icha Ang   6 Dec 2014

@ Ella, @| icha ang :
Ya, benar. Volatilitas tinggi berarti range pada periode tersebut tinggi, jadi kalau stop loss Anda terlalu dekat kemungkinan besar akan kena. Sebaliknya kalau volatilitas sedang rendah berarti harga bergerak dalam range yang sempit, dan jika stop loss Anda terlalu jauh maka akan mubasir atau tidak efisien (terutama jika Anda trader harian).
Jadi untuk mengetahui berapa kira-kira stop loss yang pas sebaiknya memang mengetahui range trading pada saat itu, dan indikator untuk mengetahui range adalah ATR (Average True Range).

M Singgih   9 Feb 2015

@ Tony:
Tergantung dari kekuatan pergerakan trend saat itu. Kalau Anda sudah profit dan trend sedang kuat maka level stop loss (SL) bisa digeser ke breakeven dan perbesar level target profit (TP). Tetapi kalau pergerakan trend tidak cukup kuat biarkan SL dan TP sampai salah satunya tereksekusi.

Jika Anda menggeser SL ke level breakeven berarti Anda menggunakan trailing stop secara manual. Anda juga bisa menggunakan fasilitas trailing stop pada software platform trading dimana SL akan tergeser secara otomatis ke level breakeven jika sudah profit.
Anda juga bisa memperbesar potensi keuntungan ketika pergerakan trend sedang kuat dengan membuka posisi lagi dan menggeser SL ke level breakeven. Dalam hal ini Anda menggunakan strategi pyramiding.

M Singgih   14 Jul 2016

Untuk ferdian..

Saat anda set stoploss, perhatikan jarak atau aturan dari broker yang anda gunakan. Seperti contohnya di bawah ini.

stop loss

Ini berarti jaraknya minimal 3 pips dari harga BUY atau SELL.
Saat BUY di 1.5003, maka Stop lossnya minimal di 1.5000. Ini untuk broker 4 digit. Kalau anda menggunakan broker 5 digit bearti 30 pips.

Terima kasih.

Basir   13 Jan 2017

@ Vandesa Perdana Sisminto:

- .… jika saya pasang order buy di pair eurUSD di 1.4505.0 spread 2.0 pips maka order saya pasti yang kena harga di atasnya harga 1.4505.0 + 2.0,…

Jawaban:
Order buy pada harga 1.4505.0 (format untuk 5 digit)
Spread 2.0 pip
Kalau spread tidak melebar (pasar dalam kondisi normal) maka Anda akan mendapatkan order tersebut ketika pergerakan harga di broker Anda telah menunjukkan:
harga Bid: 1.45030 (5 digit) dan Ask: 1.45050.
Harga untuk order buy adalah pada harga Ask, jadi Anda akan mendapatkan harga 1.45050 seperti yang Anda order.

- …. jika saya pasang SL 50.0 pips maka yang kesentuh SL 50.0 pips itu harga bid apa harga ask??

Jawaban: Jika SL Anda tereksekusi, maka yang tersentuh adalah pada harga Bid. Karena order Anda buy (pada harga Ask) jadi akan ditutup pada harga sell-nya (Bid).

-…. Dan sebaliknya untuk SL.

Jawaban: Mungkin maksud Anda untuk TP. Untuk SL sudah Anda tanyakan.
Untuk TP sama saja, akan ditutup pada harga sell-nya (Bid).

M Singgih   3 Mar 2017

@ Riki:

Bisa, dan seharusnya memang ditentukan secara bersamaan pada saat entry di new order.
Semua platform trading ada fasilitas penentuan stop loss dan take profit pada new order. Kalau Anda menggunakan Metatrader 4, di New Order akan muncul box sbb:



Anda bisa langsung menentukan harga stop (Stop Loss) dan harga target (Take Profit) secara bersamaan sebelum mengeksekusi odernya.

Kami sarankan agar selalu menentukan stop loss dan take profit setiap kali entry, dengan risk/reward ratio minimal 1:1. Stop loss ditentukan berdasarkan besarnya resiko yang Anda inginkan untuk setiap kali entry.

M Singgih   29 Sep 2017

@ Puji Rahayu:

- Apa bisa kita menentukan take profit dan stop loss berdasarkan harga tertinggi dan terendah saat itu.

Bisa, dan sering dilakukan trader. Dalam hal ini Anda menggunakan acuan level support (harga terendah) untuk target profit posisi sell dan stop loss posisi buy, dan level resistance (harga tertinggi) untuk target profit posisi buy dan stop loss posisi sell.

- …… Apa kita harus mengetahui rata2 pergerakan pips pair mata uang untuk menentukan take profit dan stop loss

Itu kalau Anda ingin menentukan take profit dan stop loss berdasarkan level support atau resistance dinamis, yaitu berdasarkan kurva moving average (bisa SMA atau EMA). Tetapi Anda harus menentukan periode rata-ratanya, misal 50 hari untuk SMA 50 atau EMA 50 pada time frame daily, dsb. Dan itu tidak ada acuannya.
Setahu kami cara ini jarang digunakan, lebih banyak yang menggunakan acuan level support dan resistance garis horisontal.

M Singgih   11 May 2019

@ Kadesie:

Sejak adanya bisnis trading, mungkin sekitar abad ke 18.
Perlu Anda ketahui bahwa stop loss dan target profit adalah strategi baku dalam trading, yang mendasari teori position sizing dan risk/reward ratio. Sedangkan position sizing dan risk/reward ratio sudah dikenal sejak lama.

M Singgih   24 Jun 2019

@ Susila:

Besar kecilnya range stop loss (SL) ditentukan berdasarkan keadaan riil di pasar. Ketika pasar sedang trending dan volatilitas sedang tinggi maka stop loss relatif lebih besar (lebar) dibandingkan ketika pasar sedang sideways. Acuan untuk menentukan batas-batas level stop loss bisa dari level support atau resistance, level Fibonacci retracement atau expansion, kurva dari indikator Bollinger Bands atau level tertinggi atau terendah sebuah bar candlestick (price action).

Target profit (TP) juga ditentukan berdasarkan keadaan riil di pasar. Acuan batas-batas level TP juga bisa dari level support atau resistance, level Fibonacci retracement atau expansion, kurva dari indikator Bollinger Bands atau dari price action. Menentukan Target Profit Yang Sederhana Dan Efektif.
Selain itu Anda juga harus mempertimbangkan risk/reward ratio, yaitu SL dibanding dengan TP. Biasanya minimal perbandingannya 1:1, atau minimal SL=TP. Kalau bisa usahakan TP lebih besar dari SL.

M Singgih   18 Sep 2019

@ Andriana:

Biasanya stop loss (SL) ditentukan berdasarkan level support atau resistance terdekat. Kalau level support atau resistance tidak tampak jelas, bisa mengacu pada price action, atau level-level Fibonacci retracement atau expansion.


Untuk target profit (TP), agar dalam jangka panjang bisa menghasilkan profit yang konsisten, sebaiknya ditentukan berdasarkan risk/reward ratio. Dalam hal ini risk/reward ratio minimal adalah 1:1.

M Singgih   3 Dec 2019

gk nyambung. Ditanya apa, dijawab apa hahaha

Dodol   29 Jun 2020

Kalau scalping set SL nya gimana pak? Kadang kan membuka posisi banyak banget tuh, kemudian posisinya juga gampang ke close. Cara efektif biar bisa masang SL cepet untuk scalper gimana ya pak?

Rony S   11 Nov 2020

@ Rony S:

Setahu saya untuk scalping tidak harus menentukan SL dan TP. Scalper biasanya langsung entry ketika ada sinyal dari price action atau dari indikator teknikal, dan cepat exit.
Dalam hal ini cepat di-cut loss jika ternyata salah posisi, atau kalau sudah profit sedikit langsung keluar (closed). Kemudian tunggu atau cari sinyal lagi, baik pada pair yang sekarang ditradingkan atau pair-pair lainnya.

M Singgih   12 Nov 2020

Coment apa?😊

Terimakasih mohon ijin untuk mempelajari nya

Yoas   13 Apr 2021

Bukannya kalo scalping itu buka posisi sampai 50 posisi ya pak? Soalnya saya pernah lihat temen saya begitu. Dan dia katanya juga tidak pakai robot. Saya juga bingung itu, gimana setting SL nya kalo posisi ordernya begitu banyak yang kebuka.

William   6 Jul 2021

@ William:

Mengenai membuka banyak posisi, itu tergantung dari strategi trader. Mungkin saja trader tsb membuka banyak posisi pada banyak pair. Jika trader tsb adalah scalper, ketika membuka banyak posisi sebaiknya memasang SL dan TP pada setiap posisi yang dibuka, karena akan sulit memantau kapan harus closing jika tanpa SL dan TP.

SL dan TP bisa langsung ditentukan pada setiap kali membuka posisi.

 

M Singgih   7 Jul 2021

@Reza Fadillah:

Untuk kasus seperti ini ada banyak sekali solusinya pak dan bergantung pada jenis strategi apa yang digunakan. Contohnya jika bapak menggunakan asas Pivot Point sebagai acuan maka bapak bisa meletakkan Stop Loss pada level Resistance ataupun Support yang ada pada Pivot Point.

Dalam kasus penggunaan level Support dan Resistance dalam trading, maka bapak juga bisa menempatkan Stop Loss pada level SnR selanjutnya.

Jika dalam kasus penggunaan indikator trend seperti Moving Average ataupun Bollinger Bands sendiri penempatan Stop Loss ini akan menjadi cukup sulit. Terlebih lagi jika Breakout yang dihasilkan membentuk Candlestick Momentum kuat tanpa diiringi Tail ataupun Shadow. Jika menggunakan strategi jenis ini, ada baiknya bapak menunggu terbentuknya Candlestick berlawanan sebelum Entry baru kemudian menempatkan Stop Loss pada nilai High/Low Candlestick Breakout (perhatikan contoh gambar)

sl-counter

Dengan menunggu konfirmasi berupa Candlestick berlawanan tersebut, presentasi winrate yang dihasilkan posisi akan meningkat drastis. Selain itu akan lebih mudah dalam menempatkan Stop Lossnya. Namun, jika memang ingin membuka posisi sesaat setelah Breakout terjadi tanpa perlu konfirmasi, bapak bisa menetapkan jarak Stop Loss manual sesuai keingingan atau dengan menggunakan metode penentuan nilai Stop Loss dengan ATR.

Demikian sedikit dari saya, semoga bisa sedikit membantu.

Nur Salim   12 May 2022

Saya punya masalah dgn Stop Loss dan Take Profit ini karena saya tidak mau rugi besar dgn trading saya di forex tsb...gimana caranya saya pakai stop loss dan take profit ini ya? Terima kasih.

Albert Welieta   26 Feb 2013

saya pemula. Untuk membuat stop loss dan take profit yang saya inginkan nggak pernah bisa, mohon bantuannya, terima kasih.

Susila   17 Sep 2019

Mau tanya pak, perhitungan stop loss & take profit yg benar itu bgmn? Untuk setiap order sell/buy itu saya masih bingung apakah sl atau tp yg lebih tinggi. Dan kira-kira berapa nilai yg sesuai yg bisa diajukan dr selisih harga order kalau ttp ingin mendapat profit yg diinginkan meskipun pake stop loss?

Bambang Priyono   2 Sep 2014

Apa bisa kita menentukan take profit dan stop loss berdasarkan harga tertinggi dan terendah saat itu. Apa kita harus mengetahui rata2 pergerakan pips pair mata uang untuk menentukan take profit dan stop loss

Puji Rahayu   10 May 2019

Saya ingin tahu sejarah asal usul stop loss dan take profit. Kira kira sejak tahun berapa dtop loss dan take profit mulai diperkenalkan. Terima kasih

Kadesie   23 Jun 2019
apakah stop loss dan take profit bisa di lakukan secara bersamaan pada new order?
Riki   27 Sep 2017

Master,bagaimana cara menggunakan Stop Loss dlm trader

Azri   10 Jul 2013

mana cara yang paling tepat untuk menentukan stop loss di antara position sizing, pola market, dan volatilitas pasar?

Eka Doank   17 Oct 2014

Kenapa Stop loss harus ditentukan lebih jauh ketika volatilitas tinggi dan lebih dekat saat volatilitas rendah?

Ella   27 Oct 2014

jam brp WIB pergantian candlestick dimulai pada TF H1, H4, dan D?

Lalu teknik pending order sprt buy stop sell stop, berapa pips kah yg ideal dipasang sbg TP dan SL untuk semua TF tersebut?

Terima kasih.

Salim   22 Aug 2019
Bagaimana ya caranya supaya berhasil set stop loss? Sy coba2 terus tapi gagal...
Ferdian   13 Jan 2017
Setelah profit sebaiknya stoploss dibiarkan saja atau digeser ke breakeven?
Tony   12 Jul 2016
Saya mau tanya jika saya pasang order buy di pair eurUSD di 1.4505.0 spread 2.0 pips maka order saya pasti yang kena harga di atasnya harga 1.4505.0 + 2.0, pertanyaan saya jika saya pasang SL 50.0 pips maka yang kesentuh SL 50.0 pips itu harga bid apa harga ask?? Dan sebaliknya untuk SL. mohon bantuannya
Vandesa Perdana Sisminto   28 Feb 2017

Selamat siang, kalau kita masuk melawan trend saat sedang breakout, dimana sebaiknya kita menempatkan Stop Loss mengingat harga saat itu sedang berada di titik tertinggi atau terendahnya?

Reza Fadillah   12 May 2022

Pak bgmn cara mmsang SLTP yg bnar? Bolehkah pasangnya cm asal selisih brpa pip dg entry?

Andriana   30 Nov 2019
Saya baru belajar di Akun Demo. Sudah beljar trading. Tapi bingung waktu mau mengeksekusi
nya waktu dapat profit. Apa bisa tolong diperlihatkan screenshotnya bagaimana bentuknya dan bagaimana cara bukanya.
Terima kasih banyak master..
Aswin   20 Jun 2016

Saya kurang paham dengan MIFX, kenapa harus di atur SL? kebayang kalo ada pembalikan. Kasian trader pemula dan modal kecil. Saya sempet coba dan ternyata bener. 

Boy Pangarep   24 Feb 2023

Boy Pangarep: sebenarnya manfaat dari mengatur SL itu sendiri justru untuk melindungi dana agar tidak sampai habis (Margin Call). Jadi kalau memang terjadi pembalikan, itu adalah salah satu risiko trading. Karena itu, sebelum membuka posisi kita harus memperhitungkan risk and rewardnya.

Tidak hanya di MIFX, semua broker juga menyediakan fitur memasang SL. Untuk lebih memahami soal manfaat SL dan perhitungan risk reward, bisa membaca artikel berikut: 

Ananta   27 Feb 2023

Boy Pangarep:

Lho, emangnya MIFX ngatur-ngatur SL kita? beneran nih? di akun apa?

Sofiyan   1 Mar 2023

Boy Pangarep:

Mohon dijelaskan lebih detail tentang masalahnya pak. Saya jujur kurang bisa menangkap maksudnya. Apakah MIFX secara sengaja mengatur dan mengeset SL atau bagaimana?

Nur Salim   7 Mar 2023

Reza Fadillah:

Saran bung Nur Salim itu bagus. 

Selain itu, bisa juga pasang stop loss sesuai rasio risk reward. Misalnya risk reward 1:2, jadi target 100 pips, SL 50 pips. Jadinya emang kadang nggak match sama situasi market, tapi paling simpel sih  

Sofiyan   13 Mar 2023
 Octavianus |  7 Jul 2012

Selamat Siang Master, saya bingung maksudnya dari indikator trend, momentum dan support-resistant. apa bedanya master? lalu bagaimana cara memadukan ketiga indikator tersebut supaya dapat dipakaai hingga beroleh profit. terimakasih

Lihat Reply [15]

Indikator Trend adalah indikator untuk mendeteksi Trend. Sedang Momentum adalah moment untuk pengambilam keputusan BUY/SELL atau Exit Trading. Semunya perlu dilatih. Silahkan praktekan dan ulang ulang di account demo terlebih dahulu. selama beberpa minggu atau bulan.  Semunya butuh proses. secara pribadi saya sendiri butuh waktu untuk bisa memahami ini semua. Baru bulan ke 13 belas mulai ada titik terang tentang pergerakan harga.

Thanks

Basir   7 Jul 2012

Untuk Octavianus,

Indikator trend tentu saja adalah indikator yang mencerminkan atau menggambarkan trend yang sedang berlangsung. Indikator yang mencerminkan trend tersebut umumnya adalah Moving Average, ADX.

Sementara indikator momentum adalah indikator yang memberikan sinyal entry dan exit. Karena memberikan sinyal berupa titik entry maupun exit, maka kita bisa menemukan momentum yang tepat kapan sebaiknya memasuki dan keluar dari pasar. Indikator yang memberikan sinyal entry dan exit umumnya seperti Stochastic, MACD, OsMA, Persilangan dua (atau lebih) Moving Average, dll.

Sedangkan support dan resisten berguna untuk mengetahui seberapa jauh pergerakan harga dan juga sebagai indikator untuk mengetahui dimana titik tren akan terhenti sebelum akhirnya berbalik arah.

Semoga bisa membantu.

Argo Gold Spotter   2 May 2019

@ Best:

Mungkin maksud Anda bisa dilihat dalam 1 layar.
Kalau itu yang dimaksud, di Metatrader 4 bisa dengan fasilitas Tile Windows.
Caranya buka untuk H1, H4 dan Daily, kemudian masuk ke Windows - Tile Horizontally atau Tile Vertically.

Berikut contoh GBP/USD H1, H4 dan Daily dengan indikator Ichimoku yang tampil dalam 1 layar dengan Tile Verically:

M Singgih   5 Oct 2018

Untuk Fadjar Setiadi

Warna-warna yang dimaksud adalah sebagai tanda atau kode untuk memudahkan trader untuk melihat arah, anda bisa bisa menggantinya dengan warna lainnya.

Untuk diketahui Indikator adalah alat untuk menganalisa harga. Indikator  bersifat leading atau lagging, kadang bisa true atau false

 

MACD

Indikator teknikal moving average convergence/divergence atau MACD sangat populer dan banyak digunakan oleh para trader di pasar forex. Ada beberapa versi tampilan MACD dalam platform trading namun pada dasarnya mewakili parameter yang sama.

Pada dasarnya MACD menunjukkan arah trend dan momentum pasar. Secara umum MACD digunakan sebagai:

- pengukur kekuatan trend yang sedang terjadi
- pengukur momentum pasar, apakah kondisinya telah overbought atau oversold
- indikator apakah sedang terjadi divergensi bullish atau bearish. Fungsi ini cukup populer karena hasilnya bisa akurat bila sinyalnya terjadi bersamaan dengan momentum pasar yang overbought atau oversold


RSI

Relative Strength Index (RSI) adalah salah satu indikator oscillator yang populer dan dianggap cukup handal. Secara tradisional RSI digunakan untuk menentukan waktu entry yang tepat dengan melihat level overbought dan oversold, serta mendeteksi kemungkinan pergantian arah trend dengan mengamati divergensi terhadap pergerakan harga.

Thanks.

Basir   10 Feb 2016

@ Fadjar Setiadji:

Kalau Anda selalu menggunakan indikator MACD dan RSI tentu tahu arti dari pergerakan masing-masing kurva atau histogram dari indikator tersebut. Mengenai warna bisa diubah sesuai keinginan.
Untuk indikator RSI hanya ada satu kurva, jadi warnanya terserah selera Anda.
Untuk MACD versi Metatrader standard ada 2 warna, yaitu warna histogram MACD (no:0) yang default-nya silver, dan warna kurva sinyal (no:1) yang default-nya red. Anda bisa ganti sesuai selera. Biasanya untuk kurva sinyal berwarna merah (red).


Untuk MACD versi tradisional yang mencakup OSMA (bisa didownload dari broker IBFX) ada 3 warna, yaitu warna kurva MACD (no:0) yang default-nya green, warna kurva sinyal (no:1) yang default-nya red, dan warna histogram OSMA yang default-nya blue. Anda juga bisa ganti sesuai selera. Biasanya untuk kurva sinyal berwarna merah (red).

M Singgih   21 Feb 2016

@Ardian W:

Secara umum, ada 2 cara pak untuk mencari nilai parameter yang optimal untuk sebuah indikator ataupun sebuah strategi/sistem trading secara umum. Keduanya ini didapat dari 2 jenis strategi  atau sistem trading. Keduanya bisa dipakai dan telah terbukti menghasilkan keuntungan di market.

Pertama, untuk strategi dan sistem trading yang dirancang dapat bekerja pada banyak instrument dan time frame. Contoh yang paling terkenal di sini adalah Ichimoku Kinko Hyo atau BBMA OA. Nilai-nilai ini didapat dari hasil pemikiran dan Research dalam waktu yang lama dan mendalam para pembuat strategi tersebut. Misalkan BBMA OA, dahulu dirancang pada time frame Daily dengan nilai indikator merepresentasikan hal-hal khusus seperti:

bbmaoa

  • Bollinger Bands Periode 20 Daily = Merepresentasikan jumlah hari di market selama 1 bulan penuh.
  • Exponential Moving Average Periode 50 = Merepresentasikan jumlah hari di market selama 2 bulan setengah.
  • Moving Average 5 dan 10 = Merepresentasikan jumlah hari di market selama 1 dan 2 minggu.

Dalam kasus BBMA OA karena rata-rata yang digunakan berbasis Moving Average, maka masing-masing indikator yang digunakan merepresentasikan rata-rata =waktu dalam market selama periode tertentu. Jika dipindahkan pada Instrumen lain, maka value tersebut tidak akan berubah dan tetap merepresentasikan hal yang sama. Meski saat dipindahkan ke time frame yang berbeda, nilai-nilai ini tidak perlu dirubah. Walau value yang direpresentasikan berbeda panjangnya, namun fungsinya tidak akan berubah secara signifikan.

  • Bollinger Bands Periode 20 di time frame H1 merepresentasikan 20 jam waktu market.
  • EMA Periode 50 di time frame H1 merepresentasikan 50 jam waktu market.
  • MA-5/10 di time frame H1 merepresentasikan 5 dan 10 jam waktu market.

Cara kedua untuk mencari nilai optimal dalam market adalah dengan menggunakan fitur optimasi atau penyesuaian. Fitur ini biasanya digunakan oleh sistem trading yang dirancang khusus bekerja untuk satu market dan time frame tertentu. Optimasi ini bisa dilakukan secara otomatis ataupun manual sesuai dengan kaidah sistem/strategi yang digunakan. Contohnya jika kita kembali menggunakan BBMA OA sebagai patokan, maka jika digunakan dalam time frame H1, nilai parameter yang akan digunakan akan berubah sebagai berikut:

bbmaoa2

  • Bollinger Bands Periode 24: Merepresentasikan pergerakan harga market selama 1 hari kerja.
  • EMA Periode 60: Merepresentasikan pergerakan harga market selama 2,5 hari kerja.
  • MA periode 6 dan 12 merepresentasikan pergerakan harga market selama seperempat (6jam) dan setengah hari (12 jam kerja)

Bisa juga digunakan Optimasi otomatis yang sudah tersedia pada berbagai macam Platform seperti Metatrader, Tradestation, dll.

Terima kasih, semoga membantu.

Nur Salim   23 Feb 2022

@ Mr. Dudung:

Pada umumnya trader menggunakan kombinasi indikator trend dan momentum, baik trader pemula maupun yang berpengalaman. Indikator trend digunakan untuk mengetahui arah pergerakan harga sementara indikator momentum digunakan untuk menentukan waktu entry yang tepat.

Indikator trend yang sering digunakan adalah moving averages, MACD, Bollinger Bands, parabolic SAR, dan juga ADX, sementara indikator momentum biasanya berupa oscillator seperti RSI, stochasctic dan CCI.

M Singgih   9 Mar 2022

Dalam trading saya selalu pake indikator macd atau rsi namun saya belum ngerti arti warna yg nampak seperti warna merah, hijau, kuning atau ungu dimana pergerakannya kadang searah kadang berlawanan arah mohon penjelasan tentang pergerakan indikator yg berwarna warna itu mas terima kasih

Fadjar Setiadji   6 Feb 2016

Selamat siang, jika menggunakan indikator darimana seorang trader tahu nilai parameter yang pas untuk digunakan? contohx nilai moving average yang terkenal seperti 20,50, dll. Terima kasih

Ardian W   22 Feb 2022

Untuk trader pemula yang bagus menggunakan indikator apa ya?

Mr. Dudung   8 Mar 2022

Bagaimana mengaplikasikan indicator kijun sen H1, H4 Dan kijun sen Daily dalam 1 layar..

Best   3 Oct 2018

Penentuan indikator Lagging dan Leading itu dilihat dari apanya? Dan mana yang terbaik digunakan untuk trading harian? Terima kasih

Sofyan   22 Aug 2022

@Sofyan: Penentuan indikator Lagging dan Leading itu dilihat dari apanya?

Penentuan indikator lagging dan leading dilihat dari perbedaan waktu antara sinyal yang diberikan oleh indikator terhadap perubahan harga yang terjadi di market.

Sebagai contoh, indikator MA termasuk indikator lagging karena sinyal entry dari persilangan garis antara MA periode besar dan kecil terjadi setelah harga sudah berbalik arah.

Seandainya sinyal MA ini terjadi sebelum harga berbalik arah maka indikator MA bisa dikatakan indikator leading.

Sedangkan indikator-indikator dengan sifat leading umumnya termasuk dalam golongan Oscillator, yakni jenis indikator teknikal yang bisa menunjukkan kondisi Overbought dan Oversold. Contohnya seperti Stochastic dan RSI.

Dan mana yang terbaik digunakan untuk trading harian?

Tidak ada indikator terbaik untuk semua karena masing-masing trader trading sesuai dengan gaya dan kepribadiannya masing-masing.

Saya sebagai trader price action meyakini cara trading tanpa indikator adalah yang terbaik untuk saya.

Sedangkan bagi trader lain yang menggunakan stochastic dan MA akan berkata lain dengan menyatakan bahwa indikator stochastic dan MA-lah yang terbaik untuk dia.

Oleh karena itu, saya pribadi menyarankan ke indikator yang sesuai dengan gaya dan kepribadian Anda.

Semua indikator bagus, tinggal Anda memahami cara menggunakannya.

Kiki R   23 Aug 2022

Mau tanya,....

Indikator apa ya

Itu indikator yang saya lingkari itu namanya apa ya? Dan fungsinya juga untuk apa?

Kalista   2 Sep 2022

@Kalista: Indikator tersebut adalah fraktal. Fungsinya sebagai pemberi sinyal/trigger entry market.

Kalau terbentuk di bawah artinya ada sinyal buy, sedangkan jika terbentuk di atas artinya sinyal sell.

Kiki R   3 Sep 2022
 Tjandra |  5 Oct 2015

Pagi Pak,

bagaimana cara mengkonfirmasi bahwa hrga akan bounce atau break pd level2 support/resistant? Selain melihat candle pattern, apakah kita hrs mlihat indikator juga? Indikator apa yg bisa mengkonfirmasi keadaan bounce/break sekaligus sbg momentum entry posisi?

Thanks

Lihat Reply [25]

Dalam hal ini, yang mesti dilakukan terlebih dahulu adalah memahami kinerja dari indikator yang digunakan. Anda akan mampu membuat entry dan exit market saat anda memahami indikator yang anda gunakan.

Thanks.

Basir   25 Sep 2014

@ eddy spade:
Tergantung dari indikatornya Pak. Biasanya cara seperti itu sering digunakan pada indikator oscillator (terutama RSI) dan indikator trend (moving average). Untuk indikator RSI bisa ditarik garis trend sesuai dengan arah pergerakan harga dan arah indikator itu sendiri (pada saat tidak terjadi divergensi). Entry atau exit bisa pada saat ada RSI break garis trend tersebut. 
Untuk moving average lebih sederhana, dengan hanya mengamati apakah harga break atau memotong kurva indikator tsb.

M Singgih   12 Feb 2018

Untuk Eddy Spade,

Hal ini tergantung dari indikator yang Anda gunakan. Misalnya Anda menggunakan indikator Moving Average (MA), maka Anda bisa memberlakukan kurva MA tersebut sebagai support dan resisten dinamis. Maka, ketika terjadi breakout, Anda dapat membuka posisi sesuai dengan arah breakout tersebut.

Jika harga sedang berada diatas kurva MA, maka Anda dapat membuka posisi Sell ketika harga bergerak menembus MA kearah bawah. Sebaliknya, jika harga bergerak dibawah MA, maka Anda dapat membuka posisi Buy ketika harga bergerak menembus MA kearah atas. Tentu hal ini harus dikonfirmasi oleh indikator lain ataupun price ation untuk menghasilkan akurasi yang tinggi.

Semoga bisa membantu.

Argo Gold Spotter   14 Jul 2019

@ Tjandra:
Ya, sebaiknya dikonfirmasikan dengan minimal 1 indikator karena ketika kita berurusan dengan kemungkinan-kemungkinan maka semakin banyak faktor pendukung akan semakin besar persentasi keberhasilannya. Jadi semakin banyak indikator yang mengkonfirmasi akan semakin valid sinyal yang diberikan oleh price action.

Indikator untuk konfirmator umumnya adalah moving averages, MACD dan indikator oscillator (RSI, stochastics, CCI). Dalam hal indikator oscillator ketika uptrend adalah untuk melihat adanya divergensi, misal uptrend dan break resistance, tetapi terjadi divergensi bearish pada indikator oscillator, maka sebaiknya tidak entry. Berikut contoh GBP/USD daily uptrend, break resistance psikologis 1.5000, terbentuk rejection pin bar dan didukung oleh 6 indikator:



Pada A: terbentuk rejection pin bar oleh resistance 1.5000 dan kurva sma 50.

Indikator Parabolic SAR dibawah harga, harga bergerak pada upper band indikator Bollinger Bands, kurva MACD berada diatas kurva sinyal (warna merah) dengan sudut yang melebar dan OSMA diatas level 0.00, RSI berada diatas level 50 dan tidak menunjukkan divergensi bearish, serta ADX yang berwarna hijau menunjukkan dominan bullish. Jadi semua syarat-syarat untuk break (entry buy) sudah terkonfirmasi.

Kalau lebih dari 80% indikator tidak mengkonfirmasi maka tidak perlu entry, tunggu sampai ada sinyal lagi baik untuk kemungkinan break atau bouncing (sell). Untuk menentukan momentum entry yang lebih detail Anda bisa melihat pada time frame yang lebih rendah. 

M Singgih   7 Oct 2015

malam coach SF.....
bagaimana breakout yang dikatakan valid, misalnya dg menggunakan pivot point dan candle sdh closed diatas R/dibwh S, apakah harus menunggu candle berikutnya yg closing diatas R/dbwh S lagi? terkadang sdh closed diatas R /bwh S tapi candle berikutnya closing dibwh R/diatas S lagi.mohon penjelasannya coach.mks

Ahmad   12 Dec 2017

@ Ahmad:

Ya, harus menunggu candle berikutnya. Dalam trading, istilah valid bukan berarti benar 100% atau pasti, tetapi yang kemungkinan benarnya paling besar. Untuk memastikan validitasnya Anda harus mengkonfirmasikan dengan price action yang terbentuk pada bar berikutnya, dan juga dikonfirmasi oleh minimal 2 indikator teknikal.

Berikut contohnya pada USD/JPY daily:

price action

Pada A:
Candle sebelumnya telah break resistance kuat 110.66. Candle di A sempat menembus 110.66 dan bergerak diatas kurva middle band indikator Bollinger Bands, tetapi tidak didukung oleh indikator MACD dan ADX, dan akhirnya ditutup dibawah middle band dan juga dibawah resistance 110.66, berupa bearish bar. Candle tsb adalah fakey bar (sinyal break yang palsu).

Pada B:
Candle sebelumnya telah break resistance kuat 110.66. Candle di B menembus 110.66 dan bergerak pada kurva upper band indikator Bollinger Bands, dan juga didukung oleh indikator MACD dan ADX, dan akhirnya ditutup diatas resistance 110.66, dan membentuk bullish engulfing bar. Candle di B tsb adalah sinyal breakout yang valid.

Jadi konfirmasi price action dan indikator teknikal dalam hal ini sangat penting.

- … terkadang sdh closed diatas R /bwh S tapi candle berikutnya closing dibwh R/diatas S lagi…

Komentar:
Candle yang berikutnya itu disebut dengan fakey bar atau sinyal palsu yang menyebabkan false break.

M Singgih   15 Dec 2017

Selamat sore, saya baru belajar tentang trading pada daerah ranging dan breakout. Dan saya menemukan indikator bollinger bands dan donchian channel. masing-masing punya parameter sendiri. Saya ingin bertanya, mana yang lebih baik ya? menggunakan level high/low seperti donchian atau standar deviasi seperti bb? thx

Mas Sinar   1 May 2018

@ Mas Sinar:

Untuk breakout berdasarkan daily range, Donchian channel lebih akurat. Richard Donchian merancang indikator ini berdasarkan level high / low periode 20 hari, jadi akurasinya akan lebih baik kalau digunakan pada time frame daily.

Kalau Bollinger Bands lebih ke volatilitas untuk melihat kekuatan trend. Standard deviasi perhitungannya tetap, tidak berdasarkan level high / low pada periode tertentu. Kalau harga melewati batas atas (upper band) atau batas bawah (lower band) maka harga sedang bergerak uptrend atau downtrend dengan kuat.

Entrynya dilihat dari breakout pada middle band, tetapi untuk kondisi sideways kurang akurat. Ketika harga break diatas middle band diasumsikan sedang bergerak uptrend dan sebaliknya. Jadi untuk deteksi arah trend. Pada kondisi sideways bisa untuk deteksi overbought dan oversold. Baca juga: Menggunakan Indikator Bollinger Bands

Kalau Anda ingin trading dengan cara breakout berdasarkan daily range, bisa dibantu juga dengan indikator ADR (Average Daily Range). 

M Singgih   3 May 2018

Kalau untuk strategi breakout support dan resistance trendline bagaimana pak?

Erwin Tembesi   23 Jun 2018

bounce dan breakout itu kadang terjadi secara bergantian dalam satu waktu. mana yang lebih baik ditunggu pak?

M Zainul   26 Jun 2018

@ erwin tembesi:

Breakout garis trend (trendline) maupun breakout garis horisontal support dan resistance, harus dikonfirmasi oleh price action dan indikator teknikal, baik indikator trend (MACD, parabolic SAR, ADX, Bollinger Bands) maupun indikator momentum (RSI, stochastic, CCI). Minimal ada 2 indikator yang conform.

Kenapa indikator trend, karena kita membicarakan arah trend, apa lagi jika arah trend tampak jelas dari garis trend yang telah di-plot. Konfirmasi indikator momentum juga diperlukan karena kita ingin entry pada saat (momen) yang tepat.

Contoh:



Pada garis trend 1:
Price action: terjadi bullish engulfing candle yang menembus garis trend, berarti kemungkinan akan bullish. Dalam hal ini kita harus menunggu sampai engulfing candle selesai terbentuk, dan kita lihat candle berikutnya (candle A).. Jika dikonfirmasi oleh indikator, maka kita bisa entry buy. Tampak dari indikator MACD, parabolic SAR dan RSI telah conform (RSI di atas level 50), jadi kita bisa entry buy.

Pada garis trend 2, meskipun telah menembus garis trend (candle B), tetapi dari price action tidak jelas, dan ke 3 indikator tidak conform, jadi kita seharusnya tidak entry sell pada candle B.

M Singgih   26 Jun 2018

@m zainul:

Mungkin maksudnya sebuah candle bergantian break dan bounce level tertentu. Kalau memang demikian Anda harus menunggu sampai candle tersebut selesai dibentuk, dan lihat harga penutupan (closing price)-nya.

Untuk kondisi uptrend: kalau harga penutupannya (closing price) di atas level yang dimaksud berarti terjadi breakout, dan kalau closing price di bawah level yang dimaksud berarti terjadi�rejection�(yang berarti bouncing).
Sebaliknya untuk kondisi downtrend.

M Singgih   27 Jun 2018

kalau dari sisi price action sendiri apakah ada pola candlestick trtentu yg menunjukkan harga akan breakout support/resistance??

Gio   6 Jul 2018

@ Gio:
Harga akan breakout jika formasi candlestick yang Anda maksudkan terjadi di dekat level support atau resistance.
Akan breakout level support jika formasi candlestick yang terjadi menunjukkan kemungkinan pergerakan bearish, yang sering terjadi adalah: 
- Bentuk pin bar yang terjadi pada kondisi uptrend termasuk doji atau gravestone doji dan shooting star (1 candle)
- Formasi bearish engulfing (2 candle)
- Formasi dark cloud cover (2 candle)
- Formasi atau pola evening star (3 candle)
- Formasi atau pola three black crows (3 down bar yang berurutan)

Akan breakout level resistance jika formasi candlestick yang terjadi menunjukkan kemungkinan pergerakan bullish, yang sering terjadi adalah: 
- Bentuk pin bar yang terjadi pada kondisi downtrend termasuk doji atau dragonfly doji dan hammer (1 candle)
- Formasi bullish engulfing (2 candle)
- Formasi piercing line (2 candle)
- Formasi atau pola morning star (3 candle)
- Formasi atau pola three white soldiers (3 up bar yang berurutan)

M Singgih   7 Jul 2018

kalau Time Frame dgn hasil yang terbaik untuk memprediksi terjadinya BreakOut dengan mencari Convergen dan ievergen pada chart candle dan RSI gimana pak?

Edi Ismanto   3 Aug 2018

Halo pak, saya masih pemula jdi saya tidak ngerti apa breakout itu pak. Mohon info nya pak

Jefri   3 Aug 2018

Bagaimana mengetahui kalau suatu harga akan breakout ke atas atau ke bawah?

Jenal   3 Aug 2018

Untuk Jefri,

Break artinya diam/istirahat, Out artinya keluar. Dalam istilah trading, Break Out diartikan penembusan pada suatu level harga, setelah bergerak diam, istirahat atau sideways pada area yang sempit.

Anda bisa memilih Mata uang apa saja, dengan menetukan Time Frame terlebih dahulu. Cari level – level sempit dimana harga bergerak. Sebagai contoh pada GBP/USD, di TF 30. 

Cara diatas adalah order pending, pada GBP/USD. Dengan Buy Stop di 1.40867 dan Sell Stop 1.40485. Dengan harapan harga bisa menembus salah satunya.

Terima kasih.

Basir   4 Aug 2018

@ Jenal:

Kalau pergerakan harga sedang uptrend tentunya akan break keatas (menembus resistance), dan kalau sedang downtrend akan break ke bawah (menembus support). Untuk mengetahui sedang uptrend atau downtrend bisa dengan indikator moving average, MACD, ADX dan atau parabolic SAR.

Tetapi untuk entry sebaiknya dikonfirmasi juga dengan price action dan indikator teknikal untuk menghindari terjadinya false break (gagal break ke atas / ke bawah), seperti pada contoh di atas.

M Singgih   6 Aug 2018

@ edi ismanto:

Sebelumnya perlu diketahui bahwa istilah konvergensi pada indikator RSI sebenarnya sama dengan divergensi bullish indikator RSI, sedangkan divergensi pada indikator RSI sama dengan divergensi bearish indikator RSI. Istilah konvergensi dan divergensi mengacu pada arah trend pergerakan harga dan kurva RSI.

Divergensi sebenarnya valid pada semua time frame, artinya pada time frame berapapun kemungkinan keberhasilannya besar. Tetapi semakin tinggi time frame akan semakin tinggi juga validitasnya, karena pada time frame yang rendah (terutama di bawah H1) akan ada noise. Semakin rendah time frame akan semakin banyak noise yang menyebabkan kesalahan sinyal

M Singgih   6 Aug 2018

@ Jacob:
Sebagai contoh seperti yang terjadi pada chart EUR/USD daily, pada tanggal 24 Agustus 2015:



Setelah harga menembus R1 dan R2, terbentuk pin bar A yang merupakan isyarat untuk pergerakan reversal, tetapi pin bar tersebut perlu dikonfirmasi validitasnya, jadi jangan entry dulu. Pada bar berikutnya terbentuk inside bar (B) yang menunjukkan keadaan konsolidasi, dengan mother bar adalah pin bar A.

Kita baru bisa entry jika arah pasar sudah jelas, yaitu apakah mother bar A ditembus keatas (level tertingginya ditembus), atau ditembus kebawah (level terendahnya yang ditembus). Jika level tertingginya ditembus maka entry buy, dan jika level terendahnya yang ditembus maka entry sell. Dalam hal ini ternyata bar berikutnya (C) menembus level terendah mother bar, maka Anda bisa entry sell (pada bar C tersebut).

Jadi dalam hal ini Anda harus menunggu konfirmasi dari bar berikutnya sebelum entry. Konfirmasi juga bisa dari indikator teknikal.

M Singgih   11 Nov 2015

Saya menggunakan price action di TF D1,Setelah breakout di S/R, bagaimana cara mengetahui kalau harga akan retest dulu di S/R atau akan terjadi penerusan tanpa retest?

Jacob   7 Nov 2015

Bgmn cr memanfaatkan break pd sinyal indikator sbg entry & exit poin?

Eddy Spade   25 Sep 2018

Bagaimana cara mengetahui perbedaan harga sedang mengalami bounce atau pullback?

Syakur   12 Sep 2022

Tidak ada yang bisa mengetahui secara PASTI harga berbalik adalah pullback atau reversal (bounce).

Yang bisa Anda lakukan adalah melihat ciri-ciri harga yang terjadi saat ini dan dari ciri-ciri tersebut Anda nilai peluang terjadinya pullback atau malah bounce.

Salah satu ciri yang spesifik terjadinya bounce adalah pergerakan harga yang cepat melawan arah tren. Ini artinya terdapat seller/buyer yang agresif dan bisa mengubah arah tren.

Namun apakah pasti berbalik? Tidak.

Dalam trading, selalu gunakan hukum probabilitas (peluang).

Kiki R   14 Sep 2022
 Jefegad |  29 Jan 2019

Mohon bimbingannya, saya sudah membuat akun demo instaforex dan sudah menginstal metaquotes lalu bagaimana cara tradingnya melalui akun demo saya

Lihat Reply [58]

@ Silvatia:

Pergerakan harga di akun riil dan akun demo sama, bedanya hanya pada kecepatan eksekusinya saja. Pada akun riil kecepatan eksekusi lebih lambat, dan kemungkinan ada re-quote.
Kalau di akun demo terjadi gap, maka di akun riil juga akan terjadi gap.

Server antara akun riil dan akun demo memang berbeda, tetapi pergerakan harganya sama. Kalau ada perbedaan pergerakan harga Anda bisa complain ke broker dengan menyertakan screenshot-nya.
Biasanya broker tidak main curang lewat pergerakan harga di server demo dan server riil, karena gampang ketahuan. Dan kalau broker tsb teregulasi oleh badan regulator yang kredibel, maka bisa terkena sanksi.

M Singgih   18 Sep 2020

Untuk Abdul Rouf,

Perbedaan antara akun demo dengan akun real adalah dari dana. Akun demo dananya adalah virtual, sementara akun real, dana yang di investasikan adalah dana sungguhan.

Terima kasih.

Basir   8 Oct 2020

@ Edwin:

Mungkin maksud pertanyaannya kalau trading di akun demo ada slippage atau tidak?
Baik di akun demo maupun di akun real ada slippage. Perbedaan trading di akun demo dan akun real adalah pada kecepatan eksekusi order. Di akun real eksekusi order lebih lambat, dan kadang bisa terjadi requote (atau penawaran ulang).

Slippage adalah loncatan harga akibat permintaan dan penawaran di pasar tidak seimbang. Biasanya terjadi ketika ada rilis data berdampak tinggi, pidato pejabat bank sentral, atau peristiwa yang tidak terduga. Dalam hal terjadi slippage, pergerakan harga di akun demo dan akun real sama.

Anda bisa coba lihat pergerakan harga di akun demo dan real ketika ada rilis data berdampak tinggi atau konperensi pers bank sentral. Kalau di akun demo ada slippage, di akun real juga akan ada slippage.

M Singgih   13 Nov 2020

@ Irfan:

Kebanyakan broker luar negeri menentukan deposit minimal relatif kecil, ada yang hanya USD 1. Jadi kebanyakan broker luar negeri adalah fleksibel dalam hal besarnya deposit. Untuk broker lokal memang minimal deposit-nya relatif tinggi.

M Singgih   16 Aug 2019

Kapan saya bisa mulai trading dengan akun real?

Man   10 Apr 2019

@ Man:

Sebaiknya jika Anda telah bisa menghasilkan profit yang konsisten di akun demo.

Untuk bisa menghasilkan profit yang konsisten, Anda harus mempunyai sistem trading yang profitable. Sistem trading terdiri atas strategi, rencana, dan jurnal trading.

Sistem trading terdiri dari metode, strategi entry dan exit dan strategi money management. Metode meliputi indikator teknikal yang digunakan, dan biasanya disesuaikan dengan type trading Anda, apakah ingin trading dalam jangka pendek (scalping atau trading harian), jangka menengah atau jangka panjang. Money management meliputi besarnya resiko per trade dan risk/reward ratio. Agar dalam jangka panjang bisa profitable sebaiknya risk/reward ratio lebih besar dari 1:1.

Setelah itu lalukan test terlebih dahulu sistem trading tersebut di akun demo untuk mengetahui persentase profitnya, bisa dengan backtest dan atau forward test. Jika rata-rata profit setelah sekian kali trade lebih besar dari rata-rata loss-nya (dalam hal ini persentase profitnya lebih tinggi dari 50%), maka kemungkinan untuk memperoleh profit yang konsisten besar.

M Singgih   11 Apr 2019

Untuk Robert.P,

Hal itu disebabkan karena Anda harus menutupi atau membayar biaya spread terlebih dahulu. Spread adalah selisik jarak antara harga jual (ask) dan harga beli (bid). Misal, spread untuk pair EUR/USD pada broker Anda sebesar 1 pips. Kemudian Anda hendak membeli pair EUR/USD sebanyak 1 lot ketika harga yang biasa ditampilkan pada chart (harga ask) berada di angka 1.1318, maka Anda akan mendapatkan posisi beli pada harga bid-nya yang berada pada 1.1319.

Otomatis Anda akan mengalami kerugian sebesar 1 pips ketika membuka posisi. Hal ini dikarenakan Anda membeli pair EUR/USD di angka 1.1319, sedangkan harga saat ini masih berada diangka 1.1318. Jika dikonversikan, nilai per pips untuk pair EUR/USD per 1 lot-nya adalah $10. Maka dengan demikian, ketika Anda membuka posisi sebesar 1 lot (posisi apapun, sell atau buy), maka Anda tentu akan langsung mengalami floating loss sebesar $10. Hal ini berlaku di semua broker yang menetapkan spread, baik di server demo ataupun server real.

Semoga bisa membantu.

Argo Gold Spotter   4 Mar 2019

Apa beda Money Management dan Risk Reward?

Fulus   15 Apr 2019

Untuk Fulus,

Money management adalah sebuah cara untuk mengelola dana pada akun trading Anda. Pengelolaan dana tersebut berguna untuk mengatur jumlah total resiko (kerugian) yang bisa Anda terima. Sehingga, sebelum memasuki posisi atau membuka posisi trading, Anda sebaiknya menetapkan berapa besar resiko kerugian yang bisa Anda terima jika posisi trading tersebut mengalami kegagalan.

Sementara risk:reward ratio adalah sebuah metode untuk menetapkan target setelah Anda menerapkan prinsip money management. Cara kerjanya, setelah Anda menetapkan besaran resiko, maka Anda harus menentukan besaran target yang diharapkan. Sejatinya, risk:reward ratio yang memadai minimal adalah 1:1.

Yang artinya, jika Anda meresikokan dana sebesar 5% dari modal, maka minimal target keuntungan yang harus Anda capai adalah sebesar 5% juga. Pengaturan risk:reward ratio yang lebih besar tentu akan membuat akun trading Anda berkembang dalam jangka panjang. Intinya bukan profit yang paling diutamakan, tapi pengukuran resiko-lah yang perlu didahulukan! Profit akan mengikuti dengan sendirinya jika menggunakan konsep risk:reward ratio yang memadai.

Semoga bisa membantu.

Argo Gold Spotter   15 Apr 2019

@Aldo

Akun demo forex adalah fasilitas gratis yang sangat bermanfaat bagi trader untuk belajar dan berlatih trading forex online. Karena hanya menggunakan uang virtual (mainan), maka risiko rugi material tidak ada. Pun, karena hanya menggunakan uang mainan, maka dana yang ada di akun demo pun tidak bisa didepositkan ke akun riil.

Semoga membantu.

Admin   9 Sep 2019

Untuk Ardi,

Mungkin yang Anda maksudkan adalah apakah bisa membuka (log in) dua akun trading yang berbeda secara bersamaan pada satu platform trading? Jika Anda menggunakan platform MetaTrader, maka hal tersebut tidak dapat dilakukan. Karena Anda hanya bisa bertrading dengan log in pada satu akun trading saja.

Namun jangan khawatir, Anda tetap dapat bertrading dengan banyak akun trading meskipun dengan satu aplikasi saja. Hanya saja, untuk dapat bertrading dengan menggunakan akun lainnya, maka Anda harus mengganti akun dengan log in ke akun yang ingin Anda tradingkan (dengan kata lain status koneksi Anda ke akun trading sebelumnya akan terputus / disconnected).

Semoga bisa membantu.

Argo Gold Spotter   4 Nov 2019

@Ardi
Benar kata master @erik t tidak bisa login secara bersamaan akun ril dan akun demo secara bersamaan dalam 1 Meta Trader, kalau gantian bisa.
Tapi di laptop kita bisa copy MT5 jadi banyak caranya buka Local Disk (C:)/program files/Meta Trader, copy folder Meta Trader itu ketempat lain kemudian ganti namanya, setelah itu pindahkan lagi ke tempat semula Local Disk (C:)/program files kemudian buka folder Meta Trader yg diubah namanya tadi cari file terminal64 send to desktop shotcutnya, saya berhasil gandakan sampai 15 Meta Trader dengan akun yg berbeda-beda tetap jalan kok tapi dalam 1 broker, gak tau juga ya kalau beda broker. fungsinya punya banyak meta trader dalam 1 laptop supaya bisa lihat 1 pair dalam banyak time frame, misalnya pair EURUSD bisa dilihat dalam 4 time frame M15, M30, H1, H4 dalam 1 layar.

Uli Amri   5 Nov 2019

Ya memang betul, ketika Anda bertrading dengan menggunakan platform MetaTrader, maka Anda hanya bisa bertrading dengan satu akun saja. Jika Anda memiliki banyak akun trading, maka Anda tetap bisa bertrading pada akun-akun tersebut dengan cara bergantian (gonta-ganti akun).

Argo Gold Spotter   5 Nov 2019

@Wahidin: Akun demo tidak memerlukan deposit pak. Uang dalam akun demo adalah uang virtual/bohongan jadi tidak perlu deposit dan tidak dapat ditarik apabila profit. Akun demo diberikan oleh broker dengan tujuan agar para trader bisa berlatih terlebih dahulu sebelum masuk ke akun real.

Terima Kasih

Kiki R   27 Dec 2019

@ jackie:

Di semua broker, server untuk akun demo dan akun riil addressnya berbeda. Bentuk candle-nya bisa berbeda tetapi tidak terlalu jauh, dan arah pergerakan harganya selalu sama. Jadi kalau di akun demo sedang bullish, maka di akun riil juga bullish, dan sebaliknya kalau di akun demo sedang bearish. Perbedaan utama antara server demo dan server riil adalah kecepatan eksekusinya. Server demo lebih cepat.

- … di akun real, bentuk canddle cenderung kecil. sehingga profit sangat jaran terjadi. sedangkan di akun demo, bentuk candle lebih variatif. sehingga profit sering terjadi.

Profit dan loss, atau kebenaran Anda dalam membuka posisi, tidak dipengaruhi oleh besar kecilnya atau panjang pendeknya candle, tetapi ditentukan oleh kebenaran Anda dalam memprediksi arah pergerakan harga. Hanya ada 2 kemungkinan, kalau prediksi Anda harga akan naik maka open buy dan kalau prediksinya harga akan turun open sell.
Dalam hal ini Anda harus bisa membaca arah sentimen pasar, dengan bantuan analisa price action, teknikal (dengan indikator) dan juga analisa fundamental.

Setahu saya belum pernah ada broker yang mempermainkan Metatrader demo dan riil. Cara itu sangat kasar dan menurut saya tidak akan dilakukan broker. Broker yang melakukan itu tentu nggak akan laku. Yang mungkin dilakukan, jika brokernya memang mau curang, adalah dengan menggunakan software stop loss hunting. 

- … atau mgkin setting metatrader4 rel dan demo saya yang salah?

Tidak ada perbedaan setting antara akun demo dan akun riil. Apa yang telah Anda setting di akun demo langsung gunakan di akun riil, misal template yang berisi kombinasi indikator, dan setting lainnya seperti tampilan chart (misal ask line dsb), penggunaan Expert Advisor (EA) dan lainnya.

M Singgih   22 Jun 2020

sama dengan yg sedang saya alami bang, di pair usdcad di chart demo turun tajam dan di real malah naik..

Bey   20 Aug 2020

Untuk Rizal,

Server akun demo dan server akun real memang berbeda, oleh karena itu memang terjadi perbedaan harga running. Meskipun begitu, perbedaan harga running antara server demo dan sever real harusnya tidaklah terlalu jauh. Hal yang dapat Anda lakukan adalah memeriksa dan mencocokkan jam Meta Trader pada kedua server tersebut. Jika harga sebuah pair pada server demo dan server real bergerak di jam yang sama, dan terjadi selisih harga yang tidak wajar, maka Anda dapat melaporkan hal tersebut pada broker yang bersangkutan. Namun setelah Anda mencocokkan jam dari kedua server tersebut, dan terjadi perbedaan waktu yang berjalan, maka bisa dipastikan salah satu server tersebut sedang mengalami gangguan.

Semoga bisa membantu.

Argo Gold Spotter   18 Feb 2019

Saya mau bertanya. jika kita akan deposit saldo olymtrade. kita masih masuk di halaman akun demo, ketika kita mau deposit $100 apakah saldo tersebut juga masuk ke akun demo kita atau masuk ke akun rill kita pak. semoga cepat di balas, terimakasih. salam belajar treader olytrade.

Maulizar Revai   11 Dec 2020

Pertanyaan sebaliknya, bisakan satu akun broker di buka di lebih sari satu platform MT4 secara bersamaan?

Sapto   21 Jan 2021

Untuk Sapto,

Bisa. Pada umumnya, satu akun trading bisa diakses dari beberapa platform trading baik secara bersamaan atau terpisah. Namun terkadang ada beberapa broker yang melarang terjadinya multiple-login (login dari beberapa perangkat secara bersamaan). Sehingga demi keamanan, sebelum Anda melakukan multiple-login, sebaiknya Anda tanyakan terlebih dahulu ke broker yang Anda gunakan apakah memperbolehkan hal ini atau tidak.

Semoga bisa membantu.

Argo Gold Spotter   22 Jan 2021

Halo Agung Setiawan,

Tidak bisa, saldo yang terdapat pada akun demo TIDAK DAPAT DITARIK ataupun DIUANGKAN. Akun demo disediakan oleh broker bertujuan untuk memfasilitasi trader pemula sebagai media uji coba trading dengan rill market tanpa takut kehilangan modal sungguhan.

Perihal mengenai "saldo akun demo habis, apakah trader disuruh membayarnya?"

Tentu saja tidak. Ketika saldo di akun demo habis, trader sama sekali tidak ada tanggung jawab untuk membayar/ganti rugi. Semoga membantu.

Admin   26 Apr 2021

Akun demo jika uang kita habis kita disuruh ganti rugi.maaaf

Ahmad Febriyanto   2 Aug 2021

Apakah di saat kita trade mengalami minus apakah kemungkinan nilai uang bisa sampai 0?

Toni   17 Sep 2021

Untuk Toni,

Bisa. Jika Anda tidak menentukan level stop loss atau tidak membatasi jumlah kerugian, maka bukan tidak mungkin bahwasanya kerugian akan semakin besar hingga menggerus modal yang Anda miliki.

Argo Gold Spotter   22 Sep 2021

Untuk Yaya,

Tidak perlu, karena beberapa broker biasanya mempunyai fitur top-up akun demo yang mana bisa digunakan untuk mengisi kembali saldo akun demo jika habis. Jika broker yang Anda gunakan tidak memiliki fitur ini, maka Anda bisa menyiasatinya dengan membuat akun demo yang baru.

Semoga bisa membantu.

Argo Gold Spotter   10 Jan 2022

Kalo saldo demo habis apakah harus ganti?

Yaya   6 Jan 2022

Jika uang diakun demo sudah habis apakah kita disuruh untuk membayarnya?

Suimah   24 Apr 2021

Mas sy mo tanya..?pasang hrg di akun demo dan akun real katanya sm penggerak hrg pasar.tetapi saat stoploss alasan gap.nah kok beda di akun demo g ada gapnya? bknkh broker itu bs main curang y....

Silvatia   16 Sep 2020

Apa bedanya akun demo sama akun real?

Abdul Rouf   5 Oct 2020

Pak/bu maaf saya mau tanya, di accoun real saya harga GBPUSD 1.28503 sedangkan di accoun demo saya harga di GBPUSD 1.28165 apakah ini suatu kecurangan broker ? Atau memang candlestic di accoun real dan accoun demo itu berbeda ? Tolong jawabannya 

Rizal   15 Feb 2019

Slamat siang master, sebagai pemula ni sekitar 1 minggu mulai hari ini belajar di olymp trade ni mau tanya Apa dana akun demo bisa didepositkan untuk ke akun rill?

Aldo   29 Aug 2019

Apakah bisa membuka dua akun antara demo dan ril secara bersamaan ?saya takut nya pas buka akun demo yg ril sedang berjalan akan terputus 

Ardi   2 Nov 2019

Berapa deposit minimal di akun demo?

Wahidin   23 Dec 2019

Pak mau tanya, apakah pada saat kita melakukan FT di akun demo ada slippagenya atau tidak, dibandingkan dengan akun real?

Edwin   10 Nov 2020

saya punya 2 akun, demo dan real.

yang saya herankan, di akun real, bentuk canddle cenderung kecil. sehingga profit sangat jaran terjadi.

sedangkan di akun demo, bentuk candle lebih variatif. sehingga profit sering terjadi.
 
hal ini membuat saya sebagai pemula, merasa frustasi. risk management tidak berlaku. sehingga saya memutuskan utk menarik semua balance yg saya punya utk menghindari kerugian.
apakah ada permainan broker atau mgkin setting metatrader4 rel dan demo saya yang salah?
Jackie   8 Jun 2020

Broker apa ya master yg modalnya bisa diatur sesuai keinginan kita, agar ketika buka akun real sesuai dengan kebiasaan kita di akun demo

Irfan   3 Aug 2019

Master, saya sudah 5 hari menggunakan akun demo, mhn penjelasan kenapa asal Buy selalu langsung minus pada Meta trader. Apakah karena pakai akun demo sehingga demikian. Terimakasih

Robert.P   2 Mar 2019

Saya pernah dengar kalau trader pemula disarankan pakai akun demo dulu sebelum pakai akun real.

Tujuan pakai akun demo sebenarnya apa sih?

Bagas   28 Jun 2022

@Bagas: Bagi pemula yang baru mengenal trading, tujuan akun demo adalah mengenal dan membiasakan diri terhadap platform trading terlebih dahulu.

Sedangkan bagi yang sudah familiar, tujuan menggunakan akun demo adalah menguji sistem trading untuk mengetahui performanya sebelum dipakai di akun real.

Sebelum hasil uji pada akun demo bagus, jangan masuk ke akun real.

Kiki R   30 Jun 2022

Biasanya setelah proses pembuatan akun demo akan muncul alamat server demo. Nah dari metaquotes atau aplikasi trading anda, saat login masukkan user name, password dan isi server demo yang tadi diberikan (copy paste) saja. 

Setelah koneksi selesai, anda sudah bisa trading dengan akun demo.

Joey   6 Nov 2022

Ahmad Febriyanto: Ga dong, namanya juga akun demo. Isinya juga pake uang virtual atau kasarnya lu main monopoli pake uang monopoli. Jadi lklu abis ya ga bakalan di tagih, dan klu untung ga bisa ditarik atau digunakan uangnyaa. Moga jelas dan membantu yaa!

Andreas   22 Feb 2023

Toni:

Sebenarnya saldo bisa jadi nol, atau bahkan negatif.

Tapi broker biasanya punya aturan Margin Call (MC) dan Stop Out yang dapat menyetop penurunan sebelum saldo jadi nol.

  • Margin Call: pemberitahuan bahwa dana yang tersedia sudah menipis dan kita perlu top up saldo.
  • Stop Out: Ketika broker menutup posisi trading kita secara otomatis agar dana tetap berada di atas batas yang ditentukan.

Aturan MC dan Stop Out berbeda-beda pada tiap broker. Coba tengok pada aturan trading broker, atau bertanya pada CS, untuk mengetahui lebih jelas batas-batas kapan MC dan Stop Out akan ter-terpicu.

Aisha   22 Feb 2023

Bagas:

Ibaratnya baru download game dengan teknologi baru seperti Metaverse. Kalau statusnya belum tahu apa-apa, apakah akan langsung main game-nya atau nonton tutorial dulu?

Memang ada player baru yang langsung main, dan sukses. Tapi banyak juga player baru yang lebih dulu nonton tutorialnya, dan kemudian mereka tahu trik-trik yang tidak diketahui oleh player lain yang tidak menonton tutorial.

Nah, seperti ini pula lah akun demo untuk trader pemula.

Sah-sah aja kalau pemula mau langsung setor 1M buat trading riil. Tapi, apa yakin kalau sudah paham cara trading yang bener? Yakin bisa cuan lebih gede dibanding pemula yang sudah main akun demo?

Aisha   27 Feb 2023

Bagas: Berdasarkan dari penjelasan kakak kakak Inbizia nih, bisa dikatakan akun demo itu tempat uji coba trading aja. Klu emang rugi ga akan merugikan dompet agan. Selain itu klu udah terbiasa profit dan tau cara bagaimana trading, ya bisa lanjut buka di akun real. Tujuannya ya itu sihh klu menurut gw

Sonny   8 Mar 2023

Yaya:

kalau udah cocok sama brokernya ya nggak usah ganti. ke CS aja, minta tambah saldo demo

Sofiyan   8 Mar 2023

Argo Gold Spotter: selain MT4, memangnya kita bisa treding pk apa sj y pakk?? sy pernah liat trader di yutub tampilannya beda gitu, trus kadang ada logo brokernya sama nambah indikator macem2 sendiri?? donlodnya dimana?? 

Indrisita   13 Mar 2023

@ Sapto:

Setahu saya bisa asal nomor login dan password-nya benar.

M Singgih   14 Mar 2023

Jawaban untuk Silvatia:

Nah ini salah satu bukti yang bisa Anda ajukan untuk komplain ke broker.

Kalau saya dulu pernah mengalami harga yang tidak kena TP padahal harga melewati TP sampai 10 pips dan akhirnya balik. Saya komplain ke CS beserta bukti-bukti screenshot akhirnya mereka balikin profit saya tapi setelah itu saya tarik semua dana saya karena saya tahu ini broker tidak fair.

Dalam kasus Anda, segera komplain ke CS mereka dengan screenshot yang jelas. Disitu Anda lihat respon dari brokernya. Saran saya hati2 dengan broker jenis seperti ini.

Kiki R   15 Mar 2023

Oh iya, izin nanya bentar. Aku kan udah memulai trading demo selama seminggu, dan entah kbtulan lagi beruntung ato apa, terkadang untung terkadang rugi, dan selama 5 hari itu total 3 hari untung dan 2 hari rugi dan ktika cba dihitung masih plus padahal aku cma sekedar trading kyk jaga lilin.

Ada ga cara lain kyk di youtube gitu, caranya biar ga jaga lilin trus krna aku jga kurang ada waktu buat ngeliat chart trus. Dan saran dong, utk trading demo sndiri kira2 sampai berapa lama jga ya? Terima kasih, mohon bantuannya

Lydia   2 Apr 2023

Jawaban untuk Lydia:

Untuk trading Anda bisa naikkan time frame lilin (candlestick)-nya. Misalnya naikkan ke Daily atau H4 sehingga Anda tidak perlu senantiasa melihat lilinnya.

Kemudian untuk trading di akun demo tidak ada batasan waktunya karena patokan utama adalah performa trading yang Anda lakukan sudah bisa profitable dan konsisten.

Saya sarankan minimal Anda bisa konsisten profitable selama 3 bulan baru Anda melangkah ke akun riil.

Kiki R   10 Apr 2023

@ Lydia:

Maaf, saya tidak tahu apa maksudnya “jaga lilin”. Setahu saya dalam trading tidak dikenal istilah tsb.

Tujuan dari trading adalah menghasilkan profit yang konsisten dalam periode waktu tertentu, bukan profit karena untung-untungan. Untuk itu Anda harus mempunyai sistem trading yang bisa diandalkan, yaitu sistem trading yang profitable. Sistem trading yang profitable bukan berarti setiap trade mesti profit, tetapi hasil akumulasi dari sekian kali trade dalam periode waktu tertentu secara keseluruhan hasilnya masih profit.

Untuk mencari sistem trading apa yang pas dan mengujinya, Anda bisa lakukan di akun demo terlebih dahulu, sebelum diterapkan pada akun riil.

Pada dasarnya, sistem trading terdiri dari metode entry dan exit, strategi entry dan money management.
Metode entry dan exit menggunakan analisa teknikal, strategi entry bisa berdasarkan analisa teknikal atau analisa fundamental. Strategi entry adalah cara yang Anda gunakan untuk entry, sedang pengaturan money management terdiri dari risk management dan risk/reward ratio setiap kali entry. Agar dalam jangka panjang hasil trading Anda bisa profit Anda harus menentukan risk/reward ratio pada setiap trade lebih tinggi dari 1:1, misalnya 1:2 atau 1:3.

Yang perlu diketahui agar sistem trading bisa digunakan dengan baik:

1.Uji sistem tersebut dengan backtest (ditest pada kondisi pasar yang telah lewat) dan atau forward test (ditest pada kondisi pasar sekarang dalam account demo), dan lihat persentase profitnya. Kalau persentase profit kurang dari 50% benahi lagi sistem tersebut.

2.Buat rencana trading yang jelas, lengkap dengan kriteria untuk entry dan exit, resiko per trade dan risk/reward ratio.

3.Jalankan rencana trading tersebut dengan disiplin, dan kendalikan emosi sewaktu trading. Rencana dan proses dalam trading seharusnya tidak dipengaruhi oleh emosi.

4.Buat jurnal trading untuk evaluasi. Benahi mana yang kurang dan tingkatkan persentase keuntungannya.

M Singgih   16 Apr 2023

Abdul Rouf:

Akun demo dan akun real adalah dua jenis akun yang berbeda yang ditawarkan oleh broker forex. Berikut adalah perbedaan antara keduanya:

1. Akun demo adalah akun simulasi yang digunakan untuk berlatih trading tanpa risiko kehilangan uang sungguhan. Dalam akun demo, broker memberikan dana virtual yang dapat digunakan untuk melakukan trading pada kondisi pasar yang sebenarnya, tetapi keuntungan atau kerugian yang dihasilkan hanya bersifat simulasi. Sementara itu, akun real adalah akun yang digunakan untuk trading dengan menggunakan dana sungguhan dan keuntungan atau kerugian yang dihasilkan adalah nyata.

2. Akun demo biasanya tidak memerlukan setoran awal, sedangkan akun real memerlukan setoran awal sebagai modal untuk trading.

3. (Ini sangat perlu diperhatikan) Kondisi pasar pada akun demo dan akun real mungkin berbeda. Pasar pada akun demo mungkin lebih mudah dan tidak memiliki volatilitas yang sama seperti pasar pada akun real.

4. Psikologi trading pada akun demo dan akun real bisa sangat berbeda. Dalam akun demo, trader tidak merasakan tekanan emosional yang sama seperti pada akun real karena uang yang digunakan hanyalah uang virtual. Namun, dalam akun real, trader harus menghadapi risiko kehilangan uang yang sebenarnya, sehingga dapat mempengaruhi pengambilan keputusan dan psikologi trading.

Soal risiko akun demo, bisa baca di sini:

Ananta   23 Apr 2023

Ahmad Febriyanto:

Akun demo trading adalah akun simulasi yang disediakan oleh broker atau platform supaya trader bisa menguji strategi dan berlatih perdagangan tanpa menggunakan uang sungguhan. Nah, uang yang digunakan dalam akun demo hanyalah uang virtual atau virtual currency yang tidak memiliki nilai nyata.
Jadi, jika Anda menggunakan akun demo trading dan mengalami kerugian, Anda tidak akan diminta untuk mengganti rugi uang virtual yang hilang, karena itu hanya simulasi.

Ananta   12 May 2023

Bagas: Setuju dengan pernyataan kak @Kiki mengenai pengujjian sistem trading untuk trader berpengalaman. 

Menurutku, selain untuk pemula, tujuan utama dari penggunaan akun demo adalah untuk mengasah keterampilan trading dan menguji strategi trading baru tanpa risiko kehilangan uang. Di sisi lain, untuk pemula, menggunakan akun demo, trader dapat mempelajari cara membuka dan menutup posisi trading, mengelola risiko, mengenali peluang trading, dan memahami psikologi pasar tanpa harus mengeluarkan uang sungguhan.

Dalam jangka panjang, penggunaan akun demo dapat membantu trader membangun kepercayaan diri dan meningkatkan keterampilan trading mereka sebelum beralih ke akun riil. Hal ini dapat membantu mengurangi risiko kehilangan uang dan meningkatkan peluang keberhasilan dalam trading.

Haryo   13 May 2023

Halo, izin bertanya. Saya sebenarnya cukup terbantu dengan akun demo dalam mempelajari trading. Tetapi, sebagusnya akun demo itu, terkadang dalam akun live juga ada perbedaan yang cukup siginfikan dengan akun demo terutama dari sisi mental dan psikologis. Ini dari pandangan saya sebagai trader pemula. Bagaimana dengan trader yang berpengalaman, apakah trader yang sudah berpengalaman masih menggunakan akun demo? Meskipun mereka memiliki keterampilan yang mumpuni, profit yang konsisten, dan mungkin modal yang cukup besar, apakah penggunaan akun demo masih relevan bagi mereka yang sudah mencapai status Pro Trader?

Edward   18 May 2023

Sapto: Bisa koq, karena informasi akun trading Anda (seperti nomor akun, nama pengguna, dan kata sandi) tersimpan di server broker, bukan di platform MT4 itu sendiri.

Yang perlu diperhatikan, jika Anda membuka beberapa platform MT4 secara bersamaan dan melakukan transaksi di akun yang sama, hindari open transaksi yang bertentangan atau mempengaruhi saldo dan posisi trading Anda secara tidak sengaja. 

Ananta   22 May 2023

@ Edward:

- Tetapi, sebagusnya akun demo itu, terkadang dalam akun live juga ada perbedaan yang cukup siginfikan dengan akun demo terutama dari sisi mental dan psikologis…

Kalau di akun demo Anda menggunakan sistem trading yang terbukti profitable, maka di akun riil (live) seharusnya tidak khawatir akan mengalami kerugian karena pergerakan harga di akun riil sama dengan yang di akun demo, hanya kecepatan eksekusi di akun demo lebih cepat.

Dalam hal ini akun demo adalah tempat untuk menguji sistem trading yang Anda gunakan, yaitu untuk mengetahui win rate atau persentase profitnya.  Agar tidak dipermainkan emosi, Anda harus trading berdasarkan sistem trading yang telah dipersiapkan dan telah diuji, serta terbukti menghasilkan keuntungan dalam periode waktu tertentu. Sistem trading terdiri dari metode entry dan exit, strategi entry dan money management. Dalam hal ini Anda harus selalu menggunakan stop loss (SL) dan target profit (TP) setiap kali entry.


- …. apakah trader yang sudah berpengalaman masih menggunakan akun demo?

Masih, untuk menguji coba sistem trading apabila ada perubahan atau revisi.

M Singgih   24 May 2023

Edward: Klu dari pendapat gue, ini murni dari sisi psikologis. Dengan memainkan akun riil, maka kita biasanya yang trading dengan kepala agak dingin bisa berubah jadi panas karena tekanan takut kehilangan uang akibat trading. Bisa aja deg-degan melihat layar chart yang negatif terus. Dan spserti yang bapak M. Singgih sampaikan. SEharusnya klao sistem trading baik, itu harusnya ga ada masalah sma sekali.

Kurasa ini emang murni dari sisi psikologis dngn mental yg terbebani. Kmudian mnrut gue sndiri, adlaha jumlah uang yang disiaplkan beda dngn modal yang ada di akun demo. Klu di akun demo misalkan trading plan elo ga jelas, make sembarangn modal, dan kebtulan bisa profit krna bsa nahan loss lbh dalam. Ya, jelas ada yg salah dngn sistem trading elo.

 

Dion   24 May 2023
 Rendy |  29 Oct 2020

Salam sejahtera mastah, saya mau tanya, rencana modal saya 50$ dengan ketahanan poin 400 pips, anggap saja dalam 1 transaksi saya stoploss 50 pips, dan saya akan daftar ke akun mikro dengan spesifikasi yang tertera adalah leverange 1:1000, Margin call 40%/10%. Saya harus menggunakan lot berapa? Jika seandainya loss terus, di nilai berapa atau pada modal yang tersisa berapa saya akan mengalami margin call atau di stop oleh broker? terima kasih mastah, mohon pencerahannya.

Lihat Reply [80]

Bagi mereka penganut hedging / swing Trading hedging mungkin tak masalah karena mereka bisa mengunci dan bisa  kembali membuka kuncinya saat yang tepat.  kalau saja Jaraknya masih dekat mungkin salah satunya bisa dikorbankan. Kalau jaraknya sangat jauh anda bisa injek dana atau anda masuk dengan lot  lot kecil untuk  TP dan menyelamatkan akun anda minimal sampai BEP.

Thanks

Basir   4 Jun 2021

@akzam: Dalam keadaan akun yang ter-hedging karena posisi yang salah arah hingga floating loss banyak maka perlu hati-hati dalam membuka hedging. Tidak ada yang benar-benar tahu dengan pasti seberapa jauh suatu harga akan naik begitupula dengan turun. Untuk kasus sekarang, cara terbaik adalah menunggu momentum untuk membuka posisi sell/buy dengan melihat trend di time frame besar seperti Monthly dan Weekly. Pembukaan hedging perlu diperhatikan ketahanan dana sehingga akun tidak margin call (MC). Salah satu alternatif lain juga adalah deposit dana secukupnya untuk menahan floating agar akun tidak MC.

Sebagai contoh, apabila pergerakan trend di Monthly dan Weekly adalah trend turun, maka kita perlu menunggu koreksi naik untuk membuka posisi buy yang floating loss dari atas. Tentu dalam membuka posisi loss buy harus diperhitungkan jumlah lot yang pas.

Kondisi ini bisa dicegah dari awal apabila kita menggunakan stop loss, sehingga ketika arah posisi kita salah maka kerugian segera dibatasi. 

Kiki R   22 Sep 2021

@ Rendy:

Jika ketahanan total direncanakan sebesar 400 pip (untuk sekian kali trade), maka Anda harus trading dengan pip value (USD 50) / 400 pip = (USD 0.125) / pip. Dengan demikian Anda bisa trading maksimal sebesar 0.01 lot (karena 0.0125 lot pada Metatrader tidak bisa). Dalam hal ini dengan akun micro.

Perhitungan tersebut belum termasuk margin. Dengan leverage 1:1000 atau 0.1% dari nilai kontrak, maka marginnya relatif kecil.
Misal Anda buy atau sell 0.01 lot EUR/USD pada harga 1.1800, maka margin =  (USD 100,000)  x 0.01 x 0.1% x 1.1800 = USD 1.18.

Margin call 40%/10%. Artinya level margin call (MC) adalah 40% dan level stop-out adalah 10%, dihitung dari Margin Level.

Margin Level = (Equity / Margin total) x 100%
Dalam hal ini jika Margin Level sudah mencapai 40% maka Anda akan diberitahu untuk menambah dana tetapi Anda masih bisa terus trading. Jika Margin Level sudah mencapai 10% maka proses trading secara otomatis akan dihentikan.

Jika ada 1 posisi dengan margin USD 1.18 seperti contoh di atas, maka Anda akan terkena MC jika Equity = 40% dari margin total atau = 40% x USD 1.18 = USD 0.47. Dan trading akan dihentikan (terkena SO) jika Equity = 10% dari margin total atau = 10% x USD 1.18 = USD 0.12.

M Singgih   12 Nov 2020

@ Hasan:

Kalau Anda trading 0.01 lot (micro lot) pada pair XXX/USD (EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD, NZD/USD), maka nilai per pip = USD 0.1. Jika profit 10 pip, maka nilainya = 10 x USD 0.1 = USD 1. Tetapi dengan dana USD 10 dan trading 0.01 lot, marginnya mungkin tidak mencukupi.

Dengan leverage 1:100 atau 1% dari nilai kontrak, jika Anda buy atau sell EUR/USD pada harga 1.2200, maka margin = (USD 100,000)  x 0.01 x 1% x 1.2200 = USD 12.2. Dengan demikian untuk trading 0.01 lot, Anda harus menambah dana. Dengan dana USD 10, Anda bisa trading pada akun Cent.

M Singgih   17 Dec 2020

Pak, penghitungan seperti ini sangat wajib dilakukan ga sih pak, sebelum trading?

Atau mungkin ada kalkulatornya kah? Biar perhitungannya lebih cepat gt..

Jamal   18 Dec 2020

@ Jamal:

Mengenai perhitungan margin, trader harus paham karena hal tsb merupakan pengetahuan dasar dalam trading. Tanpa mengetahui perhitungan margin dan pip value, maka akan sulit menentukan besarnya modal yang akan ditradingkan. Biasanya broker akan memberikan pengetahuan tsb sebelum Anda membuka akun.

 

M Singgih   20 Dec 2020

@ Juda:

Diasumsikan Anda menggunakan leverage 1:500 atau 0.2% dari nilai kontrak. Jika Anda buy atau sell 0.01 lot GBP/USD pada harga 1.3600, maka margin yang dibutuhkan =  (USD 100,000)  x 0.01 x 0.2% x 1.3600 = USD 2.72. (Keterangan: USD 100,000 adalah nilai kontrak).
Nilai per pip 0.01 lot GBP/USD adalah USD 0.1.
Dana Anda untuk menahan posisi tersebut sampai terkena margin call adalah: (USD 50 - USD 2.72) / USD 0.1 = 472 pip.
Keterangan: Dalam hal ini diasumsikan broker Anda menetapkan margin level = 100% untuk mengenakan margin call, dan tidak mengenakan swap ketika posisi Anda menginap (swap free).

 

M Singgih   4 Jan 2021

Kalau ada bonus deposit dengan minimal deposit $10 dulu. Apakah nanti kalo profit, uangnya bisa di WD pak?

Tejo   29 Jan 2021

@ Tejo:

Bisa Pak. Tetapi biasanya kalau trading dengan modal bonus, broker menentukan minimal jumlah lot yang harus ditradingkan agar bisa withdraw. Jadi tergantung dari ketentuan broker.

 

M Singgih   31 Jan 2021

@ Bodong:
Dengan modal USD 10, Anda bisa trading pada akun Cent, yang mana untuk pair XXX/USD (EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD, NZD/USD) nilai per pip untuk 1 Cent lot adalah USD ¢ 0.1 atau 0.1 sen US Dollar.


- lalu kalau perhitungan ingin menggunakan modal 10% dari modal, perhitungan lotnya berapa?

Mungkin maksudnya risikonya 10% dari modal, yaitu 10% x USD 10 = USD 1 atau USD ¢ 100 (100 Sen USD).
Diasumsikan Anda trading pada pair XXX/USD. Untuk menentukan besarnya lot, tentukan besarnya risiko atau stop loss (SL) dalam pip, misal SL=50 pip. Maka Anda harus trading dengan nilai per pip: (USD ¢ 100) / 50 pip = (USD ¢ 2) / pip.

Dengan demikian besarnya lot adalah: (USD ¢ 2) / (USD ¢ 0.1) = 20 Cent lot. Jadi Anda bisa trading pada pair XXX/USD sebesar 20 Cent lot.

M Singgih   11 Feb 2021

Pak, pair apa yang spreadnya paling kecil dan agar tahan lama di akun cent? Saya sudah 2 kali trading di pair XAU/USD ga sampai sehari sudah ludes...

Mifta   23 Feb 2021

@ Mifta:

Ketahanan modal tidak tergantung dari jenis pair dan besarnya spread, tetapi tergantung dari sistem trading yang Anda gunakan. Anda bisa berganti-ganti pair, tetapi kalau tidak menggunakan sistem trading yang profitable, maka hasil trading secara keseluruhan bisa minus atau loss.

Sistem trading terdiri dari metode entry dan exit, strategi entry dan money management. Untuk ketahanan modal, Anda bisa fokus pada money management, yaitu dengan mengatur besarnya risiko per trade dan menggunakan risk/reward ratio pada setiap trade lebih tinggi dari 1:1 agar dalam jangka panjang hasil trading Anda bisa profit.

Untuk penjelasan mengenai money management dan pengaturan risiko, silahkan baca:

M Singgih   24 Feb 2021

@ Marsiani:

Dengan modal USD 200, jika Anda trading pada pair XXX/USD (EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD, NZD/USD) maka bisa trading dengan akun micro dengan besaran minimal 0.01 lot. Dengan demikian ketahanan modal Anda adalah sekitar (USD 200) / (USD 0.1) = 2000 pip, yang mana USD 0.1 adalah nilai per pip untuk 0.01 lot pair XXX/USD.

Jika Anda trading pada pair XAU/USD, Anda juga bisa trading dengan besaran minimal 0.01 lot. Dengan demikian ketahanan modal Anda adalah sekitar (USD 200) / (USD 0.01) = 20000 pip, yang mana USD 0.01 adalah nilai per pip untuk 0.01 lot pair XAU/USD.

 

M Singgih   19 Mar 2021

Apakah leverage pada yang digunakan bisa diubah? Misalnya sekarang menggunakan 1:500 pada saat modal masih $500, tapi ketika modal saya sudah jadi $1000, saya ingin mengubah leverage saya jadi 1:200. 

Amar Maruf   25 Mar 2021

@Amar Maruf:

Setahu kami leverage bisa diubah, dengan cara menghubungi broker. Proses perubahannya juga cepat.

 

M Singgih   25 Mar 2021

@ Yusak:

Anda trading pada pair apa?

Jika Anda trading pada pair XXX/USD (EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD, NZD/USD), dan open buy atau sell sebesar 0.01 lot (atau 1 micro lot), maka ketahanan modal Anda adalah sekitar: (USD 50) / (USD 0.1) = 500 pip, yang mana USD 0.1 adalah nilai per pip untuk 0.01 lot pair XXX/USD.

Jika Anda trading pada pair XAU/USD, dan open buy atau sell sebesar 0.01 lot (atau 1 micro lot), maka ketahanan modal Anda adalah sekitar: (USD 50) / (USD 0.01) = 5000 pip, yang mana USD 0.01 adalah nilai per pip untuk 0.01 lot pair XAU/USD.

 

M Singgih   31 Mar 2021

Memang beda pair bisa membuat banyak silisih perhitungan kah pak?

Ginting   8 Apr 2021

@ Ginting:

Dalam perhitungan nilai per pip (pip value), antara pair XXX/USD, USD/XXX dan cross pair (XXX/YYY) berbeda.
Pengetahuan mengenai hal ini adalah dasar dalam trading
. Jika tidak mengetahui perhitungan nilai per pip, bagaimana Anda tahu nilai profit atau loss dari setiap posisi yang Anda buka?

 

M Singgih   11 Apr 2021

@ Frans:

Pada akun cent nilai kontrak 1 lot adalah seperseratus dari akun micro yaitu USD 10 atau 0.0001 dari standard lot, atau sama dengan 10 x USD ¢ 100 = USD ¢ 1000.

Nilai per pip untuk 1 Sen lot (1 lot ¢) EUR/USD adalah USD ¢ 0.1. Jika risiko yang Anda tetapkan 10000 pip (atau ketahanan yang Anda inginkan adalah 10000 pip), maka minimal modal adalah 10000 x USD ¢ 0.1 = USD ¢ 1000 atau USD 10 (belum termasuk margin).

Margin adalah jaminan untuk membuka posisi.
Jika Anda trading dengan leverage 1:500 atau 0.2% dari nilai kontrak, dan Anda buy atau sell 1 lot ¢ EUR/USD pada harga 1.2200, maka margin yang dibutuhkan =  (USD ¢ 1000)  x 1 x 0.2% x 1.2200 = USD ¢ 2.44.

Dengan demikian modal minimal (plus margin) = USD ¢ 1000 + USD ¢ 2.44 = USD ¢ 1002.44.

M Singgih   11 Jun 2021

Aku pernah baca artikel ada yang menyebutnya pipette, ada juga yang pip. Yang benar yang mana ya pak?

A. Sahuri   16 Jun 2021

@ A. Sahuri:

Dalam sistem harga 5 digit, angka terkecil pada harga disebut pipette. Misal EUR/USD bergerak dari 1.21135 ke 1.21138, maka EUR/USD bergerak 3 pipette, atau 0.3 pip.
1 pip = 10 pipette.

 

M Singgih   17 Jun 2021

@ Cucu Karmila:

Jika Anda trading pada pair XXX/USD (EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD, NZD/USD), maka ketahanannya adalah: (USD 100) / (USD 0.1) = 1000 pip. Jadi masih aman.

Jika trading pada XAU/USD, maka ketahanannya adalah (USD 100) / (USD 0.01) = 10000 pip. Relatif masih aman.

 

M Singgih   14 Aug 2021

Jika trading di selain pair yg bapak sebutkan, apakah masih aman juga? Misalnya trading di pair NZD/CAD, EUR/GBP, CAD/JPC, dll.

Bagong   16 Aug 2021

@ Bagong:

Kalau Anda trading pada pair EUR/GBP, dan harga GBP/USD saat itu = 1.3800, maka nilai per pip 0.01 lot EUR/GBP = 0.01 x 0.0001 x 100,000 x 1.3800 = USD 0.138.
Dengan demikian ketahanannya adalah: (USD 100) / (USD 0.138) = sekitar 725 pip. Jadi masih aman.
Untuk menghitung ketahanan adalah: (besarnya modal) / nilai per pip.

 

M Singgih   17 Aug 2021

Jadi gitu rumusnya....

Sama satu lagi pak....ini yg saya alami, ketika trading di pair NZD/CAD itu saya merasa TPnya lama...beda kalo trading di EUR/USD, TPnya cepet. Itu kenapa ya pak?

Bagong   19 Aug 2021

@ Bagong:

Mengenai lamanya target terkena (SL ataupun TP), tidak bisa diperkirakan, tentunya tergantung dari volatilitas pergerakan harga. Mungkin saja ketika Anda trading EUR/USD volatilitas pergerakan harganya sedang tinggi.

 

M Singgih   20 Aug 2021

@ Trie:

- Jika saya punya saldo $100 dan leverage yg disediakan broker 1/100. Maka minimum dan maksimum lot yg bisa digunakan berapa lot?

Dalam hal ini Anda harus menentukan ketahanan dalam pip.
Jika Anda trading pada pair XXX/USD (EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD, NZD/USD) dan ketahanan yang Anda inginkan adalah 500 pip, maka Anda harus trading dengan ukuran lot : (USD 100) / 500 pip = (USD 0.2) / pip, atau sebesar 0.02 lot, yang mana nilai per pip dari 0.02 lot pair XXX/USD adalah USD 0.2.

Perhitungan diatas belum termasuk margin atau jaminannya. Margin ditentukan oleh leverage. Untuk leverage 1:100 maka margin = 1% dari nilai kontrak. Jika Anda trading 0.02 lot pada pair XXX/USD, maka margin yang diperlukan adalah sekitar: 1% x USD 100,000 x 0.02 = USD 20.
Dengan demikian ketahanan riil Anda = (USD 100 – USD 20) / USD 0.2 = 400 pip.

Untuk penjelasan mengenai leverage dan margin silahkan baca: Leverage Dan Margin Dalam Trading Forex

- Kalo saya mau full margin berarti saya harus menggunakan lot 1.42 x70 pips= 99.4 Apakah bisa seperti itu?

Kalau ketahanan USD 100 Anda tentukan sebesar 70 pip, maka Anda harus trading pada: (USD 100) / 70 pip = sekitar (USD 1.4) / pip, atau trading sebesar 0.14 lot pada pair XXX/USD, yang mana nilai per pip dari 0.14 lot pair XXX/USD adalah USD 1.4.
Perhitungan tsb belum termasuk margin atau jaminannya.

M Singgih   31 Aug 2021

Apakah pemilihan leverage semakin tinggi semakin baik? Saya kemarin buka akun dengan deposit $100, namun leverage yang sy pilih leverage 1:1000. Apakah bagus untuk jangka panjangnya?

Bima   10 Nov 2021

@ Bima:

Sebenarnya semakin tinggi leverage akan semakin menguntungkan karena margin yang diperlukan semakin kecil. Tetapi ada juga kekurangannya terutama jika trader kurang bisa mengendalikan emosi, dan ingin sering-sering entry karena free margin tentu akan lebih besar jika margin yang digunakan untuk jaminan kecil.

Kekurangan menggunakan leverage tinggi adalah ketika trader terkena margin call (MC) atau stop-out, maka equity atau dana yang tersisa akan lebih kecil dibandingkan dengan yang menggunakan leverage yang lebih rendah.
Jika Anda trading dengan menerapkan money management dengan benar, leverage tinggi tidak masalah.

Mengenai risiko dalam menggunakan leverage tinggi, silahkan baca:

M Singgih   11 Nov 2021

Jika saya punya saldo $50 dan leverage yg disediakan broker 1/500. Maka minimum dan maksimum lot yg bisa digunakan berapa lot?

Apakah bisa dengan balance $50 saya ingin full margin yaitu saya siap kehilangan $50 dan saya juga siap profit $50. dan saya hanya mengincar sekitar 10 pips (100 points) yg berarti lot nya diperbesar.

Kalo saya mau full margin berarti saya harus menggunakan lot 1.42 x100 pips= 142

Apakah bisa seperti itu? Mmohon penjelasannya

IRWANTONI   8 Dec 2021

mohon info ketentuan sistem trading yg profitable pak? trm ksh

Alan Suparlan   17 May 2022

apakah benar pair XAUUSD pergerakannya sangat cepat dibandingkan pair lain?

Alfian Zahrul   17 May 2022

berapa besarnya risk reward yang ideal digunakan untuk scalping?

Salman Al Farisi   17 May 2022

bagaimana cara menentukan waktu yang tepat untuk entry master? mohon info. trims

Andi Setiawan   17 May 2022

Master kalau modal 10$ max lot yang boleh di gunakan berapa? lalu kalau perhitungan ingin menggunakan modal 10% dari modal, perhitungan lotnya berapa?

Bodong   10 Feb 2021

Equity saya $50 di akun mikro..sy open 1 pair di GU dengan lot 0.01 broker 4 digit. Dengan kondisi begitu..bisa menahan minus sampe brp pip? 

 

Juda   31 Dec 2020

Mau tanya suhu, kalo saya modal $10, pake akun micro 1:100 terus saya naik 10 pips berapa kira2 keuntungan saya suhu. Dan ketahanan dana saya berapa?

Terimakasih

Hasan   13 Dec 2020

Pak, klo saya menggunakan modal awal 200$ dengan leverage 1:500 berapa lot yang aman untuk di buka?

Marsiani   17 Mar 2021

Sy ingin trading di akun cent EUR/USD dan sy ingin punya 10000 pip. Berapa margin sy utk jalan di pair ini?

Frans   9 Jun 2021

Minta bantu penjelasannya suhu, 

Deposit 50$ akun mikro(1lot =1000) leverage 1:500, ketahanan nya brapa ya? Terima kasih 🙏

Yusak   28 Mar 2021

Jika saya punya saldo $100 dan leverage yg disediakan broker 1/100. Maka minimum dan maksimum lot yg bisa digunakan berapa lot?

Apakah bisa dengan balance $100 saya ingin full margin yaitu saya siap kehilangan $100 dan saya juga siap profit $100. dan saya hanya mengincar sekitar 7 pips (70 points) yg berarti lot nya diperbesar.

Kalo saya mau full margin berarti saya harus menggunakan lot 1.42 x70 pips= 99.4

Apakah bisa seperti itu? Mmohon penjelasannya

Trie   30 Aug 2021

Izin bertanya,

Apakah lot 0.01 aman untuk modal $100..?

Cucu Karmila   13 Aug 2021

Salam, Mas. Tolong nasehati saya. Trading sy bermasalah sejak pergerakan turun. Sampai sekarang terpaksa saya hedging dengan jumlah lot yg sama pada posisi buy dan sell. Sedih rasanya, Mas. Sampai sekarang saya kesulitan keuangan. Dan sampai kapan pergerakan turun ini terus? Moga nasehat Mas berguna bagi saya. Matur Nuwun.

Akzam   4 Jun 2021

Sebelum melakukan trading lanjutan, manajemen keuangan yang kurang baik adalah cara cepat untuk menggerus keuntungan atau kehilangan uang.

Kecuali Anda melakukan Scalping dengan chart TF yang lebih rendah, trading dengan tren merugi akan menghantam S/L Anda dan tidak lama lagi modal akan habis.

Saran saya:

S/L 16 pips.

T/P juga 16 pips dengan catatan: minimum Risk to Reward ratio.

 

Dan untuk pertanyaannya, dengan modal sebesar $1.000, saya pakai leverage 100:1, dengan ukuran lot sekitar 0,03 -- 0,09.

Set S/L pada 20 pips (200 poin), lalu geser secara manual chart S/Lon mendekati level risiko 1-2%. Ini kira-kira berada di sekitar $20 keuntungan per trade.

Semoga berhasil.

Mipsy   2 Jul 2022

Ya saya paham itu. Ini adalah strategi 2:1 dengan winrate yang lumayan tinggi. Saya mau coba backtest.

Saya belum mencoba live traders, cuma ingin tahu perhitungan ukuran lot dan bagaimana cara pakainya. Oh iya, dan time frame yang saya pakai adalah 5 menit.

 

Hasan   2 Jul 2022

Pertama-tama, Anda perlu menghitung 2% yang Anda maksud dalam modal awal Anda.

Misal, dengan modal $1.000, maka risikonya adalah: 1.000 x 0.02 = $20.

Baru setelah itu, mengecek besaran pip dari instrumen yang Anda pakai.

Misal: EURUSD --> 1 lot = $10.

Ketiga, Anda bisa mengecek jarak besaran level S/L dalam pips.

Misal: Anda mau set S/L pada 10 pips dari Entry point.

 

Setelah menghitung tiga poin di atas, barulah Anda bisa menentukan ukuran lot yang cocok dengan trading Anda.

Dalam hal ini, Anda menaruh $20 sebagai risiko dengan menyetel S/L pada 10 pips dari entry point.

Maka,

Ukuran lot = 0,2.

Kenapa? Karena 0,2 lot = $2 per pip.

Jadi, kalau Anda kena S/L, maka --> 2 x 10 = $20 (sebagaimana rencana 2% risiko Anda).

ATAU Anda bsa coba pakai kalkulator:

Bilal   2 Jul 2022

20 USD dibagi 8 pips dengan yields nilai pips sebesar 2,5 USD. 1 Lot pair XXX/USD punya nilai pip sebesar 10 USD. Jadi ukuran lot yang Anda gunakan adalah sebesar 0.25 lot. Untuk pair, yang currency-nya selain USD, nilai pip bisa diatur di 10 unit dari currency tersebut, semisal 10 AUD dalam pair GBPAUD.

Mengalikan 10 AUD dengan suku bunga AUD/USD sekitar 0,73, maka Anda bisa mendapatkan nilai pip dalam USD untuk 1 lot GBPAUD -- sebesar 7,3 USD.

Nah karena Anda ingin nilai pip sebesar 2,5 USD per pip, maka ukuran lot yang paling cocok adalah 2,5/7,2 = 0,34 lot.

Minarti   2 Jul 2022

Saat pair currency-nya dihitung melawan US dollar, persamaannya akan jadi seperti berikut:

Ukuran lot = ((margin x persentase) : jumlah pip) : 100k.

Menggunakan contoh dalam fambar di atas yakni EURUSD, ukuran lot = ((34,449 x 2,5%) : 0,0029) : 100.000 = 2,97 lot.

Wedhari   2 Jul 2022

Halo, semuanya, Saya belakangan ini pusing dalam menghitung berapa besaran lot yang sebaiknya saya gunakan jika saya menargetkan keuntungan 2% dalam trading. Ada yang bisa bantu saya?

Contoh:

  • platform: ctrader
  • currency: semua currency seperti EUR, USD, GBP, dan lain-lain
  • Target yang saya inginkan: untung $20 pada setiap sesi trading
  • Stop Loss: 16 pips
  • Profit TP: 8 pips.

Nah dengan skenario seperti di atas, bagaimana ya caranya menghitung ukuran lot yang ideal, jika memperhitungkan besaran akun, komisi, dan sebagainya? Sehingga saya bisa merencanakan dan mengeksekusi ukuran lot yang benar tersebut dan mendapatkan keuntungan $20 setelah semua beban fee dan komisi?

Belum ada jawaban yang simpel yang saya temukan untuk permasalahan ini, dan sepertinya perhitungannya terlalu banyak. Tapi saya tidak kunjung menemukan cara menghitung jika memasukkan sebaran (spread) dan komisi.

Ada yang bisa bantu cara lebih simpel untuk masalah semacam ini? Terima kasih banyak.

Hasan   2 Jul 2022

Seperti sudah saya tulis di atas, kamu akan kehilangan semua uangmu kalau pakai setting-an ini. Mau berapapun ukuran lot-nya, kalau S/L dua kali lebih besar dari T/P, bahaya.

Mipsy   28 Jul 2022

Assalamualaikum maaf pak boleh tanya misal saya dengan modal $1300 itu baiknya berapa lot dan berapa kali entry ya? Mohon untuk bantuannya pak dan pencerahannya. Terima kasih 

Wahyu Muji   21 Oct 2022

Waalaikumsalam.

Dengan modal berapapun, lot atau volume transaksi harus menggunakan aturan risiko atau yang biasa disebut money management.

Dalam trading, sebelum melakukan entry Anda harus sudah mempunyai besaran risiko per transaksi. Besaran risiko per transaksi yang disarakan adalah 1-3%.

Kita ambil contoh 2% per transaksi. Nilai 2% dari modal $1300 adalah $26.

Jadi, setiap transaksi risikonya maksimal $26 atau 2%.

Pada saat trading, nilai risikonya ini tinggal Anda bagi dengan jumlah pips stoploss (SL).

Misalnya stop lossnya sebesar 20 pips.

Lot = (26/20) /10 =0.13

Jadi, lotnya menyesuaikan berapa SL yang Anda gunakan, tapi nilainya tetap sama 2% atau $26.

Itu jawaban yang pertama mengenai lotnya berapa.

Kedua mengenai berapa kali entry tidak bisa saya jawab. Kenapa? Karena setiap trader punya metode dan gaya yang berbeda-beda.

Seorang scalper bisa entry lebih dari 5 kali dalam sehari sedangkan intraday trading hanya entry 1-3 kali dalam sehari.

Lalu berapa kali yang paling ideal? Lihat history transaksi yang sudah Anda lakukan selama 2 bulan terakhir, hitung rata-rata transaksi per harinya.

Kiki R   24 Oct 2022

bang mau tanya dasar yang harus dipelajari sebelum trading forex apa aja? Terima kasih

Anon-im   9 Mar 2023

@ Wahyu Muji:

Itu tergantung dari apakah modal tsb akan dipakai untuk sekali trade atau beberapa kali trade. Jika ingin digunakan untuk sekali trade berarti Anda merisikokan seluruh modal dalam sekali trade tsb. Dalam hal ini bisa ditentukan ketahanan modal tsb.

Untuk modal sebesar USD 1,300, jika Anda trading pada pair XXX/USD (EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD, NZD/USD), maka bisa menggunakan akun mini dengan minimal 0.1 lot. Dengan demikian ketahanan Anda adalah USD 1,300 / USD 1 = sekitar 1300 pip (belum termasuk margin). Keterangan: USD 1 adalah nilai per pip untuk 0.1 lot pair XXX/USD.

Jika ingin trading XAU/USD, maka bisa menggunakan 0.1 lot juga, yang mana ketahanannya adalah sekitar USD 1,300 / USD 0.1 = 13000 pip (belum termasuk margin). Keterangan: USD 0.1 adalah nilai per pip untuk 0.1 lot XAU/USD.

Jika tidak ingin untuk sekali trade, maka silahkan tentukan besarnya risiko per trade, kemudian tentukan besarnya lot yang akan ditradingkan berdasarkan position sizing.

Mengenai kuat berapa kali entry, itu tergantung dari profitabilitas atau win rate dari sistem trading Anda.
Jika sering loss maka tentu tidak bisa bertahan lama. Untuk ini silahkan Anda amati Margin Level dan Free Margin.  Jika Margin Level terus turun berarti Anda sering loss. Benahi lagi sistem trading Anda.

Margin Level = (Equity / Margin total) x 100%
Free Margin = Equity - Margin total

M Singgih   12 Mar 2023

Jawaban untuk Anon-im: Yang paling pertama dan penting adalah belajar mindset yang benar.

Alasannya, mindset inilah yang menentukan apakah Anda trading atau "berjudi" di market.

Dan faktanya, sebagian besar trader sebenarnya "berjudi" di market.

Kalau Anda masuk ke grup atau forum trader, Anda akan banyak melihat trader yang menggunakan lot secara ugal-ugalan, entry sebanyak-banyaknya dan tidak memikirkan risiko. Mereka dengan bangga pamer-pamer profit seakan-akan bilang mereka tidak pernah loss dan selalu profit.

Pada kenyataannya, mereka hanya menipu diri mereka sendiri. Realitanya, loss adalah hal yang biasa dan wajar terjadi. Selama masih sesuai dengan pengendalian risiko, maka loss tetap terkendali.

Dengan demikian, gunakan waktu Anda untuk benar-benar membaca buku atau ebook tentang mindset atau psikologi trading.

Kiki R   12 Mar 2023

Jika modal akun tidak cukup biar bisa jaga risk tetap 1% per trade gimana ya solusinya pak? Soalnya ada minimal lot 0.01 sedangkan akun saya hanya 100 USD dan rata-rata Stop Loss saya ada di 50 pip.

Kalana Tien   13 Mar 2023

Apabila saya modal 7000$ sd 8000$ dengan saya menggunakan lot 0.10 3 sd 5 layer, apakah ini termasuk high risk mid atau low risk?

Boleh saya minta saran, dengan modal segtu.. apabila saya ingin mendapatkan 10% /hari 

Bagaimana perhitungan Lot nya dan berapa layer yang saya bisa OP kan?

Terima Kasih

 

 

Yudi   14 Mar 2023

@ Kalana Tien:

Maksudnya modal akun tidak cukup bagaimana ya?
Berapapun modalnya kan kalau risiko 1% ya tinggal dikalikan 1%.
Maaf, saya tidak mengerti pertanyaannya. Silahkan dikasih contoh.

M Singgih   14 Mar 2023

halo min modal sy 500$ dengan leverage 1:200 mau trading eurusd, apakah ambil 1 lot aman?

Firaa   15 Mar 2023

@ Yudi:

Maaf, saya tidak mengerti apa maksudnya layer dalam trading. Mungkin bisa diberikan contohnya.

Kalau mengenai target profit (TP), dalam aturan money management yang benar, disarankan untuk menentukan risiko terlebih dahulu, baru TP ditentukan dengan risk/reward ratio minimal 1:1, kalau bisa lebih besar seperti 1:1.5 atau 1:2 agar dalam jangka panjang hasil trading secara keseluruhan profit. Sedangkan ukuran besarnya lot ditentukan berdasarkan position sizing.

 

M Singgih   16 Mar 2023

@ Firaa:

Ini maksudnya seluruh modal dirisikokan untuk sekali trade? Kalau demikian tidak aman, ketahanannya sangat kecil. Nilai per pip 1 lot EUR/USD adalah USD 10, jadi ketahanan modal Anda hanya USD 500 / USD 10 = 50 pip, belum termasuk margin untuk leverage yang 1:200.

Saran kami minimal trading dengan akun mini atau 0.1 lot yang mana nilai per pip 0.1 lot EUR/USD adalah USD 1, jadi ketahanan modal Anda adalah USD 500 / USD 1 = 500 pip (belum termasuk margin).
Kalau mau aman trading dengan akun micro atau 0.01 lot, yang mana nilai per pip utuk 0.01 lot EUR/USD adalah USD 0.1, jadi ketahanan modal Anda adalah USD 500 / USD 0.1 = 5000 pip (belum termasuk margin).

M Singgih   16 Mar 2023

M Singgih:

Modal saya kurang lebih 100 usd pak. sedangkan jika pakai risiko 1% berarti hanya 1 usd per transaksi. itu perhitungan lotnya kan jika sl 50 pips menjadi 0.002 sedangkan minimal lot di mt4 adalah 0.01. mohon solusinya dan maaf jika pertanyaannya kurang jelas

Kalana Tien   17 Mar 2023

@ Kalana Tien:

Ya, benar, 0.001 lot di Metatrader tidak ada, minimal 0.01. Dengan demikian jika ingin tetap dengan modal USD 100 Anda bisa memperbesar risiko mnimal 5% sehingga besarnya stop loss (SL) dalam satuan uang adalah USD 100 x 5% = USD 5. Dengan SL sebesar 50 pip, maka Anda bisa trading dengan ukran minimal sebesar USD 5 / 50 pip = USD 0.1 / pip, atau 0.01 lot (micro lot).

Jika tetap ingin risiko 1% dan modal USD 100, Anda bisa trading dengan Cent lot dan menggunakan akun Cent.

M Singgih   19 Mar 2023

Jawaban untuk Yudi:

Kita ambil tengahnya anggaplah modal $7500. Lot 0.1 artinya nilai pergerakan per pipsnya sebesar $1. Anggaplah layernya sekitar 4 layer.

Dari lot 0.1 4 layer:

  • Posisi floating 50 pips, maka nilainya $200.
  • Posisi floating 100 pips, maka nilainya $400.
  • Posisi floating 200 pips, maka nilainya $800.

Apakah ini high risk, mid atau low?

Saya kurang paham dengan penentuan risk seperti ini karena saya hanya menggunakan money management (MM) yang mengatur risiko per transaksi maksimum 1-3% per transaksi.

Saya sarankan hentikan cara trading layer seperti ini karena drawdownnya akan tinggi. Lebih baik gunakan risiko per transaksi yang terukur, misalnya 2% risiko per transaksi.

Selanjutnya tentang keinginan mendapatkan 10% per hari, ini adalah tindakan yang mustahil. Kenapa mustahil?

10% per hari = 200% perbulan = 480% pertahun

Lalu bagaimana risikonya? Sudah pasti sangat tinggi.

Cara seperti ini tidak akan bisa konsisten dan akan membuat modal Anda habis di market.

Saya pribadi menyarankan hentikan cara trading seperti ini karena risiko terlalu besar.

Kiki R   19 Mar 2023

Jawaban untuk Firaa:

Dengan modal $500, 1 lot hanya akan bertahan sekitar 50 pips.

Risikonya terlalu besar.

Disarankan menggunakan risiko per transaksi maksimal 1-3% saja.

Kiki R   19 Mar 2023

Anon-im:saya selalu ingat pesan dari seorang kawan lama, yaitu: sebelum investasi dalam bentuk uang, investasi dulu ke otak, alias pahami dulu ilmunya. 

Anda harus memahami kalau trading forex itu bukan jalan pintas cepat kaya seperti yang didengung2kan oleh para penjual robot trading atau partner broker abal2. Sama seperti bisnis lainnya, Anda harus mau belajar membaca pasar, tahu kapan waktu yang tepat untuk entry exit, manajemen emosi, serta manajemen risiko. 

Bacaan bagus bisa cek artikel ini: 

Hal ini meskipun terdengar klise, tapi memang seperti itulah adanya. Kecuali kalau memang Anda punya uang dingin tak terbatas dan pengen trading forex hanya sebagai iseng-iseng, kehilangan uang tidak masalah, ya tinggal klik-klik saja di platform trading atau hape.

Ananta   20 Mar 2023

Jawaban untuk Kalana Tien:

Solusinya adalah gunakan akun cent sehingga modal 100USD akan dikonversi menjadi 10000 USD (cent).

Dengan akun cent, maka Anda bisa menggunakan risiko 1% per transaksi.

Kiki R   27 Mar 2023

Kiki R: halo kak, ikut nimbrung disini ya. Aku jga bingung isitlah buka 1 lot dan 0.1 lot itu bisa ada perbedaan. Dikatakan kan klu 1 pips di 0.1 lot itu $1.

Brarti 1 pips di 1 lot Jadi $10 ya. Dan berarti setiap gerakan 1 pips maka akan nimbul antara untung ato rugi tergantung dri lot ya?

Dan sedangkan pips itu sndiri itungnya kan misalkan 1.0000 jadi 1.0001 itu 1 pips. Klu itung 1 pips di USD/JPY yang cuma ada 2 angka dibelakang koma itu bagaimana? Selain it bagaimana bsa tau klu 1 pips itu berapa USD? Makasih

Hendi   27 Mar 2023

Jawaban untuk Hendi:

Ya, dengan 1 lot maka setiap gerakan 1 pipsnya bernilai $10 baik untung maupun rugi.

Untuk USD/JPY, nilai per pipsnya ditentukan dari perubahan di desimal kedua. Misalnya 131.00 ke 131.30 maka perubahannya sebesar 30 pips.

Nanti tinggal dikonversi sesuai lot. Dengan perubahan 30 pips dan 1 lot maka nilainya sebesar $30. Ini gambaran kasarnya.

Kiki R   29 Mar 2023

@ Hasan:

Makudnya 2:1 itu apakah reward/risk rationya, yang mana target profit (TP) : stop loss (SL) = 2:1 ?

Untuk penentuan lot, trader biasanya menggunakan position sizing dengan cara menentukan besarnya risiko (SL) dalam satuan uang terlebih dahulu, kemudian disesuaikan dengan besarnya SL dalam pip. Dari situ bisa ditentukan besarnya lot yang ditradingkan.

 

M Singgih   31 Mar 2023

Proses yang benar bagaimana pak, apakah punya modal baru kita hitung Lot sesuai dengan risiko dan strategi yang digunakan atau punya strategi terlebih dahulu baru mencari modal yang tepat untuk bisa mentradingkan strategi tersebut?

Ahmad Huda   31 Mar 2023

Ahmad Huda: Lebih enak kite nentuin dlu strategi trading kita sperti apa. Setelah mengetahui strategi trading yg tepat baru bisa menentukan modal yg diperlukan. Hal ini dikarenakan modal scalping dngn modal position trader bsa berbeda krna ini menyangkut ketahanan modal juga.

Setelah modal sudah ada, kita bisa menentukan besaran lot ato posisi trading yg diinginkan. Biasanya sih untuk pemula trading dngn lot kecil sprti 0.1 lot ato klu ada 0.01 lot itu udah cukup kok.

moga mmbntu ya!

Ashley   5 Apr 2023

@ Ahmad Huda:

Silahkan mencari sistem trading terlebih dahulu, yaitu sistem trading yang telah teruji dan terbukti profitable untuk pair yang akan Anda tradingkan pada time frame tertentu. Sistem trading terdiri dari metode entry dan exit, strategi entry dan money management. Dari hasil pengujian sistem trading tsb bisa diketahui win rate atau persentase profitnya.

Misal persentase profitnya adalah sekitar 60%, maka jika diterapkan pada akun riil, kemungkinan profit yang dihasilkan juga akan sekitar 60%, berapapun modal yang Anda gunakan.

M Singgih   9 Apr 2023

@ Irwantoni:

Anda trading pada pair apa?

Dalam hal ini Anda harus menentukan ketahanan modal. Jika Anda trading pada pair XXX/USD (EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD, NZD/USD) dengan ketahanan hingga 500 pip, maka Anda harus trading dengan nilai per pip = USD 50 / 500 pip = USD 0.1 / pip. Dalam hal ini Anda bisa trading di akun micro dengan minimal 0.01 lot, yang mana nilai per pip untuk 0.01 lot XXX/USD adalah USD 0.1.

Jika Anda trading pada pair XAU/USD dengan ketahanan 1000 pip, maka Anda harus trading dengan nilai per pip = USD 50 / 1000 pip = USD 0.05 / pip. Dalam hal ini Anda bisa trading di akun micro dengan 0.05 lot, yang mana nilai per pip untuk 0.05 lot XAU/USD adalah USD 0.05.

- …. Kalo saya mau full margin berarti saya harus menggunakan lot 1.42 x100 pips= 142 Apakah bisa seperti itu?

Maaf, saya tidak mengerti cara perhitungan Anda tsb..

M Singgih   16 Apr 2023

Maaf, pemla disini. Aq mau tanya, ini money management klu dibaca2 ujung2nya sepertinya kita disuruh utk mengurangi rsiko trading ya? Dan dibaca2 lagi kok kyknya mirp dngn manajemen resiko? Ada beda gak ya antara manjemen reisko dengan manjemen keuangan? Selain itu, klu ada beda, kira2 mana yg diutamakan? Apakah risk management ato money management?

Kmudian mengenai trading plan itu sndiri, selian manajemen2seperti risk dan juga money ya klo beda. Kira2 apa aja faktor2 yg harus diperhatikan jga agar traidng plan kita jadi lebih sempurna ya? Mohon bntuannya ya master2, makasih bnyk

Hugo   10 Jun 2023

@ Hugo:

- … Aq mau tanya, ini money management klu dibaca2 ujung2nya sepertinya kita disuruh utk mengurangi rsiko trading ya?

Bukan mengurangi, tetapi mengatur atau mengendalikan sesuai dengan besarnya modal atau equity.

- … Dan dibaca2 lagi kok kyknya mirp dngn manajemen resiko?

Money management terdiri dari risk management atau managemen risiko dan pengaturan risk/reward ratio.

- … Ada beda gak ya antara manjemen reisko dengan manjemen keuangan?

Loh, managemen risiko itu termasuk dalam money management atau managemen keuangan, seperti jawaban di atas.

M Singgih   15 Jun 2023

Jawaban untuk Hugo: Dibuat simple saja.

  • Risk management termasuk dalam money management.
  • Selain risk management, money management juga termasuk pengaturan risk/reward.
  • Trading plan selain money management lebih berfokus ke hal-hal teknis seperti kriteria pemilihan pair, kriteria entry dan exit.
Kiki R   15 Jun 2023

Kiki R:

Tolong dong, saya bingung menentukan position sizing pada XAUUSD. Jika modal saya $300 dan Stop Loss per trade 50 pips, maka lot yg dibuka per trade pada akun standar dan mini, berapa ya?

Elle   26 Jul 2023

Elle: Ijin jawab! 

Pertama nentuin dlu batas persentase resiko, asumsikan 2% dari $300 
Stop Loss per trade 50 pips.
Dalam akun standar, setiap pip nilainya kira-kira $10 untuk XAU/USD.

Risiko per trade = 50 pips x $10/pip = $500.
2% dari modal $300 = 2% x $300 = $6.

Sekarang, kita bisa hitung lot yang harus dibuka:
Lot = Risiko maksimum per trade / Risiko per lot
Lot = $6 / $500 = 0.012 lot (atau sekitar 0.01 lot).

Jadi, di akun standar, buka posisi sekitar 0.01 lot.

Semoga membantu ya!

Haryo   30 Jul 2023

Jawaban untuk Elle

Pertama tentukan dulu risiko per transaksi. Misalnya risiko per transaksi 2% ata nilainya $6.

Sekarang, kita hitung lot yang akan kita gunakan.

Lot =($6/50) : 10 = 0.01

Lot yang Anda gunakan adalah sebesar 0.01 lot.

Kiki R   30 Jul 2023
 

Komentar @inbizia

Charles: Halo pak @Charles, Finex ga menyediakan artikel tertulis di websitenya. Tetapi sebagai gantinya, fitur edukasi Finex menyediakan webinar dan seminar serta video edukasi yang dapat diakses langsung di websitenya. Untuk membuka akun Finex, terlebih dahulu membuka akun demo kemudian dilanjutkan dengan membuka akun Finex dengan memlihih jenis akun. Langkah langkah membuka akun dapat di baca di artikel ini :Cara Buka Akun Live Di Finex Fasilitas Trading di Finex beragam yaa, dimulai dari leverage 1:500, spread terjangkau, hingga instrument trading yang cukup bervariatrif. Lengkapnya bisa baca di sini :Review Broker Finex Berjangka Apakah Finex cocok untuk pemula? Kebetulan ada pembahasan diartikel ini : Apakah Finex cocok untuk pemula? semoga membantu!!
 Ryan |  18 Feb 2023
Halaman: Teknik Mengatur Risiko Trading Ala Broker Finex
Sebetulnya beberapa artikel di Inbizia ada ngebahas tntng trading dngn Finex sih, dan menurut ku sih sah sah aja mau trading kyk gimana dngn style apa yaa krna komisi dan spread nya masuk akal kok. beberapa artikel yang ngebahas perbadingan dngn broker lain dlm gaya trading antara Finex dengan yg lain, bisa dibaca di: Kiat memilih Broker Finex atau GKInvest untuk Day trading 5 keisitimewaan akun standard Finex Apakah Finex Berjangka cocok Untuk pemula Akun Mini VS HFX untuk pemula Maxco VS Finex untuk day Trading Dan masih banyak lagi sih sebenarnyaa, bisa dicari di bagian menu search ya gan untuk artikel yg berkaitan dengan Finex
 Surniardi |  19 Feb 2023
Halaman: Perbandingan Finex Dan Javafx Untuk Scalping
Bams: Hmm sbtulnya kan bisa trading di HP dngn MetaTrader 4 gan. Klu pengguna android bisa dwnload di play store atau klu apple (ntah ada ato ga krna dngr desas desus ngilangin MT4 dan 5 di apple) download di IOS. COba baca diartikel ini aja dehh gan utk lebih jelasnya mengenai trading di MT4 mobile : Cara Main Forex Di MetaTrader 4 Android Utk fitur sihh ini balek lgi tergantung trader yaaa. Mnrt ane aja nihh untuk pemula bisa kok cocok tradiing di Finex. perlu diingat klu akun mini di Finex diganti ama akun Mikro jadi bisa deposit $10 aja dan minimal trading 0.01 lot ajaa serta leverage 1:500, jdii dari trading terms aj udah amat kompetitif kmudian jga terdapat fitur edukasi Forex jgaa. Nahh utk fitur lebih bnyk lgii sebaiknya baca di artikel ini : Apakah Finex Berjangka Cocok Untuk pemula , krna yg ane rasakan adalah keempat fitur itu ajaa
 Liandu |  7 Mar 2023
Halaman: Transaksi Forex Di Mana Saja Dengan Finex App
Rina: hai kak! Terkait pertanyaan kakak di atas, ada beberapa tips untuk menghindari kerugian besar saat trading, di antaranya: Mengelola Risiko: Sebelum melakukan trading, pastikan Anda memiliki rencana manajemen risiko yang jelas dan sesuai dengan kemampuan Anda. Manajemen risiko yang baik akan membantu Anda menghindari kerugian besar saat terjadi pergerakan pasar yang tidak terduga. Mempelajari Analisis Teknikal dan Fundamental: Seorang trader harus memahami analisis teknikal dan fundamental untuk dapat mengambil keputusan trading yang tepat. Dalam analisis teknikal, trader dapat memanfaatkan grafik untuk memperkirakan pergerakan harga. Sementara itu, analisis fundamental melibatkan mempelajari faktor ekonomi dan politik yang dapat mempengaruhi pasar. Memiliki Rencana Trading yang Jelas: Seorang trader harus memiliki rencana trading yang jelas, termasuk target profit dan cut loss. Rencana trading yang jelas dapat membantu menghindari keputusan impulsif yang dapat menyebabkan kerugian besar. Memilih Broker yang Terpercaya: Seorang trader harus memilih broker yang terpercaya dan memiliki regulasi yang jelas. Hal ini penting untuk melindungi modal trading Anda dan menghindari kerugian yang tidak perlu. Baca Juga: 5 Teknik Mengatur Risiko Trading Ala Broker Finex Apakah Finex Berjangka Cocok Untuk Pemula? Belajar Analisa Teknikal Vs Fundamental Ala Finex
 Inbizia Support |  31 Mar 2023
Halaman: Cara Menjadi Trader Yang Baik Ala Finex Berjangka
Dino: Izin jwb ya gan. Jadi gini, utk pertanyaan pertama mengenai nasabah agar selalu konsisten trading itu adalah kita sbagai affiliator hrs ngejelasin dlu dngn baik apa itu trading, tujuan trading serta cara trading. Jd dngn bgitu nasabah itu ga terkejut klu misalkan tradingnya ga sesuai harapan dan ga kasih harapan bahwa nasabah akan selalu dapat keuntungan dari trading. Mnrt ane, kita sbagai affiliator hrus cukup jujur dngn nasabah kita dan memperingatkan mereka akan bahaya traidng, bukan hnya nilai plus dari trading itu jga. Kedua, pertanyaan mengenai apakah kemitraan dngn dngn Finex itu perlu buka akun live utk jadi kemitraan, itu sih perlu ditelusuri ya di website Finex. Tpi setau ane, kemitraan seperti affiliasi itu ga perlu akun live, cukup daftarkan diri secara online aja. Ketiga, pertanyaan mengenai apakah sebaiknya kita trading juga agar mengetaui seluk beluk trading? Mnrt ane itu tergntung pribadi masing2 sih, klu misalkan ga yakin dngn pengetahuan teori trading, maka boleh kok buka akun trading tetapi klu emang bsa bermitra dngn bermodal pengetahuan teori, ya silahkan aja. Yg terpenting sih kita hrus taulah trading itu apa terlepas dri apakah pake akun trading or nota
 Leo Hansi |  17 Oct 2023
Halaman: Promo Broker Finex Untuk Tingkatkan Cuan
Gilang: Halo gan! Trading Central adlh alat analisis teknis yang banyak digunakan oleh para trader untuk membantu mereka dalam proses trading. Salah satu manfaatnya adalah kemampuannya dalam mengidentifikasi pola-pola pergerakan harga dengan cepat. Trading Central biasanya dapat diintegrasikan ke dalam platform trading seperti MetaTrader 5. Cara Trading Central membantu dalam mengenali pola lebih cepat adalah dengan menyediakan analisis teknis secara otomatis. Ini bisa berupa sinyal-sinyal trading yang mengidentifikasi peluang trading berdasarkan pola-pola tertentu, level support dan resistance, atau indikator teknis lainnya. Sebagai contoh, jika terdapat pola candlestick atau pola chart tertentu yang mengindikasikan potensi perubahan harga, Trading Central dapat memberikan sinyal atau peringatan kepada trader. Namun, penting untuk diingat bahwa alat seperti Trading Central sebaiknya digunakan sebagai bantuan dalam pengambilan keputusan trading, bukan sebagai satu-satunya faktor penentu. Keputusan akhir tetap berada di tangan trader, dan analisis tambahan serta pemahaman yang kuat tentang pasar tetap diperlukan. Semoga Membantu!
 Haryo |  24 Oct 2023
Halaman: Tingkatkan Level Trading Dengan Platform Dan Tools Gkinvest

Kamus Forex

Live Account, Real Account, Akun Live, Akun Riil

Jenis akun trading dimana trader harus menyetorkan sejumlah dana sebagai modal awal (Initial Margin) sebelum mulai trading. Namun sebelum trading di akun riil, trader disaranka berlatih di akun Demo terlebih dahulu untuk melatih kondisi psikologis.

Account, Akun

Data pembukuan berisi transaksi klien/nasabah/trader. Secara umum, akun akan mencantumkan saldo, histori trading, profit dan loss, serta Equity (modal yang dimiliki).

Demo, Akun Demo

Jenis akun trading yang disediakan oleh broker forex sebagai media belajar bagi pemula. Melalui akun demo, trader dapat merasakan pengalaman trading secara online seperti sesungguhnya, tetapi tidak beresiko kehilangan uang karena hanya berupa uang mainan (virtual).

Cent, Akun Cent

Menunjukkan nilai 1/100 dari satuan uang yang berlaku. Dalam forex, akun Cent memberi kesempatan untuk deposit dalam jumlah lebih sedikit karena hitungannya menggunakan Cent USD.


Komentar[12]    
  Tony   |   5 Dec 2022

Sebenarnya langkah langkah buat daftar di Finex itu sederhana saja sih seperti pendaftaran broker lain. Secara umum langkah-langkahnya begitu aja sih.

Saran saya sih kalau bisa pendaftaran yang perlu upload upload dokumen sendiri dan kuisioner dialihkan dengan sign up aplikasi saja seperti broker sebelah. Soalnya lebih gampang dan saat sign up bisa bertahap dan proses upload bisa langsung terdeteksi dokumennya blur ato gak. Selain lebih cepat juga lebih efektif dalam verifikasi.

  Axel   |   6 Dec 2022

Ga juga sih gan @Tony, menurut saya pendaftaran di Finex maupun broker lain via website sama aja dengan di aplikasi tetapi memang kalau memakai aplikasi, kita bisa dengan mudah upload dokumen dengan foto, jadi langsung di foto dan langsung diupload.

Jadi perbedaannya disitu aja sih, menurut saya pendaftaran via website lebih diuntungkan terutama saat membaca persyaratan dan ketentuan trading serta rules yang perlu kita perhatikan. Tau kan kalau di mobile phone tulisan agak kecil. Itu pendapat pribadi saya sendiri sih...

  Steven   |   4 Jan 2023

Mohon maap, ribet banget sepertinya kalau mau mendaftar trading secara live, mana mesti isi ini itu lagi udah kayak pendaftaran bank saja. Gw rasa bank sendiri bahkan ga seribet itu.

Inii pendapat gw ya, menurut gw sendiri sebenarnya ga usah mengisi kuisioner lho, asalkan udah ada data diri udah ga masalah kan? toh misalkan nih terjadi apa-apa, bukan gw yang harus ditagih tetapi broker karena kan gw yang nitip data diri dan juga uang gw ke broker.

ya sorry aja, cuma sekedar curhat aja soalnya beneren ribet banget buka akun secara live.

  Axel   |   5 Jan 2023

Memang ribet gan @Steven, memang itu udah aturan dari Bappebti dan memang sengaja diribetin. Menurut aku sendiri mengapa broker perlu data diri secara detail dari tradernya itu bukan hanya menjaga keamanan dan sekedar agar mengikuti peraturan dari Bappebti tetapi juga keamanan perusahaan broker itu sendiri. Jadi lebih menghindari dana yang mungkin adalah pencucian uang oleh trader. Bisa gawat lho kalau terindikasi terkena aliran pencucian uang.

Selain itu mengapa dilakukan pengisian kuisioner? Sebenarnya kuisioner yang disediakan itu bukan hanya sekedar pertanyaan tetapi pernyataan setuju seperti soal trading yang berbahaya, mengerti akan high risk high return dan juga pernyataan dana yang didapat buat trading juga murni uang yang tidak dipakai dan bukan uang usaha ataupun hutang.

  Yerry   |   8 Jan 2023

Oh iya minta sarannya dong gan, Ditombol mana kita bisa langsung mengaktifkan fixed rate di akun Finex ? Atau memang ga ada pilihan aktifin, jadi langsung ditetapkan fix rate? Terus saran dong, apakah lebih baik pakai akun fixed rate atau lebih baik makai floating rate? Makasih sebelumnya

  Wendy   |   9 Jan 2023

Setau gw saat membuka akun demo, setelah itu akan diarahkan ke pilihan akun riil yang pengen dibuka. Ketika memilih, entar kan ada detailnya. nah entar dibagian rate bisa dipilih fix rate atau ga. Gw sendiri ngerasain, kalau ga teliti bisa bisa kita yang ga mau pake akun fix rate bakal "terjebak" karena ga nyetting atau mikirnya nyettingya bisa entar. Padahal sebenarnya ga lho, pemilihan rate dilakukan saat membuka akun baru.

Ini gan contoh dari akun mini gw, dimana fix rate Rp 10.000 udah ga bisa diganti lagi

Cara Verifikasi Akun Trading Finex

saran aja sih, pertimbangin mau pake rate yang mana. kalau memang modal pas-pasan, mending fix rate aja tetapi perlu diingat kalau withdraw juga akan berlaku fix rate. Jadi secara sederhana agan "rugi" saat withdraw yang harusnya $1= Rp 15.600 an jadi cuma Rp 10.000. Tapi ada kok trader yang tidak mempermasalahkan hal itu selama kita balik modal dan ga perlu cari rate atau waktu yang tepat untuk melakukan withdraw.

  Jordi   |   5 Mar 2023

Mau nnya aja. Kmren kan smpt ane coba daftar di Finex terus ditolak krna KTP ane ga jelas. Ini gara2 cetakan KTP ane emang parah asli. Trus ane cba lagi kan krna ga mau ribet dan masa gara2 KTP doang di tolak pembuatan akun di Finex. Eh, trnyata msh tetap ga diterima n udahlah jdi malas asli gara2 KTP buram doang. Jdi mau nnya, selain KTP, bisa ga ane pake yg kartu identitas lain kyk Paspor dan SIM. Soalnya dibahas sbntr di artikel ini n pas bngt, maybe bsa jdi alternatif dalam buka akun live di FInex. mohon jawabannya ya agan2. Makaseh

  Dadali   |   7 Apr 2023

Jordi: bisa masbrow, coba pake paspor aja kalo ada. Di finex udah dipermudah banget lho, bahkan buat yang belom cakap hukum aja bisa dibukain akun pake surat kuasa.

Kalo masih susah juga bisa kirim dokumennya ke email CS finex buat dibantu buka akun secara manual. Nih ane nyimpen skrinsyutannya:

verifikasi finex

  Joshua   |   8 Jun 2023

Gan, gue masih bertanya. Sbnrnya apa fungsi dari NPWP dalam traidng? Apakah digunakan dalam pelaporan pajak? Soalnya mnrt gue, penerapan pajak di Indonesia kan dngn cara melapor dalam artian bsa berarti sukarela melporkan penghasilan kita gitu. Sdngkn NPWP kan brrti tanda nomor wajib pajak aja gitu. Dan trkadang orng ga berpenghasilan jga bsa memiliki NPWP lho gitu

So, heran aja mengapa stiap broker2 lokal termasuk Finex selalu menyertakan NPWP beside KTP gitu dalam pendaftaran akun live trading mereka. Mslhnya terkadang trader yg mahasiswa gitu ga bakalan bsa trading Forex dngn broker2 lokal

  Dion   |   12 Jun 2023

Joshua: Bro, NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) penting dlm trading karena terkait dengan kewajiban pajak. Di Indonesia, semua warga negara, termasuk trader, memiliki tanggung jawab untuk melaporkan penghasilan mereka dan membayar pajak sesuai dengan peraturan yg berlaku. NPWP adalah identitas resmi yang menunjukkan bahwa seseorang terdaftar sebagai wajib pajak di Indonesia.

Meskipun penghasilanmu sebagai mahasiswa atau trader mungkin belum mencapai ambang batas untuk dikenakan pajak, pendaftaran NPWP tetap diperlukan untuk memenuhi persyaratan hukum. Banyak broker lokal mensyaratkan NPWP dalam proses pendaftaran akun live trading mereka karena mereka beroperasi sesuai dengan peraturan pajak Indonesia. (baca juga : Bagaimana Cara Menghitung Pajak Trading Forex?)

Selain perihal pajak, NPWP juga berfungsi sebagai tanda bahwa secara mental dan juga keuangan, trader bisa mempertanggung jawabkan asal dana tersebut. Dan dengan NPWP itu juga sebagai penanda bahwa trader secara emosional sudah siap baik menyiapkan dana maupun trading disamping wajib ada KTP

  Alex   |   15 Jun 2023

Mohon maaf saya ingin bertanya. Mengenai proses pengisian kuesioner saat membuka akun live baru itu dikatakan merupakan syarat Dri BAPPEBTI, Bursa Berjangka Jakarta, serta ICDX yang mengawasi kegiatan usaha Finex. Nahh, sbnrnya yg membuat Finex legal di Indonesia itu apa?

Apakah BAPPEBTI? Ato ICDX ato Bursa Berjangka Jakarta? Karena setau saya kan selalu kita diharuskan mencaari broker dngn regulasi BAPPEBTI, bukann ICDX dan Bursa Berjangka Jakarta. Nah, fungsi dari ICDX dan BUrsa Berjangka Jakarta itu apa? Dan apakah broker lain juga harus memiliki izin dari ICDX dan Bursa Berjangka Jakarta bila ingin teregulasi di INdonesia?

  Sandy   |   20 Oct 2023

Alex: Gua lurusin aja ya. YG membuat broker Finex legal itu adalah BAPPEBTI gan sedangkan utk lembaga lain sprti misalkan ICDX dan Bursa Berjangka Jakarta itu adlh izin agar bsa meng offer instrumen2 kepada trader. Misalkan broker Finex itu nawarin Forex, Logam mulia, Minyak, Saham, Indeks Saham, itu smua adalah produk dri BBJ dan jga ICDX. Dngn adanya keanggotan ato izin dari ICDX dan BBJ, maka Finex berhak mendapatkan izin utk menawarkan instrumen2 yg ada di kedua lembaga tsb.

Dan perlu diketaui aja bahwa utk mendapatkan izin dari BAPPEBTI itu sndiri, broker wajib utk menjadi salah satu anggota entah dri ICDX maupun BBJ.

Alur sederhananya gini >>> menjadi anggota ICDX ato BBJ ato keduanya >>> Anggota Kliring Berjangka >>> Syarat BAPPEBTI terpenuhi shngga broker mendapatkan izin legalitas. Intinya bila broker terdaftar di BAPPEBTI maka dipastikan merka adalah anggota dri ICDX ato BBJ.

Moga jelas ya!