EUR/USD pullback di balik risiko Geopolitik, pejabat The Fed dan data Jerman, 1 minggu, #Forex Teknikal   |   USD/CHF rebound jelang data tenaga kerja AS, naik ke dekat level 0.9030, 1 minggu, #Forex Teknikal   |   USD pulih dari posisi terendah 2 pekan karena fokus beralih ke laporan pekerjaan bulan Maret, 1 minggu, #Forex Fundamental   |   Emas berpotensi mengalami down trend setelah terkonfirmasi breakout, 1 minggu, #Emas Teknikal   |   Lo Kheng Hong berpotensi menerima dividen sebesar Rp3.11 miliar dari PT Bank CIMB Niaga Tbk. (BNGA) pada 3 Mei mendatang, 1 minggu, #Saham Indonesia   |   PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) melalui entitas usahanya, PT Mapan Global Tech mengakuisisi seluruh saham PT Multifinance Anak Bangsa yang dimiliki oleh Winato Kartono. , 1 minggu, #Saham Indonesia   |   PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) berhasil membukukan pendapatan $46.63 juta selama 2023. Ini melesat 300.52% Year on Year (YoY) dari $11.64 juta, 1 minggu, #Saham Indonesia   |   PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN) berhasil mencetak pertumbuhan pendapatan bersih Rp31.15 miliar selama 2023, 1 minggu, #Saham Indonesia

Cari Broker Terbaik, Pilih Monex atau GKInvest?

Evan 26 Oct 2022
Dibaca Normal 8 Menit
forex > broker > perbandingan >   #gkinvest   #monex
Telah menyabet berbagai penghargaan bergengsi, baik Monex atau GKInvest adalah contoh broker lokal terbaik di Indonesia. Simak ulasan perbandingan lengkap keduanya di artikel ini.

DI

Monex vs GKInvest

Hanya dengan mengetahui strategi trading secara umum, tidak akan cukup untuk bisa sukses mendapatkan keuntungan rutin dari trading forex, sebab kondisi trading pada tiap broker forex berbeda-beda dan bisa mempengaruhi potensi keuntungan Anda. Karena itu, tak heran bila pada akhirnya ada sebagian orang kesulitan memilih broker forex terbaik.

Saat ini, broker lokal sudah banyak yang semakin membenahi diri, bahkan dianggap mampu bersaing dengan broker internasional. Beberapa di antara broker lokal yang terbaik itu adalah Monex dan GKInvest. Kedua broker terbaik ini sudah lama berkecimpung di industri jasa pelayanan trading forex, sehingga untuk legalitas dan keamanan tak perlu diragukan lagi.

Tapi legalitas dan keamanan tentu saja tidak bisa menjadi satu-satunya patokan dalam menentukan mana yang terbaik. Karena sebelum memilih broker forex terbaik yang tepat, Anda perlu mengetahui beberapa hal yang perlu diperbandingkan. Dengan begitu, Anda akan lebih mudah untuk menemukan broker Forex terbaik yang tepat.

Artikel ini akan membandingkan beberapa aspek antara Monex vs GKInvest untuk mencari tahu manakah yang terbaik dan cocok jadi pilihan Anda. Beberapa aspek tersebut ada mengenai spread, komisi, leverage, lot, kecepatan eksekusi, dan fitur unggulan. Tapi sebelum membandingkan aspek-aspek tersebut, ada baiknya Anda mengetahui latar belakang kedua broker itu secara singkat.

 

Sekilas Tentang Monex dan GKInvest

Monex Investindo Futures atau lebih sering disebut broker Monex merupakan salah satu broker lokal resmi terbaik. Sejak didirikan pada tahun 2000, broker Monex terus meningkatkan kualitas pelayanan dengan memiliki kantor cabang hampir di seluruh tanah air.

Tersedianya tool-tool trading bermanfaat dan beberapa jenis akun dengan kondisi trading yang sangat bersahabat bagi seluruh kalangan trader, membuat Monex berhasil menyabet penghargaan bergengsi beberapa kali. Mulai dari gelar Pialang Terbaik ketiga dalam ajang JFX Award 2015, hingga mendapatkan penghargaan ICDX Award of The Month sebagai Pialang Terbaik 2016.

Baca Juga: Review Broker Monex

Di sisi lain, GKInvest juga merupakan salah satu broker lokal terbaik yang telah beroperasi sejak tahun 2005. Seiring dengan inovasi pada brand serta manajemennya, GKInvest sanggup menghadirkan layanan trading berkelas internasional dengan legalitas nasional.

Hampir sama dengan Monex, GKInvest juga menawarkan berbagai macam fitur dan jenis akun dengan kondisi trading yang ramah, juga membuat GKInvest berhasil mendapatkan penghargaan Best Broker of the Year versi ICDX 2017, 2018, 2021, dan 2022.

Baca Juga: Review Broker GKInvest

 

Perbandingan Broker Terbaik Monex Vs GKInvest

Lalu apa saja yang bisa menjadi perbandingan kedua broker ini? Di bawah ini merupakan beberapa aspek perbandingan antara Monex Vs GKInvest yang mungkin bisa jadi bahan pertimbangan bagi Anda dalam memilih broker lokal terbaik.

 

1. Kondisi Spread

Tentu ada banyak kriteria yang bisa dijadikan tolok ukur dalam memilih broker, salah satunya adalah tinggi rendahnya spread trading. Trading dengan spread tinggi tentu akan membawa risiko trading yang jauh lebih besar. Sebaliknya, spread rendah akan membantu trader dalam meminimalisir risiko kerugian terkait biaya trading. Jadi, broker yang menawarkan spread rendah akan lebih terlihat menarik di mata trader.

Monex adalah salah satu broker lokal yang menawarkan spread kompetitif. Berdasarkan informasi di situs resminya, Monex menggunakan spread variable atau floating mulai dari 0.2 hingga 1.8 pips di setiap pembukaan posisi tergantung juga dari jenis akun yang dipakai. Sementara broker GKInvest menggunakan fix spread sekaligus floating mulai dari 1.6 pips, tergantung jenis akun.

Baca Juga: Daftar Broker Lokal Penyedia Fix Spread Terbaik

 

2. Besaran Komisi Trading

Selain spread, faktor yang perlu Anda perhatikan adalah besaran komisi. Setiap broker menawarkan komisi yang berbeda-beda dan bagi beberapa trader, komisi ini bisa dianggap seperti fix spread, sehingga semakin kecil komisi yang ditetapkan akan semakin bagus.

Broker Monex menawarkan komisi yang bervariasi berdasarkan jenis akun. Komisi terendah di broker Monex mulai dari $1 hingga yang tertinggi $20/lot. Sedangkan broker GKInvest juga mematok komisi yang bervariasi berdasarkan jenis akun. Komisi terendah di broker Monex mulai dari $2 hingga yang tertinggi $10/lot.

Baca Juga: 7 Broker Lokal dengan Komisi Rendah

 

3. Leverage

Faktor berikutnya yang perlu diperhatikan oleh trader pemula dalam memilih broker adalah besaran leverage. Sebagai salah satu fasilitas trading, leverage berguna untuk meningkatkan margin atau kekuatan dana Anda melebihi jumlah riil. Penggunaan leverage tinggi bisa mempengaruhi mindset trading yang biasanya akan membuat Anda menjadi overtrading. Oleh karena itu, semakin tinggi leverage yang digunakan, makin tinggi juga potensi keuntungan dan kerugian Anda.

GKInvest menyediakan rasio leverage hingga 1:100 saja, sedangkan leverage pada Monex sudah ada dua pilihan, yaitu 1:100 dan 1:500. Perlu Anda ketahui bahwa penggunaan leverage tinggi dapat menyebabkan margin minimum yang dibayarkan setiap kali transaksi semakin sedikit. Selain itu, leverage tinggi juga bisa mempengaruhi psikologi trading dan pola trading menjadi overtrading.

Baca Juga: Berapa Leverage yang Cocok untuk Trader Pemula?

 

4. Pilihan Lot

Faktor berikutnya yang perlu diperhatikan adalah besaran lot. Dalam forex, lot adalah jumlah unit dalam satuan ukur transaksi yang berfungsi untuk memudahkan trader menghitung keuntungan atau kerugian transaksi dengan mengalikan ukuran lot terhadap satuan terkecil transaksi. Setiap broker lokal memiliki aturan masing-masing mengenai ukuran lot trading, mulai dari mikro, mini, dan standar.

Dalam hal ini, broker Monex merupakan broker lokal pertama dan masih satu-satunya yang menyediakan lot dengan skala terkecil atau mikro, yaitu 0.01 lot. Sedangkan broker GKInvest hanya menyediakan lot mini, yaitu 0.1 lot sebagai ukuran transaksi terkecilnya.

Perlu Anda ingat, bahwa ukuran lot dapat mempengaruhi besaran potensi profit dan loss trader. Anda disarankan untuk mempelajari metode manajemen risiko dan menggunakan kalkulator money management, agar dapat menentukan besar risiko per posisi trading.

Baca Juga:

Best Micro Lot Brokers You Can Try

 

5. Kecepatan Eksekusi

Broker dengan kecepatan eksekusi tinggi dapat menghindarkan Anda dari kondisi requote, yaitu ketidakmampuan broker dalam merespon eksekusi trading pada harga yang diinginkan oleh trader. Karena kepresisian harga akan dapat mempengaruhi keuntungan keuntungan, maka broker terbaik adalah yang bebas requote. Dalam aspek ini, broker Monex dan GKInvest sama-sama menjamin memiliki kecepatan eksekusi tinggi dan bebas requote pada platform tradingnya.

Baca Juga: Cara Menghindari Requote Broker Forex

 

6. Fitur Unggulan

Ini adalah aspek terakhir dalam mencari broker lokal yang terbaik. Fitur unggulan setiap broker selalu akan menjadi pembeda ketika Anda memilih broker. Terkadang, kekurangan atau kelemahan broker bisa dikompensasi dengan fitur unggulan yang sesuai dengan kebutuhan trader. Lalu, apa saja fitur unggulan antara Monex vs GKInvest?

Monex memiliki beberapa fitur unggulan seperti Tradeworks dan Autochartist. Untuk semakin melengkapi kebutuhan trader, Monex juga menyuguhkan tool trading seperti MXTT Autochartist yang bisa mengidentifikasi peluang profit berdasarkan pola harga real time. Ada pula Monex Trading Analytics untuk menganalisa histori transaksi, dan Monex Open Position, Monex Economic, dan Calendar Impact.

Sedangkan untuk GKInvest, Anda akan ditawari dengan fitur unggulan meliputi: MT5 Booster, Kalender Ekonomi, Autochartist, analisa harian dari Trading Central, update berita pasar terkini, serta berbagai konten edukatif berupa video edukasi, e-book, webinar, dan kursus.

Baca Juga:

Free Education in Forex Brokers

 

Memilih Antara Monex atau GKInvest

Berdasarkan ulasan di atas, Monex dan GKInvest mempunyai keunggulan masing-masing khususnya pada kondisi trading yang ditawarkan. Namun secara keseluruhan, kedua broker lokal ini adalah broker terbaik dan telah dibuktikan dengan berbagai penghargaan yang diperoleh.

Yang perlu menjadi catatan penting, GKInvest menyediakan akun fix spread dan floating yang lebih besar dengan komisi yang cukup rendah. Namun karena minimal deposit $200 dan ukuran lot mini 0.1, maka GKInvest cocok untuk yang lebih berpengalaman. Meski demikian, fitur eksklusif seperti MT5 Booster bisa menjadi pertimbangan lebih.

Sementara itu, Monex menyediakan banyak pilihan jenis akun trading dengan spread yang bervariasi, mulai dari yang terkecil 0.2 pips hingga tertingginya 1.8 pips. Selain itu, broker ini juga menyediakan akun pilihan lot mikro 0.01, komisi terkecil $1/lot, dan minimal deposit hanya Rp500 ribu, membuat Monex cocok untuk dipilih oleh trader pemula.

 

Anda mencari broker lokal yang cocok untuk scalping? Mungkin broker Monex dan Didimax bisa menjadi pilihan terbaik. Simak ulasan perbandingan kedua broker tersebut di artikel, "Monex Vs Didimax, Mana yang Terbaik untuk Scalping?"

Terkait Lainnya
 

Komentar @inbizia

Jujur aja yee, fitur di GKInvest itu udah mulai mirip broker2 luar negeri. Jadi, fitur seperti MT5 booster yang ngeboost MT5 itu ga ada di broekr lain. Petanda bahwa ini plug in yg dikembangkan oleh broker, dan broker luar negeri jga memiliki booster semacam itu. Dan yang paling membuat mnarik adalah adanya VPS yang emang notabene dah top markotop lahh dalam bantuin trader untuk trading nonstop terutama buat yang EA Trading. Selain cepat yg nguntungin si scalper, VPS ini juga bsa substitute sarana trading kita shngga PC ga perlu buka, mash tetap trading. Bravo dahh buat GKInvest.
 Xavier |  28 Sep 2023
Halaman: Kiat Memilih Broker Finex Atau Gkinvest Untuk Day Trading
Jadi gini, VPS memungkinkan trader untuk terhubung ke server secara virtual dan kecepatan VPS bergantung pada kecepatan server dan kecepatan internet kita juga. Perihal mengurangi biaya listrik dan perawatan komputer, VPS menyediakan server virtual yang dikelola oleh penyedia layanan hosting VPS. Sehingga, kita tidak perlu Membuka PC dan laptop kita sendiri. Selain itu, VPS dapat membantu mengurangi slippage. Hal ini karena VPS mampu mengakses server secara langsung tanpa harus melalui jaringan internet yang lambat. Jadi, transaksi dapat dieksekusi dengan lebih cepat dan akurat. Mengenai VPS bergerak terus menerus karena VPS dioperasikan oleh penyedia layanan hosting yang memastikan server virtual selalu tersedia dan berjalan sepanjang waktu. Kita bisa memantau trading kita di VPS melalui aplikasi remote desktop atau melalui aplikasi khusus yang disediakan oleh penyedia layanan VPS. Namun, jika koneksi internet kita terputus, maka kita tidak dapat melihat trading kita di VPS dan juga tidak dapat melakukan transaksi kecuali memakai EA Trading.
 Verra |  30 Sep 2023
Halaman: Kiat Memilih Broker Finex Atau Gkinvest Untuk Day Trading
Kebetulan saya pengguna baru Monex sekaligus trader newbie. apa bedanya Autochartist dengan Trading Central ya? Mengutip pernyataan agan mengenai autochartist dapat digunakan sebagai trading signal di broker Monex sedangkan setau saya Trading Central sendiri juga adalah trading signal di broker Monex. Kalau ada yang tahu, bisa bantu jelaskan, apa bedanya Autochartist dengan trading central? tingkat akurasi mana yang lebih akurat dalam sinyal perdagangan? Jadi saya sendiri bingung tentang Trading Central dan Autochartist, apakah keduanya berhubungan satu sama lain atau merupakan analisis sinyal trading yang berbeda? Urgent ya guys, penasaran banget gw Terima kasih!
 Gavriil |  28 Sep 2023
Halaman: Meninjau Perbandingan Akun Standard Hfx Vs Gkinvest
Hai agan-agan semua…
Mohn maaf yee sblmnya, krn gw adlh pndatang baru alias newbie di dunia trading ini. Kebetulan gw baca artikel ini, krn msh baru, gw krg ngerti tuh tentang scalping, jd gw mau nanya nih, sbnrnya spt apa sih scalping itu? Maaf ya agan-agan semua, dan harap maklum krna gw msh pendatang baru. Thanks sblmnya.
 Davin |  22 Sep 2023
Halaman: Memilih Aplikasi Trading Terbaik Mifx Atau Hsb
Halo gan, ane mau tanya, Saya fikit aplikasi Monex dan Didimax menyediakan leverage mencapai 1:100 merupakan angak yang kecil. jika saya telah mendaftar akun trading dalam aplikasi Monex, apakah leverege pada akun trading tidak bisa diubah lagi? Saya berencana mau menurunkan leverage akun trading saya. Ada yang tau bagaimana caranya? Kalau trading modal setara dengan $2.500, lebih ideal leverage 1:100 atau atau malah harus lebih tinggi leverage nya? Dengan modal dan leverage yang sudah diketahui, berapa keuntungan setiap kali trading pak? Terima kasih
 Larry |  26 Sep 2023
Halaman: Monex Vs Didimax Mana Yang Terbaik Untuk Scalping
Eh jujur yaa ane kan tertarik dngn broker GKInvest krna ini berkaitan dngn pemula dan bisa ane simpulkan jga menurut ane bahwa broker GKINvest itu cocok dngn kriteria broker yg gue idamkan. Cuma yg jadi agak ngejutin aja nih. Mengingat artikel ini kan dibuat tgl 20 maret 2023 which is berumur kurang lbh stngh tahun, saat ini, btw ya, GKInvest udah berubah nama jdi "triveinvest". Dikatakn di website nya sih klu GKinvest itu diakuisisi ama triveinvest kmudian dikatakan jga klu akuisisi itu di lakukan oleh triveinvest yg pusatnya klu ga salah di Belanda. Kira2 nih utk status kelegalannya aja nih, apakah GKInvest ato yg udah brubah jdi Triveinvest ini memiliki izin regulaisi yg sama ato justru memiliki izin regulasi yg lain? Selain itu nihh, utk agan2 yg mngkn user dari GKInvest, apakah trading dngn TriveInvest itu cukup aman utk dilakukan? Trus selain itu, apakah fitur2 yg ada di Trive invest sama dngn Gkinvest?
 Danny Ahmad ... |  17 Oct 2023
Halaman: Apakah Gkinvest Cocok Untuk Pemula

Komentar[33]    
  Angga Wijaya   |   20 Dec 2022

Oh iya min mau tanya untuk besaran biaya antara Monex dan GKinvest. Aku mau tanya nih kenapa besaran biaya Monex lebih besar dari GKInvest ya?

Memang perdagangan lot Monex memang lebih kecil dibandingkan GKinvest, dan katanya GKInvest lebih cocok untuk berpengalaman.

Permasalahannya biayanya Monex gede meskipun fiturnya memang ramah buat pemula. Dan apakah sebaiknya kita memulai akun demo dulu aja ya min? Sekalian bisa ngitung biaya yang akan dibebankan juga ke kita.

  Inbizia Support   |   22 Dec 2022

Halo, Angga

Besaran biaya di Monex tergantung dari jenis akunnya. Selain itu, biasanya kalau komisi besar, spread-nya kecil. Begitupun sebaliknya. Nah, memang secara gambaran besarnya biaya MIFX lebih besar dibandingkan GKInvest, tapi dengan ukuran lot mikro, itu jauh lebih aman bila digunakan oleh pemula dan hanya butuh deposit Rp500 ribu. Tapi memang yang paling benar bila mau belajar tanpa kehilangan uang sedikitpun, bisa mencoba simulasi menggunakan akun demo. Setelah mahir teknikal dan fundamental, baru coba akun real untuk belajar lagi mengenai psikologis trading.

  Angga Wijaya   |   22 Dec 2022

Oh kalau biegitu bilang bisa dikatakan sebenarnya untuk biaya kurang lebih sama lah ya kalau spread kecil berarti komisi besar begitu juga sebaliknya. Tetapi memang sih dengan lot yang kecil sebenarnya amat ramah buat trader pemula, tidak perlu memiliki modal gede amat buat start forex. Nah yang jadi pertanyaan nih untuk buat akun demo sendiri apakah kedua broker tersebut tersedia? Dan apakah perlu pendaftaran juga? Selain itu apakah gratis?

  Arfian Hans   |   23 Dec 2022

Pak @Angga setau ane sih, untuk membuka akun demo cukup mudah, tinggal daftar di aplikasi atau websitenya yang hanya butuh email, no HP, dan password. Setelah itu paling konfirmasi di email, ya seperti pendaftaran Facebook, sederhananya seperti itu.

Begitu udah terdaftar langsung akan dikasih akun demo dan biasa akan ada email yang isinya akun dan password bila ingin mencoba trading di Metatrader. Dan ini Gratis dan tidak perlu keluarin dokumen seperti KTP, NPWP, dll.

  Triyatno   |   15 Jan 2023

biaya broker ga sembarang nentuin gan. Kalau diliat dari kondisi trading dari Monex, udah dikasih lot size terkecil yaitu 0.01 lot terus dengan minimal deposit RP 500.000 dengan leverage 1:100 pula. Bayangin buat capai biaya komisi yang katanya gede $10, perlu trading berapa kali dengan 0.01 lot. Apalagi cuma rp 500.000 pasti terbatas untuk buka entry perdagangan berkali-kali.

  Layla   |   15 Jan 2023

Moon maap... maksud dari ukuran lot mempengaruhi besaran profit dan loss itu maksudnya gimana ya? bukannya harga naik turun baru terasa loss sama profit?....maaf aq kurang ngerti soal ginian dan baru-baru bljr..

  Andreas   |   15 Jan 2023

Ukuran lot itu ibaratnya kakak mau jualan. Nah ketika ngambil ama supplier, ternyata produknya bisa dijual dengna harga grosir tapi harus ambil lusinan. Nah, kemudian kakak ditawarin opsi, mau ga ambil 3 pcs harga sama dengan lusinan.

Terus kakak setuju beli 3 pcs dulu, dan ternyata di hari itu produk tersebut booming dan karena cuma 3 pcs kakak profitnya malah ga maksimal karena cuma ada 3 pcs stok. Terus kakak ambil lagi, dengan 6 pcs ternyata produk itu ga laku, sehingga kakak ngalamin rugi 6 pcs.

Jadi lot itu kira-kira penggambarannya begitu. Semakin besar lot, profit dan resiko semakin besar begitu juga sebaliknya.

(gabung di forum ini kak untuk lebih jelasnya mengenai lot serta masalah tentang modal : forum inbizia)

  Joni   |   15 Jan 2023

Makasih gan, kebetulan nge scroll ke bawah mau nanya2 eh udah kejawab duluan. Pantesan Monex lebih ramah buat pemula karena lot nya kecil. Jadi kesimpulan dari artikel udah masuk akal nih buat gw. Klu bisa pilih lot kecil buat ngehindar resiko kenapa ga?

  Andreas   |   15 Jan 2023

Sama-sama gan. Emang begitu cara kerja lot, kalau agan maunya yang resiko kecil, pas trading plih lot paling kecil. Syarat pertamanya ya itu, yang kedua jangan overtrading. Jangan mentang-mentang lot kecil, agannya langsung buka banyak posisi sama dengan pair yang berbeda-beda tanpa landasan analisa.

  Nayla   |   13 Feb 2023

Mohon maaf, pada bagian artiklel yang membandingkan kedua leverage, ada kata bahwa leverage tinggi bisa mneyebabkan margin minimum smkin sdikit. Itu maksudnya gmana yaa? Yang I tau, kalau leverage itu katanya meng up kekuatan trading kita yg misalkan dri $100 jdi $50,000 but I dont know exactly cara kerjanya sperti apa. Dan sejujurnyaa I ga ngerasa ada perubahan apapun. Apa krna I learn in Demo account ya?

Kemudian dikarenakan ada klimat penjelasan leverage yang menyebabkan margin yang digunakan semakin sdikit membuat I makin bngung dengan leverage..

Apakah ada yang bersedia menjelaskan cara kerja leverage itu seperti apa, why menyebabkan margin menjadi sdikit dan mempengaruhi psikologis and leading to overtrade? Thanks yaa all

  Lewand   |   13 Feb 2023

Nayla: Leverage memang berpengaruh ke margin kakak. Klu di akun demo terkadang memang ga terasa leverage dan bisa aja tanpa leverage. Tetapi entar di akun riil kakak bakal merasakan terutama saat buka posisi.

Bila dngn leverage yang rendah, biasa untuk trading bakal menggunakan margin yg lebih besar sedangkan dengan leverage yg lbh tinggi, maka margin yang digunakan akan kecil. Hal ini menyebabkan perubahan psikologis dimana ada keiinginan untuk buka lebih banyak posisi.

cara menghitung margin bisa dicari dengan rumus volume lot x harga bid/ask dibagi dengan leverage

Misalkan aja kakak trading EUR/USD dngn harga bid 1.0685 dengan 0.1 lot (10.000 unit) dengan leverage 1:100; maka margin yang didapatkan 10.000 x 1.0685 / 100 = $106.85 per 1 kali buka trading.

Sedangkan bila dengan leverage 1:500 misalnya, dengan ketentuan yang sama maka margin yang didapatkan adalah $21.35

Dari perhitungan udah jelaskan perbedaan margin yang digunakan bila menggunakan leverage rendah dengan tinggi. Maka tidak jarang, trader dengan deposit sedikit tetapi leverage tinggi merasa dana mereka cukup utk trading berkali-kali dan tdak memperhitungkan floating loss yg trjdi sehingga mngakibatkan overtrade

  Agam   |   13 Feb 2023

Maaf klu nanya yang ga sesuai ama topik. Saya rencana ingin belajar trading dan kebetulan lagi mencari tau arti spread dan komisi karena saya rasa dari beberapa artikel pembanding broker, spread dan komisi selalu menjadi salah satu pertimbangan dalam memilih broker. Jadi terdapat beberapa istilah yang saya kurang mengerti seperti :

Pips, dimana kan kita byar dalam bentuk dollar, mengapa spread itu dalam bntuk pips
komisi/lot, ini kan charge dalam bentuk dollar tapi katanya per lot. Maksudnya komisi/lot itu seperti apa contohnyaa
Terakhir, cara spread ama komisi dalam ngurangin saldo kita itu bagaimana yaa? Apakah disaat selesai trading atau saat kita lagi trading?

Terima kasih.

  Yoga   |   13 Feb 2023

Agam: Maaf utk pertanyaan agan agak berantakan, sy jadiin poin 1 per 1 yaa dan izin jawab yaa

  • Pips itu adalah satuan dari spread. Untuk mencari besaran spread bisa dilihat dari selisih harga bid/ask di metatrader atau trading platform lainnya. 1 pips standard secara umum = $10. Tetpi klu trading dengan volume 0.1 lot maka 1 pip = $1 dan seterusnya
  • Komisi/ lot adalah komisi yang dicharge setiap trading mencapai 1 lot standard. Misalkan agan trading 0.1 lot, maka perlu 10 kali agar broker mencharge komisi.
  • Spread biasa langsung dikurangi dengan profit saat membuka posisi, dan komisi biasa trading akan dihitung bila trading ditutup dan mencapai 1 lot

Untuk lebih jelas mengenai spread, bisa dibaca di artikel ini : Mengenal Spread Dalam Trading

  Rosa   |   13 Feb 2023

Aku punya beberapa pertanyaan mengenai GKInvest :

Artikel diatas terutama di GKInvest kayaknya sangat mengunggulkan MT5 Booster mereka. Nah, untuk MT5 booster itu sendiri aplikasi Metatrader 5 versi apa, kemudian perbedaan yang bisa dilihat antara MT5 biasa dengan MT5 booster itu apa?

Selain itu , apakah GKInvest cuma hanya ada trading platform MT5 saja atau adakah MT4? dari kedua trading platform ini, manakah yang terbaik untuk trading Forex?

  Yudha Ardinata   |   13 Feb 2023

Rosa: MT5 Booster itu adalah tambahan fasilitas yang bisa mengubah fungsi MT5 menjadi lebih pwerful lagi dalam mendukung aktivitas trader. Terdapat banyak tambahan fitur premium dan menjadikan trading lebih fleksibel. Yang paling oke dari MT5 booster GKInvest adalah fitur Market Manager yang memiliki fungsi sebagai pembantu eksekusi pasar menjadi lebih mudah. Kemudian ada beberapa tambahan indikator lainnya yang memang ga ada di Metatrader 5 biasa dan fasilitas MT5 Booster ini memang hanya dkhususkan untuk tradernya broker GKInvest. Untuk detail fasilitasnyaa bisa dibbaca di artikel ini : Cara tingkatkan profit dengan MT5 Booster GKInvest

Selain itu di channel youtube GKINvest juga ada dijlaskan dengan lengkap (webinar) mengenai MT5 dan MT5 booster, tetapi penjelasannya cukup panjang sihh.

Saran sy sih baca artikel aja yang saya share. Lebih ringkas soalnyaa

  Anna   |   14 Mar 2023

Basically, utk GKInvest little bit understand. Krna MT5Booster itu sebtulnya adalah smcm plug in tambahan yg ngebantu trader GKInvest buat menganailisa trading dn membantu apapun yg berkaitan dngn trading. Nah, pokoknya berdsarkan komentar diatas yg ampe ada video tntng GKInvest, gua ngerti dikit lah.

tetapi untuk Monex, sepertinya fitur unggulannya bnyk tetapi agak "ringkas" dan pilihannya banyak. Terutama soal autocharist, kemudian ada analytic jga, ada kalender ekonomi, dll. Autocharist gua pernah dngr. emang tools ini gila bngt asli canggih, krna bisa bantu analisa chart dngn sangat detail. So, trader tinggal ngebaca aja n this is wonderful pieces of work. Tpi gua sendiri belum pernah ngebaca ataupun dengar tentang Tradeswork. Kira-kira Tradeswork itu fitur seperti apa? Thanks!

  Beto   |   6 Apr 2023

Cepat dan tanpa requote, klu udah ngebicarain soal ini sih, klu smpe broker menjamin brrti bisa diktakan cukup ccepat dan bisa utk scalping pstinya antara Broker Monex dan GKInvest, yg jelas dah aman lahh untuk orderan kita. Pstinya sih utk trading style lain jga dijamin ga bakalan sering trjdi requote. Selain itu kdua broker jga sama2 ngantongin izin dari BAPPEBTI. Bedanya platform trading dimana Monex lbh beragam tpi GKInvest memiliki MT5 yg canggih. So, mnrt gw sndiri, kedua broker ini lyak banget dicba sih. Dan pastinya cba di akun demo trlbh dahulu sblm lannjut ke livenya.

  Dinda   |   6 Apr 2023

Nah aku jga sering ketmu dngn yg namanya lot, jdi bisa buka 1 lot dan bsa lebih kcil dari itu terserah kita. Cuman klu pngaruh ke trading itu ada ya? Soalnya di artikel jga ada penjelasan singkat klu lot 0.1 itu lbh cocok utk trader berpengalaman dn klu lot 0.01 lbh cocok utk pemula. Brrti bsa dibilang klu pemula sbaiknya pilih broker Monex dan klu broker GKInvest lebih ke trader berpengalaman dong.

Kmudian selain 0.01 lot dan 0.1 lot itu, bisa ga kita buka dngn jumlah yg lain. Misalkan 0.2 ato 0.5 atau 0.02 dan 0.07 gitu. Dan apakah pengaruhnya sama ke trading bla dibandingkan ama lot 0.1 dan 0.01? Soalnya aku smpt cba dan bsa di ubah2 di platform MetaTrader aku.

  Aryo   |   8 Apr 2023

Lot itu ibaratnya jumlah unit yg di tradingkan. KLu smkin besar jumlahnya maka transaksi akan makin besar, profit dan loss jga akan besar. 1 lot itu sbnrnya kan 100.000 unit mata uang. Misalkan trading di EUR/USD, klu kita buy dengan volume 1 lot maka kita membeli 100.000 Euro, kebayangkan jumlahnya. Nah bgitu jga klu kita beli lot dngn ukuran lbh kecil misalkan 0.1 lot dimana 0.1 lot ini 10.000 EUR dan 0.01 lot itu 1.000 EUR, maka profit dan loss yg akan mengikuti jga kecil.

KLu msh ga ngerti, bisa di ibaratkan lu stok buat jualan, makin bnyk stok mkin besar potensi keuntungan jga kerugian bgitu jga sbnrnya. So, bila membuka trading dngn lot yg berbeda2 makan akan pengaruh jga ke trading kita. Dan mengenai broker Monex lbh cocok utk pemula, ya gw setuju2 aja krna bisa trading dngn 0.01 lot dimana lbh kecil resiko yg akan terjadi.

  Wilson   |   7 Apr 2023

Bnyk yg ga nyadar ya klu artikel in ngebahas perbadingan broker secara general, jadi baik itu pemula maupun yg udah pro pasti ada perbedaan pandngn ktika disuruh memilih broker Monex dan GKInvest. dan yg pasti sih utk pro dan trader berpengalaman kmungkinan akan milih GKINvest karna trading platform udah yg canggih pnya yakni MetaTrader 5, kmudian ditambha lgi dngn fitur MT5 Booster yg GKInvest create sndiri, jdi ga bsa ditemukan di broker manapun.

Selain itu dri sisi pemula, yg menjadiakn unggul jga adalah ada plihan spread, fixed dan variable yg jrng ditemukan di broker saat ini. Shingga pemula bisa banget memilih fixed spread krna lbh memudahkan trader dlm trading tnpa hars hadapi variable spread.

Overall, saya lebih condong ke GKInvest baik dari kacamata pemula maupun trader pro.

  Welly G   |   8 Apr 2023

Justru klu menurut aku ya, pemula bagaimanapun lbh memilih Monex krna fitur minimum deposit Rp 500.000 itu sangat2 terjangkau buat trader yg memikik modal trbatas maupun trader pemula yg baru mencba live trading. Dngn minimum deposit sprti itu, maka trader pmula ga perlu sampai hrs mengeluarkan dompt terlalu dlm dan risk big money di trading.

SElain itu, adanya 0.01 lot ini membuat komisi yg hrsnya $20 jadi terasa ringan krna dibayarkan saat trading mncapai 100 kli dngn buka trading konsisten 0.01 lot. Selain itu fitur2 yg selain disebutkan diatas, trdapat jga sentimen analysis, top mover, trading signal, dll jga bisa ditemukan dan hnya bsa diakses via MIFX Mobile.

  Ekhwan   |   3 May 2023

Halo teman teman

Dari penjelasan diatas semakin bingung terkait spread. sebagai seorang pemula bukankah lebih baik jika memilih broker dengan spread mendekati 0 pip agar dapat menekan biaya trading. Pasalnya, Biasanya seorang pemula itu, mau dapat untung dalam trading itu susah dan nggak bisa langsung tinggi keuntungannya. Dan yah dari segi spread, Monex lebih rendah dari GkInvest.
Namun diartikel ini menyebutkan tentang Komisi trading. Apakah komisi itu juga termasuk dalam biaya trading? saya kurang paham. Apakah komisi itu juga penting untui diperhatikan dalam membuka akun trading. kalo Spread yang mendekati nol itu termasuk biaya rendah, barapakah komisi yang dinyatakan normal untuk trading? tolong bantu dijelaskan ya guys...

  Daniel   |   6 May 2023

Halo juga Ekhwan

Tentu saja, setiap broker mencari keuntungan. Salah satunya memainkan spread dan komisi dari kami para trader. dan itu wajar mengingat mereka juga perlu mengeluarkan banyak modal untuk menjadi broker seperti perijinan, infrastruktur dan lain sebagainya dan pastinya tidak murah.

Tapi ya, kamu sebagai seorang trader juga memiliki kepentingan tersendiri yaitu untuk mendapatkan keuntungan dari trading, dan menghindari broker dengan biaya yang terlalu tinggi. Menurut saya dalam memilih broker, anda tidak boleh hanya terpaku dengan spread yang ditawarkan, karena spread itu umunya berubah-ubah tidak tetap. Apalagi Broker yang menaawarkan akun tradung dengan spread zero, itu tidak mungkin 0 pip, pasti berubah ubah.

Anda bisa mendapatkan selisih harga yang sangat tipis, bahkan sampai serendah 0 pip. Namun demikian, ada komisi trading yang ditetapkan sebagai biaya jasa. Komisi ini biasanya ditentukan per posisi atau pada ukuran trading tertentu, tergantung kebijakan masing-masing broker.

Jika anda ingin meminimalisi biaya, sebenaranya anda bisa memimih broker dengan spread rendah 0-2 pip itu cukup rendah, mengingat sifat spread yang berubah ubah. Untuk komisi, Normalnya itu sekitar $7 per lot. berbeda dengan spread, Komisi tidak berubah ubah, mereka tergantung Lot trading. Jika anda menemukan broker yang menawarkan zero spread dengan komisi yang mahal, Itu kurang menguntungkan bagi anda.

  Olan   |   6 May 2023

Halo para traders. saat saya membaca artikel ini, saya kaget waktu ada broker yang menawarkan Autochartist. yaitu broker Monex dan GkInvets. Autochartist adalah alat pemindai pasar yang ampuh untuk membantu trader menemukan peluang trading terbaik dan pada akhirnya membuat keputusan terbaik tentang apa dan kapan harus trading. Nmaun karena saya masih pemula, saya saya sedkit kurang paham akan hal ini. alat ini katanya memungkinkan trader untuk mengetahui peluang pasar dari berbagai perspektif teknis. Namun saya masih penasaran. Seberapa akurat autochartist itu? Dan apakah trader pemula harus mengandalkan autochartist saja? Maksud saya, jika saya baru memulai sebagai trader forex, apakah saya dapat mengandalkan autochartist untuk menghasilkan profit yang besar?

  Andara   |   7 May 2023

@olan

Keakuratan Autochartist akan bergantung pada berbagai faktor seperti kualitas data yang dianalisis, pengaturan dan parameter yang digunakan, serta volatilitas dan likuiditas pasar yang diperdagangkan. Meskipun Autochartist menggunakan algoritme canggih dan pembelajaran mesin untuk menganalisis data pasar dan mengidentifikasi peluang perdagangan potensial, penting untuk diperhatikan bahwa tidak ada alat atau strategi perdagangan yang dapat menjamin prediksi atau keuntungan yang akurat. Sebagai trader pemula, hanya mengandalkan Autochartist untuk menghasilkan profit mungkin bukan pendekatan yang paling efektif. Penting untuk mendapatkan fondasi yang kuat dalam fundamental perdagangan, seperti manajemen risiko, analisis pasar, dan analisis teknis, sebelum menggunakan alat atau strategi perdagangan apa pun.

Autochartist dapat menjadi alat yang berguna untuk membantu mengidentifikasi potensi peluang perdagangan dan mengelola risiko, tapi itu tidak boleh digunakan sebagai satu-satunya dasar untuk membuat keputusan perdagangan. Trader pemula disarankan untuk menggunakan Autochartist dengan alat dan strategi lain, dan selalu mempraktikkan teknik manajemen risiko yang baik seperti menetapkan stop-loss order dan membatasi eksposur ke satu trading atau aset apa pun. Pada akhirnya, kesuksesan dalam trading bergantung pada kombinasi pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman, dan penting untuk terus belajar dan berlatih untuk meningkatkan kemampuan trading Anda dari waktu ke waktu.

  Radit   |   14 May 2023

Memang berbeda jika seorang trader pro dengan trader pemula membaca sebuah artikel. seperti saya, waktu pertama kali saya membaca, saya kaget tentang penjelasan Jenis Spread Variabel dalam poin kondisi spread Antara Monex vs GkInvest. Namun tidak ada salahnya untuk bertanya bukan? walapun saya yakin ini pertanyaan cukup simple untuk trader, tapi saya sungguh belom tau tentang spraed yang memiliki beberapa type atau jenis.
Yang ada dibenak saya hanya broker yang menawarkan trading dengan spread ketat dan rendah. Mana saya tau kalo spread memiliki beberapa jenis, salah satunya yaitu spread variable dan floating dalam Monex yang sebutkan dalam artikel ini. Ada juga fix spread dan floating spread yang ditawarkan oleh GkInvest. Bisakah kalian para trader pembaca bantu jelaskan masing masing spread itu? sebenarnya ada berapa jenis spread dalam trading, dan manakah yang lebih menguntungkan untuk trading? Terima kasih sebelumnya atas penjelasannya...

  Ulil   |   15 May 2023

Okey, sebelum saya menjelaskan terkait Jenis jenis spread dan lein sebagainya. saya akan menjelaskan apa itu Spread? Secara sederhana, spread forex adalah selisih antara harga jual (bid) dan harga beli (ask) dari nilai mata uang yang kita gunakan dalam trading. Untuk memudahkan kita memahami definisinya, kita bisa ambil contoh saat kita menukarkan uang di money changer. Saat menukarkan uang, kita harus menyesuaikan antara kurs tukar dan kurs beli, hal tersebut dipengaruhi oleh nilai mata uang yang sedang berlaku saat kita melakukan penukaran. Selisih dari kurs tukar dan kurs beli merupakan spread dalam konteks penukaran uang. Dalam konteks perbankan juga terdapat istilah spread bank.

Terdapat selisih harga yang menjadi kewajiban setiap trader untuk dibayar agar bisa melanjutkan transaksi trading forex. Contoh spread EURUSD di atas juga merupakan contoh sederhana dalam cara menghitung bid ask spread. Pada umumnya, perhitungan nilai spread dibagi menjadi tiga jenis, yaitu fixed spread, floating spread, dan zero spread.

  • Fixed Spread : Jika broker menggunakan fixed spread, maka komisinya tidak berubah-ubah sampai kapanpun karena sudah ditetapkan sejak awal dengan perhitungan tersendiri. Jadi, walaupun terjadi pergerakan nilai tukar pair mata uang dalam investasi forex, maka tidak mempengaruhi jumlahnya.
  • Floating Spread : Berkebalikkan dengan fixed spread, floating spread nilainya dapat berubah-ubah, tergantung dengan pergerakan pasar. Jadi, besar kecilnya spread terus mengikuti perubahan. Jika kondisi harga naik terus menerus atau terjadi suatu peristiwa besar, maka kemungkinan akan terjadi kenaikan spread dari harga semula. Hal tersebut sebenarnya membuat trader keberatan, karena tidak bisa memperoleh peluang keuntungan yang maksimal.
  • Zero Spread : yaitu spread 0 pip yang dikenakan broker. Bukan berarti, zero spread broker tidak konstan pada kisaran 0 pip ya. Dalam ketentuan beberapa broker forex, zero spread memiliki arti yang sama dengan spread yang lebih rendah dari 1 pip. Dengan begitu, istilah zero spread juga berlaku untuk kisaran spread 0,5 pip, 0,2 pip, 0,1 pip, dan seterusnya. Selain itu, biasanya broker mengenakan komisi trading di akun zero spread. Beban komisi tersebut biasanya dinyatakan langsung dalam satuan mata uang dan dikenakan untuk setiap trading dengan ukuran tertentu.

Setiap jenis spread memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Anda dapat memilih broker dengan jenis spread yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Jika Anda masih bingung dalam memilihnya, Anda dapat mencoba satu per satu ketika belajar forex melalui akun demo terlebih dahulu. Biasanya setiap broker menawarkan akun demo didalamnya termasuk Monex dan GkInvest. Saya sarankan untuk mencoba di Monex terlebih dahulu mengingat di broker tersebut memiliki akun dengan spread rendah agar Anda bisa memperoleh peluang keuntungan trading secara maksimal.

  Cholil   |   23 May 2023

Okey okey sebentar Gw bingung. Gk Invest ini, Dia menyediakan Autochartist dan trading central secara bersamaan. masalah nya, Autochartist digunakan untuk mengidentifikasi pola grafik yang sedang dan telah terbentuk pada grafik secara real-time. Nah gw juga menemukan bahwa trading central memiliki fungsi yang hampir mirip dengan Autochartist.

Kalau ada yang tahu, bisa bantu jelaskan, apa bedanya Autochartist dengan trading central? tingkat akurasi mana yang lebih akurat dalam sinyal perdagangan? Jadi saya sendiri bingung tentang Trading Central dan Autochartist, apakah keduanya berhubungan satu sama lain atau merupakan analisis sinyal trading yang berbeda? Urgent ya guys, penasaran banget gw Terima kasih!

  Gabril   |   28 May 2023

Cakupan pusat trading tidak hanya mencakup analisis teknikal tetapi dari analisis fundamental, berita/sentimen pasar, analisis ekonomi, hingga penelitian ahli yang digabungkan dalam satu produk bernama Trading Central. Sedangkan Autochartist merupakan fitur premium yang juga perlu dibeli, yang dikhususkan untuk menganalisa chart, dan membantu trader menemukan pola chart yang bahkan belum ditemukan oleh trader sendiri. Bagi saya, auto chartist itu seperti fitur technical analysis khusus untuk chart.

Karena pada dasarnya Autochartist adalah software untuk mengenali pola grafik, Fibonacci Retracement dan kombinasinya, level kunci Support dan Resistance, serta level volatilitas; jadi untuk bisa trading dengan sinyal yang disediakan oleh Autochartist, Anda harus terlebih dahulu memahami unsur-unsur analisis teknikal.

tapi ya, bagi saya, saya suka broker yang menyediakan 2 alat ini untuk membuat perbandingan dan GkInvets unggul akan hal itu. Perlu dipahami bahwa sinyal dari fitur Trading Central dan Autochartist tidak dapat menjamin trader akan selalu untung. Terkadang, fitur ini juga menghasilkan sinyal yang tidak akurat. Oleh karena itu, sangat disarankan agar trader tidak all-in saat mempertimbangkan sinyal Trading Central dan Autochartist. Jadi anda juga harus mempelajari analisa trading seperti teknikal dan fundamental.

  Dicky   |   12 Jun 2023

Mohon maaf, aku ingin bertanya. Di artikel menuliskan dalam penjelasan leverage antara Monex dan jga GKInvest. Dijelaskan bahwa trader itu mesti tahu bahwa penggunaan leverage tinggi dapat menyebabkan margin minimum yg dibayarkan setiap kali transaksi semakin sedikit.

Nah, mksdnya gmana ya. Leverage tinggi gitu bsa menyebabkan margin minimum gitu. Brrti ini artinya semakin tinggi leverage, kita buka posisi jga semakin murah kan. Misalkan dngn leverage segini, posisi $1 per 1 posisi kmudian dngn leverage lbh tiunggi itu 1 posisi membutuhkan $0.5 misalnya. Bukankah sperti itu mksdnya ya?

Trus cara menghitung margin yg digunakan itu seperti apa, dan megnapa leverage jga mempenagaruhi margin gitu?? Mohon penjelasannya yaa gan, makasih bnyk

  Kurniawan   |   15 Jun 2023

Dicky: Yup, bro! Leverage tinggi itu memungkinkan kita untuk membuka posisi dengan margin yang lebih rendah. Misalnya, dengan leverage tinggi seperti 1:100, artinya kita hanya perlu menyediakan $1 untuk membuka posisi senilai $100. Bagaimana dngn leverage 1:500? Artinya kita hanya perlu menyediakan $1 untuk membuka posisi senilai $500!

Nah, bagaimana leverage mempengaruhi margin? Leverage, sperti yang sudah dijelaskan membuat kita menggunakan sedikit modal untuk membuka posisi yang besar. Berarti, kita hanya memerlukan margin yang cukup kecil untuk membuka suatu posisi. Perlu diingat juga bahwa Margin adalah jumlah uang yang diperlukan untuk membuka dan mempertahankan posisi trading dan cara menghitung margin secara sederhana adalah dengan cara jumlah lot dikalikan dengan nilai kontrak.

Selengkapnya bisa baca di : Leverage Dan Margin Dalam Trading Forex

  Raihan   |   26 Aug 2023

Halo Trader, Saat mencari artikel ini, aku terkejut menemukan broker yang menawarkan Autochartist, yaitu GKInvest dan Monex. Autochartist adalah alat pemindai pasar yang ampuh untuk membantu trader menemukan peluang trading terbaik dan pada akhirnya membuat keputusan terbaik tentang apa dan kapan harus trading.

Tapi aku masih pemula, jadi saya tidak tahu. Alat ini bertujuan untuk membantu pedagang belajar tentang peluang pasar dari perspektif teknis yang berbeda. Tapi aku masih penasaran. Seberapa akurat Autochartist, dan haruskah trader yang tidak berpengalaman hanya mengandalkan Autochartist? Dengan kata lain, jika saya baru memulai sebagai trader forex, apakah aku dapat mengandalkan autochartist untuk menghasilkan profit yang besar?

  Tamimi   |   27 Aug 2023

Okey okey sebentar Gw bingung dengan pertanyaan anda. perlu anda ketahui bahwa alat trading itu tidak menjamin profit trading. Itu hanya sebuah alat yang hanya membantu prediksi pasar. Untuk mendapatkan keuntungan dalam trading, itu tergangtung dengan usaha anda dalam memahami kondisi pasar. Autochartist digunakan untuk mengidentifikasi pola grafik yang sedang dan telah terbentuk pada grafik secara real-time.

Karena pada dasarnya Autochartist adalah software untuk mengenali pola grafik, Fibonacci Retracement dan kombinasinya, level kunci Support dan Resistance, serta level volatilitas; jadi untuk bisa trading dengan sinyal yang disediakan oleh Autochartist, Anda harus terlebih dahulu memahami unsur-unsur analisis teknikal.

Terkadang, fitur ini juga menghasilkan sinyal yang tidak akurat. Oleh karena itu, sangat disarankan agar trader tidak hanya mempertimbangkan sinyal Autochartist dalam keputusan trading. Jadi anda juga harus mempelajari analisa trading seperti Trik Menggabungkan Analisa Teknikal Dan Fundamental.