Contoh Money Management (MM) Yang Baik

SAM 23 Apr 2013 Dibaca Normal 3 Menit
forex > strategi >   #money-management   #mm
Trading punya potensi profit tinggi, tapi kita juga harus mempertimbangkan kemungkinan rugi. Untuk menanggulanginya, simak contoh money management forex berikut ini.

Untuk bisa sukses dalam trading forex, tak hanya perlu strategi mantap, melainkan juga dibutuhkan Money Management (MM). Apa itu Money Management dan seperti apa contoh Money Management yang tepat? Di artikel ini kita akan mengkaji bagaimana trader memanfaatkan Money Management forex yang baik beserta contoh-contoh yang terjadi di dalamnya.

Money Management

 

Apa Itu Money Management?

Dalam konteks trading forex, Money Management adalah tata kelola dana dalam akun trading kita. Hal ini mencakup berapa besar lot di setiap posisi trading, berapa jarak antara harga entry (open position) dengan Stop Loss (SL) dan target profit kita, serta berapa jumlah maksimal posisi trading yang akan kita buka dalam satu waktu bersamaan.

Forex memang bisa memberikan keuntungan, namun tidak selamanya posisi kita akan profit. Bisa jadi kita akan mengalami loss satu atau dua kali sebelum profit lagi. Kemungkinan juga kita akan mengalami loss beruntun tanpa tahu kapan bisa profit kembali.

Penggunaan Stop Loss (SL) yang besar memang bisa membatasi kerugian, tapi bagaimana kalo terjadi loss berturut-turut? Tentunya jumlah kerugian akan semakin menggunung. Untuk membalikkan keadaan itu sangat berat. Profit yang didapat berbulan-bulan akhirnya amblas dalam semalam. Psikologi kita pun semakin drop, yang akhirnya berdampak pada kualitas trading kita.

Maka dari itu, kita dapat mulai mencari cara menghadapi risiko loss dengan menerapkan money management yang tepat. Misalnya, kita bisa mencari sistem yang menghasilkan Rasio Risk vs Reward 1:1. Semakin besar perbandingannya, maka akan semakin baik. Biasanya trader lebih suka menggunakan Risk:Reward 1:3, di mana hanya butuh 33% win untuk Break Even (BEP).

 

Contoh Money Management Forex

Metode Money Management apapun pada dasarnya berakar pada pertanyaan mengenai berapa besar dana yang berani Anda risikokan. "Risiko" di sini bisa diartikan risiko loss yang ingin diambil per trading.

Pertama-tama, tentukan dulu jumlah loss maksimal yang sanggup Anda terima. Kita ambil contoh risiko 2% per trading. Jika terjadi loss 3 kali berturut-turut, maka akun hanya jeblok 6%. Apabila trading ke-4-nya menghasilkan profit, maka dengan RR 1:3 akan menghapus semua loss kita tadi.

Kasarnya, misalkan Anda memiliki dana sebesar USD1,000 dalam akun trading, dengan risiko 2% per trading, artinya setiap posisi trading harus mematok Stop Loss maksimal setara USD20 dan target profit setara USD60. Ini gambaran kasar saja, karena pada prakteknya Anda akan perlu pula mempertimbangkan margin dan leverage yang digunakan.

Intinya bukan profit yang paling diutamakan, tapi pengukuran resiko-lah yang perlu didahulukan. Profit akan mengikuti dengan sendirinya. Dengan menerapkan Risk:Reward 1:3 misalnya, kita bisa menyesuaikan level take profit yang 3x lebih besar dari ukuran jarak stop loss untuk setiap order.

Memang sih jika dihitung-hitung, penerapan RR kadang membatasi peluang profit. Namun, kunci dari kesuksesan trading forex adalah disiplin dan telaten dalam belajar serta menerapkan sistem trading yang sudah direncanakan.

Ada banyak cara cepat membuat uang dari $100 menjadi $50.000 dalam waktu beberapa bulan saja, tapi yang terjadi nanti adalah, psikologi kita tidak siap menerima kenyataan ketika mengalami drop. Artinya, dengan persentase kemenangan yang tinggi seperti itu, uang juga bisa amblas dalam waktu cepat atau lebih parah lagi, akun terkena Margin Call sehingga harus mengulang dari awal lagi.

Untuk mempermudah pemahaman Anda, berikut ini infografi menarik yang menghimpun berbagai pelajaran di atas:

Infografi contoh money management yang baik

Tentu kita tidak mau trading mulai dari awal terus bukan!? Jadi, terapkanlah contoh Money Management yang baik dengan optimal selama trading forex. 

Terkait Lainnya
 

Forum Terkait

 Yanto |  18 May 2012

Master, mau tanya tentang formasi candle. Pertama disamain dulu persepsinya: Bull = Hijau, Bear = Merah. Tentang hammer dan hanging man. Dari teori yang ada, Hammer: konfirmasi akan terjadinya bullish tren & hanging: konfirmasi akan terjadinya bearish tren. Yang mau saya tanyakan apakah warna hammer & hanging berpengaruh ya? Misalkan: hammer berwarna hijau & merah bisa dikategorikan sbg konfirmasi bullish ataukan HARUS hammer berwarna hijau saja yg dikategorikan sbg konfirm bullish? dan apakah HARUS hanging man berwarna merah yang merupakan konformasi bearish. Mohon pencerahannya. Thanks

Lihat Reply [2]

Sekalipun warna berbeda beda yang paling penting Anda paham apa nama candlestik tersebut. Thanks

Basir   18 May 2012

@Yanto: Perbedaan warna pola candlestick hammer dan hanging man tidak berpengaruh dalam konfirmasi. Hammer yang ditutup merah tetap berfungsi sebagai konfirmasi bullish layaknya hammer yang ditutup hijau. Begitu pula hanging man yang ditutup hijau tetap berfungsi sebagai konfirmasi bearish layaknya hanging man yang ditutup merah.

Kiki R   16 Sep 2019
 Vincent |  19 Mar 2021

Pak, money management kok sulit banget yaa..mesti kalo dihitung, dalam 10x trading, lossnya lebih banyak...hadeh

Lihat Reply [29]

Ukuran dan nilai satuan lot dari tiap broker berbeda-beda. Anda bisa menghubungi Cs broker yang dimaksud. Untuk akun demo bisa saja terjadi margin call, demikian juga dengan akun real. Saran kami tradinglah dengan satuan lot terkecil dulu, semisal 0,01 dan perhatikan nilai serta marginnya.

Thanks.

Basir   8 Nov 2017

saya mau Tanya master,

1.klo saya tradingnya disaudi Arabia saat membuat account real dan mengisi kolom Negara lebih baik diisi Negara tempat saya tinggal atau tetap disi Indonesia?

2.apakah bermasalah untuk deposit dan withdrwal klo saya menggunakan account bank Indonesia tapi saya tradingnya disaudi Arabia?

3.untuk memilih broker lebih baik yg mana antara alpari dan ava trade? terimakasih

Krisnata   16 Nov 2014

1. Untuk membuka akun sebaiknya menggunakan data tempat tinggal anda di indonesia, karena saat verifikasi anda harus melampirkan data asli anda. KTP atau statemen bank indonesia

2. WD / Deposit bisa dilakukan dimana saja yang penting atas nama anda.

3. Alpari atau Avatrade bisa di gunakan, hanya saja untuk Alpari UK tengah mengalami kerugian/gulung tikar.

Saran kami, Anda bisa membuka akun dengan menyuruh keluarga anda yang tinggal di Indonesia. Kemudian suruh untuk mengisi data data anda saat verifikasi, demikian pun saat melakukan deposit/wd, hal ini untuk menghindari perbedaan IP dari negara Saudi dan Indonesia. Sementara anda bisa trading dimana saja. Hal ini dilakukan jika memang suatu saat anda pulang ke indonesia atau tidak lagi berkerja di saudi anda masih bisa trading, anda bisa menikmati hasil usaha anda ini. Tanpa pertanyaan  yang bertele-tele dari pihak broker, karena perbedaan IP saat daftar dan WD ( saat anda sudah di Indoneisa)

Dan untuk verifikasi data sebaiknya jangan menggunakan pasport, tapi KTP dan Statemen bank Indonesia saja (BRI/MANDIRI atau yang lainnya) atas nama anda.

Thanks.

Basir   30 Jan 2015
Saya mendapatkan uang 14.jt di akun demo tapi di akun real saya kosong, apakah akun demo itu bisa cair?
Fadl Darmawan   16 Apr 2020

@ Pratama:

Dari referensi yang kami dapatkan, nilai kontrak untuk 1 lot WTI/USD adalah 1000 barrel.
Diasumsikan Anda trading dengan leverage yang tinggi agar marginnya kecil, misalnya 1:1000 atau margin = 0.1% dari nilai kontrak.
Jika Anda membuka posisi (buy atau sell) 1 lot WTI/USD hari ini (1 Februari 2021) pada harga 53.00, maka margin yang dibutuhkan= 1 (lot) x 1000 (contract size) x 53.00 (opening price) x 0.1% (margin percentage) = USD 53.

Nilai per pip (pip value) untuk 1 lot WTI/USD = USD 10.
Jika Anda ingin menahan hingga harga WTI/USD =1.00 (atau USD 1 per barrel), maka dana yang dibutuhkan untuk ketahanan tsb adalah = (53.00 - 1.00) = 5200 pip x USD 10 = USD 52,000.
Dana keseluruhan yang diperlukan setelah ditambah margin = USD 52,000 + USD 53 = USD 52,053.

 

M Singgih   1 Feb 2021

Antara oil dan emas mending trading yang mana pak? Dan kriteria akun trading yang cocok untuk trading instrumen komditas itu yang seperti apa? 

Matur suwun

Rozy   3 Feb 2021

@ Rozy:

Baik minyak maupun emas keduanya layak untuk ditradingkan, tergantung Anda lebih tertarik untuk trading yang mana. Hanya saja sebelum membuka akun riil, sebaiknya Anda trading di akun demo hingga bisa mendapatkan profit yang konsisten.

Mengenai kriteria akun, kami kurang mengerti maksud pertanyaannya. Kalau maksud Anda jenis akun (standard, mini, micro dsb), sepenuhnya tergantung dari besarnya modal untuk trading.

 

M Singgih   5 Feb 2021

Bener banget...ini yang saya alami sekarang. Jadi masih takut buat nyoba di akun riill...

Mika   19 Mar 2021

Ya gpp gan, itu memang proses...dulu pas saya awal-awal belajar trading ya gitu. Masih sering loss, bahkan uang $100 lebih amblass...

Nikmati aja prosesnya, nanti kalo ketemu polanya pasti bisa profit kok..

Anggara   19 Mar 2021

@ Vincent:

Profit atau loss tidak ditentukan oleh penerapan money management, tetapi ditentukan oleh sistem trading yang digunakan, termasuk di dalamnya strategi entry dan exit.

Money management gunanya untuk mengendalikan risiko dan mengatur risk/reward ratio agar dalam jangka panjang hasil trading Anda bisa profitable. Money management terutama digunakan untuk menentukan ukuran lot dengan position sizing.

Untuk keterangan lebih lanjut silahkan baca:

M Singgih   23 Mar 2021

Bila saya modal trading $600, berapa persen dari modal yang seharusnya dikeluarkan pada saat membuka posisi?

Ulum   5 Apr 2021

@ Ulum:

Mungkin maksudnya berapa persen dari modal yang harus dirisikokan, atau risikonya berapa persen dari modal atau equity.

Mengenai hal ini, trader yang berpengalaman merekomendasikan besarnya risiko sebaiknya antara 1% hingga 5% dari modal atau equity.

 

M Singgih   7 Apr 2021

Pak kalau menggeser-menggeser stop loss ketika minus itu termasuk melanggar money management ya pak? Soalnya saya sering lakuin itu, tapi hasilnya tetap profit

Kamil   27 May 2021

@ Kamil:

Ya, benar. Seharusnya nilai SL dan TP tidak dirubah, sesuai dengan risk/reward ratio yang sudah Anda rencanakan.

 

M Singgih   30 May 2021

@Sandi Darwin: Risk/reward (RR) yang ideal adalah RR yang jika dipadukan dengan winrate menghasilkan nilai ekspektasi positif (positive expectancy).

Nilai ekspektasi = (winrate x average profit) - (lossrate x average loss)

Untuk menghasilkan nilai ekspektasi positif dari winrate 50%, dibutuhkan minimal RR 1:1.
Untuk menghasilkan nilai ekspektasi positif dari winrate 33%, dibutuhkan minimal RR 1:2.

Jadi, RR yang dibutuhkan akan kembali pada winrate dari sistem trading yang Anda gunakan.

Kiki R   10 Mar 2022

@ Mr. Tenggo:

Tidak. Parameter utama dalam money management adalah risiko dan rasio perolehan atau risk/reward ratio. Risiko adalah besarnya stop loss (SL) sedangkan risk/reward ratio adalah perbaningan antara Sldan target profit (TP). Agar hasil tradng Anda dalam jangka panjang profitable, maka risk/reward ratio harus lebih besar dari 1:1.

 

M Singgih   16 Mar 2022

risk/reward ratio yang bagus untuk menghasilkan profit yang konsisten itu berapa ya pak?...
mohon infonya. Trims

Mr. Tenggo   17 Mar 2022

@ Mr. Tenggo:

Ya, spread merupakan komponen risiko karena termasuk biaya trading yang bisa mengurangi profit atau menambah loss.

Profit yang konsisten tidak hanya berdasarkan risk/reward ratio. Risk/reward ratio adalah salah satu dari parameter yang perlu diperhatikan dalam money management. Untuk menghasilkan profit yang konsisten dalam jangka panjang, Anda harus mempunyai sistem trading yang profitable dan telah teruji.

Sistem trading terdiri dari metode entry dan exit, strategi entry dan money management.
Metode entry dan exit menggunakan analisa teknikal, strategi entry bisa berdasarkan analisa teknikal atau analisa fundamental, sedang pengaturan money management terdiri dari risk management dan risk/reward ratio setiap kali entry.
Metode entry dan exit yang umum adalah kombinasi antara price action dan indikator.

Strategi entry adalah cara yang Anda gunakan untuk entry. Untuk strategi entry yang berdasarkan analisa teknikal misalnya entry ketika pasar trending (strategi breakout), atau ketika terjadi bouncing (strategi buy the dip / sell the rally). Strategi entry yang berdasarkan analisa fundamental adalah entry beberapa saat setelah rilis news data berdampak tinggi.

M Singgih   20 Mar 2022

@ Saida Hamimi:

Mindset yang berhubungan dengan MM adalah selalu mengatur besarnya risiko (stop loss / SL) ketika membuka posisi, dan mengatur target profit (TP) dengan risk/reward ratio minimal 1:1.

Jadi dalam hal ini asumsinya adalah bahwa dalam trading selalu ada risiko, dan selalu ingin mendapatkan profit yang lebih besar dari risiko yang ditetapkan.

 

M Singgih   20 Apr 2022

@Rosidi Ahmad: Perbedaannya terletak pada esensi manajemennya.

Money management adalah cara bagaimana seorang trader mengatur uang dalam tradingnya agar tradingnya efektif. Contoh penerapannya meliputi:

  • Menetapkan berapa lot yang digunakan dalam setiap transaksi
  • Menetapkan berapa pips stoploss yang digunakan
  • Menetapkan berapa dollar per transaksi yang digunakan
  • Menetapkan berapa target profit yang ingin dicapai

Risk management adalah bagaimana cara seorang trader mengatur risiko dalam tradingnya. Contoh penerapannya:

  • Menggunakan stoploss
  • Menetapkan berapa risiko (persen) per transaksi yang digunakan
Kiki R   27 Apr 2022

Apakah spread termasuk masuk kedalam money management trading?

Mr. Tenggo   15 Mar 2022

saya masih baru dan mau Tanya .. klo saya deposit $1000 dgn leverage 1:100 maksimal berapa lot saya bisa transaksi untuk 1 posisi open? apa bisa sampai lebih dari 1 lot? karena saya coba diakun demo sampai lebih dr 10 lot dan apakah diakun demo jg ada margin call?
di akun demo saya depositnya diberi 100.000 (apakah ini sama dgn $1000 dgn leverage 1:100) terima kasih mohon saya diberi jawabannya

Krisnata   8 Nov 2017

Selamat malam pak

saya ingin bertanya, kebetulan saya masih pemula dalam trading komoditas, khususnya WTI oil. Didalam hal ini saya ingin saya mengandaikan agar ketahanan dana saya bisa sampai di titik risk terendah dimana harga $1/barel. Bolehkan tahu cara menghitung modal yg di perlukan dan posisi yg diambil

Pratama   30 Jan 2021

apa perbedaan money management dan manajemen risiko?

Rosidi Ahmad   26 Apr 2022

Min, mohon info tips money management yang bagus untuk pemula?

Ayu Maharani   9 Mar 2022

apakah gaya trading ada hubungannya dg pengelolaan risk reward ratio?

Muhammad Ali Murtadho   25 Apr 2022

@Muhammad Ali Murtadho: Tidak. Pengelolaan risk/reward berhubungan langsung terhadap strategi trading sedangkan gaya trading berpengaruh terhadap time frame yang Anda gunakan.

Sebagai contoh, seorang day trader tentu berbeda dengan swing trader.

Day trader menggunakan time frame M15/M30/H1 untuk entry posisi sedangkan swing trader menggunakan time frame H4/Daily untuk entry posisi.

Sedangkan strategi trading sangat beragam. Ada strategi alligator, BBMA, price action, ichimoku, dst.

Masing-masing dari strategi trading ini mempunyai pengelolaan risk/reward yang berbeda-beda.

Kiki R   26 May 2022

Penerapan Risk:Reward yang ideal itu bagaimana dan seperti apa ya kak?

Sandi Darwin   9 Mar 2022

Bagaimana seharusnya mindset untuk menjadi trader dan mengatur MM yang benar?

Saida Hamimi   19 Apr 2022
 Karina |  14 Apr 2021

Mau coba-coba ikut investasi yang lagi ngetren sekarang, antara investasi reksadana dan P2P Lending, mana yang lebih menguntungkan dan recommended ya kak? Kebetulan saya ingin mengalokasi dana saya ke salah satu investasi tersebut antara Reksadana atau P2P Lending. Budget estimasi 20jt. Mohon sarannya.

Lihat Reply [9]

@ Tristan:

Dari informasi yang kami dapatkan, investasi di P2P lending, atau sebagai pemberi pinjaman (lender) prospeknya cukup menjanjikan karena saat ini sedang jadi tren. Hanya saja Anda harus menggunakan penyelenggara fintech P2P lending yang sudah terdaftar atau mendapatkan ijin dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan) agar dana Anda aman.

- … Dan butuh modal berapa jika ingin investasi di P2P lending?
Dari informasi yang kami dapatkan, dengan modal mulai Rp 100 ribu, Anda sudah bisa terdaftar sebagai pemberi pinjaman (lender).

Mengenai bisnis P2P lending, silahkan baca:

M Singgih   14 Apr 2021

@ Karina:Mengenai P2P lending, saya pribadi belum pernah berinvestasi, dan setahu saya jenis investasi ini masih relatif baru sehingga belum banyak diketahui apa saja kelebihan dan kekurangannya. Untuk produk reksadana sudah dikenal secara luas dan banyak yang mendapatkan keuntungan dengan berinvestasi di reksadana. Kalau saya pribadi lebih memilih berinvestasi di reksadana.

Mengenai bisnis P2P lending, silahkan baca:

Mengenai reksadana, silahkan baca:

M Singgih   15 Apr 2021

Numpang tanya juga, kalo dalam investasi reksadana. Bank kustodian ini siapa ya? Apakah seperti BCA, BRI, BNI, dll gitu?

Susilo   16 Apr 2021

@ Susilo:

Bank kustodian adalah pihak yang bekerja sama dengan manager investasi perusahaan penerbit reksadana untuk menyimpan modal reksadana para investor. Modal ini berarti seluruh aset yang diinvestasikan oleh investor, termasuk semua jenis saham, obligasi, dll.

Bank kustodian juga harus mendapatkan ijin dari Bank Indonesia sebagai bank yang bertanggung jawab untuk menyimpan aset investasi reksadana para investor. Bank kustodian juga bertanggung jawab atas administrasi yang berhubungan dengan investor, seperti pengurusan surat konfirmasi jual beli, perhitungan unit, pengalihan, dan pengiriman laporan.

Di Indonesia ada beberapa bank kustodian diantaranya BCA, CIMB Niaga, Citibank, Bank Danamon, Bank DBS Indonesia, dll. Selengkapnya bisa Anda lihat pada daftar bank Kustodian yang terdaftar di OJK berikut.

M Singgih   17 Apr 2021

Lama investasi di Reksadana paling ideal berapa tahun pak?

Subastian   22 Apr 2021

@ Subastian:

Karena reksadana merupakan jenis investasi jangka panjang, menurut kami bisa ditahan minimal setahun.

 

M Singgih   22 Apr 2021

Bunga kompetitif yang ideal untuk bisnis P2P Lending itu di kisaran berapa ya pak?

Wahyono   29 Apr 2021

Mohon maaf, apakah maksud Anda berapa besar bunga yang cocok untuk diterima pendana atau penerima dana?

Tidak ada acuan tentang bunga kompetitif yang ideal secara umum untuk bisnis P2P Lending. Bagi pendana, yang terpenting bunga lebih tinggi daripada bunga deposito bank terkini. Bagi penerima dana, tergantung bisnisnya mampu menanggung bunga berapa besar. Itu saja.

Anna   3 May 2021

Apakah bisnis atau investasi pada P2P lending bagus untuk jangka panjang? Dan butuh modal berapa jika ingin investasi di P2P lending?

Tristan   13 Apr 2021
 Yusuf Maulana |  23 Apr 2021

Antara dua broker lokal ini min, mana yang lebih recommended untuk pemula? Tolong rekomendasi jenis akunnya juga. 

Modal: 5 juta. Makasih

Lihat Reply [7]

@ Yusuf Maulana:

Dengan modal Rp 5 juta atau sekitar USD 344.83 (kurs 1 USD = Rp.14500,-) maka Anda hanya bisa invest di broker GKInvest yang mana minimal depositnya adalah USD 200. Jadi Anda bisa deposit sebesar USD 344.83 dengan akun mini yang mana minimal lot size adalah 0.1 lot.

Dalam hal ini jika Anda trading pada pair XXX/USD (EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD, NZD/USD) ketahanan modal adalah sekitar 344 pip, sedangkan jika trading pada pair XAU/USD ketahanan modalnya adalah sekitar 3440 pip. Menurut kami ketahanan modalnya relatif kecil. Saran kami pertimbangkan untuk menambah modal agar ketahanannya lebih besar.

Sedangkan untuk broker Didimax (Didimax Berjangka) minimal depositnya adalah Rp. 25 juta. Berikut ini screenshot chat kami dengan Didimax mengenai minimal deposit dan jenis akun.

Didimax Vs Gkinvest Lebih Recommended Mana
Semoga membantu.

M Singgih   25 Apr 2021

Waduh, 5 juta masih terlalu kecil ya pak...

Apakah tidak ada broker lain lagi, yang pas untuk modal segitu pak...?

Yusuf Maulana   26 Apr 2021

@ Yusuf Maulana:

Jika Anda bermaksud trading di akun micro (minimal 0.01 lot), setahu kami saat ini tidak ada broker lokal yang menawarkan akun micro, minimal akun mini. Tetapi kami tidak selalu mengikuti perkembangan. Untuk itu silahkan Anda lihat spesifikasi broker lokal yang sudah teregulasi Bappebti satu per satu, di halaman ini.

M Singgih   26 Apr 2021

Apakah di broker lokal emang gada yang modal kecil2 gt pak, misalnya min depo $10 kayak di broker luar?

Barry   3 May 2021

@ Barry:

Setahu kami hingga saat ini tidak ada Pak, tapi kami tidak selalu mengikuti perkembangan terakhir, jadi Anda bisa cek di brokernya langsung.

 

M Singgih   4 May 2021

Antara Didimax dan GKInvest, mana spreadnya yang paling rendah?

Vian   7 Jun 2022

GKInvest dan Didimax merupakan broker forex lokal yang sudah teregulasi Bappebti.

Anda bisa cek di halaman review GKInvest, spesifikasinya sebagai berikut:

  • Tipe broker: STP
  • Instrumen trading: Forex, Indeks Saham, Oil, Gold, Dan Silver
  • Spread: Floating mulai dari 1.6 pips (Forex), 0.26 (Gold), 0.033 (Silver), dan 0.05 (Oil)
  • Minimum deposit awal: USD200
  • Leverage: 1:100
  • Lot Minimum: 0.1


Sementara itu, broker Didimax memiliki spesifikasi sebagai berikut:

  • Tipe broker: ECN, Market Execution
  • Instrumen trading: Lebih dari 20 pasangan mata uang forex dan Metals
  • Spread: 1.0 pip
  • Minimum deposit awal: 2,500 USD
  • Leverage: 1:100
  • Lot Minimum: 0.1 lot
  • Margin Call/Stop-Out: 50%/30%
  • Maksimal Lot Per Order: 20 lot

Dari informasi di atas bisa disimpulkan bahwa broker Didimax punya spread lebih rendah. Sebagai informasi, di GKinvest ada akun zero spread, tetapi komisi yang dikenakan sebesar 10 USD. 

Ethan   21 Jun 2022
 Triadi |  4 Nov 2021

Saya tidak jago main trading. Kalau misalnya saya investasikan dana saya melalui PAMM forex apakah bisa mendatangkan cuan untuk saya?

Lihat Reply [3]

@ Triadi:

Trading dengan sistem PAMM bisa saja menguntungkan, tergantung dari trader yang Anda pilih. Untuk mendapatkan trader yang bagus, lihat dari persentase profit rata-rata per bulan yang dihasilkan. Lihat juga trader yang menghasilkan profit rata-rata paling tinggi dalam jangka panjang. Broker biasanya memberikan data kinerja PAMM trader dan juga trader yang menawarkan copy trade.

Kami sarankan untuk menggunakan broker yang sudah teregulasi dengan benar (diregulasi oleh badan regulator yang kredibel yaitu: CFTC, NFA, FCA, FSA, FINMA, MiFID, ASIC dan FMA.

 

M Singgih   5 Nov 2021

PAMM dan MAMM apakah sistem kerjanya sama?

Randu   3 Dec 2021

@ Randu:

Baik PAMM atau MAM adalah sistem money management yang dilakukan oleh money manager (atau trader) dengan sistem profit sharing. Jadi Anda memberikan dana ke akun PAMM atau MAM trader, dan trader melakukan trading dengan sistem profit sharing, dan Anda juga mesti bayar fee atau komisi ke trader tsb.

PAMM (Percentage Allocation Module Management) dan MAM (Multi Account Manager) adalah  jasa investasi koletif di pasar forex. Untuk PAMM, trader hanya bisa trading dengan ukuran lot sesuai dengan persentase equity total di akun master, dan profit akan di share ke para investor berdasarkan persentase kontribusinya dalam akun master.

Di MAM trader bisa mengatur ukuran lot trading dan juga mengubah leverage untuk sub-akun tertentu tergantung pada kesepakatan antara trader dan investor, biasanya untuk investor yang berani mengambil resiko tinggi.

 

M Singgih   3 Dec 2021
 

Komentar @inbizia

Seorang trader seharusnya memang memiliki pemahaman dasar-dasar teknikal dan fundamental. Kalo salah satu saja yang dikuasai, pasti suatu ketika ada kekurangannya. Dan yang lebih utama lagi, kemampuan dalam mengatur money management dan psikologi trading. Makanya, tidak ada yang instan dalam trading menuju trader sukses...
 Trader Kacangan |  20 Aug 2014
Halaman: Kisah Sukses Sang Sultan Forex Bill Lipschutz
bisa jadi, terutama pada kasus trader pemula yang deposit modal dalam jumlah kecil dan menggunakan leverage terlalu tinggi. umumnya karena para pemula belum memiliki langkah antisipasi yang teruji dan lebih rentan terhadap kesalahan serta pengaruh emosi, maka kejadian mc bisa sering mereka alami.

namun demikian kisah rugi setiap trader tidak sama. mc adalah peristiwa yang lebih besar dari sekedar kalah di satu trade, bisa jadi ada trader yang dari awal sudah mengantisipasi resiko dan praktek menerapkan money management sehingga meskipun sering loss namun tidak sering mengalami mc.

tapi bisa juga ada trader yang baru belajar mengenai resiko setelah mengalami loss dan mc berkali-kali.
 Arta Pramudi |  24 Jan 2014
Halaman: Contoh Money Management Mm Yang Baik
@Desti Trade:
Biasanya spekulan murni memang judi (gambling), tetapi Livermore bukan gambler murni, dia menggunakan money management terutama dalam pengendalian resiko, jadi dalam hal ini dia seorang trader.
 M Singgih |  21 Jan 2016
Halaman: Mengintip Kunci Sukses Legenda Pasar Saham Jesse Livermore
Cobalah untuk tetap rileks dan santai.
Bila memang kondisi pasar tidak sesuai dengan transaksi, Cut Loss sangat diperlukan untuk menghindari kerugian.
Jangan lupa terapkan Money Management dengan bijak, jangan sering berkompromi dengan Overtrading, dan tentunya, teruslah belajar.
Semoga sukses
 Alan Gading |  24 Jan 2022
Halaman: Belajar Dari Pengalaman Loss Trader Sukses
Baca artikel ini bikin galau dan ngerasa salah jurusan. Coba dr dulu udah tau, pasti bisa lebih mikir pas baru lulus. Tapi yaudahlah, belajar otodidak aja jadi tradernya... Dikit2 yg penting dah paham soal money management dsb berkat baca2 sendiri.
 Andreas |  6 Apr 2022
Halaman: Daftar Jurusan Kuliah Terbaik Untuk Menjadi Day Trader
@Tommy: Rumus EMA EMA = harga (t) x k + EMA (y) x (1 - k) Dimana: t = today (harga hari ini) y = yesterdeay (harga kemarin) k = 2 / (N+1) N = periode EMA
 Kiki R |  4 Jun 2022
Halaman: Strategi Trading Dengan Indikator Ema Untuk Trader Harian

Kamus Forex

Federal Open Market Committee, FOMC

Komite tertinggi yang mengadakan rapat untuk membahas kebijakan moneter bank sentral AS secara berkala. Anggota FOMC berasal dari para pejabat The Fed, terdiri atas anggota permanen dan anggota bergilir.

Commission, Komisi

Komisi trading adalah kutipan biaya transaksi yang dibayarkan trader kepada broker untuk setiap lot yang ditradingkan. Bagi broker, komisi trading digunakan sebagai pendapatan, serta membayar biaya ke penyedia likuiditas dan penyedia teknologi.

Dolar Komoditas, Commodity Dollar, Comdoll

Istilah untuk menyebut mata uang komoditas, yaitu mata uang yang nilainya sangat dipengaruhi oleh harga komoditas tertentu yang menjadi sumber pendapatan utama suatu negara. Mata uang yang termasuk Comdoll antara lain AUD (Dolar AUstralia), NZD (Dolar New Zealand), dan CAD (Dolar Kanada).

Money Management (MM)

Pengelolaan dana trading yang bertujuan mengoptimalkan keuntungan dan membatasi risiko, serta menjaga modal tidak cepat ludes. Dengan demikian, trader mampu bertahan meski terjadi kerugian.

CySEC (Cyprus Securities and Exchange Commission)

Badan pengatur bursa dan lembaga sekuritas sekaligus regulator broker forex di Siprus. Sebagai negara anggota Uni Eropa, peraturan dan operasi keuangan CySEC mematuhi undang-undang harmonisasi keuangan MiFID Eropa.

PAMM

Percentage Allocation Module Management, merupakan skema investasi yang menghubungkan investor dengan trader profesional dengan sistem keuntungan bagi hasil.

Komentar[20]    
  Alvin   |   11 Jun 2013
contoh money management yang baik dengan menggunakan rasio 1:3 dengan perhitungan maksimal untuk trading loss adalah 4x. lalu bagaimana kalau ternyata lossnya lebih dari itu? apa itu berarti rasio itu tidak sesuai dengan cara trading kita?
  Vince Hidayat   |   17 Sep 2013
Bukan rasionya yng tdak cocok. Tpi ada kemungkinan antara kita yg belum bsa menjalankan sistem dgn bnar dn konsisten / sistemnya yg perlu diperbaiki. Rasio laba dn rugi asalkan kalkulasinya sudah sesuai sma batas toleransi kita sndiri maka itu artinya sdah cocok. Kecuali jk msih dlam thap percobaan, semisal drasa msh ada ruang utk menaikkan trget profit, atau trnyata risk pertrade drasa trlalu bsar, mka bisa sja kemudian mngubah aturan rasionya. Yg jlas klau sdah dapat rasio tertentu dn sdah diuji coocok sesuai dgn toleransi, mka ketika ada bnyak loss yg perlu dievaluasi prtama kali adlh bgmana performa disiplin trding kita dn apakah sistem msih bkerja dgn baik.
  Rifki Bangun   |   16 Jun 2013
Klo lossnya nambah ya msti coba ningkatin strategi trading supaya ada trading yg profit lbh bnyk buat cover hasil ruginya, klo pake perhitungan rasio loss lbh kecil dr profit, trading jd ga terbebani sm hsl yg hrs profit, krna angka perolean profit pst bakal lbih bsr mskipun trading yg loss lbh bnyk
  Novian.sardhi   |   19 Sep 2013
Setuju sama pembentukan karakter profesional trader. Bukan hasil profit ato unsur-unsur teknis lain, tapi kalo karakter traderx kurang siap dengan sistem trading forex & kemungkinan2x, cara trading seampuh apapun pasti hasilx ga akan maksimal
  Donni Ajaa   |   25 Sep 2013
@novian: gimanna tuhh carannya mengubahh karakterr seseoranng? itu kann gg semudahh membalikk telapakk tangann. setiapp orgg pastii punyaa warnannya sendrii2, jadii ygg perluu ditingkatkann bukannya skill tradingnnya ajaa
  Arta Pramudi   |   24 Jan 2014
bagaimanapun gaya trading seseorang namun ada kualitas manajemen resiko yang sama diantara para trader sukses. umumnya mereka punya cara pikir yang realistis dan pemahaman terhadap pasar yang sama-sama baik meskipun dalam prakteknya, mungkin mereka akan mengambil arah metode yang berbeda sesuai dengan gaya mereka masing-masing. dalam hal gaya trading memang tidak ada yang benar dan salah, semua sesuai dengan karakter masing-masing. namun dalam hal penanganan resiko hampir semua trader sukses akan mengerti betapa pentingnya penerapan disiplin dan olah keuangan yang tepat.
  Novian.sardhi   |   28 Sep 2013
Bukan mengubah karakter juga sih, lebih ke cara memperbaikix aja, kan ada embel2 profesionalnya. bagaimanpun yang pro pasti juga lebih bagus kan? Proses belajarx pun bisa lebih simpel dari belajar cara trading, yang penting trader mau realistis & sadar kalo pasar selalu berubah, resiko loss selalu ada, dari situ trader bisa mulai belajar lebih pro kalo trading, ini juga bisa ningkatkan peluang profit disamping belajar macam2 strategi trading
  Haira   |   10 Jan 2014
banyak para senior bilang loss dlm forex itu wajar. bagaimana dengan mc? apa banyak mc juga wajar dlm forex?
  Arta Pramudi   |   24 Jan 2014
bisa jadi, terutama pada kasus trader pemula yang deposit modal dalam jumlah kecil dan menggunakan leverage terlalu tinggi. umumnya karena para pemula belum memiliki langkah antisipasi yang teruji dan lebih rentan terhadap kesalahan serta pengaruh emosi, maka kejadian mc bisa sering mereka alami.

namun demikian kisah rugi setiap trader tidak sama. mc adalah peristiwa yang lebih besar dari sekedar kalah di satu trade, bisa jadi ada trader yang dari awal sudah mengantisipasi resiko dan praktek menerapkan money management sehingga meskipun sering loss namun tidak sering mengalami mc.

tapi bisa juga ada trader yang baru belajar mengenai resiko setelah mengalami loss dan mc berkali-kali.
  Dolfi 3454   |   1 May 2014
Oh jd mm yg baik dgn mnrpkn prsentase sklgs rasio 1:3
  Samiadji Aa.   |   22 May 2014
bisa dijadiin sebagai contoh. tapi gag musti juga diturutin persis seperti gitu. itungan 2 % ratio 1 : 3 cuma contoh aja. yg jelas caranya diambil dulu mo ambil risk brp persen dr balance sbg loss max per trade. trus tetapin target profit berapa kali lebih tinggi dari loss itu. kalo bisa jelas musti lebih gede dari 1 : 1. begitupun kadang juga perlu diliat apa target profitnya udah realistis sama potensi harganya. kalo sengaja open di pasar ranging tapi netapin target profit terlalu tinggi ya jelas susah kena. jadi inipun bisa disesuaikan sama peluangnya. asal lebih dari 1 : 1 udah profitable tuh
  Om Somed   |   28 Jul 2014
mantab mm emang perlu diterapkan banged gak peduli analisa udah pinter punya tool paling canggih kl mm belom ketat sekali loss bisa bahayakan akun. sebagai trader juga mestinya pinter atur mm kl cuma fokus belajar supaya analisanya bener mending jadi analis aja. trader disini ada profit yg diutamakan bukan sekedar bener apa salah perkiraanya.
  Feri Muhibudin   |   24 Jan 2016
apa gak susah 1:3 bisa lebih banyak kesentuh SL tuh? terus SL biasanya berapa pips?
  Priono   |   24 Jan 2016
1:3 kan cuman contoh aja. mm bisa berapapun asal lebih dari 1:1 udah bagus. 1:1.5, 1:2 juga bisa, tergantung kemampuan n kesiapannya masing2.
    |   20 May 2017
Jumlah pips SL itu tergantung berapa persen kerugian yg bisa kita tanggung dari modal, misalnya 2% dengan modal $500 maka pips SL adalah 10 (dengan asumsi open position 1 lot)
  Anonim   |   21 Sep 2017
Setuju banget sama artikel nya, apa lagi dalam penggunaan SL saya baru saja kejadian terkena margin call akibat lupa pasang SL, tapi tidak masalah di jadiin pengalaman yg berharga buat saya pribadi
  Tegar   |   13 Apr 2018
rasio RiskReward 1:3 sangat susah menurut saya, votalitas forex yg begitu tinggi lebih sering menyentuh SL jika rasio seperti itu, namun bukannya tidak mungkin, dibutuhkan setup yg bagus pasang limit order pada supplay/demand & sup/res yang kuat, yg biasanya dilakukan oleh price action trader.
  Anonim   |   6 Feb 2020
berarti kalo MM 1:2/1:3 dan caranya day trader harus cari sistem yg TP minimal 20-30 pip ya supaya SL bisa di lvl 10pip? masalahnya selain GBP (GBP rata2 pergerakan harian 50-100pip), pair lain sehari hanya sekitar 40-60 pip aja pergerakan rata2nya dan saya rasa krg realistis kalo sbg day trade mengincar full pergerakan rata2 (TP 40-50pip dr pair selain GBPUSD), harusnya mentok di 25-50% aja dari pergerakan rata2 pair itu. cuman kalo TP hanya 10-15, SL max juga 10, ga mgkn TP 10 SL 5, pasti bakal kecut duluan.

Ada yg bisa bantu??
  Said   |   15 Jul 2021

terimakasih untuk masukannya, sebagai pemula ini sangat bermanfaat

  Sapta   |   10 Aug 2021

Trik menghasilkan profit yang konsisten?

Info Karir
Kontak Kami
Tentang Kami
Peraturan
Terms Of Use
Privacy Policy
Arsip